Garba Pembangunan Masyarakat e-ISSN: 3046-5133 Volume 3 No. 2 Tahun 2026 (Hal: 33-. MEMBANGUN KESADARAN DAN LITERASI PAJAK SISWA DAN MAHASISWA MELALUI SOSIALIASI PAJAK PADA KEGIATAN TAX GOES TO CAMPUS ENHANCING TAX AWARENESS AND TAX LITERACY AMONG STUDENTS THROUGH TAX SOCIALIZATION ACTIVITIES IN THE TAX GOES TO CAMPUS PROGRAM Indah Umiyati, . Icih, . Sri Mulyati, . Asep Kurniawan, . Bambang Sugiharto, . Trisandi Eka Putri Program Studi Akuntansi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja Jl. Otto Iskandardinata No 76. Subang. Jawa Barat 41211 *Email korespondensi: indahumiyati@stiesa. No hp: 6282283264181 ABSTRAK Histori Artikel: Diajukan: 15/01/2026 Diterima: 16/01/2026 Diterbitkan: 01/02/2026 Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan meningkatkan literasi perpajakan di kalangan siswa dan mahasiswa melalui program Tax Goes to Campus. Kegiatan dilaksanakan oleh Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja bekerja sama dengan KPP Pratama Subang dengan sasaran siswa SMK di Kabupaten Subang dan mahasiswa Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi tatap muka yang disertai diskusi interaktif dan studi kasus sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan pajak, fungsi dan manfaat pajak, jenis-jenis pajak, serta peran generasi muda dalam mendukung kepatuhan pajak di era digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar perpajakan serta perubahan sikap yang lebih positif terhadap pajak sebagai bentuk kontribusi warga negara. Peserta juga menunjukkan partisipasi aktif selama kegiatan dan kesadaran awal untuk memenuhi kewajiban perpajakan di masa mendatang. Kegiatan ini menegaskan bahwa program Tax Goes to Campus merupakan model pengabdian kepada masyarakat yang efektif, aplikatif, dan berkelanjutan dalam membangun budaya sadar pajak di lingkungan pendidikan. Kata kunci: kesadaran pajak, literasi perpajakan. Tax Goes to Campus, siswa SMK, mahasiswa akuntansi, pengabdian kepada masyarakat PENDAHULUAN Pajak merupakan salah satu sumber utama penerimaan negara yang memiliki peran strategis dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan nasional (Aqmarina & Furqon, 2. Melalui pajak, negara mampu menyediakan berbagai layanan infrastruktur, dan perlindungan sosial, yang secara langsung maupun tidak langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat (Huda et al. , 2024. Saggaf et al. , 2. Oleh karena itu, keberhasilan sistem perpajakan sangat ditentukan oleh tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya (Judijanto, 2024. Limbong et al. , 2. Tanpa kesadaran yang memadai, potensi penerimaan negara tidak Indah Umiyati1. Icih2. Sri Mulyati3. Asep Kurniawan4. Bambang Sugiharto5. Trisandi Eka Putri6 Membangun Kesadaran dan Literasi Pajak Siswa dan Mahasiswa Melalui Sosialiasi Pajak Pada Kegiatan Tax Goes to Campus dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan (Tampubolon et al. , 2. Generasi muda, khususnya siswa dan mahasiswa, merupakan kelompok strategis dalam pembangunan kesadaran pajak jangka panjang (Smith et al. , 2. Mereka adalah calon Wajib Pajak yang pada masa mendatang akan berperan aktif dalam perekonomian dan sistem perpajakan nasional (Rusli & Nainggolan, 2. Namun demikian, pemahaman siswa dan mahasiswa mengenai pajak umumnya masih terbatas pada pengertian normatif sebagai kewajiban yang bersifat memaksa, tanpa diimbangi dengan pemahaman yang utuh mengenai fungsi, manfaat, dan peran pajak dalam pembangunan negara (Jaya, 2. Kondisi ini berpotensi membentuk persepsi negatif terhadap pajak apabila tidak diimbangi dengan edukasi yang tepat sejak dini (Yusuf et , 2. Rendahnya literasi perpajakan pada generasi muda dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain minimnya muatan pendidikan perpajakan dalam kurikulum formal, terbatasnya akses terhadap informasi perpajakan yang mudah dipahami, serta kurangnya kegiatan edukatif yang bersifat aplikatif (Zega et al. , 2. Akibatnya, pemahaman mengenai hak dan kewajiban perpajakan, jenis-jenis pajak, serta mekanisme pemungutan dan pemanfaatan pajak belum terbentuk secara komprehensif (Satriya et al. Padahal, pembentukan kesadaran pajak tidak hanya berkaitan dengan aspek pengetahuan, tetapi juga menyangkut sikap dan nilai moral sebagai warga negara yang bertanggung jawab (Ginting et al. , 2. Dalam konteks tersebut, diperlukan upaya edukasi perpajakan yang bersifat preventif, berkelanjutan, dan menyasar kelompok usia muda (Wulan & Furqon, 2. Edukasi pajak sejak dini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk membangun budaya patuh pajak di masa depan (Meilani & Inayati, 2. Salah satu pendekatan yang dinilai efektif adalah melalui kegiatan sosialisasi pajak yang dilakukan secara langsung, komunikatif, dan kontekstual, sehingga materi perpajakan tidak dipersepsikan sebagai hal yang abstrak dan sulit, melainkan dekat dengan kehidupan sehari-hari (Azwad et , 2. Program Tax Goes to Campus merupakan salah satu bentuk inovasi edukasi perpajakan yang bertujuan mendekatkan pengetahuan pajak kepada dunia pendidikan (Chamalinda & Fitria, 2. Program ini dirancang sebagai kegiatan sosialisasi yang melibatkan perguruan tinggi dan otoritas pajak perpajakan kepada siswa dan mahasiswa (Oktaviani et al. , 2. Melalui pendekatan ini, diharapkan generasi muda tidak hanya memahami aspek teknis perpajakan, tetapi juga menyadari pentingnya pajak sebagai instrumen pembangunan dan wujud partisipasi aktif warga negara (Jaya, 2. Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja sebagai institusi pendidikan tinggi yang berfokus pada pengembangan ilmu ekonomi dan akuntansi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk berkontribusi dalam peningkatan literasi perpajakan Salah satu wujud nyata dari tanggung jawab tersebut adalah melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berbasis edukasi perpajakan. Bekerja sama dengan KPP Pratama Subang. Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja menyelenggarakan kegiatan Tax Goes to Campus sebagai sarana sosialisasi pajak yang menyasar siswa SMK di Kabupaten Subang dan mahasiswa Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja. Pemilihan siswa SMK sebagai sasaran kegiatan didasarkan pada pertimbangan bahwa sebagian dari mereka akan segera memasuki dunia kerja atau berwirausaha setelah lulus, sehingga memiliki potensi untuk menjadi Wajib Pajak dalam waktu yang relatif dekat (Rusli & Nainggolan, 2. Sementara itu, mahasiswa akuntansi dipandang sebagai agen literasi pajak yang strategis karena memiliki dasar pengetahuan akuntansi dan perpajakan yang dapat dikembangkan melalui kegiatan aplikatif (Oktaviani et al. , 2. Melalui keterlibatan dalam kegiatan ini, mahasiswa Gapura (Garba Pembangunan Masyaraka. - Vol. 2026 - . Indah Umiyati1. Icih2. Sri Mulyati3. Asep Kurniawan4. Bambang Sugiharto5. Trisandi Eka Putri6 Membangun Kesadaran dan Literasi Pajak Siswa dan Mahasiswa Melalui Sosialiasi Pajak Pada Kegiatan Tax Goes to Campus pemahaman konseptual, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai kesadaran pajak yang dapat ditularkan kembali kepada Kegiatan Tax Goes to Campus dirancang dengan pendekatan edukatif dan partisipatif. Materi sosialisasi mencakup pengenalan pajak, fungsi dan manfaat pajak, jenis-jenis pajak, serta peran generasi muda dalam mendukung kepatuhan pajak. Penyampaian materi mengaitkan konsep perpajakan dengan realitas kehidupan sehari-hari, sehingga lebih mudah dipahami oleh peserta. Selain itu, sesi diskusi dan tanya jawab menjadi ruang interaksi yang memungkinkan peserta untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, dan pengalaman terkait Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk pemahaman yang lebih utuh pembangunan, bukan sekadar kewajiban Kesadaran pajak yang dibangun sejak dini diharapkan dapat memengaruhi sikap dan perilaku peserta di masa mendatang, sehingga terbentuk generasi Wajib Pajak yang sadar, patuh, dan bertanggung jawab. Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan otoritas pajak dalam membangun budaya sadar pajak di lingkungan pendidikan. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguraikan secara sistematis pelaksanaan kegiatan Tax Goes to Campus yang diselenggarakan oleh Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja bekerja sama dengan KPP Pratama Subang. Pembahasan pelaksanaan kegiatan, hasil yang dicapai, serta kontribusi kegiatan dalam membangun kesadaran pajak siswa dan mahasiswa. Dengan adanya artikel ini, diharapkan dapat memberikan gambaran praktik baik pengabdian kepada masyarakat berbasis edukasi perpajakan yang dapat direplikasi dan dikembangkan di berbagai wilayah. METODE Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui program Tax Goes to Campus. Pendekatan ini dipilih karena dinilai mampu mendorong keterlibatan aktif peserta dalam proses pembelajaran serta meningkatkan efektivitas penyampaian materi perpajakan. Program dirancang sebagai bentuk kolaborasi antara Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja dan KPP Pratama Subang, dengan sasaran utama siswa SMK di Kabupaten Subang dan mahasiswa Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yang saling berkaitan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan sosialisasi, hingga evaluasi kegiatan (Gambar . Setiap tahapan disusun secara sistematis untuk memastikan bahwa tujuan kegiatan, yaitu membangun kesadaran dan pemahaman pajak pada generasi muda, dapat tercapai secara optimal. Tahap perencanaan diawali dengan koordinasi antara tim dosen Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja dan pihak KPP Pratama Subang. Koordinasi ini bertujuan untuk menyepakati bentuk kegiatan, materi sosialisasi, metode penyampaian, serta pembagian peran antara perguruan tinggi dan Pada tahap ini juga dilakukan identifikasi kebutuhan peserta, khususnya terkait tingkat pemahaman awal mengenai perpajakan, agar materi yang disampaikan dapat disesuaikan dengan karakteristik siswa dan mahasiswa. Tahap pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi pajak yang dilaksanakan secara tatap muka. Kegiatan sosialisasi diawali dengan penyampaian materi perpajakan dasar yang meliputi pengertian pajak, fungsi dan manfaat pajak bagi negara, jenis-jenis pajak, serta hak dan kewajiban Wajib Pajak. Materi disampaikan oleh dosen Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja dan perwakilan dari KPP Pratama Subang dengan menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh peserta. Gapura (Garba Pembangunan Masyaraka. - Vol. 2026 - . Indah Umiyati1. Icih2. Sri Mulyati3. Asep Kurniawan4. Bambang Sugiharto5. Trisandi Eka Putri6 Membangun Kesadaran dan Literasi Pajak Siswa dan Mahasiswa Melalui Sosialiasi Pajak Pada Kegiatan Tax Goes to Campus Untuk peserta, metode ceramah dipadukan dengan diskusi interaktif dan sesi tanya jawab. Peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, pertanyaan, maupun pengalaman mereka terkait pajak. Pendekatan ini bertujuan untuk menciptakan suasana pembelajaran yang komunikatif dan partisipatif, sehingga peserta tidak hanya berperan sebagai pendengar pasif, tetapi juga terlibat aktif dalam proses Selain itu, kegiatan sosialisasi juga dilengkapi dengan pemberian contoh kasus sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta, seperti ilustrasi pajak penghasilan bagi pekerja pemula atau pajak dalam kegiatan usaha kecil. Penyajian contoh kasus ini dimaksudkan untuk membantu peserta memahami penerapan konsep perpajakan secara praktis. Dengan demikian, materi perpajakan tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga kontekstual. Tahap evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan kegiatan sosialisasi dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran pajak peserta. Evaluasi dilaksanakan secara sederhana melalui observasi selama kegiatan berlangsung, respon peserta dalam sesi diskusi, serta pertanyaan lisan yang diajukan setelah penyampaian Indikator keberhasilan kegiatan ditunjukkan oleh meningkatnya partisipasi aktif peserta, kemampuan peserta menjelaskan kembali konsep dasar perpajakan, serta munculnya sikap positif terhadap pajak. Data yang diperoleh dari hasil observasi dan diskusi kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan dampak kegiatan terhadap peserta. Analisis ini digunakan sebagai dasar dalam pembahasan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Melalui metode yang digunakan, kegiatan Tax Goes to Campus diharapkan mampu menjadi sarana efektif dalam membangun kesadaran Gambar 1 Tahapan Pelaksanaan PkM HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Pelaksanaan kegiatan Tax Goes to Campus yang diselenggarakan oleh Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja bekerja sama dengan KPP Pratama Subang pada tanggal 22 Desember 2025 berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta. Kegiatan ini mengusung tema Peran Digitalisasi Perpajakan menuju Indonesia Tangguh. Kegiatan ini diikuti oleh guru dan siswa SMK di Kabupaten Subang . orang( serta mahasiswa Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja . yang memiliki latar belakang dan tingkat pemahaman awal Keberagaman peserta tersebut memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi literasi pajak generasi muda di lingkungan pendidikan. Gambar 2 Sambutan dari STIE Sutaatmadja Kegiatan ini dimulai oleh sambutan dari STIE Sutaatmadja sebagai host kegiatan (Gambar . , pemaparan dari dosen akuntansi STIESA Akuntansi dari SMK dan Perguruan Tinggi Gapura (Garba Pembangunan Masyaraka. - Vol. 2026 - . Indah Umiyati1. Icih2. Sri Mulyati3. Asep Kurniawan4. Bambang Sugiharto5. Trisandi Eka Putri6 Membangun Kesadaran dan Literasi Pajak Siswa dan Mahasiswa Melalui Sosialiasi Pajak Pada Kegiatan Tax Goes to Campus (Gambar . , pemaparan materi dari KPP Pratama Subang mengenai Dasar-dasar perpajakan dan digitalisasi pajak (Gambar . dan diakhiri dengan diskusi dan tanya jawab (Gambar . Gambar 4 Pemaparan dari KPP Pratama Subang Selain kegiatan ini juga menunjukkan adanya perubahan sikap peserta terhadap pajak. Peserta mulai menunjukkan pandangan yang lebih positif dengan menyadari bahwa pajak merupakan bentuk kontribusi warga negara, bukan semata-mata beban. Hal ini terlihat dari respons peserta yang menyatakan pentingnya membayar dan melaporkan pajak secara tepat waktu ketika telah memenuhi syarat sebagai Wajib Pajak di masa mendatang. Kesadaran awal ini menjadi indikator penting dalam pembentukan perilaku patuh pajak jangka Gambar 3 Pemaparan dari Tim Dosen Prodi Akuntansi STIE Sutaatmadja Hasil utama dari kegiatan ini terlihat dari meningkatnya pemahaman peserta terhadap konsep dasar perpajakan. Sebelum kegiatan berlangsung, sebagian besar peserta masih memandang pajak sebagai kewajiban yang bersifat abstrak dan belum memahami keterkaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Setelah mengikuti sosialisasi, peserta mulai memahami fungsi pajak sebagai sumber pembiayaan negara serta perannya dalam menyediakan fasilitas publik dan mendukung pembangunan nasional. Pemahaman ini tercermin dari kemampuan peserta menjelaskan kembali materi yang disampaikan serta dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi. Gambar 5 Peserta Kegiatan Tax Goes to Campus Gapura (Garba Pembangunan Masyaraka. - Vol. 2026 - . Indah Umiyati1. Icih2. Sri Mulyati3. Asep Kurniawan4. Bambang Sugiharto5. Trisandi Eka Putri6 Membangun Kesadaran dan Literasi Pajak Siswa dan Mahasiswa Melalui Sosialiasi Pajak Pada Kegiatan Tax Goes to Campus Campus tidak hanya memberikan manfaat bagi peserta, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung program edukasi perpajakan pemerintah. PEMBAHASAN Hasil kegiatan Tax Goes to Campus menunjukkan bahwa sosialisasi pajak yang dilakukan secara langsung dan komunikatif merupakan metode yang efektif dalam meningkatkan literasi dan kesadaran pajak generasi muda (Nurodin et al. , 2. Peningkatan pemahaman dan perubahan sikap peserta mencerminkan bahwa edukasi perpajakan tidak cukup hanya disampaikan melalui media formal atau regulasi, tetapi perlu dilakukan melalui pendekatan edukatif yang kontekstual dan partisipatif. Gambar 6 Pemberian Merchandise kepada Peserta Aktif Partisipasi aktif peserta selama kegiatan juga menjadi salah satu hasil yang menonjol. Siswa dan mahasiswa terlibat secara aktif dalam diskusi, menyampaikan pendapat, serta penghasilan, pajak dalam kegiatan usaha kecil, dan kewajiban perpajakan bagi pekerja pemula. Interaksi dua arah antara pemateri dan peserta menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif dan mendorong peserta untuk lebih terbuka dalam memahami isu perpajakan. Dari sisi penyelenggara, kegiatan ini memperlihatkan sinergi yang baik antara perguruan tinggi dan otoritas pajak. Kolaborasi antara dosen Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja dan petugas KPP Pratama Subang memungkinkan penyampaian materi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan sesuai dengan praktik perpajakan yang berlaku. Dengan demikian, kegiatan Tax Goes to Temuan ini sejalan dengan pandangan merupakan proses jangka panjang yang harus dimulai sejak dini (Ginting et al. , 2. Siswa dan mahasiswa yang memperoleh pemahaman awal mengenai pajak cenderung memiliki sikap yang lebih positif terhadap kewajiban perpajakan di masa depan (Oktaviani et al. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi seperti Tax Goes to Campus berperan sebagai upaya preventif untuk mencegah terbentuknya persepsi negatif terhadap pajak ketika peserta telah menjadi Wajib Pajak aktif. Keterlibatan perguruan tinggi dalam kegiatan ini memiliki nilai strategis. Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja tidak hanya berfungsi sebagai penyedia tenaga akademik, tetapi juga sebagai agen literasi pajak yang menjembatani pengetahuan teoritis dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, perguruan tinggi dapat berkontribusi langsung dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang perpajakan sekaligus melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kolaborasi dengan KPP Pratama Subang juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan Kehadiran otoritas pajak memberikan legitimasi dan akurasi terhadap materi yang disampaikan, sehingga peserta memperoleh Gapura (Garba Pembangunan Masyaraka. - Vol. 2026 - . Indah Umiyati1. Icih2. Sri Mulyati3. Asep Kurniawan4. Bambang Sugiharto5. Trisandi Eka Putri6 Membangun Kesadaran dan Literasi Pajak Siswa dan Mahasiswa Melalui Sosialiasi Pajak Pada Kegiatan Tax Goes to Campus informasi yang benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sinergi ini menunjukkan bahwa kerja sama antara institusi pendidikan dan instansi pemerintah dapat menghasilkan program edukasi yang lebih efektif dan berdampak luas. Dari perspektif keberlanjutan, kegiatan Tax Goes to Campus memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai program Pengembangan dapat dilakukan melalui perluasan sasaran peserta, integrasi materi perpajakan ke dalam kegiatan akademik, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi lanjutan. Dengan pengembangan yang tepat, kegiatan ini tidak hanya berdampak pemahaman, tetapi juga berkontribusi pada pembentukan budaya sadar pajak di lingkungan Secara pembahasan kegiatan ini menunjukkan bahwa Tax Goes to Campus merupakan model pengabdian kepada masyarakat yang relevan, aplikatif, dan strategis dalam membangun kesadaran pajak generasi muda. Model ini dapat dijadikan praktik baik yang direplikasi oleh perguruan tinggi lain dalam mendukung pembangunan nasional. SIMPULAN Kegiatan masyarakat melalui program Tax Goes to Campus yang diselenggarakan oleh Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja bekerja sama dengan KPP Pratama Subang memberikan kontribusi yang signifikan dalam membangun kesadaran dan pemahaman pajak di kalangan siswa SMK di Kabupaten Subang dan mahasiswa Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja. Program ini menunjukkan bahwa edukasi perpajakan yang dilakukan secara langsung, komunikatif, dan kontekstual mampu meningkatkan literasi pajak generasi muda secara efektif. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar perpajakan, fungsi dan manfaat pajak, serta peran pajak dalam pembangunan Selain aspek kognitif, kegiatan ini juga berkontribusi pada pembentukan sikap positif terhadap pajak. Peserta mulai memandang pajak sebagai bentuk tanggung jawab dan kontribusi warga negara, bukan sekadar kewajiban administratif. Kesadaran awal ini menjadi fondasi penting dalam membentuk perilaku patuh pajak di masa Dari sisi kelembagaan, kegiatan Tax Goes to Campus memperkuat peran perguruan tinggi dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Program Studi Akuntansi STIE Sutaatmadja tidak hanya berperan sebagai penyelenggara kegiatan edukasi, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial dalam meningkatkan literasi perpajakan. Kolaborasi dengan KPP Pratama Subang menunjukkan bahwa sinergi antara institusi pendidikan dan otoritas pajak dapat menghasilkan program pengabdian yang aplikatif, relevan, dan berdampak nyata. Secara keseluruhan. Tax Goes to Campus dapat dipandang sebagai model pengabdian kepada masyarakat yang strategis dan berkelanjutan dalam membangun budaya sadar pajak di lingkungan pendidikan. Ke depan, dikembangkan melalui perluasan sasaran peserta, penguatan metode sosialisasi, serta integrasi edukasi perpajakan ke dalam kegiatan dan non-akademik. Dengan pengembangan tersebut, diharapkan kesadaran pajak generasi muda dapat terus meningkat dan berkontribusi secara berkelanjutan terhadap pembangunan nasional. DAFTAR PUSTAKA