PENELITIAN ASLI SOSIALISASI DAN SIMULASI MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI PADA SISWA/I SMP SWASTA ADVENT KABANJAHE KABUPATEN KARO Indah Selviana1. Hartaulina Saragih2. Herianto Bangun3. Jismer Panjaitan4. Eka Permata Sari Purba5 1,2,3,4,5 STIKes Arta Kabanjahe Info Artikel Abstrak Riwayat Artikel: Diterima: 16 Juni 2025 Direvisi: 21 Juni 2025 Diterima: 28 Juni 2025 Diterbitkan: 09 Juli 2025 Melihat buruknya dampak bencana alam gempa bumi yang dapat mengancam keberlangsungan hidup masyarakat terutama anak-anak, semakin membuktikan bahwa pendidikan mitigasi bencana alam sangat perlu Kata kunci: Gempa Bumi. Bencana. Siswa/I untuk dilakukan. Kegiat pengabdian masyarakat mitigasi bencana dilakukan dengan sosialisasi ini di SMP lakukan di sekolah SMP Swasta Advent Kabanjahe Kabupaten karo. Berbagai kegiatan dilakukan dengan Penulis Korespondensi: Indah pemaparan materi melalui presentasi dengan animasi Selviana digital, mengadakan tanya jawab dan diskusi, serta Email: indahselviana0@gmail. dilengkapi dengan simulasi di luar ruangan. Kerentanan yang dimiliki anak-anak dalam menghadapi dan menyikapi bencana alam tentu meningkatkan risiko yang harus segera dilakukan antisipasi dan pemahaman mendalam mengenai bencana alam. Dari hasil evaluasi yang dilakukan dengan pengamatan pada kegiatan simulasi didapatkan 75% atau sekitar 50 siswa memahami dengan baik cara-cara untuk menghadapi gempa bumi ketika di sekolah yaitu di halaman sekolah. Sebelum melakukan sosialisasi, para siswa hampir keseluruhan tidak mengetahui bagaimana cara mitigasi bencana gempa bumi dengan baik dan benar. Jurnal ABDIMAS Mutiara e-ISSN: 2722-7758 Vol. 06 No. Juli, 2025 (P364-. Homepage: https://e-journal. sari-mutiara. id/index. php/JAM DOI: https://10. 51544/jam. Copyright A 2025 by the Authors. Published by Program Studi : Sistem Informasi Fakutas Sains dan Teknologi Informasi Universitas Sari Mutiara Indonesia. This is an open access article under the CC BY-SA Licence (Creative Commons Attribution-ShareAlike 4. 0 International Licens. Pendahuluan Mitigasi gempa adalah upaya berkelanjutan untuk mengurangi potensi risiko dan dampak gempa bumi melalui tindakan struktural dan non-struktural. Tujuannya menyelamatkan manusia, meminimalkan kerusakan infrastruktur, dan mempercepat pemulihan. Mitigasi gempa bukanlah upaya semata untuk merespons saat gempa terjadi, tetapi juga termasuk langkah-langkah pencegahan sebelumnya. Ini melibatkan serangkaian tindakan yang dirancang untuk meminimalkan dampak gempa sebelum, selama, dan setelah terjadinya bencana alam ini. Edukasi dan Kesadaran Masyarakat. Perencanaan Tata Ruang yang Tahan Gempa. Peningkatan Infrastruktur yang Tahan Gempa. Penyediaan Tempat Evakuasi dan Rute Darurat. Perencanaan Tanggap Darurat Metode Bentuk dan Tema Kegiatan Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan pendidikan kesehatan dengan tema AuSosialisasi Dan Simulasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi Ay. Waktu dan Tempat Pelaksanaan Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 19 Mei 2025 jam 00 WIB, tempat SMP Swasta Advent Kabanjahe Kabupaten Karo. Pelaksanaan Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan pemaparan materi melalui presentasi dengan animasi digital, mengadakan tanya jawab dan diskusi, serta dilengkapi dengan simulasi di luar ruangan. Peserta Kegiatan Peserta kegiatan merupakan para siswa/i SMP Swasta Advent Kabanjahe Kabupaten Karo sebanyak 73 orang. Materi Kegiatan pengabdian berisi tentang sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana alam gempa bumi di sekolah. Hasil dan Pembahasan Kerentanan yang dimiliki anak-anak dalam menghadapi dan menyikapi bencana alam tentu meningkatkan risiko yang harus segera dilakukan antisipasi dan pemahaman mendalam mengenai bencana alam. Lembaga pendidikan seperti sekolah menengah pertama sudah sepatutnya untuk memberikan edukasi yang terbaik. Mengingat anak-anak yang sudah dibangku sekolah menengah pertama memiliki tingkat pemahaman yang cukup untuk menyerap informasi mengenai mitigasi bencana. Kegiatan mitigasi yang dilakukan ini tentu memiliki peranan yang besar bagi masyarakat sekitar dalam menghadapi bencana alam gempa bumi. Mitigasi merupakan upaya mengurangi risiko gempa bumi yang perlu untuk dilakukan khususnya di desa ini. Kegiatan mitigasi yang dilakukan adalah dengan sosialisasi. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk membekali siswa suatu pengetahuan mengenai bencana alam, jenis-jenis bencana alam, pengertian gempa bumi, simulasi menghadapi gempa bumi, dan juga cara-cara yang dapat dilakukan siswa untuk menghadapi bencana gempa bumi. Kegiatan pengenalan bencana alam, gempa bumi, dan langkah mitigasi oleh narasumber dilaksanakan dalam rangka meningkatkan pemahaman mengenai mitigasi bencana alam gempa bumi dan menciptakan generasi Tangguh bencana pada siswa-siswi di SMP Swasta Advent Kabanjahe Kabupaten Karo. Kegiatan sosialisasi ini diawali dengan pembukaan dan Setelah itu dilangsungkan pada kegiatan utama yaitu pemaparan materi. Pemaparan materi dalam sosialisasi dilakukan dengan media presentasi yang memuat beberapa materi pokok seperti . pengertian bencana, . macam-macam bencana, . video simulasi menghadapi bencana gempa bumi di sekolah, . pengertian gempa bumi, . hal-hal yang perlu dilakukan ketika terjadi gempa bumi di sekolah. Selain penyampaian materi secara ceramah . juga dilakukan simulasi atau praktik untuk menghadapi gempa bumi ketika berada di lingkungan sekolah. Simulasi ini melibatkan seluruh peserta sosialisasi untuk melakukan praktik sesuai teori yang telah disampaikan Kegiatan simulasi dilakukan di halaman sekolah atau di luar kelas. Kegiatan simulasi ini menjadi tolak ukur pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan dimana siswa yang melakukan simulasi dengan baik berarti memahami materi dengan baik pula. Keseluruhan siswa mengikuti simulasi dengan antusiasme yang tinggi sambil mengingatingat materi yang telah disampaikan sebelumnya dan juga video ilustrasi yang telah ditayangkan sebelum melakukan praktik. Setelah seluruh rangkaian sosialisasi dan simulasi dilakukan, kemudian siswa-siswi kembali ke ruang kelas untuk penutupan acara. Acara ditutup dengan mini games yang bertujuan untuk melihat pemahaman siswa-siswi setelah ada sosialisasi dan simulasi. Melalui beberapa pertanyaan yang disampaikan, mayoritas siswa-siswi sudah dapat menjawab dengan baik dan Hal tersebut membuktikan bahwa materi yang disampaikan dapat dipahami dengan Tidak lupa, mahasiswa memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh siswasiswi karena telah mengikuti rangkaian acara dengan sangat baik. Pemberian hadiah dan kenang-kenangan juga dilakukan sebagai ucapan terima kasih dan apresiasi kepada siswasiswi. Hasil Dari hasil evaluasi yang dilakukan dengan pengamatan pada kegiatan simulasi didapatkan 75% atau sekitar 50 siswa memahami dengan baik cara-cara untuk menghadapi gempa bumi ketika di sekolah yaitu di halaman sekolah. Sebelum melakukan sosialisasi, para siswa hampir keseluruhan tidak mengetahui bagaimana cara mitigasi bencana gempa bumi dengan baik dan benar. Akan tetapi setelah mengikuti kegiatan ini mereka mulai memahami cara mitigasi yang tepat dan mayoritas siswa sudah tepat dalam melakukan praktik di luar kelas. Tolak ukur penilaian yang dilakukan adalah kualitatif dimana pemahaman siswa dinilai dari ketepatan masing-masing siswa dalam melakukan simulasi. Kesimpulan dan Saran Kesimpulan Secara umum, program kerja sosialisasi tanggap bencana gempa bumi yang diadakan di SMP Swasta Advent Kabanjahe Kabupaten Karo dilakukan sebagai bentuk kegiatan mitigasi Dalam kegiatan sosialisasi mendapatkan respon positif dari pihak sekolah secara Seluruh peserta mengikuti kegiatan sosialisasi dengan penuh antusias mulai dari materi pertama hingga materi terakhir. Antusiasme ketika melakukan simulasi menjadi tolak ukur pemahaman para siswa-siswi tentang hal- hal yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana gempa bumi. Dari kegiatan sosialisasi ini dapat dilihat bahwa para siswa-siswi memahami materi yang disampaikan dan meningkatkan pemahaman siswa-siswi mengenai mitigasi bencana gempa bumi. Dengan meningkatnya pemahaman tersebut, diharapkan siswa-siswi mengimplementasikan materi tersebut dengan baik. Sehingga dapat meminimalkan risiko bencana alam gempa bumi di daerah tempat tinggal mereka. Saran Bagi siswa-siswi Diharapkan siswa-siswi setelah mengikuti sosialisasi dalam mitigasi bencana gempa bumi dapat menerapkan pengetahuan yg sudah didapat dalam keadaan kegawat daruratan dalam bencana gempa bumi. Bagi Sekolah Diharapkan sekolah selalu mendukung siswa-siswi dalam melakukan kegiatan yang membangun dan positif Referensi