Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis Vol. 9 No. Juni 2024 . e-ISSN 2527-8215 THE INFLUENCE OF CAPITAL STRUCTURE. PROFITABILITY. AND COMPANY SIZE ON COMPANY VALUE (EMPIRICAL STUDY ON SECTOR MANUFACTURING COMPANIES AUTOMOTIVE INDUSTRY LISTED ON BEI 2018-2. Wilda Firdausi . Giawan Nur Fitria Universitas Mercu Buana Email: wildafirdausi@gmail. ABSTRACT This research aims to analyze the influence of Capital Structure. Profitability and Company Size on Company Value (Empirical Study of Manufacturing Companies in the Automotive Industry Sector Listed on the IDX in 2018-2. The population analyzed in this research is manufacturing companies in the automotive industry sector listed on the Indonesia Stock Exchange in 2018-2022. The sample selection technique uses purposive sampling which is based on predetermined criteria. Based on this method, 13 companies were obtained and the total observation data was 65 The analytical method used in this research is multiple linear regression analysis. The results of this research show that capital structure has a negative and significant effect on company value, profitability has a positive and significant effect on company value, and company size has a positive and significant effect on company value. Keywords : Company Value. Capital Structure. Profitability. Company Size PENGARUH STRUKTUR MODAL. PROFITABILITAS. DAN UKURAN PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN (STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2018-2. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Otomotif yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2. Populasi yang dianalisis pada penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Adapun teknik pemilihan sampel menggunakan purposive sampling yang didasarkan pada kriteria Ae kriteria yang telah ditentukan. Berdasarkan metode tersebut didapatkan sebanyak 13 perusahaan dan total data observasi sebanyak 65 sampel. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, dan ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Kata Kunci : Nilai Perusahaan. Struktur Modal. Profitabilitas. Ukuran Perusahaan Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 9 No. Juni 2024 http://w. id/ojs32/index. php/KURS/index e-ISSN 2527-8215 PENDAHULUAN Industri otomotif, sebagai penghasil berbagai merk kendaraan, telah membantu mempermudah aktivitas manusia, meningkatkan efisiensi, dan menghemat waktu dalam berpergian. Industri ini menjadi sangat penting di Indonesia, diwujudkan oleh banyaknya perusahaan otomotif yang berdiri di negara ini. Produksi kendaraan bermotor, seperti mobil dan motor, tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari manusia, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi nasional. Perkembangan pesat dalam industri otomotif, yang kini dianggap sebagai gaya hidup dan kebutuhan, membuatnya menjadi objek penelitian yang relevan dan mendalam. Data dari Badan Pusat Statistik tahun 2022 mencatat jumlah kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 152,51 juta unit, dengan sepeda motor menyumbang 83,27% dari total tersebut. Dengan demikian, penelitian lebih lanjut pada industri otomotif dianggap esensial karena dampaknya yang melibatkan kepentingan masyarakat secara luas. Berikut ini merupakan tabel realisasi nilai investasi dan jumlah total kapasitas produksi yang berasal dari industri otomotif periode 2020-2023: Tabel 1. Realisasi Nilai Investasi dan Total Kapasitas Produksi Periode 2020-2023 Tahun Nilai Investasi Kapasitas Produksi 41,73 Triliun 232,17 ribu per tahun 99,16 Triliun 2,35 juta unit per tahun 105,5 Triliun 9,53 juta unit per tahun 111,7 Triliun 10,7 juta unit per tahun Sumber: w. Berdasarkan data tabel yang disajikan, dapat disimpulkan bahwa sektor industri otomotif memberikan kontribusi terbesar terhadap pendapatan negara Indonesia, khususnya dari nilai investasi yang mencapai Rp 41,73 triliun pada tahun 2020 dan meningkat menjadi Rp 111,7 triliun pada tahun 2023. Fakta ini menunjukkan bahwa industri otomotif tidak hanya menjadi pilar ekonomi nasional, tetapi juga mendukung pembangunan secara menyeluruh. Indonesia memprioritaskan sektor otomotif sebagai sumber pendapatan utama, yang berperan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi negara. Dari perspektif perusahaan, setelah produksi kendaraan, perusahaan harus memenuhi kewajiban pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). PPN, serta Bea Balik Nama (BBN) yang dibebankan kepada konsumen. Peningkatan tarif pajak dan perbedaan kepentingan antara pemerintah dan perusahaan dapat mengakibatkan penurunan konsumsi kendaraan, yang pada gilirannya mempengaruhi pendapatan negara dari industri otomotif. Oleh karena itu, strategi efisiensi produksi melalui manajemen rantai pasokan dapat menjadi solusi untuk mempertahankan harga yang Kemampuan perusahaan untuk melampaui batasan tradisional dalam pengadaan barang atau jasa dan meningkatkan efisiensinya dapat menjadi kunci keberhasilan dalam menghadapi tantangan tersebut. Setiap perusahaan mengincar laba maksimal guna mencapai tujuan bersama dan memastikan kelangsungan Upaya terus-menerus dilakukan untuk meningkatkan kinerja dan kondisi keuangan perusahaan, tercermin dalam nilai perusahaan yang tercermin dalam harga sahamnya (Sunaryo, 2. Investor cenderung tertarik pada perusahaan dengan kondisi keuangan sehat dan nilai perusahaan yang baik, yang dapat dinilai dari stabilitas harga sahamnya dan peningkatan jangka panjang. Nilai perusahaan mencerminkan gambaran investor tentang sejauh mana perusahaan terlihat baik dan aman untuk diinvestasikan (Putra dan Sunarto. Variabel-variabel seperti struktur modal, ukuran perusahaan, dan profitabilitas dapat memengaruhi nilai Struktur modal yang efektif, yakni proporsi hutang dan modal sendiri, dapat menciptakan keuangan yang kuat dan stabil. Investor, dengan peningkatan pengetahuan pasar modal, memperhatikan struktur modal sebagai pertimbangan penting sehubungan dengan risiko dan potensi pendapatan. Analisis terhadap laporan keuangan tahunan perusahaan juga menjadi elemen kunci dalam pengambilan keputusan investor dalam menanamkan modalnya. Profitabilitas mencerminkan kapasitas suatu perusahaan dalam meraih keuntungan berdasarkan penjualan, aset, dan ekuitas, diukur melalui perbandingan atau rasio tertentu. Semakin tinggi nilai profitabilitas perusahaan, semakin tinggi pula evaluasi perusahaan oleh investor, serta akan meningkatkan keuntungan bagi pemegang saham. Menurut Kasmir . , profitabilitas berperan sebagai indikator untuk mengevaluasi kemampuan suatu perusahaan dalam mencetak laba dalam periode tertentu, sekaligus memberikan gambaran efektivitas manajemen perusahaan. Faktor ini tercermin dalam laba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan investasi. Investor sering menggunakan profitabilitas sebagai penunjuk nilai perusahaan. Beberapa penelitian sebelumnya telah mengkaji dampak profitabilitas terhadap nilai perusahaan (Putri dan Wiksuana, 2. Dimensi perusahaan mencakup indikator-indikator yang mencerminkan besarnya atau kecilnya suatu perusahaan, dengan mempertimbangkan variabel seperti total aktiva, log size, nilai pasar, saham, total penjualan, total pendapatan, dan total modal. Pengelompokkan perusahaan berdasarkan skala operasi biasanya dibagi menjadi tiga kategori: perusahaan besar, perusahaan menengah, dan perusahaan kecil. Ukuran perusahaan, yang dapat dihitung dengan total aset dan penjualan, mencerminkan kondisi keuangan perusahaan, di mana perusahaan yang lebih besar cenderung memiliki keunggulan dalam sumber daya keuangan untuk mendukung investasinya dan mencapai laba. Ukuran perusahaan juga dapat menjadi representasi karakteristik keuangan perusahaan, di mana perusahaan besar yang telah Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Otomotif yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2. (Wilda Firdausi dan Giawan Nur Fitri. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 mapan memiliki akses lebih mudah ke pasar modal dibandingkan perusahaan kecil. Kemampuan perusahaan besar untuk memobilisasi sumber daya keuangannya dapat meningkatkan nilai perusahaan melalui akses yang lebih efektif ke modal (Irawan dan Kusuma, 2. TINJAUAN PUSTAKA Signalling Theory Signalling Theory, diperkenalkan oleh Spence dalam penelitiannya Job Market Signaling . , menyoroti pentingnya isyarat atau sinyal yang dikeluarkan oleh perusahaan terhadap pemangku kepentingan eksternal. Isyarat ini, seperti yang dijelaskan oleh Brigham & Houston . , mencerminkan tindakan perusahaan untuk memberikan petunjuk kepada investor mengenai pandangan manajemen terhadap prospek perusahaan. Teori ini menekankan bahwa informasi yang disampaikan oleh perusahaan memainkan peran kunci dalam keputusan investasi, dan keberhasilan perusahaan dalam menyampaikan sinyal yang efektif dapat memengaruhi nilai perusahaan. Menurut Nasution et al. , sinyal yang tidak tepat atau tidak jelas dapat menyebabkan ketidaksesuaian nilai perusahaan dengan kenyataan. Teori sinyal juga mencatat bahwa struktur modal, khususnya penggunaan hutang oleh perusahaan besar, dapat memberikan sinyal terkait tingkat risiko dan profitabilitas. Profitabilitas, sebagai sinyal dalam teori ini, tercermin dalam perubahan laba, yang dapat memengaruhi keputusan investor. Selain itu, ukuran perusahaan, diukur melalui total aset dalam laporan keuangan, juga dapat menjadi sinyal bagi investor, sesuai dengan pendekatan Signalling Theory. Teori Stakeholder Dasar dari teori stakeholder adalah semakin kuat interaksi perusahaan dengan berbagai pihak, semakin positif dampaknya terhadap kelangsungan bisnis. Sebaliknya, hubungan yang kurang baik dapat menyulitkan jalannya bisnis. Teori stakeholder berfungsi sebagai landasan dalam manajemen strategis dengan tujuan memperkuat koneksi perusahaan dengan kelompok eksternal serta mengembangkan keunggulan kompetitif (Brigham & Houston, 2. Menurut teori ini, perusahaan tidak hanya beroperasi untuk kepentingannya sendiri, melainkan juga untuk memberikan manfaat kepada stakeholder. Stakeholder, yang dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh perusahaan, termasuk pihak seperti pemegang saham, investor, kreditor, pemerintah, pelanggan, karyawan, dan masyarakat umum. Manajemen perusahaan perlu mempertimbangkan kelompok stakeholder ini dalam mengungkap informasi di laporan Tanggung jawab sosial perusahaan juga semakin penting, diukur tidak hanya dari aspek ekonomi tetapi juga faktor-faktor sosial yang memengaruhi stakeholder. Profitabilitas tinggi menurut teori stakeholder mencerminkan manajemen yang berhasil, dengan kepuasan pemegang saham yang tinggi karena perusahaan dielola dengan baik. Dengan demikian, teori stakeholder menekankan bahwa perusahaan harus memberikan manfaat kepada stakeholder, bukan hanya mementingkan kepentingan internalnya. Nilai Perusahaan Nilai suatu perusahaan mencerminkan kondisi yang telah dicapai oleh perusahaan sebagai hasil dari kepercayaan masyarakat terhadapnya sepanjang masa operasionalnya, mulai dari pendiriannya. Peningkatan nilai perusahaan merupakan pencapaian yang diharapkan oleh para pemilik, karena hal ini berarti kesejahteraan mereka juga akan meningkat seiringnya. Harga saham perusahaan menjadi indikator yang mencerminkan nilai perusahaan, terbentuk melalui transaksi antara pembeli dan penjual yang disebut sebagai nilai pasar perusahaan. Menurut Hery . , nilai perusahaan mencerminkan kepercayaan masyarakat setelah melalui beberapa tahun operasional. Perspektif Iriyanti et al. menghubungkan nilai perusahaan dengan persepsi investor terhadap keberhasilan manajemen dalam mengelola sumber daya. Pengukuran nilai perusahaan, seperti yang dijelaskan oleh Sitohang & Sudjiman . , dapat menggunakan rasio penilaian, termasuk PBV (Price to Book Valu. PER (Price Earning Rati. Struktur Modal Menurut Irfani . , struktur modal merujuk pada sumber dana jangka panjang yang ditanamkan dalam perusahaan dengan jangka waktu lebih dari satu tahun. Sudana . menggambarkan bahwa struktur modal terkait dengan pendanaan jangka panjang suatu perusahaan, diukur dengan perbandingan antara utang jangka panjang dan modal sendiri. Wau & Dakhi . menyatakan bahwa struktur modal mencakup jumlah dana yang signifikan dan terikat dalam jangka waktu panjang, bersifat strategis bagi perusahaan. Fahmi . mengidentifikasi dua jenis rasio struktur modal yang umum digunakan, yakni Debt to Asset Ratio (DAR), yang mengukur seberapa besar aktiva dibiayai dengan utang, dan Debt to Equity Ratio (DER), yang menunjukkan pertimbangan antara kewajiban perusahaan dan modal sendiri. DER dianggap penting dalam menilai kemampuan perusahaan membayar hutang dengan modal, dan rasio ini sering digunakan oleh manajemen dan investor untuk mengevaluasi risiko keuangan perusahaan. Penelitian ini memfokuskan pada pengukuran DER, karena rasio ini umumnya digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar hutang dengan ekuitas (Yuaurelli & Meirina, 2. Profitabilitas Profitabilitas, menurut Hery . , adalah kemampuan suatu perusahaan untuk mencapai laba atau keuntungan dalam periode tertentu, mencerminkan efektivitas manajemen pengelolaan perusahaan. Profitabilitas dapat diukur dari Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 9 No. Juni 2024 http://w. id/ojs32/index. php/KURS/index e-ISSN 2527-8215 modal sendiri maupun dari seluruh dana yang diinvestasikan dalam perusahaan (Murniati & Ingra, 2. Kasmir . menambahkan bahwa profitabilitas mengukur kemampuan perusahaan menghasilkan keuangan pada tingkat penjualan, aset, modal, dan saham tertentu. Rasio profitabilitas umum yang digunakan melibatkan Gross Profit Margin (GPM). Net Profit Margin (NPM). Return On Asset (ROA), dan Return On Equity (ROE). GPM menghitung persentase laba kotor dibandingkan dengan penjualan, sedangkan Net Profit Margin menilai persentase laba bersih setelah pajak terhadap pendapatan penjualan. ROA mengukur persentase keuntungan terkait total aset, menunjukkan efisiensi perusahaan dalam mengelola asetnya. ROE menilai kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari investasi pemegang saham dalam Dalam penelitian ini, penekanan diberikan pada ROE, karena sering digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba dari investasi pemegang saham (Vidada et al. , 2. Ukuran perusahaan Ukuran perusahaan mencerminkan dimensinya yang dapat dievaluasi berdasarkan total asset, total penjualan, dan rata-rata tingkat penjualan (Sudana, 2. Kenaikan ukuran perusahaan berdampak pada peningkatan struktur modal, karena perusahaan yang lebih besar cenderung memiliki profitabilitas yang tinggi dan pertumbuhan yang pesat, memudahkan mereka mendapatkan akses pinjaman dari kreditur (Jamil & Shofawati, 2. Rahmawati et al. menilai ukuran perusahaan dari segi total aset, sementara Agnes . menyoroti peran penting ukuran perusahaan dalam beberapa aspek keuangan. Ukuran perusahaan memengaruhi kemudahan perusahaan mendapatkan dana dari pasar modal, kekuatan tawar-menawar dalam kontrak keuangan, dan potensi pengaruh skala pada biaya dan return. Stamatopoulos et al. merekomendasikan pengukuran dan proksinya menggunakan logaritma natural dari total aset sebagai indikator ukuran perusahaan. Perusahaan dengan total aset yang besar dianggap telah mencapai kedewasaan dengan arus kas positif, kemampuan manajerial yang baik, dan kemungkinan prospek jangka panjang yang positif. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Gambar 1 Kerangka Pemikiran Berdasarkan kajian teori serta rerangka pemikiran yang telah diuraikan, maka hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut: H1: Struktur modal berpengaruh terhadap nilai perusahaan. H2: Profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan. H3: Ukuran perusahaan berpengaruh terhadap nilai perusahaan METODOLOGI PENELITIAN Penelitian ini dilakukan dalam rentang waktu Mei 2022 hingga September 2023. Sumber data yang digunakan adalah laporan tahunan perusahaan dengan ikhtisar keuangan dari perusahaan manufaktur di sektor industri otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Objek penelitian mencakup perusahaan manufaktur otomotif yang terdaftar pada periode 2018-2022. Metode penelitian yang diterapkan adalah kuantitatif, berlandaskan filsafat positivisme, dan menggunakan metode analisis data statistik untuk menguji hipotesis. Penelitian ini menggunakan desain kausal untuk mengeksplorasi hubungan sebab-akibat antara variabel independen . truktur modal, profitabilitas, dan ukuran perusahaa. dengan variabel dependen . ilai perusahaa. Data yang digunakan bersifat kuantitatif dan diperoleh dari laporan keuangan perusahaan otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2018-2022. Populasi penelitian melibatkan 16 perusahaan otomotif, dan pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Variabel dalam penelitian kuantitatif merujuk pada atribut, sifat, atau nilai dari individu, objek, organisasi, atau kegiatan yang mengalami variasi tertentu dan ditetapkan oleh peneliti untuk analisis serta kesimpulan (Sugiyono, 2019:. Penelitian ini melibatkan dua jenis variabel, yakni variabel independen . dan variabel dependen . Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Otomotif yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2. (Wilda Firdausi dan Giawan Nur Fitri. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 Variabel terikat, atau variabel dependen, adalah variabel yang dipengaruhi oleh variabel bebas dan menjadi hasil yang perlu diselidiki melalui penelitian. Dalam penelitian ini, variabel dependen adalah nilai perusahaan, yang mencerminkan harga yang dapat dijual dengan kesepakatan harga pembeli. Pengukuran nilai perusahaan menggunakan Proksi Price to Book Value (PBV), di mana nilai PBV yang lebih rendah mengindikasikan harga saham yang lebih murah. Variabel bebas, atau variabel independen, adalah faktor yang mempengaruhi dan menjadi fokus penelitian. Beberapa variabel independen yang digunakan meliputi Struktur Modal, diukur dengan Debt to Equity Ratio (DER), yang mencerminkan kemampuan perusahaan membayar hutang dengan ekuitas. Semakin tinggi DER, semakin besar nilai perusahaan. Profitabilitas, diukur dengan Return on Equity Ratio, menunjukkan seberapa besar laba dihasilkan dari investasi pemegang saham terhadap total aset. Semakin tinggi rasio profitabilitas, semakin besar laba yang dihasilkan. Ukuran perusahaan dinilai dari total aset dan penjualan, menggunakan proksi logaritma natural dari aset tetap. Keseluruhan, variabel ini memainkan peran penting dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi nilai perusahaan. Tabel 2. Operasionalisasi Variabel Penelitian No Variabel Jenis Variabel 1 Nilai Perusahaan (Y) Dependen 2 Struktur Modal (X. Independen Pengukuran PBV = Kapitalisasi Pasar / Nilai Buku DER= Total Hutang / Total Ekuitas Skala Rasio Rasio ROE= Laba Bersih / Total Ekuitas 3 Profitabilitas (X. 4 Ukuran Perusahaan (X. Independen Independen SIZE= (L. Total Aset Rasio Rasio Dalam penelitian ini, teknik pengumpulan data dilakukan melalui dua metode utama, yaitu dokumentasi dan studi pustaka. Teknik dokumentasi memanfaatkan sumber data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan manufaktur sektor industri otomotif periode 2018-2022 yang diunduh dari situs web Bursa Efek Indonesia. Selain itu, studi pustaka dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari buku, jurnal penelitian, artikel, makalah, dan media tertulis lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Metode analisis data yang digunakan adalah kuantitatif, dengan pengolahan menggunakan perangkat lunak IBM SPSS versi 25. Tahapan analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji asumsi klasik . ormalitas, multikolinieritas, heteroskedastisitas, dan autokorelas. , uji kesesuaian model . oefisien determinasi dan uji statistik F), serta uji hipotesis dengan analisis regresi linear berganda. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Statistik Deskriptif Hasil statistik deskriptif digunakan untuk mengetahui nilai mean, median, minimum, maximum dan varians suatu data. Diketahui bahwa jumlah N dalam penelitian ini berjumlah 65 data perusahaan sektor otomotif. Berikut ini adalah hasil analisi statistik deskriptif pada penelitian ini sebagai berikut : Tabel 3. Hasil Analisis Statistik Deskriptif Variabel Mean Standar Deviasi PBV 1,071 0,923 DER 1,356 1,602 ROE 0,020 0,255 SIZE Minimum 0,15 0,07 -1,52 Maximum 3,75 7,83 0,42 Berdasarkan Tabel 2, ditemukan 65 data observasi . perusahaan dari 2018 hingga 2. tanpa adanya data yang hilang. Rata-rata nilai perusahaan (PBV) sebesar 1,07 menunjukkan prospek positif di mata PBV 1,07 mengindikasikan pembayaran investor sedikit lebih tinggi dari nilai buku per saham, menandakan pandangan positif pasar terhadap prospek perusahaan dan peningkatan harga saham. PT Selamat Sempurna Tbk pada tahun 2018 memiliki PBV tertinggi sebesar 3,75, sementara PT Prima Alloy Steel Tbk pada tahun 2019 memiliki PBV terendah sebesar 0,15. Pada variabel struktur modal, rata-rata sebesar 1,35 menunjukkan proporsi hutang lebih besar daripada modal pada perusahaan sektor otomotif di BEI selama 2018-2022. PT Bintraco Dharma Tbk pada tahun 2021 memiliki struktur modal tertinggi sebesar 7,83, sedangkan PT Multi Prima Sejahtera Tbk pada tahun 2019 memiliki struktur modal terendah sebesar 0,07. Profitabilitas perusahaan dengan rata-rata 0,02 menunjukkan kinerja keuntungan yang rendah. PT. Mitra Pinasthika Mustika Tbk pada tahun 2018 memiliki profitabilitas tertinggi sebesar 0,42, sementara PT Bintraco Dharma Tbk pada tahun 2022 memiliki profitabilitas terendah sebesar -1,52. Ukuran perusahaan melalui total aset dengan rata-rata Rp 210 menandakan perusahaan sektor otomotif di BEI memiliki aset besar. PT Astra International Tbk pada tahun 2022 memiliki aset tertinggi sebesar Rp Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 9 No. Juni 2024 http://w. id/ojs32/index. php/KURS/index e-ISSN 2527-8215 000, sedangkan PT Multi Prima Sejahtera Tbk pada tahun 2018 memiliki aset terendah sebesar Rp Uji Normalitas Pada uji normalitas ini dilakukan untuk dapat menilai seberapa besar data pada sebuah kelompok variable. Apakah data tersebut telah berdistribusi normal atau tidak. Tabel 4. Hasil Uji Normalitas Syarat Normalitas Nilai Asymp. Sig. -taile. > 0,05 0,323 Hasil Data berdistribusi normal Berdasarkan hasil uji pada tabel 3 hasil yang dimiliki dari uji normalitas mendapatkan nilai signifikan dengan hasil Asymp. Sig. -taile. Sehingga nilai tersebut lebih besar dari nilai sig 0. Maka data tersebut dapat dikatakan normal. Uji Multikolinearitas Pada uji multikolinearitas dipergunakan untuk menguji apakah terdapat korelasi antara variable dependen dalam model Tabel 5. Hasil Uji Multikolinearita Variabel Nilai Tolerance Nilai VIF DER 0,728 1,373 ROE 0,719 1,390 SIZE 0,952 1,050 Keterangan : Data tidak terjadi multikolinearitas Tidak terjadi multikolinearitas jika nilai Tolerance Ou 0. 1 dan VIF tidak melebihi 10. Berdasarkan Tabel 4 di atas, nilai VIF pada kolom VIF untuk variabel struktur modal, profitabilitas, dan ukuran perusahaan masing-masing adalah 1,373, 1,390, dan 1,050, yang semuanya berada di bawah batas 10. Hasil ini menunjukkan bahwa data yang digunakan tidak mengalami masalah multikolinearitas. Selain itu, nilai toleransi untuk variabel struktur modal, profitabilitas, dan ukuran perusahaan berturut-turut adalah 0,728, 0,719, dan 0,952, yang semuanya lebih besar dari 0,10. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa variabel-variabel tersebut bebas dari masalah multikolinearitas, mengacu pada hasil kedua uji yang saling terkait. Uji Heterokedastisitas Pada uji heteroskedastisitas ini dilakukan untuk menguji apakah di dalam model regresi terjadi ketidaksamaan variance dari residual satu pengamatan ke pengamatan lain. Tabel 6. Hasil Uji Heteroskedastisitas dengan Metode Glejser Variabel Nilai Signifikan DER 0,451 ROE 0,900 SIZE 0,105 Keterangan : Tidak terjadi heteroskedastisitas jika nilai signifikan Ou 0. Berdasarkan uji heterokedastisitas dengan menggunakan metode Glesjer diperoleh nilai signifikansi baik itu struktur modal yang memiliki nilai signifikansi sebesar 0,451, profitabilitas yang memiliki nilai signifikansi sebesar 0,900 dan ukuran perusahaan yang memiliki nilai signifikansi sebesar 0,105 yang berarti seluruh variabel dalam penelitian ini memiliki nilai sig yang lebih besar dari 0,05 sehingga memperkuat kesimpulan bahwa data yang dipakai dalam penelitian ini tidak terjadi masalah heterokedastisitas Uji Autokorelasi Pada uji untuk dapat melihat apakah ada atau tidaknya uji autokorelasi pada variabel- variabel ini dilakukan dengan menggunakan uji durbin-Watson. Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Otomotif yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2. (Wilda Firdausi dan Giawan Nur Fitri. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 Tabel 7. Hasil Uji Autokorelasi Berdasarkan hasil dari tabel 4. 5 hasil dari nilai durbin-watson sebesar 2,243 kemudian nilai ini akan dibandingkan dengan nilai dL dan du. Sehingga hasil yang di peroleh memiliki persamaan 1,633 < 2,243 < 2,367. Berdasarkan hasil tersebut nilai durbin-Watson yang didapat terletak di antara dU dan 4-dU, sehingga hal ini menunjukkan bahwa variabel-variabel independen dan variabel dependen yang digunakan bebas dari autokorelasi dan data tersebut layak digunakan dalam penelitian ini. Uji Regresi Linier Berganda Tujuan analisis regresi linier berganda pada penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada penelitian ini. Tabel 8. Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Variabel Constant DER ROE SIZE Koefisien 4,365 -0,020 0,371 0,111 Standar Deviasi P Value -0,034 0,103 0,222 0,014 0,006 0,008 Dalam analisis regresi ini, nilai konstanta sebesar 4,365 mencerminkan nilai perusahaan ketika semua variabel bebas dianggap tetap atau tidak mengalami perubahan. Selanjutnya, koefisien regresi struktur modal dengan nilai 0,020 mengindikasikan bahwa kenaikan satu satuan pada struktur modal akan menyebabkan penurunan sebesar 0,020 pada nilai perusahaan, dengan asumsi variabel lainnya tidak berubah. Begitu pula, koefisien regresi profitabilitas sebesar 0,371 menunjukkan bahwa kenaikan satu satuan pada tingkat profitabilitas akan berdampak pada peningkatan sebesar 0,371 pada nilai perusahaan, dengan tetap mempertimbangkan faktor-faktor lainnya. Selanjutnya, koefisien regresi ukuran perusahaan sebesar 0,111 mengartikan bahwa pertumbuhan satu satuan pada ukuran perusahaan akan menyebabkan peningkatan sebesar 0,111 pada nilai perusahaan, dengan asumsi variabel lainnya tidak berubah. Analisis ini memberikan wawasan tentang sejauh mana variabel-variabel tersebut dapat mempengaruhi nilai perusahaan secara Uji Koefisien Determinasi Pada uji koefisien determinasi ini dipergunakan untuk mendapatkan seberapa besar variabel dependen yang dapat dijelaskan dengan variabel lainnya. Sehingga pada penelitian ini nilai perusahaan dapat dijelaskan oleh variabel bebas seperti struktur modal, profitabilitas dan ukuran perusahaan. Tabel 9. Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Model 1 Adjusted R Square 0,606 Ie 60,6% Berdasarkan tabel 8 dapat disimpulkan bahwa table nilai Adjusted R Square sebesar 0,606 atau 60,6%. Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa variabel struktur modal, profitabilitas dan ukuran perusahaan dapat menjelaskan variabel nilai perusahaan sebesar 60,6%. Sedangkan sisanya sebesar 39,4% dapat dijelaskan oleh variabel lain diluar penelitian ini. Uji F Pada uji F ini dilakukan bahwa variabel independen memiliki pengaruh secarabersamaan terhadap variabel dependen dan tingkat signifikan yang digunakan yaitu 5%, maka akan dilakukan bahwa variabel independen memiliki pengaruh secara bersamaan terhadap variabel dependen. Tabel 10. Hasil Uji F Model Model 1 F-Statistik 11,287 Signifikansi 0,000 Keterangan Fit-Model Berdasarkan hasil dari tabel 9 dapat dilihat bahwa F dihitung sebesar 11,287 dengan dengan probabilitas sebesar 0,000 yang artinya di bawah 0. 05 (), sehingga kesimpulan yang didapat bahwa model regresi layak digunakan untuk Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 9 No. Juni 2024 http://w. id/ojs32/index. php/KURS/index e-ISSN 2527-8215 memprediksi nilai perusahaan. Selain itu variabel struktur modal, profitabilitas dan ukuran perusahaan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Uji Hipotesis Uji t dipergunakan untuk menunjukkan seberapa besar pengaruh masing-masing variabel independen terhadap variabel Tabel 11. Hasil Uji Variabel DER ROE SIZE t Hitung t Tabel 1,998 1,998 1,998 Sig Keterangan Hipotesis 1 Diterima Hipotesis 2 Diterima Hipotesis 3 Diterima Berdasarkan hasil analisis pada Tabel 10, dapat disimpulkan bahwa struktur modal memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Ini diperkuat oleh nilai t hitung sebesar -2,236 yang lebih besar dari t tabel . dengan probabilitas 0,014 < 0,05, sehingga Hipotesis 1 diterima. Selanjutnya, pengaruh profitabilitas terhadap nilai perusahaan terbukti positif dan signifikan, didukung oleh nilai t hitung sebesar 3,702 yang melebihi t tabel . dengan probabilitas 0,006 < 0,05. Oleh karena itu. Hipotesis 2 diterima. Sementara itu, ukuran perusahaan juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, seiring dengan nilai t hitung sebesar 2,744 yang lebih besar dari t tabel . dengan probabilitas 0,000 < 0,05. Dengan demikian. Hipotesis 3 juga dapat diterima. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sehingga semakin besar proporsi hutang dibandingkan modal perusahaan akan menurunkan nilai perusahaan sektor otomotif di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2018 Ae 2022. Struktur modal yang tidak seimbang dapat meningkatkan risiko keuangan perusahaan. Jika perusahaan mengandalkan terlalu banyak pada pinjaman, maka risiko kebangkrutan atau ketidakmampuan membayar utang dapat meningkat. Ini dapat menyebabkan penurunan nilai Jika perusahaan mengambil terlalu banyak pinjaman dan mengalami kesulitan dalam membayar kembali hutang, hal ini dapat menyebabkan tekanan keuangan dan mengurangi kepercayaan investor terhadap perusahaan. Keadaan ini dapat mengakibatkan penurunan nilai perusahaan. Dalam konteks teori sinyal, semakin besar proporsi hutang dibandingkan dengan modal perusahaan dapat merugikan nilai perusahaan karena meningkatnya risiko konflik kepentingan dan potensi keputusan yang tidak optimal oleh manajemen. Untuk menghindari efek negatif ini, perusahaan perlu mempertimbangkan secara cermat struktur modalnya dan mengambil langkah-langkah untuk meminimalkan konflik kepentingan antara pemegang saham dan manajemen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sehingga semakin besar profitabilitas perusahaan sektor otomotif di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2018 Ae 2022 akan meningkatkan nilai perusahaan. Tingkat profitabilitas yang tinggi juga mencerminkan kinerja keuangan yang baik dan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dalam jangka panjang. Ini dapat membangun kepercayaan investor, meningkatkan reputasi perusahaan, dan menarik minat investor baru. Kepercayaan dan minat investor yang meningkat dapat meningkatkan permintaan terhadap saham perusahaan dan mendorong kenaikan nilai Dalam konteks teori sinyal, profitabilitas yang tinggi dapat dianggap sebagai sinyal positif yang disampaikan oleh perusahaan kepada investor dan pasar keuangan. Profitabilitas yang tinggi dapat dipandang sebagai indikator kinerja yang baik dan potensi pertumbuhan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Sehingga semakin besar ukuran perusahaan sektor otomotif di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode tahun 2018 Ae 2022 akan meningkatkan nilai perusahaan. Perusahaan yang lebih besar sering kali dapat memanfaatkan skala ekonomi yang lebih besar. Dengan memiliki produksi atau operasional yang lebih besar, perusahaan dapat mengurangi biaya produksi, memperoleh keuntungan dari pembelian dalam jumlah besar, dan meningkatkan efisiensi. Hal ini dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan dan, pada gilirannya, meningkatkan nilai perusahaan. Ukuran perusahaan yang lebih besar juga dapat memberikan kesempatan untuk melakukan diversifikasi yang lebih Dengan memiliki portofolio bisnis yang beragam, perusahaan dapat mengurangi risiko yang terkait dengan bisnis tunggal. Diversifikasi yang efektif dapat memberikan perlindungan terhadap fluktuasi pasar dan kondisi bisnis yang tidak menguntungkan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan nilai perusahaan. Dalam konteks teori sinyal, ukuran perusahaan yang besar dapat diinterpretasikan sebagai sinyal positif tentang kinerja perusahaan yang kuat dan potensi pertumbuhan yang baik di masa depan. Investor cenderung melihat perusahaan besar sebagai lebih stabil, memiliki risiko yang lebih rendah, dan memiliki kemampuan untuk menghasilkan laba yang signifikan. Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Otomotif yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2. (Wilda Firdausi dan Giawan Nur Fitri. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 PENUTUP Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa struktur modal memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dalam sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 20182022. Temuan ini menunjukkan bahwa kebijakan terkait struktur modal perlu diperhatikan oleh perusahaan dalam upaya meningkatkan nilai perusahaan. Di sisi lain, profitabilitas terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan pada sektor otomotif yang sama. Oleh karena itu, perusahaan di sektor ini dapat meningkatkan nilai mereka dengan fokus pada peningkatan profitabilitas. Selain itu, ukuran perusahaan juga terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan dalam konteks sektor otomotif di BEI periode yang sama. Dengan demikian, perusahaan-perusahaan dalam sektor otomotif seharusnya mempertimbangkan strategi pengembangan dan pertumbuhan untuk meningkatkan ukuran perusahaan mereka, yang kemudian dapat berkontribusi pada peningkatan nilai perusahaan. DAFTAR RUJUKAN Agnes. Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan. Gramedia Pustaka Utama. Al-Nsour. , & Irfan. Capital Structure. Profitability and FirmAos Value: Evidence from Jordan. Research Journal of Finance and Accounting, 10. , 73Ae80. Al-Slehat. Impact of Financial Leverage. Size and Assets Structure on Firm Value: Evidence from Industrial Sector. Jordan. International Business Research, 13. Anggraini. , & Rasyid. The effect of profitability, capital structure and company growth on company value before and during the covid-19 pandemic in consumer goods manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Financial Management Studies, 2. , 65Ae84. Antoro. Sanusi. , & Asih. The Effect of Profitability. Company Size. Company Growth on Firm Value Through Capital Structure in Food and Beverage Companies on the Indonesia Stock Exchange 2014-2018 Period. International Journal of Advances in Scientific Research and Engineering, 06. , 36Ae43. Arikunto. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta. Astuti. , & Yadnya. Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan melalui Kebijakan Dividen. E-Jurnal Manajemen, 8. , 3275Ae3302. Bon. , & Hartoko. The Effect of Dividend Policy. Investment Decision. Leverage. Profitability, and Firm Size on Firm Value. European Journal of Business and Management Research, 7. , 7Ae13. Brigham. , & Houston. Dasar-dasar Manajemen Keuangan. Salemba Empat. DAoAmato. , & Falivena. Corporate social responsibility and firm value: Do firm size and age matter? Empirical evidence from European listed companies. Corporate Social Responsibility and Environmental Management, 27. , 909Ae924. Dang. Vu. Ngo. , & Hoang. Study the Impact of Growth. Firm Size. Capital Structure, and Profitability on Enterprise Value: Evidence of Enterprises in Vietnam. Journal of Corporate Accounting and Finance, 30. , 144Ae160. Dewi. , & Ekadjaja. Pengaruh Profitabilitas. Likuiditas. Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Paradigma Akuntansi, 3. , 92. Efriyanti. , & Widjaja. Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Pertambangan Batu Bara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 20162019. Jurnal Manajemen Bisnis Dan Kewirausahaan, 6. , 289. Fahmi. Pengantar Manajemen Keuangan : Teori dan Soal Jawab (Cetakan-. CV. Alfabeta. Fitria. , & Bintara. Pengaruh Struktur Modal. Kepemilikan Institusional, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal Akuntansi. Keuangan. Pajak Dan Informasi (JAKPI), 3. , 16Ae27. Ghozali. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 26. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Hery. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Grasindo. Hidayat. , & Khotimah. Pengaruh Profitabilitas dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Sub Sektor Kimia Yang Terdaftar Di Bursa Efek Periode 2018-2020. Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan, 10. , 1Ae8. Irawan. , & Andini. Pengaruh Profitabilitas . Leverage , dan Kebijakan Dividen Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan LQ45. Jurnal Pendidikan Ekonomi. Manajemen Dan Keuangan, 6. , 1Ae14. https://doi. org/10. 26740/jpeka. Irawan. , & Kusuma. Pengaruh Struktur Modal Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal AKTUAL, 17. , 66. Irfani S. Manajemen Keuangan dan Bisnis : Teori dan Apliaksi. PT. Gramedia Pustaka Utama. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 9 No. Juni 2024 http://w. id/ojs32/index. php/KURS/index e-ISSN 2527-8215 Iriyanti. Murni. , & Untu. Pengaruh Struktur Modal. Ukuran Perusahaan dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Industri Otomotif di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2020. Jurnal EMBA, 10. , 557Ae567. Jamil. , & Shofawati. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Struktur Modal Perusahaan yang Terdaftar di Jakarta Islamic Index Periode 2013 - 2017. Jurnal Ekonomi Syariah Teori Dan Terapan, 6. , 1Ae23. Kasmir. Analisis Laporan Keuangan (Cetakan-. PT. Raja Grafindo Persada. Kasmir. Pengantar Manajemen Keuangan (Cetakan-. Kencana. Mercyana. Hamidah, & Kurnianti. Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas. Ukuran Perusahaan dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan Infrastruktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2016- 2020. Jurnal Bisnis. Manajemen. Dan Keuangan, 3. , 101Ae113. Muharramah. , & Hakim. Pengaruh Ukuran Perusahaan. Leverage. Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi Dan Bisnis, 2017, 569Ae576. Murniati, & Ingra. Struktur Modal. Keputusan Investasi dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Makanan dan Minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2020. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Dharma Andalas, 25. , 113Ae126. Nasution. Faruqi. , & Rahayu. Pengaruh Kepemilikan Manajerial. Kepemilikan Institusional. Struktur Modal. Pertumbuhan Perusahaan Dan Profitabilitas Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Di Indonesia Tahun 2015-2018. Jurnal STEI Ekonomi, 28. , 153Ae171. Nursery. , & Nursiam. Pengaruh Profitabilitas. Keputusan Investasi. Keputusan Pendanaan dan Kebijakan Dividen terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2018 - 2. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 11. , 1118Ae1124. Paramitha. The Role of Profitability in Mediating the Effect of Capital Structure and Liquidity on Firm Value in Food and Beverage Sub-Sector in Indonesian Stock Exchange. Jurnal Ekonomi & Bisnis JAGADITHA, 7. , 80Ae91. Paryanto. , & Sumarsoso. Pengaruh Kondisi Keuangan Perusahaan Terhadap Tingkat Pengembalian Saham Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Dalam Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ilmiah Edunomika, 2. , 231Ae243. Prihanta. Hapsari. Santoso. , & Wibowo. Effect of Profitability. Leverage, and Liquidity on Company Value with Dividend Policy as A Moderation Variable (In IDX High Dividend Companies 20 Period 2017 Ae 2. Formosa Journal of Applied Sciences, 2. , 1Ae24. Prima. Ananto. , & Rafi. Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas. Ukuran Perusahaan dan Modal Intelektual Terhadap Nilai Perusahaan Pada Indeks LQ 45 Periode 2010-2017. Akuntansi Dan Manajemen, 13. , 93Ae111. Putra. , & Sunarto. Pengaruh Profitabilitas. Leverage, dan Kepemilikan Manajerial Terhadap Nilai Perusahaan dengan Corporate Social Responsibility Sebagai Variabel Moderasi. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 5. , 149. Putri. , & Wiksuana. the Effect of Liquidity and Profitability on Firm Value Mediated By Dividend Policy. American Journal of Humanities and Social Sciences Research, 212. , 204Ae212. Rahmawati. Nurlaela. , & Samrotun. Determinasi Profitabilitas. Leverage. Ukuran Perusahaan. Intensitas Modal dan Umur Perusahaan terhadap Tax Avoidance. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 5. , 158. Republika. Kinerja Industri Otomotif Tumbuh di Tengah Pandemi. Ekonomi. Republika. Co. Id. https://ekonomi. id/berita/r2gdaw370/kinerja- industri-otomotif-tumbuh-ditengah-pandemi Reschiwati. Syahdina. , & Handayani. Effect of liquidity, profitability, and size of companies on firm Utopia y Praxis Latinoamericana, 25(Extra . , 325Ae332. Sarstedt. Ringle. , & Hair. Handbook of Market Research. In Handbook of Market Research (Issue Septembe. Sihotang. , & Hutabarat. The Effect of Liquidity and Profitability on Firm Values in Telecommunication Subsector Companies. Journal of Applied Business and Technology, 1. , 86Ae92. Sitohang. , & Sudjiman. Pengaruh Perencanaan Pajak Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Tekstil Dan Garment Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2019 Ae 2021. Intelektiva, 3. , 52Ae63. Spence. Job Market Signaling. The Quarterly Journal of Economics, 87. , 355Ae374. Stamatopoulos. Hadjidema. , & Eleftheriou. Explaining corporate effective tax rates: Evidence from Greece. Economic Analysis and Policy, 62, 236Ae254. Sudana. Manajemen Keuangan Perusahaan Teori dan Praktik. Erlangga. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif. Kualitatif dan R&D. Penerbit Alfabeta. Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Otomotif yang Terdaftar di BEI Tahun 2018-2. (Wilda Firdausi dan Giawan Nur Fitri. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis e-ISSN 2527-8215 Sunaryo. Pengaruh Rasio Likuiditas. Aktivitas Dan Profitabilitas Terhadap Return Saham Sub Sektor Perbankan Bumn Di Bursa Efek Indonesia (Be. Periode 2010-2018. Jurnal BanqueSyarAoi, 6. , 57Ae80. Tarmiji. Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Be. Periode 2013-2017. Tirtayasa Ekonomika, 14. , 171. Tunggal. , & Ngatno. Pengaruh Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Ukuran Dan Umur Perusahaan Sebagai Variabel Moderator (Studi Kasus Tahun 2014- 2. Pada Perusahaan Sub-Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bei. Jurnal Ilmu Administrasi Bisnis, 7. , 141Ae157. Utomo. , & Christy. Pengaruh Stuktur Modal. Profabilitas. Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan LQ45 di Bursa Efek Indonesia. Bingkai Manajemen, 20, 398Ae415. Vidada. Ratiyah, & Erica. Analisis Rasio Kinerja Keuangan Profitabilitas Pt Wijaya Karya (Perser. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 4. , 88Ae109. Wau. , & Dakhi. Pengaruh Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Struktur Modal sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Sierad Produce Tbk. Riset Dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 6. , 1Ae12. Widyantari. , & Yadnya. Pengaruh Struktur Modal. Profitabilitas Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Food and Baverage Di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Manajemen Unud, 6. , 6383Ae6409. Yanti. , & Darmayanti. Pengaruh Profitabilitas. Ukuran Perusahaan. Struktur Modal dan Likuiditas terhadap Nilai Perusahaan Makanan dan Minuman. E-Jurnal Manajemen, 8. , 2297Ae2324. Yuaurelli. , & Meirina. Pengaruh Current Ratio Dan Debt To Equity Ratio Terhadap Return On Equity Ratio Pada Perusahaan Farmasi. Profit: Jurnal Manajemen. Bisnis Dan Akuntansi, 2. , 15Ae26. Kurs : Jurnal Akuntansi. Kewirausahaan dan Bisnis--- Vol. 9 No. Juni 2024 http://w. id/ojs32/index. php/KURS/index