p-ISSN : 2745-7141 e-ISSN : 2746-1920 Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 6 No. Januari 2025 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DIRECT INVESTMENT DI INDONESIA NILAI FOREIGN Davy Parsaoran Hinsa Universitas Bunda Mulia. Indonesia davypardede@gmail. INFO ARTIKEL Kata Kunci: Indeks harga Saham Gabungan. Indeks Persepsi Korusi. Nilai Tukar. PDB Produktivitas Tenaga Kerja. Foreign Direct Investment ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Indeks harga Saham Gabungan. Indeks Persepsi Korusi. Nilai Tukar. Produk Domestik Bruto dan Produktivitas Tenaga Kerja terhadap Foreign Direct Investment di Indonesia. Populasi penelitian adalah Indeks harga Saham Gabungan. Indeks Persepsi Korupsi. Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar AS. PDB. Produktivitas Tenaga Kerja, dan FDI selama 20 tahun, yaitu mulai tahun 2004 hingga tahun Sampel ditentukan berdasarkan metode sampel jenuh dan sampel yang diperoleh berjumlah 120. Data penelitian berupa data sekunder yang dianalisis menggunakan metode regresi linear berganda dan diolah menggunakan aplikasi Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Indeks Persepsi Korupsi berpengaruh negatip terhadap Foreign Direct Investment, selanjutnya Nilai Tukar dan Produktivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap Foreign Direct investment, sedangkan Indeks Harga Saham Gabungan dan Produk domestik Bruto tidak berpengaruh positip dan signifikan terhadap Foreign Direct Invesment Keywords: Composite Stock Price Index. Perception Corruption Index. Exchange Rate. Product Domestic Bruto. Productivity of Labour. Foreign Direct investment ABSTRACT This study aims to analyze the effect of Composite Stock Price Index. Perception Corruption Index. Exchange Rate. Product Domestic Bruto, and Productivity of Labour on Foreign Direct Investment in Indonesia. The study population is Composite Stock Price Index. Perception Corruption Index. Exchange Rate of the Rupiah against US dollar. Product Domestic Bruto, and Productivity of Labour on foreign direct investment in Indonesia during twenty years, from 2004 until 2023. Samples are determined based on the saturation sample method and 120 samples are Research data in the form of secondary data which is analyzed using the multiple linear regression method and processed using the E-views 13 application. The results showed that: Perception Corruption Index had a negative and significant effect on Foreign Direct Investment, while Exchange Rate and Productivity of Labour had a positive and significant effect on Foreign Direct Investment. Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 6 No. 1 Januari 2025 Davy Parsaoran Hinsa furthermore the Composite Stock Price Index and Gross Domestic Product did not have a positive and significant effect on Foreign Direct Investment. PENDAHULUAN Middle Income Trap (MIT) menggambarkan situasi dimana negara berpendapatan menengah tidak dapat melakukan transisi menuju negara berpendapatan tinggi (Shofiyani et , 2. Hal ini disebabkan produktivitas tenaga kerja yang masih rendah, biaya produksi tinggi dan produksi barang belum memiliki nilai tambah yang tinggi sehingga tidak dapat bersaing secara internasional. MIT mengakibatkan pertumbuhan ekonomi melambat, pendapatan per kapita stagnan, dan standar hidup masyarakat tidak meningkat (Febtiyanto & SASANA, 2. Dalam beberapa dasawarsa, hanya sedikit negara berpendapatan menengah di Kawasan Asia-Pasifik yang dapat melakukan transisi menuju negara berpendapatan tinggi, termasuk Jepang. Korea Selatan. Singapura, dan Taiwan. Indonesia sendiri tengah melakukan akselerasi dan menargetkan untuk mencapai status negara berpenghasilan tinggi di tahun 2036-2038 sesuai visi Indonesia Emas 2045, (Kemenkeu 2. Kunci utama untuk bisa lepas dari MIT adalah investasi dan inovasi untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah sehingga mampu menggerakkan perekonomian (Griffith, 2. Oleh karena itu, negara berpendapatan menengah perlu melakukan transformasi dan menyiapkan strategi yang berfokus pada peningkatan investasi dan inovasi. Selain itu, perlu menyiapkan sumber daya manusia yang mendukung produksi barang-barang bernilai tambah tinggi . igh value adde. Negara-negara yang berhasil mendorong investasi serta mengembangkan ekosistem inovasi akan memiliki peluang yang lebih besar untuk keluar dari MIT. Langkah ini tentu memerlukan komitmen politik yang kuat dan berkesinambungan, karena untuk membangun iklim investasi yang baik dan inovasi yang berdaya saing memerlukan waktu dan proses yang panjang serta melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menyatakan Indonesia membutuhkan pertumbuhan 6%-7% dalam waktu 20 tahun ke depan untuk keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah atau middle income trap dan menjadi negara maju sebelum 100 tahun kemerdekaan pada tahun 2045. Agar bisa mencapai target tersebut ada beberapa cara yang bisa ditempuh pemerintah, termasuk memperbesar aliran modal asing yang masuk ke dalam negeri dalam bentuk penanaman modal asing (PMA) atau foreign direct investment (FDI). Untuk meningkatkan FDI, iklim investasi di Indonesia harus dijaga supaya investor menanamkan modal dan membuka lapangan kerja di dalam negeri. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) realisasi investasi penanaman modal luar negeri mencapai USD 267 juta di 2023. Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan tahun 2022 yang hanya sebesar USD 45. 605 juta Beberapa ekonom berpendapat bahwa penciptaan investasi merupakan faktor yang penting dalam pertumbuhan dan pembangunan ekonomi suatu negara. Apabila individu, pengusaha atau pemerintah menciptakan investasi akan terdapat sejumlah tertentu pembelian barang yang tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk produksi yang akan menghasilkan Besarnya Nilai investasi di Indonesia dapat disebakan oleh beberapa faktor di antaranya Nilai IHSG. Indeks Persepsi Korupsi. Kurs. PDB dan Produktivitas tenaga kerja. Aktivitas investasi dapat dilakukan di dalam pasar modal, di mana terdapat instrumen yang dapat diperjual belikan dalam bentuk utang maupun modal yang sifatnya pribadi (Istinganah & Hartiyah, 2. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) merupakan kumpulan dari beberapa jenis saham yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI). Pergerakan harga Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 6 No. 1 Januari 2025 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Foreign Direct Investment di Indonesia saham memperlihatkan bagaimana kondisi pasar modal di Indonesia. Jika memiliki trend yang positif, berarti kondisi ini juga merepresentasikan tingginya pasar modal dan juga akan memiliki dampak yang baik bagi perekonomian nasional di masa depan. Dengan demikian, arus investasi asing juga akan meningkat karena para investor tertarik dengan baiknya kondisi pasar modal di dalam negeri (Zakaria et al. , 2. , sedangkan hasil penelitian yang dilakukan Rizky A, dan Daryono S. , 2023 menyatakan bahwa indeks harga saham gabungan berpengaruh negatif terhadap investasi asing langsung, sedangkan cadangan devisa berpengaruh positif terhadap investasi asing langsung. (Kennedy, 2. menyatakan bahwa dalam menginvestasikan modalnya di Indonesia, investor tidak hanya memperhatikan variabel makro ekonomi tetapi juga memperhatikan resiko yang mungkin dihadapi seperti terjadinya korupsi. Pada tahun 2017 dalam Corruption Perception Index yang dikeluarkan oleh International Transparency. Indonesia mendapat peringkat ke 96 dengan skor 37/100. Semakin rendah peringkat dari suatu negara berarti semakin besar tingkat korupsinya dan semakin rendah skor yang didapat berarti semakin besar tingkat korupsi yang ada di negara tersebut, artinya bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat korupsi yang cukup tinggi. Korupsi berpengaruh negatif terdapat masuknya FDI di suatu negara di mana tingkat korupsi yang tinggi dapat menurunkan daya tarik investor asing untuk berinvestasi di negara tersebut (Romadhona, 2. , begitu juga penelitian Wilantari et al. , . mendapatkan hasil yang sama yaitu CPI memiliki pengaruh yang positif serta signifikan terhadap FDI di tiga negara ASEAN. Berbeda dengan penelitian (Fazira & Cahyadin, 2. yang menyatakan bahwa CPI memberikan pengaruh negatif serta signifikan terhadap FDI. Perbedaan juga ditemukan pada penelitian Santoso . menemukan bahwa CPI tidak berpengaruh terhadap FDI, dan penelitian yang dilakukan oleh Benny Lule dan Esterlita, 2024, menemukan bahwa Indeks persepsi Korupsi tidak berpengaruh signifikan terhadap foreign direct investment di Indonesia. Selain berbagai penelitian tersebut, teori grabbing hand dan teori helping hand menjelaskan bahwa CPI atau korupsi bisa saja menjadi penghambat maupun penolong bagi investor untuk berinvestasi. Bank Indonesia merupakan Bank sentral yang dapat melakukan selain kebijakan mengatur peredaran uang, juga kebijakan suku bunga. Apabila tingkat bunga naik menyebabkan biaya untuk investasi lebih tinggi yang pada akhirnya menurunkan ketertarikan investor untuk berinvestasi di negara dimana nilai tukar terdepresiasi. Penelitian yang dilakukan (Hena, 2. menyatakan bahwa nilai tukar berpengaruh positif terhadap Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia, begitu juga penelitian yang dilakukan (Basuki & Rudiana, 2. menyimpulkan bahwa nilai exchange rate dan ekspor berpengrauh positif dan signifikan terhadap foreign direct investment. Keputusan Investor Asing untuk berinvestasi di Indonesia dipengaruhi secara signifkan oleh fluktuasi dari nilai tukar dollar terhadap rupiah, sedangkan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Rozy & Muslim, 2. menyimpulkan bahwa nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap investasi asing, hal ini disebabkan karena Bank sentral berperan mengendalikan tingkat bunga ketika nilai tukar terdepresiasi. Menurut Mankiw . dalam (Agustin et al. , 2. PDB adalah salah satu perhitungan ekonomi yang dianggap sangat penting dan pengukuran terbaik dalam memperkirakan bagaimana tingkat kesejahteraan masyarakat. Karena perhitungan PDB menggunakan jumlah pendapatan seluruh masyarakat dan jumlah belanja negara dalam hal pembelian barang dan Hubungan antara PDB dan FDI yaitu apabila pendapatan masyarakat dalam suatu negara tinggi dan sejalan dengan tingginya tingkat pendapatan nasional, hal ini dapat meningkatkan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa. Melalui banyaknya permintaan, perusahaan akan mendapat lebih banyak keuntungan sehingga dorongan untuk melakukan investasi lebih besar (Sukirno, 2. Penelitian yang dilakukan oleh Benny Lule dan Esterlita, 2024 menunjukkan bahwa produk domestik bruto berpengaruh positif dan signifikan terhadap foreign direct investment. Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 6 No. 1 Januari 2025 Davy Parsaoran Hinsa Penelitian yang dilakukan oleh (Baskoro et al. , 2. menyatakan bahwa produktivitas tenaga kerja, upah dan nilai ekspor berpengaruh signifikan terhadap FDI sektor manufaktur di Indonesia. Untuk Industri Labor Intensive, strategi utama adalah meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui perbaikan Pendidikan, pelatihan, program magang dan sertifikasi pekerja. Berdasarkan terjadinya fenomena gap dan riset gap pengaruh antara varaibel indeks harag saham gabungan, indeks persepsi korupsi, nilai tukar, prodk domestic bruto, dan produktivitas tenaga kerja terhadap foreign direct investment di Indonesia sehingga peneliti melakukan Penelitian. METODE PENELITIAN Desain Penelitian Penelitian ini akan menggunakan metode deskriptif kausal, yaitu suatu penelitian yang ingin mencari penjelasan dalam bentuk hubungan sebab-akibat . ause-effec. atau beberapa konsep atau beberapa variabel atau beberapa startegi yang dikembangkan dalam bisnis. Penelitian ini menggambarkan adanya hubungan sebab akibat antar beberapa situasi yang digambarkan dalam variabel independen terhadap variabel dependen yang selanjutnya ditarik Kesimpulan (Ratlan Pardede. Dvid KS, 2. Variabel Penelitian Variabel independen dalam penelitian ini adalah Indeks harga Saham Gabungan. Indeks Persepsi Korusi. Nilai Tukar. PDB dan Produktivitas Tenaga Kerja, sedangkan variabel dependennya adalah Foreign Direct Investment (FDI). Tabel 1 Pengukuran Variabel Variabel IHSG IPC Deskripsi Indeks Harga Saham Gabungan Indeks Persepsi Korupsi Exr PDB Exchange rate . ilai tuka. Produk Domestic Bruto Prod Produktivitas FDI Foreign direct investment Pengukuran Nilai pasar/nilai dasar x 100 Skor IPC Indonesia sejak tahun 2004 Ae 2023. Skor menggunakan skor CPI per Nilai rupiah/USD PDB harga kontan . riliun PDB Konstan/Jumlah tenaga kerja FDI tahun 2003-2024 per tahun . iliar USD) Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dan sampel penelitian ini adalah Indeks harga Saham Gabungan. Indeks Persepsi Korusi. Nilai Tukar. PDB. Produktivitas Tenaga Kerja dan FDI sejak tahun 2004 hingga tahun 2023. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 6 No. 1 Januari 2025 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Foreign Direct Investment di Indonesia metode sampel jenuh yang merupakan teknik penentuan sampel dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel, (Sugiyono, 2. Prosedur Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan data sekunder yaitu berupa Indeks harga Saham Gabungan. Indeks Persepsi Korusi. Nilai Tukar. PDB dan Produktivitas Tenaga Kerja, dan FDI. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunduh data melalui situs resmi badan koordinasi penanaman modal (BKPM) yaitu w. id, badan pusat statistik (BPS) yaitu id, bank Indonesia (BI) yaitu w. id, dan transparency international yaitu HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Deskriptif Tabel 6. Hasil Uji Deskriptif Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis FDI IHSG IPK KURS PDB PRD Jarque-Bera Probability Sum Sum Sq. Dev. 15E 08 39E 08 31E 10 Observations 20 Pada Tabel 6. terlihat bahwa nilai rata-rata FDI tahun 2004-2023 sebesar 24,107 miliar USD, dimana nila FDI paling rendah sebesar 5,98 miliar tahun 2006, sedangkan nilai tertinggi sebesar 50,27 milliar USD pada tahun 2023. Pada tabel 6 juga dapat dilihat bahwa nilai standar deviasi lebih kecil dari pada rata-rata FDI sehingga penyebaran datanya menunjukkan hasil yang normal. Untuk nilai IHSG memiliki nilai rata-rata sebesa Rp. 348, di mana nilai IHSG terendah sebesar Rp. 1000,23 pada 2004 tahun sedangkan tertinggi sebesar Rp. 7006,79 pada tahun 2022. Terlihat juga bahwa nilai standar deviasi lebih kecil dari pada rata-rata IHSG sehingga penyebaran datanya menunjukkan hasil yang normal. Selanjutnya Indonesia memiliki rata-rata Indeks persepsi korupsi sebesar 31, di mana IPK terendah 20 pada tahun 2004 dan tertinggi 40 pada tahun 2019. Dapat dilihat juga bahwa nilai standar deviasi lebih kecil dari pada rata-rata IPC sehingga penyebaran datanya menunjukkan hasil yang normal. Untuk nilai kurs rata-rata sebesar. 997,45 Rp. /USD dengan nilai terendah sebesar 8. 991 Rp/USD pada tahun 2010 dan nilai tertinggi 15. 731Rp/USD pada tahun 2022, dapat dilihat juga bahwa nilai standar deviasi lebih kecil dari pada rata-rata nilai kurs sehingga penyebaran datanya menunjukkan hasil yang normal. Adapun nilai rata-rata PDB Indonesia pada tahun 2004 hingga Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 6 No. 1 Januari 2025 Davy Parsaoran Hinsa 2023 adalah sebesar 10. 287,95 triliun rupiah dengan nilai PDB terendah sebesar 2. 295,83 triliun rupiah pada tahun 2004 dan nilai tertinggi sebesar 12. 301,39 triliun rupiah pada tahun 2023, dapat dilihat juga bahwa nilai standar deviasi lebih kecil dari pada rata-rata PDB sehingga penyebaran datanya menunjukkan hasil yang normal. Selanjutnya nila rata-tata produktifitas tenaga kerja sebesar 59,661 juta rupiah per tahun dimana nilai produktivitas terendah sebesar 21. 389,03 pada tahun 2010 sedangkan tertinggi sebesar 89,357 juta pada tahun 202, dapat dilihat juga bahwa nilai standar deviasi lebih kecil dari pada rata-rata PDB sehingga penyebaran datanya menunjukkan hasil yang normal. Uji Hipotesis Tabel 7. Hasil Uji Hipotesis Dependent Variable: FDI Method: Least Squares Date: 11/23/24 Time: 15:36 Sample: 2004 2023 Included observations: 20 Variable Coeficient Std. Error t-Statistic Prob. IHSG IPK KURS PDB PRD 18E-05 1. 35E-05 R-squared Adjusted R-squared 0. of regression 3. Sum squared resid 174. Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Mean dependent var 24. dependent var 11. Akaike info criterion 5. Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat 1. Pengaruh IHSG terhadap FDI Hasil ini membahas jawaban dari hipotesis kesatu, yaitu IHSG berpengaruh terhadap masuknya FDI di Indonesia dengan menguji Ha1. Tabel 7 menunjukkan bahwa nilai p- value 11490 > 0. 05 sehingga dapat dinyatakan bahwa Ha1 ditolak, yang berarti bahwa variabel IHSG tidak memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap masuknya FDI di Indonesia selama periode 2004-2023. Pada Tabel 7 juga dapat dilihat nilai unstandardized beta sangat Hasil ini bertentangan dengan hasil penelitian dari Rizky Ameliana. Daryono Soebagyo yang menyatakan indeks harga saham gabungan berpengaruh negatif terhadap investasi asing Pengaruh IPK terhadap FDI Hasil ini memberi jawaban dari hipotesis kedua, yaitu IPK berpengaruh signifikan terhadap masuknya FDI di Indonesia dengan menguji Ha2. Tabel 7 menunjukkan bahwa nilai p- value 0. 04 < 0. 05 sehingga dapat dinyatakan bahwa Ha2 diterima, yang berarti bahwa variabel IPK memiliki pengaruh yang signifikan negatif terhadap masuknya FDI di Indonesia Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 6 No. 1 Januari 2025 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Nilai Foreign Direct Investment di Indonesia selama periode 2004-2023. Pada Tabel 7 juga dapat dilihat nilai unstandardized beta sebesar 0,738953 artinya apabila nilai IPK naik 1 unit mengakibatkan nilai FDI turun sebesar 0,738953 Hasil ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh (Fazira & Cahyadin, 2. yang menyatakan bahwa IPK memberikan pengaruh negatif serta signifikan terhadap FDI. Berbeda dengan penelitian yang dilakuka Wilantari et al. , . mendapatkan hasil yaitu IPK memiliki pengaruh signifikan positif terhadap FDI di tiga negara ASEAN, perbedaan juga ditemukan pada penelitian Santoso . menemukan bahwa IPK tidak berpengaruh terhadap FDI dan penelitian Benny Lule dan Esterlita, menyatakan bahwa Indeks persepsi Korupsi tidak berpengaruh signifikan terhadap foreign direct investment di Indonesia. Pengaruh Nilai Kurs Terhadap FDI Hasil ini memberi jawaban dari hipotesis ketiga, yaitu nilai kurs berpengaruh terhadap masuknya FDI di Indonesia dengan menguji Ha3. Tabel 7 menunjukkan bahwa nilai p- value 0407<0. 05 sehingga dapat dinyatakan bahwa Ha3 diterima, mengandung arti bahwa variabel Nilai kurs memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap masuknya FDI di Indonesia selama periode 2004-2023. Pada Tabel 7 juga dapat dilihat nilai unstandardized beta sebesar 0,002469 artinya apabila nilai kurs naik 1 unit menyebabkan nilai FDI meningkat 0. Hasil ini sejalan dengan hasil penelitian M. Purnama yang menyatakan bahwa nilai tukar berpengaruh positf dan signifikan terhadap nilai FDI di ASEAN 5 dan penelitian yang dilakukan oleh Agus . T Basuki dan Melda N. , yaitu bahwa nilai exchange rate dan ekspor berpengrauh positif dan signifikan terhadap foreign direct investment. Keputusan Investor Asing untuk berinvestasi di Indonesia dipengaruhi secara signifkan oleh fluktuasi dari nilai tukar dollar terhadap rupiah, sebaliknya penelitian ini bertentangan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Rozy & Muslim, 2. menyatakan bahwa nilai tukar tidak berpengaruh signifikan terhadap investasi asing, hal ini disebabkan karena Bank sentral berperan mengendalikan tingkat bunga ketika nilai tukar terdepresiasi. Pengaruh PDB terhadap FDI Hasil ini memberi jawaban dari hipotesis keempat yakni PDB berpengaruh terhadap masuknya FDI di Indonesia dengan menguji Ha4. Tabel 7 menunjukkan bahwa nilai p- value 1898 >0. 05 sehingga dapat dinyatakan bahwa Ha4 ditolak, yang berarti bahwa variabel PDB tidak memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap masuknya FDI di Indonesia selama periode 2004-2023. Pada Tabel 7 juga dapat dilihat nilai unstandardized beta sebesar sangat Hasil ini bertentangan dengan penelitian Dewi dan Triaryati . dan juga (Fazira & Cahyadin, 2. yang menunjukan bahwa nilai PDB memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap masuknya FDI di Indonesia. Hal ini mengindikasikan bahwa peningkatan nilai PDB suatu negara tidak akan berakibat pada meningkatnya FDI yang masuk ke negara tersebut. Hasil tersebut juga tidak sejalan dengan teori neo-klasik yang menjelaskan bahwa masuknya investasi dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi suatu negara lewat modal, tenaga kerja dan teknologi yang dibawa ke negara tujuan investasi. Pengaruh Produktivitas terhadap FDI Hasil ini memberi jawaban dari hipotesis kelima yakni PDB berpengaruh terhadap masuknya FDI di Indonesia dengan menguji Ha5. Tabel 7 menunjukkan bahwa nilai p- value 0339 < 0. 05 sehingga dapat dinyatakan bahwa Ha5 diterima, yang berarti bahwa variabel Produktivitas memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap masuknya FDI di Indonesia selama periode 2004-2023, meskipun pada Tabel 7 juga dapat dilihat nilai unstandardized beta sangat kecil. Hasil ini sesuai hasil estimasi model FDI dari Sri Yusnita B. L Harahap, yaitu terdapat pengaruh yang signifikan antara Produktifitas tenaga kerja terhadap PMA dari China Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 6 No. 1 Januari 2025 Davy Parsaoran Hinsa KESIMPULAN Kesimpulan pada penelitian ini adalah 1. Nilai Indeks harga saham gabungan tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai Foreign Direct Investment 2. IPK memiliki pengaruh yang signifikan negatif terhadap masuknya FDI di Indonesia, artinya apabila persepsi korupsi meningkat menyebabkan menurunnya nilai FDI ke Indonesia. Nilai kurs berpengaruh positif dan signifikan terhadap FDI, artinya apabila nilai kurs meningkat atau rupiah terdepresiasi mengakibatkan nilai FDI semakin meningkat. Nilai PDB tidak memiliki pengaruh yang signifikan positif terhadap masuknya FDI di Indonesia, artinya bahwa Investor asing dalam melakukan investasi di Indonesia tanpa melihat nilai PDB 5. Produktivitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap FDI, artinya produktivitas tenaga kerja di Indonesia meningkat mengakibatkan investor asing tertarik menanamkan modalnya di Indonesia DAFTAR PUSTAKA