Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Peningkatan Motivasi Belajar. Kompetensi dan Wawasan Berpikir Siswa dan Siswi Yayasan Al-Mutakabbir Kabupaten Bogor Muhammad Rizal Saragih1. Rusdi2. Hamida Hunein3. Prima Sadewa4. Mawardi Nurullah5. Julian Muhammad Hasan6. Liana Dwi Septiningrum7. Eka Rima Prasetya8. Rahmah Farahdita Soeyatno9. Sucayono10. Sujarwo11. Moh. Yuddy Yudawirawan12 Universitas Pamulang. Indonesia dosen01465@unpam. id, 2rusdi. msi@gmail. com, 3 dosen01396@unpam. dosen01466@unpam. id, 5dosen01618@unpam. id, 6dosen01845@unpam. dosen 02046@unpam. id, 8ekarima@unpam. dosen 01418@unpam. id, 10dosen 02782@unpam. dosen01865@unpam. id, 12dosen01481@unpam. Submitted: 04th Feb 2024 | Edited: 22nd April 2024 | Issued: 01st July 2024 Cited on: Saragih. Rusdi. Hunein. Sadewa. Nurullah. Hasan. Septiningrum. Prasetya. Soeyatno. Sucayono. Sujarwo. , & Yudawirawan. Peningkatan Motivasi Belajar. Kompetensi dan Wawasan Berpikir Siswa dan Siswi Yayasan Al-Mutakabbir Kabupaten Bogor. Jurnal PKM Manajemen Bisnis, 4. , 125-131. ABSTRAK Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan motivasi belajar, kompetensi dan wawasan berpikir di tingkat perguruan tinggi bagi mahasiswa Yayasan Al-Mutakabbir Kabupaten Bogor. Metode pengabdian kepada masyarakat adalah seminar dan diskusi. Populasi dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini berjumlah 50 orang yang seluruhnya merupakan mahasiswa Yayasan Al-Mutakabbir Kabupaten Bogor. Hasil dari pengabdian masyarakat ini adalah seluruh peserta memahami dan menerapkan seluruh materi dan pembahasan yang terjadi pada saat acara sehingga tujuan dari pengabdian ini tercapai. Kata Kunci: Motivasi Belajar. Kompetensi. Wawasan Berpikir ABSTRACT The aim of this community service is to increase learning motivation, competence and insight into thinking at the tertiary level for the students of the Al-Mutakabbir Foundation. Bogor Regency. The method of community service is seminars and discussions. The population in this community service activity is 50 people, all of whom are students from the Al-Mutakabbir Foundation. Bogor Regency. The result of this community service is that all participants understand and apply all the material and discussions that occur during the event so that the goals of this service are achieved. Keywords: Learning Motivation. Competence. Insightful Thinking PENDAHULUAN Motivasi belajar adalah salah satu faktor bagi siswa untuk mengikuti proses pembelajaran dengan baik di kelas, jika motivasi belajar siswa kurang baik maka akan berdampak pada keefektifan belajar didalam kelas. Hamzah B. Uno mengemukakan hakikat Motivasi . alam Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Rahmawati Dewi, 2. yaituAymotivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal dalam diri siswa yang sedang belajar untuk mengadakan perubahancc tingkahcc lakuAy. Sedangkan menurut Kompri . AuMotivasi adalah suatu dorongan dari dalam individu untuk melakukan suatu tindakan dengan cara tertentu sesuai dengan tujuan yang direncanakanAy. Sehingga Motivasi berhubungan langsung dengan harapan akan keberhasilan pembelajaran yang dilaksankan di Hal tersebut sesuai dengan teori konsep dasar Motivasi yang dikemukakan oleh Vroom Victor H. alam Kompri. Motivasi Pembelajaran, 2. yang disebut dengan teori harapanAy. Motivasi merupakan akibat suatu hasil dari yang ingin dicapai oleh seorang dan perkiraan yang bersangkutan bahwa tindakanya akan mengarah pada hasil yang diinginkanya ituAy. Teori harapan vroom . alam Kompri, 2. di jelaskan kembali bahwa: jika seseorang ingin menginginkan suatu dan harapan untuk memperoleh sesuatu itu cukup besar, yang bersangkutan akan sangat terdorong untuk memperoleh hal yang diinginkanya itu. Sebaliknya, jika harapan memperoleh hal yang diinginkan itu tipis, motivasinya untuk berupaya akan menjadi rendah. (Kompri, 2. memberikan kesimpulan berdasarkan konsep teori motivasi kebutuhan Abraham Maslow, teori X dan Y Douglas McGregor maupun teori Motivasi kontemporer menurutnya, arti dari Motivasi adalah alasan yang mendasari seluruh perbuatan yang dilakukan oleh seorang individu. Berdasarkan pembahasan di atas maka bentuk dari motivasi pada siswa yaitu memiliki ke 6 indikator Motivasi yang sudah dijelaskan, sehingga memiliki ciri ciri yang di ungkapkan oleh Sadirman A. M . alam Mujianto Haryadi hlm . bahwa ciri ciri siswa yang termotivasi dengan adanya 6 indikator tersebut adalah: . Siswa menjadi tekun menghadapi tugas artinya dapat bekerja terus-menerus dalam waktu yang lama, tidak pernah berhenti sebelum selesai. Ulet menghadapi kesulitan artinya tidak lekas putus asa. Menunjukkan minat terhadap bermacam-macam masalah. Lebih senang bekerja mandiri. Cepat bosan pada tugas yang rutin yang artinya hal-hal yang bersifat mekanis, berulang-ulang begitu saja, sehingga kurang efektif. Dapat mempertahankan . Tidak mudah melepaskan hal yang diyakini itu. Senang mencari dan memecahkan masalah soal-soal. Dapat disimpulkan konsep Motivasi dari teori dan pendapat ahli tersebut yaitu, jika seseorang akan menggapai keinginan atau suatu harapan maka, hal tersebut dilandasi dengan adanya motivasi atau dorongan dalam diri seseorang tersebut, untuk bergerak mencapai keinginan atau harapannya. Keinginan dan harapan juga, adalah salah satu unsur pendukung adanya Motivasi dalam diri siswa seperti yang dikemukakan oleh Hamzah B. Uno . alam Kahar Irsan, 2018. siswa yang memiliki motivasi adalah yang memiliki 6 unsur indikator pendukung dalam pembelajaran yaitu:. adanya hasrat Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. dan keinginan berhasil, . adanya dorongan dan kebutuhan dalam belajar, . adanya harapan dan cita-cita masa depan, . adanya penghargaan dalam belajar, . adanya kegiatan yang menarik dalam belajar, . adanya lingkungan belajar yang kondusif sehingga memungkinkan seseorang siswa dapat belajar dengan baik. Motivasi belajar pada siswa dapat dikatakan sebagai keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, dengan memiliki 6 indikator Motivasi tersebut pada siswa, dapat menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan juga memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang dikehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Menurut Djamarah Syaiful Bahri . alam Kahar Irsan, 2018. Menjelaskan bahwa dalam proses belajar, motivasi sangat diperlukan, karena seseorang yang tidak mempunyai motivasi dalam belajar, tidak memungkinkan adanya aktivitas belajar. Model pembelajaran CTL (Contextual Teaching and Learnin. diharapkan dapat mempengaruhi Motivasi belajar pada siswa untuk digunakan saat proses pembelajaran berlangsung, karena model pembelajaran ini mengaitkan dengan kegiatan sehari hari hal tersebut agar peserta didik tidak merasa bosan dalam pembelajaran, dan dapat dipahami oleh siswa karena sesuai dengan lingkungannya. Guru pun tidak monoton dalam menyampaikan materi ajar kepada peserta didik. Model CTL (Contextual Teaching and Learnin. ini merupakan model ajar yang inovatif untuk di terapkan kepada peserta didik karena model ini dapat Berdasarkan latar belakang tersebut, kami dari Tim Program Pengabdian Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang (UNPAM) yang berjumlah 3 dosen, dan 3 mahasiswa terpanggil untuk ikut serta membantu memecahkan persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Pembinaan Kesehjateraan Keluarga. Judul Pengabdian Pengabdian Kepada Masyarakat ini ialah Peningkatan Motivasi Belajar. Kompetensi dan Wawasan Berpikir Siswa dan Siswi Yayasan Al-Mutakabbir Kabupaten Bogor. METODE Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, antara lain: Seminar Seminar adalah adalah pertemuan untuk membahas suatu masalah yang dilakukan secara ilmiah. Pada seminar biasanya menampilkan satu atau beberapa pembicaraan dengan makalah atau kertas kerja yang sebelumnya telah di persiapkan. Diskusi Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Diskusi adalah suatu interaksi komunikasi yang terjadi antara dua orang atau secara berkelompok dimana tujuannya untuk membahas suatu tema atau topik tertentu sehingga menghasilkan suatu kesepakatan pendapat. PEMBAHASAN Populasi Peserta dalam pengabdian kepada masyarakat ini ialah sebanyak 50 orang yang merupakan para siswa dan siswi yayasan Al-Mutakabbir Kabupaten Bogor. Pengaruh Peningkatan Motivasi Belajar Para Siswa Dan Siswa yayasan AlMutakabbir Kabupaten Bogor Terhadap Kewajiban Belajar Ke Jenjang Perguruan Tinggi Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Yayasan AlMutakabbir. Kabupaten Bogor, memiliki dampak signifikan terhadap motivasi belajar para siswa dan siswi. Program ini dirancang untuk memberikan inspirasi dan semangat kepada para pelajar, serta mengenalkan mereka pada berbagai kesempatan yang ada di jenjang pendidikan tinggi. Melalui berbagai kegiatan yang meliputi seminar motivasi, workshop keterampilan, dan bimbingan belajar, para peserta memperoleh wawasan baru tentang pentingnya pendidikan dan bagaimana melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi dapat membuka lebih banyak peluang di masa depan. Interaksi langsung dengan para pemateri yang berpengalaman juga membantu meningkatkan rasa percaya diri dan keinginan untuk terus belajar. Hasil dari kegiatan ini terlihat jelas dalam peningkatan motivasi para siswa dan siswi untuk melanjutkan pendidikan mereka ke perguruan tinggi. Para peserta menunjukkan peningkatan antusiasme dalam belajar, yang tercermin dari tingginya partisipasi mereka dalam kegiatan belajar mengajar serta semangat mereka untuk mengikuti berbagai kegiatan tambahan yang ditawarkan. Banyak di antara mereka yang awalnya ragu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, kini memiliki pandangan yang lebih positif dan aspirasi yang lebih tinggi. Dengan dukungan berkelanjutan dari yayasan dan para pendidik, diharapkan para siswa ini dapat meraih cita-cita mereka dan berkontribusi lebih besar bagi masyarakat di masa depan. Pengaruh Peningkatan Kompetensi Para Siswa Dan Siswa yayasan Al-Mutakabbir Kabupaten Bogor Terhadap Kewajiban Belajar Ke Jenjang Perguruan Tinggi Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Yayasan AlMutakabbir. Kabupaten Bogor, telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kompetensi para siswa dan siswi. Program ini mencakup berbagai kegiatan yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan akademis dan non-akademis, seperti pelatihan literasi, kursus keterampilan komputer, dan bimbingan belajar intensif. Melalui pelatihan ini, para siswa tidak hanya meningkatkan pemahaman mereka terhadap mata pelajaran yang diajarkan di sekolah, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan keterampilan teknis lainnya. Pendekatan komprehensif ini memastikan bahwa para siswa siap menghadapi tantangan akademis yang lebih tinggi. Peningkatan kompetensi yang diperoleh dari kegiatan pengabdian ini mendorong para siswa dan siswi untuk bercita-cita lebih tinggi dan melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang perguruan tinggi. Kesadaran akan pentingnya pendidikan tinggi dan keyakinan diri yang meningkat membuat mereka lebih termotivasi untuk mengejar kesempatan Banyak di antara mereka yang awalnya merasa kurang percaya diri terhadap kemampuan akademisnya, kini menunjukkan peningkatan keyakinan diri dan minat yang lebih besar terhadap pendidikan lanjutan. Dukungan yang berkelanjutan dari yayasan, termasuk pemberian informasi mengenai beasiswa dan persiapan masuk perguruan tinggi, diharapkan dapat membantu para siswa ini mencapai tujuan pendidikan mereka dan memberikan kontribusi positif bagi komunitas mereka di masa depan. Pengaruh Peningkatan Wawasan Belajar Para Siswa yayasan Al-Mutakabbir Kabupaten Bogor Terhadap Kewajiban Belajar Ke Jenjang Perguruan Tinggi Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diadakan di Yayasan AlMutakabbir. Kabupaten Bogor, telah memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan wawasan berpikir para siswa mengenai pendidikan. Program ini dirancang untuk membuka cakrawala mereka tentang pentingnya pendidikan tinggi dan peluang yang dapat diraih melalui pendidikan lanjutan. Melalui serangkaian seminar inspiratif, diskusi panel dengan para profesional, serta kunjungan edukatif ke berbagai institusi pendidikan, para siswa mendapatkan pemahaman yang lebih luas tentang bagaimana pendidikan dapat mengubah masa depan mereka. Pengalaman-pengalaman ini memberikan gambaran nyata tentang manfaat dari pendidikan tinggi dan mendorong mereka untuk memikirkan masa depan mereka secara lebih serius dan terencana. Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. Peningkatan wawasan berpikir ini mendorong para siswa dan siswi Yayasan AlMutakabbir untuk bercita-cita melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang perguruan Mereka mulai menyadari bahwa pendidikan tidak hanya sekadar kewajiban, tetapi juga merupakan kunci untuk membuka berbagai peluang karier dan kehidupan yang lebih Dengan pandangan yang lebih luas dan aspirasi yang lebih tinggi, banyak dari mereka yang sebelumnya mungkin tidak mempertimbangkan untuk melanjutkan pendidikan kini berkeinginan kuat untuk mengejar gelar sarjana. Program ini juga memberikan informasi praktis mengenai proses pendaftaran perguruan tinggi, peluang beasiswa, dan cara mempersiapkan diri untuk ujian masuk, sehingga para siswa merasa lebih siap dan percaya diri untuk mengambil langkah berikutnya dalam perjalanan pendidikan mereka. KESIMPULAN Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Yayasan AlMutakabbir Kabupaten Bogor menunjukkan hasil yang sangat positif dalam tiga aspek utama: motivasi belajar, peningkatan kompetensi, dan wawasan berpikir. Pertama, peningkatan motivasi belajar di kalangan siswa dan siswi yayasan ini sangat jelas terlihat. Melalui berbagai program motivasi dan inspirasi, para siswa menjadi lebih bersemangat untuk belajar dan berkeinginan kuat melanjutkan pendidikan mereka hingga ke jenjang perguruan tinggi. Ini menunjukkan bahwa program-program yang dirancang untuk memotivasi siswa berhasil menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan tinggi dalam mencapai cita-cita mereka. Selain itu, peningkatan kompetensi para siswa juga berperan signifikan dalam mendorong mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Program pelatihan keterampilan dan bimbingan belajar yang diberikan selama kegiatan PKM ini tidak hanya meningkatkan pemahaman akademis mereka, tetapi juga membekali mereka dengan keterampilan praktis yang berguna. Dengan kompetensi yang lebih baik, para siswa merasa lebih siap dan percaya diri untuk menghadapi tantangan di jenjang pendidikan selanjutnya, sehingga mereka lebih termotivasi untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Terakhir, peningkatan wawasan berpikir tentang pendidikan yang diperoleh dari kegiatan ini telah membuka cakrawala baru bagi para siswa. Melalui seminar, diskusi, dan kunjungan edukatif, para siswa mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang Jurnal PKM Manajemen Bisnis Vol. No. July 2024 e-ISSN 2797-8338 DOI 10. manfaat dan peluang yang bisa diperoleh melalui pendidikan tinggi. Wawasan baru ini mendorong mereka untuk memandang pendidikan sebagai investasi penting bagi masa depan mereka, bukan hanya sebagai kewajiban. Dengan peningkatan motivasi, kompetensi, dan wawasan berpikir, para siswa Yayasan Al-Mutakabbir kini memiliki pandangan yang lebih positif dan aspiratif terhadap pendidikan tinggi, yang diharapkan akan membawa mereka meraih sukses di masa depan. DAFTAR PUSTAKA