Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat . Volume : 1 | Nomor 1 | Nopember 2023 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi. org/10. 47709/hcs. Efek Program Coaching pada Manajer Keperawatan terhadap Motivasi dan Kepuasan Kerja Staf: Scoping Review Abdul Latif1*. Pattola2. Muhammad Hisyam3 Program Studi S1 Keperawatan. STIKes Marendeng Majene. Indonesia Program Studi Profesi Ners. Fakultas Keperawatan dan Kebidanan. Universitas Mega Rezky Makassar. Indonesia latif@stikmar. id, ola. 83@gmail. com, muhammadhisyamsyukri@gmail. Histori Naskah: Diajukan: 7-Nop-2023 Disetujui: 7-Nop-2023 Publikasi: 7-Nop-2023 This is an Creative Commons License This work is licensed under a Creative Commons AttributionNonCommercial 4. 0 International License Pendahuluan Secara global, coaching dapat digunakan pada berbagai elemen kehidupan diantaranya coaching pada organisasi, coaching pada olahraga, coaching pada kesehatan, coaching pada keuangan dan coaching pada karier1. Program coaching mampu menjadi sarana yang efektif untuk pengembangan kepemimpinan2. Olehnya itu, diperlukan penguatan keterampilan sumber daya manusia dalam hal ini manajer sebagai pimpinan tertinggi organisasi untuk mendukung dalam menerapkan strategi yang ingin dicapai 3. Hubungannya dengan organisasi, sebuah organisasi harus mampu menempatkan diri dalam melengkapi segala faktor yang mendukung kepada seluruh manajer dan mengambil peran mereka sebagai coach dengan Peran manajer dalam penerapan coaching setelah mendapatkan pelatihan coaching, mampu diaplikasikan dalam kehidupan pribadi mereka dan melaporkan bahwa adanya keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan sehari-hari dapat lebih baik, mampu menurunkan tingkat stres dan menjaga kualitas keharmonisan dalam keluarga. 5 Coaching berpotensi memberikan manfaat besar kepada Hal tersebut menandakan bahwa coaching selain mampu memberikan pengaruh positif bagi organisasi, mampu juga memberikan manfaat kepada individu sebagai staf 5. Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki banyak manajer ruangan, memberikan bukti bahwa coaching di tempat kerja dapat digunakan sebagai pendekatan yang efektif untuk memfasilitasi efektivitas kerja dalam memaksimalkan peran manajer 5. Coaching berperan sebagai style baru bagi manajer pada suatu organisasi1. Manajer tidak hanya harus dilatih untuk meningkatkan keterampilan coaching mereka, tetapi juga untuk menilai kapasitas reflektif tim mereka dalam menyesuaikan intervensi pelatihan mereka7. Dari sisi efektifnya, coaching dinilai sebagai cara yang terbaik dalam menerapkan budaya manajemen dalam suatu organisasi8. Dengan adanya pelatihan coaching bagi manajer, sangat memberi manfaat bagi staf pada pelayanan kesehatan9. Selain itu, coaching mampu meningkatkan kepercayaan coachee dan coach, serta meningkatkan kinerja dan produktivitas staf sehingga mampu memberikan perubahan secara positif kepada coachee6. Selain itu, melalui program coaching yang diberikan kepada manajer dan karyawan, sangat memberikan efek dalam proses pengembangan profesionalnya 10. Pemberdayaan karyawan sangat diperlukan untuk meningkatkan kepuasan kerja para perawat sebagai staf yang bekerja di sarana pelayanan kesehatan11. Selain daripada itu, diperlukan dukungan dalam bentuk motivasi kepada perawat demi mencapai tingkat kinerja yang tinggi, kepuasan kerja dan semangat tim yang Berhasilnya sesi coaching yang dilakukan oleh manajer sebagai coach dan bawahan sebagai coachee, membutuhkan strategi yang baik yang ditinjau dari kemampuan dan motivasi manajer sebagai coach dalam organisasi sehingga terjadi proses pengembangan sesi coaching dari manajer ke bawahan menjadi efektif4. Proses coaching berfokus pada empat kategori tindakan yang dilakukan pada tahap coaching mendukung peningkatan hubungan antara manajer dengan staf13. Program coaching diberikan untuk memberdayakan Efek Program Coaching pada Manajer Keperawatan terhadap Motivasi dan Kepuasan Kerja Staf: Scoping Review Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat . Volume : 1 | Nomor 1 | Nopember 2023 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi. org/10. 47709/hcs. individu sebagai sumber daya manusia dalam organisasi dan mempersiapkan manajer untuk mengembangkan staf mereka14. Olehnya itu, tujuan penulis menyusun scoping review ini adalah untuk melihat sejauh mana efek pelatihan coaching kepada manajer selaku coach terhadap motivasi dan kepuasan staff sebagai coachee. Studi Literatur Scoping review ini disusun sesuai dengan panduan Metodologi Scoping Review15. Pencarian secara sistematis dilakukan berdasarkan tujuan pada penyusunan scoping review. Tujuan scoping review ini adalah untuk melihat efek dari pemberian pelatihan coaching manajer terhadap motivasi dan kepuasan kerja staf. Sehingga melalui scoping review, diharapkan mampu memberikan informasi untuk penelitian berbasis bukti yang dapat diuji. Scoping review ini secara khusus disusun untuk menjawab pertanyaan Auapakah ada efek program coaching manajer terhadap motivasi dan kepuasan staf?Ay Hasil Hasil pencarian melalui database yang dipilih maka telah teridentifikasi beberapa artikel. Beberapa hasil pencarian artikel yang didapatkan sebanyak 11 artikel yang berasal dari beberapa negara diantaranya satu dari Negara Ethiopia, satu dari Negara Malaysia, dua dari Negara Australia, satu dari Negara Inggris, satu dari Negara Jerman, satu dari Negara Swiss, satu dari Negara Belanda, satu dari Negara Selandia Baru, dan dua dari Negara New York. Hasil pencarian tersebut dapat dilihat pada PRISMA diagram alur pencarian artikel berikut:. Identification Pencarian sekunder . 257 artikel didapatkan melalui database 250 Artikel Screening Artikel Screening Eligibility 50 Artikel full text untuk eligibilitas 100 Eksklusi Populasi : bukan artikel yang sesuai Context : Bukan artikel coaching Full-text articles excluded, following application of inclusion/exclusion . 11 Artikel yang termasuk Included 11 Artikel yang direview Gambar 1. PRISMA Flow Chart. Scoping Review Results Efek Program Coaching pada Manajer Keperawatan terhadap Motivasi dan Kepuasan Kerja Staf: Scoping Review Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat . Volume : 1 | Nomor 1 | Nopember 2023 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi. org/10. 47709/hcs. Sebagian besar penelitian berasal dari artikel keperawatan dengan metode yang bervariasi. Terdapat dua artikel menggunakan metode Mix Method dan lainnya menggunakan survey. Sebagian artikel menggunakan kuesioner pre dan post test dan yang lainnya menggunakan desain dengan eksplorasi pengalaman dan wawancara kualitatif semi terstruktur. Karakter penting dalam scoping review ini dapat dilihat pada tabel 1 sintesis grid, sebagai berikut : Tabel 1. Sintesis Grid Scoping Review Efek Program Coaching pada Manajer terhadap Motivasi dan Kepuasan Kerja Staf Penulis. Ababe Tamirat Deressa Getachew Zeru, 2019 Sang Long Choi. Chin Fei Goh. Muhammad Badrull Hisyam Adam and Owee Kowang Tan. Judul Work and its effects the case of Hawassa Mixed method study Transformationa l leadership, satisfaction: the mediating role of Metode Mixed method study Menggunaka n kuesioner pre tes dan post test. Survei Hasil Mayoritas Mendapatkan dan insentif finansial yang Peningkatan semangat tim Kepemimpinan kepuasan kerja di perawat di rumah Penelitian bahwa coaching karyawan sangat diperlukan untuk kepuasan kerja. Anthony M. Grant and Ingrid Studholme. Raj Verma. Lea Kirkwood and Bronwyn Paton, 2017 The impact of coaching in an Australian Carol Wilson. Clinton O. Longenecker. Marjorie M. Godfrey. Boel AnderssonGare. Eugene C. Nelson. Mats Nilsson. Gerd Ahlstrom, 2014 Developing coaching culture. Coaching for better results: key practices of Coaching l health care coach and the Menggunakan desain (Pre Pos. Eksplorasi Survey Mixed methods study design Banyak coaching yang dalam sesi mereka, dan Siapa pun bisa asalkan mereka memiliki hasrat orang lain, dan memberi mereka perhatian dan kepercayaan diri Coaching sangat bisa membantu untuk orang lain. Coaching terhadap staf, selaras dengan motivasi staf sesuai standar, balik tentang Coach, coachee, dan pimpinan unit melaporkan adanya persepsi Empat tindakan yang dilakukan pada tahap coaching hubungan antara manajer dengan Efek Program Coaching pada Manajer Keperawatan terhadap Motivasi dan Kepuasan Kerja Staf: Scoping Review Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat . Volume : 1 | Nomor 1 | Nopember 2023 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi. org/10. 47709/hcs. adalah efek dari motivasi Kesimpula Penulis. Melalui semangat tim yang lebih baik, lebih sedikit stres dan kualitas yang lebih hubungan di Coaching akan kinerja untuk Coaching karyawan sangat diperlukan untuk kepuasan kerja Marc Bonenberger. Moses Aikins. Patricia Akweongo, and Kaspar Wyss, 2014 Judul The effects of health worker motivation and satisfaction on turnover intention in Ghana: a cross-sectional study. Metode Crosectional survey. Hasil HRM (Human resources Managemen. memiliki Melalui Efektivitas Coaching Siapapun coach sangat penting coaching bagi Coaching leader, sangat merupakan cara coaching harus terbaik untuk seorang staf. manfaat bagi menerapkan Coaching pada 4 kategori karena budaya coaching. yaitu context, dampak baik individu dari juga kepada juga kepada pasien mereka dan para staff dan komunitas Organisasi Coaching penting dalam Coaching dari kepada staff. Nickolas Yu. Catherine G. Lyndsay Le Collins. Martina BuljacComte and Lucia Ratiu. Oana A. Michael Samardzic. Beverley David, dan Adriana Cavanagh. Marianne van Kate White & McClelland. Baban, 2017 Woerkom, 2014 Greg Fairbrother. Positive Can managers An evaluation of Developing Managerial coaching with coach their a leadership Skills Through teams too much? development Coaching: Efficacy of a Cognitivecoaching and Enhancing their Behavioral Coaching Program within- Survei Menggunakan Studi ini menggunakan group, pre-post longitudinal di pendekatan pre test dan study mana data Mixed-methods post test untuk menguji was dikumpulkan dan efek melalui Long wawancara semi coaching menggunakan Term Care (LTC). Coaching dapat Manajer Program ini Hasil digunakan oleh mengawasi tim bermanfaat bagi menunjukkan manajer, dan yang melakukan peserta dengan coaching sebagai metode Efek Program Coaching pada Manajer Keperawatan terhadap Motivasi dan Kepuasan Kerja Staf: Scoping Review Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat . Volume : 1 | Nomor 1 | Nopember 2023 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi. org/10. 47709/hcs. Kesimpula mempengaruhi motivasi dan kepuasan kerja, yang pada akhirnya membuat cenderung tetap pada posisi mereka saat ini. Manajer memberikan penekanan mendengarkan dan bertindak atas masalah memprioritaskan staff. dampak positif terhadap hasil kerja . inerja dan proakti. mereka secara mandiri dengan kesempatan dan waktu mereka dengan baik. komunikasi dan yang mengarah potensi besar untuk perilaku manajerial yang pengembangan di tingkat bawahan/staf. Dan secara signifikan adanya tingkat indikator kinerja setelah menyelesaikan program Diperlukan penguatan daya manusia yaitu yang ingin dicapai. Melalui Coaching tempat kerja, baik dijadikan Manajer tidak mereka, tetapi Program coaching dapat menjadi sarana Dengan adanya program coaching mampu memberikan efek dalam profesional bagi manajer dan karyawan. Pembahasan Scoping review ini disusun dengan tujuan untuk mengeksplorasi beberapa hasil penelitian yaitu efek dari pemberian pelatihan coaching kepada manajer. Hasil dari beberapa artikel dapat dilihat bahwa adanya efek yang terlihat sebelum dan setelah diberikan pelatihan coaching manajer yang secara langsung berdampak pada staff sebagai bawahan diantaranya adalah motivasi dan kepuasan kerja. Efek Coaching ditinjau dari sisi motivasi. Berdasarkan artikel yang didapatkan maka program coaching memiliki efek terhadap motivasi staf. Untuk mengetahui bagaimana motivasi dari perawat selaku staf maka diperlukan motivator sebagai coach. Oleh karena dari motivator itulah sehingga mereka . mendapatkan dorongan, pengakuan, dan insentif dari sisi finansial. Hal tersebut secara prospektif menjadi sesuatu hal yang sangat diutamakan. Jika motivasi diarahkan kepada sisi finansial dan non finansial, maka perawat akan lebih termotivasi dari sisi finansial. Demikian pula sebaliknya, perawat tidak akan termotivasi jika ditinjau secara non finansial. Sebagaimana diketahui bahwa mayoritas perawat menyatakan adanya peningkatan kinerja jika diikuti oleh kepuasan kerja sebagai efek dari motivasi mereka. Namun, pada sisi lain terdapat sesuatu hal yang perlu diidentifikasi yaitu peningkatan kinerja, kepuasan kerja, semangat tim yang baik, kepuasan pasien dan keterikatan pekerjaan. Pada sisi keberhasilannya, coaching mampu berperan efektif dalam peningkatan motivasi disebabkan oleh beberapa hal yaitu, pertama dibangunnya suatu kemitraan atau kerjasama yang baik antara seorang manajer sebagai coach kepada staf sebagai coachee. Hal tersebut dapat diartikan bahwa diantara keduanya telah terbangun kesepakatan yang baik sehingga apa yang menjadi titik fokus mampu mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Selanjutnya yang kedua adalah adanya proses professional Efek Program Coaching pada Manajer Keperawatan terhadap Motivasi dan Kepuasan Kerja Staf: Scoping Review Health Community Service (HCS) Pengabdian Kesehatan Masyarakat . Volume : 1 | Nomor 1 | Nopember 2023 | E-ISSN : 3026-6912 DOI: https://doi. org/10. 47709/hcs. diantara keduanya melalui perencanaan, pelaksanaan, berfikir secara luas dan pencapaian hasil yang baik. Kemudian dari proses tersebut seorang manajer sebagai coach harus mampu menjadi professional dalam membantu staf sebagai coachee untuk menghasilkan gagasan, keputusan dan mengatur kehidupan personal secara professional. Efek Coaching ditinjau dari sisi kepuasan kerja Program coaching tidak hanya secara positif mempengaruhi motivasi seorang staf tetapi juga berpengaruh pada kepuasan kerja dan mampu dijadikan sebagai mediator antara manajer di tempat kerja atau organisasi 11. Olehnya itu, jika pada suatu organisasi mampu menciptakan budaya coaching dan menganggap bahwa program coaching penting, maka organisasi tersebut akan senantiasa kondusif dan tercipta hubungan yang baik diantara manajer dan stafnya. Jika ditinjau dari sisi manfaatnya, maka sebuah organisasi dianggap perlu menerapkan coaching ketika terdapat jarak antara manajer dan staf sehingga dibutuhkan peningkatan kapasitas performa kerja sehingga akan berpengaruh terhadap kepuasan kerja yang Bahkan, jika staf mengalami kesulitan dalam mempertahankan komitmen dan pengembangan individunya serta lambat dalam mengeksplorasi bakat, kemampuan dan pengetahuannya maka hal tersebut juga dianggap perlu diterapkan program coaching. Jika terdapat perubahan struktural atau mutasi atau bahkan penggabungan organisasi maka program coaching mampu dijadikan sebagai salah satu pendekatan dalam menangani masalah tersebut. Pada hakikatnya, makna yang terungkap pada program coaching tersebut lebih luas. Hal tersebut sesuai dengan defenisi International Coach Federation bahwa coaching dapat diartikan pada 3 hal yaitu coaching sebagai partnership (Kemitraa. , coaching sebagai empowerment (Pemberdayaa. , dan coaching sebagai optimalization (Optimalisas. Selain itu, sesi coaching tidak terlepas pada 4 kategori yaitu context, relationship, helping dan technical support13. Kesimpulan Program coaching kepada manajer merupakan metode pengembangan yang bermanfaat. Coaching akan berhasil jika adanya proses yang baik dibangun antara coach dan coachee. Olehnya itu proses coaching membutuhkan strategi dari coach dan peran organisasi dianggap penting dalam pengembangan coaching dari manajer kepada staf. Manfaat yang dapat dilihat dari penerapan program coaching adalah adanya peningkatan motivasi dan kepuasan kerja. Selain itu, mampu memberikan semangat tim dan keterikatan pekerjaan serta dapat membantu orang lain dalam membangun kepercayaan diri mereka. Melalui program coaching mampu menciptakan budaya yang saling mendukung, meningkatkan komunikasi dan dapat menjadi sarana yang efektif untuk pengembangan kepemimpinan. Selain itu, program coaching pada manajer terbukti memberikan banyak manfaat tidak hanya bagi manajer tetapi juga bagi staf mereka yaitu mampu meningkatkan motivasi staf dan kepuasan kerja mereka. Ucapan Terima Kasih . Penulis mengucapkan terima kasih kepada Kampus STIKes Marendeng Majene dan reviewer yang telah banyak mendukung dalam proses publikasi artikel ini. Referensi