1 Gilang Kurniawan, 2Novila Ramayani, 3Farhan Fadhilah, *4Fera Zora Jurnal JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholasti. Vol. 8 No. ISSN : 2579-5449 Terbit online pada laman web jurnal : http://e-journal. sastra-unes. com/index. php/JIPS JURNAL JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholastic ) Fakultas Sastra Universitas Ekasakti Vol. 8 No. ISSN : 2579-5449 edia ceta. E-ISSN : edia onlin. Pengaruh Perubahan Tingkat Bunga Bank Terhadap Perekonomian Tahun 2024 Gilang Kurniawan, 2Novila Ramayani, 3Farhan Fadhilah, *4Fera Zora Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Universitas Mahapurta Muhammad Yamin. Kurniawang412@gmail. Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Universitas Mahapurta Muhammad Yamin, novillaramayani90@gmail. Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Universitas Mahapurta Muhammad Yamin, farhanfadhilah0609@gmail. Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Universitas Mahapurta Muhammad Yamin, ferazora@gmail. *Corresponding Author: Fera Zora Pendidikan Ekonomi. Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan. Universitas Mahapurta Muhammad Yamin, ferazora@gmail. Abstract Kebijakan moneter adalah salah satu alat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi negara. Sebagai otoritas moneter di Indonesia. Bank Indonesia (BI) memiliki tanggung jawab strategis untuk menentukan BI Rate, yang berfungsi sebagai suku bunga acuan. Penelitian ini akan mengevaluasi apakah ada pergerakan bersama antara BI Rate dan inflasi dalam jangka panjang dengan melihat hubungan antara BI Rate dan inflasi serta dampak mereka terhadap suku bunga deposito dan SBN. Besarnya peredaran uang, suku bunga, dan inflasi mempunyai dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan kredit perbankan di Indonesia, baik sebelum maupun sesudah pandemi COVID-19. Stabilitas ekonomi dan perbankan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian ini juga akan mengkaji bagaimana utang tidak berperforma (NPL), (DPK), dan suku bunga tingkat berpengaruh terhadap profitabilitas bank BUMN di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang melibatkan analisis data orde kedua. Variabel yang diteliti adalah NPL. LDR. NIM, dan ROA. Data berasal dari laporan keuangan bank yang tersedia di Indonesia. Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis data numerik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodologi asosiatif. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis asumsi klasik, dan analisis regresi berganda. Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan BUMN tahun 2019Ae2023. Ratusan sampel diambil dari masing-masing bank. Analisis dilakukan dengan menggunakan garis regresi berganda dengan data yang sudah dianalisis menggunakan Stata V. Tujuan analisis ini adalah untuk mengetahui hubungan BI Rate, inflasi, suku bunga deposito, dan SBN suku bunga. Keywords: Perubahan Tingkat Bunga Bank Terhadap Perekonomian Tahun 2024 Jurnal JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholasti. Vol. 8 No. ISSN : 2579-5449 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. Gilang Kurniawan, 2Novila Ramayani, 3Farhan Fadhilah, *4Fera Zora Jurnal JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholasti. Vol. 8 No. ISSN : 2579-5449 A 2024 Jurnal JIPS I INTRODUCTION Sektor Indonesia mendominasi sistem keuangan, menguasai 78,5% pasar pada tahun 2013. Stabilitas dan efisiensi sektor ini sangat penting untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi variabel-variabel profitabilitas bank. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar dampak inflasi, perputaran, dan suku bunga Bank Indonesia Rate tahun 2020 hingga 2022. Penelitian ini juga akan mengkaji bagaimana utang tidak berperforma (NPL), (DPK), dan suku bunga tingkat berpengaruh terhadap profitabilitas bank BUMN di Indonesia. Profitabilitas merupakan indikator penting untuk menilai kinerja bank, dan faktor-faktor ini semakin menunjukkan pengaruh yang signifikan. Besarnya peredaran uang, suku bunga, dan inflasi mempunyai dampak yang signifikan terhadap pertumbuhan kredit perbankan di Indonesia, baik sebelum maupun sesudah pandemi COVID-19. Stabilitas ekonomi dan perbankan sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Kebijakan moneter adalah salah satu alat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi negara. Sebagai otoritas moneter di Indonesia. Bank Indonesia (BI) memiliki tanggung jawab strategis untuk menentukan BI Rate, yang berfungsi sebagai suku bunga acuan. Penelitian ini akan mengevaluasi apakah ada pergerakan bersama antara BI Rate dan inflasi dalam jangka panjang dengan melihat hubungan antara BI Rate dan inflasi serta dampak mereka terhadap suku bunga deposito dan SBN. Penelitian ini akan menggunakan metode uji kointegrasi. Salah satu indikator ekonomi yang paling signifikan, suku bunga, memengaruhi berbagai aspek, seperti investasi dan pertumbuhan Acuan suku bunga Bank Indonesia digunakan oleh semua bank di Indonesia untuk menyesuaikan simpanan dan suku bunga pinjaman mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui caranya fluktuasi suku bunga berubah dan bagaimana hal itu berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan tingkat investasi di Indonesia. II RESEARCH METHOD Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang melibatkan analisis data orde Variabel yang diteliti adalah NPL. LDR. NIM, dan ROA. Data berasal dari laporan keuangan bank yang tersedia di Indonesia. Metode kuantitatif digunakan untuk menganalisis data numerik. Hal ini dilakukan dengan menggunakan software SPSS versi 24. Penelitian kuantitatif dengan metodologi asosiatif. Analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif, analisis asumsi klasik, dan analisis regresi Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan BUMN tahun 2019Ae2023. Ratusan sampel diambil dari masing-masing Analisis dilakukan dengan menggunakan garis regresi berganda dengan data yang sudah dianalisis menggunakan Stata V. Dalam penelitian ini digunakan data bulan Agustus 2016 hingga Maret 2024. Model yang dikembangkan oleh Johansen . digunakan untuk melakukan kointegrasi uji. Tujuan analisis ini adalah untuk mengetahui hubungan BI Rate, inflasi, suku bunga deposito, dan SBN suku bunga. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan melakukan tinjauan pustaka. Data sekunder yang digunakan Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik pada tahun 2016 hingga 2022 adalah tingkat suku bunga, investasi, dan Produk Domestik Bruto (PDB). Analisis dilakukan secara deskriptif untuk memberikan penjelasan yang mudah dipahami. Jurnal JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholasti. Vol. 8 No. ISSN : 2579-5449 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. Gilang Kurniawan, 2Novila Ramayani, 3Farhan Fadhilah, *4Fera Zora Jurnal JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholasti. Vol. 8 No. ISSN : 2579-5449 i RESULTS AND DISCUSSION Sementara LDR dan NIM tidak memiliki dampak yang signifikan. NPL berpengaruh negatif terhadap ROA, menurut hasil analisis. Untuk meningkatkan profitabilitas mereka, bank harus lebih memperhatikan pengelolaan risiko, menurut penelitian ini. Jumlah Uang Beredar: Tidak berpengaruh signifikan terhadap JII. Inflasi: Berpengaruh signifikan terhadap JII. Suku Bunga BI: Tidak berpengaruh signifikan terhadap JII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi memiliki dampak yang signifikan terhadap JII, yang berarti investor harus mempertimbangkan inflasi saat mereka membuat keputusan investasi. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa: Tingkat suku bunga tidak memengaruhi profitabilitas secara signifikan. Dana pihak ketiga meningkatkan profitabilitas. dan pinjaman yang tidak berfungsi juga meningkatkan profitabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa: Jumlah uang beredar berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan kredit. Suku bunga juga memiliki hubungan positif yang signifikan dengan pertumbuhan kredit. Inflasi berpengaruh terhadap penyaluran kredit, meskipun tingginya kredit bermasalah dapat menghambat pertumbuhan tersebut. Penelitian ini menyoroti pentingnya menjaga stabilitas jumlah uang beredar dan suku bunga untuk mendorong pertumbuhan kredit. Selain itu, peningkatan literasi keuangan masyarakat berkontribusi pada pertumbuhan simpanan dan penggunaan fasilitas perbankan. Hasil uji kointegrasi menunjukkan bahwa BI Rate dan inflasi kointegrasi. menunjukkan bahwa dalam jangka panjang, keduanya memiliki tren yang serupa dan saling Setiap perubahan BI Rate yang signifikan akan dikaitkan dengan perubahan inflasi, begitu pula sebaliknya. Semua hal tersebut menunjukkan bahwa BI Rate dapat digunakan secara efektif sebagai alat untuk menilai inflasi di Indonesia. Kesimpulannya, penelitian ini juga menunjukkan bahwa BI Rate mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap SBN dan suku bunga deposito. Suku bunga SBN lebih tinggi dibandingkan suku bunga deposito saat BI Rate naik sehingga mendorong masyarakat untuk berinvestasi di SBN. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan keuangan dan aktivitas bank karena kedua komponen tersebut saling berinteraksi dan mempengaruhi. IV CONCLUSION Pengelolaan risiko yang baik dalam sektor perbankan sangat penting untuk meningkatkan Penelitian ini menyarankan agar penelitian lebih lanjut dilakukan dengan mempertimbangkan variabel lain yang dapat mempengaruhi profitabilitas bank. Inflasi merupakan faktor yang signifikan dalam mempengaruhi JII, sementara jumlah uang beredar dan BI Rate tidak memiliki dampak yang Studi ini menemukan bahwa DPK dan NPL memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profitabilitas bank BUMN, meskipun suku bunga tidak berpengaruh. Oleh karena itu, bank BUMN disarankan untuk meningkatkan profitabilitas mereka dengan lebih banyak berkonsentrasi pada pengelolaan DPK dan NPL. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi kebijakan ekonomi dan perbankan di masa depan. Berdasarkan penelitian ini, terdapat korelasi antara BI Rate dan inflasi yang menunjukkan bahwa keduanya mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap jangka Karena BI Rate mempengaruhi SBN dan suku bunga deposito, maka juga dapat mempengaruhi keputusan investasi masyarakat. Oleh karena itu, disarankan agar pemerintah. Bank Indonesia, dan OJK bekerja sama secara sungguh-sungguh untuk menciptakan kebijakan keuangan dan keuangan yang stabil dan Hal ini sangat penting untuk mempertahankan stabilitas ekonomi dan mengendalikan inflasi tanpa mengganggu keseimbangan likuiditas perbankan. Studi ini Jurnal JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholasti. Vol. 8 No. ISSN : 2579-5449 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. Gilang Kurniawan, 2Novila Ramayani, 3Farhan Fadhilah, *4Fera Zora Jurnal JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholasti. Vol. 8 No. ISSN : 2579-5449 menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi dan tingkat investasi di Indonesia sangat dipengaruhi oleh perubahan suku bunga acuan. Jurnal JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholasti. Vol. 8 No. ISSN : 2579-5449 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. 0 International License. Gilang Kurniawan, 2Novila Ramayani, 3Farhan Fadhilah, *4Fera Zora Jurnal JIPS (Jurnal Ilmiah Pendidikan Scholasti. Vol. 8 No. ISSN : 2579-5449 Bibliography