P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 PENGUATAN DAYA SAING UMKM KRUPUK BU NOR MELALUI PELATIHAN KEAMANAN PANGAN DAN GIZI Dhika Amalia Kurniawan1. Bambang Setyo Utomo2. Ainun Amalia Zuhroh3. Khoirul Umam4. Meitria Cahyani5 1,2,3,4,5 Universitas Darussalam Gontor korespondensi: ainunamalia@unida. ABSTRAK Inisiatif pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman karyawan dalam sektor makanan AuBu NorAy UM Krecek Krupuk mengenai dimensi kritis keamanan pangan dan integritas gizi produk Tantangan utama yang dihadapi para pemangku kepentingan termasuk pemahaman yang kurang tentang peraturan keamanan pangan dan kelangkaan pengetahuan yang berkaitan dengan komposisi nutrisi penawaran mereka, yang berdampak buruk pada posisi kompetitif dan kepercayaan konsumen mereka. Selain itu, para pemangku kepentingan saat ini tidak memiliki pedoman komprehensif yang akan memfasilitasi peningkatan kualitas produk secara efektif. Inisiatif ini dilaksanakan melalui kombinasi kuliah instruksional, diskusi kolaboratif, evaluasi laboratorium, dan pendampingan yang ketat. Penerima manfaat yang dituju dari inisiatif ini adalah tiga karyawan yang terlibat aktif dalam industri. Hasil inisiatif menunjukkan bahwa semua peserta . %) memahami konsep dasar keamanan pangan serta pentingnya informasi nilai gizi. Selanjutnya, analisis laboratorium komprehensif dilakukan untuk menilai komposisi nutrisi Krecek Krupuk, mengungkapkan informasi terperinci seperti nilai energi 472 kkal per 100g, kandungan protein 14g, dan total lemak sebesar 22g. Data ini kemudian dimasukkan ke dalam label kemasan produk. Inisiatif ini secara efektif meningkatkan pengetahuan mitra, selain meningkatkan nilai produk melalui peningkatan transparansi mengenai informasi gizi, yang diantisipasi untuk secara substantif meningkatkan daya saing dan kepercayaan Kata Kunci: Keamanan Makanan. Gizi. Standar. Kualitas. ABSTRACT This Community Service aims to provide training and guidance to the workers or food handlers at UM Krecek Krupuk "Bu Nor" on food safety and food quality related to nutritional content. The issues faced by UM Krecek Krupuk "Bu Nor" industry include a lack of understanding regarding food safety standards, which could affect consumer health. Additionally, there is a lack of information about the nutritional content of the products, reducing their appeal in a market that is becoming increasingly health-conscious. Furthermore, there is no practical guide for improving product quality without compromising production efficiency. This community service utilizes methods such as lectures, focus group discussions, laboratory analysis, and mentoring. The target group for this activity consists of three workers from the UM Krecek Krupuk "Bu Nor" industry. The outcome of this community service is that the participants received food safety training and laboratory testing of the nutritional content of the Krecek Krupuk, which will be displayed on the product packaging in the nutrition information section, thereby enhancing competitiveness and consumer trust. Keywords: Food Safety. Nutrition. Standart. Quality. PENDAHULUAN UM Krupuk Krecek Bu Nor adalah salah satu usaha yang berfokus pada produksi makanan Keamanan pangan dan kandungan gizi khas lokal yang memerlukan penguatan di aspek keamanan pangan dan gizi. Pelatihan makanan, terutama bagi pelaku usaha mikro (UM) . Dalam upaya menjaga kualitas dan mendukung keberlanjutan usaha, khususnya pendampingan terhadap UM perlu dilakukan. bagi UMKM pangan. Melalui pelatihan. Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 6 No 1 bulan Mei tahun 2025 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 pelaku usaha memahami standar keamanan yang aman dan bergizi di sektor UM makanan Tujuan dari pendampingan ini adalah menghasilkan produk yang lebih aman, untuk meningkatkan pemahaman pelaku bergizi, dan kompetitif. Selain itu, pelatihan usaha tentang pentingnya keamanan pangan memperkuat kapasitas SDM dan mendorong investasi jangka panjang bagi ketahanan dan daya saing usaha . Dalam pengelolaan Pendampingan usaha mikro, seringkali ditemukan kendala meningkatkan pengetahuan dan pemahaman seperti kurangnya pemahaman mengenai mitra keamanan pangan dan kandungan gizi dalam produksi. berdampak pada kesehatan konsumen . Berbagai data menunjukkan bahwa usaha Kemudian Gizi METODE mikro kecil dan menengah (UMKM) di Pendampingan Indonesia masih menghadapi tantangan besar Pelatihan Keamanan Pangan dan Analisis dalam penerapan standar keamanan pangan. Kandungan Zat Gizi Produk serta Pengujian 76,47% Produk kepada Mitra UM Krecek Krupuk "Bu menerapkan standar keamanan pangan secara Nor" berlangsung pada tanggal 8 November Risiko kontaminasi pangan juga 2024 di Desa Gandu. Kecamatan Mlarak, ditemukan tinggi di kalangan UMKM akibat Kabupaten Ponorogo. Kegiatan ini dimulai minimnya pengetahuan tentang sanitasi dan pada pukul 09. 00 hingga 15. 00 WIB. Peserta bahaya biologis. Rendahnya pemahaman yang terlibat dalam acara ini terdiri dari 5 tentang keamanan pangan di sektor UMKM dosen, sejumlah mahasiswa, 3 pekerja, dan 3 Dalam pelaksanaan kegiatan ini. UMKM binaan BPOM konsumen dan menurunkan daya saing produk, sehingga diperlukan upaya edukasi dan pendampingan secara berkelanjutan. pangan untuk produk Krecek Krupuk "Bu Kemudian Nor" yang sesuai dengan standar BPOM, kandungan gizi produk, yang mengurangi mencakup aspek bahan baku, bahan tambahan daya tarik di pasar yang semakin sadar akan kesehatan . Serta tidak adanya panduan penggunaan alat pelindung diri (APD) selama praktis untuk meningkatkan kualitas produk proses produksi. Selain itu juga pentingnya tanpa mengorbankan efisiensi produksi . Melalui pelatihan ini, diharapkan UM Krupuk kandungan zat gizi yang sesuai SNI. (BTP), Krecek Bu Nor dapat menjadi pelopor produk Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 6 No 1 bulan Mei tahun 2025 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Adapun tugas mahasiswa dalam kegiatan ini penyampaian materi, digunakan media audio adalah membantu dalam pelaksanaan kegiatan visual berupa poster yang disajikan dalam pendampingan melalui Pelatihan Keamanan format slide PowerPoint. Pangan dan Kandungan Gizi Produk serta pengambilan dokumentasi kegiatan. Kegiatan MBKM mahasiswa berupa ilmu pengetahuan tentang memilih bahan dasar makanan yang baik. Kegiatan ini dimulai menggunakan beberapa tahap dan metode, yaitu: dengan keamanan produk Krecek Krupuk dapat diidentifikasi dengan Metode Diskusi Kelompok Terfokus (FGD):, dilaksanakan dengan bimbingan seorang moderator . Selain itu metode analisis dan diterapkan untuk mengidentifikasi kandungan nutrisi serta kontaminan yang berpotensi Penentuan target kegiatan Penyusunan Untuk mendiskusikan isu-isu yang berkaitan menjadi risiko pada produk Krecek Krupuk . Pengujian Mendiskusikan materi dan bahan pengulangan ganda dan tiga kali untuk pembinaan sesuai kebutuhan mitra memastikan akurasi kandungan gizi produk. Pembuatan materi pembinaan dan Berkoordinasi dengan laboratorium untuk analisis kandungan gizi produk Krecek Krupuk Melakukan analisis zat gizi produk Krecek Krupuk. informasi mengenai keamanan pangan . , penggunaan bahan tambahan pangan (BTP) baik yang bersifat alami maupun sintetis, praktik higiene dan sanitasi, signifikansi melibatkan pendampingan dan pembinaan kepada mitra dalam hal keamanan pangan yang berkaitan dengan pengolahan makanan . Proses pendampingan dilakukan melalui pemantauan dan diskusi mengenai Krecek Krupuk, di mana Tim Pengabdi penyuluhan ini yaitu dengan metode dakwah Pendampingan: proses pengolahan serta bahan baku produk Metode Pelaksanaan: Pendekatan Metode pemahaman tentang label gizi . Dalam memberikan saran-saran yang relevan dengan aspek keamanan pangan. HASIL DAN PEMBAHASAN Dalam pelatihan dan penyuluhan keamanan pangan, akan dijelaskan mengenai Keadaan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk melindungi pangan dari potensi kontaminasi kimia, dan fisik membahayakan kesehatan manusia. Cemaran Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 6 No 1 bulan Mei tahun 2025 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Logam berat dan bahan kimia produk makanan tidak hanya aman dari dan cemaran fisik. Cemaran Mikrobiologi cemaran tetapi juga bergizi untuk mendukung berupa virus, parasit, dan mikroba yang dapat menyebabkan penyakit. Kemudian Logam makronutrien . arbohidrat, protein, lema. Berat dan Bahan Kimia seperti timbal (P. , dan mikronutrien . itamin dan minera. Oleh arsenik (A. , merkuri (H. , kadmium (C. , karena itu penting untuk memahami informasi dan timah (S. Selain itu terdapat Cemaran gizi yang tertera pada kemasan produk. Fisik seperti potongan kayu, rambut, staples, termasuk jumlah kalori, lemak, protein, dan kerikil. karbohidrat, serta vitamin dan mineral yang Dengan adanya cemaran yang berpotensi Kandungan ditimbulkan maka perlu adanya tindakan Selain pelatihan untuk pencantuman label pembersihan dan sanitasi yaitu dengan gizi, produk makanan Krecek krupuk juga menjaga kebersihan dan sanitasi. Proses perlu memahami akan Penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP). BTP digunakan menghilangkan kotoran dari peralatan dan untuk meningkatkan kualitas dan keamanan produk pangan, tetapi harus digunakan sesuai Sedangkan dilakukan dengan cara membunuh kuman atau mikroba setelah pembersihan. Setelah itu, memastikan tidak ada efek negatif terhadap peralatan harus dikeringkan dengan kain bersih yang terpisah dari kain lain dan dijaga Dalam pelatihan dan penyuluhan keamanan pangan dan kandungan gizi UM Krecek Krupuk AuBu NoorAy, mencapai target untuk pangan, guna mendukung kualitas dan para pekerja agar memahami beberapa aspek keamanan pangan seperti disajikan pada data Disamping dilakukan penyuluhan kandungan gizi produk. Tabel 1. Hal ini sangat penting dikarenakan suatu Tabel 1: Aspek Keamanan Pangan Pelaksanaan Tujuan Akhir Metode Kebersihan menghilangkan kotoran, sisa makanan, dan kontaminan dari permukaan peralatan, area mengurangi jumlah kotoran dan bahan organik yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya mikroba melibatkan penggunaan air, sabun, atau deterjen untuk mengangkat kotoran Sanitasi membunuh kuman atau mikroba yang mungkin masih ada setelah proses mengurangi jumlah mikroba patogen hingga tingkat yang aman untuk kesehatan menggunakan larutan desinfektan, pemanasan, atau metode lain yang efektif dalam membunuh mikroba Sumber: aspek dari teori yang sudah direduksi Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 6 No 1 bulan Mei tahun 2025 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Kebersihan Sanitasi yang dilakukan berupa berkembang biaknya mikroba mengurangi proses menghilangkan kotoran, sisa makanan, jumlah mikroba patogen hingga tingkat yang dan kontaminan dari permukaan peralatan, aman untuk Kesehatan. Metode melibatkan area penyimpanan penggunaan air, sabun, atau deterjen untuk atau mikroba yang mungkin masih ada setelah mengangkat kotoran menggunakan larutan proses pembersihan desinfektan, pemanasan, atau metode lain Tujuan akhir mengurangi jumlah kotoran dan yang efektif dalam membunuh mikroba. bahan organik yang dapat menjadi tempat Gambar 1: Proses pelatihan dan penyuluhan keamanan pangan dan kandungan gizi UM Krecek Krupuk AuBu NoorAy Gambar 2: Hasil pelatihan produk Mitra Peraturan Pemerintah No. 86 Tahun 2019 Beberapa poin penting yang tentang Keamanan Pangan, yang mengatur diatur dalam peraturan tersebut meliputi: Indonesia, mendukung proses pelatihan dan Definisi Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 6 No 1 bulan Mei tahun 2025 DOI: 10. 32897/abdimasusb. Menetapkan Ruang Lingkup: P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 pangan dan ruang lingkup yang Sanksi: Mengatur pelanggaran terhadap ketentuan yang pengolahan, distribusi, dan konsumsi termasuk sanksi administratif dan Cemaran Pangan: Mengatur tentang jenis-jenis mempengaruhi keamanan pangan, termasuk cemaran biologis, kimia, dan fisik. Pengawasan dan Penegakan Hukum: Menetapkan mekanisme pengawasan terhadap keamanan pangan, termasuk peran pemerintah dan lembaga terkait dalam melakukan pengawasan dan Sertifikasi dan Standar Keamanan Pangan: Mengatur tentang perlunya sertifikasi dan standar yang harus dipenuhi oleh produk pangan untuk memastikan bahwa produk tersebut aman untuk dikonsumsi. Pendidikan Mendorong Penyuluhan: penyuluhan kepada masyarakat dan pelaku usaha tentang pentingnya dan cara-cara untuk menjaga keamanan pangan. Tanggung Jawab Pelaku Usaha: Menetapkan tanggung jawab pelaku usaha dalam menjaga keamanan pangan, termasuk kewajiban untuk melakukan pembersihan, sanitasi, dan pengendalian cemaran. Peraturan ini bertujuan untuk melindungi kesehatan masyarakat dan memastikan bahwa pangan yang beredar di masyarakat aman untuk dikonsumsi. Dari hasil pelatihan ini, peningkatan kualitas keamanan produk krecek krupuk di kalangan mitra, serta peningkatan pengetahuan yang diperoleh mitra melalui pelatihan dan pendampingan yang diberikan oleh Tim Pengabdian Unida Gontor. Oleh karena itu, perluasan jangkauan kegiatan semacam ini sangat penting agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas dalam rangka pengembangan UMKM. PENUTUP Pelatihan keamanan pangan dan pemahaman tentang kandungan gizi produk sangat penting untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi tidak hanya aman tetapi juga memberikan manfaat kesehatan yang optimal. Dengan memahami kedua aspek ini, kita dapat lebih baik dalam memilih dan mengolah makanan yang sehat dan aman. Manfaat dari kegiatan ini bagi UM Krecek Bu Nor adalah UM Bu Nor mampu memilih bahan baku yang sesuai standar SNI dan standar BPOM. Selain itu terdapat manfaat untuk Dosen sebagai pengusul adalah penerapan ilmu dalam kelas ke dalam praktik lapangan/obyek terkait Jurnal Abdimas Sang Buana. Volume 6 No 1 bulan Mei tahun 2025 DOI: 10. 32897/abdimasusb. P-ISSN: 2745-5912 E-ISSN: 2745-9047 Berkelanjutan Dalam Green Economy. Berdaya : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Kepada Masyarakat. :107Ae18. pemilihan bahan baku produk yang aman, berkualitas dan bergizi. Sedangkan manfaat pengalaman dalam mengidentifikasi bahan makanan yang berkualitas dan potensi bahaya Hamidah E. Zuhri S. Santi Is. Pelatihan Pengembangan Produk Olahan Pangan Lokal Meningkatkan Daya Saing Pasar Di Kabupaten Lamongan Untuk. Sabajaya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. :211Ae7. Safirin Mt. Samanhudi D. Aryanny E. W Ep. Pemanfaatan Teknologi Packaging Untuk Meningkatkan Kualitas Dan Keamanan Produk Pangan Lokal. Jurnal Abdimas Peradaban: Jurnal Pengabdian Masyarakat. :31Ae41. Megavitry R. Harsono I. Widodo I. Sarungallo As. Pengukuran Efektivitas Sistem Informasi Pangan Dan Keterjangkauan Pangan Sehat Terhadap Keamanan Pangan Di Indonesia. Jurnal Multidisiplin West Science. :334Ae43. Priambodo Nd. Strategi Pemasaran Inovatif Untuk Meningkatkan Daya Saing Produk Pertanian Lokal : Studi Kasus. Journal Of Composite Social Humanisme. :11Ae21. Tsany Fm. Hutajulu Ir. Irfany Mi. Maulidiya Se. Bogor Ip. Dramaga Kipb. Pendampingan Penerapan Strategi Direct Dan Indirect Marketing Serta Uji Nilai Gizi Pada Produk Umkm Wangirasa ( Assistance In The Implementation Of Direct And Indirect Marketing Strategies And Nutritional Value Testing For Wangirasa Msme Products ). Jurnal Pusat Inovasi Masyarakat. (Apri. :40Ae52. Rahmadani R. Muntaha Ys. Amalia R. Wijandari A. Peningkatan Pemahaman dalam produk pangan dan memastikan produk keamanan dan kualitas. UCAPAN TERIMA KASIH Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada Kedai Reka. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. Riset dan Teknologi. Kementerian Pendidikan. Kebudayaan. Riset dan Teknologi, serta Universitas Darussalam Gontor atas dukungan berupa pendanaan yang telah diberikan, baik dalam bentuk materi maupun non-materi, yang memungkinkan Pengabdian Masyarakat ini. Semoga program ini dapat kemajuan mitra UM Krecek Krupuk AuBu NorAy di Desa Gandu Mlarak. Kabupaten Ponorogo, serta memberikan manfaat dan keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. DAFTAR PUSTAKA