Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 3. No. Desember Tahun 2024 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 112-120 Pengaruh Pendidikan Terhadap Tingkat Kemiskinan Dan Pengangguran Di Provinsi Aceh Adela1*. Puti Andiny2. Asnidar3 1,2,3Fakultas Ekonomi. Ekonomi dan Bisnis. Universitas Samudra. Aceh. Indonesia Email: 1*Adelamuhammad01@gmail. com, 2putiandiny@unsam. id, 3asnidar@unsam. (* : coressponding author: Adelamuhammad01@gmail. Abstrak - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan terhadap kemiskinan dan pengangguran di Aceh dalam rentang waktu 2013-2022. Metode yang digunakan adalah analisis data time series dengan menggunakan metode analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki pengaruh langsung yang negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan, serta pengaruh langsung yang negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Selain itu, kemiskinan berpengaruh langsung yang positif, namun tidak signifikan terhadap pengangguran. Secara tidak langsung, pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pengangguran melalui variabel Dan nilai koefisien determinasi total dalam penelitia ini sebesar 99,44% sedangkan sisanya sebesar 0,03% dipengaruhi variabel lain seperti pendapatan perkapita, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan lain-lain. Kata Kunci: Pendidikan. Pengangguran. Kemiskinan Abstract - This research aims to investigate the influence of education on poverty and unemployment in Aceh within the timeframe of 2013-2022. The method employed is time series data analysis using path analysis. The results indicate that education has a direct, negative, and significant impact on the poverty rate, as well as a direct, negative, and significant impact on the unemployment rate. Additionally, it is found that poverty has a direct, positive impact on unemployment, albeit not Indirectly, education also exerts a significant influence on the unemployment rate through the poverty variable. The total coefficient of determination in thus study is 99,44%, while the remaining 0,03% is influenced by other variables such as per capita income, labor force participation rate, and others. Keywords: Education. Unemployment. Poverty PENDAHULUAN Pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan suatu Negara. Melalui pendidikan, individu dapat memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi yang diperlukan untuk mencapai kesejahteraan ekonomi. Tingkat pendidikan yang tinggi dapat membuka peluang kerja yang lebih baik, mengurangi tingkat kemiskinan, dan mengurangi angka pengangguran, seperti yang dinyatakan oleh (Akbar et al. Di sisi lain, tingkat kemiskinan dan pengangguran adalah masalah serius yang dihadapi oleh banyak provinsi di Indonesia. Tingkat kemiskinan yang tinggi menunjukkan ketidakmampuan individu untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka, seperti makanan, pendidikan, perumahan, dan layanan kesehatan. Sementara itu, tingkat pengangguran yang tinggi menandakan ketidaksesuaian antara kualifikasi pendidikan individu dengan permintaan pasar kerja. Kemiskinan merupakan permasalahan yang dialami baik Negara sedang berkembang maupun Negara maju sekalipun memiliki tingkat kemiskinan, namun tingkat kemiskinan di Negara tidak terlalu banyak dibandingkan di Negara berkembang. Masalah kemiskinan harus dihadapi secara serius karena kasus kemiskinan merupakan kasus yang kompleks dan multidimensi, artinya kemiskinan mencakup seluruh aspek kehidupan manusia seperti ekonomi, pangan, pendidikan, kesehatan, pengangguran dan aspek lain yang berkaitan dengan masalah kemiskinan (Arsyad, 2. , (Rahmatul & Asnidar, 2. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Provinsi Aceh masih bertahan sebagai Provinsi termiskin di pulau Sumatera. Jumlah penduduk miskin di Aceh kini berjumlah 814,91 ribu orang Adela | https://journal. id/index. php/manekin | Page 112 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 3. No. Desember Tahun 2024 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 112-120 atau 14,99%. Menurut Alit et al. alam Natasya & Andiny, 2. dalam situasi saat ini, tingkat kemiskinan tidak hanya dilihat dari perspektif kualitas ekonomi yang buruk, tetapi juga dari berbagai perspektif, dan tergantung pada perspektif yang digunakan, garis kemiskinan berubah. Salah satu faktor yang mempengaruhi kemiskinan di Provinsi Aceh adalah tingkat Dimana salah satu unsur yang menentukan kemakmuran suatu masyarakat adalah tingkat pendapatan, pendapatan masyarakat mencapai maksimum apabila kondisi tingkat penggunaan tenaga kerja penuh (Full Employmen. dapat terwujud. pengangguran merupakan masalah sosial yang kerap kali hadir dalam permasalahan ekonomi, tingginya angka pengangguran disebut-sebut sebagai dampak negatif dari kemiskinan (Manik, et al. Faktor lain yang mempengaruhi kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Aceh adalah Menurut (Wiguna, 2. mengemukakan bahwa pendidikan merupakan pionir dalam pembangunan masa depan. Menurut Anderson . alam Natasya & Andiny, 2. dengan pendidikan yang layak, orang miskin lebih mungkin untuk keluar dari status miskin dimasa depan. Berdasarkan data dari BPS Aceh 2023 yang diperoleh tingkat kemiskinan akan bergerak mengikuti tingkat pengangguran. Dalam hal ini ketika pengangguran mengalami kenaikan maka secara otomatis tingkat kemiskinan akan meningkat. Namun di Provinsi Aceh di setiap Kab/Kota pendidikan, tingkat kemiskinan dan pengangguran dapat bervariasi. Ada kemungkinan bahwa adanya kesenjangan pendidikan di Provinsi tertentu dapat berdampak pada tingkat kemiskinan dan pengangguran yang tinggi. Berdasarkan uraian di atas maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul AuPengaruh Pendidikan Terhadap Tingkat Kemiskinan dan Pengangguran di Provinsi Aceh. TINJAUAN PUSTAKA 1 Pengangguran Zurisdah . menyatakan bahwa pengangguran mengacu pada angkatan kerja yang tidak memiliki pekerjaan. Sedangkan pengangguran terbuka adalah ketika seseorang memilih untuk menganggur untuk mencari pekerjaan yang lebih baik. Dari segi demografi, orang yang mencari pekerjaan digolongkan sebagai bagian dari angkatan kerja. Menurut Mankiw . pengangguran adalah penduduk yang tidak bekerja namun sedang mencari pekerjaan atau sedang mempersiapkan suatu usaha baru atau penduduk yang tidak mencari pekerjaan karena sudah diterima bekerja tetapi belum mulai bekerja. Menurut Mantra . alam Marini & Putri, 2. pengangguran adalah bagian dari angkatan kerja yang sekarang ini tidak bekerja dan sedang aktif mencari pekerjaan. Konsep ini sering diartikan sebagai keadaan pengangguran terbuka. Secara umum ada empat jenis pengangguran jika ditinjau dari penyebabnya, yakni pengangguran friksional, pengangguran struktural, pengangguran musiman dan pengangguran siklikal. 2 Kemiskinan Bappenas . menyatakan kemiskinan adalah sebagai kondisi di mana seseorang atau sekelompok orang laki-laki dan perempuan yang tidak mampu untuk memenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata kemiskinan memiliki kata dasar miskin yang berarti tidak berharta, serba kekurangan . erpenghasilan renda. Sedangkan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) juga mendefinisikan kemiskinan sebagai kondisi di mana seseorang tidak dapat menikmati segala macam pilihan dan kesempatan dalam pemenuhan kebutuhan dasarnya, seperti tidak dapat memenuhi kesehatan, standar hidup, kebebasan, harga diri dan rasa dihormati seperti orang lain. 3 Pendidikan Crow and Crow, yang dikutip dalam (Aktovian, 2. mendefinisikan pendidikan adalah proses yang berisi berbagai macam kegiatan yang sesuai dengan kegiatan seseorang untuk kehidupan sosialnya dan membantunya meneruskan kebiasaan dan kebudayaan, serta kelembagaan sosial dari generasi ke generasi. Menurut Tirtarahardja dan Sulo . alam Daniel, 2. menjelaskan Adela | https://journal. id/index. php/manekin | Page 113 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 3. No. Desember Tahun 2024 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 112-120 pendidikan sebagai penyiapan tenaga kerja diartikan sebagai kegiatan membimbing peserta didik sehingga memiliki bekal dasar untuk bekerja. Pembekalan dasar berupa pembentukan sikap, pengetahuan dan keterampilan kerja pada calon luaran. Menurut Suhardjo . alam Basyit et al. , 2. , tingkat pendidikan adalah tahapan pendidikan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik, tujuan yang akan dicapai dan kemauan yang dikembangkan. Tingkat pendidikan berpengaruh terhadap perubahan sikap dan perilaku hidup sehat. hal ini dibuktikan bahwa jika seseorang mengenyam pendidikan maka diharapkan dapat menambah, mengembangkan sekaligus dapat memberi kontribusi terhadap pembangunan nasional atau daerahnya dalam bidang peningkatan sumber daya manusia. Menurut konsep investasi bidang pendidikan, ini akan menjadi stok dan modal dalam proses pengembangan dan peningkatan kesejahteraan melalui jalur pendidikan. 4 Rata-Rata Lama Sekolah (RLS) Menurut (BPS, 2. mendefinisikan rata-rata lama sekolah sebagai jumlah tahun yang dihabiskan untuk menjalani pendidikan formal. Cakupan usia yang dihitung dalam rata-rata lama sekolah adalah penduduk yang berusia 25 tahun ke atas. Menurut Todaro . , menyatakan bahwa pendidikan merupakan tujuan pembangunan yang mendasar. Yang mana pendidikan memainkan peranan kunci dalam membentuk kemampuan sebuah negara dalam menyerap teknologi modern dan untuk mengembangkan kapasitas agar tercipta pertumbuhan serta pembangunan yang METODE PENELITIAN 1 Data dan Variabel Penelitian Ruang lingkup penelitian ini merupakan kajian ekonomi kependudukan yang mengemukakan tentang pendidikan terhadap tingkat kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Aceh. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan menggunakan model analisis jalur yang menggunakan data antar waktu . ime serie. yaitu dalam rentan 10 tahun pada periode 2013-2022 di Provinsi Aceh yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) 2 Metode Analisis Data Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah path analysis. Path analysis atau analisis jalur adalah penggunaan analisis regresi untuk mengukur hubungan kausalitas antar variabel yang telah ditetapkan sebelumnya berdasarkan teori. Sumarsono . Analisis jalur digunakan untuk menganalisis pola hubungan antar variabel dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh langsung maupun tidak langsung antara variabel independen terhadap variabel dependen sekaligus memungkinkan pengujian terhadap variabel intervening. Kemiskinan (Y. Pendidikan (X) Pengangguran (Y. Gambar 1. Skema Model Struktural Adapun persamaan substruktur jalur penelitian ini: Persamaan struktur 1 :1X e1 . Persamaan struktur 2 Adela | https://journal. id/index. php/manekin | Page 114 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 3. No. Desember Tahun 2024 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 112-120 :1X 2Y1 e2 . Keterangan: : Pendidikan : Kemiskinan : Pengangguran 1, 2 : Koefisien regresi untuk masing-masing variabel X e1,e2 : Eror 3 Uji Asumsi Klasik Untuk menentukan ketepatan model perlu dilakukan pengujian atas beberapa asumsi klasik: Uji Normalitas Uji Multikolinearitas Uji Heteroskedasitas Uji Autokorelasi 4 Hipotesis Diduga pendidikan secara langsung berpengaruh signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Provinsi Aceh. Diduga pendidikan secara langsung berpengaruh signifikan terhadap pengangguran di Provinsi Aceh. Diduga kemiskinan secara langsung berpengaruh positif tidak signifikan terhadap pengangguran di Provinsi Aceh. Diduga secara tidak langsung pendidikan berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengangguran melalui kemiskinan di Provinsi Aceh. HASIL DAN PEMBAHASAN 1 Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji Normalitas merupakan sebuah uji yang dilakukan dengan tujuan untuk menilai sebaran data pada sebuah kelompok data atau variabel, apakah sebaran data tersebut berdistribusi normal ataukah tidak. Series: Residuals Sample 2013 2022 Observations 10 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Gambar 2. Uji Normalitas Dari Gambar 2 dapat dilihat bahwa nilai probabilitas sebesar 0,7194 > 0,05, hal ini berarti bahwa data yang digunakan dalam penelitian ini memiliki distribusi normal. Adela | https://journal. id/index. php/manekin | Page 115 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 3. No. Desember Tahun 2024 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 112-120 Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas ini dimaksudkan untuk menguji apakah terdapat korelasi yang tinggi atau sempurna antara variabel bebas atau tidak dalam model regresi. Tabel 1 Uji Multikolinearitas Coefficient Uncentered Centered Variable Variance VIF VIF PENDIDIKAN KEMISKINAN Sumber: Hasil Olahan Eviews 12( 2. Dari Tabel 1 dapat dilihat bahwa nilai VIF untuk variabel pendidikan, dan kemiskinan lebih kecil dari 10, maka dapat dikatakan tidak terjadi multikolinieritas pada ke dua variabel. Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas bertujuan untuk menguji apakah dalam model regresi terjadi ketidaksamaan varian dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain. Tabel 2. Uji Heteroskedastisitas F-statistic Prob. Obs*R-squared Prob. Chi-Square. Scaled explained SS Prob. Chi-Square. Sumber: Hasil Olahan Eviews 12 . Dari Tabel 2 dapat di lihat bahwa nilai prob 0,5672 > 0,05 yang berarti tidak terjadi masalah heteroskedastisitas dalam penelitian ini. Uji Autokorelasi Uji autokorelasi merupakan uji yang dilakukan untuk dapat melihat apakah terjadi korelasi di antara suatu periode dengan periode-periode sebelumnya. Tabel 3. Uji Autokorelasi F-statistic Prob. Obs*R-squared Prob. Chi-Square. Sumber: Hasil Olahan Eviews Sumber: Hasil Olahan Eviews 12. Berdasarkan Tabel 3 dapat di lihat bahwa nilai prob 0,7521 > 0,05 yang berarti tidak terjadi masalah autokorelasi dalam penelitian ini. Adela | https://journal. id/index. php/manekin | Page 116 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 3. No. Desember Tahun 2024 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 112-120 2 Uji Path Analysis Uji Persamaan Struktur 1 Uji persamaan struktur 1 digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel pendidikan terhadap variabel kemiskinan. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 4 sebagai berikut. Tabel 4. Hasil Regresi Persamaan Struktur 1 Dependent Variable: KEMISKINAN Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. PENDIDIKAN R-squared Mean dependent var Adjusted R-squared dependent var of regression Akaike info criterion Sum squared resid Schwarz criterion Log likelihood Hannan-Quinn criter. F-statistic Durbin-Watson stat Prob(F-statisti. Sumber : Hasil Olahan Eviews 12 . Berdasarkan Tabel 4 hasil regresi dapat dimasukkan ke dalam persamaan regresi linier Pendidikan terhadap Kemiskinan di Aceh sebagai berikut : Y1= 41,87399 Ae 2,855827X Persamaan di atas dapat diinterpretasikan sebagai berikut: = 41,87399 menunjukkan bahwa jika Pendidikan berjumlah tetap, maka Tingkat kemiskinan di Aceh berjumlah 41,87399. Pendidikan = Ae 2,855827, menunjukkan bahwa apabila terjadi peningkatan pendidikan sebesar 1 persen, maka akan menyebabkan tingkat kemiskinan di Aceh akan menurun sebesar 2,855827 persen dalam satu tahun, dengan asumsi cateries paribus. Adapun nilai koefisien determinasi untuk hasil regresi persamaan substruktur I dapat dilihat pada tabel 4 yaitu R Squared yang diperoleh sebesar 0,880997 atau 88,09 persen yang menunjukkan variabel pendidikan terhadap tingkat kemiskinan dan pengangguran di Aceh sebesar 88,09 %, sedangkan sisanya 11,91 persen dipengaruhi oleh variabel lain seperti pendapatan perkapita, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan lain-lain. Uji Persamaan Substruktur 2 Uji persamaan struktur 2 digunakan untuk mengetahui pengaruh variabel pendidikan dan kemiskinan terhadap variabel pengangguran. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada tabel 5 sebagai Adela | https://journal. id/index. php/manekin | Page 117 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 3. No. Desember Tahun 2024 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 112-120 Tabel 5. Hasil Uji Persamaan Struktur 2 Dependent Variable: PENGANGGURAN Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. KEMISKINAN PENDIDIKAN R-squared Mean dependent var Adjusted R-squared dependent var of regression Akaike info criterion Sum squared resid Schwarz criterion Log likelihood Hannan-Quinn criter. F-statistic Durbin-Watson stat Prob(F-statisti. Sumber : Hasil Olahan Eviews 12 . Berdasarkan Tabel 5 hasil regresi dapat dimasukkan ke dalam persamaan regresi linier Pendidikan dan Kemiskinan terhadap Pengangguran di Aceh sebagai berikut. Y2= 73,07411 Ae 6,191825X 0,604504Y1 Persamaan di atas dapat diinterpretasikan sebagai berikut: = 73,07411 menunjukkan bahwa jika Pendidikan dan kemiskinan berjumlah tetap, maka Tingkat pengangguran di Aceh berjumlah 73,07411 Pendidikan = -6,191825, menunjukkan bahwa apabila terjadi peningkatan pendidikan sebesar 1 persen, maka akan menyebabkan tingkat pengangguran di Aceh akan menurun sebesar 1,077313 persen dalam satu tahun, dengan asumsi cateries paribus. Kemiskinan = 0,604504, menunjukkan bahwa apabila terjadi peningkatan kemiskinan sebesar 1 persen, maka akan menyebabkan tingkat pengangguran ikut meningkat sebesar 0,604504 persen dalam satu tahun, dengan asumsi cateris paribus. Adapun nilai koefisien determinasi untuk hasil regresi persamaan substruktur II dapat dilihat pada tabel 5 yaitu R Squared yang diperoleh sebesar 0,800666 atau 80,06 persen, yang menunjukkan variabel pendidikan terhadap tingkat kemiskinan dan pengangguran di Aceh sebesar 80,06%, sedangkan sisanya 19,94% dipengaruhi oleh variabel lain seperti pendapatan perkapita, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan lain-lain. Tabel 6. Direct Effect. Inderect Effect dan Total Pengaruh Hubungan Variabel Langsung Tidak Langsung Pendidikan Ie Kemiskinan -2,855827 Pendidikan Ie Pengangguran -6,191825 -3,742982 Total -2,855827 -9,934807 Adela | https://journal. id/index. php/manekin | Page 118 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 3. No. Desember Tahun 2024 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 112-120 Kemiskinan Ie Pengangguran 0,604504 0,604504 Sumber: data diolah eviews 12 . Dalam teori trimming pengujian validitas model riset diamati melalui perhitungan koefisien determinasi yang diperoleh hasil nilai koefisien determinasi total (RM. sebesar 0,994 menunjukkan bahwa variabel pendidikan dan kemiskinan mempengaruhi pengangguran sebesar 99,94% sedangkan sisanya sebesar 0,03% dijelaskan oleh error dan variabel lain diluar penelitian ini seperti tingkat partisipasi angkatan kerja, dan pendapatan perkapita. 3 Pembahasan Pengaruh Langsung Pendidikan terhadap Kemiskinan di Provinsi Aceh Pada Tabel 5 membuktikan bahwa hasil analisis variabel pendidikan secara langsung berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan di Aceh. Hal ini dapat dilihat pada koefisien regresi pendidikan sebesar -2,855827, dan nilai signifikan lebih kecil dari 0,05. Artinya jika pendidikan mengalami peningkatan sebesar 1 persen, maka tingkat kemiskinan di Provinsi Aceh akan menurun secara signifikan sebesar 2,855827 dengan asumsi cateris paribus. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan penelitian yang dilakukan oleh Sinaga et al. , . Azizah et al. dan Margareni et al. , . yang menyatakan bahwa variabel pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan. Sedangkan hasil penelitian menolak yang dilakukan oleh (Witta et al. , 2. Pengaruh Langsung Pendidikan terhadap Tingkat Pengangguran di Provinsi Aceh Pada Tabel 5 membuktikan bahwa hasil analisis variabel Pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Provinsi Aceh. Hal ini dapat dilihat dari nilai koefisien regresi pendidikan diperoleh nilai signifikn sebesar -6,191825 yang berarti lebih kecil dari 0,05 . ,0403 < 0,. artinya jika pendidikan mengalami peningkatan sebesar 1 persen, maka tingkat pengangguran di Provinsi Aceh akan menurun secara signifikan sebesar 6,191825 persen dengan asumsi cateris paribus. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan penelitian yang dilakukan oleh Sitanggang . dan Runturambi et al. , . dimana variabel pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran. Pengaruh Langsung Kemiskinan terhadap Pengangguran di Provinsi Aceh Pada Tabel 5 membuktikan bahwa hasi analisis variabel kemiskinan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap pengangguran di Provinsi Aceh. Hal ini dapat dilihat pada nilai koefisien variabel kemiskinan senilai 0,604504, yang berarti lebih kecil dari 0,05 . ,480 > 0,. artinya jika kemiskinan mengalami peningkatan sebesar 1 persen, maka tingkat pengangguran di Provinsi Aceh akan meningkat secara tidak signifikan sebesar 0,604504 persen dengan asumsi cateris paribus. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Mahesa et al. , . dan Sutrisno & Arifin . yang menyatakan bahwa kemiskinan memiliki pengaruh positif terhadap variabel pengangguran di Bali. Pengaruh Total Pendidikan Terhadap Pengangguran Melalui Kemiskinan Berdasarkan Tabel 5 dapat dijelaskan bahwa variabel pendidikan secara langsung berpengaruh terhadap variabel pengangguran melalui variabel kemiskinan adalah sebesar 9,934807. Dengan, nilai koefisien sebesar -9,934807 menandakan bahwa setiap peningkatan 1% dalam variabel pendidikan berhubungan dengan penurunan sebesar 9,934807 persen dalam variabel pengangguran melalui pengaruh variabel kemiskinan. Hal ini menjelaskan bahwa terdapat hubungan negatif antara pendidikan dan pengangguran yang dimediasi oleh kemiskinan. Semakin tinggi tingkat pendidikan maka semakin rendah tingkat kemiskinan yang dapat mengurangi tingkat Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Susanto et al. yang menyatakan bahwa pendidikan secara tidak langsung berpengaruh negatif terhadap pengangguran melalui variabel mediasi kemiskinan di Kota Samarinda. Adela | https://journal. id/index. php/manekin | Page 119 Jurnal Manajemen. Ekonomi. Hukum. Kewirausahaan. Kesehatan. Pendidikan dan Informatika (MANEKIN) Volume 3. No. Desember Tahun 2024 ISSN 2985-4202 . edia onlin. Hal 112-120 KESIMPULAN Secara langsung Pendidikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat Kemiskinan di Provinsi Aceh. Variabel Pendidikan secara langsung berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat pengangguran di Aceh. Sedangkan variabel Kemiskinan secara langsung berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap pengangguran di Provinsi Aceh. Secara tidak langsung pendidikan berpengaruh signifikan terhadap pengangguran melalui variabel kemiskinan di provinsi Aceh. Besar pengaruh variabel Pendidikan dan kemiskinan terhadap pengangguran adalah 99,94 %. Dilihat dari nilai koefisien determinasi total dalam penelitian ini sebesar 99,94% sedangkan sisanya 0,03% dipengaruhi variabel lain seperti pendapatan perkapita, tingkat partisipasi angkatan kerja, dan lainlain. Dan disarankan kepada pemerintah Provinsi Aceh untuk meningkatkan taraf pendidikan dan perekonomian sehingga dapat meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas sehingga dapat bersaing di dunia kerja dan mengurangi kemiskinan. Melalui pembangunan fasilitas pendidikan yang memadai serta Pemberian beasiswa dan bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang Diharapkan kepada pemerintah provinsi Aceh untuk dapat membuka lebih banyak lowongan pekerjaan sehingga dapat menekan tingkat pengangguran. Diharapkan kepada peneliti selanjutnya untuk dapat menambah variabel lain untuk lebih meningkatkan keberhasilan penelitian sehingga dapat meningkatkan wawasan dalam menekan tingkat pengangguran dan kemiskinan di provinsi Aceh. DAFTAR PUSTAKA