AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat , 2025, 105-113 Available at: https://w. id/index. php/khidmah Membangun desa cerdas: Peran digitalisasi dalam branding desa Andi Ircham Hidayat*1. Syahruddin Yassen2. Giri Dwinanda3. Anita Nursanti4 1,2,3,4 Institut Teknologi dan Bisnis Nobel Indonesia. Indonesia e-mail: ircham@nobel. *Corresponding Author. Abstract Limited exposure to village potential, especially tourist destinations. MSME products, and public service information, leads to a low reach of official information and consistency of village image. These studies aim to build credible and easy-to-manage digital channels through the development of village websites to strengthen branding and improve The Participatory Action Research (PAR) approach is applied in four stages of action planning, implementation, observation, and reflection and evaluation with the active involvement of the village government and local actors. The results of the activities include the release of a responsive website that contains village profiles, activity galleries, the latest news. MSME directories, tourist information with maps, and an online letter submission feature to speed up administrative services. Apparatus capacity building is carried out through training in content management, basic SEO, media management, security & backup, traffic analytics, and SOP compliance. Evaluation was carried out by black-box functional tests, as well as performance measurements. It is concluded that this intervention can strengthen village branding, improve the consistency of publication and information coverage, and encourage local economic exposure, as well as replication as the foundation for the integration of the next "smart village" services. Keywords: smart village. village branding. village website. PAR. Abstrak: Keterbatasan eksposur potensi desa terutama destinasi wisata, produk UMKM, dan informasi layanan publik menyebabkan rendahnya jangkauan informasi resmi dan konsistensi citra desa. Penelitian-pengabdian ini bertujuan membangun kanal digital yang kredibel dan mudah dikelola melalui pengembangan website desa untuk penguatan branding dan peningkatan pelayanan. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) diterapkan dalam empat tahap perencanaan aksi, pelaksanaan, observasi, serta refleksi dan evaluasi dengan keterlibatan aktif pemerintah desa dan pelaku lokal. Hasil kegiatan mencakup rilis website responsif yang memuat profil desa, galeri kegiatan, berita terkini, direktori UMKM, informasi wisata dengan peta, serta fitur pengajuan surat daring untuk mempercepat layanan Peningkatan kapasitas aparatur dilakukan melalui pelatihan manajemen konten. SEO dasar, pengelolaan media, keamanan & backup, analitik trafik, dan kepatuhan SOP. evaluasi dilakukan dengan uji fungsional black-box, serta pengukuran kinerja. Disimpulkan bahwa intervensi ini dapat memperkuat branding desa, meningkatkan konsistensi publikasi dan jangkauan informasi, serta mendorong eksposur ekonomi lokal, sekaligus replikatif sebagai fondasi integrasi layanan Audesa cerdasAy berikutnya. Kata kunci: desa cerdas. branding desa. website desa. PAR. Pendahuluan Transformasi digital pada tingkat desa merupakan prasyarat untuk meningkatkan transparansi informasi, promosi potensi lokal, serta konektivitas antara pemerintah desa, pelaku UMKM, wisatawan, dan pemangku kepentingan lain (Octavia & Suprobowati, 2. Dalam praktiknya, informasi tentang profil desa, destinasi wisata, dan produk UMKM sering tersebar di berbagai kanal tak resmi, bersifat tidak terstandar, dan sulit diverifikasi. Kondisi ini melemahkan konsistensi citra atau brand desa serta menghambat akses calon pengunjung maupun pembeli (Aidin, 2. Website desa yang dirancang sebagai single source of truth menjadi solusi strategis untuk menghadirkan etalase digital yang kredibel, terstruktur, dan mudah diakses, sekaligus menyediakan mekanisme pengelolaan konten yang berkelanjutan oleh aparatur desa (Hutagalung et al. , 2. Sebagai intervensi pengabdian. This is an open access article under the CCAeBY license. https://doi. org/10. 55210/khidmah. AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5. , 2025, 105 - 113 Andi Ircham Hidayat. Syahruddin Yassen. Giri Dwinanda. Anita Nursanti pengembangan website desa diorientasikan pada arsitektur informasi yang jelas seperti profil, potensi, wisata, katalog UMKM, agenda/berita, tata kelola konten dengan pendekatan partisipatif memastikan kebutuhan aktor lokal terwakili mulai dari narasi potensi hingga call-to-action untuk UMKM, sehingga platform tidak hanya informatif, tetapi juga fungsional sebagai instrumen branding dan pengungkit aktivitas ekonomi desa (Widiana et al. , 2. Ketiadaan kanal resmi yang andal berimplikasi pada rendahnya keterjangkauan informasi, peluang promosi yang terbuang, dan terbatasnya lead bisnis bagi UMKM serta pengelola destinasi. tengah meningkatnya preferensi masyarakat mencari rujukan daring, keterlambatan adopsi kanal resmi menempatkan desa pada kerentanan kompetitif dibanding wilayah yang telah memiliki repositori digital terstandar (Mudjiyanto & Dunan, 2. Website desa yang kuat secara konten, tata kelola, dan performa menjadi kebutuhan mendesak untuk memastikan keberlanjutan branding, memperbaiki kualitas komunikasi publik, dan membuka akses pasar yang lebih luas dengan biaya relatif rendah. Beberapa penelitian yang mengkaji tentang pengembangan layanan digital pada pemerintahan. Sistem Informasi Desa menjadi enabler smart village untuk layanan publik digital(Siregar & Setiyono, website desa dengan layanan mandiri meningkatkan efisiensi dan transparansi(Buntoro et al. pelatihan pengelolaan situs menaikkan kapasitas admin dan konsistensi kurasi konten . rofil, wisata. UMKM)(Rizal et al. , 2. kampanye branding desa wisata berbasis kanal digital mengerek eksposur dan keterlibatan audiens(Purwaningrat et al. , 2. dan strategi digital marketing UMKM berkorelasi positif dengan daya saing serta perluasan pasar, dengan prasyarat literasi dan SDM yang memadai(Arumsari et al. , 2. Implementasi smart village di Indonesia lazim ditopang oleh arsitektur yang menggabungkan layanan pemerintahan, ekonomi, dan swisata berbasis informasi digital yang tertata, serta kesiapan infrastruktur dan SDM aparatur desa (Anggraeni et al. , 2. , (Suprapti et al. , 2. Dalam konteks tata kelola, smart governance menekankan transparansi, keterbukaan informasi, dan layanan yang akuntabel melalui kanal digital resmi yang dikelola. Destination atau place branding desa wisata menekankan penetapan identitas, storytelling aset lokal, dan aktivasi kanal digital untuk membentuk persepsi serta preferensi pengunjung. studi di Indonesia menunjukkan pengelolaan brand desa yang konsisten melalui kanal resmi meningkatkan eksposur destinasi dan mengaitkan narasi budaya dengan pengalaman kunjungan (Bintara et al. , 2. , (Trimandala & Putra, 2. , (Rolando & Mulyono, 2. Penelitian-pengabdian ini bertujuan untuk merancang dan membangun website desa sebagai kanal branding resmi yang kredibel dan mudah dikelola untuk meningkatkan visibilitas digital melalui praktik teknis yang baik. Desa cerdas merujuk pada pemanfaatan TIK untuk memperbaiki layanan publik, memperluas partisipasi warga, dan mendorong nilai ekonomi lokal melalui integrasi data, aplikasi, dan proses organisasi desa. Metode Pendekatan yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini adalah Participatory Action Research (PAR) yaitu pendekatan riset kolaboratif yang menempatkan peneliti dan pemangku kepentingan sebagai mitra setara untuk mengidentifikasi masalah, merancang solusi, dan mengevaluasi dampaknya melalui siklus berulang planAeactAeobserveAereflect (Kunt, 2. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) dipilih karena konteks persoalan yang ditangani penguatan branding dan layanan desa melalui website bersifat sosial-teknis, melibatkan praktik dan preferensi lokal yang tidak dapat ditentukan sepihak oleh PAR menempatkan aparat desa, dan pelaku UMKM sebagai mitra setara dalam merumuskan kebutuhan, memproduksi konten, menguji kegunaan, serta memutuskan perbaikan. Dengan demikian, solusi yang dibangun tidak hanya tepat secara teknis, tetapi juga sahih secara kontekstual sesuai proses kerja, kesiapan SDM, dan budaya komunikasi setempat, meningkatkan rasa memiliki dan peluang keberlanjutan pengelolaan setelah program berakhir. Lokasi penelitian dan mitra berada di Desa Bontomarannu. Kabupaten Maros. Provinsi Sulawesi Selatan. AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5. , 2025, 105 - 113 Andi Ircham Hidayat. Syahruddin Yassen. Giri Dwinanda. Anita Nursanti PAR memadukan teknik kualitatif seperti FGD, dengan validasi bersama. Dalam program pengabdian seperti pengembangan website desa. PAR memastikan kebutuhan konten, tata kelola, kemampuan admin terpetakan, solusi teruji dalam konteks, kapasitas lokal meningkat, dan praktik terbaik terdokumentasi untuk replikasi serta perbaikan berkelanjutan. Fase Pra-Studi Menetapkan kebutuhan melalui riset kualitatif, bertemu dengan kelompok penasihat, serta mengundang pemangku kepentingan kunc. untuk memberi masukan Perencanaan awal melalui pertemuan dengan para pemangku kepentingan kunci tentang pengembangan sumber daya. Adaptasi dilakukan secara berkelanjutan mengikuti langkah 2Ae4. Mengidentifikasi kebutuhan spesifik keluarga pascadiagnosis dan menyusun struktur awal untuk sebuah situs Perencan Pelaksa Refleksi dan Evaluasi Observasi Presentasi terstruktur, dilanjutkan diskusi terarah mengenai sumber daya berbasis web yang secara khusus dibutuhkan keluarga setelah diagnosis Para pemangku kepentingan diminta memberikan rekomendasi dan mengidentifikasi hambatan yang dapat diperkirakan terhadap pengembangan serta ketergunaan sumber daya Luaran Pengembangan website melalui penelitian tindakan Gambar 1. Metode Participatory Action Research (PAR) Action Planning: meliputi kegiatan FGD dengan perangkat desa dan UMKM, audit kanal digital yang ada, inventaris konten & aset visual, melakukan perumusan terkait tujuan branding, persona audiens seperti warga, wisatawan serta pembeli dan UMKM. Taking Action: Pengembangan website responsive serta pelatihan uang meliputi manajemen konten, pengelolaan media. SEO dasar, keamanan & backup. Observation: melakukan uji fungsional sistem dengan metode black-box. Pelatihan pengelolaan konten serta SOP operasional. Reflection & Evaluation: Perbaikan terarah: bug-fix, penyederhanaan navigasi/menu, tuning SEO & gambar, penyesuaian form surat, penyempurnaan SOP & kalender konten. Hasil dan Pembahasan Pengembangan Web Desa Hasil kegiatan menunjukkan terbangunnya website desa yang berfungsi sebagai etalase informasi resmi dan terintegrasi, meliputi halaman Profil Desa seperti sejarah, visiAemisi, struktur organisasi, dan data dasar. Galeri Kegiatan, berita terkini berkaitan dengan agenda dan pengumuman publik, direktori UMKM seperti profil pelaku usaha, katalog produk, dan Informasi Wisata deskripsi destinasi, peta rute, jam operasional, dan kontak pengelola. Fitur-fitur tersebut penting karena berfungsi sebagai mekanisme tata kelola dan pemasaran berbasis bukti dalam kerangka smart village dan place/destination branding. Sebagai nilai tambah, dikembangkan pula fitur Pengajuan Surat Daring yang memungkinkan warga AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5. , 2025, 105 - 113 Andi Ircham Hidayat. Syahruddin Yassen. Giri Dwinanda. Anita Nursanti mengajukan permohonan surat keterangan domisili melalui formulir online terstandar dengan pelacakan status, serta arsip digital, dengan pendekatan protoype (Halim et al. , 2. Gambar 2. Hasil Pengembangan Web Desa Tabel 1. Uji Fungsionalitas sistem menggunakan metode Blackbox testing. Fitur/Komponen Prasyarat Langkah Uji Hasil Diharapkan Status Catatan/Severitas Profil Desa Ae Tampil Situs aktif, profil ada Buka /profil-desa Halaman profil memuat sejarah, visiAemisi, tanpa error Lulus Konten lengkap & terformat (Me. Galeri Ae Unggah & Tampil Login Admin Ie Galeri Ie Unggah foto Foto tersimpan, muncul di galeri publik Lulus Validasi ukuran/tipe file (Hig. Galeri Ae Lightbox Ada item Klik gambar galeri Gambar terbuka di lightbox, navigasi prev/next berfungsi Lulus Responsif di <400px (Me. Berita Ae Buat & Publikasi Login admin, hak Admin Ie Berita Ie Tambah Ie Publikasikan Berita muncul di daftar & halaman detail. URL ramah mesin telusur Lulus Format tanggal lokal (Lo. Berita Ae Pagination Ou11 berita Buka /berita Ie ke halaman berikutnya Pagination menampilkan berita lain tanpa duplikasi Lulus Performa query (Lo. UMKM Ae Tambah & Pencarian Login UMKM Tambah UMKM Ie isi CTA WA Ie Simpan Profil UMKM tampil. klik CTA membuka WA Lulus Validasi nomor WA (Me. UMKM Ae Filter/Kategori Ada UMKM Pilih kategori AuKulinerAy Hanya UMKM kategori terpilih yang tampil Lulus Reset filter jelas (Lo. AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5. , 2025, 105 - 113 Andi Ircham Hidayat. Syahruddin Yassen. Giri Dwinanda. Anita Nursanti Fitur/Komponen Prasyarat Wisata Ae Detail & Peta API peta Wisata Ae Arah/Rute Langkah Uji Hasil Diharapkan Status Catatan/Severitas Buka destinasi Deskripsi, jam, kontak peta & rute Lulus Kunci API aman (Hig. Geolokasi Klik AuDapatkan RuteAy Aplikasi peta terbuka dengan rute ke destinasi Gagal Izin lokasi ditangani (Me. Form Surat Ae Pengajuan Modul surat Buka /layanan/surat Ie isi form Ie Kirim Form tervalidasi. tiket/ID permohonan dibuat. notifikasi terkirim Lulus Validasi NIK & file lampiran (Hig. Form Surat Ae Pelacakan Ada ID Buka pelacakan Ie masukkan ID Status tampil (Diajukan/Proses/Selesa. riwayat log terlihat Lulus Proteksi enumerasi ID (Hig. Login Admin Akun admin Buka /admin Ie Berhasil login. kredensial ditolak dengan pesan aman Lulus Cegah credential stuffing (Hig. Hak Akses/Roles Akun editor & viewer Coba akses fitur admin dengan role Role non-admin ditolak. editor hanya bisa konten Lulus Kontrol rute backend (Hig. Responsif Mobile Ai Uji lebar 360px/768px/1024px Layout rapi. menu burger teks terbaca Lulus CLS/zoom tidak mengganggu (Me. SEO On-page Meta/OG Periksa view source Tag , meta desc. OG, schema . ika ad. Gagal Duplikasi title (Lo. Pencarian Situs Indeks konten siap Cari kata kunci Hasil relevan tampil. result memberikan saran Lulus Stemming & highlight (Lo. Kontak/CTA Nomor WA Klik tombol AuHubungi via WAAy Aplikasi WA terbuka dengan pesan awal Lulus Deep link di iOS/desktop (Me. Upload Dokumen Surat Format PDF Unggah lampiran PDF diterima. dilarang ditolak dg pesan Lulus Batas ukuran & MIME (Hig. Keamanan Dasar HTTPS Akses via HTTP Redirect ke HTTPS. secure headers aktif Lulus HSTS/NoSniff/XSSProtection (Hig. Error Handling 404/500 Simulasi URL salah Buka /abcxyz Halaman 404 ramah. tidak bocorkan stack trace Lulus Log aman (Me. Pengujian black-box(Yassir et al. , 2. pada website desa di atas menilai perilaku fungsional sistem dari sisi input dan output tanpa melihat kode sumber, dengan cakupan 20 modul inti. Ada 5 modul dengan resiko tertinggi, 4 modul yang berhasil atau lulus pada pengujian yaitu Hak Akses. Upload Lampiran, kontak/CTA dan Keamanan Dasar. Dan 1 modul yang tidak lulus pengujian yaitu Integrasi Peta atau Geolokasi, perlu melihat kerangka kerja pada bagian backend sistem peta agar dapat melihat kegagalan modul geolokasi. AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5. , 2025, 105 - 113 Andi Ircham Hidayat. Syahruddin Yassen. Giri Dwinanda. Anita Nursanti Pelatihan Pengelolaan Website Desa Gambar 3. Kegiatan Pelatihan Pengelolaan Website Desa Kepada Pemerintah dan Aparat Desa Berfokus pada peningkatan kapasitas pengelolaan website desa, kegiatan pelatihan menghasilkan peningkatan kompetensi aparatur pada enam area kunci yaitu manajemen konten, optimasi SEO dasar, pengelolaan media, keamanan & pencadangan, pembacaan analitik trafik, serta kepatuhan terhadap SOP Asesmen praAepasca yang kami lakukan skala 0Ae100 dari tingkat dasar menuju terampil dengan menggunakan rubrik level kompetensi(Roopashree, 2. , (Setyoko et al. , 2. yang tergambar pada Tabel 2. Rubrik level komptensi No. Skor Level Keterangan Dasar Menengah Mampu menjalankan tugas rutin dengan supervisi ringan Terampil Mandiri, konsisten, dan mampu troubleshoot Mengetahui konsep/fitur, pendampingan intensif Tabel 3 menjelaskan peningkatan kemampuan manajemen konten dan kepatuhan SOP yang semula rendah meningkat signifikan setelah sesi praktik, klinik konten, dan hands-on admin panel. pelatihan ini dapat memperkuat kemandirian desa dalam menjaga keberlanjutan situs sekaligus memperkokoh fungsi website sebagai etalase branding, promosi UMKM, dan informasi wisata(Hidayat et al. , 2. AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5. , 2025, 105 - 113 Andi Ircham Hidayat. Syahruddin Yassen. Giri Dwinanda. Anita Nursanti Tabel 3. Pra-Pasca per kompetensi Kompetensi Pra (Skor. Leve. Pasca (Skor. Leve. Poin Manajemen Konten Dasar 78. Terampil Optimasi SEO Dasar 20. Dasar 65. Menengah 225% Pengelolaan Media 30. Dasar 72. Terampil Keamanan & Backup Dasar 70. Terampil Analitik Trafik Dasar 60. Menengah 300% Kepatuhan SOP Dasar 75. Terampil Gambar 4. Grafik skor kompetensi sebelum dan sesudah pelatihan Perubahan kompetensi aparatur desa dianalisis dengan dua metrik: perubahan absolut . , yakni selisih skor pasca dan pra pelatihan . oyayayaya = ycAyeOyesyeCyeO_pasca Oe ycAyeOyesyeCyeO_pr. , dan pasca!pra perubahan relatif . yang dihitung dengan rumus pra y yayaya% untuk menggambarkan besar lonjakan terhadap kondisi awal. Pendekatan ini memastikan klaim lonjakan didukung angka yang transparan, terbandingkan antarkompetensi, dan bermakna secara operasional terhadap level kemampuan Penutup Penelitian-pengabdian ini berhasil mewujudkan website desa yang mengintegrasikan profil desa, galeri kegiatan, berita, direktori UMKM dengan call-to-action, informasi wisata berbasis peta/rute, serta fitur pengajuan surat daring. capaian tersebut selaras dengan tujuan untuk memperkuat branding, memperluas jangkauan informasi publik. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) memastikan kebutuhan lokal terpetakan dan solusi teruji di konteks nyata melalui siklus perencanaanAeaksiAe observasiAerefleksi, yang diperkuat dengan pelatihan admin dan SOP editorial sehingga pengelolaan konten menjadi mandiri dan berkelanjutan. Secara substantif, intervensi ini memperkuat branding desa, memperluas jangkauan informasi publik dan eksposur UMKM/wisata, serta meningkatkan kualitas layanan administrasi melalui otomasi proses surat. penelitian ini menawarkan model konseptual smart AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat. ISSN 2776-0901 . | 2807-7024 . AL-KHIDMAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5. , 2025, 105 - 113 Andi Ircham Hidayat. Syahruddin Yassen. Giri Dwinanda. Anita Nursanti village branding dalam satu kerangka PAR, serta memberikan evidence-based metrics untuk menilai dampak digitalisasi desa secara terukur. Daftar Pustaka