JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : UNSUR PAEDAGOGIS DALAM AL-QURAN (Studi Deskriptif Surat Lukman Ayat 12-. Zubairi STAI Asy-Syukriyyah zubairimuzakki@gmail. Rahmat Solihin STAI Asy-Syukriyyah solihin@asy-syukriyyah. Zubaidi Institut Daarul QurAoan zubaidi@idaqu. Abstract: Pesan-pesan pendidikan Luqman Allah abadikan dalam Al-Quran agar menjadi pembelajaran bagi umat setelahnya, karena pada dasarnya pendidikan tauhid salah satu formula untuk menjaga peserta didik dari berbuat rusak dan dzalim di muka bumi. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian pustaka. Unsur paedagogis dalam surat Luqman ayat 12-19 tentang pendidikan tauhid, dapat diukur dengan melihat dasar pendidikan tauhid dalam Al-Quran surat Luqman adalah ayat 12-19. Begitu juga diukur dengan tujuan pendidikan tauhid, dimana tujuannya adalah mencapai pertumbuhan yang seimbang dalam kepribadian manusia secara total melalui latihan semangat, intelek rasional dan perasaan serta kepekaan tubuh. Meletakan dalam perwujudan ketundukannya yang sempurna kepada Allah, baik secara pribadi, komunitas maupun seluruh ummat manusia serta menumbuhkan keseimbangan pada keperibadian manusia, tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga cemerlang dalam hal emosional dan spiritual. Keywords: Unsur. Paedagogis. Surat Lukman. PENDAHULUAN Al-QurAoan memandang bahwa pendidikan merupakan persoalan pertama dan utama dalam membangun dan memperbaiki kondisi umat manusia dimuka bumi ini, ajaran yang terkandung didalamnya berupa akidah tauhid, akhlak mulia, dan aturan-aturan mengenai hubungan vertical dan horizontal ditanamkanya melalui pendidikan tersebut. Hal itu ditandai dengan gagasan awal al-QurAoan mengenai pendobrakanya terhadap tabir kebodohan dan keterbelakangan melalui perintah membaca, dimana membaca itu merupakan aktifitas belajar yang tentu saja bagian dari kegiatan pendidikan. Dengan demikian, pendidikan kata kunci untuk kemajuan bangsa. Maka kemajuan suatu negara selalu diukur dengan mutu dan penyelenggaraan pendidikan yang dimiliki oleh bangsa tersebut. Bukhari Umar, hadits Tarbawi, (Jakarta: Amzah 2. , h, 4 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 45 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : Islam lahir dengan mengajarkan akidah ketauhidan, melepaskan manusia kepada ikatanikatan kepada berhala-berhala, serta benda-benda lain yang posisinya hanyalah sebagai makhluk Allah SWT. Ketauhidan yang membawa manusia kepada kebebasan sejati terhadap apapun yang ada, menuju kepada ketundukan kepada Allah SWT. Penanaman tauhid ini dilakukan selama tiga belas tahun oleh Rasulullah SAW, waktu yang cukup panjang, namun hanya empat puluh orang saja yang mampu melepaskan budaya nenek moyangnya, berani mengingkari leluhur mereka, dan menuju jalan yang terang Autauhid IslamiyahAy. Semua utusan Allah membawa pesan yang sama yakni tauhid bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Pendidikan yang di tawarkan al-QurAoan memperlihatkan perbedaan yang cukup berarti jika dibandingkan dengan pendidikan konvensional. Perbedaan itu cukup jelas pada perinsip dasar bangunan pendidikan tersebut, penedekatan belajar, prientasi penyelenggaranya, dan sumber ilmu, perbedaan-perbedaan itu mengimplikasikan corak, pola, dan model yang berbeda pula antara pendidikan islam dengan pendidikan konvensional. Perinsisp pendidikan Islam itu adalah akidah tauhid dan Islam memandang ilmu yang di pelajari itu bersumber dari Allah. Maka pembelajarnya bercorak imani, dan pendekatan dalam dalam pembelajaranya bernuansa akidah tauhid. Demikian pula orientasinya yang juga menuju penguatan keimanan, dan pembelajaranya selalu dilakukan dengan pendekatan sepiritual. Sebab. Islam memandang bahwa ilmu itu bersumber dari Allah, maka sepiritual menjadi suatu pendekatan yang tidak dapat diabaikan, sebaliknya, pendidikan konvensional tidak memandang hal tersebut. Maka keimanan tidak selalu dijadikan rujukan dalam penyelenggaraanya. Hal ini menunjukan bahwa pendidikan dalam dalam persepektif al-QurAoan berbasis Artinya, bagi al-QurAoan orientasi utama pendidikan atau pembelajaran bukan penguasaan ilmu, tetapi penanaman dan pengembangan akidah tauhid. Ilmu dipandang hanya sebagai alat transformasi pembangunan akidah tersebut melalui wadah pendidikan. Dan akidah tauhid yang telah tertanam dalam pribadi peserta didik mestilah melahirkan akhlak mulia. Maka dengan demikian keberhasilan pendidikan tidak hanya ditandai dengan penguasaan pengetahuan secara kognitif tetapi parameter utamanya adalah sikap dan perilaku keseharian peserta didik yang harus mencerminkan keberimanannya kepada Allah. Pada zaman teknologi sekarang ini, pendidikan lebih mengutamakan pada pengembangan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik duniawi saja, tanpa memikirkan Syaih M. at-Tamimi. Kitab Tauhid,(Jakarta: KEDUBES Arab Saudi, 2. , h, 13 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 46 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : perkembangan akidah dan akhlak peserta didik secara ukrawi. Dan pembelajaran dengan aspek itu kurang sejalan dengan tujuan pendidikan nasional. Tujuan pendidikan nasional yaitu menurut Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 pasal 3 bahwa pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar rakyat menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dari penjelasan Undang-Undang diatas tujuan utama pendidikan adalah menjadikan sisiwa bertaqwa dan berakhlak mulia. Seharusnya eksistensi Pendidikan Agama Islam semakin kuat dari tahun ke tahun, namun pada kenyataannya masih banyak diragukan. Oleh karena itu penanaman nilai-nilai pendidikan agama Islam yang tertuang dalam surat Lukman ayat 12-19 penting untuk diteliti dan dikaji agar dapat dilaksanakan dalam peoses pembelajara, baik secara formal ataupun non formal. Pendekatan paedagogis dalam pendidikan agama Islam yang harus lakukan pada setiap aktivitas untuk mencapai tujuan, harus memiliki dasar pijakan yang kokoh. METODE PENELITIAN Metode yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah metode kulitatif analitik yang pada umumnya bertujuan untuk memberikan penjelasan dan uraian dalam suatu hal. 4 Dan juga penekanan analisis peroses dari peroses berpikir secara dedulatif dan induktif yang berkaitan dengan dinamika hubungan antar fenomena yang di amati dan menggunakan logika ilmiah. Adapun bentuk penelitannya adalah studi kepustakaan . ibrary researc. , yaitu menjadikan bahan pustaka sebagai sumber atau data utama. Dengan cara menuliskan, menelaah, mengkelasifikasi dan mereduksi terhadap buku-buku, karya ilmiah, dan literatur lain yang berhubungan dengan unsur-unsur paedagodies dalam Al-Quran surat Lukman ayat 12-19 Sumber Data. Sumber data adalah subjek dari mana data di peroleh. 6 Penulis mengumpulkan data dari berbagai literatur sebagai sumber primer ialah buku Au Tafsir TarbawiAy karangan: Kadar M. Yusuf. kemudian Auhadits tarbawiAy karangan. Bukhari Umar Au Ringkasan Tafsir Ibnu Kasir Ayyang di tulis oleh. Nasib RifaAoi. Syaih M. at-Tamimi . Aukitab tauhidAy. Kadar M. Yusuf. Tafsir tarbawi Ah, 98 Paul Suparno. Metode Penelitian Pendidikan IPA, (Yogyakarta. Universitas Sanata Dharma, 2. , h,2 Nur Arifah. Panduan Mudah Dan Peraktis Menyusun Sekripsi, (Yogyakarta: Araska, 2. , h, 134 Suharismi Arikunto. Perosedur Penelitian, (Jakarta. PT Rineka Cipta 2. , h, 172 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 47 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : Novan Ardy Wiyani, . Ay Pendidikan Agama Islam Bebasis Pendidikan KarakterAy Bukhari Umar, . AuIlmu Pendidikan IslamAy, dan buku-buku lain yang tidak penulis sebutkan dalam tulisan ini. Analisa Data. Selanjutnya dalam menganalisis data yang telah terkumpul menggunakan teknik deskriftif analitik, yaitu teknik analisa data yang menggunakan, menafsirkan serta mengklasifikasikan dengan membandingkan fenomena-fenomena pada masalah yang diteliti melalui langkah mengumpulkan data, menganalisa data, dan menginterpretasi data dengan metode berpikir. Deduksi dalam penelitian ini adalah mengumpulkan data-data yang ada, kemudian dianalisa dan diinterpretasikan sedemikian rupa supaya data yang diperoleh dapat menghasilakan data yang valid. Dalam hal ini penulis mencoba menganalisis Unsur-unsur Paedagogis dalam Surah Luqman Ayat 12-19 tentang pendidikan tauhid. HASIL DAN PEMBAHASAN Makna Pedagogis dalam Pendidikan Islam Ilmu pendidikan mempunyai makna sama dengan istilah AupaedogogiekAy, sedangkan pendidikan sama dengan AupaidagogieAy. Ilmu pendidikan . lebih menitik beratkan kepada pemikiran, perenungan tentang pendidikan. Sedangkan pendidikan . , hal ini lebih menitik beratkan kepada hal peraktek, yaitu menyangkut kegiatan belajar mengajar. Tetapi keduanya tidak dapat di pisahkan secara jelas, keduanya harus di laksanakan secara berdampingan, saling memperkuat peningkatan mutu dan tujuan pendidikan. Selanjutnya dalam diktat ini banyak menggunakan istilah pendidikan . dan mendidik, yang lebih menekan kan perakteknya. Secara etimologi Paedagogie berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari dua suku kata AuPaisAy yang artinya anak, dan AuAgainAy yang artinya, membimbing, jadi arti keseluruhan dari paedagogie adalah bimbing yang diberikan kepada anak atau pendidikan yang diberikan kepada anak didik. Riduan. Belajar Mudah Penelitian ,(Bandung. Alfabeta, 2. h, 17 http://swdinside. id/2013/10/pengertian-pedagogik. di akses hari jumAoat tanggal 28, 04, 2017, jam, 05,28 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 48 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : Adapun pengertian yang lain pendidikan berasal dari bahasa Yunani AuPaedagogikeAy ini adalah kata majemuk yang terdiri dari kata AupaesAy yang berarti anak, dan kata AuagoAy yang berarti aku membingbing. Jadi paedagogike berarti AuAku Membimbing AnakAy. Orang yang pekerjaanya membimbing anak dengan maksud membawanya ketempat belajar, dalam bahasa Yunani disebut AupaedagogosAy jika kata ini diartikan secara simbolis, maka perbuatan membimbing seperti dikatakan diatas itu, merupakan perbuatan inti pendidik yang tugasnya hanya membimbing saja, dan kemudian melepas peserta didik kembali kemasyarakat. Paedagogies adalah suatu ilmu yang dipakai untuk membingbing generasi muda agar bisa mempersiapkan diri menuju kearah yang lebih baik. Asbabunnuzul Surat Lukman Ungkapan asbab an-Nuzul terdiri dari dua kata, yaitu asbab dan an-Nuzul, kata asbab jama dari sabab, dan annuzul masdar dari nazala, secara harfiah, sabab berarti sebab atau latar belakang, asbab berarti sebab-sebab atau atau beberapa sebab atau beberapa latar belakang. Sedangkan annuzul berarti turun. Maka dengan demikian secara etimologi, kata asbab an-Nuzul berarti turunya ayat-ayat al-QurAoan kepada Rasulullah secara berangsur-angsur sesuai dengan kejadian dimasa Rasulullah itu. Menurut Az-Zarqani, asbab an-nuzul adalah suatu yang dengan sebabnya turun ayat atau beberapa ayat yang mengandugn sebab itu, atau member jawaban terhadap sebab itu atau menerangkan hukumnya pada masa terjadinaya sebab itu. Surah Luqman di turunkan di kota mekah, ayat-nya berjumlah 34, dan surat ke 31 dari 114 surat. 11 Adapun sebab turunya ayat 12-19 dalam surat luqman sejauh penelusuran yang penulis lakuakan tidak adanya sebab yang melatar belakangi sebab turunya ayat tersebut. Hanya saja dalam Tafsir Ibnu Katsir diriwayatkan bahwa suwayd ibnu as-Shamit suatu ketika dating ke Mekah. Ia adalah orang yang cukup terhormat dikalangan Lalu Rasulullha mengajaknya untuk memeluk agama Islam. Suwayd berkata kepada Rasulullah. Aumungkin apa yang ada padamu itu sama dengan apa yang ada padaku. Ay Rasulullah berkata,Ay Apa yang ada pada mu?Ay ia menjawab. Ay kumpulan hikah luqman. Ay Kemudian Rasulullah berkata,AySungguh perkataan yang amat baik!Ay Tetapi yang ada padaku lebih baik dari pada itu. Itulah al-QurAoan yang diturunkan Allah http://w. com/2015/11/pengertian-pedagogik-menurut-kbbi-etmologi-dan-ahli. diakses hari jumAoat tanggal 28, 04, 2017, jam 05. Kadar M. Yusuf. Studi al-QurAoan, (Jakarta. Amzah, 2. , h, 89. DEPAG. Al-QurAoan nil Karim. Tajwid dan Terjemah perkata (Bekasi. Cipta Bagus Segar. , h,411 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 49 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : kepadaku, untuk menjadi petunjuk dan cahaya. Ay Kemudian Rasulullah membacakan alQuran kepadanya dan mengajaknya masuk islam. Menurut Sayid Qutub ayat 13 yang menjelaskan tentang tauhid, inilah hakekaat yang di tawarkan rasulullah kepada umatnya. Namun kebanyakan mereka menentangnya dalam perkara itu, karena mereka beranggapan di balik tawaran itu ada ambisi untuk merampas kekuasaan dan kepemimpinan atas mereka. Dalam ayat 14 dan 15 ayat ini menggambarkan nuansa pengorbanan yang agung dan dahsyat seorang ibu denga tabiatnya menanggung yang lebih berat dan kompeleks, namun hebatnya, ibu tetap menanggungnya dengan senag hati, dan cinta yang tulus. Diriwayatkan ayat 15 diturunkan berhubungan dengan SaAoad bin Abi Waqash, ia berkata. AuTatkala aku masuk Islam, ibuku bersumpah bahwa beliau tidak akan makan dan minum sebelum akau meninggalakan agama islam itu. Untuk itu pada hari pertama aku memohon agar beliau mau makan dan minum, tetapi beliau menolaknya dan tetap bertahan pada pendidrianya. Pada hari ke dua, akau juga memohon, tetapi ia tetap pada penddirianaya, pada hari ketiga pun sama beliau tetap menolaknya, oleh karena itu aku berkata kepadanya. AuDemi Allah seandainya Ibu mempunyai seratus jiwa dan keluar satu persatu dihadapan saya sampai Ibu mati, aku tidak akan meninggalakan agamaku ini. Setelah ibuku melihat keteguhan dan pendiriankua akhirnaya ibuku makan. Para ulama salaf berikhtilaf mengenai Luqman: apakah dia seorang nabi atau hamba Allah yang saleh tanpa menerima kenabian? Mengenai hal ini ada dua pendapat. Mayoritas ulama berpendapat bahwa dia adalah hamba Allah yang shaleh tanpa menerima kenabian, ada pun pendapat itu antara lain: Ibnu Abbas. Luqman adalah seorang hamba berkebangsaan habsyi yang berprofesi sebagai tukang kayu. Jabir bin Abdullah, mengidentifikasi Luqman sebagai orang bertubuh pendek dan berhidung pesek. Said bin Musyyab mengatakan bahwa Luqman berasal dari kota sudan, memiliki kekuatan, dan mendapat hikmah dari Allah, namun tidak menerima kenabian. Ibnu Jarir berpendapat, bahwa Luqman adalah seorang hamba sahaya berbangsa Habsyi yang berprofesi sebagai tukang kayu. Nasib ArAorifaAoi. Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir. Terj. Syihabudin, ( Jakarta: Gema Insani, 2. jilid i, h, 574. Sayid Quthb Tafsir Fi Zhilalil QurAoan Terj. AsAoad Yasin Dan Abdul Azizi Salim (Jakarta: Gema insane, 2. jilid V, h, 174 Nasib AriAofaAoI. Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Ah, 575. Nasib AriAofaAoI. Ringkasan Tafsir Ibnu KatsirA h, 572 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 50 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : Suatu kali Luqman di datangi seseorang, lalau bertanya,AyApa yang mengantarkanmu kepada kebajikan dalam bertutur?Ay Luqman menjawab. AuBerkata jujur dan tidak mengatakan hal yang tidak penting. Ay Dari keterangan dia atas jelaslah luqman adalah seorang hamba sahaya, dana kesehayaan menghambatnya untuk menjadi nabi, sebab nabi dan rasul yang di utus berasal dari kalangan keluarga terpandang diantara kaumnya. Karena itu, mayoritas ulama salaf memandang Luqman bukan sebagai nabi. Luqman pernah ditanya ikhwal prestasi yang Dia menjawab. AuHai anak saudaraku, jika engkau menyimak apa yang aku katakana padamu, kamu pun akan berprestasi seperti aku . Ay lalu Luqman berkata,Ay Aku menjaga mengontrol pandanganku, menjaga lidahku, menjaga kesucian makananku, memelihara kemaluanku, berkata jujur, memenuhi janjiku, menghormati tamuku, memelihara hubungan baik dengan tetnggaku, dan meninggalkan perkara yang tidak penting. Itulah yang membuat aku menjadi seperti yang kamu lihat. Ay16 Dari gambaran di atas Luqman adalah hamba Allah yang shaleh. Ia tidak menerima kenabian, tetapi menjadi seseorang pilihan Allah, dia berkebangsaan Habsyi berasal dari kota Pekerjaanya sebagai tukang kayu, tubuhnya pendek, dia memiliki kekuatan dan mendapat hikamah dari Allah, sehingga nasehat yang disampaikan kepada anakanya di abadikan didalam Al-QurAoan. Nama lengkap Luqman ialah Luqman bin AnqaAo bin sadun, sedang anaknya bernama Taran. Demikian lah menurut kisah yang dikemukakan oleh as-Suhaili. 17 Luqman adalah anak dari BauAora bin Nahur bin Tareh, yang merupakan nama dari Azar ayah Nabi Ibrahim a. Luqman hidup selama 1000 tahun. Ia menjadi guru Nabi Daud a. sebelum di angkat menjdi Nabi. Unsur-unsur Paedagogies dalam Surat Luqman Ayat 12-19 Adapun unsur-unsur yang terkandug dalam surat Luqman ayat 12-19 adalah sebagai Syukur Nikmat. Nasib AriAofaAoI. Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Ah, 573 Nasib Ar-rifaAoi. Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir Ah, 574 KEMENAG. Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, (Jakarta: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, 2. , h, 82. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 51 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : Ayat 12 dan akhir ayat 14 surat Luqman mengajarkan tentang syukur nikmat. Inilah wasiat Luqman, dan wasiat yang di cantumkan dalam al-QurAoan melalui seorang manusia yang bernama luqman ini sama kedudukanya dengan firman Allah yang berarti wajib untuk di laksanakan. Syukur artinya berterimakasih. Nikmat artinya kesenangan, pemberian atau Syukur nikmat berarti menyatakan terima kasih kepada Allah karena telah memberikan kenikmatan atau karunia dari-Nya. Syukur yaitu mengagungkan kepada Allah SWT yang telah menganugrahkan kenikmatan kepada kita dalam batas-batas yang tidak menyimpang dari keridaan-Nya. Ada juga mengatakan syukur itu ialah mengenal dan menyadari bahwa ia mendapat Pendapat lain menyatakan bahwa syukur itu mempergunakan setiap kenikmatan sesuai dengan fungsi kenikmatan itu diciptakan. Hukumnya bersyukur itu wajib,20 Bersyukur pada Allah adalah memuji-Nya sebagai balasan atas nikmat yang diberikan dengan cara melakukan ketaatan pada-Nya. Para ulama menjelaskan bahwa seseorang dinamakan bersyukur ketika ia memenuhi tiga rukun syukur: pertama mengakui nikmat tersebut secara batin . alam hat. , kedua membicarakan nikmat tersebut secara zhohir . alam lisa. , dan ketiga menggunakan nikmat tersebut pada tempat-tempat yang diridhai Allah . engan anggota bada. Syukur adalah berterimaksih kepada Allah. Karena bila kita bersyukur maka Allah akan menambah nikmat kebahagiaan dan berkah rizki kita, tetapi bila kita kufur, sungguh azab Allah itu sangat pedih. Bila bersyukur kepada Allah maka harus kita pahamkan bahwa Allah yang telah menjamin seluruh rizki makhluknya dari yang terkecil sampai yang terbesar, dari yang di air sampai yang di udara, dari yang di darat sampai yang melata semua rizkinya di taggung oleh Allah. Oleh karena itu kita harus bersyukur kepad Allah SWT. Larangan Berbuat Syirik Kepada Allah. Thalib, 50 Pedoman Mendidik Anak Menjadi Shaleh, (Bandung: Irsyad Baitus Salam, 1. , h, 230 Al-Ghazali. Khuluk Al-Muslim. Terj. Anwar MasyAoari, (Surabaya:PT Bina Ilmu, 2. , h, 67 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 52 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : Ayat 13 Luqman berwaisat untuk menanamkan rasa keimanan. Karean yang pertama kali wajib kita tumbuhkan pada anank-anak kita adalah tentang tauhidullah TaAoala dan tidak menyekutukanya dengan sesuatu apapun. Luqman al-Hakim sendiri memprioritaskan pendidikan tauhid kepada anaknya. Terbukti hal itu mendapatkan tempat pertama dari wasiatnya dalam suarat Luqman, kepercayaan tauhid telah diajarkan oleh para Nabi dan Rasul sejak Nabi Adam hingga Nabi Muhamad SAW. Sangsinya sangat berat bagi orang yang berbuat syrik karena syrik bercabangnya kepercayaan dan kecintaan kepada Allah SWT. Berbaginya pengabdian dan ibadah, berkhinatnya hati yang mendua, selanjutnya penghinaan yang tiada ampun dari Allah. Banyak ayat-ayat yng menjelaskan tentang perbuatan syrik, dari menduakan Allah, mengingkari hukum-hukum Allah, hingga anggapan-anggapan terhadap suatu benda dan lainya yang dipercaya memiliki kekuatna selain kekuatan Allah. Menanamkan tauhid dan mendidik agar tidak syirik, karena syirik akan melemahkan jiwa dan keperibadian. Orang musyrik menggantungkan keberuntungan dan menyangka biang keladi atas kesialan kepada selain Allah. Pada hal sifat benda itu fana yang berarti kapan saatnya dan waktunya pastilah benda itu rusak. Sehingga orang musyrik takut kepada Alam dan tegak karena tahayul, sehingga jiwa mereka terkukung dalam Syirik adalah mempersekutkan Allah dalam ibadah, kekuasan, dan kecintaan dengan suatu benda yang di anggap mempunyai kekuatan dan bisa mendatanagkan midharat dan keberuntungan, bisa mengabulkan doAoa dan membawa sial dan lain sebagainya, padahal selauruh alam dan isinya ini adalah ciptaan Allah, tidak mempunyai kekuatan tanpa izin-Nya dan tidak bisa berbuat sesuatupun tanpa kehendak-Nya. Berbakti kepada orang tua Selanjutnya Luqman dalam ayat 14 menasehatkan bahwa agar kita berbakti kepada kedua orang tua kita. Memulikan dan menghormati kedua orang tua kita, karena kedua orang tua kitalah yang memelihara kita. Menapa berbakti kepada orang tua ditempatkan pada urutan kedua setelah berbakti kepada Allah?, ini dikarnakan begitu sangat agung dan Amru Khalid. Khowathir QurAoaniyah. Kunci Memahami Tujuan Surat-Surat Al-QurAoan. Terj. Khozin Abu Faqih, (Jakarta: Al-IAotishom, 2. , h, 511 Umar Hasyim, tarbiyatul aulad 2Ah, 68 Syaikh M. At-Tamimi, kitab tauhid. Terj. Yusuf Harun, (Jakarta: KEDUBES Saudi Arabia, 2. , h. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 53 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : pentingnya kedudukan orang tua kita. Oleh sebab itu kita sebagai anak mempunyai suatu kewajiban untuk menghormati kepada orang tua. Selanjutnya Allah mengiringi hal tersebut dengan wasiat-Nya kepada semua anak supaya mereka berbuat baik kepada kedua orang tuanya, karena sesungguhnya kedua orang tua merupakan penyebab dari keberadaannya di dunia ini. Lebih-lebih terhadap ibu. Karena ibu telah mengandungnya, sedangkan ia dalam kadaan lemah yang kian bertambah disebabkan makin besarnya kandungan sehingga melahirkannya, kemudian dengan sampai selaesai masa nifasnya. Selain hal tersebut, yaitu bahwa ibu telah merawatnya dengan penuh kasih sayang dan merawatnya dengan sebaik-baiknya sewaktu ia belum bisa berbuat apa-apa bagi dirinya. Dan menyapihnya dari persusuan sesudah ia dilahirkan dalam jangka waktu dua tahun. Selama masa itu, ibu mengalami berbagai masa kerepotan dan kesulitan dalam rangka mengurus keperluan anaknya. Oleh karena itu. Rasulullah saw ketika ada seseorang bertanya tentang siapa yang paling berhak ia berbakti kepadanya, maka beliau menjawab, ibumu, kemudian ibumu, kemudian ibumu. Sesudah itu baru rasulullah mengatakan, kemudian ayahmu. Terutama Ibu yang mengandung kita dalam keadaan susah payah dan melahirkan yang taruhanya nyawa. Dan lebih dari itu kedua orang tua kitamenjadi pelantaara keberadaan kita di dalam dunia ini. Namun berbakti, menghormati, menyayangi dan mencintai orang tua adalah yang kedua, yang utama adalah Allah, tentunya kalau semanya kita kerjakan tidak akan bertentangan dan ajaran Allah. dan penghujung ayat 14 juga. pertam di perintahkan berterimaksih kepada Allah dan selanjutnaya kepada kedua orang tua kita. Bila anak telah berani berdosa kepada orang tua, itu pertanda bahwa telah terjadi ketidak beresan dalam mental anak. Padahal bertermaksih itu adalah hal termudah bagi seoarang anak dari pada membalas jasa, membalas jasa adalah hal yang paling sukar, karena jasa orang tua tidak terhingga sepanjag hayatnya. Dengan melihat pengorbana yang begitu besar tidak ada alasan apapun untuk tidak bersyukur dan berbakti kepada orang tua, apa lagi di karnakan hanya perbedaan keyakinan Sunarno. Adab Anank Berbakti Kepada Orang Tua, (Semarang: PT Sindur Prees, 2. , h, 3. Umar Hasyim. Tarbiyatul Aulad 1(Anak Sale. Terj. Moh. Araftullah, (Surabaya: Bina Ilmu 2. , h. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 54 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : dan agama, tetapi tidak harus juga memaksakan kehendak suatukepercayaan atau aqidah kepada orang tua. Di atas telah di jelaskan bahwa berbakti kepada kedua orang tua adalah wajib apabila bakti itu tidak bertentangan dengan ajaran Allah. Sebab walaupun orang tua kafir, mau tidak mau suka tidak suka, kita tidak bisa untuk memungkiri, tidak bisa mengelak atas keberadaan orang tua, dimana merekalah yang melahirkan, menyusui selama dua tahun dan megasuh hingga akil baligh bisa ada dan hidup didunia ini, dan orang tua yang mengasuh, mengasih, dan mengasah kita. Balasan Akhirat Balasan akhirat adalah suatu kepercayaan yang harus ditanamkan sejak dini. Melarang tindakan karena dosa, karena haram, dan menjalankan sesuatu karena pahala dan ridha Allah. Adalah suatu kepercayaan dan balasan diakhirat kelak. Hari akhir ialah hari kiamat yang termasuk didalamnya kepercayaan kepada yang gaib, termasuk balasan baik dan jelek, alam mkhsyar, yaumul hisab, shirathal mustaqim, surga dan neraka, dan semua peristiwa akhirat lainya. 27 Pada ujung ayat 15 Luqman berwsiat tentang tempat kembali kita yakni akhirat dan janji Allah yang akan menampaka kesalahan kita selama di dunia. Kita datang dari Allah, dan akan kembali kepadanya maka hanya kepada Allah lah yang berhak menilai perbuatan kita. Dan penilaian Allah itu tuntas, tidak ada yang tertinggal dan dirugikan, walaupun perbutan kita sekecil biji sawi sekalipun. Kepercayaan diatas mutlak diperlukan untuk mengontrol perilaku manusia searhari. Karena secanggih apapun pengawasan Negara kepada para pejabatnya tetap saja tindakan korupsi semakain merajalela, kecuali di bentengi dengan ketauhidan sehingga ia selalu merasa diawasi, yang menjadikan hidup lurus, dan mendapatkan hidayah dan ridho Allah SWT. Mendirikan shalat Dalam ayat 17 luqman berwasiat tentang empat hal yang menjadi modala dalam pembentukan keperbadian. Shalat yang tertib dan khusu, benar dan bagus tidak pernah tinggal, akan berakibat jauh, yakni akan berimbas pada perilaku dan amalan amalan yang lainya. Maka apabila ada seseorang yang shalat tetapi tetapi perbuatanya tidak benar, itu pertanda bahwa Sunarno. Adab Anank Berbakti Kepada Orang Tua A h, 5 Ahmadi Thaha, . Hayaatu Syeikhul Islam Ibnu TaimiahA h, 82 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 55 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : salatnya adalah suatu fantasiy saja, orang yang khusu shalatnya, tentu tidak berani berbuat dosa, sebab dalam shalatnya ia bertaubat, dan taubatnya adalah taubatan nasuha. Shalat juga merupakan salah satu metode penyembuhan dalam berbagai penyakit terutama penyakit kejiwaan. Karena shalat memasukan informasi-informasi lima kali sehari, informasi- infaormasi itu bekerja memperbaiki kerusakan program-program yang ada didalam otak. Shalat adalah suatu ibadah yang perintahnya secara langsung dari Allah kepada Nabi Muhamad tidak melalui ayat al-QurAoan seperti perintah kewajiban yang lainya, ini menunjukan bahwa shalat itu adalah suatu ibadah yang utama tanpa menyampingkan ibadah-ibadah yang lainya, karena shalat adalah AuroAosul ibadahAy kepalanya ibadah, kalau shalatnya benar pasti ibadah yang lainya juga benar tapai kalau ibadah yang lainya rusak meka ibadah yang lainya juga rusak. Amar maAoruf nahi mungkar Amar maAoruf nahi mungkar adalah suatu amalan yang konstruktif dalam masyarakat, ajaran membangun masyarakat dan sebagai manifestasi dari rasa tanggung jawab dalam masyarakat. Sebagian orang mengira bahwa amar maAoruf nahi munkar tidak bisa di realisasikan kecuali oleh mereka yang bersih dari segala dosa, aib dan maksiat, ini merupakan dugaan yang tidak tepat, bila setiap orang menghukumi dirinya sendiri dahulu maka tidak ada orang yang mendapatkan amalan dari amar maAoruf nahi munkar. Hal tersebut seperti yang dikatakn oleh sebagian ulama. Auseandainya orang-orang berdosa tidak menasehati mereka yang bermaksiat, maka siapakah yang menasehati mereak setelah Muhamad. Ay31 Amal maAoruf nahi munkar adalah aplikasi setelah beriman dan beraamal saleh dan melaksanakan salat, dalam berdAowah pun harus mempunyai kesabaran yang tinggi dan akhlakul karimah, agar orang yang diseru tidak menjahui Da,I dan memusuhinya. Sabar Umar Hasyim. Tarbiyatul Aulad 1(Anak Sale. Ah, 67 Abdel Daem Al- Kaheel. Pengobatan QurAoani, ( Jakarta: Amzah, 2. , h, 97 Umar Hasyim. Tarbiyatul Aulad 1(Anak Sale. Ah, 67 Ahmad Farid. Beginilah Akhlak Salaf, (Solo: pustaka Barokah, 2. , h, 156. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 56 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : Sabar itu sebagian dari pada iman. Alangkah indahnya dan tinggi nilainya tapi sabar itu sangat sulit menjalankanya, dan beruntunglah orang-orang yang sabar, sabar juga bukan menyerah kepada takdir tanpa uasaha dan ikhtiar. Kesabaran dan ketabahan merupakan unsur terpenting dalam segala hal, namun sangat sedikit orang yang mau berlaku sabar, setiap orang bercita-cita agar mencapai derajat yang tinggi dan kesuksesan tetapi sedikit orang yang mampu bertahan dalam Agar kita beruntung kita harus bersabar dalam tiga hal. Bersabar dalam menjalankan perintah Allah. Bersabar dalam menjauhi larangan Allah Bersabar dalam menerima cobaan atau musibah. Etika dan Perasaan Pada ayat 18-19 menggambarkan bahwa perilaku sombong adalah: Memalingkan muka dari manusia Berjalan dengan angkuh Berlebihan di kala berjalan Bila berkata selalu keras dengan gaya yang angkuh. Pada ayat 18 Allah menggambarkan orang yang yang sombong dengan lafadz,. ushaAoi. yang artinya adalah suatu penyakit yang menyerang leher unta, bila unta sedang terserang penyakit itu unta akan berjalan dengan mendongkakan kepalanya karana Seseorang bertindak sombong dan congkak mungkin karena dia mempunyai kelebihan, mungkin ilmunya, hartanya, nasabnya, pangkatnya, kedudukanya ditengah masyarakat, atau karena keahlian dan karena ingin menonjolkan kelebihanya untuk menutupi kekuranganya tentu saja yang demikin seluruh amalanya ria, ingin mendpatkan pujian manusia. Maka seluruh amalnya menjadi sia-sia di hadapan Allah SWT. Karean ria adalh syirik kecil meniatkan sesuatu bukan karean Allah akan tetapi karean mengharaokan pujian dari makhluk. Ahmadi Thaha, . Hayaatu Syeikhul Islam Ibnu TimiahA h, 82 Umar Hasyim. Tarbiyatul Aulad 1(Anak Sale. Ah, 68 Amru Khalid. Menjadi Mukmin Yang Berakhlak, (Jakarta: Qisti Press, 2. , h, 58 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 57 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : KESIMPULAN Unsur-unsur paedagogies dalam surat Luqman ayat 12-19 tentang pendidikan tauhid, dapat diukur dengan melihat dasar, tujuan, dan fungsinya. Dasar pendidikan tauhid dalam alQurAoan surat Luqman adalah ayat 12-19. Sedangkan tujuan pendidikan tauhid adalah bagaimana mencapai pertumbuhan yang seimbang dalam kepribadian manusia secara total melalui latihan semangat, intelek rasional dan perasaan serta kepekaan tubuh. Meletakan dalam perwujudan ketundukannya yang sempurna kepada Allah, baik secara pribadi, komunitas maupun seluruh ummat manusia, dan menumbuhkan keseimbangan pada keperibadian manusia, tidak hanya cerdas secara intelektual tapi juga cemerlang dalam hal imosional dan Semunya itu menghantarkan manusia pada posisi sebagai insan khalifah di muka Bersyukur atas nikmat Allah dari nikmat sehat, nikmat iman, nikmat Islam dan sehat jasmani dan rohani. Larangan berbuat syirik menyekutukan Allah dengan apapun, karna Allah adalah tuhan satu-satunya yang berhak disembah. Berbakti kepada orang tua karna orang tua yang telah melahirkan mengasuh dan mendidik kita hingga dewasa dan mengerti kehidupan sekarang dan yang akan datang. Balsan akhirat ini termasuk keimanan terhadap hari kiamat dimana seluruh amaml perbuatan manusia diprlihatkan dan dihisab. Perintah solat, solat merupakan kewajiban utama dan yang paling utama karena solat adalah tiangnya agama yang harus di tegakan. Amal maAoruf nahi munkar, yaitu berdakwah menegakan agama Allah secara menyeluruh. Etika adalah ahlak perilaku manusia dalam pengaplikasian keimanan kepada Allah. Pendidikan tauhid dalam surat Luqman menuntut kemampuan pengetahuan dan wawasan Guru yang luas. Karena orang gurulah sebagai pendidik utama dalam konsep ini. Guru harus memiliki pengetahuan Islam yang terintegral untuk melaksanakan konsep pendidikan tauhid dalam keluarganya, selain penguasaan terhadap materi-materi ketauhidan dan Selain itu metode yang digunakan harus bertahap, sehingga sesuai antara metode, materi, dan kemampuan peserta didik. Pendidikan tauhid dalam surat Luqman menempati posisi terpenting dalam pendidikan di sekolah dan keluarga sebagai landasan dan tujuan dari pendidikan lain yang terintegral di dalamnya. JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir | Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 | 58 JIQTA: Jurnal Ilmu Al-QurAoan dan Tafsir Vol. 1 | Nomor 1 | Januari - Juni 2022 P-ISSN : E-ISSN : DOI : DAFTAR PUSTAKA