Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X PERANAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT Meita Indah Fadilla. Nirdukita Ratnawati* Program Studi Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Trisakti Jl. Kyai Tapa No 1. Grogol. Jakarta 11440. Indonesia *nirdukita. ratnawati@trisakti. Abstract This research intends to investigate the influence of infrastructure development realized with Physical DAK in improving the quality of life of the community as expressed through the Human Development Index (HDI) with capital expenditure as a mediating variable in 34 provinces in Indonesia. The study makes use of the Fixed Effect Model. Path Coefficient Analysis Test. Sobel Test, and Least Squares Dummy Variable (LSDV) Analysis Method. Panel data covering three years, from 2020 to 2022, in 34 Indonesian provinces was the source of the data used. The study's findings indicated that . Physical DAK significantly and favorably affects capital expenditures. Physical DAK has a positive and negligible impact on life quality, but capital expenditures have a positive and considerable impact on community well-being. Physical DAK on HDI through Capital Expenditures has a major and indirect impact. Keyword : Physical Special Allocation Funds. Capital Expenditures. Human Development Index Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan pembangunan infrastruktur yang direalisasikan dengan DAK Fisik dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang direpresentasikan melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan variabel belanja modal sebagai variabel mediasi pada 34 provinsi di Indonesia. Penelitian menggunakan Metode Analisis Least Squares Dummy Variable (LSDV) dengan model Fixed Effect Model. Uji Analisis Koefisien Jalur dan Uji Sobel. Data yang digunakan yakni data panel dengan kurun waktu selama 3 tahun dari 2020 sampai dengan 2022 di 34 Provinsi di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa . DAK Fisik mempunyai pengaruh yang cukup besar dan positif terhadap belanja modal. Belanja modal mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kesejahteraan masyarakat, sedangkan DAK fisik mempunyai pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kualitas hidup. DAK fisik terhadap IPM melalui belanja modal mempunyai pengaruh yang signifikan dan tidak langsung. Kata Kunci : Dana Alokasi Khusus Fisik. Belanja Modal. Indeks Pembangunan Manusia Pendahuluan Kualitas hidup masyarakat suatu negara atau wilayah dapat diukur secara komprehensif melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM), seperti yang disebutkan dalam studi Resce IPM ini dikembangkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui United Nations Development Programme (UNDP) sejak tahun 1990. Konsep IPM didesain untuk melampaui pendekatan yang hanya memperhitungkan pertumbuhan ekonomi atau pendapatan per kapita sebagai satu-satunya indikator pembangunan utama, seperti yang diutarakan oleh UNDP pada tahun 1996. Terdapat tiga aspek kunci dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yakni taraf Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 1. Mei 2024 hidup, kesehatan, dan pendidikan. IPM mencerminkan usaha untuk menilai dan menggambarkan pembangunan yang lebih inklusif, tidak hanya fokus pada dimensi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh dan merata. Dalam kerangka pembangunan di Indonesia. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2020-2024, terdapat fokus utama pada upaya membentuk sumber daya manusia yang memiliki kualitas dan daya saing. Sumber daya manusia yang diinginkan adalah yang sehat, cerdas, mampu beradaptasi, inovatif, terampil, dan memiliki karakter. Keberhasilan dalam Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X peningkatan kualitas hidup masyarakat tidak terlepas dari adanya peran dan intervensi pemerintah dalam perekonomian, karena pemerintah dianggap memiliki peran penting mendukung pertumbuhan jangka panjang (Stiglitz 1. Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) berfungsi sebagai penyangga pengamanan masyarakat dalam mewujudkan tujuan bernegara. Sisi belanja APBN digunakan untuk mencapai tugasnya dalam melindungi Sama halnya dengan kontribusi APBN di tingkat pemerintah daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melalui belanja daerah, juga berperan sebagai alat penting dalam mencapai tujuan Belanja daerah didefinisikan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagai setiap kewajiban keuangan pada tingkat daerah yang dicatat sebagai penurunan nilai kekayaan bersih pada tahun anggaran yang berlaku. Belanja daerah terdiri dari berbagai kategori, antara lain belanja modal, belanja pegawai, barang dan jasa, serta belanja lainnya. Belanja modal, sebagai salah satu kategori belanja, memiliki peran penting dalam konteks pembangunan. Ini mencakup investasi dalam bentuk pembelian atau pengadaan aset tetap untuk meningkatkan kapasitas pelayanan kepada masyarakat, dengan harapan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka (Badrudin, et al. 2017 dan Adiputra, et al. Investasi pemerintah dalam aset tetap menjadi indikator bahwa pemerintah mampu menyediakan layanan bagi masyarakat (Singla dkk. DAK Fisik Dengan demikian, belanja modal yang merupakan investasi dana publik yang dikelola oleh pemerintah untuk melayani kebutuhan masyarakat (Riverbank 2. Indonesia masih menghadapi tantangan serius terkait pemerataan kualitas hidup Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia menduduki peringkat 114 dari 191 negara di seluruh dunia, dan hanya menempati peringkat kelima dari sebelas negara di kawasan ASEAN (UNDP 2. Meskipun IPM Indonesia peningkatan dalam tiga tahun terakhir, terdapat kesenjangan yang signifikan antara nilai IPM di setiap provinsi di Indonesia. Pada tahun 2022. Provinsi DKI Jakarta mencatatkan nilai IPM tertinggi sebesar 81. 65, sementara Provinsi Papua memiliki nilai terendah sebesar 39 (BPS, 2. Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa masih terdapat gap yang signifikan pada Indeks Pembangunan Manusia antarprovinsi di Indonesia. Artinya, tingkat kualitas hidup masyarakat di Indonesia masih belum merata. Tujuan penelitian digunakan untuk menganalisis peranan DAK Fisik melalui belanja modal sebagai variabel mediasi yang masyarakat yang direpresentasikan dengan IPM sebagai bentuk mengetahui peranan infrastruktur dalam meningkatkan penghidupan yang layak bagi masyarakat. Dalam menentukan hipotesis, penelitian ini menggunakan dasar kerangka yang digambarkan sebagai berikut: Belanja Modal IPM Gambar 1. Kerangka Penelitian Kerangka berpikir dalam penelitian ini menciptakan akses berupa infrastruktur, menjelaskan bahwa adanya DAK Fisik belanja modal yang dianggarkan oleh mempengaruhi kualitas hidup masyarakat yang pemerintah daerah dapat bertambah sesuai digambarkan dalam IPM dimana DAK Fisik dengan kenaikannya. Adanya belanja modal melalui juga dapat digunakan sebagai pendanaan infrastruktur yang dapat memberikan akses pembangunan infrastruktur pelayanan public kepada masyarakat dalam mendapatkan dalam penghidupan yang layak. Kenaikan DAK Fisik masyarakat. diberikan kepada pemerintah daerah guna Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 1. Mei 2024 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Hubungan DAK Fisik terhadap Belanja Modal DAK Fisik merupakan dana transfer yang diberikan oleh pemerintah atau negara di mana berfungsi untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur atau pembangunan fisik di tingkat DAK Fisik digunanakan dalam rangka proyek-proyek infrastuktur berupa jalan, jembatan, irigasi, dan DAK fisik juga dapat digunakan untuk mendukung pengembangan wilayah dalam hal pembangunan kawasan industri, pariwisata, atau pusat logistik. Investasi tersebut dapat meningkatkan keberlanjutan dan daya saing pengembangan infrastruktur yang berasal dari belanja modal. Beberapa penelitian yang sejalan dengan hubungan positif dan signifikan antara DAK Fisik terhadap Belanja Modal adalah Wandira . dan Nashshar dan Mulyana . sejalan dengan hubungan positif dan signifikan antara belanja modal terhadap IPM adalah Handayani dan Woyanti . Zakaria . Khikmah, et al. , . Hubungan Dana Alokasi Khusus Fisik terhadap Indeks Pembangunan Manusia Menurut DJPB Kementerian Keuangan . DAK fisik merupakan uang yang diperoleh dari APBN dan disalurkan kepada pemerintah daerah tertentu untuk membantu mendukung kegiatan fisik khusus yang menjadi urusan daerah dan sejalan dengan prioritas nasional. Pendanaan untuk hal-hal yang menjadi prioritas nasional, seperti proyek-proyek infrastruktur yang membantu keberhasilan inisiatif pemerintah dalam memberikan layanan publik, berasal dari DAK Fisik. Dengan mendorong inisiatif masyarakat yang terkait dengan tiga komponen utama Indeks Pembangunan Manusia, layanan publik yang ditawarkan oleh DAK Fisik masyarakat (Riviando, et al. , 2. Peran DAK Fisik yang besar akan memberikan dampak pembangunan infrastruktur yang besar pula karena adanya alokasi anggaran yang besar untuk meningkatkan pertumbuhan kualitas infrastruktur sehingga hubungan antara DAK Fisik dengan IPM adalah positif dan signifikan. Hipotesis ini didukung oleh beberapa penelitian terdahulu adalah penelitian yang dilakukan oleh Saswatata . Maysaroh, . , dan Gulo . Hubungan Belanja Modal dengan Indeks Pembangunan Manusia Belanja modal menjadi salah satu belanja yang dilakukan oleh pemerintah untuk mendapatkan asset tetap pemerintah. Belanja ini didapatkan dari membangun sendiri, menukarkan dengan asset tetap lainnya atau juga dengan membeli (Arini, 2. Masa manfaat belanja modal dapat melebihi satu tahun anggaran dan akan menambah asset dan menambah belanja untuk pemeliharaan asset secara rutin. Belanja modal menjadi salah satu indicator yang dapat dikategorikan sebagai faktor yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi dengan adanya penambahan asset yang telah dilakukan oleh pemerintah. Asset tersebut dapat dikatakan sebagai infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah dan digunakan oleh masyarakat secara umum. Aset dalam peningkatan akses yang diberikan oleh masyarakat dalam mendapatkan standar hidup yang layak sehingga adanya pembangunan infrastruktur melalui belanja modal dapat membuat peningkatkan kualitas hidup yang layak sehingga dapat dikatakan bahwa peningkatan belanja modal melalui infrastruktur dapat meningkatkan kualitas hidup yang layak yang digambarkan dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Beberapa penelitian yang Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 1. Mei 2024 Pengaruh Tidak Langsung DAK Fisik terhadap IPM melalui Belanja Modal Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik proyek-proyek Anggaran mencakup belanja modal, yang digunakan untuk menyediakan aset tetap, terutama infrastruktur yang berkaitan dengan layanan Kemudian, infrastruktur ini digunakan untuk meningkatkan standar hidup masyarakat Indonesia. Penjelasan ini, bersama dengan pengembangan hipotesis pertama, kedua, dan ketiga, mengarah pada kesimpulan bahwa variabel belanja modal dapat berperan sebagai mediator tidak langsung antara DAK dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Hasil penelitian Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Riviando, et al. , yang menunjukkan efek menguntungkan yang cukup besar dari DAK terhadap IPM melalui investasi modal, mendukung pernyataan ini. Oleh karena itu, hipotesis keempat dapat diajukan. statistik yang disebut statistik deskriptif berusaha untuk menggambarkan data dan menjelaskan fenomena yang terkandung dalam data tanpa menguraikan detail yang tidak diperlukan agar data dapat dipahami. Proses pengumpulan, evaluasi, dan penyajian data dalam bentuk rata-rata, media, standar deviasi, rentang, dan metrik lainnya merupakan penekanan utama dari statistika deskriptif (Dwi. Tahapan kedua adalah uji pemilihan Dalam melakukan estimasi parameter model dengan data panel terdapat 3 teknik model yang dapat digunakan yaitu sebagai Dengan menggunakan prinsip Ordinary Least Square/OLS. Common Effect Model (CEM) mengestimasi parameter model data panel yang paling sederhana dengan cara melakukan kombinasi antara data cross section dan time series sebagai satu kesatuan tanpa memperhatikan perbedaan waktu dan entitas . (Pamungkas. Fixed Effect Model (FEM) adalah strategi variabel dummy yang memanfaatkan asumsi bahwa intersep setiap individu berbeda dan slope antar entitas adalah tetap atau sama. Teknik Least Squares Dummy Variable / LSDV adalah nama yang diberikan untuk model estimasi ini (Hidayat, 2. Random Effect Model (REM) adalah metode dimana prinsip maximum likelihood atau General Least Square (GLS) digunakan sebagai pengganti prinsip Ordinary Least Square (OLS), di mana setiap entitas merupakan variabel acak (Hidayat, 2. Metode Penelitian Penelitian menggunakan teknik analisis secara bertahap yaitu analisis statistik dekskriptif, uji pemilihan model dan menganalisis regresi linear data panel secara bertahap untuk menghasilkan model yang baik. Penelitian ini menggunakan alat analisis software Eviews 9. 0 version dan Microsoft Excel. Data dasar yang digunakan adalah data panel yakni data pada 34 provinsi di Indonesia pada kurun waktu dari tahun 2020 Sifat data adalah data sekunder dari laman resmi Badan Pusat Statistik dan Portal Sistem Informasi Keuangan Daerah (SIKD) pada Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan. Penelitian bertujuan untuk mengamati berhubungan dengan pengaruh Dana Alokasi Khusus Fisik sebagai variabel bebas melalui belanja modal sebagai variabel mediasi, terhadap kualitas hidup masyarakat yang dicerminkan pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebagai variabel terikat. Beberapa rincian detil data yang digunakan Belanja Modal merupakan belanja yang digunakan untuk mendapatkan aset tetap atau lainnya yang berfungsi untuk menambah manfaat, kapasitas dan jangka Data ini diukur dalam satuan miliar rupiah. Dana Alokasi Khusus Fisik merupakan transferan dana dari Pemerintah Pusat yang bersumber pada APBN kepada daerah khusus yang terpilih untuk membantu mendanai kegiatan khusus. Data ini diukur dalam satuan miliar rupiah. Indeks Pembangunan Manusia merupakan ukuran persentase dari kualitas hidup masyarakat dalam mendapatkan akses di bidang kesehatan, pendidikan dan standar hidup dan sebagainya. Data ini diukur dalam satuan persentase (%). Dalam menentukan pengujian data yang tepat, diperlukan adanya teknik estimasi data panel dengan tiga pengujian yang dapat ditemuh yaitu sebagai berikut: Uji Chow atau uji statistik F yang digunakan untuk mengetahui pemilihan antara metode Common Effect atau Fixed Effect. Jika nilai probabilitas cross section lebih dari nilai signifikan 0,05 maka model yang tepat adalah CEM dan sebaliknya. (Pamungkas, 2. Melakukan analisis statistik deskriptif adalah langkah pertama. Salah satu bidang Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 1. Mei 2024 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X disajikan juga nilai adjusted R-Squared yang Uji Hausman digunakan untuk memilih Fixed Effect atau Random Effect. Jika nilai probabilitas cross section randomnya lebih dari nilai signifikan 0,05 maka model yang tepat adalah REM dan sebaliknya (Pamungkas, 2. Uji Lagrange Multiplier (LM) digunakan untuk memilih Common Effect atau Random Effect. Jika nilai probabilitas Breusch-Pagan lebih dari nilai signifikansi 0,05 maka model yang tepat adalah CEM dan sebaliknya (Salim, 2. Pengaruh langsung dan tidak langsung dari variabel bebas terhadap variabel terikat dapat dipastikan dengan menggunakan analisis koefisien jalur. Langkah analisis jalur dalam model regresi dapat digunakan untuk mengetahui hubungan sebab-akibat antara satu variabel dengan variabel lainnya (Rahayu. Melalui perhitungan koefisien dampak langsung dan tidak langsung antar variabel, penelitian ini dapat menguji dan mengetahui pengaruh DAK Fisik pada IPM, dengan belanja modal sebagai variabel mediasi. Penelitian ini tidak menguji asumsiasumsi klasik. Hal ini dikarenakan analisis data panel dapat mengurangi bias yang mungkin muncul dalam hasil penelitian dan dapat keragaman, dan derajat kebebasan. Oleh karena itu, uji asumsi klasik tidak diperlukan (Gujarati, 2. Kemudian, menjabarkan penjelasan mengenai persamaan analisis regresi linier berganda yang digunakan untuk menguji bagaimana satu atau lebih variabel bebas mempengaruhi satu variabel terikat. Persamaan regresi yang disarankan dalam penelitian ini sebagai berikut: (Nashshar dan Mulyana. Uji Sobel memastikan bagaimana variabel bebas, melalui variabel mediasi, berhubungan dengan variabel Menurut Bimo . , uji Sobel menentukan apakah suatu variabel mediasi atau intervening memiliki peran utama dalam menjelaskan hubungan yang dimaksud. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana variabel belanja modal memediasi hubungan antara DAK Fisik dan IPM. Rumus di bawah ini digunakan untuk melakukan uji Sobel: MODALet = 0 A1 DAKFISIKet eet a. HASIL DAN PEMBAHASAN Dari hasil uji pemilihan kedua model dengan Eviews 9. 0 didapatkan bahwa pada uji Chow dengan hipotesa nol berupa Common Effect Model, uji mendapatkan nilai probabilitas 0000 dimana nilai tersebut lebih kecil 05 yang artinya bahwa Ho ditolak dan model yang tepat digunakan adalah Fixed Effect Model yang menjadi wakil dari individual effect yang lebih tepat. Kemudian untuk melihat ketepatan uji kedua model ini, dilakukan uji Hausman dan uji Lagrange Multiplier dimana hipotesa nol juga berupa Common Effect Model didapatkan bahwa nilai perolehan probabilitas lebih kecil dari 0. sehigga Ho ditolak dan memperkuat analisis bahwa Fixed Effect Model adalah model yang paling tepat digunakan untuk penelitian ini. IPMet = 1 A2 MODALet A3 DAKFISIKet eet a. Keterangan : 0, 1 = Konstanta = besarnya pengaruh DAK Fisik terhadap Belanja Modal = besarnya pengaruh Belanja Modal terhadap IPM = besarnya pengaruh DAK Fisik terhadap IPM At . ariabel Tahapan berikutnya adalah melakukan analisis regresi linear data panel dengan Uji F dan Uji T untuk mengecek hubungan serta signifikansi hasil penelitian dengan hipotesis yang sebelumnya telah diajukan. Selanjutnya akan Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 1. Mei 2024 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Tabel 1 Hasil Analisis Statistik Deskriptif Hasil Statistik Modal DAK Fisik IPM Deskriptif Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Sumber: Hasil Data olah dengan Eviews 9. Setelah itu, dilakukanlah analisis regresi sesuai dengan hasil pengujian. Hasil regresi linier berganda dan selanjutnya akan dilakukan linier berganda pada penelitian ini sebagai Uji T (Test T) dan Uji F untuk mengecek berikut: apakah hipotesis yang sebelumnya diajukan Tabel 2 Hasil Analisis Regresi Linier Berganda Model 1 Variabel Teori Koefisien Std. Error T Stat Prob. Konstanta DAK Fisik Goodness of Fit R-Square F-stat Prob. F-stat Model 2 Variabel Teori Koefisien Std. Error T Stat Prob. Konstanta Belanja Modal 79E-05 DAK Fisik Goodness of Fit R-Square F-stat Prob. F-stat Sumber: Hasil Data olah dengan Eviews 9. Hasil pengujian menghasilkan persamaan regresi pada kedua model sebagai berikut: MODALet = 2852. DAKFISIKet eet a. Persamaan regresi pada model pertama tersebut mempunyai arti ekonomi sebagai . Nilai koefisien . menunjukkan bahwa ketika semua variabel dianggap konstan, maka Belanja Modal akan bertambah sebesar Rp 2852. 953 Miliar. Belanja Modal akan bertambah sebesar Rp 331146 Miliar dengan suatu anggapan bahwa variabel bebas lainnya dianggap IPMet = 69. 000258*MODALet 000162*DAKFISIKet eet a. Persamaan regresi pada model kedua tersebut mempunyai arti ekonomi sebagai . Nilai koefisien . menunjukkan bahwa ketika semua variabel dianggap konstan, . Nilai koefisien ( . menunjukkan bahwa ketika DAK Fisik terjadi kenaikan 1%, maka Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 1. Mei 2024 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X maka IPM parsial nilai IPM dan setiap kenaikan variabel DAK Fisik maka nilai IPM juga mengalami kenaikan. Nilai koefisien ( . menunjukkan bahwa ketika Belanja Modal terjadi kenaikan 1%, maka IPM akan bertambah sebesar 000258% dengan suatu anggapan bahwa variabel bebas lainnya dianggap konstan. Uji (Uji Globa. Koefisen Determinasi (Adj R. Berdasarkan model pertama. DAK Fisik dapat menjelaskan 95,7% dari variasi Belanja Modal, sedangkan sisanya sebesar 4,3% dipengaruhi oleh variabel-variabel di luar cakupan model, seperti yang ditunjukkan oleh nilai adjusted R-squared sebesar 0,957068. Selain itu, nilai probabilitas F-statistik yang diperoleh mengindikasikan bahwa DAK Fisik berpengaruh secara signifikan terhadap Belanja Modal secara simultan, dengan nilai 0,0000 yang lebih kecil dari 0,05. Sementara itu, hasil uji F model kedua menunjukkan nilai Prob (Fstatisti. 000000 yang lebih kecil dari nilai alpha 0. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa di Indonesia antara tahun 2020 dan 2022, setidaknya ada satu variabel bebas-Belanja Modal atau DAK Fisik-yang memiliki dampak penting terhadap IPM pada saat yang bersamaan. Sedangkan Koefisien Determinasi menunjukkan nilai Adjusted Rsquared sebesar 0. 988805 Artinya kemampuan variasi dari seluruh variabel bebas dalam menjelaskan perilaku dari variabel terikat yakni IPM adalah sebesar 98. 8% dan 1. dipengaruhi oleh variasi variabel lain diluar model ini. Nilai koefisien ( . menunjukkan bahwa ketika DAK Fisik terjadi kenaikan 1%, maka IPM akan bertambah sebesar 0. dengan suatu anggapan bahwa variabel bebas lainnya dianggap konstan. Uji T (Test T) Uji T digunakan untuk mengetahui pengaruh satu variabel bebas . ecara individu/parsia. terhadap varibel terikat. Hasil uji t menunjukkan sebagai berikut: Pada model pertama, ditunjukkan bahwa Belanja Modal dipengaruhi oleh DAK Fisik dimana DAK Fisik memberikan hasil nilai T hitung sebesar 3. 263956 dengan nilai 00085 dimana 0. dibagi dua karena one tailed, artinya variabel DAK Fisik mempengaruhi secara parsial nilai Belanja Modal dan setiap kenaikan variabel DAK Fisik maka nilai belanja modal mengalami kenaikan. Pada model kedua, variabel Belanja Modal memberikan hasil nilai T hitung sebesar 795877 dengan nilai probabilitas 00015 dimana nilai probabilitas 0. dibagi dua karena one tailed, artinya Hasil Uji Analisis Koefisien Jalur variabel Belanja Modal mempengaruhi Berikut ini adalah temuan dari analisis secara parsial nilai IPM dan setiap koefisien jalur, yang digunakan dalam kenaikan variabel Belanja Modal maka penelitian ini untuk menentukan sejauh mana nilai IPM mengalami kenaikan. hubungan langsung atau tidak langsung antara . Model kedua juga menunjukkan bahwa variabel yang dapat digunakan untuk mengukur variabel DAK Fisik memberikan hasil nilai dampak langsung atau tidak langsung dari T hitung sebesar 0. 664469 dengan nilai variabel DAK Fisik pada IPM melalui Belanja 5087, artinya variabel Modal sebagai variabel mediasi: Belanja Modal mempengaruhi secara Tabel 3. Hasil Uji Analisis Koefisien Jalur Jalur Pengaruh Pengaruh Tidak Pengaru Langsung Langsung h Total DAK Fisik terhadap IPM DAK Fisik terhadap Belanja 1. Modal Belanja Modal terhadap IPM Sumber: Hasil Data olah dengan Microsoft Excel Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 1. Mei 2024 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X Berdasarkan tabel sebelumnya. DAK Fisik memiliki dampak langsung sebesar 0. terhadap IPM dan dampak tidak langsung 000343 terhadap IPM melalui belanja Hal ini menghasilkan hasil bahwa pengaruh keseluruhan DAK Fisik terhadap IPM adalah sebesar 0. 000505, dan nilai dampak tidak langsung lebih tinggi daripada dampak langsung, yang memberikan kesimpulan bahwa DAK Fisik melalui belanja modal memiliki dampak tidak langsung terhadap IPM. Hasil Uji Sobel Untuk memperkuat hubungan pengaruh tidak langsung DAK Fisik pada IPM menggunakan belanja modal sebagai variabel mediasi, dihasilkan bahwa uji sobel yang digunakan untuk mengukur signifikansi pengaruh variabel bebas melalui variabel mediasi terhadap variabel terikat. Berdasarkan dengan hasil uji sobel, didapatkan bahwa sebagai berikut: Oo Oo Maka, hasil nilai t hitung adalah 2. 4759 yang artinya nilai ini memiliki besaran diatas nilai t tabel . Hal ini memberikan keputusan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang menjelaskan bahwa DAK Fisik memiliki pengaruh secara tidak langsung terhadap IPM melalui variabel belanja modal sebagai variabel mediasi secara signifikan. pengembangan infrastruktur dan pemeliharaan infrastruktur dapat direalisasikan dengan belanja modal sehingga pengalokasian DAK Fisik yang didapatkan dipengaruhi oleh adanya pengalokasian anggaran belanja modal untuk meningkatkan kualitas dan konektivitas guna mendukung pertumbuhan ekonomi. Hal ini sesuai dengan teori desentralisasi fiskal dimana pemerintah daerah diberikan DAK Fisik untuk membangun infrastruktur dan menggunakan belanja modal untuk menciptakan peningkatan memperkuat pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian ini sama dengan penelitian yang dilakukan oleh Nashshar dan Mulyana . serta Pramudya dan Abdullah . Pembahasan Hasil Analisis Pengaruh DAK Fisik terhadap Belanja Modal Nilai A1 yang didapatkan dari tabel 3 adalah 331146 dengan nilai probabilitas thitung pada variabel DAK Fisik sebesar 0. 0017 dibagi 2 karena one-taile. dimana lebih kecil dari 0. 05 sehingga diperoleh bahwa DAK fisik berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja modal. Hasil tersebut sesuaia dengan hipotesa yang diajukan dimana semakina Pengaruh Belanja Modal terhadap IPM besar nilai DAK Fisik maka akan mempengaruhi Nilai A2 yang dihasilkan adalah 0. anggaran belanja modal yang didapatkan oleh dengan nilai probabilitas t-hitung pada variabel suatu pemerintah daerah. Hasil ini memberikan Belanja Modal sebesar 0. DAK Fisik dibagi 2 karena one taile. dimana lebih kecil memberikan adanya pembangunan melalui daripada 0. 05 sehingga memperoleh hasil yang infrastruktur yang dapat diberikan oleh didapatkan bahwa Belanja Modal mempunyai masyarakat sebagai upaya pelayanan publik pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Banyaknya pembangunan IPM di Indonesia. Hasil tersebut sesuai dengan oleh hipotesa pemerintah daerah, memberikan makna bahwa peningkatan infrastruktur akan meningkatkan semakin banyak pengembangan infrastruktur Belanja modal berdampak signifikan karena agar dengan adanya pembangunan infrastruktur infrastruktur tetap terjaga dan digunakan menggunakan belanja modal yang dilaksanakan dengan efesien. Dana yang digunakan untuk pemerintah akan menciptakan peningkatan Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 1. Mei 2024 Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X aksesibilitas sarana dan prasarana yang dapat mewujudkan kualitas hidup masyarakat. Adanya infrastuktur melalui belanja modal penghidupan yang layak. Hal ini berkaitan dengan teori Harrod Domar dimana adanya infrastruktur sebagai bentuk investasi akan mendorong stimulus pertumbuhan ekonomi dan menciptakan produktivitas dalam suatu negara. Hasil penelitian ini sama dengan penelitian sebelumnya yang diteliti oleh Handayani dan Woyanti . Zakaria . Khikmah, et al. sebelumnya yang dilakukan oleh Febriyanto . Sembiring . Kurniasari . dan Febriyanto . Wati et al. Pengaruh Tidak Langsung DAK Fisik pada IPM melalui Belanja Modal Dari hasil uji analisis koefisien jalur dihasilkan DAK Fisik melalui belanja modal berpengaruh secara tidak langsung terhadap IPM. Hal ini berarti memberikan arti bahwa DAK Fisik dapat meningkatkan IPM melalui peningkatan realisasi belanja modal yang dapat dilaksanakan oleh pemerintah daerah. DAK Fisik memiliki peranan sebagai dana yang digunakan untuk membiayai kegiatan fisik seperti digunakan oleh masyarakat secara menyeluruh. Adanya DAK Fisik yang digunakan untuk meningkatkan realisasi belanja modal yang akan mengembangkan dan meningkatkan kualitas infrastruktur yang dapat mewujudkan kualitas hidup masyarakat yang terjamin. Infrastruktur yang terbangun memberikan sehingga upaya untuk meningkatkan IPM dapat Hasil penelitian ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Hasan dan Agung . Riviando, et al. dan Nashshar dan Mulyana . Pengaruh DAK Fisik terhadap IPM Nilai A3 yang dihasilkan adalah 0. dengan nilai probabilitas t-hitung pada variabel DAK Fisik sebesar 0. ilai probabilitas 5087 dibagi dua karena one taile. dimana lebih besar daripada 0. 05 sehingga hasil yang didapatkan bahwa DAK Fisik berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kualitas Indonesia direpresentasikan melalui IPM. Hasil tersebut menunjukkan hal yang berbeda dengan hipotesa yang telah diajukan karena adanya peningkatan DAK Fisik tidak secara signifikan akan meningkatkan IPM. Kurangnya komitmen untuk melaksanakan DAK Fisik menjadi salah satu alasannya. Meskipun telah dialokasikan, pelaksanaan DAK Fisik masih di bawah standar, sehingga penyerapan anggaran masih di bawah Salah satu faktor penyebabnya, dari sisi pemerintah pusat, adalah kemungkinan pemberian informasi yang tidak akurat mengenai jumlah alokasi DAK Fisik untuk tahun Perencanaan kegiatan menjadi lebih sulit bagi pemerintah daerah dengan adanya ketidakpastian ini, terutama karena alokasi DAK Fisik sangat bergantung pada jumlah dana yang dapat dikumpulkan oleh pemerintah pusat pada tahun ini. Alasan lainnya adalah perencanaan yang tidak memadai memberikan motivasi bagi pemerintah daerah untuk mengubah rencana kegiatan mereka. DPRD terlibat dalam proses perubahan tersebut, yang membutuhkan persetujuan pemerintah pusat. Proses yang rumit ini dapat menyebabkan penundaan dan menghambat pelaksanaan DAK Fisik sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Hasil penelitian ini juga sama dengan penelitian Jurnal Ekonomi Volume 15 Nomor 1. Mei 2024 Kesimpulan Dari kesimpulan yang dapat diberikan adalah temuan secara parsial terhadap variabel bebas, menunjukkan bahwa . DAK Fisik dan belanja modal di Indonesia pada tahun 2020-2022 memiliki hubungan yang positif dan signifikan. Belanja modal dan IPM di Indonesia pada tahun 2020-2022 memiliki hubungan yang positif dan pengaruh yang signifikan. DAK Fisik dan IPM pada tahun 2020-2022 memiliki hubungan yang positif dan pengaruh yang tidak dan . DAK Fisik melalui Belanja Modal memiliki dampak tidak langsung dan signifikan pada IPM. Uji F mengindikasikan bahwa secara simultan, setidaknya ada satu variabel bebas yaitu belanja modal dan/atau DAK Fisik, yang memiliki pengaruh besar terhadap IPM Indonesia pada tahun 2020-2022, dengan pengaruh yang signifikan secara Lebih lanjut, hasil uji koefisien Jurnal Ekonomi : Journal of Economic p-ISSN 2087-8. e-ISSN : 2528-326X determinasi menunjukkan bahwa belanja modal dan DAK fisik berdampak pada IPM sebesar 98,8%, dan DAK fisik berdampak pada belanja modal sebesar 95,7%. DAK fisik dan belanja modal sangat penting bagi pembangunan Pembangunan pembangunan manusia dengan memberikan akses untuk mencapai kualitas hidup yang Adanya pembangunan infrastruktur melalui belanja modal dan DAK Fisik memberikan sarana dan prasarana bagi Dalam hal ini, diperlukan kepentingan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dengan menggunakan anggaran yang telah dianggarkan baik melalui APBD atau dari dana transfer ke daerah. Penggunaan anggaran negara khususnya belanja modal dan DAK Fisik harus digunakan sebagaimana mestinya dan program atau proyek yang sedang dijalankan dapat diselesaikan sesuai dengan rencana sehingga tidak menyebabkan adanya cost overrun yang melebihi anggaran yang direncanakan dan kinerja yang efisien dapat tercipta. Apabila belanja modal dan DAK Fisik pembangunan infrastruktur, maka kualitas infrastruktur tersebut dapat tercipta dengan Penelitian ini menggunakan data panel dari tahun 2020-2022. Mengingat masih terdapat gap dengan berapa lama tahun yang digunakan karena penelitian ini hanya menggunakan tiga tahun pada 34 provinsi di Indonesia, maka diperlukan adanya analisis lain menggunakan data/variabel lain yang lebih memverifikasi hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis. id/teori-pertumbuhan-harroddomar/> [Diakses, 31 Desember 2. Anwar Hidayat. Cara Membaca Hasil Regresi Data Panel Dengan Eviews [Diakses, 29 Desember Arini S. Prima Rosita. Pengaruh Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dan Kesejahteraan Masyarakat Di Pulau Kalimantan. JRAMB. Prodi Akuntansi. Fakultas Ekonomi. UMB Yogyakarta Volume 2 No. November 2016 Astuti. Puspasari Windy. Analisis Pengaruh Investasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Jurusan Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Brawijaya Badan Pusat Statistik (BPS). Produk Domestik Bruto Pengeluaran. Diakses Januari https://w. id/subject/169/prod uk-domestik-bruto--pengeluaran-. Badrudin. , & Kuncorojati. AuThe Effect of District Own-Source Reveneu and Balance Fund on Public Welfare by Capital Expenditure and Economic Growth as an Intervening Variable in Special District YogyakartaAy. Manajemen dan Kewirausahaan, 19. , https://doi. org/10. 9744/jmk. Bima. Suseno. Uji mediasi dengan Sobel Test. Diakes pada 1 Januari 2024, dari http://w. com/2017/ 01/uji-mediasi-dengan-sobeltest. html#google_vignette Cerdasco. Efisiensi Ekonomi: Definisi. Mengapa Penting. Prasyarat. Ahmad Nasrudin. [Diakses, 30 Desember Danius. Redinal. Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (Pa. Dana Alokasi Umum (Da. Dan Dana Alokasi Khusus (Da. Terhadap Belanja Modal Pada Kabupaten Dan Kota Di Provinsi Jawa Barat Tahun 2016-2020. Daftar Pustaka