Penerapan Arsitektur Kontemporer Pada Perencanaan Gedung Olahraga Soft Tennis Di Samarinda Cempaka Nurur Rahmah1. Faizal Baharuddin. ST. Si. Ir. Gusti Alam Saad. 1Mahasiswa Program Studi Arsitektur. Fakultas Teknik. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda, 2&3Dosen Pembimbing . Fakultas Teknik. Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Jl. Ir. Juanda No. 80,Samarinda Ulu. Air Hitam. Samarinda Ulu. Kota Samarinda. Kalimantan Timur 75124 Email Penulis : nururrahmahcempaka@gmail. ABSTRAKSI Olahraga merupakan kegiatan yang dapat memberikan kesehatan dan kesenangan kepada manusia. Ada satu olahraga yang belum banyak diketahui pada masyarakat khususnya kota Samarinda, yaitu permainan Olahraga Soft Tennis. Namun saat ini, untuk fasilitas olahraga Soft Tennis belum terpenuhi sehingga dilakukan rancangan gedung olahraga Soft Tennis yang bersifat edukatif, rekreatif, dan professional dengan memperhatikan beberapa aspek salah satunya aksesibilitas. Perencanaan Gedung Olahraga Soft Tennis di Samarinda ini di desain dengan penerapan Arsitektur Kontemporer, yang dilengkapi dengan sarana dan fasilitas pelatihan Soft Tennis untuk atlet dan masyarakat umum yang berstandarkan Internasional. Untuk menentukan lokasi pembangunan gedung olahraga ini dilakukan pengumpulan data dari lokasi site yang terpilih dan menganalisa hasil data yang telah di dapat agar dapat sesuai dengan kriteria kelayakan perencanaan gedung olahraga Soft Tennis di Samarinda. Kata Kunci : Gedung. Soft Tennis. Arsitektur Kontemporer ABSTRACT Exercise is an activity that can provide health and pleasure to humans. There is one sport that has not been known to the public, especially the city of Samarinda, the game Soft Tennis Sports. But now, for Soft Tennis sports facilities have not been fulfilled so that the design of Soft Tennis sports building that is educative, recreational, and professional with attention to several aspects of one of accessibility. The Soft Tennis Sports Building Planning in Samarinda is designed with the application of Contemporary Architecture, equipped with Soft Tennis training facilities and facilities for athletes and the public with international standard. To determine the location of the construction of this sports building conducted data collection from the selected site location and analyze the results of data that have been in order to be in accordance with the feasibility criteria of Soft Tennis gym building in Samarinda. Keywords : Building. Soft Tennis. Contemporary Architecture PENDAHULUAN Olahraga merupakan kegiatan yang dapat memberikan kesehatan dan kesenangan kepada Olahraga juga menjadikan satu keseharusan dari aspek biologis manusia guna mengembangkan ketahanan yang bersifat menyeluruh, pembentukan keterampilan hidup, keterampilan sosial, keterampilan berpikir, memberikan pesan sportifitas, moral dan Ada satu jenis olahraga yang belum di ketahui sebagian masyarakat besar Samarinda, yaitu olahraga Soft Tennis. Berdasarkan hasil wawancara dengan Ketua Cabang Olahraga Soft Tennis. KONI Kaltim. Ismail, 2017 menjelaskan bahwa perkembangan Soft Tennis khususnya di Kota Samarinda sampai saat ini sudah berjalan cukup baik dan menarik minat para atlet untuk lebih mengembangkan olahraga Soft Tennis melalui ajang Pertandingan mulai dari antar daerah, provinsi, sampai di tingkat nasional maupun Jumlah atlet Soft Tennis terdaftar di KONI Samarinda pada Tahun 2016 hingga awal 2017 mencapai 50 orang atlet, baik atlet pria maupun atlet Dengan respon dari Atlet dan pelatih dalam memajukan perkembangan olahrga Soft Tennis di Kota Samarinda, maka diperlukan wadah untuk melakukan aktifitas seperti latihan fisik, latihan teknik, latihan strategi dan latihan mental. Dari pembahasan diatas, perlunya perencanaan fasilitas gedung olahraga Soft Tennis di Samarinda tanpa mengesampingkan gelanggang Arsitektur disekitarnya yang dominan yaitu Arsitektur Kontemporer. Untuk Permasalahan pada penelitian ini yaitu. Bagaimana Merencanakan Gedung Olahraga Soft Tennis yang Kontemporer ? Konsep Arsitektur Pada sasaran penelitian ini, dengan Merencanakan Gedung Olahraga yang dilengkapi berbagai fasilitas dan desain bangunan yang menggunakan Konsep Arsitektur Kontemporer dan membuat fasilitas penunjang sebagai salah satu memenuhi kebutuhan bagi para pengunjung. penjelasan/arahan kepada - Lapangan OR - Cafetaria - Mengawasi jalannya - Mushola - Mengatur strategi pemain terhadap lawan - Istirahat - Makan dan minum - Sholat Hasil dan Pembahasan Dari analisa kegiatan pelaku dan ruang ini dapat menyimpulkan bahwa setiap kegiatan yang ada di dalam sebuah bangunan selalu membutuhkan ruang. Berikut ini adalah analisa kegiatan pelaku : PELAKU PENGELOLA AKTIFITAS - Rapat ASISTEN PELATIH - Menggantikan posisi pelatih utama - Lapangan OR Memberikan - Cafetaria penjelasan/arahan - Mushola KEBUTUHAN kepada pemain RUANG - Mengawasi jalannya - Ruang Rapat - Mengatur kegiatan - Ruang Administrasi - Pengelola - R. Ganti/loker - Mengatur strategi pemain terhadap lawan - Mengawasi dan megatur - Lapangan OR - Istirahat jalannya pertandingan - Mushola - Makan dan minum - Sholat - Menyiapkan masalah teknis dari awal hingga WASIT akhir suatu pertandingan - Mengurus pelayanan, - Ganti pakaian dan - R. Ganti/loer menyiapkan diri - Lapangan OR - Memberi pengarahan administrasi dan pemeliharaan bangunan - Memimpin pertandingan - Makan dan minum - Toilet - Cafetaria - Mushola dari awal sampai akhir Sholat - Megawasi pertandingan PENONTON - Mencari informasi - Hall/lobby - Membersihkan badan - Membeli karcis - Loket karcis - Istirahat - Menunggu didepan pintu - Tribun penonton - Makan dan minum masuk tribun - Toilet penonton - Sholat - Mencari tempat duduk - Cafetaria KASIR - Menonton - Ke toilet - Makan dan minum - Melakukan transaksi - Cafetaria - Istirahat ATLET/PEMA - Ganti pakaian - R. Ganti/loker - Makan dan minum - Menerima penjelasan - Lapangan OR - Sholat - Ruang Duduk - Menyiapkan peralatan - Toilet KARYAWAN - Pemanasan - Cafetaria TEKNISI - Latihan/bertanding - Mushola - Mengatur elektrikal dan - Melakukan maintrance - Melakukan - Istirahat penyimpanan barang - Membersihkan badan - R. Kasir/loket pembelian tiket - Mushola - Seluruh area pada gedung - Gudang - Ruang teknisi - Makan dan minum - Istirahat - Cafetaria - Sholat - Makan dan minum - Mushola - Sholat PELATIH - Memberikan - R. Ganti/loker OFFICE BOY - Membersihkan seluruh - Area gedung tempat yang ada di luar gedung maupun dalam - R. Office boy net, tiang - Cafetaria net, kursi - Mushola - Menjaga kebersihan - Menjaga semua alat Indoor Tribun 500 Orang Outdoor - Istirahat Tribun - Makan dan minum Indoor 500 Orang 23,77 m = karpet karet 260,83mA soft tennis, 9mA x 130mA Kursi = 1. @12mA x 60mA = 720mA - Sholat Kursi 720mA x 9 tribun = 6. KARYAWAN PENJUAL - Melayani - Kios-kios pembeli/pengunjung - Memjualkan barang- - Cafetaria barang yang Ruang P3K 4 Orang 7mA x 7mA Meja dan = 28mA kursi 3 unit, - Mushola berhubungan dengan soft tennis unit, ruang - Mengupdate semua barang yang baru - Istirahat Ruang Atlet - Makan dan minum 20 Orang Wanita 7mA x 18mA Ruang ganti = 126mA dan Lemari - Sholat Loker Ruang Atlet Tabel Analisa Pelaku dan Ruang Sumber : Analisa Penulis 20 Orang Pria 7mA x 18mA Ruang ganti = 126mA dan Lemari Loker Analisa Besaran Ruang merupakan metode untuk mengetahui besaran ruang yang dibutuhkan serta mengetahui jumlah ruang yang dibutuhkan. Adapun analisanya adalah sebagai berikut : Loket Tiket Ruang 4 Orang 8 Orang Pelatih 7mA x 9mA Meja dan = 63mA 7mA x 16mA Ruang ganti = 112mA dan Lemari Loker NAMA KAPASITAS RUANG Kantor LUASAN FASILITAS Ruang Wasit 10 Orang RUANG 10 Orang Pengelola 7mA x 16mA Meja, kursi, = 112mA kulkas,dan 7mA x 18mA Ruang ganti = 126mA dan Lemari Loker Ruang Juri 10 Orang 7mA x 18mA Ruang ganti = 126mA dan Lemari Ruang 50 Orang Pertemuan Ruang Rapat 10 Orang 9 Lapangan Outdoor Area Parkir 7mA x 37mA Meja, kursi. Kendaraan = 259mA dan lemari Ruang Office Boy 10 Orang 1 Lapangan Lemari dan = 126mA 7mA x 14mA Meja dan = 112mA kursi rapat, 10,973 m x Lapangan 23,77 m = karpet karet 260,83 mA x 9 soft tennis. Unit = 2. net, tiang Ruang Genset 10,973 m x 5mA x 5mA Mesin = 25mA ganset, gardu listrik, mesin pompa air Ruang CCTV 4 Orang 7mA x 19mA Layar = 133mA Ruang 20 Orang 7mA x 18mA Lemari dan Lapangan Mushola = 126mA rak tempat net, kursi Lapangan 7mA x 18mA Lapangan Loker penyimpanan 754,13 mA = 673. 131,195mA peralatan alat Gudang Bersih 7mA x 14mA Lemari dan = 98mA rak tempat Gudang Kotor 7mA x 14mA Lemari dan = 98mA rak tempat 50 Orang Ruang Cafe Ruang Shop 15 Orang Soft Tennis 7mA x 26mA Meja, kursi, = 182mA 7mA x 15mA Meja kasir = 182mA dan kursi, rak panjang 2 unit Toilet Umum 3 Orang Wanita @7mA x 3mA Closet 4 unit, = 21mA unit, selang Indoor Toilet Umum 2 Orang Pria Indoor @7mA x 3mA Closet 3 unit, = 21mA 21mA x 8 ruang unit, selang = 168mA Luas Site Yang Didapatkan dari hasil perhitungan: Luas Bangunan = 448. 754,13 mA Luas Lahan Terbuka =673. 131,195 mA TOTAL Luas Site =1. 885,325 mA PEMBAHASAN Analisa Site Lokasi perencanaan ini terletak di Jl. Wahid Hasyim, situasi tapak dapat dilihat pada gambar diatas. Lokasi ini strategis, mengingat posisinya yang berada tidak jauh dari jalan raya dan mudah dijangkau oleh angkutan Posisi Site berada pada lingkungan kawasan olahraga lainnya, seperti sarana olahraga Sepak Bola. Bulutangkis. Futsal, dsb. Yang mendukung fungsi dari perencanaan ini, yaitu menjadikan satu kawasan Posisi Site Terhadap Lingkungan Sekitar di sekitar site terdapat bangunan lainnya berupa, pertokoan, kantor, dan rumah-rumah warga. @4mA x 9mA Closet 4 unit. Wanita = 36mA Oudoor 36mA x 3 unit, selang bangunan = 108 Toilet Umum 6 Orang Toilet Umum 4 Orang Pria Outdoor @4mA x 9mA Closet 3 unit, = 36mA 36mA x 3 unit, selang bangunan = 108 Total Luas Ruang 795,83mA Sirkulasi 10% 958,3 mA Total LuasBangunan 754,13 mA Tabel : Analisa Kebutuhan Ruang Sumber : Analisa Penulis Menghitung Luas Lahan Terbuka: Luasan Site = 60% Luasan Bangunan = 40% TOTAL Luas Bangunan = 448. 754,13 mA Gambar : Analisa View Pada Site Sumber : Analisa Penulis Keteangan View : View Sebelah Selatan, berbatasan dengan Kawasan Pemukiman View Sebelah Barat, berbatasan dengan Lahan Kosong View Sebelah Utara, berbatasan dengan Kawasan Stadion Sempaja View Sebelah Timur, berbatasan dengan Bangunan Convention Hall Samarinda Analisa Orientasi Matahari Orientasi arah matahari sangat penting dipertimbangkan pada perencanaan ini. Cara Mendapatkan Luasan Site: Potensi pada analisa orientasi matahari memberikan manfaat Cahaya pagi dan sore sebagai sumber pencahayaan dan pada sisi barat site yang merupakan lahan kosong sehingga orientasi matahari tidak terhalangi oleh bangunan sehingga cahaya langsung menuju site. Gambar : Analisa Kebisingan Pada Site Sumber : Analisa Penulis Gambar : Analisa Orientasi Matahari Pada Site Sumber : Analisa Penulis Analisa Arah Angin Pada analisa arah angin ini sangan berpengaruh besar terhadap perencanaan. Kendala pada arah barat kondisi site sangat panas karena matahari sore yang sangat menyengat sehingga berakibat buruk bagi para pemain Soft Tennis yang berada di Outdoor lapangan karena teriknya panas Respon pada bagian ruangan terhadap penempatan sesuai dengan kebutuhan akan sinar matahari. Penempatan ruang-ruang seperti penempatan letak lapangan olahraga haruslah menghadap kearah utaraselatan untuk mencegah efek silau. Area yang terkena langsung dengan cahaya sore diberi penghijauan. Analisa Kebisingan Pada analisa kebisingan terdapat potensi, kendala dan Potensi sumber kebisingan dari arah Jl. Wahid Hasyim dan sekitarnya yang ditimbulkan oleh banyaknya aktifitas kendaraan yang melalui jalan ini. Kendala pada kebisingan yang tinggi mengganggu penggunan ruang yang sifatnya privat, seperti Kantor Pengelola atau Pusat Pelayanan. Respon Desain pada perencanaan masa bangunan menjauhi sumber noise yang besar. Pemberian elemen peredam suara alami . dan elemen peredam suara buatan . embok, bahan bangunan. Gambar : Analisa Arah Angin Pada Site Sumber : Analisa Penulis Potensi arah Angin yang berhembus dari arah Barat cukup kencang dikarenakan daerah sekitar merupakan lahan kosong. Kendala pada Polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor dapat membawa debu kotoran . sap sisa pembakara. menuju kedalam bangunan. Respon dari Mendesain ruangan terhadap penempatan sesuai dengan kebutuhan akan udara segar, perlu adanya filter untk menyaring udara. Pemberian pepohonan rindang agar angin yang masuk ke site tidak terlalu Analisa Aksesibilitas Alat pencapaian dapat menggunakan : Respon Desain akan Membuat suatu sistem resapan air untuk mengatasi banjir pada daerah site. Memperbaiki jalur drainase yang mengalami Potensi Lokasi Site yang berada dekat dengan simpang empat Jl. M Noor. Jl. Wahid Hasyim 1. Jl. w Syahrani, dan Jl. Wahid Hasyim, jarak dari jalur simpang empat ini sekitar 100mA untuk mencapai Selain itu, ada akses masuk lewat pintu belakang Site yang bisa dilalui kendaraan bermotor dan mobil. Gambar : Analisa Vegetasi Pada Site Sumber : Analisa Penulis Analisa Vegetasi Gambar : Analisa Aksesibilitas Pada Site Sumber : Analisa Penulis Kendala pada kepadatan di Jl. M Noor dan Wahid Hayim 1, juga lokasi yang berdekatan dengan kampus dan sekolah serta perkantoran terjadi kemacetan yang cukup tinggi. Respon desain akan dibuat entrance pada bagian depan . dan bagian samping . agar pada saat untuk mencapai kedalam site tidak Analisa Drainase Sistem Drainase pada site sangat mempengaruhi kelancaran aktifitas yang ada di dalam site, terutama pada waktu hujan turun. Potensi jalur drainase disekitar lokasi site cukup baik dan dapat mencukupi kebutuhan yang ada di dalam bangunan gedung olahraga Soft Tennis ini. Kendala jalur drainase pada lokasi site. Kurang optimalnya paret pada site yang menyebabkan banjir pada kawasan site. Gambar : Analisa Vegetasi Pada Site Sumber : Analisa Penulis Potensi yang di dapat, adanya lahan parkir dan ruangan Outdoor yang memerlukan akan adanya tata hijau sebagai pembantu dan mengurangi panas Kendala yang terjadi. Tidak sesuainya keadaan pohon-pohon yang sudah ada pada lokasi site. Kondisi tanah yang sering terkena banjir mempengaruhi akan ketahanan pada tumbuhan tersebut. Respon desain. Memberikan vegetasi peneduh yang rindang pada Tribun outdoor agar tidak panas karena cahaya matahari namun tidak menghalangi jangkauan , vegetasi penahan angin disekitar lapangan, vegetasi peneduh pada pedestrian sehingga nyaman saat Jenis Tanaman Pohon Angsana Tanaman Bungur Pohon Palem Keterangan Sebagai penghalang pandangan, pereduksi panas dan juga sebagai peneduh dengan karakteristik berdaun Pertumbuhannya mudah berkembang didaerah Mampu memberikan nilai tersendiri sebagai vegetasi yang dapat memeberikan Tergolong tanaman hias, karena fungsinya sebagai penambah faktor estetika pada bangunan, dapat menyerap sinar matahari. Gambar : Penggabungan dari Bentuk Massa Bangunan Sumber : Analisa Penulis Tampilan bangunan menyesuaikan dengan desain modern yang sedang populer saat ini, dengan fokus pada desain Arsitektur Kontemporer. Yang menekankan tentang desain yang lebih maju, variatif, fleksible dan pendekatannya terhadap keselarasan bangunan yang ada disekitar loakasi site perencanaan. Konsep Warna dan Struktur Konsep warna pada perencanaan gedung olahraga ini menyesuaikan dengan penerapan Arsitektur Kontemporer sehingga warna yang digunakan tidak KONSEP PERANCANGAN Konsep Bentuk Konsep bentuk bangunan ini terinspirasi dari bentuk bola Soft Tennis itu sendiri, yang mengambil dari setengah potongan dari bentuk melingkar bola Bentuk lingkaran suatu ruang yang fleksibel, efisien dan Penerapan bentuk dari filosofi setengah lingkaran bola Soft Tennis sebagai fasade bangunan yang memberikan nilai estetika terhadap bangunan serta memberika ciri khas sebagai bangunan Gambar : Konsep Bentuk Bangunan Sumber : Analisa Penulis Warna Putih Biru Abu-abu Makna Murni, bersih, suci, klasik, kemilau, duka Klasik, kuat, tenang, profesional, yakin Klasik, sejuk, sederhana. Gambar : Warna pada Bangunan Indoor Sumber : Analisa Penulis Konsep Struktur pada perencanaan gedung olahraga Soft Tennis. penampungan kotoran menuju ke sumur resapan dan mengarah kepada saluran air kota keluar Bagan Konsep Air Kotor Listrik Listrik berasal dari PLN yang dialirkan ke gardu listrik kemudian disebarkan ke seluruh ruangan, untuk sumber llistrik cadangan disediakan Sistem Pencahayaan Pencahayaan alami dan buatan berfungsi untuk menerangkan kondisi ruang luar dan dalam pada Penerapan Arsitektur Kontemporer Pada Perencanaan Gedung Olahraga Soft Tennis Samarinda. Maka konsep pencahaayan pada bangunan ini menggunakan 2 sistem pencahayaan: Pencahayaan Alami Gambar : Struktur pada Bangunan Indoor Sumber : Analisa Penulis Struktur Atap Bangunan Menggunakan bola baja/ball joint sebagai sendi penyambungan, sehingga Space Frame ini mudah untuk dipasang, dibentuk dan dibongkar kembali. Struktur Rangka Badan Bangunan Menggunakan Rangka Baja WF yang mendukung bentang lebar, dan bangunan ini memiliki tinggi bangunan standar gedung olahraga sehingga struktur yang kuat sangat dibutuhkan. Membuat dan menempatkan bukaan bukaan pada dinding sesuai fungsi ruang namun, besaran pada bukaan dinding tidak berlebihan dan memanfaatkan pantulan cahaya matahari. Struktur Pondasi Menggunakan Foot Plate dengan mini pile karena menyesuaikan kondisi tanah Kota Samarinda yang terkenal dengan tanah rawa. Konsep Utilitas Air Bersih Air bersih didapatkan melalui PDAM dan sumur air bersih. Air dialirkan dengan sistem gravitasi dan tangki ait ke ruang-ruang servis melalui keran air, ke hydrant pilar dan ke Bagan Konsep Air Bersih Air Kotor Air kotor mencaup air dari kamar mandi, dapur bersih, dan ruang cuci. Air kotor disalurkan Pencahayaan Buatan Menggunakan lampu TL karena penerangannya yang membaur dan warnanya putih sehingga baik untuk penerangan dan tidak membuat mata lelah. Sistem Penghawaan Sistem pengunaan utama dalam pengahwaan bangunan Indoor pada gedung olahraga ini menggunkan AC Central dengan menggunakan media air, yang memiliki fungsi sistem pendingin ruangan yang dikontrol dari satu titik atau tempat dan didistribusikan secara terpusat ke seluruh isi gedung dengan kapasitas yang sesuai dengan ukuran ruangan dan isinya dengan menggunakan saluran udara/ducting ac. Sedangkan untuk bagian outdoor dari bangunan menggunakan pemanfaatan penghawaan alami. Konsep Tata Ruang Konsep perencanaan denah pada bangunan berdasarkan hasil dari analisa kegiatan pelaku dan kegiatan ruang. Denah lantai 1 : Denah Lantai 2 : Ruang Pelatih Ruang Rapat Ruang P3K Ruang Atlet Wanita Gudang Bersih Gudang Kotor Ruang Atlet Pria Cafetaria Loket Tiket Toilet Umum Wanita Toilet Umum Pria Lapangan Outdoor Soft Tennis Ruang Generator Area parkir Ruang Pertemuan Ruang Dewan Juri Ruang Wasit Ruang Mushola Ruang Office Boy Kantor Pengelola Ruang CCTV Toilet Umum Wanita Toilet Umum Pria Ketrangan : Konsep tata ruang ini menerapkan organisasi ruang AuTerpusatAy terbagi menjadi 3 zoning publik, zona semi publik, dan zona privat. Pada perencanaan ini zoning lapangan dibagi menjadi Indoor dan Outdoor. Bangunan Shop Soft Tennis digunakan untuk penjualan atribut olahraga Soft Tennis. Area Parkir Kendaraan Toilet Umum Outdoor Bangunan Shop Soft Tennis Gambar : Master Plan Sumber : Analisa Penulis E. Site Plan Gambar : Site Plan Sumber : Analisa Penulis F. Denah Lantai 1 Gambar : Site Plan Sumber : Analisa Penulis Buana. Arkana . Arsitektur Kontemporer. PENUTUP Perencanaan Bangunan Gedung Olahraga Soft Tennis merupakan gedung olahraga yang dibangun untuk semua atlet Nasional maupun Internasional dan untuk masyarakat umum. Perencana bermaksud memberikan suatu wadah untuk pemain di bidang olahraga Soft Tennis agar mendapatkan wadah untuk berlatih dan bertanding di dalam bangunan yang sesuai untuk permainan olahraga Soft Tennis khususnya di Kota Samarinda. Perencanaan pada bangunan Gedung Olahraga Arsitektut Kontemporer yang mana menciptakan bentuk model bangunan yang selaras dengan bangunan yang ada disekitar lokasi site tersebut. DAFTAR PUSTAKA