Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2876-2887 Manajemen Produksi Menggunakan Pendekatan 6M pada PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang Production Management Using the 6M Approach at PT Ciomas Adisatwa Unit PemalangJudul Muh. Ikhwan*1. Yohana Agustina2 Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian Peternakan. Universitas Muhammadiyah Malang Jl. Datu Sulolipu. Menge Program Studi Agribisnis. Fakultas Pertanian Peternakan. Universitas Muhammadiyah Malang Jl Raya Tlogomas No 246 Malang *Email: ikhwan230602@gmail. (Diterima 20-04-2025. Disetujui 04-07-2. ABSTRAK Manajemen produksi merupakan elemen penting dalam oprasional perusahaan untuk memastikan produk dihasilkan sesuai dengan spesifikasi permintaan customer, dalam menghadapi persaingan global. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang dituntut untuk menerapkan strategi produksi yang inovatif dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen produksi pada PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang dengan pendekatan 6M Men (Sumber Daya Manusi. Machinery, (Mesin dan Teknolog. Materials (Bahan Bak. Methods (Metode Produks. Markets (Pasa. , dan Money (Modal dan Keuanga. Penelitian ini mengguanakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, jumlah responden pada penelitian ini adalah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang menerapkan sistem rekrutmen tenaga kerja yang profesional, seleksi ketat pemasok bahan baku, metode produksi berdasarkan GMP dan SOP yang berpedoman pada skema keamanan pangan FSSC 22000 V6, strategi pemasaran dengan metode marketing mix, dan dari sisi keuangan, pengelolaan modal dilakukan secara terstruktur untuk mendukung keberlanjutan bisnis. Kata kunci: manajemen, produksi, pangan, strategi, ciomas ABSTRACT Production management is an important element in the company's operations to ensure that products are produced in accordance with the specifications of customer demand, in the face of global competition. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang is required to implement innovative and sustainable production strategies. This study aims to analyze the implementation of production management at PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang with the approach of 6M Men (Human Resource. Machinery, (Machinery and Technolog. Materials. Methods (Production Method. Markets, and Money (Capital and Financ. This study uses a descriptive qualitative method with purposive sampling technique. Data was collected through interviews, observations, and documentation, the number of respondents in this study was 10 people. The results of the study show that PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang implements a professional labor recruitment system, strict selection of raw material suppliers, production methods based on GMP and SOPs guided by the FSSC 22000 V6 food safety scheme, marketing strategies with a marketing mix method, and from a financial perspective, capital management is carried out in a structured manner to support business sustainability. Keywords: management, production, food, strategy, ciomas PENDAHULUAN Mahardiansyah Suhadi, . Rudiawan et al. , . manajemen produksi adalah ilmu yang mencakup perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan kerja untuk mencapai tujuan dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Manajemen produksi merupakan aspek penting yang perlu diperhatikan dalam oprasional perusahaan dalam keberhasilan suatu produk yang dihasilkan. Tujuan manajemen produksi adalah untuk memastikan bahwa barang atau jasa yang dihasilkan memiliki kualitas yang sesuai dengan standar, diproduksi dalam jumlah yang optimal, serta dapat diselesaikan tepat waktu (Ifah 2. Dalam era globalisasi dan persaingan bisnis yang ketat, perusahaan dituntut untuk menerapkan strategi produksi yang inovatif guna meningkatkan daya saing dan memenuhi kebutuhan pasar yang semakin beragam. Pemahaman Manajemen Produksi Menggunakan Pendekatan 6M Pada PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang Muh. Ikhwan. Yohana Agustina terhadap konsep, prinsip, dan strategi dalam manajemen produksi menjadi sangat penting bagi keberlangsungan bisnis. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang adalah perusahaan yang bergerak pada sektor perunggasan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA). Saat ini PT Ciomas Adisatwa telah memiliki 16unit Rumah Potong Ayam (RPA), di mana Unit Pemalang merupakan salah satu Rumah Potong Ayam (RPA) terbesar diantara unit lainnya dengan kapastias pemotongan sekitar 60. 000 ekor ayam broiler per hari dan didukung sekitar 700 tenaga kerja. PT Ciomas Adisatwa berkomitmen untuk menyediakan produk olahan protein hewani serta memberikan solusi yang tepat untuk kebutuhan para pengusaha dan penyedia pangan modern. Saat ini. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang tidak hanya fokus pada pemenuhan pasar domestik, tetapi juga telah mulai mengembangkan pangsa pasar tingkat internasional. Tepat pada bulan April 2024. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang melakukan ekspor sebanyak 50ton karkas ayam ke Singapura. Dalam industri pangan, terutama pada sektor perunggasan, manajemen produksi merupakan aspek yang sangat krusial yang dapat menentukan keberlanjutan dan daya saing suatu perusahaan. Ciomas Adisatwa Unit Pemalang memainkan peran penting dalam memenuhi permintaan pasar dengan senantiasa menjaga kualitas, efisiensi produksi, serta kepatuhan terhadap standar yang Rudiawan et al. , . keberhasilan suatu produk yang dihasilkan oleh perusahaan memerlukan perhatian yang cermat dari manajemen dalam memilih enam elemen penting, yang dikenal sebagai 6M yaitu. Men (Sumber Daya Manusi. Machinery (Mesin dan Teknolog. Materials (Bahan Bak. Methods (Metode Produks. Markets (Pasa. , dan Money (Moda. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan serta tuntutan akan produk berkualitas tinggi. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang dituntut untuk menerapkan sistem produksi yang tidak hanya efektif, tetapi juga berorientasi pada kualitas dan keberlanjutan. Dalam konteks ini, penerapan teknologi, optimalisasi produksi, serta kepatuhan terhadap regulasi kesehatan dan halal menjadi faktor utama yang mempengaruhi keberhasilan produksi. Selain itu, tantangan seperti fluktuasi harga bahan baku, efisiensi tenaga kerja, serta penerapan standar internasional turut menjadi faktor yang perlu diperhatikan dalam pengelolaan produksi di perusahaan ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen produksi yang diterapkan oleh PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang dalam menghadapi tantangan industri perunggasan berdasarkan pendekatan 6M dan bagaiamana prosedur pengendalian kualitas produk PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang. Dengan memahami aspek-aspek manajemen produksi yang diterapkan, diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi bagi perusahaan lain atau UMKM dalam meningkatkan efektivitas produksi. METODE PENELITIAN Penelitian ini dilakukan di PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang tepatnnya di Kecamatan Ampelgading. Kabupaten Pemalang. Provinsi Jawa Tengah pada tanggal 12 Agustus Ae 12 Desember. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, menurut Ifah, . Rika Yulia Putri. Mia Rosmiati, . penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk mendeskripriskan dan menggambarkan fenomena yang ada, baik itu fenomena yang bersifat ilmiah maupun rekayasa manusia. Adapaun teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu dengan purposive sampling. Teknik purposive sampling adalah teknik pengambilan dan penentuan sampel yang ditentukan oleh peneliti dengan pertimbangan tertentu. Pertimbangan Ae pertimbangan dalam teknik purposive sampling bisa beragam dan bergantung pada kebutuhan dari penelian yang akan dilakukan (Maharani and Bernard 2018. Rika Yulia Putri. Mia Rosmiati 2. Menurut penelitian yang dilakukan oleh (Maharani and Bernard 2. metode kualitatif deskriptif cenderung menggunakan teknik wawancara, obervasi, dan dokumentasi dalam proses pengumpulan data. Jumlah informan yang diwawancarai sebanyak 10 orang, masing Ae masing informan adalah karyawan PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang, diantaranya Staf Procution Planning and Inventory Control (PPIC). Staf Departemen Personalia. SPV Produksi Boneless. SPV Produksi Cut Up. Oprator Produksi. Head of Quality Asurance. Staf Health Safety and Environment (HSE). SPV Warehouse. Leader Warehouse. Staf Credit Control (CC). Untuk mengetahui implementasi manajemen produksi dan pengendalian kualitas pada produk yang diterapkan, teknik analisis data Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2876-2887 dilakukan secara deskriptif, yaitu dengan mendeskripsikan hasil observasi dan informasi yang HASIL DAN PEMBAHASAN Men (Sumber Daya Manusi. Menurut penelitian yang dilakukan oleh (Suryani. Rindaningsih, and Hidayatulloh 2. Sumber Daya Manusia (SDM) adalah aset perusahaan yang harus dikembangkan agar memberikan kontribusi yang optimal bagi keberlangsungan perusahaan, perusahaan memberikan pelatihan dan pengembangan kepada Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mengasah kemampuan agar menghasilkan output yang berkualitas. Untuk mendapatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan, perusahaan akan membuka lowongan pekerjaan kepada masyarakat, hal ini adalah langkah pertama untuk mengetahui potensi dan profil masing Ae masing calon tenaga kerja. Adapaun proses pengumuman lowongan kerja PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang yaitu: Identifikasi Kebutuhan Karyawan Tes Kesehatan Training Permintaan Persetujuan dan Perencanaan Tes dan Wawancara Penempatan Pengumuman Lowongan Kerja Seleksi Administrasi Gambar 1. Alur Penerimaan Tenaga Kerja Identifikasi Kebutuhan Karyawan Proses rekrutmen diawali dengan identifikasi kebutuhan tenaga kerja oleh masing-masing departemen, baik itu di bagian produksi, distribusi, quality control, maupun administrasi. Kebutuhan ini kemudian disampaikan kepada bagian Human Resources Development (HRD) untuk dianalisis lebih lanjut. Permintaan Persetujuan dan Perencanaan Setelah kebutuhan karyawan diidentifikasi. Human Resources Development (HRD) akan mengajukan permintaan rekrutmen kepada Head of Unit untuk mendapatkan persetujuan terkait anggaran dan alokasi posisi. Pengumuman Lowongan Kerja Human Resources Development (HRD) kemudian mengumumkan lowongan pekerjaan secara internal dan eksternal. Seleksi Administrasi Seluruh dokumen lamaran kerja yang masuk akan diseleksi secara administratif oleh tim Human Resources Development (HRD). Seleksi ini bertujuan untuk menilai kelengkapan dan kesesuaian dokumen pelamar dengan kriteria yang telah ditentukan. Manajemen Produksi Menggunakan Pendekatan 6M Pada PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang Muh. Ikhwan. Yohana Agustina Tes dan Wawancara Wawancara yang dilakukan oleh Human Resources Development (HRD) untuk menilai kepribadian, motivasi kerja, serta tes teknis khusus bagi posisi yang membutuhkan keahlian tertentu di bidang Quality Control (QC). Tes Kesehatan Tahap selanjutnya adalah tes kesehatan menyeluruh atau Medical Check-Up (MCU). Ini menjadi syarat wajib mengingat perusahaan bergerak di industri pangan yang mengutamakan kesehatan dan kebersihan. Pelatihan Karyawan baru mengikuti program orientasi yang mencakup pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja (K. Standar Operasional Prosedur (SOP), serta standar keamanan Penempatan Karyawan yang telah menjalani pelatihan akan ditempatkan sesuai kebutuhan dan menjalani masa percobaan. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang memiliki system rekrutmen dan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang professional dan terstruktur. Dengan penerapan prinsip transaparansi dan akuntabilitas dalam seluruh proeses rekrutmen, perusahaan berupaya untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan produktif. Machinery (Mesin dan Teknolog. Ardiansyah, . teknologi memainkan peran penting dalam transformasi ekonomi dan bisnis, memaskimalkan potensi dari teknologi secara tepat dan efektif dapat memperoleh keuntungan yang berkelanjutan. Teknologi memberikan dampak yang signifikan pada perusahaan, baik dari pengembangan produk, pemasaran, hingga manajemen oprasi. Dalam industri pengolahan ayam potong, pemanfaatan teknologi menjadi kunci utama untuk meningkatkan efektifitas produksi, menjaga kualitas produk, dan memenuhi standar PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang telah mengadopsi berbagai inovasi teknologi guna memastikan setiap tahap produksi berjalan optimal. Berikut adalah beberapa teknologi yang digunakan: Mesin Blower pada Shalter Mesin blower berfungsi untuk menjaga sirkulasi udara yang baik di dalam shelter, menciptakan lingkungan yang sehat bagi ayam dan meningkatkan kualitas produksi. Shackle (Alat Gantung Aya. Sistem ini digunakan untuk menggantung ayam secara otomatis dalam jalur produksi, mempercepat proses dan memastikan kelancaran distribusi ke tahap berikutnya. Stunning (Pemingsanan dengan Aliran Listrik Renda. Teknologi stunning digunakan untuk membuat ayam tidak sadar sebelum disembelih, meningkatkan kesejahteraan hewan dan memastikan proses pemotongan yang lebih efektif. Scalding (Perendaman Air Pana. Alat perendaman air panas yang digunakan untuk mempermudah pencabutan bulu setelah Defeathering (Pencabutan Bulu Otomati. Mesin defeathering menghilangkan bulu ayam secara cepat dan efisien, mengurangi kebutuhan tenaga kerja manual serta mempercepat produksi. Spray Washing Sistem pencucian ini memastikan ayam dalam keadaan bersih sebelum masuk ke proses pengolahan selanjutnya, mengurangi risiko kontaminasi. Mesin Leg Cutter. Mesin ini dirancang untuk memotong kaki ayam dengan presisi tinggi, mendukung produksi dalam skala besar dengan hasil yang seragam. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2876-2887 Drum Chiller Proses pendinginan dalam drum chiller membantu menjaga kesegaran ayam setelah Mesin Grading Mesin grading berperan dalam mengelompokkan ayam berdasarkan ukuran dan berat, sehingga memenuhi standar spesifikasi pasar yang berbeda. Mesing Pemotongan Karkas Ayam Dengan teknologi pemotongan otomatis, ayam dapat dibagi menjadi beberapa bagian dengan ukuran yang presisi sesuai dengan permintaan pelanggan. Vacum Seal Sistem pengemasan vakum memastikan produk tetap segar lebih lama dengan menghilangkan udara yang dapat menyebabkan oksidasi atau pertumbuhan Metal Detector Alat ini digunakan untuk mendeteksi kemungkinan adanya benda asing berbahan logam dalam produk ayam, menjaga keamanan pangan dan kepatuhan terhadap standar industri. Blast Freezing (Pembekuan Cepa. Teknologi pembekuan cepat ini mempertahankan kesegaran daging ayam dengan mengurangi kerusakan sel akibat pembekuan lambat. Cold Storage (Penyimpanan Dingi. Fasilitas penyimpanan bersuhu rendah memastikan kualitas produk tetap terjaga hingga didistribusikan ke pasar domestik maupun internasional. Ruang Produksi dengan Kontrol Suhu Area produksi yang dikontrol suhunya berfungsi untuk menjaga kualitas daging ayam selama proses pemotongan dan pengemasan, mengurangi risiko kontaminasi, serta meningkatkan daya simpan produk. Dengan implementasi teknologi. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang dapat meningkatkan efektifitas operasional, memastikan kualitas produk tetap unggul, serta memperkuat daya saing di pasar nasional dan internasional. Teknologi tidak hanya berkontribusi pada peningkatan produktivitas, melainkan juga berfungsi sebagai jaminan bahwa setiap tahap produksi dilalui dengan higenis dan memenuhi standar kualitas yang terjamin. Materials (Bahan Bak. Pengelolaan persediaan bahan baku memegang peran penting dalam penjadwalan produksi pada perusahaan manufaktur. Nuraeni & Santoso, . proses produksi yang efektif membutuhkan penjadwalan yang terencana serta manajemen persediaan yang optimal, penjadwalan produksi yang tepat memastikan pemanfaatan sumber daya secara maksimal dan mendukung kelancaran operasional perusahaan. Dalam rangka memenuhi standar kualitas dan kebutuhan pasar yang semakin meningkat. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang menerapkan beberapa kriteria dalam pemilihan pemasok bahan baku. Kriteria tersebut meliputi: Penilaian Dokumen Kendala Ketepatan Harga Kualitas Produk Kapasitas Produksi Gambar 2. Kriteria pemlihian pemasok Audit Kemampuan Koordinasi Komunikasi Manajemen Produksi Menggunakan Pendekatan 6M Pada PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang Muh. Ikhwan. Yohana Agustina Penilaian Dokumen Pemasok wajib menyertakan dokumen pendukung seperti sertifikasi perusahaan, profil perusahaan, dan legalitas perusahaan. Sertifikasi yang dimiliki pemasok, seperti sertifikat halal. ISO, atau sertifikasi lainnya, menjadi pertimbangan utama dalam penilaian ini. Legalitas perusahaan yang jelas menunjukkan kredibilitas pemasok dalam menjalankan Kualitas Produk Kualitas bahan baku yang disuplai harus memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang. Penilaian ini meliputi kesesuaian spesifikasi, kebersihan, kesegaran, dan keamanan produk. Kualitas yang konsisten sangat penting untuk menjaga reputasi produk di pasar. Harga Penentuan harga bahan baku menjadi salah satu aspek penting dalam pemilihan pemasok. Harga yang ditawarkan harus kompetitif dan sebanding dengan kualitas produk yang PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang juga mempertimbangkan stabilitas harga yang ditawarkan pemasok dalam jangka panjang. Kapastias Produksi Pemasok harus memiliki kapasitas produksi yang memadai untuk memenuhi kebutuhan bahan baku secara berkelanjutan. Kemampuan pemasok dalam menjaga volume produksi sesuai permintaan sangat krusial agar tidak mengganggu proses oprasional produksi Kendala Ketepatan Kemampuan pemasok dalam menjaga ketepatan waktu pengiriman bahan baku menjadi aspek yang diperhatikan. Keterlambatan pengiriman dapat berdampak langsung terhadap kelancaran proses produksi. Oleh karena itu, pemasok yang dapat memenuhi jadwal pengiriman dengan konsisten akan lebih diutamakan. Kemampuan Koordinasi dan Komunikasi Hubungan yang baik antara perusahaan dan pemasok didukung oleh kemampuan koordinasi dan komunikasi yang efektif. Pemasok yang responsif terhadap permintaan, keluhan, dan perubahan spesifikasi akan lebih mudah diajak bekerja sama dalam jangka Audit PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang secara rutin melakukan audit terhadap pemasok untuk memastikan kepatuhan terhadap standar yang telah ditetapkan. Audit ini mencakup pengecekan terhadap proses produksi, sistem manajemen mutu, dan pemenuhan persyaratan lain yang relevan. Melalui sistem seleksi tersebut. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang memastikan bahwa pemasok yang dipilih mampu menyediakan bahan baku dengan kualitas terbaik, harga yang kompetitif, serta pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Methods (Metode Produks. Upaya menjaga kualitas produk PT. Ciomas Adisatwa Unit Pemalang membuat pedoman kerja Good Manufacturing Practices (GMP) dan Standar Oprasional Prosedur (SOP) yang berpedoman pada FSSC 22000 V6 yang telah diintegrasikan dengan ISO 22000:2018. ISO/TS 22002-1 dan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) serta kegiatan pendukung seperti audit internal. Good Manufacturing Practices (GMP) memberikan prinsip dasar dan Standar Oprasional Prosedur (SOP) memberikan panduan oprasional rinci. Implementasi yang selaras dari kedua aspek ini adalah kunci untuk memastikan keberhasilan manajemen keamanan pangan dan produksi perusahaan. PT. Ciomas Adisatwa Unit Pemalang selalu melakukan audit internal setiap minggu, setiap tahap proses produksi dapat dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan kepatuhan Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2876-2887 terhadap pedoman Good Manufacturing Practices (GMP) dan Standar Oprasional Prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan. Audit internal juga membantu mengidentifikasi potensi masalah lebih awal, sehingga tindakan perbaikan dilakukan dengan cepat dan PT. Ciomas Adisatwa Unit Pemalang dapat menjamin bahwa produk yang dihasilkan memenuhi persyaratan. Adapun alur produksi dan peran Quality Control (QC) dalam menjaga kualitas produk yaitu: Tabel 1. Alur Pra - Produksi Pra Ae Produksi No. Proses Penerimaan Ayam Hidup Pengistirahatan Ayam (Shelte. Unloading QC Check Dokumentasi kesehatan, pemeriksaan visual Observasi kesehatan, pengurangan stress, pengistirahatan minimal 30 menit Pemeriksaan antemortem (Pengecekan Kondisi Kesehatan Aya. Dalam tahap pra Ae produksi perusahaan melakukan proses istirahat dan pemeriksaan terhadap ayam yang telah dikirim untuk memastikan kondisi kesehatan dan mengurangi setres pada Langkah ini menjadi upaya awal untuk meminimalisir risiko adanya persamalahan pada bahan baku. No. Tabel 2. Alur Penyembelihan dan Pengolahan Awal Penyembelihan dan Pengolahan Awal Proses QC Check Hanging Memastikan ayam digantung dengan benar Stunning Memastikan aliran listrik bertegangan rendah Killing Pengeluaran darah sempurna Bleeding Pengeluaran darah optimal, memastikan darah ditampung pada bak penyimpanan darah Setelah kondisi ayam dinyatakan baik dan aman untuk diproses, ayam akan dipindahkan ke ruang dirty untuk melakukan proses pengolahan awal. Ruang dirty adalah area di mana ayam masih memiliki bulu, darah, hati, ampela, jeroan, kepala, dan kaki . Dalam proses penyembelihan, posisi ayam akan terbalik, dengafn kaki berada diatas dan kepala di bawah. Selanjutnya, proses stunning akan dilakukan, di mana ayam akan dipingsankan di dalam ruang khusus yang gelap dan dilengkapi dengan aliran listrik bertegangan rendah. Tujuan dari proses ini adalah agar ayam berada dalam keadaan tenang selama penyembelihan, sehingga mengurangi kemungkinan gerakan yang dapat menimbulkan luka fisik pada ayam. No. Proses Scalding Evisceration Penyiraman Karkas Pemotongan Ceker Washing & Chilling Tabel 3. Alur Pemrosesan Karkas Pemrosesan Karkas QC Check Memastikan suhu air panas, waktu perendaman sesuai SOP Pengeluaran jeroan tanpa kontaminasi Karkas bersih, tidak ada sisa bulu/kotoran Potongan rapi Memastikan suhu air chilling, waktu pendinginan optimal sesuai SOP Pada alur pemrosesan karkas, ayam akan dimasukan ke dalam air panas untuk mempermudah proses pencabutan bulu. Setelah proses pencabutan bulu selesai, jeroan akan akan dikeluarkan dari dalam perut melalui bagian bawah kerongkongan ayam secara manual, selanjutnya ayam dibersihkan melewati spray washing yang akan menyemprotkan air dari sisi luar dan dalam rongga ayam. Ayam kemudian akan melewati mesin leg cutter untuk pemotongan ceker yang lebih cepat dan presisi. Setelah itu ayam akan memasuki drum chiller yang telah di isi air, klorin food grade, dan es batu untuk membersihkan dan mendinginkan karkas. Manajemen Produksi Menggunakan Pendekatan 6M Pada PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang Muh. Ikhwan. Yohana Agustina No. Tabel 4. Alur Pemrosesan Lanjutan dan Pengemasan Pemrosesan Lanjutan dan Pengemasan Proses QC Check Re-Hanging Karkas aman, alat higienis, posisi sayap di atas dan posisi kaki di Grading Pemeriksaan berat, suhu, dan kondisi karkas Cutting Potongan rapi, sesuai standar bagian Plastic Packing Plastic food sesuai permintaan customer, berat produk sesuai, label lengkap Metal Detector Deteksi benda asing logam, mesin dikalibrasi Pada alur pemrosesan lanjutan, karkas yang telah keluar dari drum chiller akan digantung dengan posisi sayap di atas dan kaki di bawah untuk di pindahkan pada ruang clean. Ruang Clean adalah area yang di mana bahan baku sudah tidak memiliki bulu, darah, hati, ampela, jeroan, kepala, dan kaki . setelah karkas sampai ruang clean akan dilakukan proses grading untuk mensortir karkas berdasarkan beratnya, selanjutnya karkas diproses beberapa bagian sesuai permintaan customer diantaranya. Whole Chicken. Cut Up. Boneless. Parting, dan Minced MDM. Selanjutnya proses pengemasan kemudian proses pemeriksaan metal detector, pada proses ini untuk menghindari adanya benda asing seperti logam pada produk yang telah No. Proses Blast Freezing Final Packing Anteroom Cold Storage Tabel 5. Alur Pembekuan dan Penyimpanan Pembekuan dan Penyimpanan QC Check Suhu -18Ac s/d -35Ac, waktu blast sesuai SOP Packing kardus/karung kuat sesuai permintaan customer Penimbangan ulang barang sesuai dengan keterangan pada kardus/karung Suhu -20Ac s/d -25Ac, pencatatan suhu harian Selanjutnya, dalam proses pembekuan, produk yang termasuk dalam kategori frozen food akan dimasukkan ke dalam ruang blast freezing untuk mempercepat proses pembekuan. Setelah melewati tahap blast freezing, produk akan memasuki proses pengemasan akhir sesuai denagn permintaan pelanggan, apakah produk akan dikemas menggunakan kardus atau karung. Setelah proses pengemasan akhir selesai, produk akan ditimbang kembali untuk memastikan beratnya sesuai dengan informasi yang tertera pada kardus atau karung. Selanjutnya, produk akan diserahkan kepada Departemen Warehouse untuk proses penyimpanan di ruang cold storage Tabel 6. Alur Distribusi Distribusi No. Proses Chill Room Kirim (CRK) Loading Dock QC Check Memastikan suhu ruang tetap dingin dan stabil 0Ac - 4Ac Truk suhu -18Ac s/d -25Ac, pengawasan waktu loading Pada alur distribusi produk dengan kategori fresh food akan disimpan sementara pada ruang Chill Room Kirim (CRK) agar tetep menjaga kesegaran produk. Produk yang dimasukkan pada ruang Chill Room Kirim (CRK) adalah produk yang berasal langsung dari ruang produksi tanpa memasuki ruang blast freezing terlebih dahulu. Selanjutnya produk yang sudah siap untuk didistribusikan akan dipindahkan ke loading dock, pada proses ini produk yang telah keluar dari cold storage dan Chill Room Kirim (CRK) akan dilakukan pemeriksaan oleh Quality Control (QC) yang bertugas untuk memastikan produk yang akan dikirim sudah sesuai dengan pesanan dan kualitas yang baik. Dengan penerapan alur produksi yang terstruktur dan sistem pengendalian kualitas yang ketat, perusahaan dapat memastikan mutu dan keamanan produk ayam potong. Peran Departemen Quality Control (QC) meliputi pemeriksaan awal ayam hidup, pengawasan terhadap proses produksi, serta validasi akhir produk yang telah diselesaikan sebelum pengiriman. Tujuan dari langkah-langkah tersebut untuk memastikan bahwa mutu produk tetap terjaga, sehingga kepercayaan pelanggan dapat terus terjaga. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2876-2887 Markets (Pasa. Lestari, . pasar adalah kegiatan interaksi antara penjual dan pembeli dalam menetapkan harga suatu produk, demikian pasar dapat diartikan sebagai tempat menetapkan harga, secara sederhana pasar dapat diastikan sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli dalam melakukan transaksi. Agar produk diminati oleh pembeli, penjual harus menentukan strategi marketing yang tepat agar produk dapat diperjualbelikan. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang menggunakan marketing mix sebagai langkah untuk memasrkan produknya. Marketing mix adalah kegiatan pemasaran yang dilakukan dengan cara digabung atau bersamasama (Lestari. Musyahidah, and Istiqamah 2. , adapun konsep marketing mix terdiri dari empat elemen, yaitu Product . Price . Place . empat/saluran distribus. dan Promotion (Promos. Product (Produ. Menurut penelitian yang dilaksukan oleh (Vildayanti. Ekonomi, and Luhur 2. produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan, dimiliki, digunakan, atau dikonsumsi sehingga bisa memuaskan kebutuhan dan keinginan. PT Ciomas Adisatawa Unit Pemalang menawarkan produk ayam potong dengan berbagai jenis potongan dan ukuran yang berbeda-beda dari 0,5 kg Ae 2 kg. Produk yang dipasarkan telah terjamin kualitas dan kehalalannya, karena perusahaan telah memperoleh sertifikasi halal. FSSC 22000 V6, dan telah menjalani pengawasan ketat dari Departemen Quality Control (QC) perusahaan. Adapun jenis produk yang dipasarkan oleh PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang diantara lain sebagai berikut: Tabel 7. Nama Produk PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang Nama Produk Keterangan Whole Chicken Ayam karkas tanpa kepala, leher, ceker, hati, ampela, dan jeroan Cut Up Potongan ayam karkas yang menjadi beberapa bagian, biasanya ayam dipotong menjadi 2 bagian sampai 14 bagian berdasarkan customer/pembeli Parting Potongan ayam karkas satu jenis, satu pack berisi paha/dada/sayap Boneless Ayam tanpa tulang, potongan ayam berasal dari dada atau paha yang sudah terpisah dengan tulang ayam By Product Produk yang terdiri dari hati, jantung, ampela, kulit, kerongkongan, kepala, leher, tulang paha, lemak, usus, kaki atau ceker, dan bulu ayam. Minced MDM Olahan daging ayam cincang menggunakan mesin Price (Harg. Harga adalah jumlah uang yang dibutuhkan konsumen untuk mendapatkan produk guna memenuhi kebutuhan atau keinginan yang belum terpenuhi (Vildayanti et al. Ciomas Adisatwa Unit Pemalang memiliki harga jual produk yang sangat bervariatif karena setiap produk yang ditawarkan memiliki berbagai ukuran yang berbeda. Penetapan harga jual untuk produk yang dipasarkan pada perusahaan ada 2 yaitu, sistem kontrak dan Sistem kontrak digunakan untuk customer seperti restorant dan industri makanan olahan, penetapan harga biasanya di tentukan pada awal hingga batas yang ditentukan. Sistem mingguan untuk penetapan harga jual pada pasar modern dan tradisional, dimana harga selalu ditentukan dalam setiap minggu. Place (Lokas. Lestari et al. , . lokasi dapat diartikan sebagai tempat melayani konsumen, dapat juga diartikan sebagai tempat perusahaan untuk menjadikan produk dapat diperoleh dan tersedia bagi konsumen/customer sasaran. Menurut Poluan et al. , . tempat setidaknya memperhatikan elemen penting seperti saluran pemasaran, cakupan pasar, pengelompokkan, lokasi dan transportasi yang baik. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang terletak berdekatan dengan unit-unit lainnya, yaitu Unit Pabelan. Magelang, dan Boyolali. Pengelompokan ini mempermudah kerjasama antar unit dalam memenuhi permintaan pelanggan. Selanjutnya. Pemalang memiliki kedekatan geografis dengan Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur, yang memungkinkan unit-unit yang berada di Provinsi Jawa Barat dan Jawa Timur tetap dapat Manajemen Produksi Menggunakan Pendekatan 6M Pada PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang Muh. Ikhwan. Yohana Agustina menjalin kerjasama dengan Unit Pemalang. Selain itu. Pelabuhan Tanjung Emas yang berlokasi di Kota Semarang memiliki jarak yang cukup dekat dengan Unit Pemalang, sehingga mendukung kemampuan perusahaan dalam memenuhi permintaan produk dari luar Pulau Jawa. Promotion (Promos. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang menerapkan metode personal selling yang dilakukan oleh sales perusahaan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh (Nuprilianti 2016. Purnama. Rialdy, and Ekonomi 2019. Rohaeni 2. personal selling adalah metode promosi melalui penyajian secara lisan dalam suatu pembicaraan dengan calon pembeli agar dapat mempengaruhi pembeli. Tujuan penggunan metode personal selling pada PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang untuk memberikan wadah bagi para costumer agar dapat berkonsultasi secara langsung tentang produk, harga, dan jenis produk yang diinginkan. serta dapat melakukan kesepakatan apabila menginginkan pesanan secara khusus. Money (Modal dan Keuanga. Modal dan keuangan, uang merupakan alat tukar yang diterima secara umum, uang didefinisikan sebagai sesuatu yang tersedia dan secara umum diterima sebagai alat pembayaran bagi para pembeli (Arhas and Suprianto 2019. Dwiyama 2. Keuangan merupakan bagian utama dalam perusahaan manufaktur, karena uang akan menjadi penunjang pada seluruh kegiatan perusahaan. Pada perusahaan PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang keuangaan dikontrol langsung oleh Departemen of Finance & Acconting. Fungsi modal dan keuangan pada PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang diantaranya sebagai penyedia dana usaha, investasi pengembangan, menunjang ekspansi bisnis, pengelolaan risiko. Modal berperan sebagai sumber penyedia dana usaha, membiayai seluruh aktifitas oprasional perusahaan seperti pembelian bahan baku, pembayaran tenaga kerja, perawatan fasilitas, dan biaya oprasional lainnya. Modal juga digunakan sebagai invesatasi pengembangan jangka panjang, seperti pengembangan teknologi dan perluasan fasilitas produksi. Selain digunakan sebagai investasi dan pembiayaan, modal juga akan menunjang ekspansi bisnis, perusahaan dapat mengembangkan jaringan distribusi ke pasar internasional serta meningkatkan kapasitas produksi untuk perusahaan. Dalam perusahaan manufaktur pengelolaan risiko sangat penting untuk diperhatikan, sehingga diperlukan penyediaan modal cadangan untuk mengantisipasi risiko bisnis seperti fluktuasi harga bahan baku, perubahan permintaan pasar, atau hambatan distribusi. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang, manajemen produksi perushan mencerminkan penerapan pendekatan 6M, yang terdiri dari Men (Sumber Daya Manusi. Machinery (Mesin dan teknolog. Materials (Bahan bak. Methods (Metode produks. Markets (Pasa. , dan Money (Moda. Keenam faktor tersebut saling berinteraksi dan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kegiatan oprasional perusahaan. Dari segi men (Sumber Daya Manusi. , perusahaan menerapkan proses rekruten yang professional dan terstruktu, dimulai dari identifikasi kebutuhan tenaga kerja, seleksi administratif, tes kesehatan, pelatihan, hingga penempatan. Pendekatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa tenaga kerja yang dihasilkan adalah kompeten dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Dari sisi materials (Bahan Bak. , perusahaan menerapkan seleski yang ketat terhadap pemasok dengan memperetimbangkan dokumen pendukung, kualitas produk, harga, kapasitas produksi, ketepatan pengiriman, serta jalur komunikasi yang efektif. Penggunaan methods (Metode Produks. yang terstruktur sesuai dengan pedoman Good Manufacturing Practices (GMP) dan Standar Oprasional Prosedur (SOP) yang disusun berdasarkan FSSC 22000 V6, memastikan bahwa proses produksi berjalan dengan aman. Untuk market (Pasa. PT Ciomas Adisatwa Unit Pemalang menerapkan strategi marketing mix yang mencakup product (Produ. , price (Harg. Place (Lokas. , dan promotion (Promos. Produk yang dihasilkan telah bersertifikasi halal dan FSSC 22000 V6. Harga yang ditawarkan disesuaikan berdasarkan system kontrak atau mingguan. Selain itu, lokasi usaha yang strategis secara geografis Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis P-ISSN: 2460-4321. E-ISSN: 2579-8340 Volume 11. Nomor 2. Juli 2025: 2876-2887 mempermudah proses kerja sama dengan unit lain, serta kedekatan dengan pelabuhan turut mendukung proses distribusi ke berbagai wilayah. Dari segi promosi perusahaan mengimplementasikan metode personal selling demi menjalin interaksi langsung dengan Aspek money (Modal dan Keuanga. dikelola oleh Departemen Finance and Accounting (F&A) yang bertugas memastikan ketersediaan dana untuk oprasi, investasi, dan ekspansi bisnis. Pengelolaan modal ini juga mencakup penyediaan cadangan untuk mengantisipasi risiko bisnis. DAFTAR PUSTAKA