Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK https://jbe -upiyptk. org/ojs Vol. No . Hal: 431-436 ISSN: 2502-6275 Celebrity endorser dan Promosi terhadap Keputusan Pembelian dengan Brand image sebagai Variabel Intervening Bona Raja Saputra Siregar1A. Yulasmi2. Lusiana3 1,2,3Universitas Putra Indonesia YPTK Padang bonaaja82@gmail. Abstract This study aims to examine how much influence Celebrity endorsers and promotions have on purchasing decisions at online shopping stores at Tokopedia with Brand image as an Intervening Variable in Merangin Regency. The method of collecting data is through surveys and distributing questionnaires, with a sample of 100 respondents. The analytical method used is the analysis method used is correlation analysis, multiple linear regression and path analysis using SPSS. The results obtained based on the hypothesis test obtained that there is a significant influence between Celebrity endorser on Brand image. There is a significant influence between Promotions on Brand image. There is a significant influence between Celebrity endorser on Purchase Decision. There is a significant influence between Promotions on Purchase Decisions. There is a significant influence between Brand image on Purchase Decision. Brand image does not mediate the relationship between Celebrity endorser and Purchase Decision. Brand image does not mediate the relationship between Promotion and Purchase Decision. Keywords: Celebrity endorser, promotion, brand image, buying decision. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar Pengaruh Celebrity endorser Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Pada Toko Belanja Online Di Tokopedia Dengan Brand image Sebagai Variabel Intervening Di Kabupaten Merangin. Metode pengumpulan data melalui survei dan mengedarkan kuisioner, dengan sampel 100 responden. Metode analisis yang digunakan adalah metode analisis yang digunakan adalah analisis korelasi, regresi linear berganda dan analisis jalur . ath analysi. menggunakan SPSS. Hasil penelitian yang didapatkan berdasarkan uji hipotesis diperoleh terdapat pengaruh yang signifikan antara Celebrity endorser terhadap Brand image. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Promosi terhadap Brand image. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Celebrity endorser terhadap Keputusan Pembelian. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Promosi terhadap Keputusan Pembelian. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Brand image terhadap Keputusan Pembelian. Brand image tidak memediasi hubungan antara Celebrity endorser terhadap Keputusan Pembelian. Brand image tidak memediasi hubungan antara Promosi terhadap Keputusan Pembelian. Kata kunci: Celebrity endorser, promosi, brand image, keputusan pembelian. Journal of Business and Economic is licensed under a Creative Commons Attribution-Share Alike 4. 0 International License. Pendahuluan Seiring perkembangan zaman, gaya hidup masyarakat semakin serba instan dikarenakan mayoritas masyarakat memiliki mobilitas yang tinggi dalam kegiatan sehariharinya. Sehingga masyarakat seringkali mencari sesuatu yang praktis dan serba instan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hal tersebut diikuti dengan adanya berbagai penyediaan layanan yang membantu Setiap keunggulan kepada konsumen supaya dapat terus Semakin menguntungkan sistem penjualan bagi konsumen, maka keuntungan bagi perusahaan semakin besar . Oleh karena itu, sistem penjualan suatu perusahaan merupakan hal yang penting untuk diperhatikan perusahaan karena sistem penjualan perusahaan tidak terlepas dari perkembangan teknologi informasi. Di Indonesia, belanja secara online telah menjadi pilihan banyak pihak untuk memperoleh barang. Pertumbuhan e-commerce yang terus meningkat di Indonseia membuat Tokopedia ikut meramaikan industri ini. Tokopedia merupakan aplikasi mobile marketplace pertama bagi konsumen ke konsumen (C2C) yang aman, menyenangkan, mudah, dan praktis dalam jual beli. Tokopedia sebagai salah satu situs yang wadah jual beli secara online yang telah melakukan perubahan untuk menarik minat pelanggan agar lebih banyak bertransaksi melalui situs tersebut. Tokopedia lebih fokus pada platform mobile sehingga orang-orang lebih mudah mencari, berbelanja, dan berjualan langsung di ponselnya saja. Tokopedia resmi diluncurkan ke publik pada 17 Agustus 2009 di bawah naungan PT Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison pada 6 Februari 2009 . Sejak resmi diluncurkan. PT Tokopedia berhasil menjadi salah satu perusahaan internet Indonesia dengan pertumbuhan yang sangat pesat. Diterima: 25-08-2022 | Revisi: 16-09-2022 | Diterbitkan: 30-09-2022 | doi: 10. 35134/jbeupiyptk. Siregar, dkk kemudian mengarah kepada keputusan pembelian . Faktor-faktor pembelian yaitu budaya, sosial, pribadi dan psikologis . Gambar 1. Pengunjung Web Bulanan Tokopedia (Kuartal I 2020Kuartal i 2. Dari gambar 1. 1 di atas dapat disimpulkan bahwa jumlah kunjungan bulanan ke web Tokopedia menunjukkan tren meningkat sejak akhir 2020. Kunjungan ke lokapasar ini meningkat sebesar 7% menjadi 158,1 juta kunjungan dibandingkan kuartal II Angka ini menjadikan Tokopedia sebagai ecommerce paling banyak dikunjungi pada kuartal i Tercatat, jumlah kunjungan web bulanan Tokopedia sebanyak 129,3 juta pada kuartal IV 2020, naik 52,1% dari kuartal sebelumnya. Kemudian kunjungan tersebut meningkat 4,5% menjadi 135,1 juta kunjungan pada kuartal pertama 2021. Lalu meningkat lagi 9,4% menjadi 147,8 juta kunjungan pada kuartal II 2021. Sementara Shopee, pesaing Tokopedia, menempati urutan kedua dengan jumlah 134,4 juta kunjungan. Kunjungan ke situs Shopee naik 5,8% dari kuartal II 2021 yang sebanyak 127 juta kunjungan. Data ini dihitung dari rata-rata pengunjung website. Dengan adanya fenomena tersebut, menunjukan bahwa Tokopedia harus meningkatkan celebrity endorser dan Promosi Tokopedia agar konsumen dapat melakukan Keputusan Pembelian dengan Brand image yang Menjadi Penghubung. Celebrity endorser merupakan penggunaan narasumber . sebagai figur yang menarik atau populer dalam iklan, sehingga dapat memperkuat citra dari suatu merek dalam pikiran pelanggan . Promosi pada dasarnya adalah komunikasi pemasaran, yang berarti kegiatan pemasaran yang bertujuan untuk menyebar luaskan informasi, mempengaruhi atau membujuk dan / atau mengingatkan perusahaan dan produk sasaran sehingga mereka mau menerima, membeli, dan loyal kepada perusahaan . Brand image adalah kombinasi dari keseluruhan . ama, istilah, simbol, rancangan dan lain-lai. yang ditujukan untuk mengenali barang atau jasa penjual sehingga berbeda dengan barang atau jasa yang dimiliki oleh pesaing . Keputusan pembelian merupakan proses keputusan dimana konsumen benar-benar memutuskan untuk membeli salah satu produk diantara berbagai macam alternatif pilihan . Keputusan pembelian merupakan sebuah proses dimana konsumen mengenal masalahnya, mencari informasi mengenai produk atau merek tertentu dan mengevaluasi seberapa baik masing-masing alternatif tersebut dapat memecahkan masalahnya, yang Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa harga, promosi dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap brand image . Disamping itu, penelitian lain menyatakan bahwa kuantitas pelayanan dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap citra merek . Selanjutnya, penelitian lain menyatakan bahwa kualitas produk dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap citra merek . Penelitian selanjutnya menyatakan bahwa lokasi, harga dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung . Penelitian lain menyatakan bahwa harga dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan berkunjung . Penelitian lain menyatakan bahwa word of mouth dan brand image berpengaruh signifikan terhadap keputusan . Gambar 2. Kerangka pikir penelitian Berdasarkan kerangka pikir pada Gambar 2, maka hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: H1. Celebrity endorser berpengaruh terhadap brand image pada toko belanja online Tokopedia. H2. Promosi berpengaruh terhadap brand image pada toko belanja online Tokopedia. H3. Celebrity endorser berpegaruh terhadap keputusan pembelian pada toko belanja online Tokopedia. H4. Promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada toko belanja online Tokopedia. H5. Brandimage berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada toko belanja online Tokopedia. H6. Celebrity endorser berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui brand image sebagai variabel intervening. H7. Promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian melalui brandimage sebagai variabel intervening. Metodologi Penelitian Objek penelitian pada penelitian ini adalah toko belanja online Tokopedia pada masyarakat Kabupaten Merangin. Pada penelitian ini penulis menggunakan desain penelitian kausal. Desain kausal adalah hubungan yang bersifat sebab akibat. Penelitian ini menggunakan pendekatan survey yang dilakukan Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Siregar, dkk melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat di sekitar Kelurahan Pematang Kandis. Kota Bangko. Kabupaten Merangin. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Masyarakat Kabupaten Merangin tahun 2020 sebanyak 354. 052 orang. Dalam penelitian ini, sampel diambil dengan rancangan sampel non probability silling dengan teknik pengambilan accidental sampling, yaitu menentukan teknik dimana sampel berdasarkan kebetulan/ incidental bertemu dengan peneliti yang digunakan dalam sampel, bila dipandang orang kebetulan ditemui cocok sebagai sumber data . Sampel dalam penelitian ini di dapat dengan menggunakan rumus slovin sebagai berikut. ycu= ycA 1 ycAyce 2 Dimana, n merupakan jumlah sampel. N adalah jumlah populasi, dan e adalah taraf kesalahan dalam persentase. Dalam penelitian ini, taraf kesalahan . yaitu 10 %, dan didapatlah hasil sebagai berikut. ycu= 1 . 052 ycu 0,. 2 ycu= 541,52 ycu = 99,97 ycaycycayc 100 Berdasarkan perhitungan di atas, maka sampel sebanyak 99,97 dibulatkan menjadi 100 orang sampel. Penelitian ini terdiri dari tiga variabel, yaitu variabel independen . ariabel beba. , variabel intervening dan variabel dependen . ariabel terika. Variabel bebas . , yaitu variabel yang menyebabkan atau mempengaruhi yaitu faktor-faktor yang diukur, dimanipulasi atau dipilih oleh peneleliti untu menentuan hubungan antara fenomena yang diobservasi atau Variabel independent dalam penelitian ini adalah celebrity endorser (X. dan brand image (X. Variabel Intervening adalah variabel yang tidak pernah diamati dan hanya disimpilkan berdasarkan variabel terikat dan bebas. Variabel intervening dalam penelitian ini adalah promosi (Z). Variabel terikat . , yaitu faktor-faktor yang diobservasi dan diukur untuk menentukan adanya pengaruh variabel bebas yaitu faktor yang muncul atau tidak muncul atau tidak berubah sesuai dengan yang diperkenankan oleh Variabel dependen dalam penelitian ini adalah keputusan pembelian (Y). Pada variabel X1, indikator penelitian yang digunakan adalah kepercayaan . , keahlian . , dan daya tarik . Sedangkan, pada variabel X2, indikator penelitian yang digunakan adalah persepsi, kognisi, dan sikap. Untuk variabel Z, digunakan indikator periklanan . , promosi penjualan . ales promotio. , hubungan masyarakat . ublic relation. , informasi dari mulut ke mulut . ord of mout. , dan pemasaran langsung . irect marketin. Variabel Y menggunakan tiga indikator, yaitu kebiasaan dalam membeli produk, merekomendasikan kepada orang lain, dan pembelian ulang. Hasil dan Pembahasan Hasil Hasil analisis deskriptif penelitian disajikan pada Tabel 1 di bawah ini. Tabel 1. Hasil analisis deskriptif Descriptive Statistics Keputusan Pembelian (Y) Celebrity (X. Promosi (X. Brand image (Z) Valid N . Min Max Mean Std. Deviation 41,02 4,008 31,82 3,280 41,06 40,81 4,397 4,146 Pada Tabel 1 di atas dapat dilihat bahwa variabel keputusan pembelian memiliki nilai terendah sebesar 33 dan nilai tertinggi sebesar 48 dengan nilai rata-ratanya sebesar 41,02 dan standar deviasinya . ingkat sebaran datany. sebesar 4,008. Variabel celebrity endorser memiliki nilai terendah sebesar 26 dan nilai tertinggi sebesar 39 dengan nilai rata-ratanya sebesar 31,82 dan standar deviasinya . ingkat sebaran datany. sebesar 3,280. Variabel promosi memiliki nilai terendah sebesar 33 dan nilai tertinggi sebesar 50 dengan nilai rataratanya sebesar 41,06 dan standar deviasinya . ingkat sebaran datany. sebesar 4,397. Variabel brand image memiliki nilai terendah sebesar 31 dan nilai tertinggi sebesar 50 dengan nilai rata-rata sebesar 40,81 dan standar deviasinya . ingkat sebaran datany. sebesar 4,146. Selanjutnya, untuk mengetahui keeratan hubungan antara variabel celebrity endorser dan promosi dengan brand image, maka dilakukan uji korelasi yang ditunjukkan pada Tabel 2. Tabel 2. Hasil Analisis Korelasi Persamaan Satu Correlations Brand image (Z) Celebrity endorser (X. Pearson Correlation ,648** Brand image Sig. -taile. ,000 (Z) Pearson Correlation ,648** Celebrity Sig. -taile. ,000 endorser (X. Promosi (X. Pearson Correlation ,671** ,710** Promosi (X. ,671** ,000 ,710** ,000 Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Siregar, dkk Sig. -taile. **. Correlation is significant at the 0. 01 level . -taile. ,000 ,000 Interprestasi dari hasil analisis tabel 4. 19 di atas dapat di lihat korelasi antara masing- masing variabel yaitu: Korelasi antara variabel Celebrity endorser dengan Brand image adalah 0,648. Sehingga dapat di simpulkan bahwa Celebrity endorser memiliki hubungan kuat dengan Brand image. Korelasi antara variabel Promosi dengan Brand image adalah 0,671. Sehingga dapat di simpulkan bahwa Promosi memiliki hubungan kuat dengan Brand image. Untuk mengetahui keeratan hubungan antara variabel Celebrity Endorser. Promosi dan Brand image dengan Keputusan Pembelian maka digunakan analisis regresi linear berganda, maka digunakan analisis regresi linear Uji regresi linear berganda disajikan pada Tabel 3. Tabel 3. Hasil Uji Regresi Linear Berganda Permasaan Dua Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Model Sig. Std. Beta Error (Constan. 3,245 2,251 1,442 ,153 Celebrity endorser (X. ,352 ,094 ,288 3,740 ,000 Promosi (X. ,204 ,072 ,224 2,825 ,006 Brand image (Z) ,446 ,071 ,461 6,310 ,000 Berdasarkan Tabel 3 di atas, maka dapat dilihat persamaan regresinya sebagai berikut. ycU = 3,245 0,352 ycU1 0,204 ycU2 0,446 ycs yce Nilai konstanta sebesar 3,245 artinya, jika celebrity endorser (X. , promosi (X. dan brand image (Z) diabaikan . , maka keputusan pembelian (Y) nilainya adalah sebesar 3,245. Koefisien regresi variabel celebrity endorser sebesar 0,352 berarti, jika celebrity endorser (X. ditingkatkan satu . satuan dengan asumsi promosi (X. dan brand image (Z) diabaikan . , maka keputusan pembelian (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,352. Koefisien regresi variabel promosi sebesar 0,204 berarti, jika promosi (X. ditingkatkan satu . satuan dengan asumsi celebrity endorser (X. dan brand image (Z) diabaikan . , maka keputusan pembelian (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,204. Koefisien regresi variabel brand image sebesar 0,446 berarti, jika brand image (Z) ditingkatkan satu . satuan dengan asumsi celebrity endorser (X. dan promosi (X. , maka keputusan pembelian (Y) akan mengalami peningkatan sebesar 0,446. Selanjutnya, dilakukan uji t yang digunakan untuk menguji signifikan pengaruh variabel bebas dan terikat secara parsial. Dimana, pengujian ini membandingkan antara probabilitas signifikan dengan alpha 0,05. Dari hasil pengujian ini bila probabilitas signifikan lebih kecil dari pada alpha 0,05 maka diperoleh Ho ditolak dan Ha diterima, berarti ada pengaruh X terhadap Y. Probabilitas signifikan lebih besar dari pada alpha 0,05 maka Ho diterima dan Ha ditolak, berarti tidak ada Derajat kebebasan . n-k-1 yaitu 100 - 2 1 = 97 . adalah jumlah responden dan k adalah jumlah variabel independen. sehingga hasil yang diperoleh untuk t-tabel sebesar 1,984. Dari hasil olah data dapat disajikan pada Tabel 4. Faktor Independen Celebrity endorser (X. Promosi (X. Tabel 4. Hasil uji-t ttSignifikan Probabilitas 3,417 1,984 0,001 0,05 4,206 1,984 0,000 0,05 Hasil pengujian dengan SPSS diperoleh t-hitung untuk variabel celebrity endorser (X. 3,417 lebih besar dari t-tabel 1,984. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05, nilai signifikansi celebrity endorser (X. 0,001 maka H0 ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian, maka hipotesis pertama diterima. Untuk variabel promosi (X. 4,206 lebih besar dari t-tabel 1,984. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi promosi (X. 0,000 maka H0 ditolak dan H2 Dengan demikian, maka hipotesis kedua Pengujian selajutnya adalah pengujian pengaruh variabel bebas secara bersama-sama terhadap variabel terikatnya dilakukan dengan menggunakan uji F. Hasil perhitungan parameter model regresi secara bersamasama diperoleh pada Tabel 5. Model Regression Residual Total Tabel 5. Hasil uji F Sum of Mean Squares Square 1189,317 3 396,439 400,643 96 4,173 1589,960 99 Sig. 94,993 ,000b Tabel 5 menunjukkan hasil perhitungan statistik menunjukan nilai Fhitung sebesar 94,993 lebih besar dari Ftabel 3,09 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Selanjutnya dilakukan uji koefisien determinan. Hasil uji koefisien determinasi pada model regresi dua dapat dilihat pada Tabel 6 di bawah ini. Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Siregar, dkk Tabel 6. Hasil uji koefisien determinasi persamaan dua Model Summaryb Adjusted R Std. Error of the Model R R Square Square Estimate ,865a ,748 ,740 2,043 Celebrity Endorser. Promosi dan Brand image terhadap variabel dependen Keputusan Pembelian adalah sebesar 74,0 %. Sedangkan sisanya adalah sebesar 26,0 % dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Berdasarkan tabel 4. 28 di atas diperoleh angka Adjuster R Square sebesar 0,740 atau 74,0% hal ini menunjukan bahwa persentase sumbangan variabel independen Selanjutnya hipotesis persial dari kedua persaaman regresi ini model satu dan dua dapat disimpulkan pada tabel sebagai berikut. Hipotesis Hipotesis Tabel 7. Hasil Pengujian Hipotesis Penelitian Pernyataan Signifikan Probabilitas Terdapat pengaruh yang signifikan antara 0,001 0,05 Celebrity endorser terhadap Brand image. Terdapat pengaruh yang signifikan antara 0,000 0,05 Promosi terhadap Brand image. Terdapat pengaruh yang signifikan antara Celebrity endorser terhadap Keputusan 0,000 0,05 Pembelian. Terdapat pengaruh yang signifikan antara 0,006 0,05 Promosi terhadap Keputusan Pembelian. Terdapat pengaruh yang signifikan antara 0,002 0,05 Brand image terhadap Keputusan Pembelian. Keputusan Diterima Diterima Diterima Diterima Diterima Tabel 8. Hasil Pengujian Hipotesis Penelitian Pengaruh Lansung dan tidak Lansung Pengaruh Tidak Pernyataan Pengaruh Langsung Langsung Pengaruh langsung Celebrity endorser lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung Celebrity endorser terhadap Keputusan 0,288 0,159 Pembelian melalui Brand image. Pengaruh langsung Promosi lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung Promosi terhadap Keputusan Pembelian melalui 0,224 0,195 Brand image. Pembahasan Dalam penelitian ini diperoleh bukti empiris bahwa hipotesis pertama yang diajukan terbukti celebrity endorser (X. 3,417 lebih besar dari t-tabel 1,984. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi celebrity endorser (X. 0,001. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial celebrity endorser berpengaruh signifikan terhadap brand image. Celebrity endorser merupakan faktor penting dalam menciptakan nilai sehingga pelanggan lebih loyal. Celebrity endorser yang ada harus baik sehingga akan dapat meningkatkan Brand image dimata pelanggan. Diperoleh bukti empiris bahwa hipotesis kedua yang diajukan terbukti variabel Promosi (X. 4,206 lebih besar dari t-tabel 1,984. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Promosi (X. 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Promosi berpengaruh signifikan terhadap brand image. Kepercayaan Pelanggan merupakan bentuk dari strategi Brand image akan semakin baik ketika Kualitas Produk terjaga dengan baik. Dengan adanya promosi maka akan meningkatkan brand image dimata Hipotesis ketiga yang diajukan terbukti Celebrity endorser (X. 3,740 lebih besar dari t-tabel 1,984. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Celebrity endorser (X. 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Celebrity endorser berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Untuk itu perusahaan harus lebih memperhatikan Celebrity endorser dengan baik sehingga mampu meningkatkan Keputusan Pembelian. Hipotesis keempat yang diajukan terbukti Promosi (X. 2,825 lebih besar dari t-tabel 1,984. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi Promosi (X. 0,006. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Kualitas Produk berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Promosi akan dapat meningkatkan Keputusan Pembelian. Promosi harus benar-benar di diperhatikan oleh perusahaan agar dapat meraih pencapain maksimal pada terget yang telah di tetapkan perusahaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa brand image (Z) 6,310 lebih besar dari t-tabel 1,984. Dengan menggunakan batas signifikan 0,05 nilai signifikansi brand image (Z) 0,000. Maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial brand image berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Brand image akan dapat meningkatkan keputusan pembelian. Brand image harus benar-benar ditingkatkan oleh perusahaan agar dapat meraih pencapain maksimal pada tujuan Dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa pengaruh langsung Celebrity endorser lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung Celebrity endorser terhadap Keputusan Pembelian melalui Brand image. Maka Keputusan Pembelian akan turun melalui Brand image. Keputusan Pembelian semakin bagus apabila langsung Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No. Siregar, dkk di pengaruhi oleh Celebrity Endorser. Dengan hasil ini maka Brand image tidak memediasi hubungan antara Celebrity endorser terhadap Keputusan Pembelian. Pengaruh langsung Kualitas Produk lebih besar dibandingkan pengaruh tidak langsung Promosi terhadap Keputusan Pembelian melalui Brand image. Maka Keputusan Pembelian akan turun melalui Brand image. Keputusan Pembelian semakin bagus apabila langsung di pengaruhi oleh Promosi. Dengan hasil ini maka Brand image tidak memediasi hubungan antara Promosi terhadap Keputusan Pembelian. Kesimpulan Dari pembahasan pada bab-bab sebelumnya, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: terdapat pengaruh yang signifikan antara Celebrity Endorser terhadap Brand image, terdapat pengaruh yang signifikan antara Promosi terhadap Brand image, terdapat pengaruh yang signifikan antara Celebrity Endorser terhadap Keputusan Pembelian, terdapat pengaruh yang signifikan antara Promosi terhadap Keputusan Pembelian, terdapat pengaruh yang signifikan antara Brand image terhadap Keputusan Pembelian, brand image tidak memediasi hubungan antara Celebrity Endorser terhadap Keputusan Pembelian, brand image tidak memediasi hubungan antara Promosi terhadap Keputusan Pembelian. Daftar Rujukan . Pramesti. Widyastuti. , & Riskarini. Pengaruh kualitas pelayanan, keragaman produk, dan promosi e-commerce terhadap kepuasan konsumen shopee. JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Pancasila, 1. , 27-39. Ekonomi Bisnis, https://doi. org/10. 26714/vameb. Salea. Lapian. , & Tielung. Analisis Pengaruh Persepsi Harga Dan Promosi Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Di Restoran Cepat Saji Kfc Bahu Manado Pada Masa Covid-19. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis dan Akuntansi, 9. , 1293-1302. https://doi. org/10. 35794/emba. Supu. Lumanauw. , & Poluan. Pengaruh harga produk, promosi, dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian konsumen pada produk smartphone samsung di Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis Dan Akuntansi, 9. , https://doi. org/10. 35794/emba. Bahari. , & Ashoer. Pengaruh budaya, sosial, pribadi dan psikologis terhadap keputusan pembelian konsumen Jurnal Minds: Manajemen Ide dan Inspirasi, 5. , 6878. https://doi. org/10. 24252/minds. Firmansyah. Pengaruh kualitas produk, kualitas layanan, harga dan brand image terhadap keputusan pembelian Kober Mie Setan di Kota malang. MBR (Management and Business Revie. , 3. , https://doi. org/10. 21067/mbr. Aisha. , & Kurnia. Pengaruh Kuantitas Pelayanan dan Kualitas Pelayanan terhadap Citra Merek pada Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Jurnal Samudra Ekonomi Dan Bisnis, 9. , 128-137. https://doi. org/10. 33059/jseb. Efendi. Ginting. , & Halim. Citra Merek. Kualitas Produk. Promosi. Kualitas Pelayanan Dan Kepuasan Konsumen. Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial, 11. , 102-112. https://doi. org/10. 35724/jies. Senggetang. Mandey. , & Moniharapon. Pengaruh Lokasi. Promosi Dan Persepsi Harga Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen Pada Perumahan Kawanua Emerald City Manado. Jurnal Emba: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis Dan Akuntansi, 7. https://doi. org/10. 35794/emba. Ani. Lumanauw. , & Tampenawas. Pengaruh Citra Merek. Promosi dan Kualitas Layanan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen pada E-Commerce Tokopedia di Kota Manado. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis Akuntansi, 10. , https://doi. org/10. 35794/emba. Polla. Mananeke. , & Taroreh. Analisis pengaruh harga, promosi, lokasi dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian pada PT. Indomaret Manado Unit Jalan Sea. Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi. Manajemen. Bisnis dan Akuntansi, 6. https://doi. org/10. 35794/emba. Wahyuni Purbohastuti. , & Hidayah. Meningkatkan Minat Beli Produk Shopee Melalui Celebrity Endorser. Jurnal Bisnis Terapan, 4. , https://doi. org/10. 24123/jbt. Ling. , & Pratomo. Pengaruh Brand image. Persepsi Harga dan Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Konsumen The Highland Park Resort Hotel Bogor. Jurnal Ilmiah Pariwisata Kesatuan, 1. , https://doi. org/10. 37641/jipkes. Oktaviani. , & Rustandi. Implementasi digital marketing dalam membangun brand awareness. PRofesi Humas, 3. , 1-20. https://doi. org/10. 24198/prh. Siregar. Analisis Kepuasan Pelanggan Ompu Gende Coffee Medan. Jurnal Diversita, 7. , https://doi. org/10. 31289/diversita. Riyanti. Pengaruh Citra Merek. Harga dan Gaya Hidup terhadap Keputusan Pembelian Iphone. Value Added: Majalah Journal of Business and Economics (JBE) UPI YPTK Oe Vol. No.