Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 1 | OKTOBER 2024 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Hubungan Antara Tingkat Pendidikan Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Ibu Menyusui Di Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara The Relationship Between Education Level and Providing Exclusive Breast Milk to Breastfeeding Mothers at Jambula Community Health Center. Ternate City. North Maluku Suryani Hamzah1*. Alfika Awatiszahro2. Sri Inti3. Fithri Rif'atul Himmah4. Agung Nugroho Widhi5 Mahasiswa Program Studi Kebidanan. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Kadiri 2,3,4,5 Dosen Program Studi Kebidanan. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Kadiri *Corresponding : suryanihamzah@gmail. Abstrak Target capaian ASI Ekslusif tahun 2020 sebesar 62,41%, tahun 2021 sebesar 66,00% dan tahun 2023 sebesar 68,83 %. Berdasarkan data capaian ASI Ekslusif mengalami peningkatan namun masih dibawah target nasional. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui di Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara Tahun 2023. Rancangan penelitian ini analitik corelational, dan berdasarkan sumber data termasuk rancangan penelitian sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 79 ibu yang memiliki bayi usia > 6-12 bulan yang diambil pada bulan Oktober- Desember 2023 di Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara Tahun 2023. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 66 dengan menggunakan diambil dengan teknik simple random sampling. Hasil uji statistik menggunakan Spearman Rho. Hasil penelitian didapatkan bahwa hampir setengahnya . ,2%) responden memiliki paritas multipara,sebagian besar berpendidikan menengah . , sebagian besar . ,1%) memberikan ASI eksklusif. Hasil uji statistik pendidikan dengan rank sparman diperoleh hasil A =0,040 < =0,05 sehingga H0 ditolak dan H1 diterima, artinya ada hubungan antara pendidikan dengan pemberian ASI eksklusif pada ibu di Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara Tahun 2024. Diharapkan tenaga kesehatan meningkatkan cakupan pemberian ASI eksklusif dengan memotivasi ibu untuk menerapkan pemberian ASI Ekslusif. Kata kunci : Paritas. ASI Eksklusif. Ibu Menyusui Abstract The target for obtaining exclusive breast milk in 2020 is 62. 41%, in 2021 it is 66. and in 2023 it is 68. Based on data, the achievement of exclusive breastfeeding has increased but is still below the national target. The aim of this research is to determine the relationship between education level and exclusive breastfeeding for breastfeeding mothers at the Jambula Community Health Center. Ternate City. North Maluku in 2023. The research Article History: Received: August 26 ,2024. Revised: September 11, 2024. Accepted: October 2, 2024 Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 1 | OKTOBER 2024 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 design is correlational analytical, and based on data sources including a secondary research The population in this study were 79 mothers who had babies aged > 6-12 months who were taken in October-December 2023 at the Jambula Community Health Center. Ternate City. North Maluku in 2023. The sample in this study was 66, taken using a simple random sampling The results of statistical tests used Spearman Rho. The research results showed that almost half . 2%) of the respondents were multiparous, most had secondary education . , most . 1%) gave exclusive breastfeeding. The results of the educational statistical test with Sparman rank obtained A = 0. 040 < = 0. 05 so that H0 was rejected and H1 was accepted, meaning that there is a relationship between education and exclusive breastfeeding for mothers at the Jambula Community Health Center. Ternate City. North Maluku in 2024. It is hoped that health workers will increase includes exclusive breastfeeding by motivating mothers to implement exclusive breastfeeding. Keywords: Parity. Exclusive Breastfeeding. Breastfeeding Mothers LATAR BELAKANG Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan utama bayi dan makanan yang paling sempurna, mengandung hampir semua nutrisi dengan komposisi yang memenuhi kebutuhan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan secara optimal (Pollard. Pemberian ASI diatur dalam PP Nomor 33 Tahun 2012 yang mengatur bahwa pemberian ASI eksklusif dilakukan sejak lahir sampai batas usia 6 bulan dengan memperhatikan pertumbuhan dan (Lestari. UNICEF mengemukakan bahwa menyusui adalah cara termurah dan paling efektif sebagai penyelamat hidup anak dalam sejarah kesehatan manusia. Pendahuluan terdiri dari latar belakang singkat dan menggambarkan pokok bahasan yang ditulis, yang berisi tentang : Paragraf . penjelasan judul. Penelitian penelitian, data yang menunjang. kajian teoritik yang menunjang dan diakhiri tujuan penelitian, metode singkat, hasil singkat, diskusi singkat. Referensi per kalimat, minimal 1 paragraf 1 referensi. tinjauan pustaka/referensi yang benarbenar mendukung. Berdasarkan Target Gizi Global 2025. WHO pemberian ASI eksklusif dalam enam bulan pertama setidaknya mencapai 50%. Namun faktanya, secara global hanya 38% bayi usia 0 hingga 6 bulan yang mendapat ASI Menurut (Nugraheni & Heryati, 2. capaian ASI eksklusif di Asia Tenggara menunjukkan angka yang tidak jauh berbeda. Sebagai perbandingan, cakupan ASI eksklusif di Myanmar sebanyak 24%. Vietnam 27%. Philippines 34% dan India mencapai 46%, serta secara global dilaporkan cakupan ASI ekslusif dibawah 40% (Zahara, 2. Kondisi di Maluku Utara tahun 2015 meskipun sudah ada kemajuan, angka kematian anak masih sangat tinggi. Untuk 000 kelahiran hidup, 37 bayi yang baru lahir meninggal pada bulan pertama kehidupan dan 85 meninggal sebelum mencapai usia 5 tahun. Target capaian ASI Ekslusif tahun 2020 sebesar 62,41%, tahun 2021 sebesar 66,00% dan tahun 2023 sebesar 68,83 %. Berdasarkan data capaian ASI Ekslusif mengalami peningkatan namun masih dibawah target nasional. Faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Eksklusif antara lain usia, paritas pengetahuan dan dukungan suami. Article History: Received: August 26 ,2024. Revised: September 11, 2024. Accepted: October 2, 2024 Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 1 | OKTOBER 2024 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Pengetahuan menjadi salah satu faktor yang dapat menimbulkan motivasi seorang ibu untuk memberikan ASI Eksklusif kepada bayinya. Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang dari pengalaman dan penelitian terbukti bahwa perilaku yang didasari oleh pengetahuan akan menetap lebih lama dari pada perilaku yang tidak didasari oleh pengetahuan (Junaedah, 2. Pengetahuan yang dimiliki ibu umumnya sebatas pada tingkat AutahuAy, sehingga tidak begitu mendalam dan Jika pengetahuan Ibu lebih luas dan mempunyai pengalaman tentang ASI eksklusif baik yang dialami sendiri maupun dilihat dari teman, tetangga atau keluarga maka ibu akan lebih (Carolina, 2. Pendidikan adalah transformasi nilai dan pembentukan kepribadian pada segala aspek yang dicakup untuk menambah ilmu Seseorang yang memiliki memiliki pengetahuan yang baik. Menurut teori menyatakan bahwa orang yang memiliki pendidikan tinggi akan merespon yang rasional terhadap informasi yang datang dan akan berfikir sejauh mana keuntungan yang akan mereka dapatkan. Seseorang yang memiliki pendidikan tinggi akan lebih mudah menerima hal baru sehingga informasi lebih mudah diterima khususnya tentang ASI eksklusif. (Gemilang. Berdasarakan studi pendahuluan yang dilakukan di Puskesmas Jambula didapatkan hasil dari 10 ibu menyusui terdapat 5 ibu primipara . %) tidak melakukan ASI Ekslusif serta dari 10 ibu menyusui terdapat 6 . %) ibu yang Sekolah Dasar memberikan ASI Ekslusif. Faktor-faktor pemberian ASI Ekslusif dapat menjadi salah satu acuan dalam mengambil kebijakan terkait ASI Ekslusif. Diketahuinya penyebab kegagalan pemberian ASI Ekslusif akan membantu dalam penanganan yang tepat oleh sebab itu peneliti tertarik mengambil judul Tingkat Pendidikan dengan Pemberian ASI Eksklusif pada Ibu Menyusui di Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara Tahun 2024. METODE Rancangan dalam penelitian ini dijelaskan sebagai berikut : berdasarkan lingkup penelitian menggunakan teknik berdasarkan tempat penelitian termasuk jenis rancangan penelitian lapangan, berdasarkan cara pengumpulan data termasuk jenis rancangan penelitian survey, termasuk jenis rancangan penelitian expost termasuk jenis rancangan penelitian cross sectional, berdasarkan tujuan penelitian termasuk rancangan penelitian analitik corelational, dan berdasarkan sumber data termasuk rancangan penelitian sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah 79 ibu yang memiliki bayi usia > 6-12 bulan yang diambil pada bulan Oktober-Desember 2024 di Wilayah kerja Puskesmas Jambula Maluku Utara. Jumlah sampel yang akan digunakan adalah 66 responden. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik Variabel independen dalam penelitian ini adalah tingkat pendidikan (X. dan paritas (X. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pemberian ASI Ekslusif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar pengumpul data yang dilakukan dengan cara mengisi pertanyaan yang berhubungan dengan variabel. Penelitian ini dilakukan di Wilayah kerja Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara Tahun Article History: Received: August 26 ,2024. Revised: September 11, 2024. Accepted: October 2, 2024 Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 1 | OKTOBER 2024 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Bagian hasil hanya berisikan hasilhasil penelitian yang disajikan dalam entuk tulisan, wawancara, tabel maupun gambar. Hasil dan pembahasan ditulis dalam satu Hasil dan pembahasan disajikan secara berurutan yang dimulai dari hasil, hasil pendukung, dan dilengkapi dengan Data disajikan dalam tabel Judul tabel diletakkan di atas tabel, sedangkan judul gambar diletakkan di bagian bawah gambar. Pemberian nomor pada tabel dan gambar sesuai dengan urutan penampilan. Pembahasan harus disertai dengan referensi yang mendukung, dengan cara sitasi kutipan langsung hanya peraturan pemerintah. UU, kitab suci, hatihati dengan inderect citation. Distribusi Frekuensi Karakterisktik Responden Berdasarkan Usia Tabel 1. 1 Distribusi Frekuensi Karakterisktik Responden Berdasarkan Usia Berdasarkan responden berdasarkan usia . ,3%) berusia 20-35 tahun Distribusi Frekuensi Karakterisktik Responden Berdasarkan Pekerjaan Tabel Distribusi Frekuensi Karakterisktik Responden Berdasarkan Pekerjaan Berdasarkan responden berdasarkan pekerjaan sebagian besar . ,2%) sebagai ibu rumah tangga. Distribusi Frekuensi Karakterisktik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tabel 1. 3 Distribusi Frekuensi Karakterisktik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Berdasarkan responden berdasarkan Tingkat Pendidikan sebagian besar . ,5%) berpendidikan SMA. Tabulasi Silang Tingkat Pendidikan dengan Pemberian ASI Ekslusif Article History: Received: August 26 ,2024. Revised: September 11, 2024. Accepted: October 2, 2024 Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 1 | OKTOBER 2024 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Tabel 1. 4 Tabulasi Silang Tingkat Pendidikan dengan Pemberian ASI Ekslusif Berdasarkan diinterpretasikan bahwa ibu menyusui dengan pendidikan menengah sebagian besar . ,4 %) memberikan ASI Ekslusif. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0,040 dengan tingkat kepercayaan 95% (= 0,. maka dapat dikatakan p< yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada hubungan pemberian ASI Ekslusif di Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara Tahun Kekuatan korelasi dinyatakan oleh correlation coefficient sebesar 0,253 yang berarti hubungan antara tingkat pendidikan ASI Ekslusif Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara Tahun 2024 dalam kategori rendah. Arah hubungan positif artinya makin tinggi pendidikan maka semakin tinggi pemberian ASI Ekslusif. II. PEMBAHASAN Distribusi Frekuensi Karakterisktik Responden Berdasarkan Usia Berdasarkan diinterpretasikan bahwa karakteristik responden berdasarkan usia . ,3%) berusia 20-35 tahun. Umur reproduksi sehat dan matang berkisaran dari usia mendukung untuk pemberian ASI eksklusfi, sedangkan usia 35 tahun meskipun memiliki bayi dengan status gizi baik namun pada usia tersebut dianggap berbahaya,sebab baik alat reproduksi maupun fisik ibu sudah jauh berkurang dan menurun, selain itu bisa terjadi resiko bawaan pada bayinya dan juga pada meningkatkan kesullitan pada kehamilan, persalinan, dan nifas. Hasil penelitian ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Serly Rahayu,dkk Au Hubunga Ibu Dengan Pemberian ASI Eksklusif Di Desa Beji Kecamatan Andong Kabupaten Boyolali Tahun 2019 Au didapatkan hasil dari uji statistik nilai p value= 0,025 > 0,05, artinya terdapat hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan pemberian ASI Eksklusif. Distribusi Frekuensi Karakterisktik Responden Berdasarkan Pekerjaan Berdasarkan diinterpretasikan bahwa karakteristik responden berdasarkan paritas hampir . ,2%) Berdasarkan penelitian Hal ini sejalan dengan Bahriyah, dkk pada tahun 2016 dengan judul AiHubungan Pekerjaan Ibu terhadap Pemberian ASI Eksklusif pada Bayi dengan hasil penelitian bahwa ibu yang tidak bekerja mempunyai peluang 0, 396 kali lebih besar untuk memberikan ASI eksklusif dibanding dengan ibu yang bekerja. terdapat hubungan antara pekerjaan dengan pemberian ASI eksklusif dengan nilai p= 0,000 <0,05. sehingga didapat bahwa dijumpai hubungan yang bermakna secara statistik antara pekerjaan ibu dengan keberhasilan pemberian ASI eksklusif Ibu yang bekerja berpeluang 18,3 kali untuk tidak memberikan ASI eksklusif dibandingkan dengan ibu yang tidak Article History: Received: August 26 ,2024. Revised: September 11, 2024. Accepted: October 2, 2024 Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 1 | OKTOBER 2024 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 Distribusi Frekuensi Karakterisktik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan Berdasarkan tabel 5. 2 dapat diinterpretasikan bahwa karakteristik Tingkat Pendidikan sebagian besar . ,5%) berpendidikan SMA. Ibu pendidikan tinggi lebih berpengaruh terhadap pemberian ASI eksklusif, hal ini disebabkan pendidikan tinggi akan lebih mudah dalam penerimaan informasi, pengambilan keputusan, dan lebih cepat menerima informasi baru termasuk keuntungan menyusui. Hal ini disertai dengan faktor informasi tentang ASI eksklusif dan mempengaruhi keputusan ibu (Sariati dkk, 2. Hubungan Antara Tingkat Pendidikan dengan Pemberian ASI Eksklusif Berdasarkan dengan pendidikan menengah sebagian besar . ,4 %) ASI Ekslusif. Berdasarkan hasil uji statistik didapatkan nilai p value = 0,040 dengan tingkat kepercayaan 95% (= 0,. maka dapat dikatakan p< yang berarti H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada hubungan antara tingkat pendidikan dengan pemberian ASI Ekslusif di Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara Tahun 2023 . Kekuatan korelasi coefficient sebesar 0,253 yang berarti hubungan antara tingkat pendidikan dengan pemberian ASI Ekslusif di Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara Tahun 2023 Arah hubungan positif artinya makin tinggi pendidikan maka semakin tinggi pemberian ASI Ekslusif. Pendidikan adalah transformasi nilai dan pembentukan kepribadian pada segala aspek yang dicakup untuk Pendidikan mempengaruhi proses Dengan pendidikan tinggi maka seseorang mendapatkan informasi, baik dari orang lain maupun dari media masa, semakin banyak informasi yang masuk semakin banyak pula. Hasil penelitian ini sejalan dengan Okawary . , menyebutkan bahwa semakin tinggi pendidikan ibu semakin banyak ibu yang memberikan ASI eksklusif hal ini di karena kan ibu yang berpendidikan tinggi memiliki rasa ingin tahu yang lebih tinggi terhadap tumbuh kembang bayinya. Peneliti berasumsi bahwa Tingkat Tingkat pendidikan yang tinggi memiliki peran penting dalam program pemberian ASI eksklusif. Umumnya orang yang memiliki pendidikan tinggi memiliki rasa ingin tahu yang lebih tinggi tentang pentingnya ASI eksklusif kepada Tingkat seseorang juga akan membantu orang tersebut untuk lebih mudah menangkap dan memahami suatu Article History: Received: August 26 ,2024. Revised: September 11, 2024. Accepted: October 2, 2024 Jurnal Mahasiswa Kesehatan VOLUME 6 NOMOR 1 | OKTOBER 2024 | E-ISSN: 2686-5300 | P-ISSN: 27145409 KESIMPULAN DAN SARAN Tingkat Pendidikan Ibu menyusui di Puskesmas Jambula Kota Ternate Maluku Utara Tahun 2024 sebagian besar menunjukkan ada hubungan Tingkat Pendidikan Ibu pemberian ASI Ekslusif. UCAPAN TERIMA KASIH Terimakasih penulis, ayah & bunda tercinta atas doa, dukungan dan segala pengorbanannya. DAFTAR PUSTAKA