JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 PENGARUH MOTIVASI DAN KOMUNIKASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KELURAHAN KUTA BUMI TANGERANG Widia Astuti1. Imroatus Sholehah2 Universitas Pamulang, 1dosen01265@unpam. id, 2Imroatussholehah476@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara parsial dan bersama-sama antara motivasi dan komunikasi terhadap kinerja karyawan di Kelurahan Kuta Bumi di Tangerang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Dalam penelitian ini memiliki populasi dan sampel sebanyak 66 responden di Kelurahan Kuta Bumi. Metode pengumpulan data primer dengan teknik pengolahan data menggunakan uji data deskriptif, uji data asumsi klasik meliputi uji data normalitas, uji data multikolinearitas, uji data heterokedastisitas, uji data autokorelasi, analisis data regresi linear berganda, koefisien determinasi, uji hipotesis meliputi uji t dan uji F. Dalam hasil penelitian ini pengolahan data yang dilakukan menggunakan SPSS Versi 26. Hasil regresi linier berganda adalah Y=25,268 0,267X1 0,120X2. Nilai koefisien determinasi R2 sebear 0,756, bermakna variabel Motivasi dan Kompensasi memiliki kontribusi atau sumbangan terhadap kinerja sebesar 75,6 % dan sisanya 24,4% dipengaruhi faktor lain. Hasil penelitian uji hipotesis secara parsial secara parsial diperoleh Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Karyawan, hasil penelitian bahwa nilai signifikasi yang dihasilkan sebesar 0,004 lebih kecil dari 0,05. Dari hasil penelitian Uji hipotesis secara parsial Komunikasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, hasil penelitian ini bahwa nilai signifikansi yang dihasilkan sebesar 1,286 lebih besar dari 0,05. Hasil penelitian ini Uji hipotesis Secara simultan bahwa Motivasi dan Komunikasi secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, hasil penelitian bahwa nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05 Kata Kunci : Motivasi. Komunikasi. kinerja karyawan Abstract This research aims to determine the partial and joint influence of motivation and communication on employee performance in Kuta Bumi Village in Tangerang. This type of research is quantitative. This research had a population and sample of 66 respondents in Kuta Bumi Village. Primary data collection methods with data processing techniques using descriptive data tests, classical assumption data tests including normality data tests, multicollinearity data tests, heteroscedasticity data tests, autocorrelation data tests, multiple linear regression data analysis, coefficient of determination, hypothesis tests including t tests and t tests. In the results of this research, data processing was carried out using SPSS Version 26. The results of multiple linear regression were Y=25. 267X1 0. 120X2. The coefficient of determination R2 value is 0. 756, meaning that the Motivation and Compensation variables have a contribution or contribution to performance of 6% and the remaining 24. 4% is influenced by other factors. The results of the partial hypothesis testing research showed that motivation had a positive and significant effect on employee The research results showed that the resulting significance value was 0. 004, which was smaller than 0. From the research results of partial hypothesis testing, communication does not have a significant effect on employee performance. The results of this research show that the resulting significance value is 1. 286 which is greater than 0. The results of this research test the hypothesis simultaneously that Motivation and Communication together have a positive and significant effect on employee performance, the research results show that the significance value is smaller than 0. Keywords: Motivation. Communication. employee performance 135 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 LATAR BELAKANG Instansi Kompensasi. Faktor Intern Pembawaan individu. Tingkat pendidikan, organisasi yang terdiri dari sekumpulan Pengalaman masa lampau. Keinginan atau orang-orang yang di pilih berdasarkan prosedur tertentu, guna melaksanakan tugas Hermani, 2. Motivasi yang efektif perlu negara demi mewujudkan pelayanan publik. diberikan kepada para pegawai. Sehingga Setiap instansi pemerintah memiliki tujuan pegawai tidak selalu mengeluh tentang hal- yang ingin di capai dengan memanfaatkan hal sepele, tidak melanggar setiap aturan sumber daya manusia yang di miliki dan di yang diberikan perusahaan dan juga tidak kelola dengan efektif dan efesien. saling menyalahkan sesama pegawai. Maka Keberhasilan suatu organisasi tidak terlepas dari peningkatan (Wicaksono dari itu perlunya memberikan motivasi dengan cara meningkatkan kerja keras pegawai, dan semangat kerja pegawai agar berkualitas dan unggul harus selalu di kelola tercapainya tujuan perusahaan. Komunikasi dan di tekankan dalam oprasional suatu secara etimologis atau menurut kata asalnya perusahaan, untuk dapat mencapai kinerja berasal dari bahasa latin yang berarti Sumber sember daya Perusahaan tersebut harus mengingkatkan communicare yang berarti sama makna kualitas sumberdaya manusia karna sangat di mengenai suatu hal, jadi berlangsungnya perlukan agar pegawai memiliki sikap dan suatu proses komuniksai terjadi apabila prilaku yang mampu memberikan pelayanan terdapat kesamaan mengenai hal-hal yang di yang terbaik. Setiap perusahaan akan selalu pegawai dengan harapan menjadi tujuan apabila ada pesan yang akan disampaikan dan perusahaan tersebut akan tercapai dengan terdapat pula unpam balik dari penerima Kemampuan pegawai tercermin dari pesan yang dapat di terima langsung oleh komonikasi dan kinerja yang optimal. penyampai pesan (Sitorus, 2. Kinerja pegawai merupakan salah satu modal bagi perusahaan untuk mencapai tujuan (Rivaldo. Berkembangnya sebuah organisasi tidak terlepas oleh adanya Motivasi di pengaruhi oleh dua faktor sebuah kinerja, sebuah keharusan bagi setiap yaitu faktor eksternal dan faktor internal. peagwai untuk mecapai kinerja yang baik Faktor eksternal yaitu: Lingkungan kerja, agar tujuan utama dari perusahaan dapat Pemimpin dan kepemimpinannya. Tuntutan tercapai, hal itu tentu tidak lepas dari kualitas dan kapasitas karyawan dalam melakukan Dorongan atau bimbingan atasan, dan sebuah pekerjaan yang sudah menjadi 136 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 tanggung jawabnya. Kinerja pegawai di Kelurahan kuta bumi merupakan sebuah instansi pemerintah yang maksimal akan Kelurahan di Kecamatan Pasar Kemis. Tangerang. Banten. Kode Pos 15560. pelayanan bagi publik. Kinerja yang baik Kelurahan Kuta Bumi menjadikan motivasi bagi suatu organisasi tergantung juga dari dan komunikasi sebagai salah satu faktor kualitas sumber daya manusia, dengan utama yang harus di miliki oleh setiap kualitas sumber daya yang baik kinerja suatu pegawai, karna itu sudah menjadi kewajiban pemimpin, antar pegawai dam antar pegawai Sebaliknya sumber daya manusia yang lainya untuk berpartisipasi di sebabkan kurang memadahi menyebabkan organisasi dengan adanya motivasi dan komunikasi berjalan tidak baik atau kurang sehat. sehinga dapat memicu kinerja pegawai yang Dalam suatu instansi sering kali hanya menuntut kinerja yang tinggi pada pegawai, faktor-faktor lebih maksimal Tabel 1 Data kinerja pegawai Kelurahan Kuta Bumi Kota Tangerang mempengaruhi padahal faktor adalah hal mendasar dalam menunjang kinerja pegawai seperti motivasi dan komunikasi harus di perhatikan untuk meningkatkan produktivitas Di era globalisasi seperti saat ini masyarakat merupakan suatu kondisi yang Sumber: Data kelurahan kuta bumi tidak dapat di hindarkan. Hal ini jelas menuntut adanya profesionalisme di dalam penilaian kerja pada kelurahan kuta bumi Guna pencapaian sumber daya manusia yang dimiliki di tuntut bekerja secara professional, termasuk di dalamnya harus memiliki motivasi dan komunikasi yang tepat akan Pada tabel di atas dapat dilihat bahwa dengan sukarela, yang akan menghasilkan pekerjaan yang lebih baik dan meningkatkan produktifitas kerja. tangerang setiap tahunnya manargetkan hasil 100%, namun realisai yang dapat pertahuan hanya tercapai pada tahun 2020 mencapai 83% , tahun 2021 sebanyak 82% dan pada tahun berikutnya 2022 yaitu mencapai 89%. Usaha pegawai diantaranya dengan adanya motivasi dan komunikasi yang baik. Pegawai di kelurahan kuta bumi memiliki tugas masingmasing, mungkin memengaruhi kinerja pegawai di 137 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 kelurahan kuta bumi antara lain motivasi dan Menariknya penelitian ini dilakukan karna kinerja pegawai merupakan kunci dari Tabel 2 Data Motivasi Kerja Pegawai Kelurahan Kuta Bumi Tangerang No Indikator Skor Skor Kriteria Aktual ideal (%) (%) Kebutuhan Fisik 85% 100% Tinggi maksimal, dan diperlukan penelitian untuk memberikan solusi dan masukan dalam memperbaiki kinerja pegawai kelurahan kuta bumi kecamatan pasar kemis, kabupaten tangerang, banten. Dengan mengunakan teori Kebutuhan Aman Rasa 80% 100% Baik Kebutuhan Sosial 75% 100% Cukup Kebutuhan akan 80% Penghargaan Kebutuhan Spiologis Total 100% Baik dan konsep terkait teori motivasi, teori komunikasi dan teori kinerja pegawai. RUMUSAN MASALAH Berdasarkan identifikasi masalah di atas, 100% Cukup Baik penulis merumuskan permasalahan sebagai Bagaimana Sumber: data kelurahan kuta bumi berpengaruh terhadap kinerja Pegawai Berdasarkan tabel 2 menunjukan bahwa di Kelurahan Kuta Bumi Tangerang? mutivasi kerja pegawai dikelurahan kuta Bagaimana secara parsial Komunikasi bumi tangerang yaitu kebutuhan sosial, berpengaruh terhadap kinerja Pegawai di kebutuhan akan pemberian penghargaan serta Kelurahan Kuta Bumi Tangerang? kebutuhan spisiologis dalam kondisi cukup Bagaimana secara simultan Motivasi baik yang berdampak pada kinerja pegawai dan Komunikasi berpengaruh terhadap kinerja pegawai di Kelurahan Kuta kuta bumi tangerang dalam menyelesaikan pekerjaan. Bumi Tangerang? Berdasarkan hasil observasi di lapangan terkait dengan komunikasi kerja pegawai di TUJUAN PENELITIAN kelurahan kuta bumi tangerang juga masih di Berdasarkan rumusan masalah di atas, ketagorikan cukup baik maka dari itu perlu penelitian ini di lakukan dengan tujuan arahan, kebijakan dari pihak perusahaan sebagai berikut. bahkan pimpinan atau kepala kelurahan kuta Untuk Mengetahui bumi tangerang itu sendiri dan cara untuk Motivasi berpengaruh terhadap Kinerja meningkatkan komunikasi kerja pegawai Pegawai secara perlahan agar berjalan dengan baik Tangerang. seiringnya waktu kinerja pegawai dapat di pengaruhi dengan komunikasi. Untuk Dikelurahan Mengetahui Komunikasi Kuta Bumi Berpengaruh Terhadap 138 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Kinerja Pegawai Dikelurahan Kuta variabel Ae variabel yang terkait dalam suatu Bumi Tangerang. Untuk Mengetahui secara simultan Antara Motivasi Dan Motivasi Kerja (X. Komunikasi Menurut (Winardi, 2. Motivasi berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai adalah sebuah kekuatan terpendam yang ada Dikelurahan Kuta Bumi Tangerang. pada diri seorang insan, yang bias di tumbuhkan sendiri ataupun di tumbuhkan METODE PENELITIAN oleh beberapa kekuatan eksternal yang pada Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menurut Sugiyono . berpendapat Aupenelitian penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data bersifat kuantutatif atau statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkanAy. Penelitian ini merupakan studi empiris yang bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Bumi Kecamatan Pasar Kemis Kabupaten Tangerang Banten, pada bulan Maret 2023 menentukan hasil kinerjanya secara baik ataupun kurang baik. Komunikasi Kerja (X. Komunikasi menurut (Amirullah, 2. yaitu sebuah proses pemindahan informasi dari manusia ke manusia lainya, informasi serta maksud itu bisa di aplikasikan ke berbagai macam pengaplikasian pakai untuk perpindahan berita atau maksud tidak langsung. Kinerja (Y) Sedarmayanti dalam Burhannudin. Operasional variabel menurut Sugiyono , adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang objek atau kegiatan yang mempunyai variasi yang tertentu yang di tetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan lewat lisan atau tulisan,serta carayang di . OPERASIONAL VARIABEL PENELITIAN atau balasan non finansial, yang mampu bisa berupa tatapmuka secara langsung atau Penelitian ini di lakukan di Kelurahan Kuta dasarnya berputar sekitar balasan finansial Operasionalisasi variabel diperlukan dalam menentukan jenis, indikator, serta skala dari menyatakan kinerja karyawan Aucapaian kelompok dalam satu merampungkan tugas dan tanggung jawabnya guna mencapai cita-cita organisasi secara sah, tanpa melanggar hukum, serta bermoral dan POPULASI DAN SAMPEL Populasi Menurut Sugiyono berpendapat Aupopulasi adalah jumlah wilayah 139 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 generalisasi yang terdiri atas obyek dan Kutabumi. Kutabaru. Gela Jaya. Kutajaya, karakteristik yang ditetapkan oleh peneliti dan Sukamantri, dan Desa Pangadengan yang kemudian ditarik kesimpulannyaAy. luasnya mencapai 1500 hektar. Keenam desa Sedangkan menurut Suharsimi Arikunto tersebut tergabung dalam satu desa yaitu . menyampaikan bahwa Aupopulasi DESA KUTABUMI. Sistem pemerintahan adalah keseluruhan subjek penelitianAy. Dari mulai terbentuk sekitar tahun 1950-an setelah pengertian di atas, disimpulkan populasi Pada tahun 1960 di adakan adalah keseluruhan karakteristik atau sifat pendataan wilayah atau rincian wilayah dan di subjek atau objek yang dapat ditarik sebagai kumpulkan dalam satu buku induk tanah desa Jumlah populasi dikelurahan kuta sekaligus untuk pembayaran IPEDA/iuran bumi tangerang adalah 66 pegawai. pembangunan daerah . ekarang di Sampel sebagai pajak bumi dan banguna. Dan Sampel adalah bagian terkecil dari suatu dibentuk infastruktur mulai dari (KADUS) populasi yang akan diteliti. Sampel tersebut kepala desa sampai wilayah RT. Pada tahun sebagai perwakilan, harus mempunyai sifat- 1975 di bangun balai desa yaitu Kantor Desa sifat atau ciri-ciri yang terdapat pada populasi. Kota Bumi, dan terjadi pemekaran menjadi Teknik pengambilan data ini dilakukan dua bagian yaitu Desa Kutabumi dan Gelam dengan cara pengambilan objek dari sampel jaya pada tahun 1998 desa Kuta Bumi di yang dinamakan sampling atau responden. mekarkan lagi menjadi Desa Kutabumi dan Menurut Sugiyono . sampel Kutabaru, hingga sekarang belum terjadi adalah bagian dari jumlah atau karakteristik pemekaran lagi. Pada tahun 2005 terjadi yang dimiliki oleh populasi tersebut. perubahan status dari Desa Kutabumi menjadi Suharsimi Arikunto Kelurahan Kuta Bumi. mengatakan apabila jumlah populasi kurang dari 100 orang seluruh populasi dijadikan Visi dan misi Kelurahan Kuta Bumi obyek penelitian. populasi penelitian ini relatif Visi kecil, maka seluruh populasi pegawai yang AuTerwujudnya masyarakat kelurahan kuta berjumlah dijadikan obyek penelitian. Dari bumi yang ber iman, mandiri, permukiman, penjelasan diatas jumlah sampel dikelurahan perdagangan dan jasa berorintasi wawasan kuta bumi adalah 66 responden. lingkunganAy Misi HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Sejarah Singkat Kelurahan Kuta Bumi Selain penyusunan visi juga telah di tetapkan misi yang memuat sesuatu peryataan yang harus dilaksanakan oleh kelurahan, agar Awalnya kelurahan kotabumi di sebut Kejaroan/Desa, wilayahnya meliputi Desa tercapai visi yang di maksud sesuai dengan yang di harapkan. 140 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Peningkatan pelayanan public dan kinerja Pendidikan Terakhir Jumlah Responden Menjamin iklim usaha yang kondusif. SMA Sederajat 48 Peningkatan Diploma Sarjana (S. Magister (S. Lainnya Mendukung produktivitas sector perdagangan, industri kecil, home industri yang kondusif. Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui Mewujudkan kelurahan yang aman, tertib dan saling bersinerji positif. pria 37 dan wanita 29, yaitu dari jumlah responden sebanyak 66 orang responden. Berdasarkan tabel diatas, sesuai dengan Memelihara dan menjaga ke amanan ketertipan dan perlindungan masyarakat. Menjalin komunikasi, koordinasi dan menjawab kuisioner terlihat dari jenis kelamin Mewujudkan kehidupan sosial yang Sumber: Hasil Kusioner responden 2023 RT/RW, pendidikan terakhir Sekolah Menengah Atas sebanyak 46. Diploma 0. Sarjana 18, magister 0 dan lainnya 2. Lama kerja pegawai adalah masyarakat dalam menjaga keamanan, <1 tahun 4, 1-2 tahun 30 orang, 3-4 adalah ketertiban dan perlindungan masyarakat 32 orang, >5 tahun adalah 0 orang. UJI KUALITAS DATA ANALISA DASKRIPTIF Analisa Pengujian kualitas data dalam penelitian ini meliputi uji validitas instrumen dan uji responden dalam penelitian ini terdapat 66 reliabilitas instrument, dengan menggunakan responden yang dapat di tunjukan sebagai sofware SPSS versi 26. Uji Validitas Tabel 4 Deskriptif Responden Kategori Deskripsi Jenis Kelamin Jumlah Responden Lama kerja Menurut Indriantoro Supomo Jumlah . ada dua konsep mengukur uji validitas yaitu realibilitas dan validitas. Dalam uji validitas ini peneliti melakukan dengan Pria Wanita menghitung koefisien korelasi, dimana jika r Jumlah Responden hitung > r tabel maka pertanyaan tersebut <1 tahun 1-2 Tahun 3-4 Tahun dinyatakan valid (Ghozali, 2016:. Hasil uji validitas masing-masing variabel dapat dilihat pada tabel di bawah ini : 141 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Tabel 5 Hasil Uji Validitas Motivasi Pertanyaan Rhitung Rtabel Keterangan X1. 0,732 2042 Valid X1. 0,613 2042 Valid X1. 0,851 2042 Valid X1. 0,773 2042 Valid X1. 0,776 2042 Valid X1. 0,731 2042 Valid X1. 0,726 2042 Valid X1. 0,811 2042 Valid X1. 0,779 2042 Valid X1. 0,831 2042 Valid Sumber : Data olah SPSS . Tabel 7 Hasil Uji Validitas Kinerja Karyawan Pertanyaan Rhitung Rtabel Keterangan 0,439 2042 Valid 0,655 2042 Valid 0,556 2042 Valid 0,503 2042 Valid 0,505 2042 Valid 0,701 2042 Valid 0,682 2042 Valid 0,729 2042 Valid 0,631 2042 Valid 0,739 2042 Valid Sumber : Data olah SPSS . 2023 Hasil uji validitas variabel Motivasi Hasil uji validitas variable Kinerja (X. dari tabel diatas dapat diketahui semua Karyawan (Y) dari tabel diatas dapat diketahui item pernyataan yang digunakan dalam semua item pernyataan yang digunakan dalam penelitian ini mempunyai rhitung yang lebih penelitian ini mempunyai rhitung yang lebih besar dari rtabel yaitu 0,2042 dengan besar dari rtabel yaitu 0,2042 dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa demikian dapat diambil kesimpulan bahwa butir pertanyaan pada variabel Motivasi (X. butir pertanyaan dinyatakan valid. Pegawai (Y) dinyatakan valid. Tabel 6 Hasil Uji Validitas Komunikasi (X. Pertanyaan Rhitung Rtabel Keterangan X2. 0,753 2042 Valid X2. 0,730 2042 Valid X2. 0,820 2042 Valid X2. 0,734 2042 Valid X2. 0,670 2042 Valid X2. 0,845 2042 Valid X2. 0,685 2042 Valid X2. 0,788 2042 Valid X2. 0,684 2042 Valid X2. 0,718 2042 Valid Sumber : Data olah SPSS . 2023 pada variabel Kinerja Uji Reliabilitas Uji Reliabilitas mengukur konsistensi dari seluruh pertanyaan dalam penelitian variabel motivasi (X. dan kompensasi (X. , dan kinerja pegawai (Y). Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika nilai cronbach alpha > 0,60 dan jika cronbach alpha < 0,60 maka suatu konstruk atau variabel dikatakan tidak reliabel (Sugiyono,2. Hasil uji validitas variabel Komunikasi Tabel 8 Hasil Uji Reliabilitas (X. dari tabel diatas dapat diketahui semua item pernyataan yang digunakan dalam penelitian ini mempunyai rhitung yang lebih besar dari rtabel yaitu 0,2042 dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa butir pertanyaan pada variabel Komunikasi (X. dinyatakan valid. Variabel Cronbach's Keterangan Alpha Motivasi (X. 0,909 Komunikasi 0,919 (X. Kinerja (Y) 0,820 Sumber : Data olah SPSS . 142 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 Dari keterangan tabel diatas dapat Melihat gambar P-plot di atas dapat dijelaskan diketahui CronbachAos Alpha E 0,90, 0,91 dan titik-titik 0,82 dengan demikian untuk variabel kinerja karyawan, motivasi , komunikasi dan kinerja terdistribusi normal, maka model regresi pegawai dapat dikatakan sangat reliabel. memenuhi asumsi normalitas. Uji Asumsi Klasik Uji Heteroskedastisitas Uji Normalitas Menurut Uji Ghozali Heteroskedastisitas Uji menguji apakah dalam model regresi terjadi normalitas bertujuan untuk menguji dalam ketidaksamaan variance dari residual satu model regresi, kesalahan pengganggu atau pengamatan ke pengamatan lainnya. Dasar residual memiliki distribusi normal atau tidak. analisa dengan metode scatter plot : Uji Jika ada pola tertentu, seperti titik-titik menggunakan P-Plot. Kriteria dalam metode yang ada membentuk pola tertentu yang p-plot dan histrogram adalah jika data teratur, maka mengindikasi telah terjadi menyebar di sekitar garis diagonal dan mengikuti arah garis diagonal atau grafik Jika tidak ada pola tertentu, serta titik-titik histrogramnya menunjukkan pola distribusi menyebar di atas dan di bawah angka 0 pada normal, maka regresi memenuhi asumsi sumbu Y, maka mengindikasi telah terjadi Berikut hasil output uji Jika data menyebar jauh dari garis diagonal dan tidak mengikuti arah garis hetersokedastositas dengan metode scatter plot adalah diagonal atau grafik histrogramny tidaka menunjukkan pola distribusi normal, maka regresi tidak memenuhi asumsi normalitas. Berikut pengujian uji normalitas dengan metode P-plot. Hasil output uji normalitas dengan metode P-plot diperoleh : Sumber : Data olah SPSS . Gambar 2 Scatterplot Uji Heteroskedastisitas Berdasarkan Scatterplot menunjukkan bahwa terdapat pola yang jelas serta titik yang menyebar diatas dan dibawah Sumber : Data olah SPSS . Jadi Gambar 1 Uji P-plot 143 Manajemen FEB Ae Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma JURNAL ILMIAH M-PROGRESS Vol. Nomor 1 Januari 2024 lebih kecil dari 0,05 maka hipotesis heteroskedastisitas pada model regresi. keempat (H. di terima. SARAN