AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak. Volume 3. No. April 2024, 36-43 AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak Journal homepage: https://ejournal. edu/audiensi p-ISSN 2829-9353 e-ISSN 2829-8659 Thandoer Pari di KB TK Bethany School Untuk Mewujudkan Parents as A Partner Dian Widi Yussanti KB TK Bethany School, dianwidiyussanti@gmail. INFO ARTIKEL ABSTRACT Parents are partners with schools in educating their students, collaborating to ensure the development and success of their children's education. It is undeniable that many parents entrust their children to the school to be educated, hoping that the school can provide quality education and support their children's development. Parents are not fully aware that education is a shared responsibility between the school and parents. Thandoer Pari, 'Bethany the Doer of Parential Involvement', implemented at Bethany School's Kindergarten aims to increase parental involvement in educating Keywords: their children. Thandoer Pari has been implemented since 2017 until now. Thandoer Pari. This research method is a descriptive qualitative approach. Through this Parential Involment. KB TK Bethany School activity, the number of parental involvement has changed significantly. Thandoer Pari became an activity to encourage students to learn and subsequently to participate in school activities to increase. Students are happy to go to school, happy in participating in the learning and playing process, and children's growth and development can also take place Kata Kunci: Thandoer Pari. Parential Involment. ABSTRAK KB TK Bethany School Orang tua adalah rekan kerja sekolah dalam mendidik para siswanya, berkolaborasi untuk memastikan perkembangan dan keberhasilan pendidikan anak-anak mereka. Tidak dipungkiri bahwa banyak orang tua yang menitipkan anaknya ke pihak sekolah untuk dididik, berharap agar sekolah dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dan mendukung perkembangan anak. Para orang tua belum sepenuhnya sadar bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara pihak sekolah dan orang Thandoer Pari. AoBethany the Doer of Parential InvolvementAo, dilaksanakan di KB TK Bethany School bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan orang tua dalam mendidik anak-anak mereka. Thandoer Pari dilaksanakan sejak tahun 2017 sampai saat ini. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Melalui kegiatan ini, angka keterlibatan orang tua mengalami perubahan yang sangat signifikan. Thandoer Pari menjadi kegiatan untuk memberikan semangat para siswa dalam belajar dan selanjutnya dalam mengikuti kegiatan di sekolah menjadi Para siswa senang berangkat sekolah, bahagia dalam mengikuti proses belajar dan bermain, dan tumbuh kembang anak juga dapat berlangsung secara maksimal. Riwayat Artikel: Received: 2024-08-28 Revised: 2024-08-29 Accepted: 2024-08-29 AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak. Volume 3. No. April 2024, 36-43 PENDAHULUAN Peran orang tua dalam perkembangan anak terlebih untuk anak usia dini sangatlah penting. Orang tua menjadi contoh yang pertama dan paling utama ketika anak bertumbuh dan berkembang sejak mereka lahir di dunia. Segala apa yang dilakukan orang tua, akan dicontoh oleh anak karena mereka melakukan apa yang mereka lihat pada orang tua. Peran orang tua sangat penting bagi perkembangan anak, baik dari segi fisik, emosional, maupun mental. Orang tua adalah pembimbing pertama yang mengenalkan nilai-nilai kehidupan, etika, dan norma-norma sosial. Melalui kasih sayang, perhatian, dan bimbingan yang diberikan, orang tua membantu anak membentuk karakter, meningkatkan rasa percaya diri, serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan di masa depan. Tanpa dukungan orang tua, anak mungkin akan kesulitan dalam menemukan arah dan tujuan hidupnya. Penelitian Enung, 2021 menjelaskan bahwa orang tua memiliki berbagai peran bagi anak baik peran sebagai ibu yang mengurus rumah tangga, ayah sebagai sosok yang mencari nafkah untuk kebutuhan keluarga tetapi keduanya memiliki peran yang sama dalam pendidikan Orang tua menjadi fasilitator, motivator, pembimbing anak untuk anak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru. Selain itu, kemitraan yang sinergis antara keluarga, sekolah, dan masyarakat juga sebagai kunci keberhasilan pendidikan. Sinergi antara keluarga, masyarakat, dan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter dan kemampuan anak, karena dalam setiap elemen tersebut berperan sebagai pilar yang saling mendukung dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang holistik dan berkelanjutan. Konsep ini sejalan dengan visi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tentang ekosistem pendidikan yang berkarakter dan berbasis gotong royong. Visi ini menjelaskan bahwa mewujudkan ekosistem pendidikan yang berkarakter kuat, di mana nilai-nilai gotong royong menjadi fondasi utama dalam mendidik generasi penerus bangsa yang berintegritas, cerdas, dan berjiwa sosial tinggi. Meskipun demikian, pada kenyataannya banyak orang tua yang belum sepenuhnya sadar akan peran mereka. Mereka cenderung hanya menyerahkan tanggung jawab pendidikan sepenuhnya kepada sekolah. Orang tua kurang menyadari pentingnya peran aktif mereka dalam mendukung perkembangan akademis dan karakter anak. Pernyataan Menteri Sri Mulyani dalam penelitian Kinanti, 2021 juga mendukung pernyataan tersebut karena pada data yang sudah ada, terdapat 80% orang tua yang tidak pernah memberikan feedback kegiatan maupun pembelajaran kepada sekolah serta tidak memberikan pemberian masukan saat ada penyusunan sebuah Penelitian Ilham, 2022 menyebutkan bahwa salah satu bentuk kerjasama yang diterapkan di sekolah tersebut adalah melibatkan orang tua dalam kegiatan siswa. Thandoer Pari di KB TK Bethany School A (D. Yussant. baik di dalam maupun di luar sekolah. Peneliti juga mengalami tantangan tersebut pada KB TK Bethany School, di mana partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah masih rendah. Partisipasi orang tua dalam kegiatan sekolah masih rendah, sehingga diperlukan upaya lebih untuk meningkatkan keterlibatan mereka demi mendukung perkembangan dan prestasi siswa secara optimal. Hal tersebut tidak sejalan dengan motto sekolah, yaitu "parents as a " Oleh karena itu. KB TK Bethany berupaya untuk lebih melibatkan orang tua dalam setiap aspek perkembangan dan kegiatan sekolah. Keterlibatan orang tua bukan hanya dalam pelaporan perkembangan siswa selama pembelajaran disekolah, tetapi juga dalam setiap program yang dijalankan sekolah selama tahun ajaran. Tujuan dalam kegiatan ini adalah agar orang tua memahami visi, misi, dan tujuan sekolah serta berperan aktif dalam mendukungnya. Berdasarkan keresahan tersebut, peneliti mencoba melakukan penelitian Thandoer Pari di KB TK Bethany School untuk Mewujudkan Parents as a Partner sehingga orang tua dapat berkontribusi dalam kegiatan yang dirancangkan oleh KAJIAN PUSTAKA Pendidikan adalah proses yang melibatkan transfer pengetahuan, sikap, keyakinan, keterampilan, dan berbagai aspek perilaku lainnya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Menurut Bafadal . , pendidikan bertujuan untuk membantu anak-anak mengenali potensi diri mereka, sementara pendidikan itu sendiri berfungsi memberikan sarana yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan potensi tersebut, baik dalam bidang akademis maupun non-akademis, seperti seni dan Tujuan pendidikan menurut Kesuma, 2020 juga memberikan panduan dan memotivasi keberhasilan siswa dalam proses pembentukan karakter serta peningkatan pengetahuan mereka, tanpa mengabaikan unsur-unsur lain dalam pendidikan. Berbagai studi menunjukkan tiga faktor utama yang menghambat peningkatan mutu pendidikan: . kebijakan pendidikan masih fokus pada hasil . dan masukan . tanpa memperhatikan proses, . pendidikan kurang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi lokal, . partisipasi masyarakat, terutama orang tua, hanya dalam artian menyediakan pendanaan, sejatinya peran orang tua lebih cenderung kepada pengambilan keputusan dan evaluasi sekolah. Keterlibatan orang tua atau "Parents Involvement" adalah partisipasi nyata orang tua dalam berbagai kegiatan di sekolah. Bentuk partisipasi ini dapat berupa gagasan, kritik yang membangun, dukungan, serta kontribusi dalam pelaksanaan pendidikan. Sejalan AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak. Volume 3. No. April 2024, 36-43 dengan pandangan Desforges dan Abouchaar . , keterlibatan orang tua mencakup berbagai aktivitas, mulai dari pengasuhan yang baik di rumah, membantu anak dengan pekerjaan rumah, berkomunikasi dengan guru, menghadiri acara sekolah, hingga berperan dalam tata kelola sekolah. Olsen dan Fuller . menyatakan bahwa keterlibatan orang tua dapat diartikan sebagai partisipasi aktif orang tua dalam mendukung pendidikan di sekolah, dengan tujuan mengembangkan pembelajaran dan pertumbuhan siswa, serta meningkatkan proses dan hasil pendidikan. Menurut Olsen dan Fuller . , partisipasi ini harus didasarkan pada kemitraan yang saling menguntungkan, baik bagi orang tua maupun sekolah sebagai penyelenggara pendidikan. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa orang tua memainkan peran penting dalam pengembangan kemampuan anak di bidang pendidikan. Salah satu penelitian oleh Krishna Y. Smith . dalam disertasinya yang berjudul "The Impact of Parental Involvement on Student Achievement" mengungkapkan bahwa keterlibatan orang tua dalam pendidikan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa di sekolah. Oleh karena itu, peran aktif orang tua dalam proses pendidikan anak di sekolah sangat diperlukan. Kesimpulannya, partisipasi orang tua sangat penting dalam mendukung pendidikan dan pengembangan kecerdasan anak, yang berperan dalam membentuk kepribadian mereka secara utuh. METODE PENELITIAN Metode penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan kualitatif deskriptif karena melalui pendekatan ini dapat menjelaskan fenomena disekitar secara lebih Penelitian ini berlokasi di KB TK Bethany School Salatiga. Mengacu pada pendapat Epstein . mengenai enam jenis keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak, yaitu pengasuhan (Parentin. , komunikasi (Communicatin. , menjadi relawan (Volunteerin. , pembelajaran di rumah (Learning at Hom. , pengambilan keputusan (Decision Makin. , serta kolaborasi dengan komunitas (Collaborating with The Communit. TK Bethany School meluncurkan program AuThandoer PariAy untuk mewujudkan moto sekolah mereka. AuParents as PartnerAy. Thandoer Pari adalah singkatan dari Bethany the Doer of Parential InvolmentAy. Bethany School mengadakan program yang melibatkan orang tua. Tidak hanya penerimaan raport dan juga keterlibatan orang tua di dalam komite orang tua, tetapi juga di setiap kegiatan-kegiatan anak. Di dalam kegiatan pembelajaran pun orang tua juga terlibat. Beberapa tahap dilaksanakan untuk program Thandoer Pari ini. Tahap pertama adalah sounding atau komunikasi kepada semua warga sekolah. Warga Thandoer Pari di KB TK Bethany School A (D. Yussant. sekolah disini adalah guru dan staff TK Bethany School. Kepala sekolah membagikan pentingnya kerja sama sekolah dengan para orang tua. Disini kepala sekolah meminta guru dan staff TK Bethany School untuk merencanakan kegiatan-kegiatan yang sekiranya akan dilakukan bersama dengan orang tua. Setelah ada kesatuan hati antara kepala sekolah, guru dan staff TK Bethany School, kepala sekolah juga mensosialisasikan program Thandoer Pari kepada orag tua murid di TK Bethany. Setelah terjadi kesepakatan antara sekolah dan juga orang tua siswa. Thandoer Pari dapat dilaksanakan. Beberapa kegiatan yang berisikan pengasuhan (Parentin. , komunikasi (Communicatin. , menjadi relawan (Volunteerin. , pembelajaran di rumah (Learning at Hom. , pengambilan keputusan (Decision Makin. , serta kolaborasi dengan komunitas (Collaborating with The Communit. , dirancang apik dalam program Thandoer Pari. HASIL DAN PEMBAHASAN Beberapa kegiatan telah diprogramkan dalan Thandoer Pari di KB TK Bethany School agar kegiatan anak bersama orang dapat berjalan bersama. Kegiatan tersebut antara lain parents to parents, anointing prayer, happy born day, visitation, teaching challenge for parents. My scrab book_my journey with family (Project Based Learning with Parent. Perayaan hari besar nasional dan keagamaa. Dalam pelaksanaannya, para orang tua menjadi merasa memiliki dan dekat dengan TK Bethany School selanjutnya orang tua ikut berperan serta mewujudkan motto Parents as a parter. Para siswa merasa bahagia dikarenakan orang tua mereka mengikuti kegiatan bersama di Para siswa merasa bahagia karena orang tua mereka ikut serta dalam kegiatan bersama di sekolah, yang tidak hanya mempererat hubungan keluarga, tetapi juga memberikan dukungan emosional dan semangat tambahan bagi para siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Pihak sekolah juga merasakan kegiatan ini memiliki makna yang positif dan Keterlibatan orang tua sangat penting bagi sekolah, karena dapat memperkuat kerjasama antara pihak sekolah dan keluarga dalam mendukung perkembangan akademik dan karakter siswa. Komunikasi dua arah memberi dampak positif untuk perkembangan siswa. Komunikasi yang efektif antara sekolah dan orang tua adalah kunci untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung, memastikan bahwa orang tua dapat terlibat dalam proses pendidikan anak mereka, serta membantu mengatasi tantangan yang mungkin dihadapi siswa. Dibawah ini adalah data peran serta orang tua dalam Program Thandoer Pari di TK Bethany School. AUDIENSI: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan Anak. Volume 3. No. April 2024, 36-43 jumlah kehadiran Grafik 1 Jumlah kehadiran orang tua setelah Thandoer Pari Jumlah kehadiran orang tua dari setiap tahunnya ada peningkatan yang Sejak tahun 2017 jumlah kehadiran orang tua dalam kegiatan sekolah berjumlah 52 orang. Selanjutnya pada tahun 2018 terjadi juga peningkatan keterlibatan orang tua, meningkat menjadi 55 orang. Selanjutnya pada tahun 2019 menjadi 58 orang, dan meningkat pada tahun selanjutnya hingga tahun ini. Berikut merupakan data Kehadiran Orang tua dalam kegiatan sekolah dari tahun 2014-2019. jumlah kehadiran Jumlah Siswa jumlah kehadiran Grafik 2 kehadiran orang tua Thandoer Pari di KB TK Bethany School A (D. Yussant. SIMPULAN Program Thandoer Pari di TK Bethany School dapat dirasakan Para orang tua dan sekolah bekerja sama dalam perkembangan Motto TK Bethany School AuParents as a PartnerAy terlihat dalam program ini. Thandoer Pari memberikan nuansa baru dalam sistem pembelajaran di TK Bethany School. Visi dan misi TK Bethany School dapat dilaksanakan dengan baik bersama pihak sekolah dan orang tua. Orang tua adalah rekan kerja dari pihak sekolah dalam perkembangan siswa didik. Komponen ini tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Untuk dapat menghasilkan generasi emas, pihak sekolah harus berjalan bersama dengan orang tua. Orang tua harus benar-benar mengerti bahwa mendidik anak tidak hanya tugas dari pihak sekolah. Bagi TK lain yang akan mengadakan program ini, diharapkan dapat membuat perjanjian dengan orang tua, bahwa mereka benar-benar bersedia bersamasama dengan sekolah untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak mereka. DAFTAR PUSTAKA