Volume 19 Nomor 2 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika SISTEM PENUNJANG KEPUTUSAN PEMILIHAN BIBIT PADA VIRIETAS PADI UNGUL DI DESA BONTOMACINNA MENGGUNKAN METODE WEIGHTED PRODUCT Khaidil Aswadi. Supatman. Program Studi InformatikaAe Universitas Mercu Buana Yogyakarta. Indonesia Email : . khaidilaswadi@gmail. com, . supatman@mercubuana-yogya. ABSTRAK Bibit tanaman padi menjadi salah satu komponen penting dalam produksi tanaman padi. Penggunaan varietas bibit padi berkualitas tinggi dapat meningkatkan daya hasil panen. Permintaan beras semakin meningkat setiap tahunnya. Dengan demikian, petani perlu meningkatkan produktivitas padi yang ditanamnya. Dengan penentuan varietas bibit padi unggul yang tepat bisa menjadi factor pendukung peningkatan hasil produksi panen. Dalam hal ini diperlukan suatu terobosan yang dapat digunakan guna membantu memilih varietas bibit padi unggul. Sistem penunjang keputusan dapat menjadi terobosan untuk membantu para petani padi dalam menentukan varietas bibit tanaman padi. Sistem pendukung keputusan dengan Metode Weighted Product (WP) dibangun untuk membantu petani dalam memilih varietas bibit padi yang berkualitas tinggi. Metode ini menggabungkan skor atribut melalui perkalian, dengan skor atribut dipangkatkan terlebih dahulu dengan bobot atribut yang bersangkutan. Kata-kata kunci: Sistem Penunjang Keputusan. Bibit Padi. Weighted Product. ABSTRACT Rice seeds are an important component in the production of rice crops. The use of high-quality rice seed varieties can improve the yield. The demand for rice is growing every year. Thus, farmers need to increase the productivity of the beans they plant. With the determination of properly superior varieties of grape seed can be a supportive factor in increasing the yield of the harvest. In this case, a breakthrough is needed that can be used to help select the best grape seed varieties. A decision support system can be a breakdown to help grape farmers in determining the grape plant variety. The Weighted Product Method (WP) decision-support system is built to help farmers choose high-quality grape variety. This method combines attribute scores through overlapping, with attribute scores Keywords: Decision Support System. Rice Seed. Weighted Product. Diterima Redaksi :26 Juni 2024 | Selesai Revisi : 25 Agustus 2024 | Diterbitkan Online : 15 Oktober 2024 Volume 19 Nomor 2 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika PENDAHULUAN Padi merupakan jenis tanaman pangan berupa rumput, merupakan tanaman pertanian kuno berasal dari dua benua yaitu Asia tropis dan Afrika Barat subtropis. Padi biasanya merupakan tumbuhan yang sensitif terhadap garam, tetapi ini adalah satu-satunya tumbuhan butir yang disarankan untuk ditanam di lahan yang memiliki garam. Padi merupakan salah satu tanaman pangan penting bagi sebagian besar masyarakat yang bermukim di asia khususnya di Indonesia. Untuk produktivitas padi, perlu dipertimbangkan penggunaan varietas yang berkualitas tinggi. Varietas yang berkualitas tinggi akan memperoleh manfaat dari teknologi inovatif yang tentunya cocok untuk produktivitas padi, tidak hanya melalui peningkatan potensi dan hasil tanaman, namun juga peningkatan toleransi dan ketahanan terhadap cekaman biotik dan abiotik. Bibit merupakan faktor terpenting dalam keberhasilan budidaya tanaman padi. Pilihlah bibit tanaman padi yang berkualitas karena budidaya padi dimulai dari dan benih berisi objek utama yang akan dikembangkan pada budidaya selanjutnya. Benih membawa gen yang diwarisi dari induknya, yang menentukan karakteristik tanaman setelah produksi. Oleh karena itu untuk mendapatkan benih padi yang berkualitas, anda bisa mendapatkan benih dari dengan cara memilih dan memutuskan benih mana yang akan berasal dari indukan yang . Permintaan beras semakin meningkat setiap tahunnya. Dengan demikian, petani perlu meningkatkan produktivitas padi yang ditanamnya. Mengingat Indonesia merupakan negara agraris, dengan mayoritas penduduknya tinggal di pedesaan dan bekerja sebagai petani. Kebanyakan masyarakat Indonesia dihasilkan melalui pertanian. Pertanian merupakan salah satu faktor terpenting bagi negara Indonesia. Mayoritas penduduk Indonesia bermata pencaharian dari pertanian, termasuk bertani padi. Sayangnya seringkali masyarakat mengalami kesulitan dalam memilih bibit padi yang ingin digunakan untuk pertanian. Penggunaan varietas bibit meningkatkan daya hasil sebesar 15% dibandingkan dengan penggunaan bibit padi kualitas rendah. Semakin banyak bibit yang digunakan, semakin tinggi tingkat produksi tanaman padi. Pemilihan varietas benih padi yang berkualitas dapat menjadi unsur pendukung perkembangan produksi padi. Namun, tiap jenis bibit padi berbeda-beda baik dari segi kekurangan maupun kelebihannya. Sistem informasi interaktif seperti sistem pendukung keputusan membantu pengambil keputusan membuat keputusan yang tepat dalam situasi terstruktur dan tidak terstruktur. Sistem pendukung keputusan adalah sistem informasi interaktif yang menyediakan informasi, pemodelan, dan juga manipulasi data untuk membantu pengambil keputusan membuat keputusan yang tepat dalam situasi terstruktur dan tidak terstruktur. Sistem penunjang keputusan adalah sistem berbasis komputer yang dapat menggunakan data dan model tertentu untuk membantu dalam pengambilan keputusan guna memecahkan masalah tertentu. Pada dasarnya. Sistem Penunjang Keputusan merupakan evolusi dari sistem informasi manajemen terkomputerisasi yang dirancang untuk berinteraksi dengan Interaktif komponen dalam proses pengambilan keputusan seperti prosedur, kebijakan, analisis, pengalaman, dan wawasan guna mengambil keputusan yang lebih baik. Metode (WP) merupakan metode untuk memberikan solusi yang menyelesaikan masalah keputusan multiatribut. Metode WP lebih efektif karena memerlukan waktu yang lebih singkat untuk menentukan nilai bobot setiap fitur dan kemudian melalui proses perangkingan untuk menentukan anggota yang paling tepat. Diterima Redaksi :26 Juni 2024 | Selesai Revisi : 25 Agustus 2024 | Diterbitkan Online : 15 Oktober 2024 Volume 19 Nomor 2 . 133-139 E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa metode produk berat (WP) lebih baik daripada metode SAW. persentase kepatuhan SAW adalah 99,7991%, sedangkan WP adalah 99,8006%. METODE PENELITIAN Jalan pada penelitian ini akan digambarkan serta dijelaskan secara bertahap, flowchart yang menjelaskan jalan penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1 Tahapan Penelitian Gambar 1 Tahapan Penelitian Pengumpulan Data Dalam penelitian ini, tiga pendekatan digunakan untuk mengumpulkan data, yaitu observasi, wawancara, dan studi pustaka. Observasi Di lokasi penelitian, peneliti melakukan obsrvasi langsung untuk mengetahui jenis bibit yang biasa digunakan petani di Bontomacinna. Kabupaten Bulukumba. Wawancara Peneliti melakukan wawancara dengan kelompok tani di desa Bontomacinna untuk mendapatkan informasi. Studi Pustaka Untuk mendukung hasil penelitian, penelitian ini mengumpulkan teori dari literatur sebelumnyayang relavan. Teoriteori ini berasal dari jurnal yang ditemukan melalui internet dan bukubuku yang terkait. Analisis Data Langkah awal dalam perancangan dan pengembangan sistem adalah menentukan apa yang diperlukan untuk sistem yang akan membantu dalam pengambilan keputusan tentang varietas bibit padi terbaik yang akan ditanam di desa Bontomacinna. Pada saat ini, penulis mencari referensi tentang sistem penunjang keputusan dengan metode produk berat melalui berbagai sumber, termasuk internet, jurnal, dan buku yang berkaitan dengan sistem penunjang keputusan dan metode produk berat, serta data yang diperlukan untuk membangun sistem tersebut. Langkah-langkah pada analisa sistem pendukung keputusan pemilihan bibit padi unggul di desa Bontomacinna sebagai berikut: Penentuan bibit padi . Penentuan kriteria serta bobot dari setiap Penentuan bobot bibit padi . berdasarakan kriteria. Sistem akan menghitung hasil penilaian berdasarkan bibit padi, kriteria dan bobot yang telah diinputkan sebelumnya kemudian akan diproses menggunakan metode weighted product. Hasil pemilihan bibit padi . didapatkan berdasarkan pada nilai Kemudian diimplementasikan kedalam bentuk pemograman. Pada Tabel ini menjelaskan kode alternatif dan nama alternatif. Tabel 1 Tabel Alternatif Kode Nama Alternatif Alternatif Sertani 13 Inpari 32 Kabir 07 Ketan Putih YR Sigupai Tri Sultan Diterima Redaksi :26 Juni 2024 | Selesai Revisi : 25 Agustus 2024 | Diterbitkan Online : 15 Oktober 2024 Volume 19 Nomor 2 . E Ae Link P-ISSN 1858-2109 E-ISSN 2656-5676 Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Kode Alternatif A10 A11 A12 A13 Nama Alternatif IF 16 Cakrabuana 04 M70D Tongkol Mengkonga UB 2 Batuta Ciherang Pera . idak pule. Table 6 Tabel (C. Detail Jumlah Anakan Bibit Nilai Klaisifikasi >40 Batang 25-39 Batang 20-24 Batang <20 Batang Table selanjutnya menjelaskan kode kriteria, kriteria, bobot, dan type kriteria. Tabel 2 Tabel Detail Data Kriteria Kode Kriteria Bobot Tipe Kriteria Potensi Panen Benefit Waktu Siap Benefit Panen Kualitas Benefit Beras Jumlah Benefit Anakan bibit Daya Tahan Benefit Terhadap Hama Harga Bibit Cost Penjelasan data dari setiap kriteria yang ada pada pemilihan varietas bibit padi unggul di desa Bontomacinna dapat dilihat pada table-table Table 3 Table (C. Potensi Panen Nilai Klasifikasi >12 ton/ha 10-11 ton/ha 8-9 ton/ha 6-7 ton/ha Table 4 Table (C. Waktu Siap Panen Nilai Klaisifikasi 80-89 hari 90-99 hari 100-109 hari 110-120 hari Table 5 Tabel (C. Kualitas Beras Nilai Klaisifikasi Pulen Nilai Tabel 7 Tabel (C. Daya Tahan Terhadap Hama Klaisifikasi Tahan 1 Hama Tahan 2 Hama Tahan 3 Hama Tahan 4 Hama Tabel 8 Tabel (C. Harga Bibit Nilai Klaisifikasi >Rp50000 Rp30000-Rp49000