(JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. POLA KEPEKAAN BAKTERI RESISTEN KATEGORI RESERVE PADA SPESIMEN MIKROBIOLOGIS DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDUNG SENSITIVITY PATTERNS OF RESERVE CATEGORY RESISTANT BACTERIA ON MICROBIOLOGICAL SPECIMEN AT BANDUNG ADVENT HOSPITAL Novita Ajeng Triani1*. Asep Dermawan2 Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung. Bandung. Indonesia (*email korespondensi: novitaajengtriani@gmail. ABSTRAK Latar Belakang: Resistensi mikroba terhadap antimikroba menjadi masalah kesehatan global. Tahun 2017 WHO membagi antibiotik dalam kategori AWaRe: Acces. Watch dan Reserve. Kategori reserve adalah antibiotik cadangan, hanya tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan tingkat lanjut, dikaji oleh apoteker, dan disetujui oleh PGA dan PPRA rumah sakit, tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan pola kepekaan bakteri resisten antibiotik kategori reserve pada spesimen mikrobiologis di Rumah Sakit Advent. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu pengambilan data pada peristiwa yang sudah terjadi, diambil dari hasil pemeriksaan kultur dan uji kepekaan bakteri di Rumah Sakit Advent Bandung kurun waktu Agustus 2022 - Agustus 2023 sebagai data sekunder, dan data primer dari September - Oktober 2023. Hasil: Hasil penelitian dari 996 spesimen yang dikirim ke laboratorium, diperoleh 217 isolat bakteri . ,79%). Berdasarkan pewarnaan Gram. Gram negatif diketahui memiliki jumlah sebesar 169 isolat . ,89%), sedangkan Gram positif 48 isolat . ,11%). Pola kepekaan bakteri resisten kategori reserve pada Gram negatif yang terbanyak adalah. Acinetobacter baumannii, dari 34 isolat didapat 28 isolat resisten . ,35%), dan Salmonella typhi dari 4 isolat semua isolat resisten . %) terhadap antibiotik Cefepime. Pada antibiotik Aztreonam, hanya bakteri Pseudomonas aeruginosa yang menggunakan, dari 31 isolat ditemukan 13 isolat resisten . ,93%), sedangkan pada antibiotik golongan Colistin paling banyak ditemukan resisten pada Pseudomonas aeruginosa, dari 31 isolat ditemukan 4 isolat resisten . ,90%). Pada Gram positif yang diperiksa hanya antibiotik Linezolid saja, ditemukan paling banyak pada Staphylococcus aureus, dari 29 isolat ditemukan 3 isolat resisten . ,34%). Kata kunci : AWaRe. Acces. Watch. Reserve. Pola Kepekaan ABSTRACT Background: Microbial resistance to antimicrobials is a global health problem. In 2017 WHO divided antibiotics into AWaRe categories: Access. Watch and Reserve. The reserve category is a reserve antibiotic, only available in advanced health care facilities, reviewed by pharmacists, and approved by the hospital's PGA and PPRA. Therefore, the aim of this study was to determine the sensitivity pattern of reserve category antibiotic-resistant bacteria in microbiological specimens in hospitals Bandung Adventist. Methods: This research is a descriptive study, namely collecting data on events that have already occurred, taken from the results of culture examinations and bacterial sensitivity tests at the Bandung Adventist Hospital for the period August 2022 - August 2023 as secondary data, and primary data from September - October 2023. Results: Results research from 996 specimens sent to the laboratory, obtained 217 bacterial isolates . 79%). Based on Gram staining. Gram negative was known to have a total of 169 isolates . 89%), while Gram positive contained 48 isolates . 11%). The most common susceptibility pattern of resistant bacteria in the reserve category in Gram negative was Acinetobacter baumannii, from 34 isolates 28 isolates were found to be resistant . 35%), | 35 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. and Salmonella typhi from 4 isolates were all resistant . %) to the antibiotic Cefepime. the antibiotic Aztreonam, only Pseudomonas aeruginosa were used. Of the 31 isolates, 13 isolates were found to be resistant . 93%), while in the Colistin class of antibiotics the most resistance was found in Pseudomonas aeruginosa, of the 31 isolates, 4 isolates were found to be resistant . 90%). Of the Gram positives examined only the antibiotic Linezolid was found mostly in Staphylococcus aureus, from 29 isolates 3 isolates were found to be resistant . 34%). Keywords : AWaRe. Acces. Watch. Reserve PENDAHULUAN Resistensi mengobati infeksi bakteri yang biasanya antimikroba . uga dikenal sebagai resistensi antibiotik, atau AMR) telah menjadi masalah peningkatan risiko infeksi, dan bahkan kesehatan di seluruh dunia, termasuk banyak mungkin menjadi sumber infeksi bagi pasien bahaya biologis yang dapat membahayakan lain (Permenkes RI, 2. Penggunaan antibiotik dalam hal ini pertumbuhan bakteri resisten disebabkan oleh perlu sesuai dengan pedoman klinis, pedoman tekanan seleksi terkait penggunaan antibiotik penggunaan antibiotik, dan hasil persiapan sampel di laboratorium klinik. Beberapa (Permenkes RI, 2. Setiap tahunnya, sampel mikrobiologi klinis yang digunakan jumlah kematian akibat antara lain berasal dari air liur, feses, rambut. Kemunculan Pada tahun 2050, jika tidak segera darah, dahak, urin, kulit, kuku, dan bagian tubuh manusia lainnya (Noer et al. , 2. menyebabkan 10 juta kematian per tahun Pola kepekaan bakteri resisten terhadap dengan kisaran biaya USD 10 triliun. AMR antibiotik kategori reserve di Rumah Sakit Advent Bandung belum memiliki data berkurang, karena terjadinya mutasi pada komprehensif, sehingga masalah tersebut Salah satu penyebab paling penting belum diketahui secara pasti. Untuk itu perlu dari AMR adalah penggunaan antibiotik dilakukan studi lebih lanjut yang dapat berpotensi tinggi sebagai terapi pilihan menyajikan data dari semua spesimen yang pertama, sementara antibiotik lain masih diperiksa di laboratorium Rumah Sakit efektif atau masih bisa digunakan (WHO. Advent Bandung, yang kemudian dapat meningkatkan kewaspadaan klinisi untuk Antibiotik cadangan adalah antibiotik mencegah dan mengatasinya. Berdasarkan yang hanya tersedia di fasilitas perawatan uraian di atas, penulis tertarik melakukan penelitian tentang pola kepekaan bakteri | 36 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. kategori reserve pada spesimen Advent Bandung dan untuk menentukan pola mikrobiologis di Rumah Sakit Advent bakteri yang resisten terhadap antibiotik Bandung. kategori reserve dari setiap spesimen yang diperiksa di Rumah Sakit Advent Bandung. BAHAN DAN METODE Populasi Penelitian ini merupakan penelitian penelitian ini adalah isolat bakteri dari berbagai macam specimen klinik yang retrospektif, yaitu pengambilan data pada Bagian Mikrobiologi peristiwa yang sudah terjadi (Purwaningsih et Laboratorium Patologi Klinik Rumah Sakit , 2. , diambil dari hasil pemeriksaan Advent Bandung. kultur dan uji kepekaan yang dikerjakan di Metode pemeriksaan yang digunakan Bagian Mikrobiologi Laboratorium Patologi yaitu untuk identifikasi biokomia dengan Klinik Rumah Sakit Advent Bandung dalam metode bifio-matrix dan pola uji kepekaan kurun waktu Agustus 2022 Ae Agustus 2023 dengan mikrodilusi kaldu yang diperiksa sebagai data sekunder, dan pada waktu dengan alat AuMindray TDR X60 dan Mindray September 2023 Ae Oktober 2023 sebagai data TDR 300B TrainingAy. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan bakteri yang resisten terhadap antibiotik kategori reserve di Rumah Sakit HASIL Hasil penelitian dapat dilihat pada tabel di bawah ini. Tabel 1. Jumlah Spesimen Mikrobiologis Bulan Agustus-Oktober 2023 Spesimen Jumlah Persentasi (%) Sputum Pus Urine Darah Faeces Jaringan Swab Vagina Cairan Tubuh Swab Tenggorok Total 26,61 14,56 15,27 39,86 1,10 0,50 0,10 1,70 0,30 | 37 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. Jumlah Spesimen Mikrobiologis Bulan Agustus-Oktober 2023 SWAB TENGGOROK CAIRAN SWAB VAGINA FAECES JARINGAN URINE DARAH PUS SPUTUM Gambar 1. Jumlah Spesimen Mikrobiologis Bulan Agustus-Oktober 2023 Pada tabel dan gambar di atas didapat darah, 11 . ,10 %) spesimen feces, 5 . ,50 %) spesimen jaringan, 1 . ,10 %) spesimen swab laboratorium Rumah Sakit Advent Bandung vagina, 17 . ,70 %) spesimen cairan, dan 3 pada bulan Agustus 2022 Ae Oktober 2023 . ,30 %) spesimen swab tenggorok. yaitu sebanyak 996 spesimen, yang terdiri Data sekunder dan primer jumlah dari 265 . ,61%) spesimen sputum, 145 bakteri berdasarkan jenis spesimen bulan . ,56 %) spesimen pus, 152 . ,27 %) Agustus 2022 Ae bulan Oktober 2023 dapat spesimen urine, 397 . ,86%) spesimen dilihat pada tabel 4. 2 di bawah ini. Tabel 2. Jumlah Bakteri Berdasarkan Jenis Spesimen Mikrobiologis Bulan Agustus 2022 Ae Oktober 2023 Spesimen Sputum Pus Urine Darah Faeces Jaringan Swab Vagina Cairan Tubuh Swab Jumlah Tenggorok Isolat Acinetobacter Acinetobacter Enterobacter Escherichia Hafnia alvei Klebsiella Bakteri | 38 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. Pseudomonas Salmonella Staphylococcus Streptococcus Streptococcus Total Jumlah Bakteri Berdasarkan Jenis Spesimen Mikrobiologis Bulan Agustus 2022 Ae Oktober 2023 421 1 1 5612 411816 111 102 1 Spesimen Pus Spesimen Darah STREPTOCOCCUS PNEUMONIAE STREPTOCOCCUS PYOGENES PSEUDOMONAS AERUGINOSA KLEBSIELLA PNEUMONIAE HAFNIA ALVEI ESCHERICHIA COLI ENTEROBACTER CLOACAE ACINETOBACTER CALCOACETICUS ACINETOBACTER BAUMANNII Spesimen Sputum Spesimen Urine 8 664 1 461 1 STAPHYLOCOCCUS AUREUS SALMONELLA TYPHI Gambar 2. Jumlah Bakteri Berdasarkan Jenis Spesimen Mikrobiologis Bulan Agustus 2022 Ae Oktober 2023 Dari tabel diatas dapat dilihat jumlah bakteri bulan Agustus 2022 - Oktober 2023 sebanyak 217 isolat . ,79 %) dari jumlah spesimen yang dikirim ke laboratorium Rumah Sakit Advent Bandung, dengan spesimen terbanyak ditemukan pada sputum yaitu 114 isolat . ,53 %), sedangkan spesimen paling sedikit ditemukan pada swab vagina sebanyak 1 isolat . ,46 %), bakteri tersebut antara lain adalah Acinetobacter baumannii. Acinetobacter calcoaceticus. Enterobacter cloacae. Escherichia coli. Hafnia alvei. Klebsiella pneumoniae. Pseudomonas aeruginosa dan Salmonella typhi. Staphylococcus aureus. Streptococcus pyogenes dan Streptococcus pneumoniae. Data sekunder dan primer pola kepekaan bakteri resisten kategori reserve golongan gram negatif bulan Agustus 2022 Ae bulan Oktober 2023 dapat dilihat pada tabel 4. 3 di bawah ini . | 39 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. Tabel 1. Pola Kepekaan Bakteri Resisten Kategori Reserve Golongan Gram Negatif Bulan Agustus 2022 Ae Oktober 2023 Bakteri Cefepime Aztreonam Acinetobacter baumannii n(R) n(R) n(R) Acinetobacter calcoaceticus Enterobacter cloacae Escherichia coli Hafnia alvei Klebsiella pneumoniae Pseudomonas aeruginosa Salmonella typhi Keterangan : n = Jumlah Bakteri Colistin n (R) = Jumlah Bakteri Resisten Pola Kepekaan Bakteri Resisten Kategori Reserve Golongan Gram Negatif Bulan Agustus 2022 Ae Oktober 31 31 31 Cefepime (FFP) n(R) Aztreonam (ATM) n(R) SALMONELLA TYPHI PSEUDOMONAS AERUGINOSA KLEBSIELLA PNEUMONIAE HAFNIA ALVEI ESCHERICHIA COLI ENTEROBACTER CLOACAE ACINETOBACTER CALCOACETICUS ACINETOBACTER BAUMANNII Cefepime (FFP) n Aztreonam (ATM) n 10 13 4 4 4 Gambar 1. Pola Kepekaan Bakteri Resisten Kategori Reserve Golongan Gram Negatif Bulan Agustus 2022 Ae Oktober 2023 Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa . ,35 %) yang resisten, kemudian pada dari isolat bakteri Gram negatif pada bulan Salmonella typhi dari 4 isolat bakteri Agustus 2022 - Oktober 2023 adalah 169 semuanya resisten atau 100 %. Pada antibiotik ,89 %), diperoleh bakteri resisten Aztreonam, kategori reserve sebanyak 101 isolat . ,76 Pseudomonas %), diketahui bahwa antibiotik Cefepim yang paling banyak resisten yaitu sebanyak 80 CLSI, dari 31 isolat ditemukan 13 . ,93 %) isolat . ,21 %) terutama pada Acinetobacter resisten, sedangkan pada antibiotik golongan baumannii dari 34 isolat ditemukan 28 isolat Colistin paling banyak ditemukan resiten | 40 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. pada Pseudomonas aeruginosa, dari 31 isolat golongan Gram positif bulan Agustus 2022 Ae ditemukan 4 isolat resisten atau sebanyak bulan Oktober 2023 dapat dilihat pada tabel 12,90 %. 3 di bawah ini : Data sekunder dan primer pola kepekaan bakteri resisten kategori reserve Tabel 1. Pola Kepekaan Bakteri Resisten Kategori Reserve Golongan Gram Positif Bulan Agustus 2022 Ae Oktober 2023 Bakteri Linezolid n(R) Staphylococcus aureus Streptococcus pyogenes Streptococcus pneumoniae Keterangan : n = Jumlah Bakteri n (R) = Jumlah Bakteri Resisten Pola Kepekaan Bakteri Resisten Kategori Reserve Golongan Gram Positif Bulan Agustus 2022 Ae Oktober Linezolid (LZD) n Linezolid (LZD) n(R) Gambar 2. Pola Kepekaan Bakteri Resisten Kategori Reserve Golongan Gram Positif Bulan Agustus 2022 Ae Oktober 2023 Berdasarkan tabel dan diagram diatas dapat dilihat bahwa dari isolat Gram postif Staphylococcus pada bulan Agustus 2022 - Oktober 2023 ditemukan 3 isolat ressiten atau sebanyak 2023 adalah 48 isolat ( 22,11 %), diperoleh 10,34 %. bakteri resisten kategori reserve sebanyak 6 isolat . ,25 %). Pada bakteri Gram positif yang diperiksa hanya antibiotik Linezolid | 41 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. PEMBAHASAN ,35 %), sedangkan untuk Salmonella typhi Diperoleh 217 isolat bakteri . ,79 %), dari 4 isolat bakteri semuanya resisten atau dengan spesimen terbanyak ditemukan pada 100 %. Berdasarkan perbandingan antara sputum yaitu 114 isolat . ,53 %), pada pus hasil penelitian di atas dengan penelitian yang 37 isolat . ,05 %), pada urin 31 isolat . ,29 dilakukan oleh Gusti Ayu, dkk pada tahun %), pada darah 22 isolat . ,14 %), pada 2020 di Rumah Sakit Sanglah Bali, ditemukan faeces 4 isolat . ,84 %), pada jaringan 2 isolat resistensi Acinetobacter baumannii pada . ,92 %), pada cairan tubuh dan swab tenggorok masing-masing 3 isolat . ,38 %), sedangkan spesimen paling sedikit ditemukan penisilin-betalactamase pada swab vagina sebanyak 1 isolat . ,46 %). Berdasarkan pewarnaan Gram, bakteri Gram Pada antibiotik Aztreonam, negatif diketahui memiliki jumlah terbanyak bakteri golongan Pseudomonas aeruginosa yaitu 169 isolat . ,89 %) sedangkan pada saja yang menggunakan antibiotik tersebut Gram positif lebih sedikit yaitu 48 isolat ,11 ditemukan 13 . ,93 %) dan terhadap Acinetobacter calcoaceticus. Enterobacter antibiotik Cefepime ditemukan 10 isolat cloacae. Escherichia coli. Hafnia alvei, resisten . ,25%). Hal ini sejalan dengan Klebsiella Pseudomonas yang WHO tuangkan di buku AuThe Who aeruginosa, dan Salmonella typhi merupakan AWaReAu tahun 2022, antibiotik kategori reserve meliputi antibiotik sistemik yang Streptococcus ditargetkan pada fenotipe yang resisten pyogenes, dan Streptococcus pneumoniae terhadap berbagai obat tertentu, misalnya bertanggung jawab atas bakteri Gram positif. %). Acinetobacter Gram Staphylococcus CLSI, Data hasil uji sensitivitas bakteri karbapenem atau ditargetkan pada patogen menunjukkan pola kepekaan bakteri resisten penting misalnya Pseudomonas spp. kategori reserve pada Gram negatif adalah Acinetobacter spp. Berdasarkan penelitian yang terbanyak yaitu sebesar 101 isolat . ,76 yang dilakukan Novelni, dkk pada tahun 2023 %). Diketahui bahwa antibiotik golongan bahwa Pseudomonas aeruginosa mempunyai cephalosforin yaitu cefepime yang paling banyak resisten sebesar 80 isolat . ,21 %) amoksisilin/asam Acinetobacter baumannii dari 34 isolat ditemukan 28 isolat ceftriaxon, cefepime dan cefazolin. Untuk | 42 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. Gram positif dari 48 isolat . ,11 %), dan digunakan untuk pasien tertentu jika diperoleh bakteri resisten kategori reserve alternatif lain gagal. Dengan demikian, sebanyak 6 isolat . ,25 %) yang diperiksa adanya resistensi bakteri terhadap antibiotik mengakibatkan menurunnya efikasi antibiotik ditemukan paling banyak pada bakteri serta kebalan bakteri terhadap antibiotik Staphylococcus sehingga mengganggu angka kesakitan dan . ,34%). kematian serta laju peningkatan pelayanan Linezolid Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan kesehatan yang mematikan. bahwa bakteri yang bersifat gram negatif Oleh lebih bersifat patogen dibandingkan bakteri diharapkan dapat menjadi panduan bagi yang bersifat gram positif. Ini karena pasien yang mengalami gangguan kesehatan membran luarnya dapat melindungi bakteri dalam menggunakan antibiotik yang tepat, dan sistem kekebalan tubuh dari infeksi serta (Dylan menghilangkan resistensi pasien terhadap Trotsek, 2. Resistensi bakteri terhadap antibiotik tersebut. Di Rumah Sakit Advent antibiotik tertentu mungkin timbul karena Bandung untuk pengelompokkan antibiotik ini menggunakan pedoman dari WHO, pertumbuhan bakteri, seperti inaktivasi atau adapun keterbatasan dalam penelitian ini degradasi enzim antibiotik bakteri mengubah yaitu adanya perbedaan pedoman antara WHO Kemenkes mengembangkan suatu perubahan struktur pengelompokkan antibiotik kategori AWaRe: Acces. Watch dan Reserve, sehingga literatur perubahan jalur metabolik yang langsung maupun sumber pustaka yang tersedia masih perubahan enzim yang tetap dapat melakukan fungsi metabolismenya, tetapi lebih sedikit KESIMPULAN2DAN2SARAN mikroorganisme yang rentan. Berdasarkan kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa Dari data penelitian di atas, bakteri bakteri yang resisten terhadap antibiotik resisten terhadap antibiotik kategori reserve kategori reserve pada penelitian ini adalah memiliki hasil yang cukup tinggi, sedangkan antibiotik kategori reserve ini merupakan laboratorium Rumah Sakit Advent Bandung antibiotik cadangan sebagai pilihan terakhir pada kurun waktu bulan Agustus Ae Oktober | 43 (JMLS) Journal of Medical Laboratory and Science Vol 4 No 2 . Oktober 2024 DOI: 10. 36086/medlabscience. 2023, ditemukan 217 isolat bakteri . ,79%). pada Staphylococcus aureus, dari 29 isolat Bakteri Gram negatif diketahui memiliki ditemukan 3 isolat resisten . ,34%). jumlah terbanyak yaitu 169 isolat . ,89%). Berdasarkan dan diperoleh bakteri resisten kategori reserve pembahasan, dan analisis di atas, penulis sebanyak 101 isolat . ,76 %). Pada Gram memberikan saran sebagai berikut: penelitian ditemukan 48 isolat . ,11%) dan terhadap bakteri yang lambat laun mengalami diperoleh bakteri resisten kategori reserve resistensi terhadap antibiotik yang termasuk sebanyak 6 isolat . ,25%). Untuk pola dalam kategori cadangan harus dilakukan, kepekaan bakteri yang resisten terhadap dan penggunaan antibiotik secara acak juga kategori reserve pada Gram negatif yaitu, bakteri yang paling banyak resisten adalah Acinetobacter baumannii, dari 34 isolat ditemukan 28 isolat yang resisten . ,35%), kemudian pada Salmonella typhi dari 4 isolat DAFTAR PUSTAKA