Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Permainan Tradisional Dalam Pendidikan Jasmani: A Systematic Literature Review Dasih Ayu Wulansari1. Henry Hermawan2. Muhamad Bram Riyadi3. Putri Indah Nazareta4. Fatkhur Rozi5 1,2,3,4 Universitas Sebelas Maret. Indonesia Universitas Islam Negeri Salatiga. Indonesia Email: dasihayu04@staff. id1, her. henry30@staff. id2, bramryd7@staff. nazareta@staff. id4, fatkhur21@uinsalatiga. Abstrak Permainan tradisional berperan strategis dalam pendidikan jasmani sebagai sarana pedagogis yang menyenangkan dan sarat nilai budaya lokal. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi kontribusi permainan tradisional dalam pengembangan kurikulum pendidikan jasmani yang inklusif, relevan secara lokal, dan berbasis bukti. Melalui metode systematic literature review, 43 artikel ilmiah terbitan 2020 hingga 2025 dianalisis dengan pendekatan PRISMA untuk mengidentifikasi tren, kesenjangan, dan temuan utama terkait topik tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat ilmiah terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani menunjukkan konsistensi dan peningkatan pada tahun-tahun terakhir. Indonesia muncul sebagai kontributor utama dengan jejaring kolaborasi internasional yang kuat, menunjukkan relevansi global dari pendekatan berbasis budaya ini. Permainan tradisional terbukti mendukung perkembangan keterampilan motorik, kebugaran jasmani, motivasi intrinsik, dan nilai-nilai sosial peserta didik. Kajian ini juga menyoroti pentingnya pendekatan motor praxeology untuk memahami struktur dan konteks budaya dalam permainan. Temuan ini memberikan dasar kuat bagi penyusunan kurikulum pendidikan jasmani yang kontekstual dan menyenangkan, serta mendukung transformasi pedagogis yang mengintegrasikan warisan budaya dalam pembelajaran modern. Studi ini juga membuka peluang riset lanjutan melalui pendekatan eksperimental dan pengembangan instrumen evaluatif yang lebih mendalam untuk mengukur dampak afektif dan sosial dari permainan tradisional. Kata Kunci: permainan tradisional, pendidikan jasmani, systematic literature review. PRISMA PENDAHULUAN Pendidikan jasmani, sebagai bagian integral dari kurikulum pendidikan dasar hingga menengah, memiliki peran strategis dalam mengembangkan aspek fisik, kognitif, sosial, dan emosional peserta didik (Mustafa, 2. Dalam konteks ini, permainan tradisional muncul sebagai sarana pedagogis yang tak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat akan nilai-nilai budaya lokal yang dapat memperkaya proses pembelajaran. Permainan tradisional menyajikan pendekatan alternatif yang potensial untuk meningkatkan partisipasi siswa, mempromosikan aktivitas fisik yang inklusif, dan memperkuat koneksi antara pelajaran dan realitas budaya siswa (Kusumawati. Suparya, & Winangun, 2. Kebutuhan tersebut mendorong dilakukannya kajian sistematis literatur review sebagai metode untuk menyusun dan menyintesis bukti empiris secara sistematis dan transparan. Pelaksanaan SLR terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani menjadi sangat signifikan pada masa kini. SLR memberikan gambaran komprehensif terhadap lanskap penelitian yang telah ada. Dengan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 kecenderungan metodologis, dan arah perkembangan penelitian. SLR berfungsi sebagai dasar ilmiah untuk mengarahkan penelitian selanjutnya dan mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti dalam praktik pendidikan jasmani (Bessa. Hastie. Ramos, & Mesquita, 2021. Silva. Farias. Ramos, & Mesquita, 2021. Wang et al. , 2. SLR juga dapat mengungkap efektivitas permainan tradisional dalam meningkatkan berbagai hasil belajar siswa, termasuk tingkat aktivitas fisik, keterampilan motorik, dan kesenangan terhadap pembelajaran jasmani (Bonato. Dinan-Thompson, & Salter, 2024. Cece. Roure. Fargier, & Lentillon-Kaestner. Urgensi penelitian SLR juga terletak pada kontribusinya terhadap praktik pendidikan jasmani yang berbasis bukti . vidence-based practic. Dalam penelitian ini. SLR tidak hanya mengkompilasi temuan-temuan terdahulu, tetapi juga menyajikan sintesis kritis terhadap efektivitas intervensi berbasis permainan tradisional (Irmansyah. Lumintuarso. Sugiyanto, & Sukoco, 2. Integrasi permainan tradisional terbukti dapat meningkatkan motivasi intrinsik siswa, memperbaiki interaksi sosial, serta menciptakan lingkungan belajar yang kolaboratif dan menyenangkan (Mo. Saibon. LI. Li, & He, 2. Dengan demikian. SLR memberikan landasan yang kuat untuk mengembangkan model pembelajaran jasmani yang lebih kontekstual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Namun, pelaksanaan SLR terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani bukan tanpa tantangan. Salah satu tantangan utama adalah keterbatasan jumlah studi empiris yang mengkaji secara mendalam peran permainan tradisional dalam konteks pembelajaran jasmani (MasAo odi, 2. Studi-studi yang ada kerap menggunakan desain metodologis yang beragam dan waktu intervensi yang relatif singkat, sehingga menyulitkan generalisasi temuan (Arayjo. Batista, & Moura, 2017. Barba-Martyn. Bores-Garcya. Hortigyela-Alcaly, & Gonzylez-Calvo, 2. Selain itu, terdapat kebutuhan untuk lebih banyak penelitian yang mengkaji secara kritis potensi pedagogis dari permainan tradisional, serta validitas instrumen yang digunakan untuk mengevaluasi dampaknya (Maliki et al. , 2025. Reyes Rodryguez. Ortega-Mora. Gil-Moreno. Florian-Lara, & Correa-Bautista, 2. Tantangan lain yang tidak kalah penting adalah keragaman pendekatan dalam mendefinisikan dan mengkategorikan permainan tradisional. Beberapa studi menggunakan istilah yang tumpang tindih atau bahkan bertentangan, sehingga mengaburkan batasan konseptual yang jelas (Moy. Renshaw, & Davids, 2. Ketidakkonsistenan tersebut berdampak pada proses seleksi dan sintesis literatur dalam SLR, serta mempengaruhi interpretasi temuan secara keseluruhan (Hidayat et al. , 2. Oleh karena itu, diperlukan kerangka kerja konseptual yang konsisten dan komprehensif untuk mendukung kualitas dan validitas SLR. Hasil dari SLR terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani memiliki implikasi yang luas terhadap pengembangan kurikulum. Salah satu implikasi utama adalah penguatan peran permainan tradisional sebagai bagian dari strategi pembelajaran yang berbasis budaya (Fitriatunnisa. Hastuti, & Mariyati, 2. Integrasi permainan tradisional dalam kurikulum dapat memperkuat identitas budaya peserta didik, memperluas pemahaman lintas budaya, dan mendukung pembelajaran yang lebih inklusif dan relevan secara lokal (Miskiyyah et al. , 2. Selain itu, permainan tradisional dapat menjadi sarana efektif dalam Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 mengembangkan keterampilan motorik dasar, meningkatkan kebugaran jasmani, serta menumbuhkan keterampilan sosial seperti kerja sama dan sportivitas (Fogliata. Mazzella. Gamberini, & Ambretti, 2025. Mohammed & Baysen, 2. Dalam pendidikan dasar, pendekatan pembelajaran berbasis permainan tradisional terbukti mampu merangsang keterlibatan aktif siswa serta mendorong pembelajaran yang bermakna (Hidayat et al. , 2. Permainan yang diwariskan dari generasi ke generasi tersebut bukan hanya menghibur, tetapi juga mengandung nilai-nilai moral, aturan sosial, dan keterampilan hidup yang dapat memperkuat karakter peserta didik (MaAoruf. Pajarianto, & Jalil, 2. Oleh karena itu, hasil SLR dapat dijadikan acuan dalam menyusun kurikulum pendidikan jasmani yang lebih adaptif terhadap konteks lokal serta berorientasi pada pengembangan holistik peserta didik (Graha. Ridwan. Nurhadi. Yachsie, & Cakrawati, 2. Dengan mempertimbangkan semua aspek tersebut, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan SLR terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani memiliki urgensi yang tinggi, baik dari sisi teoretis maupun praktis. SLR memungkinkan penyusunan peta penelitian yang jelas, identifikasi celah pengetahuan yang perlu diisi, serta sintesis bukti empiris yang dapat diandalkan untuk mendukung pengambilan keputusan di tingkat kebijakan maupun praktik pembelajaran. Selain itu, temuan SLR dapat menjadi dasar untuk inovasi kurikulum yang berakar pada kearifan lokal dan relevan dengan dinamika sosialbudaya peserta didik masa kini. Secara keseluruhan. SLR terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani memberikan kontribusi nyata terhadap upaya peningkatan kualitas pembelajaran yang berkelanjutan, berbasis bukti, dan berorientasi pada pengembangan karakter peserta didik secara utuh. Di tengah meningkatnya kebutuhan akan pendekatan pedagogis yang kontekstual dan inklusif. SLR menjadi jembatan penting antara teori dan praktik, serta antara warisan budaya dan tuntutan pendidikan modern. METODE Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review (SLR). Penelitian SLR merangkum beberapa studi awal dengan menyajikan fakta yang komprehensif dan seimbang (Sugiyana. Hariyono, & Handayani, 2. Systematic literature review merupakan jenis penelitian ilmiah yang secara khusus menjawab pertanyaan penelitian spesifik dengan menerapkan metode ilmiah tertentu, termasuk identifikasi, seleksi, peringkasan, dan evaluasi mendalam terhadap studi-studi sejenis (Chigbu. Atiku, & Plessis, 2. Motivasi utama pemilihan SLR adalah untuk mengintegrasikan dan mengumpulkan karya-karya ilmiah mengenai permainan tradisional Indonesia dalam konteks pendidikan jasmani. Pencarian artikel dibatasi pada publikasi tahun 2020-2025 guna memastikan kebaruan penelitian lima tahun terakhir serta menangkap perkembangan terkini permainan tradisional Indonesia dalam konteks pendidikan jasmani. Pencarian literatur dilakukan pada tanggal 13 Juli 2025. Proses pencarian literatur memanfaatkan database Scopus sebagai sumber utama karena cakupannya yang komprehensif terhadap literatur akademik yang telah melalui peer-review dan pengakuan internasionalnya dalam penelitian pendidikan. Penelitian ini menggunakan pola penelitian Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) untuk menetapkan kriteria dan mengumpulkan data (Page et al. , 2. Langkah-langkahnya meliputi: . identifikasi, . screening, . eligibilitas, dan . penilaian kualitas. Gambar 1 menggambarkan tahapan pencarian dan seleksi. Gambar 1. Systematic Literature Review information flow menggunakan PRISMA Identifikasi Pencarian Scopus . ttps://w. com/). Penulis memanfaatkan Scopus karena pengakuan internasionalnya, kredibilitas, dan penyediaan literatur akademik yang komprehensif di berbagai bidang, khususnya dalam domain pendidikan dan pendidikan jasmani. Strategi pencarian melibatkan tiga string pencarian yang berbeda untuk memastikan cakupan literatur yang relevan secara komprehensif. Strategi pencarian menggunakan tiga string pencarian berbeda yang menghasilkan 652 artikel dengan kata kunci [Traditional game* AND Physical Educatio. Namun, terdapat 553 rekaman yang dikecualikan karena mengandung kata kunci [AuTraditional game*AyAND AuPhysical EducationA. yang tidak sesuai dengan fokus penelitian. Proses identifikasi ini menghasilkan 99 rekaman yang akan dilanjutkan ke tahap screening. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Screening Proses screening dilakukan dalam beberapa tahap penyaringan. Dari 99 rekaman awal, dilakukan penyaringan berdasarkan rentang tahun publikasi 2020-2025, yang mengeksklusi 34 artikel, sehingga tersisa 65 artikel. Kemudian dilanjutkan dengan penyaringan berdasarkan jenis dokumen yang mengeluarkan book chapter . = . , review . = . , dan editorial . = Setelah proses screening ini, tersisa 56 artikel yang memenuhi kriteria temporal untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya. Eligibilitas Pada tahap eligibilitas, dilakukan penyaringan lebih detail berdasarkan jenis dokumen dan bahasa publikasi. Dari 56 dilakukan penyaringan berdasarkan publikasi dalam bahasa selain bahasa Indonesia dan Inggris juga dikecualikan, meliputi 10 publikasi dalam bahasa Spanyol . = . Catalan . = . Rusia . = . , dan Portugis . = . Proses eligibilitas ini menghasilkan 43 studi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Penilaian Kualitas Tahap akhir menghasilkan 43 studi yang dimasukkan dalam review sistematis. Meskipun diagram tidak menampilkan detail proses penilaian kualitas secara eksplisit, 43 studi ini merupakan hasil dari seleksi ketat yang telah melalui tahap identifikasi, screening, dan eligibilitas. Studi-studi ini kemudian akan dianalisis lebih lanjut untuk menjawab pertanyaan penelitian dan memberikan sintesis bukti ilmiah yang komprehensif sesuai dengan tujuan systematic literature review. HASIL DAN PEMBAHASAN Penelitian ini memusatkan fokus pada hasil telaah terhadap 43 artikel dalam basis data Scopus yang membahas topik permainan tradisional di tingkat sekolah dasar. Informasi dikumpulkan melalui identifikasi jumlah publikasi, rentang waktu terbitan . 0 - 2. , serta asal jurnal. Selain itu, penelitian ini juga menelaah aktor-aktor kunci yang berpengaruh dalam bidang tersebut, seperti penulis, institusi afiliasi, dan negara asal kontribusi penelitian. Teknik Analisis Data Analisis dilakukan melalui pendekatan sintesis tematik dan bibliometrik. Seluruh analisis bibliometrik dilakukan menggunakan Biblioshiny, antarmuka berbasis web dari paket Bibliometrix dalam R, yang memungkinkan analisis visual dan statistik secara interaktif dan Penggunaan Biblioshiny memungkinkan peneliti menampilkan peta kolaborasi internasional, distribusi publikasi per negara, dan visualisasi jejaring kata kunci berdasarkan kekuatan hubungan serta frekuensi kemunculan. Hasil analisis kemudian ditabulasi dan divisualisasikan untuk mendukung interpretasi data yang lebih dalam. RQ1: Apakah penelitian tentang permainan tradisional dalam pendidikan jasmani tetap menjadi topik yang relevan untuk penelitian ilmiah di masa depan? Produksi Publikasi Tahunan Analisis terhadap tren produksi ilmiah tahunan dilakukan untuk memberikan gambaran mengenai dinamika perhatian akademik terhadap topik tertentu dalam rentang waktu tertentu. Jumlah artikel ilmiah yang diterbitkan setiap tahun dalam kurun waktu 2020 hingga 2025 terkait permainan tradisional dalam pendidikan jasmani . ihat Gambar . Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Gambar 2. Tren tahunan publikasi ilmiah 2020Ae2025 berdasarkan jumlah artikel. Berdasarkan Gambar 2. , menunjukkan bahwa produksi ilmiah tahunan dalam topik permainan tradisional dalam pendidikan jasmani selama periode 2020 - 2025. Terlihat bahwa jumlah artikel yang diterbitkan mengalami fluktuasi signifikan. Tahun 2020 dimulai dengan 7 artikel, meningkat menjadi 8 pada 2021, namun turun tajam menjadi hanya 4 pada 2022 penurunan terendah selama lima tahun. Tren kembali meningkat drastis pada 2023 dengan 9 artikel, disusul penurunan lagi menjadi 6 pada 2024, sebelum akhirnya mencapai puncak tertinggi lagi di angka 9 pada tahun 2025. Variabilitas tersebut dapat mencerminkan dinamika ketertarikan peneliti terhadap topik, faktor pendanaan, kebijakan riset, serta konteks sosialbudaya yang memengaruhi publikasi tentang permainan tradisional. Meski fluktuatif, tren umum menunjukkan adanya konsistensi minat dan potensi pertumbuhan riset di bidang pendidikan jasmani. RQ2: Bagaimana alokasi penelitian saat ini terkait dengan permainan tradisional dalam pendidikan jasmani? Sebaran Negara Kontributor Pemetaan kontribusi ilmiah berdasarkan negara merupakan langkah awal dalam analisis bibliometrik untuk memahami sebaran geografis penelitian dalam suatu bidang kajian. Melalui analisis ini, penulis dapat mengidentifikasi negara-negara yang memiliki tingkat produktivitas tinggi dalam mempublikasikan artikel ilmiah, sekaligus menggambarkan konsentrasi dan potensi kolaborasi lintas kawasan. Visualisasi pada Gambar 3 menyajikan distribusi global produksi ilmiah yang berfokus pada topik permainan tradisional dalam pendidikan jasmani, dengan gradasi warna yang merepresentasikan intensitas kontribusi setiap negara terhadap literatur akademik selama periode 2020Ae2025. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Gambar 3. Negara yang meneliti permainan tradisional pendidikan jasamani dalam literatur Berdasarkan peta pada gambar 3. , produksi ilmiah menurut negara dalam topik permainan tradisional dalam pendidikan jasmani, dapat disimpulkan bahwa Indonesia menjadi kontributor dominan dengan 76 publikasi ilmiah, diikuti oleh Spanyol . , dan jauh di bawahnya Inggris . Negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia . Filipina . , dan bahkan Kazakhstan serta Tunisia . asing-masing . turut menyumbangkan penelitian . ihat Tabel 1. Visualisasi peta mendukung temuan tabel ini dengan menampilkan Indonesia dalam warna biru tergelap menandai intensitas publikasi tertinggi. Distribusi global yang ditunjukkan mencerminkan bahwa topik ini menarik perhatian tidak hanya dari negara-negara berkembang dengan warisan budaya kuat, tetapi juga dari negara maju yang tertarik pada nilai edukatif dan sosial permainan tradisional. Temuan tersebut mengindikasikan adanya peluang besar untuk kolaborasi lintas negara dan pertukaran pengetahuan dalam pengembangan pendidikan jasmani berbasis kearifan lokal. Tabel 1. Produksi Ilmiah Negara-Negara (Top . No. Negara Frekwensi Indonesia Spain Malaysia Turkey Brazil Australia Philippines Kazakhstan Tunisia Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Jaringan Kolaborasi Internasional Selanjutnya penulis mengidentifikasi pola kolaborasi antar negara. Kolaborasi antarnegara dalam publikasi ilmiah merupakan indikator penting dalam mengukur keterbukaan dan jejaring akademik global suatu topik penelitian. Gambar berikut menyajikan visualisasi peta kolaborasi negara-negara yang terlibat dalam studi tentang permainan tradisional dalam pendidikan jasmani, menunjukkan pusat-pusat inisiatif serta hubungan lintas batas yang mendukung pertukaran pengetahuan dan penguatan kapabilitas riset global. Gambar 4. Visualisasi negara dalam jaringan Gambar 4. merupakan peta kolaborasi antarnegara dalam publikasi ilmiah bertopik permainan tradisional dalam pendidikan jasmani. Visualisasi pada peta menunjukkan adanya hubungan kolaboratif yang aktif, ditandai dengan garis penghubung antarnegara yang terlibat dalam penelitian bersama. Indonesia muncul sebagai pusat kolaborasi utama, terlihat dari warna biru paling gelap dan banyaknya garis yang mengarah dari negara ini ke berbagai belahan dunia seperti Australia. Spanyol. Inggris, dan Amerika Serikat. Fenomena tersebut mencerminkan tingginya inisiatif Indonesia dalam membangun jejaring ilmiah internasional untuk memperluas dampak dan relevansi global dari warisan budaya lokal dalam konteks Kolaborasi tersebut juga menunjukkan bahwa meskipun topik yang diangkat bersifat lokal, pendekatannya bersifat global dan lintasdisipliner. Oleh karena itu, peta publikasi tidak hanya menggambarkan persebaran geografis penelitian, tetapi juga menegaskan pentingnya kemitraan internasional sebagai strategi penguatan kapabilitas riset dan transfer pengetahuan. Afiliasi Institusi Paling Produktif Penulis melakukan identifikasi terhadap afiliasi institusi yang paling produktif menjadi aspek penting untuk memahami lanskap kontribusi akademik global. Afiliasi institusi mencerminkan kekuatan riset, arah kebijakan akademik, serta kapasitas kolaboratif dari masing-masing universitas atau lembaga riset. Dengan menganalisis afiliasi yang paling Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 relevan, peneliti dapat memperoleh gambaran tentang pusat-pusat keunggulan ilmiah, pola distribusi pengetahuan, serta potensi kemitraan riset yang strategis di masa mendatang. Data tersebut juga memungkinkan penelusuran terhadap bagaimana lembaga-lembaga tersebut membingkai permainan tradisional sebagai objek kajian yang sah secara akademik dalam konteks pendidikan jasmani modern. Adapun jumlah artikel yang dipublikasikan selama periode kajian dalam top 10 afiliasi . ihat Gambar . Gambar 5. Jumlah artikel berdasarkan afiliasi . afiliasi terata. Gambar diatas menampilkan representasi visual mengenai institusi afiliasi paling relevan dalam publikasi ilmiah bertopik permainan tradisional dalam pendidikan jasmani. Berdasarkan jumlah artikel yang diterbitkan. Leeds Beckett University di Inggris menempati posisi teratas dengan kontribusi sebanyak 11 artikel, diikuti oleh Murcia University . , serta Universitas Negeri Yogyakarta dan University of Lleida yang masing-masing menyumbangkan 7 artikel. Selain itu. Catholic University of Brasilia juga mencatat partisipasi signifikan dengan 6 publikasi. Institusi dari kawasan Asia Tenggara seperti National University of Malaysia dan Universitas Negeri Padang menunjukkan keterlibatan moderat dengan masing-masing 4 artikel. Visualisasi ini menunjukkan bahwa keterlibatan institusi dalam penelitian permainan tradisional tidak hanya berasal dari negara asal budaya tersebut, tetapi juga melibatkan universitas internasional yang aktif dalam studi pendidikan jasmani. Hal tersebut mencerminkan sifat global dari isu permainan tradisional dalam pendidikan jasmani dan pentingnya kolaborasi lintas lembaga dalam mendorong pengembangan pengetahuan lintas budaya dan disiplin ilmu pendidikan jasmani. Sumber Jurnal Utama Penulis juga mengidentifikasi terhadap sumber publikasi paling relevan sebagai langkah strategis untuk menilai kanal-kanal penyebaran pengetahuan ilmiah. Analisis tersebut memungkinkan pemetaan terhadap jurnal yang menjadi rujukan utama dalam diskursus akademik terkait permainan tradisional dalam pendidikan jasmani . ihat Gambar . Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Gambar 6. Jumlah artikel berdasarkan sumber . sumber terata. Berdasarkan gambar diatas, menunjukkan bahwa distribusi sumber publikasi yang paling relevan berdasarkan jumlah dokumen yang memuat topik permainan tradisional dalam pendidikan jasmani. International Journal of Human Movement and Sports mendominasi dengan kontribusi sebanyak 9 artikel. Frontiers in Psychology dengan 5 artikel, dan Retos dengan 3 artikel. Sumber lain Curriculum Studies in Health and Physical Education dan Sustainability (Switzerlan. masing-masing menyumbang 2 artikel. Sisanya berasal dari berbagai jurnal multidisipliner maupun spesifik seperti BMC Psychology. Cakrawala Pendidikan, dan Disability and Rehabilitation: Assistive Technology, masing-masing dengan 1 artikel. Variasi ini mencerminkan keterlibatan berbagai disiplin ilmu psikologi, pendidikan, kesehatan, dan olahraga dalam mengkaji permainan tradisional, sekaligus menunjukkan bahwa topik tentang permainan tradisional dalam pendidikan jasamni diterima secara luas dalam ekosistem publikasi ilmiah lintas bidang. Penulis Paling Produktif Penulis mengidentifikasi terhadap penulis . yang paling relevan menjadi indikator penting untuk menilai aktor-aktor utama dalam produksi pengetahuan ilmiah. Informasi tersebut mencerminkan frekuensi kontribusi penulis terhadap bidang kajian dan juga dapat menunjukkan pengaruh dan potensi jejaring kolaboratif dalam komunitas akademik . ihat Gambar . Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Gambar 7. Jumlah publikasi per penulis . penulis terata. Berdasarkan Gambar 7. , menunjukkan daftar penulis yang paling relevan dalam penelitian mengenai permainan tradisional dalam pendidikan jasmani, berdasarkan jumlah dokumen ilmiah yang dipublikasikan. Alcaraz-Muyoz V dan Irmansyah J . masingmasing menempati peringkat teratas publikasi, menunjukkan peran sentral authors dalam mengembangkan kajian permainan tradisional. Disusul oleh beberapa penulis. Alonso Roque JI. Cifo Izquierdo MI. Lavega-Burguys P. Pic M. Suherman WS, dan Sukarmin Y . , yang menunjukkan kontribusi signifikan dan konsisten dalam literatur. Sementara itu. Abd Rahim BH dan Abduljabar B tercatat memiliki satu publikasi . , mengindikasikan keterlibatan awal atau kontribusi spesifik dalam subtema tertentu. Distribusi tersebut mencerminkan keterlibatan yang cukup merata antara peneliti dari berbagai negara, baik dari Eropa maupun Asia Tenggara, serta mengisyaratkan potensi terbentuknya komunitas ilmiah lintas negara dalam pengembangan studi permainan tradisional di ranah pendidikan jasmani. RQ3: Apa implikasi teoretis dan praktis dari perspektif penelitian masa depan terhadap permainan tradisional dalam pendidikan jasmani? Analisis Kata Kunci (Co-occurenc. Untuk memahami fokus tematik dan kecenderungan kajian dalam literatur ilmiah, analisis terhadap jaringan keterkaitan kata kunci . o-occurrenc. menjadi metode yang Visualisasi hubungan antaristilah utama yang sering muncul dalam publikasi terkait permainan tradisional dalam pendidikan jasmani . ihat Gambar . Analisis tersebut membantu mengidentifikasi pusat-pusat terminologi yang dominan dan relasi konseptual antarbidang yang diteliti. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Gambar 8. Co-occurance framework dan representasi istilah kunci Berdasarkan visualisasi grafik pada Gambar 8. yang memberikan gambaran umum mengenai hubungan konseptual antar kata kunci yang sering muncul dalam literatur terkait pendidikan jasmani dan permainan tradisional. Untuk memperkuat pemahaman kuantitatif terhadap jaringan tersebut, penulis menyajikan data numerik dari sepuluh kata kunci teratas berdasarkan metrik analisis jaringan. Penyajian dilakukan supaya identifikasi lebih jelas terhadap istilah yang paling berpengaruh dalam struktur literatur ilmiah yang ditinjau (Lihat Tabel . Tabel 2. Kata kunci yang sering digunakan (Top . Node Cluster Betweenness Closeness PageRank physical education 322,243 0,027 0,141 traditional games motor praxeology 0,015 0,032 0,015 0,021 0,015 0,008 0,015 0,011 0,015 0,008 motor skills 0,015 0,012 physical activities 0,016 0,011 0,015 0,008 physical fitness 0,01 0,009 Berdasarkan Tabel 2. , menunjukkan bahwa sepuluh kata kunci teratas yang paling sering digunakan dalam kajian tentang permainan tradisional dalam pendidikan jasmani, analisis metrik jaringan seperti betweenness, closeness, dan PageRank. Istilah Auphysical educationAy muncul sebagai simpul utama dengan nilai betweenness yang sangat tinggi . , menunjukkan peran sentralnya dalam menjembatani berbagai topik lain. Kata kunci Autraditional gamesAy dan Aumotor praxeologyAy juga memiliki posisi penting sebagai Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 penghubung dalam jaringan konsep, meskipun dengan nilai betweenness yang jauh lebih Sementara itu, istilah seperti AuchildrenAy. AuexerciseAy, dan Aumotor skillsAy memiliki nilai closeness dan PageRank yang seragam, menandakan keterkaitan langsung dengan konsep inti namun dengan pengaruh distribusi yang lebih merata. Pola tersebut mengindikasikan bahwa penelitian permainan tradisional termasuk fokus pada aspek pendidikan jasmani secara holistik, yang melibatkan aktivitas fisik, perkembangan motorik, serta dimensi peserta didik. Berdasarkan hasil telaah sistematis terhadap 43 artikel yang dipublikasikan pada rentang 2020 hingga 2025, ditemukan bahwa perhatian ilmiah terhadap tema permainan tradisional dalam pendidikan jasmani menunjukkan pola fluktuatif, namun cenderung meningkat pada tahun-tahun terakhir. Jumlah publikasi tertinggi tercatat pada tahun 2023 dan 2025, masing-masing dengan sembilan artikel, sedangkan penurunan terendah terjadi pada 2022 dengan hanya empat artikel. Fenomena tersebut mencerminkan adanya dinamika ketertarikan akademik yang dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kebijakan penelitian, pendanaan, serta konteks sosial budaya yang relevan (Ashar et al. , 2024. Muhaimin. Lubis, & Fachrezzy, 2. Meskipun mengalami fluktuasi, konsistensi tema permainan tradisional sebagai topik kajian akademik menunjukkan relevansi jangka panjang dalam diskursus pendidikan jasmani (Mashuri, 2. Hal tersebut memperkuat temuan penelitian bahwa permainan tradisional merupakan pendekatan pedagogis yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran pendidikan (Juyinah & Mudzakir, 2. Pemetaan kontribusi ilmiah menurut negara menunjukkan bahwa Indonesia menjadi kontributor dominan dengan 76 publikasi, diikuti oleh Spanyol . , dan Inggris . Data tersebut menandakan bahwa permainan tradisional sebagai warisan budaya lokal telah memperoleh legitimasi akademik sebagai objek studi yang relevan dalam konteks pendidikan jasmani (Alpen et al. , 2022. Aqobah. Setiakarnawijaya. Ali. Rahail, & Hakim, 2. Dominasi Indonesia menunjukkan bahwa perhatian terhadap pedagogi berbasis budaya semakin diperkuat dalam konteks nasional. Selain itu, kontribusi dari negara-negara seperti Malaysia. Filipina. Kazakhstan, dan Tunisia mengindikasikan bahwa perhatian terhadap permainan tradisional tidak hanya terbatas pada kawasan tertentu, melainkan telah menjadi bagian dari diskursus global (Astuti & Bhakti, 2. Distribusi tersebut membuka peluang kolaborasi lintas negara dalam mengembangkan pendekatan pendidikan jasmani yang berbasis kearifan lokal namun berorientasi global (Smith & Sari, 2. Temuan dari peta kolaborasi antarnegara menempatkan Indonesia sebagai pusat jejaring internasional yang aktif. Kolaborasi yang terbangun dengan negara-negara seperti Australia. Spanyol. Inggris, dan Amerika Serikat menunjukkan bahwa penelitian mengenai permainan tradisional tidak terisolasi secara geografis, tetapi telah melintasi batas teritorial akademik (Wahyono, 2. Kolaborasi tersebut esensial dalam memperluas dampak penelitian serta menjamin keberlanjutan pengembangan ilmu pengetahuan lintas budaya (Karina. S, & L. A, 2. Analisis afiliasi institusi juga memperlihatkan keterlibatan aktif dari universitas-universitas internasional seperti Leeds Beckett University dan Murcia University, serta institusi nasional seperti Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Negeri Padang. Keberagaman institusi menggambarkan bahwa perhatian terhadap Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 permainan tradisional tidak hanya bersifat lokal tetapi telah menjadi bagian dari agenda riset pendidikan jasmani global (Salsabilah. Rahmah. Wulandari, & Soebagyo, 2. Identifikasi terhadap jurnal-jurnal yang menjadi saluran utama publikasi menunjukkan bahwa topik permainan tradisional dalam pendidikan jasmani diterima secara luas dalam berbagai disiplin (Kogoya et al. , 2023. Ribas et al. , 2. Jurnal seperti International Journal of Human Movement and Sports dan Frontiers in Psychology menjadi media yang signifikan dalam penyebaran pengetahuan terkait. Hal tersebut mencerminkan multidisiplinaritas dalam pendekatan penelitian dan menunjukkan keterkaitan antara permainan tradisional dengan bidang psikologi, kesehatan, dan pendidikan (Baker. Turner, & Kotera, 2. Data aktor akademik, nama-nama seperti Alcaraz-Muyoz V dan Irmansyah J muncul sebagai penulis dengan kontribusi terbanyak, masing-masing dengan tiga artikel. Keberadaan tokoh-tokoh sentral ini menunjukkan adanya inisiatif yang kuat dan kesinambungan dalam penelitian (Thelwall & Maflahi, 2. Distribusi penulis memperlihatkan keragaman geografis yang baik, yang memperkuat potensi terbentuknya komunitas ilmiah internasional dalam studi permainan tradisional di ranah pendidikan jasmani. Hasil analisis co-occurrence keywords menunjukkan bahwa istilah Auphysical educationAy merupakan simpul utama dalam jaringan konseptual, dengan nilai betweenness Hal tersebut menandakan bahwa permainan tradisional diposisikan dalam kerangka pendidikan jasmani yang holistik, mencakup aspek aktivitas fisik, perkembangan motorik, serta perilaku anak (Irmansyah et al. , 2020. Morley et al. , 2. Istilah seperti Aumotor skillsAy. AuexerciseAy, dan Auphysical activitiesAy menunjukkan hubungan erat antara permainan tradisional dengan capaian kognitif dan afektif siswa. Dari perspektif teoretis, studi ini mempertegas pentingnya pendekatan motor praxeology dalam memahami dinamika permainan tradisional. Motor praxeology tidak hanya membahas struktur permainan, tetapi juga konteks sosial budaya yang mengitarinya (Masrokhah. Anoegrajekti, & Attas, 2. Dengan demikian, permainan tradisional menjadi medium yang efektif dalam pembentukan identitas budaya, pembelajaran sosial, dan penguatan nilai-nilai karakter. Gambar 9. Framework dampak permainan tradisional dalam pendidikan jasmani Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 Kerangka dampak permainan tradisional pada pendidikan menunjukkan bahwa dimensi sosial-budaya, motorik, dan pedagogis saling berinteraksi dalam memperkuat peran pendidikan jasmani. Permainan tradisional tidak hanya menstimulasi aktivitas fisik dan keterampilan motorik siswa, tetapi juga memfasilitasi internalisasi nilai-nilai sosial dan budaya melalui mekanisme motor praxeology. Struktur permainan yang khas menciptakan konteks belajar yang kontekstual, terbuka, dan inklusif, memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuan motorik sekaligus membangun identitas budaya. Implikasi dari kerangka ini bersifat strategis bagi pengembangan kurikulum dan pelatihan guru. Integrasi permainan tradisional ke dalam pembelajaran jasmani mendorong pendekatan yang lebih adaptif terhadap konteks lokal dan kebutuhan peserta didik. Selain memperkaya praktik pembelajaran, kerangka ini juga memperluas kontribusi literatur melalui pendekatan konseptual yang konkret, mendukung transisi pendidikan jasmani ke arah yang lebih bermakna, kontekstual, dan berkelanjutan. Secara praktis, temuan penelitian ini memberikan dasar kuat bagi penyusunan kurikulum pendidikan jasmani yang kontekstual dan berbasis bukti. Permainan tradisional dapat dijadikan strategi pengajaran yang inklusif, menyenangkan, dan relevan secara lokal. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis dalam mengintegrasikan permainan tradisional ke dalam desain pembelajaran, pelatihan guru, serta pengembangan instrumen evaluasi yang valid untuk mengukur dampaknya. KESIMPULAN Penelitian ini menyimpulkan bahwa permainan tradisional dalam pendidikan jasmani memiliki potensi besar sebagai pendekatan pedagogis yang kontekstual, inklusif, dan berbasis budaya lokal. Melalui systematic literature review terhadap 43 artikel ilmiah, ditemukan bahwa topik ini terus relevan dan mengalami pertumbuhan minat akademik global, dengan kontribusi dominan dari Indonesia dan kolaborasi internasional yang kuat. Permainan tradisional tidak hanya mampu meningkatkan keterampilan motorik dan kebugaran fisik peserta didik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai sosial, identitas budaya, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Secara teoretis, penelitian ini mempertegas relevansi kerangka motor praxeology dalam mengkaji dinamika permainan, sementara secara praktis memberikan dasar bagi pengembangan kurikulum jasmani yang berbasis bukti dan nilai lokal. Kontribusi studi ini terletak pada sintesis kritis terhadap lanskap penelitian permainan tradisional dan potensi pengembangannya di ranah pendidikan jasmani modern. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan eksplorasi mendalam terhadap efektivitas permainan tradisional melalui desain kuasi-eksperimental yang lebih bervariasi, serta pengembangan instrumen evaluasi yang lebih valid untuk mengukur dampak afektif dan sosial secara Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Volume 6 Nomor 6 Tahun 2025 https://afeksi. id/jurnal/index. php/afeksi e-ISSN: 2745-9985 DAFTAR PUSTAKA