ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Pemberian Informasi Nutrisi Selama Masa Persalinan dan Penerapan Pain Relief Bayu Irianti1*. Siti Saadah M 2. Uly Artha Silalahi 3 1,2,3 Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Jl. Cilolohan No. 35 Tasikmalaya, 0265 340187 *irianti. biru@gmail. ABSTRAK Permasalahan yang sering terjadi pada masa persalinan adalah perpanjangan waktu bersalin . rolong labo. salah satu hal yang dapat menyebabkan terjadinya hal tersebut adalah kekuatan meneran ibu menurun . bu tidak diberikan makanan dan minuman yang tepat selama masa persalina. Studi pendahuluan deskriptif mengenai jenis makanan yang dikonsumsi ibu di sebagian besar Indonesia dengan sample 368 responden didapatkan bahwa selama persalinan, 79,9 % ibu mengonsumsi makanan dan minuman, dan 56. mengkonsumsi makanan padat. Selain pemenuhan nutrisi, penatalaksanaan nyeri pada persalinan perlu diterapkan dan dikembangkan pada masa intrapartum. Data WHO menyebutkan bahwa sekitar 23. 1% Wanita bersalin memilih SC sebagai alternatif persalinan dengan alasan nyeri. Oleh karena itu tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil trimester II dan i akan pemberian nutrisi dan pain relief yang akan meningkatkan keberhasilan persalinan normal dan meminimalkan Metodenya dengan penyuluhan menggunakan media video. Sebanyak 40 ibu hamil TM II dan i diberikan angket mengenai makanan dan cara mengurangi nyeri saat persalinan sebelum diberikan video mengenai nutrisi dan pengurangan nyeri. Pasca penyampaian video responden diberikan kembali kuesioner yang sama untuk melihat pemahaman akan penyampaian informasi nutrisi dan pengurangan nyeri persalinan. Hasilnya, bahwa 40 resonden . %) responden mengalami peningkatan pengetahuan dengan 2 responden masih dalam kategori cukup. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian edukasi menggunakan video mengenai nutrisi persalinan dan pengurangan nyeri persalinan efektif meningkatkan pengetahuan dan merubah pemahaman ibu hamil untuk menyiapkan persalinan menjadi lebih siap dan menyenangkan. Kata Kunci : Intrapartum, nutrisi persalinan, nyeri, pain relief. PENDAHULUAN Wanita pada masa persalinan memerlukan asupan energi yang cukup besar. Energi yang dimiliki, sebagian besar akan digunakan untuk memastikan setiap proses persalinan berjalan dengan baik. Pemecahan energi terbesar digunakan dalam gerakan otot uterus . sebagai bagian terpenting proses persalinan. Sehingga karbohidrat menjadi makronutrien terpenting saat peoses persalian. Kebutuhan energi yang besar dalam persalinan tidak terpenuhi dengan adekuat karena kontraksi uterus menyebabkan rasa tidak nyaman pada ibu . yeri persali. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Hal ini menyebabkan keinginan ibu untuk makan dan minum selama proses persalinan menurun, sehingga kebutuhan energi tidak terpenuhi dengan baik dan menyebabkan permasalahan dalam persalinan yang akan berefek pada kesejahteraan (Rodriguez et al. Ciardulli et al, 2017. Singata et al 2. Kebutuhan energi ibu bersalin adalah sekitar 700-1000 Kkal/jam dengan kebutuhan energi minimum 121Kkal/jam atau setara dengan seeorang yang tengah mengikuti perlombaan marathon. Jumlah energi yang cukup bersar untuk dipenuhi, menjadi tantangan bagi pemberi asuhan, karena hal tersebut tidak diimbangi oleh fisiologi pencernaan ibu yang lambat bekerja . ebih dari 12 jam pengosongan lambun. saat masa persalinn berlangsung. Keadaan tersebut menjadikan pertimbangan untuk diberikannya makan dan minuman selama masa persalinan sebagai bagian dari asuhan kebidanan yang harus dipenuhi. Permasalahan yang sering terjadi pada masa persalinan adalah perpanjangan waktu bersalin . rolong labo. salah satu hal yang dapat menyebabkan terjadinya hal tersebut adalah kekuatan meneran ibu menurun . bu tidak diberikan makanan dan minuman yang tepat selama masa persalina. Studi pendahuluan deskriptif mengenai jenis makanan yang dikonsumsi ibu di sebagian besar Indonesia dengan sample 368 responden didapatkan bahwa selama persalinan, 79,9 % ibu mengonsumsi makanan dan minuman, dan 56. 6% mengkonsumsi makanan padat. Selain pemenuhan nutrisi, penatalaksanaan nyeri pada persalinan perlu diterapkan dan dikembangkan pada masa intrapartum. Data WHO menyebutkan bahwa sekitar 1% Wanita bersalin memilih SC sebagai alternatif persalinan dengan alasan nyeri. METODE Metodenya dengan penyuluhan menggunakan media video. Sebanyak 40 ibu hamil TM II dan i diberikan angket mengenai makanan dan cara mengurangi nyeri saat persalinan sebelum diberikan video mengenai nutrisi dan pengurangan nyeri. Pasca penyampaian video responden diberikan kembali kuesioner yang sama untuk melihat pemahaman akan penyampaian informasi nutrisi dan pengurangan nyeri HASIL DAN PEMBAHASAN Didapatkan hasil bahwa sebelum dan sesudah pemutaran video pemberian nutrisi pada persalinan dan pengurangan nyeri persalinan didapatkan peningkatan pemahaman dan pandangan ibu mengenai nutrisi yang dapat di konsumsi pada saat bersalin dan alternatif pengurangan nyeri yang dapat dipilih selama proses Dari 40 responden pada awal didapatkan bahwa seluruh responden mengetahui bahwa makanan yang merangsang pencernaan . anis, asa. harus dihindari selama persalinan, namun responden tidak memahami bahwa tekstur makanan memengaruhi proses pembentukan energi yang akan berdampak pada kenyamanan dan lamanya persalinan. ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Dari 40 responden 10 diantaranya memiliki pandangan bahwa saat bersalin, makanan yang dianjurkan adalah makanan yang tinggi serat dan manis, 30 diantaranya memiliki pandangan bahwa kue dan roti menjadi makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi. Dari hal tersebut, dapat dikatakan bahwa pemahaman ibu mengenai makanan selama persalinan cukup baik, karena memahami bahwa saat persalinan makanan yang dianjurkan merupakan makanan yang mudah dicerna, walaupun secara teori makanan bertekstur cair dan semi cair lebih mudah di cerna dan di metabolism dibandingkan dengan makanan padat, namun keseluruhan responden tidak ada yang menjawab nasi beserta lauk pauk sebagai makanan utama untuk dimakan selama persalinan. Pengetahuan ibu mengenai jenis minuman yang diminum saat persalinan terbatas pada air putih dan air manis . he mani. sebagai pengganti energi dengan minuman bersoda dan mengandung alcohol menjadi minuman yang harus di hindari, keseluruhan responden . menjawab hal yang sama. Berdasarkan teori mengenai pemberian hidrasi pada masa persalinan, minuman terbaikyang dikonsumsi ibu adalah minuman yang mengandung glukosa dan tidak menimbulkan reaksi mual atau peningkatan asmam lambung, sebagai contoh minuman mengandung ion dan gula dapat menjadi pilihan, namun tidak disarankan untuk mengkonsumsi minuman yang mengandung pemanis batan serta perasa buatan yang dapat merangsang pencernaan akibat dari menurunnya mortalitas system pencernaan dan meningkatnya asam lambung sehingga dapat menimbulkan rasa mual. Pemberian minuman mengandung glukosa menjadi pilihan terbaik untuk mencegah terjadinya ketosis akibat dari pembentukan energi yang berasal dari non Pada pemberian informasi ini, tidak ada perbedaan pandangan ibu mengenai jenis minuman yang dapat dikonsumsi sebelum pemutaran video maupun setelah pemutaran video. Hasil secara deskriptif tergambar pada tabel 1 berikut: PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SESUDAH PEMUTARAN VIDIO NUTRISI PERSALINAN Gambar 1. Pengetahuan Ibu Sebelum dan Sesudah Pemutaran Video Nutrisi Persalinan ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 Pengetahuan responden mengenai pengurangan nyeri selama persalinan lebih dari setengahnya berpengetahuan cukup . , 7 responden baik dan 10 responden kurang. Hasil dari penilaian awal ini tidak menunjukan bahwa ibu tidak mengetahu mengenai pengurangan nyeri persalinan, namun Sebagian besar hanya mengetahui beberapa cara saja untuk mengurangi nyeri persalinan seperti mengatur nafas, melakukan pemijatan, melakukan relaksasi. Berdasarkan penelitian yang banyak dilakukan mengenai metode pengurangan nyeri, terdapat beberapa alternatif pengurangan nyeri yang dapat dipilih oleh ibu saat persalinan yang disesuaikan dengan karakteristik ibu, kenyamanan ibu dan pilihan ibu. Sehigga setelah diberikan video mengenai pengurangan nyeri, didapatkan bahwa 40 resonden . %) responden mengalami peningkatan pengetahuan dengan 2 responden masih dalam kategori Cukup . ang naik dari kuran. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa pemberian edukasi menggunakan video mengenai nutrisi persalinan dan pengurangan nyeri persalinan efektif meningkatkan pengetahuan dan merubaha pemahaman ibu hamil untuk menyiapakn persalinan menjadi lebih siap dan menyenangkan. Tabel 2 di bawah ini memerihatkan perbedaan pengetahuan mengenai pain relif sebelum dan sesudah pemutaran video. perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah pemutaran vidio Gambar 2 Perbedaan Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Pemutaran Video Painrelif KESIMPULAN Adapun kesimpulan yang dapat di tarik dari pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah: Video nutrisi persalinan dan pain relief dapat dijadikan media edukatif bagi ibu hamil untuk menyiapkan persalinannya Video nutrisi dan pain relief dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman ibu mengenai pemenuhan nutrisis pada saat persalinan dan ARTIKEL PENGABDIAN - SEMINAR NASIONAL PENELITIAN DAN PENGABDIAN 2022 AuSukseskan Transformasi Kesehatan melalui Inovasi dan Implementasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dalam Mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 2030Ay Ae Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Ae 13 Oktober 2022. E-ISSN: 2807-9183 menambah pengetahuan mengenai pemilihan metode pengurangan nyeri saat SARAN Adapun saran yang pada pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah: Pengukuran pengetahuan dapat dilakukan tidak hanya pada ibu hamil, namun dapat dilakukan pada bidan dan kader sehingga proses penyampaian informasi dapat terjalin secara sinergis Dapat dilakukan penelitian lanjutan mengenai penerapan protap pemberian nutrisi serta pengurangan nyeri persalinan, dengan memerhatikan kebutuhan ibu dalam pemilihan metode pengurangan nyeri, serta output terhadap DAFTAR PUSTAKA