Tamasya : Jurnal Pariwisata Indonesia Volume. 2 Nomor. 3 September 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. DOI: https://doi. org/10. 62383/tamasya. Available online at: https://ejournal. id/index. php/Tamasya Analisis Implementasi Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Tamu di Palm Homestay Kuta Lombok Octaviani Gita Putri1*. Suryani Wardtul Jannah2. Bartolomeus Herawan Mintardjo3. Agus Gunawan4. Dewi Hermawati Wahyuningsih5. Aulia Firmansyah6 Sekolah Tinggi Pariwisata Sahid Surakarta. Indonesia Universitas Bina Sarana Informatika. Indonesia Alamat: Jl. Adisucipto 154. Surakarta. Jawa Tengah 57144 *Korespondensi penulis: octavianigita10@gmail. Abstract. Amidst increasing guest expectations for accommodation cleanliness and comfort, the implementation of standard operating procedures (SOP. in housekeeping services has become a crucial aspect in the hospitality Good guest room cleanliness not only enhances comfort but also strengthens an accommodation's image and reputation. One example of an accommodation that implements a room cleaning SOP is Palm Homestay Kuta Lombok. This study aims to analyze the implementation of the SOP for guest room cleaning at Palm Homestay Kuta Lombok, evaluate the extent to which the SOP is implemented, and identify problems encountered and possible solutions for improvement. The research method used in this study is a qualitative approach with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. Observations were conducted directly in the field to assess how the room cleaning SOP is implemented, while interviews were conducted with housekeeping staff and management to obtain their perspectives on obstacles and solutions encountered in the cleaning process. The documentation collected includes written SOPs and supervisory notes conducted by Based on the research results, the implementation of the room cleaning SOP at Palm Homestay Kuta Lombok can be said to be running quite well. However, several obstacles remain, such as inappropriate placement of amenities, inconsistent dusting methods, and limited cleaning equipment. These obstacles can impact the quality of room cleaning and guest comfort. Although improvements have been made, such as regular supervision and more consistent use of cleaning equipment, employee training still needs to be maximized. As a solution, this study recommends optimizing the budget allocation for employee training, with the aim of improving staff skills and understanding of the implemented SOPs. Keywords: Accommodation. Guest Room Cleaning. Guest Satisfaction. Implementation. Standard Operating Procedures Abstrak. Di tengah meningkatnya ekspektasi tamu terhadap kebersihan dan kenyamanan akomodasi, penerapan standar operasional prosedur (SOP) dalam layanan housekeeping menjadi aspek krusial dalam industri perhotelan. Kebersihan kamar tamu yang baik tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga dapat memperkuat citra dan reputasi sebuah akomodasi. Salah satu contoh akomodasi yang menerapkan SOP pembersihan kamar adalah Palm Homestay Kuta Lombok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi SOP pembersihan kamar tamu di Palm Homestay Kuta Lombok, mengevaluasi sejauh mana SOP tersebut diimplementasikan, serta mengidentifikasi masalah yang dihadapi dan solusi yang dapat dilakukan untuk perbaikan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Observasi dilakukan langsung di lapangan untuk menilai bagaimana SOP pembersihan kamar diterapkan, sementara wawancara dilakukan dengan staf housekeeping dan manajemen untuk mendapatkan perspektif mereka mengenai kendala dan solusi yang dihadapi dalam proses pembersihan. Dokumentasi yang dikumpulkan meliputi SOP tertulis dan catatan pengawasan yang dilakukan oleh pihak Berdasarkan hasil penelitian, implementasi SOP pembersihan kamar di Palm Homestay Kuta Lombok dapat dikatakan berjalan dengan cukup baik. Namun, masih terdapat beberapa kendala yang perlu diperhatikan, seperti penempatan amenities yang kurang tepat, metode dusting yang belum konsisten, serta keterbatasan alat pembersih yang digunakan. Kendala-kendala tersebut dapat mempengaruhi kualitas pembersihan kamar dan kenyamanan tamu yang tinggal. Meskipun telah dilakukan upaya perbaikan, seperti pengawasan rutin dan penggunaan alat pembersih yang lebih konsisten, pelatihan karyawan masih perlu Sebagai solusi, penelitian ini merekomendasikan agar alokasi anggaran untuk pelatihan karyawan dioptimalkan, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan pemahaman staf mengenai SOP yang diterapkan. Kata kunci: Akomodasi. Implementasi. Kepuasan Tamu. Pembersihan Kamar Tamu. Standar Operasional Prosedur LATAR BELAKANG Received: Juli 07, 2025. Revised: Juli 21, 2025. Accepted: Agustus 04, 2025. Online Available: Agustus 06, 2025 Analisis Implementasi Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Tamu di Palm Homestay Kuta Lombok Kawasan Lombok Mandalika. Nusa Tenggara Barat, kini menjadi salah satu destinasi unggulan di Indonesia. Seperti yang telah diketahui, wilayah ini memiliki Sirkuit Mandalika berstandar internasional yang menjadi daya tarik tersendiri. Selain dikenal sebagai bagian dari program Au10 Bali BaruAy, kawasan ini juga ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang diharapkan mampu menjadi salah satu sumber utama pendapatan daerah melalui sektor pariwisata. Tak hanya menawarkan keindahan pantai dan kemegahan sirkuit. Mandalika juga menyuguhkan kekayaan budaya lokal seperti kehidupan desa adat, atraksi budaya, tradisi masyarakat, serta aneka kuliner khas yang menjadi nilai tambah bagi wisatawan (Komang et , 2. Oleh karena itu, kebutuhan akan akomodasi di wilayah tersebut meningkat, contohnya yaitu banyaknya homestay di kawasan Kuta Mandalika yang siap menyediakan fasilitas menginap bagi pengunjung. Homestay adalah jenis akomodasi di mana pemilik rumah menyewakan sebagian kamar kepada tamu dalam jangka waktu tertentu, biasanya untuk keperluan mengenal budaya lokal atau mengikuti kegiatan harian masyarakat setempat. Umumnya, homestay terletak di dekat kawasan wisata dan memberikan pengalaman menginap yang memungkinkan wisatawan untuk berinteraksi langsung dengan kehidupan sehari-hari penduduk, menikmati suasana lingkungan sekitar, dan merasakan aktivitas layaknya warga lokal (Arifin, 2. Salah satu penginapan yang ada di kawasan Kuta Mandalika adalah Palm Homestay Kuta Lombok memiliki lokasi yang sangat strategis yaitu dekat dari circuit dan destinasi wisata Selain itu memiliki keunikan yaitu terletak di bawah bukit dan perkampungan sehingga wisatawan yang menginap bisa menikmati pemandangan perbukitan dan dapat menikmati adat budaya dan keseharian masyarakat setempat. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan permasalahan dalam aspek kebersihan yang belum tertata secara optimal dan belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Standar Operasional Prosedur (SOP). SOP sendiri merupakan pedoman yang berfungsi untuk menjamin agar seluruh kegiatan operasional dalam suatu organisasi atau perusahaan dapat berjalan secara sistematis dan efisien (Superwiratni & Amalia, 2. Mengingat kawasan Kuta Mandalika dikenal dengan pusat akomodasi homestay dan bungalow dan Palm Homestay Kuta Lombok selalu dalam okupansi yang maksimal, maka dengan menganalisis penerapan SOP pembersihan di Palm homestay Kuta Lombok diharapkan dapat menigkatkan kualitas kebersihan kamar tamu dan meningkatkan kepuasan tamu yang menginap di Palm Homestay Kuta Lombok. KAJIAN TEORITIS TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. Akomodasi merupakan fasilitas penginapan yang mencakup tempat untuk tidur, beristirahat, serta makan dan minum selama wisatawan menjalani perjalanan. Biasanya, akomodasi ini disediakan oleh agen perjalanan dan dipilihkan yang lokasinya dekat dengan Pemilihan mempertimbangkan efisiensi waktu selama perjalanan. Keberhasilan suatu kegiatan pariwisata dapat diukur dari tingkat kepuasan wisatawan, yang sangat dipengaruhi oleh kualitas pelayanan yang mereka terima (Sugiarto & Nuruddin, 2. Akomodasi terutama hotel memiliki berbagai departemen. Salah satu departemen di hotel yaitu housekeeping. Housekeeping berasal dari dua kata, yaitu house yang berarti rumah, dan keeping yang berarti merawat atau memelihara. Secara umum, housekeeping mengacu pada kegiatan pengelolaan rumah tangga, seperti memasak, membersihkan ruangan, mengatur tagihan, hingga berbelanja. Dalam konteks perhotelan, housekeeping merupakan salah satu departemen operasional yang bertanggung jawab atas kebersihan, perawatan, dan kenyamanan area hotel secara menyeluruh. Tugas-tugas ini dijalankan oleh petugas yang disebut housekeeper (Putri et al. , 2. Salah satu bagian operasional yang sangat penting dalam departemen housekeeping adalah room section. Bagian ini memiliki tanggung jawab utama terhadap kebersihan, perawatan, dan pemeliharaan kamar tamu. Karyawan yang bertugas di bagian ini disebut room attendant, yaitu karyawan yang memastikan setiap kamar tamu tetap bersih, rapi, nyaman, dan enak dipandang. Peran room attendant sangat penting karena mereka berkontribusi langsung terhadap citra hotel secara keseluruhan. Jika pelayanan kamar tidak maksimal, maka tamu bisa saja merasa kecewa, yang pada akhirnya dapat memengaruhi reputasi hotel dan menurunkan tingkat hunian kamar (Achyana, 2. Karyawan atau room attendant yang yang menjaga kebersihan, kerapian, keindahan dan kelengkapan kamarAekamar tamu ini bekerja berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Standar Operasional Prosedur (SOP), yang juga dikenal sebagai prosedur tetap . , adalah panduan tertulis yang menjelaskan secara rinci apa yang harus dilakukan, kapan harus dilakukan, di mana pelaksanaannya, dan siapa yang bertanggung jawab. SOP disusun untuk mencegah terjadinya perbedaan atau ketidakkonsistenan dalam pelaksanaan tugas oleh karyawan, yang dapat memengaruhi kinerja organisasi secara keseluruhan. Pada dasarnya. SOP berfungsi sebagai acuan agar seluruh kegiatan operasional dalam organisasi atau perusahaan dapat berjalan secara teratur, efektif, dan sesuai standar yang telah ditetapkan (Superwiratni & Amalia, 2. Pengertian lainnya. SOP adalah dokumen tertulis yang merinci langkahAclangkah yang harus diikuti dalam melaksanakan suatu tugas rutin. SOP dirancang Analisis Implementasi Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Tamu di Palm Homestay Kuta Lombok untuk memastikan bahwa tugas dilaksanakan secara konsisten dan benar, sehingga mempromosikan kontrol kualitas, efisiensi operasional, serta mengurangi kesalahan dan miskomunikasi antar personel (Subandi et al. , 2. Standar Operasional Prosedur (SOP) disusun sebagai panduan dalam pelaksanaan operasional agar berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Penerapan SOP secara efektif memiliki dampak positif yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Dengan kata lain, implementasi SOP yang tepat dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas organisasi secara nyata (Iswandi & Rahmadani, 2. Kebersihan secara umum diartikan sebagai keadaan yang terbebas dari kotoran, debu, dan benda asing yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serta mengurangi Dalam konteks industri perhotelan, kebersihan kamar tamu berarti kondisi ruangan yang bersih dari kotoran, debu, dan berbagai kontaminan, serta tersusun dengan rapi guna menciptakan suasana yang nyaman dan sehat bagi para tamu. Aspek kebersihan kamar tamu meliputi kebersihan tempat tidur, kamar mandi, ventilasi, dan kualitas udara (Fiza, 2. Kebersihan kamar tamu merupakan faktor penting yang berpengaruh terhadap tingkat kepuasan tamu selama menginap (Wahyuni et al. , 2. METODE PENELITIAN Adapun Pendekatan yang digunakan pada penelitianan ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif untuk memperoleh informasi terkait implementasi SOP pembersihan kamar tamu di Palm Homestay Kuta Lombok. Uji keabsahan yang digunakan adalah triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Triangulasi teknik yang digunakan yaitu metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang sesuai dengan penelitian ini. Triangulasi sumber yaitu tiga narasumber yaitu Human Resource Manager. Executive Housekeeper dan karyawan room attendant di Palm Homestay Kuta Lombok. HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Palm Homestay Kuta Lombok Penelitianan ini dilakukan di Palm Homestay Kuta Lombok dalam rentang waktu 25 Mei sampai dengan 17 Juli 2024. Palm Homestay Kuta Lombok, yang terletak di Jl. Dusun Rangkap 1. Desa Kuta. Kecamatan Pujut. Kabupaten Lombok Tengah. Nusa Tenggara Barat, didirikan pada tahun 2020 di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dekat dengan sirkuit dan objek wisata Nama homestay ini yang sebelumnya dikenal sebagai Adat Sasak homestay, diubah TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. karena kesulitan tamu asing dalam menyebutnya. Jarak homestay ini dari bandara ditempuh dalam waktu 15 menit. Memiliki Pemandangan perbukitan dan pengalaman adat, budaya, serta keseharian masyarakat setempat ditawarkan kepada wisatawan yang menginap. Analisis Implementasi Standar Operasional Prosedur A Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Palm Homestay Kuta Lombok sudah memiliki Standar Operasional Prosedur dan sudah di terapkan oleh pihak homestay, adapun SOP Palm Homestay sebagai berukut : Mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan Mengetuk dan membuka pintu, membuka tirai dan jendela Stripping linen dan membersihkan sampah Making bed Membersihkan kamar mandi, refill amenities dan handuk Dusting . leaning dus. Menyapu dan mengepel Menutup tirai dan jendela, serta menyemprotkan pengharum ruangan Re-checking dan menutup pintu kamar. Adapun alat dan bahan permbersih yang digunakan di Palm Homestay Kuta Lombok sebagai berikut : Broom Moop Sponge Hand brush Toilet bowel brush Window sqweezer Rubbish bin Air freshener Glass cleaner Dust cloth Toilet bowel cleaner Feather duster Floor squeezer Dari hasil observasi, wawancara, bahwa SOP secara umum sangat membantu pekerjaan karyawan yaitu menjadi lebih efektif dan efisien. Adapun kekurangan dari SOP Analisis Implementasi Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Tamu di Palm Homestay Kuta Lombok pembersihan kamar di Palm Homestay Kuta Lombok ini adalah SOP yang dibuat belum begitu rinci, contohnya dibagian alat dan bahan pembersih belum tercantum dalam dokumen SOP. Hal ini bisa terjadi karena akomodasi ini bukan setingkat hotel namun homestay, sehingga SOP yang dibuat hanya sekedar memenuhi kebutuhan dan belum rinci sesuai dengan standar pembuatan SOP yang baik. Hal ini sesuai dengan penelitian Zulkifli . , bahwa banyak homestay masih mengandalkan pengalaman manajer atau host dalam kebersihan tanpa standar operasional yang terstruktur. Dokumen SOP tidak selalu memuat daftar bahan pembersih dan prosedur detail seperti yang diterapkan di akomodasi hotel berstandar tinggi. Berdasarkan hasil penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa Palm Homestay Kuta Lombok sudah memiliki SOP pembersihan kamar yang baik, namun masih perlu diperbaiki Upaya yang dilakukan untuk memperbaiki SOP pembersihan kamar di Palm Homestay Kuta Lombok adalah dengan melengkapi SOPnya dengan memuat daftar bahan pembersih dan prosedur yang lebih rinci atau lengkap. A Implementasi Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Implementasi pembersihan kamar tamu di Palm Homestay Kuta Lombok sudah cukup sesuai dengan standar SOP yang ada atau standar yang diharapkan oleh pengelola. Namun masih ditemukan beberapa kekurangan yaitu terkait penerapan di bagian peletakan amenities yang belum tepat, metode dusting yang masih sering terlewatkan, serta kurangnya alat dan bahan pembersih yang menyebabkan penerapan belum sesuai dengan standar SOP yang ada. Hal ini sesuai dengan penelitian Febdilan . , bahwa homestay sering kali belum memiliki standar operasional yang menjelaskan detail alat, bahan, dan tahapan pembersihan secara sistematis dan hal ini dapat memengaruhi konsistensi mutu layanan Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa karyawan room attendant di Palm Homestay Kuta Lombok sudang mengimplementasikan pembersihan kamar dengan baik sesuai dengan SOP namun masih terdapat kendala yaitu peletakan amenities yang belum tepat, metode dusting yang masih sering terlewatkan, serta kurangnya alat dan bahan A Upaya yang Telah Dilakukan Dalam Peningkatan Implementasi SOP TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. Upaya-upaya yang telah dilakukan oleh pihak Palm Homestay Kuta Lombok untuk mengatasi masalah dan meningkatkan penerapan pembersihan kamar agar dapat sesuai dengan SOP meliputi pengawasan rutin yang telah diterapkan kepada karyawan terkait pembersihan kamar tamu agar selaras dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, penggunaan alat pembersih yang lebih konsisten telah diupayakan untuk meningkatkan kualitas dan efisiensi proses pembersihan. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa pihak Palm Homestay Kuta Lombok telah melakukan beberapa upaya untuk meningkatkan implementasi pembersihan kamar yang baik agar sesuai dengan SOP yaitu pengawasan rutin, penggunaan alat pembersih yang lebih konsisten. A Upaya yang Dapat Dilakukan Dalam Peningkatan Implementasi SOP Untuk menghindari maupun mengatasi kendala yang ada maupun yang mungkin terjadi, diperlukan berbagai usaha yang berkelanjutan dengan pendekatan teori manajemen POAC (Planning. Organizing. Actuating. Controllin. (Ayu & Nawawi, 2. Hal pertama yang dapat dilakukan agar implementasi pembersihan kamar dapat sesuai standar dan konsisten adalah perencanaan yaitu dengan perencanaan dan pengorganisasian dengan membuat dan memperbaiki SOP pembersihan kamar yang ada menjadi lebih rinci seperti memuat daftar bahan pembersih dan prosedur yang lebih rinci atau lengkap (Zulkifli, 2. Setelah itu adalah aktualisasi yaitu dengan pelatihan karyawan agar karyawan dapat mengimplementasikan pembersihan kamar dengan baik sesuai dengan SOP yang telah Tidak hanya berhenti di pelatihan, namun juga tetap diadakan kontrol yaitu dengan pengawasan berkala agar implementasi operasional tetap terjaga konsisten sesusai SOP. Bentuk kontrol lainnya yang tidak kalah penting adalah evaluasi, yaitu Palm Homestay Kuta Lombok mau mendengar keluhan, masukan dan saran dari pengunjung, namun juga memastikan bahwa setiap pengunjung mendapatkan pengalaman menginap yang menyenangkan dan memuaskan. Upaya lain yang belum dilaksanakan yaitu anggaran untuk pelatihan karyawan yang belum memadai. Meskipun pengawasan dalam penggunaan alat telah dilaksanakan oleh Palm Homestay Kuta Lombok, namun hal-hal lain yang belum dilaksanakan juga dapat mempengaruhi output dan konsistensi implementasi pemberishan kamar hotel. Contohnya seperti belum adanya pelatihan karyawan karena belum adanya alokasi dana untuk pelatihan karyawan dan hal tersebut dapat mempengaruhi efektivitas pelaksanaan SOP secara Hal ini bisa terjadi karena alokasi anggaran untuk pelatihan karyawan belum menjadi hal penting atau prioritas bagi pihak Palm Homestay Kuta Lombok karena Analisis Implementasi Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Tamu di Palm Homestay Kuta Lombok operasional masih bisa berjalan dengan cukup baik. Hal ini sesuai dengan penelitian Rahayu . dan Nurfadilah et al. , bahwa mayoritas pengelola homestay terutama yang berpengalaman terbatas, belum secara rutin mengikuti pelatihan maupun melatih karyawannya karena dianggap operasional tetap berjalan, sedangkan biaya dan dukungan institusional minim. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa Palm Homestay Kuta Lombok telah memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) pembersihan kamar yang cukup baik dan telah diimplementasikan oleh karyawan room attendant secara umum sesuai dengan Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala teknis dalam pelaksanaannya, seperti penempatan amenities yang kurang tepat, metode dusting yang belum konsisten, serta keterbatasan alat dan bahan pembersih. Upaya perbaikan telah dilakukan melalui pengawasan rutin dan penggunaan alat yang lebih konsisten, meskipun pelatihan karyawan belum maksimal karena belum dialokasikan anggaran khusus. Dengan demikian, efektivitas implementasi SOP belum optimal dan masih memerlukan peningkatan berkelanjutan melalui pendekatan salah satunya manajemen POAC (Planning. Organizing. Actuating. Controllin. Agar kualitas implementasi SOP pembersihan kamar dapat ditingkatkan secara optimal, disarankan agar pihak Palm Homestay Kuta Lombok melakukan perbaikan terhadap isi SOP dengan menyusun prosedur yang lebih rinci, termasuk daftar bahan pembersih dan langkah kerja yang sistematis. Selain itu, pelatihan karyawan perlu diadakan secara berkala untuk memastikan pemahaman dan keterampilan dalam menjalankan SOP. Pengawasan operasional juga harus dilakukan secara konsisten, disertai dengan sistem evaluasi yang terbuka terhadap masukan dari tamu. Oleh karena itu, perlu dialokasikan anggaran khusus untuk mendukung program pelatihan dan pengembangan karyawan agar kualitas layanan homestay dapat ditingkatkan secara berkelanjutan. DAFTAR REFERENSI TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025 e-ISSN: 3064-3260. p-ISSN: 3064-3287. Hal. Achyana. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Beban Kerja Room Attendant Di Grand Jatra Hotel Pekanbaru. Jom FISIP, 3. Arifin. Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Homestay. Engineering And Technology International Journal, 4. , 2714Ae2755. Https://Doi. Org/10. 55642/Eatij. V4i02 Ayu. , & Nawawi. Penerapan Planning. Organizing. Actuating. And Controlling (POAC) Dalam Manajemen Bisnis Islam. Jurnal Ekonomi. Bisnis Dan Manajemen, 3. , 51Ae68. Https://Doi. Org/10. 58192/Ebismen. V3i1. Febdilan. Efforts To Increase The Capacity Of Recepting Guests And Room Cleaning In Standard Homestay Business In Mandalika Tourism Village. Central Lombok. International Journal Of Social Science, 2. , 2123Ae2136. Https://Doi. Org/10. 53625/Ijss. V2i5. Fiza. Pengaruh Sanitasi Kamar Terhadap Kepuasan Tamu Menginap Di Pangeran Beach Hotel. Fillgap In Management And Tourism, 2. , 26Ae31. Iswandi. , & Rahmadani. Analisis Pengaruh Penerapan Sistem Informasi Manajemen Dan Standar Operasional Prosedur Terhadap Kinerja Karyawan Pada PT. Pos Indonesia (Perser. Meulaboh. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 4. , 3703Ae Komang. Kusumayani. Wardana. , & Sutawa. Pengembangan Destinasi Pariwisata Dengan Adanya Sirkuit Mandalika Lombok Tengah. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7. , 5722Ae15728. Nurfadilah. Syah. Suci. Ginanjar. , & Hamida. Community Homestay Management Assistance. Advances In Community Services Research, 2. , 111Ae121. Https://Doi. Org/10. 60079/Acsr. V2i2. Putri. Mintardjo. Wahyuningsih. Asmara. , & Firmansyah. Upaya Peningkatan Pelayanan Melalui Room Attendant Di Hotel Grand Mercure Solo Baru, 2. Rahayu. What Makes Tourists Stay In Homestay? The Correlation Between Service And Occupancy At Homestay Around Borobudur Super-Priority Destination. International Journal Of Tourism And Hospitality In Asia Pacific, 6. Https://Doi. Org/10. 32535/Ijthap. V6i1. Subandi. Rahmawati. , & Inayati. Pemahaman Konseptual Tentang Standard Operating Procedure (SOP): Dasar. Tujuan. Manfaat. Dan Penerapan. JMA, 2. 3031Ae5220. Https://Doi. Org/10. Sugiarto. , & Nuruddin. Analysis Of The Relationship Of Tourist Accommodation With Sustainable Tourism In Banyuwangi. Jurnal Hospitality Dan Pariwisata, 10. , 16Ae22. Https://Journal. Ubm. Ac. Id/Index. Php/Hospitality-Pariwisata Superwiratni, & Amalia. Pelaksanaan Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Tamu Dengan Protokol Kesehatan Di Ardan Hotel Bandung. Jurnal Pariwisata Vokasi, 2. , 1Ae14. Wahyuni. Iswarini. , & Darmaputra. Kualitas Kebersihan Kamar Tamu Di Hotel x. Journal Of Hospitality Accommodation Management (JHAM), 2. , 34Ae45. Https://Doi. Org/10. 52352/Jham. V2i2. Analisis Implementasi Standar Operasional Prosedur Pembersihan Kamar Tamu di Palm Homestay Kuta Lombok Zulkifli. Optimizing The Cleanliness Management Of Coastal Lodgings And Homestays. Journal Bisecoman, 4. , 9Ae16. Https://Doi. Org/10. 37899/Journallabisecoman. V4i1. TAMASYA Ae VOLUME. 2 NOMOR. 3 SEPTEMBER 2025