P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2447 Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 IMPLEMENTASI METODE PEMBIASAAN STRATA BAHASA JAWA SEBAGAI SARANA MELESTARIKAN NILAI-NILAI BUDAYA JAWA Ely Fitrianingsih. Nasokah. Muhtar Sofwan Hidayat. 1,2,. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah. Fakultas IlmuTarbiyah dan Keguruan Universitas Sains Al-QurAoan elyfitrianingsih213@gmail. Abstrak Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk . mengetahui penerapan strata bahasa di MI MaAoarif Kliwonan, . mengetahui apa saja yang menjadi faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi metode pembiasaan strata bahasa dan bagaimana solusinya, dan . mengetahui implementasi metode pembiasaan strata bahasa bisa dikatakan sebagai sarana melestarikan nilainilai budaya Jawa. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini mengumpulkan informasi dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa metode pembiasaan strata bahasa Jawa yang dilakukan secara rutin dan terprogram kepada siswa mampu mewarisi nilai budaya Jawa yang belakangan ini hampir luntur. Sehingga, generasi muda tidak lagi merasa malu menggunakan kekayaan budaya berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Jawa yang baik dan benar. Metode pembiasaan strata bahasa Jawa dijadikan sebagai sarana melestarikan nilai budaya Jawa secara umum yaitu sebagai penghubung musnahnya budaya Jawa di era globalisasi. Kata kunci: Metode Pembiasaan. Strata bahasa Jawa. Nilai Budaya Abstract The purpose of this research are to . find the implementation of the Javanese language strata at MI Ma'arif Kliwonan, . find what are the supporting and inhibiting factors in the implementation of the language strata habituation method and how to solve, and . find the implementation of the language strata habituation method can be said as a means of preserving Javanese cultural values. The type of research used is descriptive qualitative research. Data collection used participant observation and in-depth interviews. The result study showed method of habituation to the Javanese language strata which is carried out routinely and programmed, students are able to inherit Javanese cultural values which have recently almost faded. so that the younger generation no longer feels ashamed to use the richness of culture to communicate using the good and correct Javanese language. The method of habituation of Javanese language strata is used as a means of preserving Javanese cultural values in general, namely as a liaison for the destruction of Javanese culture in the era of globalization. Keywords: habituation methods. Javanese language strata, cultural values Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2. P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2447 Pada era globalisasi ini, perlu kita PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Kekayaan Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 sadari bahwa budaya-budaya asing semakin masuk ke Indonesia dan bahkan Indonesia menjadikan ciri khas tersendiri menguasai banyak aspek kehidupan seperti bagi bangsa Indonesia, sebagaimana sebuah ekonomi, politik, dan budaya. Hal ini slogan bahwa budaya adalah jati diri bangsa. tentunya akan membahayakan ketahanan dan Tidak dapat dipungkiri bahwa kebudayaan juga keamanan bangsa Indosesia sebagai daerah yang ada di Indonesia memiliki daya bangsa yang memiliki jati diri kuat dan tarik yang beragam dan karakteristik yang Salah satu yang menjadi aspek bermacam-macam. Hal dari budaya yang amat terkait adalah menjadikan tanggungjawab yang besar bagi Bahasa merupakan produk manusia kita masyarakat yang berada di dalamnya yang paling besar. Bahasa merupakan salah untuk senantiasa menjaga dan melestarikan satu bentuk verbal dari pikiran manusia, kebudayaan daerah yang ada agar tetap bahkan merupakan alat dan sarana dalam terjaga keberadaannya. Dalam dunia pendidikan. Namun, seiring dengan perkembangan bahasa menjadi pusat perhatian tersendiri zaman, kebudayaan daerah yang telah dipegang teguh oleh masyarakat, dipelihara. Bahasa juga menjadi ciri khas atau dijaga, dan dilestarikan kini sudah hampir tanda pengenal seseorang dari daerah mana Masyarakat cenderung merasa gengsi kiranya seseorang itu berasal. dan malu ketika masih mempertahankan dan Ada banyak upaya untuk melestarikan juga menggunakan budaya-budaya lokal atau dan mewariskan nilai budaya dalam suatu budaya daerah. masyarakat di sebuah bangsa terutama pada Fenomena generasi muda. Salah satunya adalah dengan pola pengasuhan anak dan upaya pengenalan memilih untuk menggunakan budaya modern budaya atau enkulturasi di dalam keluarga. Factor lain adalah melalui sistem pendidikan menampilkan budayanya sendiri. Mereka yang bersifat formal, yang berarti dalam lebih memilih untuk menampilkan dan sistem tersebut dikenali dengan adanya menggunakan budaya asing karena budaya peranan yang jelas diperbedakan antara guru sendiri dianggap klasik dan kuno atau terlalu dan murid. ketinggalan zaman. Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2. P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2447 Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 Fenomena yang ada di MI Ma'arif Kliwonan dekat-dekat ini adalah kurangnya bicara dengan menggunakan bahasa Jawa sangat sulit memahami dan mencernanya. penguasaan bahasa Jawa terutama ragam . nggah-unggu. Peserta Pewarisan penting dilakukan dan ditanamkan bagi cenderung menggunakan bahasa serapan peserta didik agar budaya Jawa tetap yang kurang begitu sopan digunakan kepada Upaya dari pihak sekolah untuk bapak ibu gurunya. Komunikasi antar sesama mewariskan nilai budaya kepada peserta pun jarang sekali menggunakan bahasa Jawa. didik menjadi begitu penting. Salah satunya Tidak hanya itu, penguasaan kosa kata dengan metode pembiasaan di lingkungan bahasa Jawa peserta didik sangat jauh dari Metode pembiasaan tersebut yaitu kata baik, padahal bahasa Jawa menjadi berupa penerapan berbicara menggunakan muatan lokal wajib yang harus dikuasai. Jika unggah-ungguh basa yang dilaksanakan hal ini terus dibiarkan maka pepatah yang secara rutin dan terprogram. sebutkan di atas bahwa orang Jawa akan Metode Penelitian kehilangan jati dirinya sebagai seorang Jawa Jenis penelitian yang digunakan dalam "Wong Jawa Ilang Jawane". Padahal sudah penelitian ini adalah penelitian kualitatif seharusnya bahasa kita lestarikan guna Penelitian ini mengumpulkan menjaga kebudayaan Indonesia. Dalam Fenomena ini tidak hanya terjadi pada peserta didik di MI MaAoarif Kliwonan saja, menggunakan unggah-ungguh basa dalam wawancara mendalam, dilanjutkan dengan komunikasi kepada antar guru. Guru yang analisis data Miles and Huberman dan seharusnya menjadi contoh atau teladan bagi dikuatkan dengan model triangulasi. peserta didik untuk senantiasa melestarikan budaya Jawa dan menanamkan nilai budaya semakin haris semakin luntur. Peserta didik HASIL DAN PEMBAHASAN merasa enggan untuk berkomunikasi dengan Penerapan Metode Pembiasaan menggunakan bahasa daerah dan cenderung Strata Bahasa Jawa di MI MaAoarif antusias dengan bahasa Indonesia atau Kliwonan bahasa serapan yang mereka ketahui, bahkan Pembiasaan strata bahasa Jawa di MI hamper semua peserta didik jika di ajak MaAoarif Kliwonan. Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2. P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2447 Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 dipaparkan sebelumnya. Kegiatan tersebut Jawa berkomunikasi sehari-hari di rumah. diterapkan madrasah, maka guru selalu menggunakan bahasa Indonesia dalam untuk memotivasi para siswa agar Orang Bahasa sehari-hari. Banyak siswa yang dari TK sudah member nasihat, dorongan dan teladan agar menggunakan bahasa Indonesia dalam mereka senantiasa mengamalkan nilai-nilai budaya Jawa. terbiasa dengan bahasa Indonesia. Menciptakan suasana atau lingkungan kebiasaan-kebiasaan untuk melaksanakan Pengasuh pondok yang kadang tidak tahu berjalannya pembiasaan tersebut. Kurangnya penguasaan siswa terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam budaya kosa kata karma. Jawa. Hal tersebut bertujuan agar siswa Adapun cara atau langkah yang nilai-nilai hambatan tersebut adalah sebagai berikut: Guru-guru diterapkan dapat terinternalisasi ke dalam diri membenarkan unggah-ungguh yang Faktor Pendukung. Faktor terkadang masih kurang pas dipakai. Faktor Penghambat dan Solusi Di lingkungan keluarga sebaiknya orang tua juga mengajarkan bahasa observasi sebagai berikut: Jawa yang baik dan benar, sehingga Guru berkompetensi. siswa terbiasa dengan bahasa Jawa. Anak-anak yang terlihat antusias. Buku-buku pendukung sebagai bahan Strata Bahasa Jawa Sebagai Sarana bacaan siswa yang tersedia di dalam Melestarikan kelas maupun perpustakaan. Jawa Pembiasaan yang rutin dan terprogram. Pembiasaan Untuk factor penghambat yang lebih rinci seperti berikut: Impementasi Metode Pembiasaan Nilai-Nilai Budaya Jawa beserta unggah-ungguh bahasanya melestarikan nilai budaya Jawa. Hal ini juga Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2. P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2447 Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 berkaitan erat dengan tujuan dari adanya mata pelajaran bahasa Jawa yang ada di kelestarian itu sendiri, sehingga metode madrasah dan juga salah satu upaya pembiasaan ini dikatakan sebagai sarana mewujudkan visi Auluhur budiAy. Peserta didik untuk melestarikan nilai budaya Jawa. terlihat antusias dalam mengikuti pelajaran Bahasa Jawa. KESIMPULAN berbagai kosa kata bahasa Jawa, merasa Dalam melakukan penelitian, sesuai senang menggunakan bahasa Jawa dalam dengan kenyataan yang terlihat di lapangan berkomunikasi, tidak malu menggunakan bahasa daerah, dan lebih mengutamakan penerapan metode strata bahasa Jawa sebagai unggah-ungguh sopan santun kepada guru, sarana melestarikan nilai-nilai budaya Jawa teman atau bahkan kepada orang tuanya, di MI MaAoarif Kliwonan, dapat disimpulkan merupakan gol tersendiri bagi pelaksanaan metode pembiasaan. Sebuah tekad yang kuat MI MaAoarif melaksanakan proses Penerapan metode pembiasaan strata Jawa Kliwonan untuk mempersiapkan peserta melestarikan nilai-nilai budaya Jawa di didiknya dalam menghadapi era globalisasi MI MaAoarif Kliwonan secara umum yang tidak kalah pentingnya di dunia berjalan dengan tertib dan teratur setiap hari Kamis. Namun, belum berjalan maksimal dikarenakan ada mereka sendiri yaitu budaya Jawa. Melalui sebagian siswa yang kurang antusian penerapan metode pembiasaan strata bahasa dengan program pembiasaan tersebut. Jawa peserta didik mampu mewarisi apa Dari program pembiasaan tersebut yang menjadi nilai-nilai budaya Jawa. siswa dapat menginternalisasikan nilai- Sehingga melalui pembiasaan ini nilai nilai budaya Jawa yang terkandung di budaya Jawa dapat dilestarikan. Hal ini dalamnya pada diri mereka. Metode ini terwujud dalam tercapainya tujuan awal cukup berhasil, tetapi untuk mencapai hasil yang lebih baik diperlukan Melalui menjadi terbiasa menggunakan bahasa Jawa unggah-ungguhnya metode lain yang mendukung. Faktor pendukung penerapan metode sehingga punahnya bahasa daerah tidak perlu madrasah, diantaranya yaitu: guru yang Keberadaan Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2. P-ISSN : 2548-4362 E-ISSN : 2356-2447 Siswa terlihat tidak malu menggunakan buku-buku bahasa Jawa yang baik dan benar pendukung yang berkaitan dengan dengan gurunya, orang yang lebih tua strata bahasa, pembiasaan yang rutin bahkan kepada kakak kelas mereka. siswa-siswi Jurnal Al-Qalam. Volume 3. Nomor 2. Juli-Desember 2020 dan terprogram, juga alat-alat peraga kebudayaan Jawa di masing-masing pembiasaan strata bahasa Jawa ini antara lain: orang tua siswa banyak yang menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-hari, kebiasaan menggunakan bahasa padinan/ngoko sehari-hari, banyak siswa yang sejak TK terbiasa Indonesia, bahasa Indonesia, pengasuh pondok yang kadang tidak tahu berjalannya penguasaan siswa terhadap kosa kata Implementasi strata bahasa Jawa dapat dikatakan sebagai sarana melestarikan budaya Jawa karena: peran dari pembiasaan Jawa dijadikan sebagai sarana melestarikan nilai-nilai budaya Jawa secara umum yaitu sebagai penghubung musnahnya budaya Jawa di era globalisasi ini. DAFTAR PUSTAKA