ANALISIS KEUNTUNGAN USAHATANI NANAS (Ananas comosus L Mer. DI DESA SERI BANDUNG KECAMATAN TANJUNG BATU KABUPATEN OGAN ILIR Analysis Of Profitability Of Pineapple (Ananas Comosus L Mer. Farming In Seri Bandung Village. Tanjung Batu District. Ogan Ilir Regency Agung Ramadhan1 . Agoes Thony Ak. Kuwatno2 . Arie Firmansyah2 . SMK Pertanian Pembangunan Negeri Sembawa Pascasarjana Universitas Sjakhyakirti Palembang Email: ramadhan. agung@hotmail. com 1 , agoes_thony@unisti. id 2 , kuwatnosemarang@gmail. com 2 , firmansyaharie094@gmail. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui . besar biaya yang dikeluarkan dan penerimaan yang didapat petani usahatani Nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir, dan . apakah usahatani Nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir menguntungkan atau tidak. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey . Teknik pengumpulan sampel pada penelitian ini adalah Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 petani dari 159 anggota populasi. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan wawancara langsung, wawancara mendalam dan obesrvasi. Berdasarkan hasil penelitian serta pembahasan yang telah diuraikan, maka dapat diambil kesimpulan bahwa . rata-rata biaya yang dikeluarkan dalam melakukan usahatani nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir adalah sebesar Rp. 221,74,- /tahun, yang terdiri dari biaya tetap sebanyak Rp. 386,31,- dan biaya variabel sebesar Rp. 836,33. - Penerimaan yang didapat petani sebesar Rp. 562,50. - per tahun atau Rp. 276,04. - per bulan. usahatani nanas yang dikelola petani di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung batu Kabupaten Ogan Ilir mengalami keuntungan dengan nilai R/C = 4,0 (R/C > . Kata Kunci : Biaya,Keuntungan. Penerimaan. Usahatani Nanas Abstract This research aims to find out . the costs incurred and the income obtained by pineapple farming farmers in Seri Bandung Village. Tanjung Batu District. Ogan Ilir Regency, and whether pineapple farming in Seri Bandung Village. Tanjung Batu District. Ogan Ilir Regency is profitable or not. This research was carried out in Seri Bandung Village. Tanjung Batu District. Ogan Ilir Regency. The method used in this research was the survey method. The sample collection technique in this research was Simple Random Sampling with a sample size of 32 farmers from 159 members of the population. The methods used in collecting data were direct interviews, in -depth interviews and observation. Based on the results of the research and discussion that have been described, it can be concluded that . The average costs incurred in carrying out pineapple farming in Seri Bandung Village. Analisis Keuntungan Usahatani Nanas (Ananas Comosus L Mer. Di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Agung Ramadhan. Agoes Thony Ak. Kuwatno. Arie Firmansyah Tanjung Batu District. Ogan Ilir Regency is Rp. 19,228,221. 74,- / year, which consists of fixed costs of Rp. 248,386. 31,- and variable costs of Rp. 18,979,836. - The income obtained by farmers is Rp. 77,220,562. - per year or Rp. 7,140,276. - per month. Pineapple farming managed by farmers in Seri Bandung Village. Tanjung Batu District. Ogan Ilir Regency is experiencing profits with a value of R/C = 4. 0 (R/C > . Keywords : Cost. Profit. Income. Pineapple Farming PENDAHULUAN Permintaan buah-buahan semakin meningkat sejalan dengan meningkatnya pendapatan masyarakat, pengetahuan gizi, dan kesadaran masyarakat akan pentingnya mengonsumsi buah-buahan untuk kesehatan (Rahardi, 1. Buah nanas banyak kegunaannya, antara lain mengandung vitamin A dan C sebagai antioksidan. Juga mengandung Kalsium. Fosfor. Magnesium. Besi. Natrium. Kalium. Dekstrosa. Sukrosa, dan Enzim Bromelain. Di Sumatera Selatan sendiri hampir seluruh daerah menghasilkan nanas setiap tahunnya, dimana produksi nanas terbesar di kabupaten Ogan Ilir (BPS, 2. Produksi buah nanas . wintal/tahu. pada kabupaten/kota di Sumatera Selatan diantaranya Kecamatan Tanjung Batu memiliki urutan pertama memproduksi buah nanas sebanyak 387. 600 kwintal/ tahun, sedangkan urutan ke dua terdapat di daerah Payamaran sebanyak 320. kwintal/tahun, untuk urutan ke tiga terdapat di daerah Lubuk Keliat sebanyak 56. tahun (BPS, 2. Kecamatan Tanjung Batu merupakan daerah yang menjadi sentra nanas di Kabupaten Ogan Ilir, terkhusus desa Seri Bandung. Jenis nanas yang diusahakan oleh petani di DesaSeri Bandung adalah nanas golongan Queen. Ciri-ciri nanas golongan Queen adalah daun pendek, berduri tajam dan bengkok serta memilki rasa buah yang manis dan buah berukuran sedang, dengan berat antara . ,3 Ae 1,. kg/buah. Tujuan utama setiap kegiatan usahatani ialah untuk memperoleh pendapatan semaksimal mungkin bagi keluarga petani, sehingga kegiatan usahatani tersebut dapat terus dialajutkan dan dikatakan untung untuk diusahakan. Besarnya pendapatan ini dapat digunakan untuk menilai keberhasilan petani dalam mengelolanya. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengetahui biaya usahatani dan tingkat pendapatan suatu kegiatan Rumusan Masalah Berapa besar biaya yang dikeluarkan dan berapa besar penerimaan yang didapat petani usahatani Nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Apakah usahatani Nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir menguntungkan ? METODE PENELITIAN Penelitian ini dilaksanakan di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey yang terfokus pada usahatani nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir yang sebagian masyarakatnya berusaha tani tanaman nanas. Metode survey merupakan metode yang digunakan untuk mendapatkan data dan tempat tertentu yang Jimanggis. Vol. No. Juni 2024 Analisis Keuntungan Usahatani Nanas (Ananas Comosus L Mer. Di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Agung Ramadhan. Agoes Thony Ak. Kuwatno. Arie Firmansyah alamiah . ukan buata. , tetapi peneliti melakukan perlakuan dalam pengumpulan data (Sugiyono, 2. Teknik pengumpulan sampel pada penelitian ini adalah Simple Random Sampling. Menurut Azwar . teknik simple random sampling dilakukan dengan menggunakan sistem undian dengan mengundi nama-nama subjek dalam populasi. Sampel dilakukan dengan memilih subjek berdasarkan kriteria spesifik yang telah peneliti tentukan yaitu petani yang melakukan usahatani nanas. Jumlah petani nanas di Desa Seri Bandung sebanyak 159 anggota populasi. Menurut Arikunto . Untuk sekedar ancer-ancer, apabila terdapat subjeknya yang minim atau kurang dari 100 sebaiknya diambil semua, sehingga penelitiannya adalah penelitian populasi. Kemudian jika subjek melebihi dari 100, maka sampelnya bisa diambil kira-kira 10%-15% dan 20-25% atau lebih. Untuk itu peneliti menentukan sampel sebanyak 20% dari jumlahnya populasi agar mempermudah dalam penelitian karena sudah ditentukan jumlahnya, maka diperoleh 32 petani dengan kriteria . Pekerjaan utama sebagai petani nanas, . Menggarap lahan Ou 0,5 Ha. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah dengan wawancara langsung, wawancara mendalam dan obesrvasi. Teknik pengumpulan data tersebut digunakan untuk mengumpulkan data primer, sumber data primer adalah sumber data yang secara langsung memberikan data kepada pengumpul data (Sugiyono, 2. Data primer berupa informasi tentang usahatani nanas yang diperoleh dari pengamatan langsung. wawancara langsung secara terpadu dengan pemilik lahan, dan pihak-pihak yang terkait. Sumber data sekunder merupakan sumber data yang tidak memberikan informasi secara langsung kepada pengumpul data (Sugiyono, 2. Sedangkan untuk data sekunder, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi literatur, data sekunder merupakan data yang diolah lebih lanjut yang diperoleh dari instansi-instansi terkait, seperti Badan Pusat Statistik (BPS). Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Ilir, jurnal daring, literatur yang relevan seperti jurnal, buku teks, majalah, surat kabar dan sebagainya serta penelitian-penelitian terdahulu yang dapat dijadikan bahan rujukan yang berhubungan dengan penelitian ini. Pengambilan data dengan metode pengamatan langsung dilokasi penelitian, yakni dengan wawancara dan pengamatan langsung dengan berbagai pihak yang terkait disekitar lokasi penelitian dan juga pihak atau instansi terkait dengan penelitian mengenai kelayakan usahatani nanas ini. Selain itu, data juga dikumpulkan melalui penelusuran pustaka ataupun literatur di perpustakaan, instansi terkait dan media cetak maupun daring. HASIL DAN PEMBAHASAN Biaya Produksi Biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan oleh petani nanas selama kegiatan produksi usahatani sampai proses pemanenan. Biaya produksi petani nanas meliputi biaya tetap dan baiya variabel. Mulyadi . berpendapat bahwa biaya tetap adalah biaya yang secara total akan tetap sama terlepas dari adanya perubahan tingkat aktivitas. Jadi, biaya tetap adalah biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi nanas yang mana penggunaannya tidak akan habis dalam satu kali produksi. Sedangkan biaya variabel adalah biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi dan penggunaannya habis dalam satu kali produksi. Menurut Sukirno . Biaya Produksi adalah keseluruhan biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendanai segala aktivitas produksi, biaya produksi diharapkan bisa maksimal, akan tetapi harus dipahami secara integritas dengan hasil produksi. Pada proses usahatani nanas biaya tetap yang digunakan oleh petani antara lain biaya penyusutan alat dari cangkul, parang, dan hand sprayer. Alat-alat tersebut merupakan biaya tetap yang bisa dipakai beberapa kali dalam proses produksi. Sedangkan biaya variabel yang Jimanggis. Vol. No. Juni 2024 Analisis Keuntungan Usahatani Nanas (Ananas Comosus L Mer. Di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Agung Ramadhan. Agoes Thony Ak. Kuwatno. Arie Firmansyah dikeluarkan oleh petani adalah biaya pembelian bibit nanas, pupuk, pestisida, dll. Biayabiaya produksi ini dikeluarkan petani sangat tergantung dari banyaknya kebutuhan selama proses produksi yang berdasarkan luas garapan mereka. Rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan pada usahatani nanas di Desa Seri Bandung dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1. Rata-Rata Biaya Tetap Usahatani Nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir, 2023. Uraian Biaya Tetap (Rp/tahu. 781,25 583,33 020,83 386,31 Persentase (%) Cangkul Parang Hand Sprayer Total Sumber : Hasil olahan data primer Berdasarkan Tabel 1, total rata-rata biaya tetap yang dikeluarkan petani sebesar Rp. 386,31 per tahun. Perbedaan besarnya biaya yang dikeluarkan setiap petani tergantung pada luas garapan lahan yang dimiliki, semakin besar lahan yang dimiliki petani semakin banyak pula biaya penyusutan yang dikeluarkan(Soekartawi, 2. Adapun biaya variabel yang dikeluarkan oleh petani adalah biaya pembelian bibit nanas, pupuk, pestisida, dll. Adapun biaya variabel yang dikeluarkan petani adalah, sebagai Bibit Menurut Irawan et. , bibit tanaman atau seedling adalah hasil dari benih atau biji suatu tumbuhan yang telah mengalami masa penyemaian. Sudah berdaun dan memiliki batang, serta sudah bisa ditanam pada media yang lebih besar seperti lahan ataupun pot Bibit yang digunakan petani di Desa Seri Bandung adalah bibit yang dibeli dengan harga Rp. 225,- per bibit. Jarak tanam yang digunakan petani bervariasi mulai dari . cm dan . Rata-rata jumlah bibit yang digunakan pada lahan petani nanas 100 bibit. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Barat menyebutkan, jarak tanam yang bisa digunakan beragam mulai dari . cm, . cm, . cm dan . Penggunaan jarak tanam petani di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir sesuai dengan rekomendasi dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Dengan rata-rata jumlah bibit yang digunakan adalah 100 bibit ditambah dengan bibit sulam sebanyak 10% sehingga bibit yang digunakan sebanyak 46. 310 bibit dengan pengeluaran rata-rata untuk biaya bibit sebesar Rp. 711,- /tahun/1,2 Ha. Pupuk Kandang Menurut Subekti . , pupuk kandang adalah pupuk yang berasal dari kotoran hewan baik padat maupun cair dan sisa-sisa makanannya, misalnya kotoran sapi, kuda, kerbau, kambing dan lain-lain. Semuanya itu kalau sudah membusuk akan menjadi pupuk yang baik dan sangat berguna bagi tanaman. Pada penanaman buah nanas di lapangan, untuk memperbaiki kesuburan dan struktur tanah dilakukan menambahkan pupuk kandang . otoran hewan terna. yang ditabur ke tanah sebelum tanaman nanas ditanam. Petani Desa Seri Bandung menggunakan pupuk kandang kotoran hewan yaitu kotoran ternak ayam yang dibeli dengan harga Rp. 000,- per karung, satu karung pupuk kandang memiliki berat 10 Kg. Dengan penggunaan pupuk kandang rata-rata petani nanas Desa Seri Bandung adalah 126 karung . 260 K. Hadiati dan Indriyani . pada bukunya yang berjudul Petunjuk Jimanggis. Vol. No. Juni 2024 Analisis Keuntungan Usahatani Nanas (Ananas Comosus L Mer. Di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Agung Ramadhan. Agoes Thony Ak. Kuwatno. Arie Firmansyah Teknis Budidaya Nanas menjelaskan rekomendasi pupuk dasar berupa pupuk kandang dengan dosis . Ae . ton/Ha. Penggunaan pupuk kandang yang diterapkan petani lebih sedikit dari rekomendasi yang dianjurkan, hal tersebut dikarenakan para petani nanas Desa Seri Bandung masih menganggap kurang serius untuk masalah pupuk dasar terutama pupuk kandang ini. Pupuk kandang yang digunakan petani nanas Desa Seri Bandung sebanyak 126 karung . 260 K. tersebut, pengeluaran biaya rata-rata untuk pupuk kandang sebesar Rp1. 375,- /tahun/1,2 Ha. Urea Petani nanas Desa Seri Bandung melakukan pemupukan susulan pertama berupa pupuk Urea pada tanaman berumur 3 bulan setelah tanam dengan dosis rata-rata pemupukan urea sebanyak 5 sak atau 250 Kg/1,2 Ha. Kemudian pada pemupukan susulan kedua petani nanas melakukan pemupukan dengan dosis yang sama pada dosis susulan pertama yaitu sebesar 5 sak atau 250 Kg/1,2 Ha pada umur tanaman 7 bulan setelah tanam. Menurut Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika . , untuk pemupukan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman dan kesuburan tanah. Pemupukan susulan pertama berupa pupuk Urea dilakukan pada nanas yang berumur 3 bulan setelah tanam, dengan dosis 300 Kg/ha. Dilanjutkan dengan pemupukan susulan kedua diberikan pada umur . bulan dengan dosis 150 kg/Ha. Petani nanas tidak hanya melakukan pemupukan sebanyak 2 kali namun setiap 3 bulan sekali atau melakukan pemupukan sebanyak 4 kali dalam 1 tahun. Petani nanas di Desa Seri Bandung pada saat melakukan pemupukan masih belum menerapkan rekomendasi waktu pada saat pemupukan susulan kedua yang sudah direkomendasikan oleh penyuluh binaan Desa Seri Bandung. Hasil pengamatan di lapangan bahwa pemupukan yang banyak dan dengan rentang yang tidak jauh akan menghasilkan buah nanas yang banyak sehingga tidak menjadi masalah bagi petani untuk mengeluarkan biaya yang cukup tinggi untuk pemupukan buah nanas. Biaya rata-rata yang dikeluarkan petani nanas di Desa Seri Bandung untuk menggunakan pupuk Urea selama 4 kali pemupukan yaitu sebesar 20 Sak atau 1000 kg /tahun/1,2 Ha, dimana penggeluaran biaya petani nanas untuk kebutuhan pupuk Urea sebesar Rp. 750,- /tahun/1,2 Ha. NPK Phonska Petani nanas di Desa Seri Bandung melakukan pemupukan NPK Phonska pada saat yang bersamaan, pemupukan Urea dimana dengan dosis yang sama dengan pupuk Urea. Rata-rata penggunaan pupuk NPK Phonska petani nanas adalah sebanyak 5 Sak atau 250 kg /1,2 Ha. Untuk pupuk susulan pertama dan pemupukan susulan kedua dengan dosis yang Pada buku Petunjuk Teknis Budidaya Nanas , tidak tercantum pemupukan menggunakan NPK Phonska melainkan pemupukan yang dianjurkan adalah pupuk TSP dan KCl dimana kebutuhan pupuk sesuai dengan rekomendasi yaitu TSP sebanyak 0-50 Kg /Ha dan KCl sebanyak 100-200 kg /Ha (Hadiati dan Indriyani, 2. Kondisi di lapangan untuk pemupukan, petani tidak menggunakan pupuk TSP dan KCl dikarenakan rendahnya minat petani dalam menggunakan pupuk TSP dan KCl karena menurut petani unsur yang terkandung dalam pupuk TSP (Fosfo. dan KCl (Kaliu. juga terkandung didalam pupuk NPK, ditambah pemupukan tersebut juga dilakukan untuk tanaman karet yang masih belum Rata-rata penggunaan pupuk NPK Phonska sebanyak 20 Sak atau 1000 kg /tahun/1,2 Ha, dengan pengeluaran biaya sebanyak Rp. 250,-/tahun/1,2 Ha. ZPT Perangsangan bunga nenas petani desa Seri Bandung menggunakan pupuk merk Jimanggis. Vol. No. Juni 2024 Analisis Keuntungan Usahatani Nanas (Ananas Comosus L Mer. Di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Agung Ramadhan. Agoes Thony Ak. Kuwatno. Arie Firmansyah hantu dengan dosis rata-rata 20 botol/tahun/1,2 Ha. Penggunaan ZPT hantu dilakukan untuk perangsangan bunga pada tanaman nanas, dimana pengaplikasian ZPT diberikan pada saat tanaman sudah panen atau selama 4 kali dalam 1 tahun. Kandungan yang ada dalam ZPT hantu antara lain Giberelat 0,210 g/l. Asam Indol Asetat 0,130 g/l. Kinetin 0,105 g/l dan Zeatin 0,100 g/l 17 asam amino dan vitamin A. E dan Vitamin K. Anonim dalam Lindar S dan Mutryarny. E . Sejalan dengan penelitian Eleos dengan judul Pengaruh Konsentrasi Kinetin dan NAA terhadap Induksi Tunas dan Akar pada Stek Batang Nenas . membuktikan bahwa pengaruh kinetin pada terbentuknya akar, jumlah akar, persentase terbentuknya tunas dan jumlah tunas. Petani nanas desa Seri Bandung dalam penggunaan ZPT Hantu rata-rata 20 Botol/Tahun/1,2 Ha. Dimana biaya rata-rata yang dikeluarkan petani nanas untuk ZPT hantu sebesar Rp. 750,- /tahun/ 1,2 Ha. Herbisida Pengendalian gulma yang dilakukan petani nanas di desa Seri Bandung adalah dengan menyemprot di antara barisan tanaman dan di sektaran areal yang biasanya menjadi jalan setapak di tengah lahan. Penyemprotan mengguanakan jenis kontak. Penyemprotan dilakukan setiap 3 bulan sekali atau 4 kali dalam 1 tahun dan berbarengan pada saat pemotongan atau perajangan daun nanas tua di antara sela-sela baris tanaman. Rata-rata herbisida yang digunakan pada petani nanas di desa Seri Bandung sebanyak 8 Liter /tahun/1,2 Ha. Dengan biaya yang dikeluarkan petani untuk herbisida sebesar Rp. 000,/tahun /1,2 Ha. Tenaga Kerja Menurut Alam . tenaga kerja adalah penduduk dengan usia antara 17 tahun sampai 60 tahun yang bekerja untuk menghasilkan uang sendiri. Dan menurut Hamzah . , tenaga kerja adalah tenaga yang bekerja didalam maupun luar hubungan kerja dengan alat produksi utama dalam proses produksi baik fisik maupun pikiran. Tenaga kerja pada usahatani nanas di desa Seri Bandung kebanyakan adalah tenaga kerja dari luar keluarga petani, untuk biaya tenaga kerja diantaranya adalah biaya persiapan lahan dan penanaman, biaya pemupukan, biaya penyemprotan herbisida, biaya pemberian ZPT dan penjarangan daun nanas yang sudah tua pada sela-sela barisan tanaman. Setiap kegiatan tersebut dilakukan sebanyak 4 kali dalam 1 tahun. Untuk persiapan lahan dan penanaman memiliki rata-rata biaya sebesar Rp. 688,- Biaya pemupukan sebesar Rp. 457,-. Biaya penyemprotan sebesar Rp. 688,-. Dan biaya pemberian ZPT dan perajangan daun nanas sebesar Rp. 969,-. Rata-rata pengeluaran biaya petani nanas untuk tenaga kerja adalah sebesar Rp. 801,-. Rata-rata biaya variabel pada usahatani nanas di Desa Seri Bandung dapat dilihat pada tabel 2. Tabel 2. Rata-rata biaya variabel yang dikeluarkan petani nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir, 2023. Uraian Bibit Pupuk Kandang Urea NPK Phonska ZPT Herbisida Biaya Variabel (Rp/t. 711,00 375,00 750,00 250,00 750,00 000,50 Persentase (%) Jimanggis. Vol. No. Juni 2024 Analisis Keuntungan Usahatani Nanas (Ananas Comosus L Mer. Di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Agung Ramadhan. Agoes Thony Ak. Kuwatno. Arie Firmansyah Tenaga Kerja 801,00 Total 637,50 Sumber : Hasil olahan data primer Biaya variabel yang dikeluarkan para petani contoh pada usahatani nanas adalah biaya pembelian bibit, pupuk kandang, urea, dll. Dari penelitian ini biaya-biaya variabel sangat mempengaruhi besar kecilnya pendapatan petani. Rata-rata biaya variabel yang dikeluarkan petani nanas dapat dilihat pada tabel diatas, yaitu Rp. 637,50. -/tahun/1,2 Ha. Biaya pembelian bibit nanas rata-rata petani mengeluarkan sebanyak Rp. 711,00,- atau 33,5 persen, untuk biaya pembelian pupuk kandang petani mengeluarkan biaya sebanyak Rp. 375,00,- atau 4,0 persen. Untuk pupuk, petani mengeluarkan biaya sebanyak Rp. 375,00,-atau 23,3 persen dari seluruh variabel yang dikeluarkan, sedangkan untuk biaya tenaga kerja petani mengeluarkan biaya sebanyak Rp. 801,00,- atau 37,1 persen. Biaya produksi total adalah semua biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi Biaya ini merupakan penjumlahan dari biaya tetap dan biaya variabel. Rincian biaya produksi total dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. Rata-rata biaya produksi total usahatani nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir, 2023. Biaya Produksi Total Persentase (%) (Rp/t. Biaya Tetap 386,31 Biaya Variabel 836,33 Total 221,74 Sumber : Hasil olahan data primer Berdasarkan keterangan Tabel 3, dapat dilihat bahwa rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan petani nanas di Desa Seri Bandung adalah sebesar Rp. 221,74,- per tahun. Biaya tetap yang dikeluarkan petani nanas hanya sebesar 0,4 persen dari seluruh biaya produksi yang dikeluarkan, sedangkan biaya variabel yang dikeluarkan sebesar 99,6 persen. Uraian Produksi Tujuan dari suatu proses produksi adalah untuk mendapatkan manfaat dari proses produksi tersebut. Hasil produksi itu sendiri akan menunjukkan tingkat produkstivitas dari usahatani yang dilakukan oleh petani. Semakin tinggi nilai produktivitas maka akan semakin tinggi penerimaan yang diperoleh petani tersebut. Produksi nanas dapat dipengaruhi oleh banyak hal, antara lain dipengaruhi oleh bibit nanas yang gagal tumbuh pada saat proses budidaya mencapai 10% dari total bibit yang ditanam, oleh karena itu petani melakukan penyulaman untuk mendapatkan produksi yang maksimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi yang dihasilkan oleh petani nanas di Desa Seri Bandung sebanyak 911 buah untuk panen per tahun atau 3 kali panen. Penerimaan dan Pendapatan Penerimaan adalah jumlah produksi yang dikali dengan harga jual produk. Hasil Jimanggis. Vol. No. Juni 2024 Analisis Keuntungan Usahatani Nanas (Ananas Comosus L Mer. Di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Agung Ramadhan. Agoes Thony Ak. Kuwatno. Arie Firmansyah produksi nanas di Desa Seri Bandung ini berupa nanas segar yang diap dijual. Produksi yang rendah serta pemanenan yang tidak tepat waktu akan mempengaruhi penerimaan yang akan diterima oleh petani, adapun harga jual produk dari produksi 1 ke produksi selanjutnya Tabel 4. Rata-rata pendapatan pendapatan usahatani nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir, 2023. Uraian Nilai Total produksi . uah/t. Harga (Rp/bua. 806,25 Penerimaan (Rp/t. 562,50 Biaya Tetap (Rp/t. 386,31 Biaya Variabel (Rp/t. 836,33 Pendapatan (Rp/t. 247,01 Sumber : Hasil olahan data primer Berdasarkan Tabel 4, dapat dilihat bahwa penerimaan yang diperoleh petani nanas adalah Rp. 562,50,-/tahun. Penerimaan petani nanas dapat dipengaruhi oleh hasil produksi yaitu besar kecilnya ukuran buah nanas serta harga jual nanas di pasaran. Pendapatan usahatani nanas dapat dihitung dengan pengurangan total penerimaan dengan total biaya produksi yang telah dikeluarkan petani dalam proses produksi. Pendapatan yang diterima petani merupakan pendapatan bersih yang telah dikurangi dengan seluruh biaya-biaya yang dikeluarkan dalam proses usahatani nanas. Pendapatan yang dimaksud dalam penelitian ini adalah pendapatan usahatani nanas yang diperoleh dalam satu Demikian pula rata-rata pendapatan yang diterima oleh petani nanas adalah sebesar Rp. 247,25,-/tahun. Pendapatan yang diterima petani ini adalah pendapatan petani yang dihitung dengan harga nanas yang dijual pada pemborong. Revenue Cost Ratio (R/C) Perhitungan Revenue Cost Ratio dihitung berdasarkan perbandingan antara penerimaan dan biaya total selama proses produksi usahatani nanas di Desa Seri Bandung. Dalam perhitungan ini dengan cara memasukkan nilai penerimaan petani sebesar Rp. 562,50. Dan nilai biaya produksi yang dikeluarkan selama proses produksi sebesar Rp. 601,56. Maka nilai R/C sebagai berikut: ycEyceycuyceycycnycoycaycaycu ycI/ya = ycNycuycycayco yaAycnycaycyca . cNyceycycaycy ycOycaycycnycaycayceyc. ycIycy. 562,50 ycI/ya = ycIycy. 221,74 ycI/ya =4,0 Hasil perhitungan menunjukkan bahwa usahatani nanas yang dikelola petani menguntungkan dengan nilai (R/C> . Peryataan ini sesuai dengan Soekartawi . yang menyatakan bahwa jika R/C >1 maka usahatani menguntungkan, jika R/C = 1 maka usahatani tersebut mengalami titik impas, dan jika R/C < 1 maka usahatani tersebut mengalami kerugian. Kondisi ini menunjukkan bahwa setiap satu rupiah yang dikeluarkan akan memberikan keuntungan sebesar 4 kali dari biaya yang dikeluarkan. Jimanggis. Vol. No. Juni 2024 Analisis Keuntungan Usahatani Nanas (Ananas Comosus L Mer. Di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir Agung Ramadhan. Agoes Thony Ak. Kuwatno. Arie Firmansyah SIMPULAN DAN SARAN Simpulan Rata-rata biaya yang dikeluarkan dalam melakukan usahatani nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir adalah sebesar Rp. 221,74,- /tahun, yang terdiri dari biaya tetap sebanyak Rp. 386,31,dan biaya variabel sebesar Rp. 836,33. - Penerimaan yang didapat petani sebesar Rp. 562,50. - per tahun atau Rp. 276,04. - per bulan. Usahatani nanas yang dikelola petani di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung batu Kabupaten Ogan Ilir mengalami keuntungan dengan nilai R/C = 4,0 (R/C > . Saran Sebaiknya petani nanas di Desa Seri Bandung Kecamatan Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir tetap mengelola usahatani nanas, mengingat hasil penelitian yang dilakukan Untuk meningkatkan pendapatan, sebaiknya petani tidak hanya menanam nanas, tapi juga melakukan polikultur dengan komoditi lain. DAFTAR PUSTAKA