INSTITUSI PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI MEDIA DIPLOMASI ANTAR BANGSA Yesi Arikarani. Faizul Amirudin. Ertati STAI Bumi Silampari Lubuklinggau arikarani@staibsllg. id, amiruddin. mfgcf@gmail. com, ertati@rocketmail. Keywords: Institution. Islamic Education. Diplomation of Nation Abstrak The role of education is a medium of diplomacy between nations in achieving the educational goals of a country. Discussion on institutions becomes the development of study and practice of Along with the emergence of new issues such as human rights diplomacy, economic diplomacy, public diplomacy and preventive diplomacy aimed at enriching the scientific nature of So in this will deepen a concept of diplomacy in the field of education, especially in every Islamic educational institution, will be analyzed using the method of literature research, data collection, with primary and primary sources and analysis of content content Can be illustrated that in this study states that the most appropriate thing in the theory of education with diplomacy is the theory. Diamond and McDonald with 9 channels, which focus on the fifth lane in the field of peace through diplomacy, not only that but also in understanding the field of education soft power diplomacy, and hard power diplomacy Pendahuluan Islam sebagai rahmatan lil alamin tanpa sekat dan batas memberikan kontribusi yang signifikan dalam menjalin dan memperkuat hubungan antar negara. Hubungan Islam diberbagai Negara terjalin sudah dimulai pada masa Rasulullah SAW. Dalam sejarah peradaban Islam disebutkan bahwa penyebaran Islam dimulai di Mekkah kemudian ke Madinah (Yastri. merupakan bukti bahwa diplomasi Islam sudah dipraktikan langsung oleh nabi Muhammad Saw. Hal yang sama juga dilakukan pada masa selanjutnya yaitu khulafaurrasyidin, dinasti Umayyah, dinasti Abbasiyah hingga sekarang ini. pola diplomasi yang dilakukan dari berbagai periode tersebut berbeda-beda tentunya termasuk di era sekarang ini. dengan berbagai kemajuan berbagai ilmu pengetahuan dan teknologi yang dulu juga pernah dicapai pada masa periode klasik. Hal ini tentu menjadikan sebuah pelajaran yang bisa kita ambil dalam menjalin hubungan dengan berbagai Negara terkhusus sebagai upaya dalam memperkuat diplomasi Islam terutama di Indonesia yang merupakan Negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar. Secara historis institusi Pendidikan Islam merupakan upaya memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat akan pendidikan Islam. dengan harapan adanya perguruan Tinggi Islam mampu mewadahi peran dan keberadaan masyarakat muslim dalam aspek kehidupan yang beragam. Namun dalam perjalanannya, perubahan sosial, ekonomi, politik, pemahaman agama. Hingga pada akhirnya perguruan tinggi Islam perlu peningkatan hubungan internasional di bidang pendidikan, kebudayaan dan kepentingan nasional dalam memperkuat kredibilitas RI di luar negeri dan peningkatan sumber daya manusia dapat tercapai. Institusi ataupun lembaga pendidikan mengalami perubahan yang signifikan. Pembahasan mengenai institusi menjadi perkembangan studi dan praktik diplomasi. Seiring dengan munculnya isuisu baru seperti diplomasi hal asasi Manusia, diplomasi ekonomi, diplomasi public dan diplomasi preventif yang bertujuan memperkaya khasanah keilmuan tentang diplomasi. Ditinjau dari konsep diplomasi Indonesia pengaruh politik merupakan yang paling dominan dalam hal politik dan diplomasi Indonesia. Pendapat (Djelantik 2008, . memberikan sebuah makna terkait dengan diplomasi sangat dekat dalam komponen mewakili tekanan politik, ekonomi dan militer antar Negara yant terlibat dalam kegiatan diplomasi yang direalisasikan dalam bentuk pertukaran permintaan dan konsistensi melaksanakan negosiasi yang mengacu pada tujuan (Kemdikbud 2. menyatakan pada pembangunan secara menyeluruh dengan menekankan pembangunan keunggulan komptetitif perekonomian yang berbasis SDA yang tersedia. SDM yang berkualitas, serta kemampuan IPTEK (Soesilowati 2017, . Berdasarkan teori kemendikbud tersebut maka diplomasi pendidikan menjadi salah satu strategi yang efektif dalam rangka membuka peluang untuk merealisir tujuan Berdasarkan tantangan bagi Negara maju dan berkembang secara implisit mampu memberikan konstribusi meningkatkan daya saing dalam kancah internasional. Survey internasional membuktikan bahwa Indonesia memliki kedudukan di bawah peringkat bawah di asia tenggara. Sedangkan beberapa Negara lainnya seperti Singapura. Malaysia masih Hal Ini menunjukkan bahwa perlu adanya evaluasi secara mendasar bagi pendidikan. Jika kita menginginkan hubungan berbagai Negara demi memperbaiki berbagai ketertinggalan maka upaya diplomasi harus dijalan dengan baik dan sesuai dengan teori dalam bidang Sejauh ini peran pendidikan sebagai upaya Negara Indonesia mencapai tujuannya dalam diplomasi menjadikan pendidikan sebagai media. Terutama institusi pendidikan Islam di era modern ini yang juga berpartisipasi dalam berbagai kegiatan antar bangsa seperti PTKIN/PTKIS (STAI/IAI/UIN). Berbagai kegiatan antara perguruan tinggi keagamaan Islam dengan berbagai Negara seperti pertukaran mahasiswa, peneltian bersama dan program beasiswa 5000 mahasiswa asing yang diselenggarakan oleh Diktis. Sebagaimana diungkapkan oleh Imam Syafe'i Sekretaris Ditjen Pendis bahwa pada tahun 2019 jumlah mahasiswa asing pada PTKIN didominasi dari negara Thailand sebanyak 67 orang. Malaysia 27 orang dan Afganistan 14 orang. Lebih lanjut Direktur Diktis M. Arskal Salim dalam Rakor International Office Pada PTKIN Untuk Menuju Kampus Dunia menyatakan bahwa selama ini PTKIN kita telah mencoba untuk menginisiasi program-program international dalam rangka menuju AuWorld Class UniversityAy. Selanjutnya pada Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2016 tentang Pendirian Universitas Islam Internasional Indonesia sebagai perguruan tinggi berstandar Internasional yang menjadi model pendidikan tinggi Islam terkemuka dalam bidang studi agama Islam, ilmu-ilmu sosial, humaniora dan sains teknologi juga akan di selenggarakan di Indonesia sebagai upaya dalam menjadikan esensi dan ciri khas Islam di Indonesia sebagai peradaban Islam menjadi pusat kebudayan Islam melalui pendidikan, serta menjadi pusat pengkajian ilmu umum dan agama melakukan penelitian di kancah internasional dalam meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan dan sience. Sebagai salah satu usaha diplomasi yang dilakukan sekarang adalah melalui jalur Dimana tujuan dengan jalur pendidikan ini mampu mencapai tujuan yang dicitacitakan Indonesia. Melalui . iswa/mahasisw. , penelitian bersama dengan pihak luar negeri, pertukaran dosen, publikasi ilmiah (Jurna. , seminar dan kegiatan lainnya merupakan bukti upaya yang dilakukan pemerintah dalam menjalin hubungan dengan berbagai Negara. Secara tidak langsung bahwa pemerintah mempunyai tujuan yang ingin di capai dalam beberapa waktu ke depan untuk dengan melakukan kegiatan-kegiatan tersebut. Penelitian yang dilakukan oleh (Soesilowati 2017, . mengenai diplomasi pendidikan dalam bentuk soft power merupakan bentuk hubungan kerjasama antar nasional, maupun Negara dalam bentuk kerjasama yang tak terlihat seperti pertukaran pelajar, perrtukan program mata kuliah, tenaga pengajar, pameran tari dan budaya tradisional, seminar dan workshop internasional, pertukaran ahli dan pertukaran mahsiswa. Dalam diplomasi soft power bertujuan untuk tercapainya kepentingan dan keuntungan bersamaA antar pelaku adalah suatu keharusan. proses diplomasi adalah sangat signifikan karena hakekatnya aktivitas ini merupakan trade off dari kepentingan antar pelaku. Dibutuhkan Akedekatan yang sesungguhnyaAbukan karena keterpaksaan, tapi ketertarikan dan penghargaan tentang kesamaan ide dan nilai yang dianut. Suatu bentuk kedekatan yang dipengaruhi oleh heart and mindAy. Pendidikan dan pembelajaran budaya menjadi media untuk saling memahami dan menumbuhkan kedekatan tersebut. (Soesilowati 2017, . Penelitian lain menunjukkan hal yang sama mengenai bentuk ataupun upaya diplomasi di bidang pendidikan (Kurnia 2016, . bahwa Program Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) merupakan sarana diplomasi dalam politik luar negri Indonesia untuk mengubah pandangan internasional terhadap Indonesia terkait kondisi keamanan di Indonesia yang dianggap tidak kondusif akibat krisis ekonomi, terorisme, dan kejahatan lintas negara. Studi ini merekomendasikan, riset oleh (Murtadlo 2018, . bahwa adanya hubungan baik Indonesia di Mesir perlu dipertahankan dan dilembagakan dalam memajukan Islam modern di Indonesia. Mampu menghadapi jumlah siswa yang berhasil lulus pendidikan masih di bawah 50% dari total mahasiswa Indonesia yang mendaftar di perguruan Tinggi di Mesir, maka pemerintah Indonesia perlu membuat langkah terobosan untuk menemani kebutuhan siswa Indonesia di Mesir seperti penguatan bahasa, biaya hidup, penguasaan sastra, dan insentif untuk gelar master dan doktor. Dari beberapa hasil penelitian di atas mengenai pendidikan Islam dan adanya hubungan internasional mahasiswa pelajar, dan beasiswa maka diplomasi menjadi upaya dalam meningkatkan pendidikan antar Negara. Maka berdasarkan uraian di atas dapat diketahui bahwa diplomasi merupakan sebuah upaya merubah kebajakan, tindakan, tujuan mempertukarkan konsensi dan lainnya yang semuanya bertujuan untuk mencapai kepentingan antar nasional, bangsa dalam berketerampilan berdiplomasi yang baik. Berdasarkan pada pembahasan yaitu pada perguruan tinggi Islam banyak menjadi kebutuhan berdiplomasi para mahasiswa, dosen maupun program pengajaran yang merupakan diplomasi bentuk soft power hal ini menjadi penting karena memiliki unsur kepentingan yang sama meningkatkan mutu institusi, meningkatkan kualitas belajar dengan adanya pertukaran pelajar hingga bias menjadi kerjsama yang mneghasilkan sebuah keberhasilan disetiap institusi. Maka dari itu penulis lebih memetakan pada institusi perguruan tinggi yang semakin tahun semakin menonjol dalam hal hubungan kerjasama internasional dan melihat upaya diplomasi yang dilakukan. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam tulisan ini bersifat deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskripsikan tentang diplomasi di bidang pendidikan. Sutrisno dalam (Nursapia Harahap 2014, . penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan . ibrary researc. Disebut penelitian kepustakaan karena data-data atau bahan-bahan yang diperlukan dalam menyelesaikan penelitian tersebut berasal dari perpustakaan baik berupa buku, ensklopedi, kamus, jurnal, dokumen, majalah dan lain sebagainya. Dengan cara mencatat, menganalisis dan menginterpretasikannya bertujuan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. mengumpulkan data yang diperlukan dari literatur-literatur yang berkaitan. Buku-buku, jurnal-jurnal yang berkaitan dengan institusi perguruan tinggi dalam upaya diplomasi antar Pembahasan Soft Power Diplomacy Memahami definisi diplomasi berdasarkan Freeman dalam (Soesilowati 2017, . dikutip Diplomacy is peaceable coercion to promote the interest of the state and nationAy. Diplomasi merupakan kegiatan yang dilakukan dengan cara adanya hubungan dua Negara dengan tujuan mempromosikan kepentingan Negara masing-masing. Dengan demikian untuk mencapai tujuan diplomasi ditentukan oleh dimensi kekuatan atau pengaruh yang dimiliki oleh negara yang dibedakan antara hard power dan soft power. hard power merupakan kekuatan/pengaruh yang bersifat tangible seperti militer, geografi, dan ekonomi. Sedangkan yang disebut soft power dinyatakan oleh Joseph Nye dalam (Soesilowati 2017, . seperti Aucultural attraction, ideology, and international institutionsAy dan diasumsikan sebagai Authe ability of a state to get other countries to want what it wantsAy dan Auability to get what you want through attraction rather than coercion or payments. Ay Menurut Joseph S. Nye dalam (Prakoso. Ardita, and Murtyantoro 2019, . soft power dalam hal ini bias dikatakan secara tradisional bahwa kekuatan sebuah negara dalam kancah internasional merupakan kekuatan militer yang menjadi kekuatan utama yang harus dimiliki. Akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman, kekuatan saat ini tidak ditekankan pada kekuatan tradisional saja. Misal pada faktor teknologi, pendidikan, dan pertumbuhan ekonomi menjadi sebuah kekuatan signifikan dalam kancah internasional. Sehingga, faktor geografi, jumlah populasi, dan sumber daya alam menjadi kurang penting. Dalam hal ini kita dapat melihat dan menganalisis sebuah riset dalam hal berdiplomasi dalam bentuk soft power diplomasi Denmark dan Indonesia yang telah menjalin hubungan kerja sama sejak 1950 dengan bidang kerja sama yang beragam seperti bidang politik, ekonomi, dan sosial-budaya. Kunjungan pertama pada tahun 2015 diplomasi yang tergambar melalui kedatangan Ratu Margrethe II bersama dengan Pangeran Consort Henrik. Pemerintah Denmark beranggapan bahwa Indonesia salah satu negara di Asia dengan potensi sumber daya yang besar. sehingga menghasilkan nota kesepahaman antar kedua negara untuk bekerja sama dalam bidang maritim, budaya, energi, dan transportasi. Teori Diplomasi dalam pendidikan menurut McDonal Belum banyak ditemukannya seperti apa yang dimaksud diplomasi dalam pendidikan. Sebagaimana yang telah kita ketahui tujuan diplomasi menginginkan adanya kerjasama yang baik, baik itu dalam bentuk soft power seperti budaya, politik, dan lainnya, akan tetapi istilah diplomasi mayoritas sering digunakan dalam hal politik dan budaya sosial. Maka dari itu esensi diplomasi pendidikan belum banyak orang memahaminya. Hanya saja yang terlihat oleh kasat mata seperti hubungan pendidikan Indonesia dengan mesir, jepang yang disebut dengan program beasiswa. Senada dengan informasi yang diungkapkan oleh (Kurnia 2016, . Indonesia melakukan beberapa program yang menggunakan soft power Indonesia yaitu kebudayaan, dan salah satunya melalui Program Beasiswa Seni dan Budaya Indonesia. Kebudayan softpower diplomacy Indonesia yang memiliki fungsi vital dalam hubungan luar negeri Indonesia. Adapun teori pendidikan dalam kaitannya diplomasi menurut (Diamond and McDonald 1996, . menurutnya bahwa AuThe idea of multi-track diplomacy evolved over a period of years. In 1981 Joseph Montvile wrote an article on foreign affairs, creating the concept of track one and track twoAy. The Multi-track diplomacy consists of nine tracks, as follows:(Diamond and McDonald 1996, 67Ae. ess through Diplomacy. This is like government policy, government Government sector. the governance process through Diplomacy. This is like government policy, government development Non-government sector. Peace through Conflict Resolution. trying to anticipate, manage, analyze conflict problems between countries Business sector, namely peace through trade Peace Making through Trade. The field of Private Citizens, namely Atonement through Personal Involvement. peace through Research. Training and Education. centered on training, learning, research between countries. the field of Activism. Atonement through Advocacy. includes advocacy for special interest groups and government specific policies Religion. Peace through Religion. examine the peace-oriented beliefs and actions of the spiritual community. Funding field. Peace Building through Providing Resources. Communication and Media. namely the Creation of Peace through Information. is the realm of public opinion. Berdasarkan teori menurut Mc. Donald menjelaskan bahwa dalam sebuah hubungan diplomasi terdapat 9 jalur pertama diplomasi mengenai Pemerintah melalui kebijakan, pembangunan dalam aspek formal dari proses pemerintahan, jalur kedua adanya hubungan atau diplomasi melalui non pemerintahan seperti pembuatan kebijakan dalam mengelola konflik antar Negara, jalur ketiga melalui bidang perdangangan, seperti memahami efek potensial perekonomian, peluang ekonomi, persahabatan internasional dalam mendukung kegiatan perdamaian melalui perekonomian, jalur keempat berbicara tentang kegiatan perdamaian antar negara atau diplomasi melalui keterlibatan pribadi seperti pertukaran program, sukarela organisasi, kelompok khusus. Jalur kelima merupakan diplomasi melalui penelitian, pelatihan, pendidikan. Dari ketiga ini terhubung dalam sebuah program Dalam program pelatihan berupaya memberikan pelatihan keterampilan praktisi seperti mediasi, penelitian anatarnegara, resolusi konflik. Pada bagian pendidikan, tukar pelajar ataupun program beasiswa, maupun study jenjang TK sampai S1. S2. S3 mencapai gelar Ph. Pada bidang pelatihan merupakan hubungan kerjasama dalam hal mencapai pendidikan yang praktis pelatihan pendidikan maupun teknologi perkembangan pendidikan. Pendidikan, pembelajaran bagi, guru maupun siswa. Jalur enam merupakan perdamaian melalui advokasi, seperti advokasi kelompok-kelompok berkepentingan khusus mengenai kebijakan pemerintah. Jalur ke tujuh agama yang b berorientasi pada perdamaian tindakan spiritual seperti berbasis moralitas gerakan keagamaan. tempat perlindungan, dan tanpa kekerasan. Jalur ke depalan Perdamaian melalui Menyediakan Sumber Daya. Seperti menyediakan keuangan dalam mendukung banyaknya kegiatan. Jalur ke Sembilan Perdamaian melalui Informasi. Dalah ranah suara rakyat seperti opini publik diekspresikan oleh media-cetak, film, video, radio, sistem elektronik, seni. Berdasarkan teori di atas bahwa banyak sekali bentuk ataupun jenis diplomasi sebagai Khususnya di bidang pendidikan yaitu menciptakan hubungan perdamaian melalui beasiswa, program studi banding, pelatihan pendidikan, pendidikan yang baik dan berwawasan luas. Melihat pembahasan di atas mengulas kembali bahwa diplomasi bias dikatakan sebuah pengelolaan hubungan internasional melalui seni kata-kata atau perundingan yang berekspresi seni agar tujuan berdiplomasi dapat tercapai dengan baik dan mudah. Dalam perkembangannya terdapat beberbagai jenis diplomasi berdasarkan pendapat (Dian Pratiwi 2017, . Pertama, preventive diplomacy, pendapat Snow dan Brown dalam (Dian Pratiwi 2017, . bertujuan untuk meredakan masalah berbagai pihak supaya tidak menimbulkan Kedua, offensive diplomacy, merupakan sebuah teknik diplomasi yang menggunakan penekanan, paksaan ancaman terhadap pihak lain. Ketiga, diplomasi rahasia, merupakan diplomasi yang dilakukan dengan diam-diam dalam suatu pemerintahan Negara atau bersifat rahasa public. Keempat, public diplomacy, diplomasi dalam membentuk opini public yang betujuan untuk mendapatkan simpati dan dukungan dari masyarakat. Kebudayaan sebagai Media Diplomasi Perdamaian antar Negara melalui Budaya, atau disebut sebagai diplomasi budaya. Hal ini memberikan pengertian bahwa melalui budaya inilah mempromosikan kegiatan budaya Indonesia di kancah internasional. Sehingga dalam memperkaya budaya dan saling mengisi, saling menguntungkan antar Negara melalui budaya dan menjadi sebuah seni , budaya, kegiatan pendidikan budaya baik di Indonesia maupun Negara yang berdiplomasi budaya, hal ini sebut sebagai soft power diplomacy. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya bahwa soft power diplomacy ini dikenal pulik, misalnya memberikan pengetahuan tantang seni di Indonesia, program pembelajaran budaya anatar Negara, memperkenalkan ke khasan suatu Sedangkan diplomasi dalam bentuk bard power diplomacy merupakan hubungan antar Negara melalui kegiatan yang komprehensif meliputi bidang politik, ekonomi, dan Dengan demikian diplomasi budaya menurut hasil dari penelitian (Purwasito. Purwasito, and Kartinawati 2019, . diplomasi budaya lebih ditujukan untuk membangun dan membentuk citra dan dukungan publik dunia kepada Indonesia. Dengan cara membangun simpati dengan cara halus dan memikat warga negara atau pemerintah asing agar negara dan bangsa Indonesia semakin dikenal dunia. Sebagai bentuk media dalam berdiplomasi dalam contoh (Purwasito. Purwasito, and Kartinawati 2019, . tahun 2013 prodi hubungan internasional FISIP Universitas Sebelas Maret bidang dipomasi, kerjasama internasional. Sehingga dalam bidang diplomasi mencanangkan wayang edutainment, yaitu mengajar menggunakan media wayang kulit. Wayang edutainment telah diselenggarakan selama empat kali dengan pementasan kurang lebih empat hingga delapan jam, pagi hari atau malam hari. Sehingga (Purwasito. Purwasito, and Kartinawati 2019, 10Ae. Impas dari diplomasi budaya tentu bukan sesuatu hal yang dapat dituai secara cepat apalagi instan namun butuh proses panjang. melalui hal ini, nama Indonesia didengar dan dikenal oleh masyarakat luar serta tercapaian hubungan yang baik antar negara. Penanaman citra baik sangat diperlukan dalam upaya ini, terutama melalui keluhuran budaya dan perilaku. Citra positif sangat membawa peran vital hingga dapat disebut sebagai bagian berpengaruh dalam pengambil keputusan negara dituju. Contoh Negara Indonesia dengan Wayang Kulit. Cina. film atau actor Jackie Chan yang memprngaruhi opini public. Korea Selatan mengenai soft power diplomascy melalui drama dan music. Dengan demikian Diplomasi budaya dapat membantu memelihara hubunganhubungan politik maupun non politik yang akan meningkatkan nilai nilai kepentingan Selain itu mengenai diplomasi sebagai media pendapat lain yang menjadi perbandingan pemikiran pembaca bahwa (Gilboa 2001, . This study offers three conceptual models designed to promote systematic research into uses of the media as an instrument of foreign policy and international negotiations: public diplomacy, where state and nonstate actors use the media and other channels of communication to influence public opinion in foreign societies. media diplomacy, where officials use the media to communicate with actors and to promote conflict resolution. and media-broker diplomacy, where journalists temporarily assume the role of diplomats and serve as mediators in international Hal ini menjelaskan bahwa menawarkan tiga model konseptual berdasarkan hasil penelitian yang akan dirancang untuk dipromosikan tentang penggunaan media sebagai instrumen kebijakan luar negeri dan negosiasi internasional yaitu diplomasi publik, di mana aktor negara dan non-negara menggunakan media dan saluran komunikasi lainnya untuk memengaruhi opini publik di masyarakat asing. Dalam hal lain ini lebih menekankan pada menggunakan media sebagai alat untuk membantu mempengaruhi opini public di masyarakat. Kemudian peran diplomat juga merupakan sebagai peran media dalam berdiplomasi. Institusi Perguruan Tinggi Islam Pendidikan tinggi Islam di Indonesia telah berlangsung sejak dibukanya Sekolah Tinggi Islam (STI) di Jakarta pada bulan Juli 1945 menjelang Indonesia merdeka. Sejak saat itu dinamika dan perkembangan Pendidikan Tinggi Islam dimulai. Setelah terbentuknya STI berubah menjadi UII (Universitas Islam Indonesi. Berdasarkan yang dikutip Haidar dalam (Karo 2017, . Perkembangan berikutnya fakultas agama UII dinegerikan menjadi PTAIN (Perguruan Tinggi Agama Islam Neger. , kemudian fase berikutnya. muncullah IAIN dan STAIN, selain itu muncul pula pendidikan tinggi Islam swasta, baik berbentuk universitas, institut, maupun sekolah tinggi. Berdasarkan hasil penelitian konseptual dari (Karo 2017, . bahwa mengenai Institusi perguruan tinggi Islam berdasarkan sejarahnya sejak tahun 1945 sampai tahun 2017 selama tujuh puluh tahun lebih telah terjadi dinamika perguruan tinggi Islam di Indonesia, adapun yang menjadi dinamika dalam hal tersebut dilihat berdasarkan pertama, bentuk sekolah tinggi dan jenis pendidikan yakni berdasarkan fase perkembangan pendidikan tinggi berawal dari Sekolah Tinggi Islam (STI). Akademi Dinas Ilmu Agama (ADIA). Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (PTAIN), dan terakhir Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN). Padaa fase perkembangan kelompok kelimuan dikembangkan menjadi satu disiplin ilmu yaitu ilmu keislaman. kedua, adalah bentuk institut, yang merupakan bentuk pengemabangan keilmuan bersifat lebih luas yang perkembangan tersebut menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di lembaga ini dikembangkan sekelompok ilmu sejenis yang dalam hal ini ilmu-ilmu keagamaan Islam. Selanjutnya ketiga, adalah dalam bentuk universitas, pada lembaga ini mengalami perkembnagan disiplin ilmu. Adanya ilmu-ilmu umum, ilmu agama, yang semuanya akan di intergarsikan ke dalam disiplin ilmu agama. Sebagai sebuah perguruan tinggi Islam atau menjadi universitas Islam, perlunya dirumuskan dari sekarang apa yang menjadi nilai jual dalam sebuah universitas, apa yang menjadi unggulan dan dikenal masyarakat mengenai universitas yang akan menjadi sorotan mata, akan tetapi lebih diutamakan adalah setiap universitas islam memiliki model kekhasan tersendiri yang disebut dengan integrated yang diawali dengan ilmu Agama. Semua ilmu umum akan mengacu kepalad ilmu agama yang dilandasi dengan ketauhidan. Dengan demikian akan melakukan perubahan dalam praktiknya menganalisis peluang dan tantangan, serta persoalan yang tidak sedikit dibutuhkan kerja keras, kesungguhan dan komitmen bersama dalam mengelola, meningkatkan dan mengembangkannya secara berkesinambungan. Dalam meningkatkan mutu pendidikan pada institusi perguruan tinggi islam memerlukan optimalisasi yang baik dalam merealisasikan program-program unggulan disetiap institusi. Misalnya dalam menginterasikan ilmu umum ke ilmu Agama. Mengadakan prodi diplomasi dan prodi kerjasama internasional. Sehingga memiliki nilai lebih dari sebuah institusi perguruan tinggi. Disana letak diplomasi dalam sebuah perguruan tinggi, munculkan soft power diplomacy, hard power diplomacy, dan yang terjalin hubungan internasional. (Berdasarkan berita harian linggau po. di institusi Sekolah Menengah Atas Unggulan SMA N 1 Lubuklinggau adanya pertukaran pelajar Jerman, italia ke Indonesia khususnya SMA N 1 Lubuklinggau. Maka dalam hal ini disebut juga perdamaian dalam bidang pendidikan pada tingkat SMA, begitu pun mayoritas di universitas islam maupun umum lainnya sering melakukan hubungan internasional dalam bidang pendidikan, program colocium, beasiswa luar negeri, pelatihan pendidikan, seni budaya dll yang menyangkut dalam meningkatkan kualitas belajar maupun institusinya. Ini juga berpengaruh bahwa diplomasi sebagai media dalam mempromosikan progam belajar, dll sehingga meningkatkan kerjasama yang baik antar Negara dan bernilai saling menguntungkan dalam hal bidang pendidikan. Simpulan Dalam penelitian konseptual ini mengartikan sebuah diplomasi yang menjadi esensi penting dalam bidang pendidikan, bahwa ada suatu teori yang dapat kita pahami mengenai diplomasi pendidikan. Seperti yang kita ketaui diplomasi merupakan sebuah hubungan kerjasama dalam bentuk soft power diplomacy ataupun hard diplomacy, maka dapat diketahui melalui teori Diamond and McDonald bahwa terdapat 9 jalur yang salah satunya adalah terdapat pada jalur ke lima merupakan diplomasi melalui penelitian, pelatihan, pendidikan. Dari ketiga ini terhubung dalam sebuah program universitas. Dalam program pelatihan anatarnegara, resolusi konflik. Pada bagian pendidikan, tukar pelajar ataupun program beasiswa, maupun study jenjang Tk sampai S1. S2. S3 mencapai gelar PhD. Pada bidang pelatihan merupakan hubungan kerjasama dalam hal mencapai pendidikan yang praktis pelatihan pendidikan maupun teknologi perkembangan pendidikan. Salah satu bentuk media diplomasi dalam pendidikan adalah seperti, beasiswa dalam negeri luar negeri, colocium, pertukaran pelajar, mengadakan pelatihan, keterampilan, seni budaya. Dan lainnya yang berhubungan dengan pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan Antar Negara. DAFTAR PUSTAKA