2683 J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 PENYULUHAN LITERASI KEUANGAN MASYARAKAT PETANI DI DESA BONTOMANGIRI, KABUPATEN BULUKUMBA Oleh Amirullah1. Imaduddin2 1Intitut Turatea Indonesia (Inti Yapti Jenepont. 2Fakultas Manajemen Universitas Muslim indonesia Email: 1amir_sop@yahoo. com, 2imaduddin. imaduddin@umi. Article History: Received: 20-12-2025 Revised: 07-01-2026 Accepted: 23-01-2026 Keywords: Desa Bontomangiri. Leterasi Keuangan. Masyarakat Petani Abstract: Tujuan kegiatan pengabdian ini memberikan penyuluhan terkait pentingnya literasi keuangan kepada masyarakat petani yang beada di desa Bontomangiri Kabupaten Bulukumba. metode pengabdian yaitu. menggunakan metode FDG : Ceramah. Praktek dan Pendampingan Peserta. Untuk merancang perencaan keuangan, narasumber menyampaikan terkait keinginan dan kebutuhan harus dipisahkan, dan bisa memanfaatkan lahan-lahan kosong di pekarangan rumah, menanam kebutuhan dapur berupa, rica, tomat serta sayursayuran, sehingga pengeluran kebutuhan konsumsi bisa ditekan, hal ini bisa menambah peningkatan saving. tabungan untuk jangka panjang, berupa pendidikan anak, biasa sakit dan hari tua. PENDAHULUAN Perencanaan keuangan merupakan seni pengelolaan keuangan yang dilakukan oleh individu atau keluarga untuk mencapai tujuan yang efektif, efisien, dan bermanfaat, sehingga keluarga tersebut menjadi keluarga yang sejahtera. Secara umum, aktivitas yang dilakukan adalah proses pengelolaan penghasilan untuk mencapai tujuan finansial seperti keinginan memiliki dana pernikahan, dana kelahiran anak dan lain- lain. (Ojk 2. Mengurusi finansial yang sangat simpel dan muda dikerjakan yakni Cara termudah untuk mengelola keuangan dimulai dengan keluarga. Semua orang, pria dan wanita, bisa mengatur keuangan keluarga tanpa harus menggunakan diary. Namun, terkadang kita menghadapi situasi di mana kita berpikir bahwa ketika kita melihat situasi keuangan kita di akhir bulan atau di akhir bulan, kita tidak dapat mengelola situasi keuangan kita dengan baik. Keadaan keuangan keluarga yang pas-pasan atau bahkan negatif, yang membuat sang ibu merasa aneh. (Pratiwi 2. Sektor pertanian merupakan salah satu sektor yang penting bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Hal ini karena kontribusinya sebagai sumber pendapatan, sumber devisa, penyerap tenaga kerja, penyedia bahan pangan, dan penyedia bahan baku industri. Sektor pertanian meliputi beberapa sub sektor yaitu sektor tanaman pangan, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan. Beberapa faktor yang menyebabkan literasi keuangan berkembang antara lain tingkat bunga tabungan yang rendah, meningkat-nya tingkat kebangkrutan dan tingkat hutang, dan meningkatnya tanggung jawab individu untuk membuat keputusan yang akan mempengaruhi perekonomian mereka di masa depan (Servon & Kaestner, 2. Desa Bontomangiri merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Kecamatan http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 Bulukumba, bagian dari Kabupaten Bulukumba. Provinsi Sulawesi Selatan. Secara administratif, desa ini berada dalam kawasan daratan Kabupaten Bulukumba yang memiliki karakter wilayah agraris dan perdesaan, dengan aktivitas sosial ekonomi masyarakat yang masih sangat bergantung pada sumber daya alam lokal. Secara geografis. Desa Bontomangiri terletak di wilayah selatan Jazirah Sulawesi dan mengikuti karakter umum topografi Kabupaten Bulukumba. Kabupaten Bulukumba berada pada koordinat sekitar 5A20AoAe5A40Ao Lintang Selatan dan 119A58AoAe120A28Ao Bujur Timur, dengan bentang alam yang terdiri atas dataran rendah, perbukitan, hingga wilayah pesisir dan laut lepas. Desa Bontomangiri sendiri berada pada zona daratan dengan kontur relatif landai hingga bergelombang ringan, yang sangat sesuai untuk kegiatan pertanian dan perkebunan rakyat. Aksesibilitas desa ini menghubungkannya dengan pusat Kecamatan Bulukumba serta wilayah lain di Kabupaten Bulukumba melalui jaringan jalan kabupaten, sehingga mendukung distribusi hasil pertanian dan aktivitas ekonomi masyarakat desa. Secara regional. Kabupaten Bulukumba berbatasan dengan Kabupaten Sinjai di sebelah utara. Teluk Bone di sebelah timur. Laut Flores di sebelah selatan, serta Kabupaten Bantaeng di sebelah Desa Bontomangiri memiliki potensi alam yang cukup signifikan, terutama pada sektor pertanian dan perkebunan. Kondisi tanah yang relatif subur serta dukungan iklim tropis memungkinkan masyarakat mengembangkan komoditas tanaman pangan dan hortikultura. Salah satu potensi unggulan yang berkembang di desa ini adalah jagung, yang tidak hanya dimanfaatkan sebagai hasil pertanian primer, tetapi juga diolah menjadi produk turunan bernilai tambah, seperti makanan olahan berbasis jagung oleh kelompok usaha mikro dan rumah tangga. Aktivitas ini menunjukkan adanya potensi pengembangan UMKM berbasis sumber daya lokal di Desa Bontomangiri . Selain pertanian, desa ini juga memiliki potensi pada sektor peternakan skala rumah tangga, serta pemanfaatan lahan pekarangan untuk tanaman produktif. Dukungan sumber daya alam tersebut menjadikan Desa Bontomangiri memiliki peluang besar untuk dikembangkan sebagai desa berbasis ekonomi lokal, dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat dan penguatan nilai tambah hasil alam. Petani merupakan orang yang bergerak dibidang pertanian, dan Di Desa Bontomangiri sebagian besar mayoritas masyarakatnya berprofesi sebagai petani. Kelapa dimana dalam mengelola keuangan seorang petani harus menjadikan lietrasi keuangan sebagai kebutuhan dasar, hal ini bertujuan agar terhindar dari kesulitan ekonomi dan kesalahan dalam pengelolaan Sehingga Literasi keuangan merupakan kunci kesejahteraan masyarakat. METODE Target kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) yaitu memberikan penyuluhan terkait pentingnya literasi keuangan kepada masyarakat petani yang berada di desa Bontomangiri Kabupaten Bulukumba, dengan menggunakan metode Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode. FDG : Ceramah. Praktek dan Pendampingan Peserta. (Muhammad and Muhammad 2. HASIL Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) dilaksanakan di balai Desa Bontomangiri Kabupaten Bulukumba itu dengan temaAoAo Penyuluhan Literasi Keuangan Masyarakat Petani Di Desa Bontomangiri Kabupaten BulukumbaAoAo,. Kegiatan pengabdian ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 kepada Masyarakat ini di lakasanan pada hari senin, tanggal 28 Oktober tahun 2025, bertempat di balai desa Bontomangiri, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan lancar dan sukses,begitu antusias masyarakat yang hadir dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat. DISKUSI Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di desa Bontomangiri dengan judul. Penyuluhan Literasi Keuangan Masyarakat Petani Di Desa Bontomangiri Kabupaten BulukumbaAo. Yang hadir pada kegiatan ini sebanyak 20 orang atau peserta, yang terdiri dari istri dan maupun petani kelapa desa Bontomangiri Kabupaten Bulukumba. Gambar 1. Pemberian Penyuluhan PKM Tingkat Fakultas Desa Bontomangiri Kecamatan Kegiatan pengabdian yang dilakukan mendapat tangapan positif dari masyarakat, terkait dengan literasi keuangan kepada masyarakat petani, terkait dengan literasi keuangan ini buat masyarakat merupakan hal yang baru buat mereka. Selama penyuluhan atau penyampaian materi berlangsung, terdapat tangapan atau persoalan yang disampaikan oleh peserta PKM, pengelolah keuangan mereka selama ini hanya mengandalkan hasil pertanian . , sedangan panen kelapa terdapat 3 bulan sekali panen, namun kebutuhan setiap hari harus di penuhi, hasil dari panen kelapa mereka hanya habis di konsumsi, hal yang lain yaitu dengan membuka biaya pendidikan anak serta biaya sosial lainnya, diperhadapkan dengan kebutuhan sehari-hari serta kurangnya informasi terkait pengelolah keuangan, masyarakat petani di desa Bontomangiri terjebak pada utang di tengkulak kepala selama ini. Persoalan yang disampaikan, maka narasumber memberikan tanagapan kepada, terkait bagimana merancang perencanaan keuangan untuk pendapatan bukan hanya dikonsumsikan, namun harus ada juga perdapatan lain dari yang harus dihasilkan. Perencanaan keuangan pada kehidupan sehari-hari harus dibuat sebuah catatan kecil terkait pemasukan atau pengeluaran, sebeb selama ini masyarakat tidak melakukan pencatatan keuangan, hasil pendapatan dari pertanian kelapa juga dialikan pada kegiatan ekonomi yang lain untuk menambah pendapatan. Untuk merancang perencaan keuangan, narasumber menyampaikan terkait keinginan dan kebutuhan harus dipisahkan, dan bisa memanfaatkan lahan-lahan kosong di pekarangan rumah, menanam kebutuhan dapur berupa, rica, tomat serta sayur-sayuran, sehingga pengeluran kebutuhan konsumsi bisa ditekan, hal ini bisa menambah peningkatan seving. tabungan untuk jangka panjang, berupa pendidikan anak, biasa sakit dan hari tua. Desa Bontomangiri adalah salah satu desa dari keseluruhan desa di Bulukumba yang memiliki jumlah populasi petani kelapa terbanyak di Kabupaten Bulukumba. Petani kelapa di desa Bontomangiri memiliki hak Properti yang dalam ini ialah aset kepemilikan atas lahan http://bajangjournal. com/index. php/J-ABDI ISSN: 2797-9210 (Prin. | 2798-2912(Onlin. J-Abdi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. No. 8 Januari 2026 kelapa Disisi lain, lembaga keuangan yang ada di desa Bontomangiri tercatat bahwa tidak ada lembaga layanan jasa keuangan. Desa Bontomangiri juga merupakan desa yang tidak memiliki lembaga keuangan mikro. Hal ini menunjukkan bahwa kurangnya layanan lembaga Literasi keuangan juga dapat bermanfaat bagi siapa saja tanpa memandang berapapun jumlah pendapatan dan apapun jenis karir nya ataupun faktor yang lainnya. Dengan adanya literasi keuangan ini seseorang individu dapat memanfaatkan uang secara lebih bijak, mengelola keuangan dengan resiko rendah serta memiliki dampak positif pada kesejateraan keuangannya (ANZ, 2. Pentingnya peningkatan literasi keuangan masyarakat melalui perguruan tinggi tidak terlepas dari peran dosen. Dosen adalah salah satu sasaran literasi keuangan oleh OJK karena keterlibatannya dalam edukasi literasi keuangan di dunia pendidikan dan dosen pula di harapkan dapat memiliki pemahaman dan pengetahuan yang baik, di samping itu juga dosen harus bertanggung jawab mengelola keuangan keluarga serta dapat membuat keputusan keuangan sehari-hari. KESIMPULAN Untuk merancang perencaan keuangan, terkait keinginan dan kebutuhan harus dipisahkan, dan bisa memanfaatkan lahan-lahan kosong di pekarangan rumah, menanam kebutuhan dapur berupa, rica, tomat serta sayur-sayuran, sehingga pengeluran kebutuhan konsumsi bisa ditekan, hal ini bisa menambah peningkatan seving. tabungan untuk jangka panjang, berupa pendidikan anak, biasa sakit dan hari-hari. DAFTAR PUSTAKA