L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume Vi Nomor 1 Mei 2025 Peningkatan Kualitas Pembelajaran RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut melalui Optimalisasi Sarana Ekoedukasi Berbasis Pertanian Iis Nur Asyiah1. Hasbi Assiddiqi2. Imam Mudakir3. Ellena FL Lilipaly4 1,3,4Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Jember 2 Fakultas Adab dan Humaniora. UIN Sunan Gunung Djati Email: 1iisnaza. fkip@unej. id, 2hasbi. assiddiqi@uinsgd. fkip@unej. id, 4 ellena. el@gmail. ABSTRACT: The kindergarten can utilize its schoolyard as a supportive and ideal learning place in teaching and learning activities, especially regarding the environment. So far. RA Plus Al-Islam has not managed the schoolyard thoughtfully. they have only arranged it to fulfill the game tools. Considering the geographical conditions and the main livelihoods of the community around the school. RA Plus Al-Islam can use the schoolyard as an agriculturalbased eco-education facility. The purpose of Service activity is to optimize the RA Plus Al-Islam schoolyard so that it is safe and comfortable to play and, at the same time, can function as an agriculture-based eco-education facility. The method of implementing activities is by lecture, discussion, practice, and mentoring, with the activity's target being RA teachers. The post-test results showed increased teacher knowledge about agriculture-based ecoeducation, with an average score of 90. Using the schoolyard as a means of agriculture-based eco-education increased the interest and enthusiasm of RA students in learning to care for plants. Keyword: Agricultural, eco-education, kindergarten, schoolyard Pendahuluan RA (Raudhotul Athfa. Plus Al-Islam adalah entitas Pendidikan yang berjuang untuk menerapkan pendidikan anak usia dini sesuai dengan koridor peraturan pemerintah. RA ini berdiri sejak tahun 2010. Secara Geografis RA Plus AlIslam terletak di Kp Pasir Jeunjing Desa Simpangsari Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut. RA Plus Al-Islam memiliki visi "berilmu amaliah, beramal ilmiah". RA Plus Al-Islam berada di kaki Gunung Papandayan dan mayoritas mata pencaharian utama masyarakat adalah pertanian sayuran. Raudatul Athfal adalah bentuk satuan pendidikan pra sekolah yang berciri khas Agama Islam pada jalur pendidikan sekolah dilingkungan Ditjen Binbaga Islam Departemen Agama yang menyediakan program pendidikan dini bagi anak usia sekurang-kurangnya empat tahun sampai memasuki lembaga pendidikan dasar. 1 Keputusan Menteri Agama RI No. 367 Tahun 1993 tentang Raudatul Athfal Bab I tentang Ketentuan Peningkatan Kualitas Pembelajaran RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut melalui Optimalisasi Sarana Ekoedukasi Berbasis Pertanian Iis Nur Asyiah. Hasbi Assiddiqi. Imam Mudakir. Ellena FL Lilipaly L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume Vi Nomor 1 Mei 2025 Dalam keputusan tersebut, ditetapkan bahwa RA / BA adalah Taman Kanak-kanak berciri khas Agama Islam yang diselenggarakan Departemen Agama. 2 Tujuan Raudatul Athfal adalah untuk membantu meletakkan dasar kepribadian muslim, pengembangan sikap, pengetahuan, keterampilan dan daya cipta yang diperlukan anak didik dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya dan pertumbuhan serta perkembangan selanjutnya dalam rangka membentuk manusia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Dengan demikian, pendidikan anak usia dini yang diwujudkan sebagai atau Raudhotul Athfal (RA) atau Taman Kanak-kanak (TK) pada hakekatnya adalah tempat anak bermain sambil belajar atau belajar sambil bermain. Anak-anak RA/TK masuk sekolah sebenarnya adalah untuk bermain dan mengenal lingkungan. Oleh karena itu, kegiatan pembelajaran bagi murid RA/TK semestinya dilakukan di dalam ruang kelas maupun di luar kelas atau halaman sekolah. Halaman sekolah RA/TK merupakan salah satu tempat belajar yang mendukung dan ideal untuk bisa dimanfaatkan dalam kegiatan proses belajar mengajar, khususnya mengenai lingkungan. 4 Selama ini halaman sekolah RA Plus AlIslam belum dikelola dengan serius, penataannya masih terbatas pada pemenuhan alat permainan. Hal ini disebabkan masih terbatasnya pengetahuan guru RA Plus AlIslam dalam memanfaatkan lingkungan halaman RA sebagai sarana ekoedukasi . ardskill dan softskil. , khususnya yang berbasis pertanian, sehingga dalam melaksanakan proses pembelajaran masih terbatas dengan penggunaan alat permainan dan belum memanfaatkan halaman sekolah sebagai media pembelajaran. Pemanfaatan halaman sekolah dalam proses pembelajaran melibatkan kreativitas guru dalam memanfaatkan dan mempraktekkannya sebagai media Keterlibatan murid secara aktif dalam proses pembelajaran yang dikemas dalam permainan akan memberikan pemahaman yang baik dan peningkatan Umum Pasal 1 Poin 1. 2 A. Malik Fajar. Madrasah dan Tantangan Modernitas, (Bandung: Mizan, 1. , h. 3 Mansur. Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam, (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2. , h. 4 Widyastuti. Titiek. Rini Juni Astuti. Penataan Halaman Sekolah Sebagai Ekoedukasi. Jurnal Berdikari. Peningkatan Kualitas Pembelajaran RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut melalui Optimalisasi Sarana Ekoedukasi Berbasis Pertanian Iis Nur Asyiah. Hasbi Assiddiqi. Imam Mudakir. Ellena FL Lilipaly L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume Vi Nomor 1 Mei 2025 pengetahuan pada murid5. Untuk itu maka guru RA perlu mendapatkan pengetahuan dan pendampingan mengenai penataan halaman RA guna menciptakan tempat bermain yang aman dan nyaman bagi murid RA sekaligus sebagai sarana ekoedukasi berbasis pertanian. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah. meningkatkan pengetahuan guru RA mengenai ekoedukasi berbasis pertanian, . mengoptimalkan halaman sekolah sebagai sarana yang aman dan nyaman untuk bermain dan sekaligus berfungsi sebagai sarana ekoedukasi berbasis pertanian. Metode Metode pelaksanaan kegiatan adalah dengan ceramah, diskusi, praktek, dan Adapun kegiatan yang dilaksanakan secara garis besar dibagi dalam empat . tahap, yaitu . sosialisasi dan persiapan, . pemberian materi, . praktek dan pendampingan, . Target kegiatan adalah Guru RA Plus Al-Islam dan pengurus Yayasan RA Plus Al-Islam. Program pengabdian ini didanai oleh hibah Prosendi (Program Dosen Mengabdi di Desa Asa. UNEJ yang memperbolehkan keterlibatn dosen dari perguruan tinggi lain di sekitar lokasi pengabdian kepada Masyarakat. Materi ekoedukasi yang disampaikan adalah. pembentukan karakter melalui lingkungan, . budidaya tanaman sayuran di lahan, dalam pot, sistem vertikultur, . perencanaan halaman sekolah sebagai sarana ekoedukasi, dan . perawatan halaman sekolah. Masing-masing materi disampaikan dalam satu kali pertemuan dengan durasi dua jam untuk setiap materi. Penyampaian materi dilakukan secara hybrid, tim yang berasal dari UIN Sunan Gunung Djati memberikan materi secara luring sedangkan tim dari Universitas Jember memberikan materi secara daring. Pemberian materi dilengkapi dengan buku materi pelatihan yang disusun dengan bahasa yang mudah dipahami, disertai gambar yang menarik. Output kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan guru/peserta yang diukur 5 Ibid Peningkatan Kualitas Pembelajaran RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut melalui Optimalisasi Sarana Ekoedukasi Berbasis Pertanian Iis Nur Asyiah. Hasbi Assiddiqi. Imam Mudakir. Ellena FL Lilipaly L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume Vi Nomor 1 Mei 2025 melalui posttest dan pretest. Praktek penataan halaman dan penanaman tananaman sayuran dilakukan di halaman samping dan halaman belakang RA Plus Al-Islam. Halaman samping digunakan untuk budidaya tanaman dalam pot dan vertikultur, halaman belakang untuk budidaya sayuran di lahan. Penataan dilakukan sedemikian rupa sehingga menarik dan memudahkan siswa RA berpartisipasi dalam memelihara tanaman. Selanjutnya dilakukan pembenihan dan penanaman tanaman sayuran. Setiap tanaman diberi label nama Sunda. Indonesia, dan Latin. Output kegiatan ini adalah terwujudnya halaman sekolah yang tertata dengan baik dan menjadi sarana Pendampingan dilakukan khususnya pada kegiatan implementasi dalam Pendampingan pemeliharaan tanaman dan implementasi pemanfaatan halaman sekolah sebagai sarana edukasi pada siswa RA RA Plus Al-Islam. Evaluasi kegiatan ini dilakukan pada akhir rangkaian program pengabdian masyarakat, yaitu dengan melakukan refleksi selama kegiatan berlangsung, wrap up hasil program, saran dan masukan. Hasil dan Diskusi Kegiatan diawali dengan tahap persiapan dan sosialisasi program. Kegiatan yang dilakukan berupa: Sosialisasi, diskusi, dan penetapan jadwal kegiatan dengan pengelola RA Plus AlIslam untuk mengenalkan program dan verifikasi permasalahan. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid, tim UNEJ melakukan dari Jember, sedangkan peserta dan anggota pelaksana dari UIN Sunan Gunung Djati (SGD) melakukan dari lokasi (Gambar . Penyusunan dan penggandaan materi pelatihan, dilakukan oleh semua anggota tim dibantu oleh mahasiswa. Mahasiswa membantu dalam mendesain cover dan isi buku, serta desain banner. Peningkatan Kualitas Pembelajaran RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut melalui Optimalisasi Sarana Ekoedukasi Berbasis Pertanian Iis Nur Asyiah. Hasbi Assiddiqi. Imam Mudakir. Ellena FL Lilipaly L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume Vi Nomor 1 Mei 2025 . Pembelian alat dan bahan yang akan digunakan untuk pelatihan. Alat dan bahan yang dibeli adalah: benih dan bibit tanaman, 100 pot tanaman, bambu untuk rak pot, sepatu bot untuk anak-anak, alat penyiraman . , pupuk organic Gambar 1. Sosialisasi Dan Diskusi Dengan Pengelola RA Plus Al-Islam Secara Hybrid (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Penataan Lahan Penataan halaman dilakukan di halaman samping dan halaman belakang RA Plus Al-Islam. Halaman samping digunakan untuk budidaya tanaman dalam pot dan vertikultur (Gambar . , halaman belakang untuk budidaya sayuran di lahan (Gambar . Penataan dilakukan sedemikian rupa sehingga menarik dan memudahkan siswa RA berpartisipasi dalam memelihara tanaman. Gambar 2. Penataan Halaman Samping Untuk Budidaya Sayuran Di Pot (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Peningkatan Kualitas Pembelajaran RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut melalui Optimalisasi Sarana Ekoedukasi Berbasis Pertanian Iis Nur Asyiah. Hasbi Assiddiqi. Imam Mudakir. Ellena FL Lilipaly L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume Vi Nomor 1 Mei 2025 Gambar 3. Penataan Halaman Belakang Untuk Budidaya Sayuran Di Lahan (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Kegiatan selanjutnya adalah pemberian materi secara hybrid, dilakukan pada tanggal 30 September 2022 secara hybrid (Gambar . Materi ekoedukasi yang akan disampaikan adalah. pembentukan karakter melalui lingkungan, . budidaya tanaman sayuran di lahan, dalam pot, sistem vertikultur, . perencanaan halaman sekolah sebagai sarana ekoedukasi, dan . perawatan halaman sekolah. Sebelum penyampaian materi dilakukan pretest dan pada akhir kegiatan dilakukan postest. Gambar 4. Penyampaian Materi Ekoedukasi Berbasis Pertanian Secara Hybrid (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Peningkatan Kualitas Pembelajaran RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut melalui Optimalisasi Sarana Ekoedukasi Berbasis Pertanian Iis Nur Asyiah. Hasbi Assiddiqi. Imam Mudakir. Ellena FL Lilipaly L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume Vi Nomor 1 Mei 2025 Nilai rata prestest peserta sebesar 60 dari total 100 dan naik secara siginifikan pada nilai postest dengan nilai rata-rata 90. Pertanyaan meliputi pengertian ekoedukasi, pemanfaatan halaman sekolah sebagai sarana edukasi dengan melibatkan siswa, penataan halaman sekolah, dan manfaat ekoedukasi berbasis pertanian bagi pengetahuan dan keterampilan siswa. Berdasarkan hasil postest guru sudah memahami konsep penggunan halaman sekolah sebagai sarana ekoedukasi berbasis pertanian sehingga bisa kegiatan bisa dilanjutkan ke tahap praktek. Praktek penanaman tanaman sayuran di kebun dan pot dilakukan pada minggu kedua bulan Oktober 2022 secara luring dan pemeliharaan dilakukan sampai tanaman siap panen. Penanaman bibit sayuran dilakukan oleh siswa dengan pengawasan dan arahan guru. Siswa RA tampak antusias dalam melaksanakan kegiatan ini selain karena pengalaman yang pertama juga mereka diberi kesempatan untuk memilih tanaman sayuran yang disukainya (Gambar 5 dan . Kegiatan penanaman juga disaksikan oleh orang tua siswa hal ini bertujuan agar kegiatan di sekolah bisa diterapkan di rumah mengingat mata pencaharian utama orang tua siswa adalah petani. Gambar 5. Penanaman Bibit Sayur Pada Pot (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Peningkatan Kualitas Pembelajaran RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut melalui Optimalisasi Sarana Ekoedukasi Berbasis Pertanian Iis Nur Asyiah. Hasbi Assiddiqi. Imam Mudakir. Ellena FL Lilipaly L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume Vi Nomor 1 Mei 2025 Orang tua merupakan pendidik utama bagi anak-anaknya. Dengan bimbingan dari orang tua, anak cenderung lebih mudah menerima pendidikan dengan baik. Oleh karena itu, pendidikan pertama yang diterima seorang anak berasal dari lingkungan Orang tua memiliki tanggung jawab besar terhadap anak, termasuk dalam hal pembelajaran, pembentukan disiplin, dan pengembangan karakter anak. Gambar 6. Penanaman Bibit Sayur Di Lahan (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Bibit sayur yang ditanam adalah yang cocok untuk dataran tinggi, umurnya pendek dan mudah tumbuh tanpa pemeliharaan yang intensif sehingga cocok untuk pembelajaran di sekolah RA. Bibit sayur tersebut adalah sawi, selada, dan pakcoy. Kegiatan bercocok tanam memiliki banyak manfaat bagi anak, antara lain adalah: . menumbuhkan minat makan sehat, . meningkatkan daya tahan tubuh, . mengasah motorik anak, . mengajarkan tanggung jawab, . mempertajam memori dan fokus7. Untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik maka dilakukan pendampingan khususnya pada implementasi ekoedukasi dalam kegiatan Pendampingan dilakukan secara luring oleh tim dari UIN SGD. Melalui pendampingan tersebut pada bulan Nopember 2022 tanaman sudah bisa dipanen dan hasilnya dibawa siswa RA ke rumah masing-masing. 6 Efrianus Ruli. Tugas dan Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak, (Jurnal Pendidikan Informa. , hal 144 7 Anita yus. Model pendidikan Anak usia dini (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2. Peningkatan Kualitas Pembelajaran RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut melalui Optimalisasi Sarana Ekoedukasi Berbasis Pertanian Iis Nur Asyiah. Hasbi Assiddiqi. Imam Mudakir. Ellena FL Lilipaly L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume Vi Nomor 1 Mei 2025 Gambar 7. Foto Bersama Tim Pelaksana. Peserta. Dan Siswa RA (Sumber: Dokumentasi Lapangan, 2. Kegiatan terakhir adalah evaluasi yang merupakan rangkaian akhir dari kegiatan pengabdian masyarakat di RA Plus AL-Islam, meliputi refleksi selama kegiatan berlangsung, wrap up hasil program, saran dan masukan. Saran dan masukan akan digunakan untuk perbaikan kegiatan pada tahun berikutnya. Berdasarkan diskusi dengan guru, wawancara dengan orang tua siswa, serta respon siswa RA, kegiatan ekoedukasi berbasis pertanian sangat cocok untuk diterapkan di sekolah RA sehingga untuk selanjutnya akan dimasukan ke dalam kurikulum RA Plus Al-Islam. Guru-guru memberikan saran agar kegiatan pengabdian masyarakat di RA Plus AL-Islam rutin dilakukan untuk meningkatkan kualita pembelajaran di sekolah RA. Simpulan Program Pengabdian kepada Masyarakat telah terealisasi dengan baik dibuktikan dengan hasil postest dengan rata-rata nilai sebesar 90 dari total nilai 100, terlaksananya penanaman bibit sayuran sampai panen dengan melibatkan siswa RA, dan masukan positif dari guru maupun wali murid RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut. Pengenalan mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran membantu meningkatkan Peningkatan Kualitas Pembelajaran RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut melalui Optimalisasi Sarana Ekoedukasi Berbasis Pertanian Iis Nur Asyiah. Hasbi Assiddiqi. Imam Mudakir. Ellena FL Lilipaly L O Y ALLOI YT A A LS I T A S Pengabdian Masyarakat Jurnal Jurnal Pengabdian KepadaKepada Masyarakat : 2621-4679 ISSNISSN : 2621-4679 : 2621-4687 ISSNISSN : 2621-4687 Volume I. Nomor 1. Mei 2018 Volume Vi Nomor 1 Mei 2025 motorik siswa RA dan mengajarkan tanggung jawab serta mempertajam memori. Mengajak orang tua siswa menyaksikan kegiatan menanam yang dilakukan siswa merupakan upaya agar orang tua siswa terlibat dalam pengembangan karakter Ekoedukasi berbasis pertanian akan lebih terasa manfaatnnya jika dimasukan ke dalam kurikulum sekolah RA. Ucapan Terimakasih Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat mengucapkan terima kasih pada civitas akademik RA Plus Al-Islam Simpangsari Garut yang telah bersedia berkolaborasi dengan tim dan LP2M yang telah membiayai kegiatan ini melalui hibah Prosendi UNEJ dengan nomor kontrak 4578/UN25. 2/PM/2022. Referensi