Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Seminar tentang Metode MAL dalam Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris di SMP Katolik Xaverius Ambon Debora Harsono*1 1Ilmu Keperawatan. Fakultan Kesehatan. Universitas Kristen Indonesia Maluku. Indonesia *e-mail: deboraharsono15@gmail. Abstrak Fakta menunjukkan, bahwa permasalahan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Inggris sangatlah Pertama. Materi Pelajaran Bahasa Inggris cukup sulit untuk sebagian siswa. Seperti kita ketahui. Bahasa Inggris bukanlah bahasa yang kita ucapkan sejak balita. Secara pribadi, kita belajar Bahasa Inggris sebagai bahasa ketiga dalam kehidupan ini. Ketika batita kita memperoleh bahasa pertama dari ibu, kemudian kita mempelajari Bahasa Indonesia secara formal di bangku TK. Selanjutnya, kita mulai belajar bahasa Inggris di bangku SD atau SMP. Kedua, pengajaran Bahasa Inggris sangatlah membosankan bagi para siswa. Artinya meliputi pengajaran tata bahasa yang sangat rumit, hal ini diperburuk oleh guru Bahasa Inggris yang mengajar para siswa dengan menerapkan metode mengajar yang lama. Mengajar Tata Bahasa dengan banyak mengerjakan latihan tanpa penjelasan materi yang ringkas dan jelas. Banyak guru Bahasa Inggris berpendapat bahwa murid dapat memahami tata bahasa dengan mengerjakan sebanyak mungkin Belajar dengan menganalisa kesalahan dalam pengerjaan latihan soal tata bahasa. Ketiga, pengejaan dan pengucapan bahasa Inggris sangatlah berbeda dengan kata kata yang tertulis. Karena Bahasa Inggris tidaklah diucapkan sesuai dengan huruf yang tertulis . eperti Bahasa Jerma. Tentunya, hal ini menimbulkan beberapa kesulitan dalam pengejaan dan pengucapan Bahasa Inggris bagi kebanyakan Tetapi kebanyakan guru SMP & SMA di Ambon cenderung menerapkan metode yang lama daripada yang baru. Karena menerapkan metode yang terbaik, berarti kita harus meluangkan lebih banyak waktu, perhatian dan energi untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Berdasarkan hal itu, maka penulis telah menyampaikan Seminar tentang Metode MAL bagi Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris di SMP Katolik Xaverius Ambon pada tanggal l2 Maret 202l. Metode yg disampaikan adalah Seminar. Sebagai hasil, dari seminar ini para guru Bahasa Inggris di sekolah Xaverius merasakan AupenyegaranAy untuk semangat dan motivasi mereka dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris bagi para siswa. Akhirnya, penulis menyimpulkan bahwa penerapan Metode MAL bagi Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris bukanlah suatu hal yang mudah karena membutuhkan lebih banyak waktu, komitment dan pengorbanan di dalam mempersiapkan semua materi pengajaran sekaligus menerapkannya dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris bagi anak didik kita. Kata kunci: Metode MAL (Audio Lingual Metod. Para Murid SMP Katolik Xaverius. Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris Abstract As matter of fact, there many complex problems of Teaching & Learning English. First. An English material subject is quite difficult for some students. As we realize. English are not our native language, since our childhood. We study English as the third languages in our life personally, we obtain the first language comes from our mother language, then we learn Indonesian language formally in Kindergarten. Later, we start to study English in Elementary or Junior High School. Second. Teaching English is really bored for them. It means include the English grammar is very complicated, it will be worst by the English teacher teach them that applying the old of English method. Teaching grammar by doing many exercises, without any concise and brief explanations. Many English teachers argue that some students master the grammar by doing many Learning by doing the error or mistakes . rial and erro. Third, spelling and speaking English words is quite different with the written words of English. Because English does not be spoken likes what it is written . uch as German languag. So, it causes some difficulties of spelling and speaking English words for many students. Furthermore, the English teacher must apply the effective & creative method. Anyway. Many Junior and High School Teachers in Ambon tend to apply the last method than a new one. Because, in applying the best and new method, we need more time, attention, and energy to prepare it well. From this background, the writer had presented the seminar about MAL Method of Teaching Learning English at SMP Katolik Xaverius Ambon, on March l2, 202l. Anyway, the method is Seminar. As a result, from this seminar the English teachers of Xaverius fell of AurefreshmentAy for their spirit and motivation of teaching and learning English for their students. Finally, the writer concludes that applying the best & new method does not an easy P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. one, because it needs more time, strong commitment, & sacrifice to prepare the material and applying the new method in Teaching and Learning English for our students. Keywords: Teaching Leaning English. Junior High Students of Xaverius Katolik . MAL Method (Audio Lingual Metho. PENDAHULUAN Fakta menunjukkan bahwa Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris cukup sulit bagi sebagian siswa pelajar menengah dan atas. Bagi sebagian dari mereka berpendapat bahwa Bahasa Inggris adalah salah satu pelajaran/mata kuliah yang membosankan, di samping Kesulitan kesulitan itu berupa kebosanan atas materi pelajaran/subyek yang sulit dipelajari/dipahami, cara penyampaian/pengajaran yang tidak menarik dan membosankan. Bahkan sampai pada cara pengucapan kata kata dalam Bahasa Inggris yang membingungkan karena sangat berbeda dengan cara penulisannya. Semua kesulitan ini pada akhirnya akan AubermuaraAy pada gagalnya proses pembelajaran dan pengajaran Bahasa Inggris. Para pelajar atas dan menengah banyak mengeluhkan tentang kesulitan kesulitan ini. Dalam jurnal kali ini hanya akan dibahas tentang keluhan para siswa pelajar menengah/SMP, tidak membahas tentang keluhan pelajar tingkat atas/SMA. Para pelajar SMP adalah remaja yang rata rata berusia l2-l5 tahun. Mereka sedang menjalani masa remaja dalam perjalanan kehidupannya. Para remaja ini bersekolah di SMP Swasta Katolik Xaverius Ambon. Terdapat beberapa alasan mengapa penulis memilih Sekolah Menengah Pertama Xaverius sebagai tempat untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Adapun alasan tersebut adalah: SMP Katolik Xaverius Ambon adalah sekolah berakreditasi A dan merupakan sekolah swasta yang cukup baik di kota Ambon. SMP Katolik Xaverius Ambon adalah sekolah dimana anak bungsu penulis sedang menempuh pendidikan di sana. SMP Katolik Xaverius merupakan sekolah swasta di kota Ambon, berarti bukan sekolah negeri sehingga tidak membutuhkan proses administrasi pengurusan surat ijin untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. Lokasi sekolah ini tidak jauh dari lokasi tempat tinggal penulis. Lokasinya terletetak di tengah tengah kota Ambon. Sebelum kami membahas tentang Jurnal Kegiatan Pengabdian Masyarakat, sebaiknya kita mengenal lebih dekat tokoh Xaverius sebagai salah satu pendiri Serikat Yesus. Bapak Santo Fansiskus Xaverius lahir pada tanggal 7 April l506 di Navarro. Spanyol. Dan beliau wafat di pulau Shangchuan. Tiongkok dalam usia 46 tahun pada tanggal 2 Desember l552. Pada tanggal l Jan l546 beliau bertolak ke Malaka dan menetap di Hative-Ambon. Setelah itu beliau melanjutkan mengunjungi pulau pulau lainnya di Maluku, termasuk Ternate dan Morro. Segera setelah perayaan Paskah pada tahun l547 ia kembali ke pulau Ambon kemudian menuju Malaka pada l5 Mei l547. Misi di Ambon ini menjadi salah satu awal sejarah Gereja Katolik di Indonesia. Selanjutnya kami menjelaskan tentang keberadaan sekolah Xaverius Ambon. Pepatah lama mengatakan tak kenal maka tak sayang. Ada baiknya kita mengenal lebih lanjut tentang Sekolah Katolik Xaverius Ambon. Sekolah Katolik Xaverius Ambon terletak di Jalan Pattimura No. 25 Ambon. Kelurahan Uritetu. Kecamatan Sirimau. Kabupaten Ambon. Propinsi Maluku. Sekolah ini berdiri pada tahun l962 dibawah Yayasan Pendidikan St. Theresia. Saat ini SMP Katolik Xaverius dipimpim oleh seorang Kepala Sekolah bernama Bpk. RD. Zakarias S. Ohoiledwarin S. Fils. Pencetusan berdirinya SMA Xaverius berdasarkan adanya suatu kebutuhan dari masyarakat sekitar terlebih orang tua/wali siswa yang sangat mengharapkan adanya sebuah SMA, setelah lembaga pendidikan di bawahnya berdiri terlebih dahulu (TK. SD. SLTP Xaveriu. Yayasan Pendidikan St. Theresia memperhatikan kebutuhan tersebut dan merasa terpanggil untuk merealisasikan visi dan misinya dengan mendirikan SMA Katolik Santo Xaverius sebagai P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. sekolah lanjutan bagi lulusan SLTP Xaverius dan Lembaga Pendidikan SMP lainnya di kota Ambon. Tanggal l Agusuts l962 resmilah berdiri SMA Katolik Santo Fransiscus Xaverius berdiri dengan statusnya saat itu AutercatatAy dan Pastor F. Dumatubun. Sc. sebagai Kepala Sekolah. Jadi berdirinya SMA ini adalah sebagai jawaban atas kebutuhan dunia pendidikan bagi siswa lulusan SMP Katolik Xaverius yang hendak melanjutkan pada jenjang yang lebih tinggi/menengah. Di bagian akhir pendahuluan, pemateri hendak memaparkan tentang tujuan kegiatan ini adalah untuk menguraikan tentang metode MAL (Audiolingual Metho. sebagai metode yang baru dan kreatif untuk menjawab kesulitan permasalahan pembelajaran dan pengajaran Bahasa Inggris di kota Ambon. Diharapkan dengan penerapan metode MAL dapat menjadi salah satu solusi untuk mendapatkan metode mengajar Bahasa Inggris yang baru dan kreatif. METODE Adapun pelaksanaan Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PKM) ini berupa suatu kegiatan Seminar tentang penyampaian materi Metode MAL (Audio Lingua. dalam Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris di SMP Katolik Xaverius Ambon. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada hari Jumat tgl l2 Maret 202l, dari pukul 09. 30-l l. 00 wit pada ruang kelas lX. SMP Katolik Xaverius Ambon. Kegiatan ini diawali dengan doa dan penyampaian kata sambutan dari Kepala Sekolah . arena beliau sedang menghadiri kegiatan di luar sekola. Penyampaian sambutan ini diwakili oleh seorang guru. Seminar ini dihadiri oleh sekitar l2 orang guru. Adapun perincian kehadiran Seminar Pembelajaran dan Pengajaran adalah sbb: l0 orang guru Mata Pelajaran Bahasa Inggris dari SD-SMA Xaverius Ambon . orang guru dari SD Xaverius, 3 orang guru dari SMP Xaverius, dan 3 orang dari SMA Xaveriu. Sedangkan 2 orang lainnya adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dari Sekolah Xaverius Ambon. Setelah Kegiatan ini dibuka dengan doa dan sambutan maka dilanjutkan dengan penyampaian materi Seminar tentang Metode MAL sebagai Metode Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris. Adapun Materi Seminar tentang Metode MAL sebagai metode Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris dikutip dari buku Karangan Prof. Henry R. Tarigan, adalah sbb: MAL (Audio Lingua. Teaching Method adalah salah satu metode dalam Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris. Istilah Audio Lingualisme diciptakan oleh Nelson Brooks pada tahun l964, yang menuntut perubahan pengajaran dari suatu seni menjadi ilmu. Terdapat 5 Hukum Empiris yang mendasari MAL yaitu: Hukum Dasar Hubungan. Hukum Latihan. Hukum Intensitas. Hukum Asimilasi, dan Hukum Pengaruh. Ada 5 Slogan penunjang MAL, yaitu: Bahasa adalah ujaran bukan tulisan. Bahasa adalah seperangkat kebiasan Ajarkanlah AubahasaAu bukan mengenai bahasa Bahasa adalah apa yang dikatakan penutur asli. Bahasa bahasa berbeda beda dan beraneka ragam. 5 ciri khas MAL yaitu: Pemisahan ketrampilan ketrampilan bahasa-menyimak, berbicara, membaca, menulis, dan pengunggulan Audio Lingual atas ketrampilan grafik. Penggunaan AudialogAy sebagai sarana utama penyajian bahasa. Penekanan pada tehnik praktik tertentu, mimikri, memorasi dan aneka latihan. Pengguna Laboratorium Bahasa. P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Pemantapan teori Linguistik dan teori Psikologsi sebagai dasar bagi metode pengajaran Gambar l. Tentang Aspek aspek Keunggulan dan Kelemahan Metode MAL Tujuan agar para guru Bahasa Inggris dapat mengembangkan aspek keunggulan dan meminimalisir aspek kelemahan Metode MAL. Fries . mengajukan prinsip prinsipnya dalam Teaching Learning English as Foreign Language, ketika masalah masalah pembelajaran suatu bahasa asing dikaitkan dengan konflik sistem struktural yang berbeda . isalnya, perbedaan antara pola gramatikal dan fonologis bahasa asli dan bahasa sasara. Lebih lanjut. Fries . berpendapat bahwa: tata bahasa atau AustrukturAy itu merupakan titik tolak. Struktur bahasa dikenali dengan pola pola kalimat dasar dan struktur gramatikalnya. Bahasa diajarkan dengan perhatian bersistem terhadap ucapan dan dengan latihan runtun yagn intensif emngenai pola pola kalimat dasar. Sedangkan Moulton hanya menambahkan, tentang metode MAL ini berpengaruh besar hampir di semua benua, bahkan di negara negara yang dulunya memandang metode ini dengan skeptis, misalnya. Inggirs dan Jerman. Moulton . Gambar 2. Tentang Hukum Empiris dan Behavioris yg mendasari Metode MAL P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Tujuan agar para guru Bahasa Inggris memahami Landasan Teori/Hukum dari metode MAL. Gambar 3. Tentang Jasa Metode MAL bagi pengajaran Bahasa Tujuan agar para guru mengerti tentang peranan Metode MAL bagi pengajaran Bahasa. Gambar 4. Tentang Ciri Ciri Metode MAL menurut Finnocchiaro dan Brumfit Tujuan supaya guru Bahasa Inggris dapat mengenal lebih dekat ciri ciri Metode MAL. Lebih lanjut. Brumfit dan Finnocchiaro memaparkan tentang beberapa ciri ciri Metode MAL yaitu sebagai berikut: Lebih mementingkan sruktur dan bentuk daripada makna/arti. Menuntut memorisasi dialog dialog yang berdasarkan sturktur. Butir butir bahasa tidak perlu dikontekstualisasikan. Pembelajaran bahasa adalah pembelajaran struktur, bunyi, atau kata. P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Penguasaan atau pembelajaran berlebih lebihan memang dianjurkan. Latihan runtun merupakan teknik utama Ucapan yang mendekati petutur asli sangat diidamkan. Penjelasan gramatikal sangat dihindarkan. Kegiatan kegiatan komunikatif baru dimunculkan sesudah mengalami proses latihan runtun dan latihan keras lainnya secara agak lama. Penggunaan bahasa ibu siswa sangat terlarang. Dst. Itulah ringkasan materi Seminar tentang metode MAL sebagai metode Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris yang telah disampaikan oleh pemateri yaitu Ibu Debora Harsono Loppies S. Pd. Pd. Adapun penyampaian materi ini berlangsung sekitar 45 menit, yaitu dari pk. 30 wit. Setelah penyampaian materi Seminar tentang Metode MAL sebagai Metode Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris, maka dilanjutkan dengan sesi Tanya Jawab. Sesi Tanya Jawab ini tidak membatasi jumlah pertanyaan dari seorang peserta seminar. Adapun pertanyaan yang dilontarkan sebanyak 3 pertanyaan dari l2 orang peserta seminar. Pertanyaan disampaikan oleh Bpk. Fatlolon S. Pd. kemudian Nn. Orun S. Pd. dan yang terkhir Ny. Laratmase S. Pd. Berikut pertanyaan yang telah disampaikan: Bagaimana aplikasi/pelaksanaan metode MAL untuk proses pengajaran di bangku SD. SMP maupun SMA? Apakah metode MAL dapat diterapkan murni sebagai suatu metode atau dapat digabungkan dengan metode yang lain dalam proses pengajaran? Apakah metode MAL ini cukup efektif untuk proses pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris? HASIL DAN PEMBAHASAN Kegiatan Pengadian Masyarakat ini diawali dengan timbulnya keinginan penulis sekaligus pemateri utuk menyampaikan Seminar tentang Metode MAL sebagai Metode Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris. Pemateri menyadari bahwa penyampaian seminar ini sangatlah terbatas oleh situasi dan kondisi karena masih diberlakukannya PKM level 3 sejak awal tahun 202l. Setelah setahun merebaknya virus Covid--l9. Hal ini tentunya berdampak pada peserta seminar yang hanya berjumlah l2 orang saja. Kalau diamati dari disiplin ilmunya yaitu bidang Bahasa Inggris, maka praktis guru mata pelajaran Bahasa Inggris yang menghadirinya hanya berjumlah sepuluh Menurut data yang ada, semua guru Bahasa Inggris dari SD. SMP. SMA Xaverius dari satu lokasi sekolah berjumlah l4 orang guru. Ditambah lagi kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan pada hari Jumat, dimana banyak guru masih sibuk mengajar secara on-line pada hari terakhir dalam minggu itu. Sehingga kebanyakan dari mereka cenderung menggunakan waktu sempit tsb untuk menyelesaikan semua tugas dan tanggung jawab dalam proses belajar dan mengajar. Tetapi semuanya itu tidak menyurutkan semangat pemateri untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dengan sebaik baiknya. Hal ini terbukti dengan suasana aktif yang ditunjukkan oleh peserta seminar dengan dilontarkannya pertanyaan pertanyaan yang bagus sekaligus menarik. Dengan penyampaian seminar ini maka diharapkan kegiatan Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris di sekolah Xaverius secara umum akan menjadi semakin aktif, dinamis, dan berkwalitas. Tentunya sangatlah diharapkan bahwa dengan menerapkan Metode MAL (Audio Lingua. , maka proses Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris dapat menjadi suatu proses belajar yang lebih menarik, bersemangat dan tentunya dapat memenuhi target Capaian Pembelajaran. Setelah berakhirnya acara, pemateri sempat berbincang bincang dengan para peserta seminar. Mereka berpendapat betapa pentingnya acara seperti ini diadakan, karena P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. lewat acara ini, para peserta mendapatkan wawasan pengetahuan untuk menerapkan metode baru yang efektif dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris. Bahkan. Bapak W. Fatlolon S. Pd. mengemukakan kepada pemateri secara pribadi. Beliau berharap di kesempatan berikutnya, pemateri dapat menyampaikan seminar tentang metode lainnya untuk diterapkan dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris di sekolah Xaverius. Lebih lanjut. Penyampaian acara seminar ini dapat menjadi suatu penyegaran bagi semangat para guru di dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris Penyegaran dalam artian AudisegarkanAy dari kejenuhan, kebosanan karena kegiatan dan kesibukkan sehari hari mengajar para guru Bahasa Inggris pada lingkup sekolah Xaverius. Adapun dampak yang signifikan bagi para peserta seminar adalah mereka berpendapat bahwa metode MAL sebagai metode baru yang cukup efektif untuk diterapkan sebagai salah salah satu metode dalam mengajar Bahasa Inggris di sekolah dimana mereka mengajar . ari jenjang SDSMA Xaveriu. Dan mereka cukup berantusias untuk menerapkannya dalam waktu dekat. Gambar 5. Pemateri memperkenalkan diri di hadapan peserta seminar. Gambar 6. Pemateri sedang menjabarkan tentang Metode MAL Gambar 7. Situasi Sesi Tanya Jawab, nampak pemateri sedang mencatat pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta. P-ISSN 2807-6605 | E-ISSN 2807-6567 Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) https://jamsi. jurnal-id. Vol. No. 2 Maret 2022. Hal. DOI: https://doi. org/10. 54082/jamsi. Gambar 8. Bpk. Fatlolon sedang memimpin doa penutup Metode Pembelajaran dan Pengajaran merupakan bagian yang cukup penting dan sangatlah berperan secara langsung dalam berhasil atau tidaknya suatu proses Pembelajaran dan Pengajaran. Metode mengajar tidaklah dapat dipisahkan dari proses Pembelajaran dan Pengajaran. Suasana proses belajar mengajar yang efektif tidaklah terlepas dari metode apa yang diterapkan. Jadi metode mengajar merupakan elemen inti dan sangatlah penting di dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran. Setelah penyampaian materi seminar tentang Metode MAL sebagai metode dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran, maka dapat diharapkan setiap guru Bahasa Inggris di lingkungan sekolah Xaverius (SD. SMP. SMA) dapat menerapkan metode MAL ini dalam proses Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris yang mereka laksanakan. Karena menggabungkan Bahasa sebagai ilmu dan seni sangatlah menarik tentunya bagi para siswa SD. SMP. SMA bahkan juga bagi guru selaku para pengajar. KESIMPULAN Kesimpulan yang dapat disimpulkan oleh pemateri adalah bahwa seminar ini diadakan ketika masih berlakunya PKM level 3 karena masih merebaknya COVID-l9, sehingga peseta yang hadir tidak terlalu banyak, hanya l2 orang saja. Tetapi antusias dan partisipasi dari para peserta seminar dan pemateri tidak terimbas oleh situasi Pandemi. Hal ini nampak dari dinamis dan aktif jalannya suasana seminar. Juga dapat diamati dari jenis pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta seminar. Pentingnya acara seminar Pembelajaran dan Pengajaran Bahasa Inggris diadakan secara Seperti misalnya setiap semester diadakan satu kali acara seminar. Mengingat status sekolah Xaverius adalah terakreditasi A. Maka untuk mempertahankan kwalitas itu, diharapkan para guru dapat menerapkan metode mengajar yang kreatif setelah mengikuti seminar yang memperluas wawasan pengetahuannya. Diharapkan di kemudian hari dapat diselenggarakan ceramah atau seminar yang menyajikan tentang metode lainnya untuk mengajar Bahasa Inggris agar dapat diterapkan dalam proses pembelajaran dan pengajaran Bahasa Inggris di lingkup sekolah Xaverius pada khususnya maupun di sekolah negri pada umumnya. Dengan pemateri yang menyampaikan seminar tidak hanya berasal dari Perguruan Tinggi Swasta, tetapi juga datang dari kampus negeri bahkan dari luar kota Ambon. Dengan demikian nara sumber, materi yang didapat dan diserap oleh para guru beragam, saling melengkapi, dan mengisi demi peningkatan kwalitas proses pembelajaran dan pengajaran Bahasa Inggris dalam lingkungan sekolah Xaverius pada khususnya maupun pada sekolah lain di kota Ambon pada umumnnya. DAFTAR PUSTAKA