Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Inovasi Layanan Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang Untuk Pemenuhan Kebutuhan Informasi Dosen Husnah1. Maizi Latifa2. Zulfitri3. Lailatur RahmiAE 1,2,3 UIN Imam Bonjol Padang AEIlmu Perpustakaan dan Informasi Islam UIN Imam Bonjol Padang husnah@uinib. ABSTRAK Perpustakaan akademik dianggap sebagai pusat kepercayaan lembaga pendidikan melalui layanannya membantu dalam kegiatan tridharma perguruan tinggi baik itu pendidikan pengajaran, penelitian dan pengabdian. Penerapan teknologi informasi di perpustakaan akademik khususnya teknologi internet telah mengubah metode tradisional dalam menyediakan layanan perpustakaan dan informasi. Perpustakaan perguruan tinggi memenuhi kebutuhan pengajaran khususnya untuk dosen dan mahasiswa dengan memperkenalkan informasi baru melalui berbagai media komunikasi dan informasi. Dosen dan mahasiswa memiliki kebutuhan informasi yang beragam dan sistem perpustakaan harus bisa memenuhinya dengan menyertakan berbagai media teknologi terkini. Ketika pengguna teknologi semakin menuntut perpustakaan tumbuh atau menciptakan layanan baru maka perlu dilakukan inovasi layanan perpustakaan untuk perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kebutuhan informasi dosen dalam kebermanfaatan koleksi dan layanan perpustakaan perguruan tinggi. Penelitian mengusulkan beberapa pengembangan layanan perpustakaan perguruan tinggi dalam memenuhi kebutuhan informasi dosen. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian yang komprehensif, terintegrasi, menggunakan metode campuran. Data penelitian berasal dari kuesioner yang dibagikan kepada dosen di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang dan wawancara. Hasil penelitian ini menggambarkan kebutuhan informasi dosen dalam pemanfaatan koleksi dan layanan perpustakaan serta menghasilkan usulan inovasi layanan perpustakaan perguruan tinggi khususnya untuk Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang. Kata Kunci: Perpustakaan Perguruan Tinggi. Inovasi Layanan. Layanan Sumber Daya Informasi. Kebutuhan Informasi Dosen. ABSTRACT Academic libraries are considered the center of trust for educational institutions through their services to assist in the tridharma activities of higher education, including teaching, research and service education. The application of information technology in academic libraries, especially internet technology, has changed traditional methods of providing library and information services. College libraries meet teaching needs, especially for lecturers and students, by introducing new information through various communication and information media. Lecturers and students have diverse information needs and the library system must be able to fulfill them by Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 including a variety of the latest technological media. When technology users increasingly demand that libraries grow or create new services, it is necessary to innovate library services for universities. This research aims to describe the information needs of lecturers in the usefulness of university library collections and services. The research proposes several developments in university library services to meet lecturers' information needs. This research was designed as a comprehensive, integrated research, using mixed methods. The research data came from questionnaires distributed to lecturers at UIN Imam Bonjol Padang and interviews. The results of this research illustrate the information needs of lecturers in utilizing library collections and services and produce proposals for innovation in university library services, especially for the UIN Imam Bonjol Padang library. Keywords: University Library. Service Innovation. Information Resource Services. Lecturer Information Needs. Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 PENDAHULUAN Perpustakaan akademik lebih dari sekedar gedung dan gudang buku. Pembelajaran (Wadas,2. Perpustakaan akademik lebih dari sekedar gedung dan gudang buku. Penelitian ini akan mengacu pada literatur yang luas untuk menantang Hal menunjukkan perubahan tujuan perpustakaan akademik, tetapi juga mencerminkan perubahan konsep perpustakaan itu sendiri. Penelitian ini akan menunjukkan bahwa perpustakaan lebih dari sekedar tempat penyimpanan informasi. perpustakaan adalah ruang belajar. Gabbay & Shoham . dalam penelitiannya menemukan bahwa kontribusi layanan perpustakaan terhadap berbagai aspek pengajaran dan penelitian dianggap lebih tinggi oleh pustakawan dibandingkan oleh dosen. Sebagian besar anggota fakultas percaya bahwa perpustakaan memenuhi kebutuhan mengharapkan lebih banyak lagi. Perubahan ini merupakan perkembangan positif, perpustakaan juga menghadirkan risiko terhadap konsep perpustakaan akademik. Sementara tujuan perpustakaan akademik mungkin membingkai ulang, dapat dikatakan bahwa konseptualisasi pengguna ruang tersebut tidak akan secara otomatis berubah karena ini. Permasalahannya yang perlu disadari oleh perpustakaan dan sesuatu yang mereka butuhkan untuk melibatkan pengguna secara aktif untuk diselesaikan Perkembangan teknologi, perubahan kebijakan dan tekanan keuangan di sektor Pendidikan Tinggi (PT) telah mempengaruhi perguruan tinggi untuk memikirkan kembali tujuan dan fungsi perpustakaan akademik. Sejak awal abad ke-20 hingga pertengahan 1990-an, tujuan utama perpustakaan akademik adalah kurasi koleksinya (Becker, 2. Menurut Marmot Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 perpustakaan berfungsi sebagai "jantung intelektual" universitas (Marmot. Peran inti perpustakaan akademik adalah untuk mengembangkan dan menyediakan koleksi sumber daya ilmiah. Peran ini begitu signifikan sehingga reputasi sebuah institusi dapat diukur dari ukuran, luas dan kedalaman koleksi perpustakaannya (Holmgren & Spencer, 2. Hal ini menyebabkan sejarawan Foote dengan terkenal berargumen Ausebuah universitas hanyalah Perpustakaan adalah universitas (Chepesiuk, 1. Meskipun tuntutan pengguna telah berubah, dapat dikatakan bahwa banyak pengguna pemula masih memiliki pandangan usang tentang perpustakaan (Snavely, 2. Perpustakaan perguruan tinggi merupakan unsur penunjang pendidikan tinggi yang bersama-sama dengan unsur lain turut serta dalam pencapaian visi, misi, dan tugas serta kewajiban perguruan tinggi yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Sebagaimana Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1999 tentang Perguruan Tinggi Pasal 27 yang menyatakan bahwa perpustakaan merupakan penunjang penyelenggaraan perguruan tinggi, sedangkan pasal 34 PP tersebut menyebutkan bahwa perpustakaan merupakan unsur penunjang penyelenggaraan pendidikan tinggi, merupakan pelengkap dalam bidang penelitian dan pengabdian masyarakat di luar fakultas, jurusan, dan laboratorium. Berkaitan dengan hal tersebut, perguruan tinggi yang merupakan lembaga pendidikan dengan paradigma peningkatan kualitas pembelajaran, membutuhkan perpustakaan sebagai pusat belajar mahasiswa dan sebagai referensi sumber pengajaran bagi Sebagai ruang, perpustakaan akademik telah berubah secara dramatis selama tiga puluh tahun terakhir untuk tetap relevan dan menghindari Perubahan ini perlu tercermin dalam konsep perpustakaan akademik dan penelitian ini akan fokus pada Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang. Alasan fokus spasial ini adalah kesamaan isu dan tren dalam pengembangan perpustakaan akademik yang salah satunya terjadi di Inggris Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 (Matthews & Walton, 2. dan Amerika Serikat (ACRL Research Planning and Review, 2. Bagi dosen, perpustakaan merupakan sumber untuk memperoleh informasi, dosen sebagai anggota perpustakaan memiliki kebutuhan khusus. Dosen akan memanfaatkan koleksi perpustakaan dengan tingkatan yang bervariasi, dengan demikian perpustakaan harus dapat memilih dan mengelola koleksi perpustakaan dengan baik dan benar sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan untuk menunjang kegiatan pengajaran. Begitu pentingnya informasi bagi dosen, maka untuk dapat mengakses informasi yang bermanfaat secara cepat dan akurat, dosen perlu menganalisis kebutuhan informasinya, salah satunya dengan memanfaatkan koleksi yang ada di perpustakaan. Informasi akan semakin meningkat sejalan dengan kebutuhan, perkembangan zaman, teknologi dan informasi. Di perpustakaan informasi diwujudkan dalam bentuk cetak dan non-cetak. Koleksi tercetak berupa buku merupakan koleksi yang paling banyak tersedia di perpustakaan. Koleksi dikatakan bermanfaat bagi pengguna perpustakaan apabila dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, khususnya bagi tenaga pengajar . Hal ini merupakan peluang sekaligus tantangan bagi pengelola sumber informasi itu sendiri, seperti perpustakaan. Salah satu upaya penguasaan teknologi dan informasi adalah dengan membaca, dari sini akan diperoleh berbagai informasi dalam rangka perkembangan, perluasan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bagi dosen, perpustakaan merupakan sumber untuk memperoleh informasi, dosen sebagai anggota perpustakaan memiliki kebutuhan khusus. Dosen akan memanfaatkan koleksi perpustakaan dengan tingkatan yang bervariasi, dengan demikian perpustakaan harus dapat memilih dan mengelola koleksi perpustakaan dengan baik dan benar sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan untuk menunjang kegiatan Begitu pentingnya informasi bagi dosen, maka untuk dapat mengakses informasi yang bermanfaat secara cepat dan akurat, dosen perlu Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 menganalisis kebutuhan Sebelum proses belajar mengajar kepada mahasiswa, dosen terlebih dahulu harus Artinya apa yang diberikan kepada siswa juga mencakup perluasan pengetahuan dan wawasan siswa tentang ilmu itu sendiri, sehingga kualitas penguasaan ilmu dan wawasan ilmu yang diterimanya benar-benar UIN Imam Bonjol Padang sebagai sebuah universitas, memiliki gedung Selain Perpustakaan Universitas, di UIN IB terdapat Perpustakaan Fakultas dan Pascasarjana yang terintegrasi pada perpustakaan universitas. Sebagaimana disebutkan pada Buku Profil UPT Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang . bahwa Visi Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang adalah AuMenjadi Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi yang Kompetitif di Asean Tahun 2037Ay Untuk mendukung Visi dan Misi tersebut, perpustakaan selalu berbenah diri, baik dari segi pengembangan koleksi maupun dari segi Dalam hal pengembangan koleksi. Perpustakaan UIN IB Merujuk pada Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia 13 Tahun 2017 tentang Standar Nasional Perpustakaan Perguruan Tinggi, pada pasal 1 dijelaskan bahwa Standar Koleksi Perpustakaan Perguruan Tinggi adalah tercantum dalam Lampiran Peraturan Kepala ini. Jenis koleksi berupa karya cetak, digital dan/atau rekaman terdiri atas fiksi dan nonfiksi. Nonfiksi terdiri dari buku pelajaran wajib, bacaan umum, referensi, majalah, konten lokal, laporan penelitian, dan literatur abu-abu. Jumlah koleksi juga memiliki standar yang perlu dipenuhi, misalnya buku wajib per mata pelajaran minimal 3 . judul, buku pengayaan 2 . kali jumlah buku wajib, koleksi audio visual, sumber elektronik . - sumber day. jumlah dan materinya disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing universitas, jurnal ilmiah minimal 2 . judul per program studi, majalah ilmiah populer minimal 1 . judul per program studi, serta muatan lokal atau repositori yang terdiri dari hasil karya ilmiah sivitas akademika . esis, tesis, disertasi. Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 makalah seminar, simposium, konferensi, laporan penelitian, laporan diterbitkan dalam jurnal nasional dan internasional, publikasi internal kampus, majalah kampus atau buleti. Dengan standar tersebut. UPT Perpustakaan UIN IB selalu mengajukan anggaran pengadaan setiap tahunnya. Pada tahun 2022, jumlah koleksi perpustakaan adalah 23. 750 judul dan 74. 497 eksemplar. Dengan perincian sebagai berikut: buku ajar 65. 882, referensi 5. 270, buku tandon/backup 231, edisi seri 601 Sedangkan koleksi repositori terdiri dari 6000 judul yang terdiri dari Tugas Akhir. Tesis. Tesis. Disertasi dan Artikel Dosen. Selanjutnya berdasarkan observasi awal dan wawancara dengan salah satu dosen ditemukan bahwa permasalahan yang sering dihadapi dan dirasakan dosen adalah ketika seorang dosen mempersiapkan pelaksanaan pengajaran mengalami kesulitan. Kendala ini terjadi karena informasi bahan ajar yang dibutuhkan dosen belum terpenuhi ketika melihat, mencari ketersediaan koleksi/informasi dan memanfaatkan koleksi yang ada di perpustakaan. Hal ini terjadi karena apa yang disediakan oleh perpustakaan tidak sesuai dengan yang dibutuhkan oleh dosen. Penyebabnya antara lain karena . pengguna informasi. Hal ini harus diatasi karena dapat mengakibatkan kurang seringnya kunjungan ke perpustakaan. Untuk mengatasi kesulitan tersebut, dosen biasanya mencari informasi dari berbagai sumber penyedia informasi, seperti internet dan laboratorium. Dosen harus menggali koleksikoleksi di perpustakaan yang memuat informasi terkini yang dapat memperkuat kemajuan keilmuannya, sedangkan Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang sejauh ini mulai mengembangkan koleksi berupa jurnal elektronik namun masih sebatas bebas dari kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan. Para pihak beralasan belum fokus mengembangkan koleksi jurnal elektronik ini karena sulitnya mendapatkan jurnal yang ingin disimpan di perpustakaan dan juga terkendala dana yang tersedia. Perubahan dan Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 perkembangan kurikulum sebagai bahan ajar utama yang dilakukan oleh UIN Imam Bonjol Padang selalu meningkat sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, para dosen di kampus ini selalu berusaha memenuhi kebutuhan informasi yang ada agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar. dapat terlaksana dengan baik, namun pada kenyataannya Perpustakaan UIN IB Padang sebagai jantung informasi di kampus belum memberikan kepuasan tersendiri bagi beberapa dosen dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Bahkan, bahan ajar selalu meningkat seiring dengan perkembangannya, sehingga penyedia informasi di perpustakaan ini selalu memenuhi koleksinya agar sesuai dengan kebutuhan pengguna pada umumnya, khususnya dosen. Dosen sebagai anggota perpustakaan sampai tahun 2022 terdapat perpustakaan, namun sebagian besar dosen belum merasa memiliki kepuasan tersendiri dalam mendapatkan informasi yang mereka pesan di Kesenjangan ini terlihat dari kurangnya minat dosen untuk datang ke perpustakaan. Hal ini terlihat berdasarkan statistik pengunjung dari keseluruhan jumlah dosen di perpustakaan UIN IB Padang tahun 2022, bahwa dosen yang datang menggunakan jasa perpustakaan hanya sekitar 5,3%. METODE Penelitian ini dirancang sebagai penelitian yang komprehensif, terintegrasi, metode campuran. Kombinasi sinergis dari metodologi kualitatif dan kuantitatif telah memungkinkan kita untuk menggabungkan pemikiran induktif dan deduktif. Di satu sisi, kombinasi ini memungkinkan pemahaman konteks dan pengaturan di mana orang berbicara dan langsung mendengar suara peserta, sementara, di sisi lain, menghindari pengaruh interpretasi pribadi dan meningkatkan jumlah peserta (Creswell & Clark. Populasi dalam penelitian ini adalah dosen di lingkungan UIN Imam Bonjol Padang yang berkisar dari asisten ahli hingga profesor. Berdasarkan data dari kepegawaian hingga bulan Mei 2023, jumlah seluruh dosen di UIN Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Imam Bonjol Padang yaitu 376 orang. Sampel diambil menggunakan metode proportioned stratified random sampling dengan jumlah 193 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner menggunakan google form yang disebar melalui berbagai media komunikasi seperti whatsapp, telegram dan Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 HASIL DAN PEMBAHASAN Variabel Pemanfaatan koleksi oleh dosen diukur berdasarkan indikator faktor internal . eliputi kebutuhan, motif, dan mina. dan faktor eksternal . eliputi kelengkapan koleksi, keterampilan pustakawan dalam melayani pengguna, keterbatasan fasilitas dalam pencarian kembal. Adapun proses penghitungan data dilakukan dengan menggunakan program aplikasi komputer SPSS 20. Faktor Internal Yang dimaksud faktor internal yaitu faktor yang meliputi kebutuhan, motif, dan minat. Oleh karena itu untuk mengetahui tanggapan responden terhadap pemanfaatan koleksi maka faktor internal dibagi menjadi tiga bagian sebagai berikut: faktor internal yaitu kebutuhan, faktor internal yaitu motif, dan faktor internal yaitu minat dan dapat dilihat pada masing-masing Diagram di bawah ini: Pernyataan 1. Saya lebih sering menggunakan koleksi perpustakaan dibandingkan membeli buku untuk memenuhi kebutuhan saya Gambar 1. Diagram hasil respon pernyataan 1 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Kurang Setuju. Untuk hasil dari setiap item pernyataan yaitu 13 responden memilih Sangat Tidak Setuju dengan persentase 7%, 39 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 20%, 68 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 35%, 51 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 26% dan 22 Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 11%. Pernyataan 2. Kebutuhan informasi memotivasi saya untuk memanfaatkan koleksi perpustakaan Gambar 2. Diagram hasil respon pernyataan 2 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Setuju. Untuk hasil dari setiap item pernyataan yaitu 3 responden memilih Sangat Tidak Setuju dengan persentase 2%, 15 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 8%, 53 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 27%, 78 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 40% dan 44 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 23%. Pernyataan 3. Dalam satu bulan, minimal saya datang 4 kali ke perpustakaan untuk memenuhi kebutuhan informasi saya Gambar 3. Diagram hasil respon pernyataan 3 Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Kurang Se Untuk hasil dari setiap item pernyataan yaitu 33 responden memilih Sangat Tidak Setuju dengan persentase 17%, 40 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 21%, 69 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 36%, 40 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 21% dan 11 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 6%. Pernyataan 4. Saya sering datang mencari kebutuhan informasi yang saya butuhkan ke perpustakaan Pernyataan 7. Koleksi yang ada di perpustakaan sesuai dengan kebutuhan Gambar 7. Diagram hasil respon pernyataan 7 Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Kurang Setuju. Untuk hasil dari setiap item pernyataan yaitu 13 responden memilih Sangat Tidak Setuju dengan persentase 7%, 25 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 13%, 76 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 39%, 67 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 35% dan 12 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 6%. Pernyataan 8. Buku yang saya butuhkan belum terpenuhi ketika saya datang ke perpustakaan Gambar 8. Diagram hasil respon pernyataan 8 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Setuju. Untuk hasil dari setiap item pernyataan yaitu 5 responden memilih Sangat Tidak Setuju dengan persentase 3%, 13 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 7%, 73 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 38%, 75 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 39% dan 27 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 14%. Pernyataan 9. Menurut saya, koleksi yang tersedia di perpustakaan sudah sesuai dengan bahan ajar yang dibutuhkan dalam proses belajar mengajar Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Gambar 9. Diagram hasil respon pernyataan 9 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Kurang Setuju. Untuk hasil dari setiap item pernyataan yaitu 8 responden memilih Sangat Tidak Setuju dengan persentase 4%, 28 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 14%, 80 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 41%, 67 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 35% dan 10 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 5%. Pernyataan 10. Menurut saya, pustakawan sudah memberikan layanan yang baik kepada saya sehingga memudahkan saya dalam memanfaatkan koleksi Gambar 10. Diagram hasil respon pernyataan 10 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Setuju. Untuk hasil dari setiap item pernyataan Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 yaitu 2 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 1%, 25 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 13%, 97 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 50% dan 69 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 36%. Pernyataan 11. Pustakawan belum memenuhi kemutakhiran koleksi yang saya butuhkan dalam mengajar dan sesuai kurikulum Gambar 11. Diagram hasil respon pernyataan 11 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Setuju. Untuk hasil dari setiap item pernyataan yaitu 6 responden memilih Sangat Tidak Setuju dengan persentase 3%, 21 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 11%, 68 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 35,%, 80 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 41% dan 18 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 9%. Pernyataan 12. Sikap pustakawan yang ramah dapat mempengaruhi minat saya untuk menggunakan koleksi yang tersedia di perpustakaan Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Gambar 12. Diagram hasil respon pernyataan 12 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Setuju. Untuk hasil dari setiap item pernyataan yaitu 2 responden memilih Sangat Tidak Setuju dengan persentase 1%, 2 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 1%, 19 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 10%, 86 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 45% dan 84 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 43%. Pernyataan 13. Dengan mudah saya dapat menemukan apa yang saya butuhkan di perpustakaan Gambar 13. Diagram hasil respon pernyataan 13 Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Setuju. Untuk hasil dari setiap item pernyataan yaitu 7 responden memilih Sangat Tidak Setuju dengan persentase 4%, 19 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 10%, 62 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 32%, 84 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 43% dan 21 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 11%. Pernyataan 14. Pihak perpustakaan sudah menyediakan koleksi sumberdaya teknologi informasi. Gambar 14. Diagram hasil respon pernyataan 14 Diagram di atas menunjukkan bahwa dari 193 responden yang paling banyak memilih jawaban Setuju. Untuk hasil dari setiap item pernyataan yaitu 5 responden memilih Sangat Tidak Setuju dengan persentase 3%, 9 responden memilih Tidak Setuju dengan persentase sebesar 5%, 58 responden memilih Kurang Setuju dengan persentase 30%, 97 responden melilih jawaban Setuju dengan persentase 50% dan 24 responden memilih Sangat Setuju dengan persentase sebesar 12%. Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 Perpustakaan telah memainkan peran luar biasa dalam mendorong bertahun-tahun. Perpustakaan, misalnya, memainkan sejumlah peran dalam ekosistem sepanjang hayat, menyediakan akses terhadap informasi penelitian yang relevan dan terkini, mengembangkan keterampilan literasi informasi, dan memberikan pelatihan dan dukungan untuk kebutuhan pembelajaran siswa. Perpustakaan penyediaan informasi dan pengetahuan, yang berfungsi sebagai landasan bagi inovasi dan kemajuan dalam organisasi, masyarakat, dan individu (Nworie. Obiyan. Nworie, & Irunebo, 2. Perpustakaan juga membantu individu memerangi kemiskinan, kekurangan, dan buta huruf dengan menyediakan informasi (Ndung'u & Otike, 2. Layanan perpustakaan perguruan tinggi sangat rentan pengaruhnya pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Produksi data terkini didorong oleh pertumbuhan eksponensial informasi digital dan elektronik, yang kemudian memerlukan layanan baru kepada pengguna. Perkembangan pengetahuan online menjadi gudang pengetahuan yang luas menghadirkan tantangan dan peluang bagi perpustakaan dan pusat Dengan semakin banyaknya orang di seluruh dunia yang memiliki akses terhadap internet, layanan informasi berbasis web menjadi semakin Karena potensi peralihan pengguna baru, perpustakaan dan pusat informasi kini agar dapat mengakses informasi secara real-time dan digital dari sumber cetak, semakin banyak layanan yang diperbarui dengan mengintegrasikan sumber daya online atau menciptakan layanan modern yang seluruhnya didasarkan pada teknologi tersebut. Perpustakaan tidak hanya menjadi faktor kunci dalam memulihkan kualitas pengajaran dan pembelajaran untuk pembangunan berkelanjutan, namun perpustakaan juga merupakan suatu kebutuhan dalam dunia pendidikan karena kontribusinya yang disebutkan di atas. Banyak akademisi yang menekankan pentingnya perpustakaan dalam bidang Tidak ada pendidikan yang bermakna atau sejati yang dapat Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 terlaksana tanpa perpustakaan (Uzoigwe, 2. pemanfaatan perangkat teknologi modern untuk memberikan layanan berkualitas dan akses terhadap sumber informasi penting masih terbatas di banyak perpustakaan akademik di Indonesia. Hal ini sebagian disebabkan oleh kurangnya keterampilan dan kompetensi komputer, menurunnya anggaran, infrastruktur TIK yang tidak memadai, rendahnya literasi informasi, lambatnya penerimaan sumber daya akses terbuka, dan perubahan dalam pendidikan tinggi, dan masih banyak lagi (Bello & Ezeri, 2. Layanan perpustakaan yang inovatif mempunyai dampak yang sangat besar terhadap pendidikan dengan meningkatkan hasil belajar siswa, meningkatkan pengetahuan tentang informasi, mendorong kemampuan berpikir kritis, dan mendorong pembelajaran sepanjang hayat. Inovasi layanan perpustakaan dapat berupa Layanan Literasi Digital yaitu Perpustakaan keterampilan literasi digital civitas akademik. Mahasiswa belajar mengakses dan menganalisis sumber daya digital, menggunakan perangkat teknologi secara efisien, dan memperoleh kemampuan dalam pengambilan informasi, serta analisis kritis melalui layanan inovatif. Inovasi berikutnya yaitu Layanan Pembelajaran digital jarak jauh yang mendukung civitas akademik yaitu dosen dan mahasiswa lebih mudah mengakses sumber daya pendidikan serta berkomunikasi dengan pustakawan dari jarak jauh dengan Perpustakaan memainkan peran penting dalam memfasilitasi pembelajaran digital dan Ucapan Terima Kasih Ucapan terimkasih pada Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat yang telah mendanai penelitian ini melalui skema Litapdimas serta pada pihak terkait yang telah membantu kelancaran penelitian ini. Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 PENUTUP Simpulan Layanan perpustakaan yang inovatif mempunyai dampak yang sangat besar terhadap pendidikan dengan memberikan akses terhadap berbagai sumber daya informasi, mendorong kolaborasi dan pembelajaran interaktif, mengembangkan keterampilan literasi digital dan informasi, mendukung mendukung pembelajaran seumur hidup. Layanan perpustakaan yang inovatif berkontribusi untuk mempromosikan penggunaan sumber daya dan layanan perpustakaan untuk meningkatkan profil perpustakaan. Dengan perkembangan teknologi informasi baru, perpustakaan universitas menjadi Dengan mendorong komunikasi ilmiah, memungkinkan civitas akademika terutama dosen untuk menggunakan dan mengakses sumber informasi dari mana saja, menyimpan dan mengelola konten mendukung keunggulan akademik. Perpustakaan membuat langkah maju dalam menyediakan akses terhadap koleksi digital melalui perangkat seluler Layanan mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pembelajaran sepanjang Saran Berbagai layanan online perlu dikembangkan oleh UPT Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang demi terpenuhinya kebutuhan pemustaka, terutama Rendahnya kunjungan dosen secara langsung ke perpustakaan dapat diatasi dengan banyaknya kunjungan online melalui situs-situs yang tersedia di perpustakaan. Setiap layanan baru yang akan dikembangkan hendaknya disosialisasikan kepada pemustaka, baik jenis layanannya dan panduan Seringkali dosen atau pemustaka lain tidak mengetahui adanya layanan tersebut di perpustakaan karena kurangnya sosialisasi. Iqra: Jurnal Perpustakaan Dan Informasi Volume 18 Nomor 1 Mei 2024 ISSN: 1979-7737 E-ISSN: 2442-8175 DAFTAR PUSTAKA