Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-MaAoarif Baturaja Volume 10 Number 1: April 2025 Original Article Development Of Modified Injection Phantom As A Learning Media For Intravenous Access Insertion Practicum In Nursing Laboratory Pengembangan Phantom Injeksi Modifikasi Sebagai Media Pembelajaran Praktikum Pemasangan Akses Intravena Di Laboratorium Keperawatan Eva Luthfiati Putri1. Suryanda2. I Gusti Ayu Putu Desy Rohana3 Poltekkes Kemenkes Palembang *Corresponding Author: Eva Luthfiati Putri Poltekkes Kemenkes Palembang Email: eva@poltekkespalembang. Keyword: Injection phantom. Learning media. Installation of intravenous access Kata Kunci: Pantom injeksi. Media pembelajaran. Pemasangan akses intravena A The Author. 2025 Abstract Each laboratory is equipped with a phantom as a learning tool to support student practicum Injection phantoms are essential for advancing students' knowledge and skills in performing injection procedures and installing intravenous access. However, the injection phantom in the Baturaja nursing laboratory does not meet the standard ratio of equipment to students. Additionally, the specifications and features of the existing phantom do not fully enhance students' practical experience. Therefore, the Educational Laboratory Institution needs to develop and modify the injection phantom learning tool as an alternative solution to meet the demand for practicum equipment. This research aims to develop and modify the injection phantom to fulfill the requirements of a learning tool that can enhance both the cognitive and psychomotor aspects of students during injection and intravenous access insertion practicum, using more cost-effective materials. This study employs the Research and Development (R&D) method, which includes the stages of design, tool assembly, initial trial, and subsequent tool acceptance or feasibility testing by expert validators. The sample consists of 40 participants, including 3 lecturers, 1 educational laboratory staff (PLP), and 36 The results indicate that the modified injection phantom functions effectively as a practicum learning tool in the laboratory and has a positive evaluation in terms of its Future research is expected to refine and further develop the function, as well as the overall and specific features, of the modified injection phantom. Abstrak Article Info: Received : March 14, 2025 Revised : March 26, 2025 Accepted : April 20, 2025 Cendekia Medika: Jurnal STIKes AlMaAoarif Baturaja e-ISSN : 2620-5424 p-ISSN : 2503-1392 This is an Open Access article distributed under the terms of the Creative Commons Attribution-NonCommercial 4. International License. Setiap laboratorium dilengkapi dengan phantom sebagai media pembelajaran untuk menopang praktikum mahasiswa. Phantom injeksi menjadi sarana penting untuk memajukan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa dalam melangsungkan tindakan injeksi dan pemasangan akses intarvena. Namun phantom injeksi di laboratorium keperawatan Baturaja belum memenuhi standar rasio jumlah alat dengan mahasiswa, selain itu spesifikasi dan fitur dari phantom yang ada belum maksimal memenuhi pengalaman praktik mahasiswa. Sehingga Pranata Laboratorium Pendidikan perlu melangsungkan pengembangan dan modifikasi media pembelajaran phantom injeksi sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan alat praktikum. Penelitian ini bertujuan mengembangkan phantom injeksi dengan melangsungkan modifikasi untuk memenuhi kebutuhan media pembelajaran yang mampu memajukan aspek kognitif dan psikomotor mahasiswa pada kegiatan praktikum injeksi dan pemasangan akses intavena memakai bahan yang lebih ekonomis. Penelitian ini memakai metode Research and Development dengan melangsungkan tahapan penelitian yaitu desain, perakitan alat, tahap uji coba awal, dan dilanjutkan uji penerimaan alat atau kelayakan oleh validator ahli yaitu 40 sampel yang terdiri dari 3 dosen, 1 PLP dan 36 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan phantom injeksi yang telah dimodifikasi dapat berfungsi dengan baik sebagai media pembelajaran praktikum di laboratorium dan memiliki tampilan yang dinilai baik. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat menyempurnakan dan mengembangkan fungsi, tampilan umum dan khusus phantom injeksi modifikasi dari yang telah ada. PENDAHULUAN Mahasiswa keperawatan harus siap turun pada daerah praktik dan melaksanakan asuhan pada pasien. Sebelum sampai pada mahasiswa harus melalui pembelajaran dan praktik di laboratorium untuk mendapat kompetensi dan skill praktik. Pembelajaran praktik terdiri dari praktik klinis dan praktik laboratorium merupakan pembelajaran mengharuskan mahasiswa mampu memakai gagasan kritis dalam menafsirkan dan menyikapi segenap persoalan, harapan dan kenyataan di https://jurnal. id/index. php/ cendekia_medika / Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-MaAoarif Baturaja Volume 10 Number 1: April 2025 bidang keperawatan sehingga dapat memahami fenomena yang terjadi di Pembelajaran praktik yakni mekanisme belajar mahasiswa yang menegaskan pada keterampilan, yaitu eksploitasi teori dalam bentuk praktik nyata1, sehingga praktik ini menjadi bagian penting dari mekanisme pembelajaran bagi mahasiswa keperawatan. Pembelajaran pembaharuan sejati dari pembelajaran teori yang dipelajari siswa. Hasil dari diperlukan yakni peserta didik siap berkompeten dan profesional dalam laboratorium dapat menaikkan mutu pelatihan selaras kurikulum pelatihan tenaga kesehatan2. Beberapa persoalan dalam mekanisme praktikum klinik dilaboratorium seperti: kurangnya dosen klinis, terbatasnya alat peraga/alat peraga praktik dan hambatan komunikasi. Salah satu persoalan yang sering timbul sehubungan dengan media pembelajaran phantom injeksi. Beberapa mata kuliah yang memakai injeksi phantom antara lain mata kuliah keperawatan dasar anatomi keperawatan dasar pembagian obat intravena, intramuskular, intradermal, dan intrakutan, mata kuliah perawatan paliatif tentang penatalaksanaan nyeri kronis, dan penatalaksanaan keperawatan medikbedah3. Tingginya keperluan peminjaman dan Pranata menginovasi phantom alternatif baru atau kekurangan instrumen inkjesi, dengan maksud untuk memajukan pengetahuan, pemahaman dan eksploitasi instrumen tersebut melalui mahasiswa melalui tindakan langsung4. Pendidik diharapkan mampu untuk dapat mengembangkan media pembelajaran yang tepat sehingga peserta didik mendapatkan kompetensi yang optimal5. Menurut Arifin . , diperlukan kreativitas yang maksimal dari seorang pendidik dalam memajukan alatalat mendeskripsikan teori dan konsep selaras dengan peralatan yang ada dan kondisi dipahami oleh mahasiswa. Salah satu bentuk kreativitas dan wawasan imajinatif dosen atau PLP terletak pada pencarian atau pengembangan media pembelajaran pengembangan bahan ajar Berlandaskan uraian di atas, peneliti tertarik untuk mengembangkan media pembelajaran untuk diaplikasikan sebagai alternatif media pembelajaran dalam berbagai praktik laboratorium. Riset ini reliabilitas dari phantom injeksi yang dimodifikasi yang dapat dimajukan menjadi alternatif phantom untuk aktivitas praktikum di laboratorium keperawatan dan untuk mendeskripsikan pengaruh dari terhadap peningkatan aspek kognitif, perspektif dan psikomotorik mahasiswa. METODE Penelitian ini berlangsung di laboratorium Program Studi Keperawatan Baturaja Poltekkes Kemenkes Palembang, sampel dalam riset ini yaitu sebanyak 40 responden yang terdiri dari 3 orang dosen, 1 orang PLP dan 36 orang mahasiswa yang dilakukan 2 kali uji coba terhadap responden tersebut. Intrumen penelitian yang diguankan adalah kuesioner yang telah terlebih dahulu melalui kajian etik. Metode riset yang diaplikasikan dalam riset ini yakni Research and Development (R&D). Langkah-langkah diaplikasikan peneliti dalam riset dan phantom injeksi tersebut sebayak empat tahapan yakni desain atau perancangan alat modifikasi, perakitan alat, tahap uji coba awal yakni penilaian ahli atau validator, selanjutnya dari hasil uji cob https://jurnal. id/index. php/ cendekia_medika / Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-MaAoarif Baturaja Volume 10 Number 1: April 2025 awal alat disempurnakan kemudian dilakukan uji akhir yaitu penerimaan alat atau kelayakan oleh validator ahli. Tahap dimodifikasi dari bahan dan sejalan dengan proposal yang disiapkan oleh tim Tahap ini diselenggarakan pada 21 Juni 2024. Media yang dikembangkan kemudian dilangsungkan tahap uji coba awal (Preliminary Field Testin. atau uji validitas yang kemudian dinilai oleh validator atau tim expert. Uji ahli ini dilangsungkan terhadap 4 orang validator ahli yang merupakan dosen dan PLP Poltekkes Kemenkes Palembang dan 36 validator mahasiswa, dengan seluruh nya menggunakan instrumen pengukuran yang sama. Analisi menggunakan microsft excel untuk mendapatkan hasil penilaian rata-rata alat modifikasi phantom injeksi yang dilakukan oleh validator pada uji coba awal dan uji penerimaan alat. Adapun pertimbangan etis yang telah dilakukan sebelum penelitian dilaksanakan dituliskan dalam 0773/KEPK/Adm2/2024. HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Coba Awal (Penilaian Ahli/Validato. Tabel 1 Data Penilaian Para Ahli/Validator pada Uji Coba Awal Aspek Penilaian 1 Desain 2 Tampilan Khusus Indikator Phantom modifikasi ini tampak menarik secara umum Phantom modifikasi ini tampak sederhana secara umum Rancangan sejalan dengan konsep injeksi dan pemasangan infus Media ini mempermudah mahasiswa dalam latihan pada praktikum injeksi dan pemasangan infus Model phantom ini tampak gampang dipersiapkan dan dioperasikan secara umum Telah mirip seperti tangan/lengan dan busa dirasa empuk Selang gampang diraba dan terasa lebih gampang ketika penusukan Alat pengalir darah gampang dipergunakan Rancangan alat praga lebih efisien digunakan pada praktik 3 Penyajian Alat 10. Media phantom memiliki warna, desain dan komposisi terlihat Media tertata dengan rapi dan baik Rancangan komponen alat peraga proporsional Gampang dalam pembersihan 4 Ketahanan Alat Media phantom ini dibuat dengan biaya kecil Media phantom ini dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup Komponen media phantom bertahan pada posisi asalnya Gampang dalam perawatan 5 Pengoperasian 18. Gampang dalam pengoperasian alat dan keamanan bagi pengguna 19. Konstruksi alat aman terhadap praktikan atau pemakai lainnya Pemakaian material yang aman https://jurnal. id/index. php/ cendekia_medika / Skor RataRata Pakar 4,80 4,80 4,88 4,61 4,80 4,69 4,21 4,66 4,78 4,80 4,90 4,80 4,76 4,83 4,69 4,78 4,78 4,78 4,66 4,95 Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-MaAoarif Baturaja Volume 10 Number 1: April 2025 Resiko kecelakaan minim 4,92 Nilai rata-rata 4,76 Skor 5 = sangat baik, skor 4 = baik, skor 3 = cukup baik, skor 2 = kurang baik, skor 1 = tidak baik Hasil pada tabel 1 data penilaian ahli antara lain masih kurang terabanya selang mendeskripsikan bahwa dari aspek sebagai pembuluh darah pada pada phantom dan area penusukan yang masih tampilan rancangan secara khusus, memiliki ketahanan rendah. Nilai yang diberikan oleh validator mempunyai bobot pengoperasian dan keamanan bagi yang tinggi dalam penelitian ini sehingga pengguna dan estetika memperoleh poin akan mempengaruhi seluruh aspek yang 4,76. Berlandaskan Hal ini selaras dengan riset Anung interpretasi data yang ada dengan dalam Widiyono2 bahwa derajat kelayakan kualifikasi data sangat baik, maka dapat disimpulkan bahwa media injeksi yang bergantung pada poin yang dicapai dikembangkan sudah baik. Namun ada berdasarkan evaluasi seluruh aspek beberapa masukan dari validator terhadap alat yang dikembangkan Tabel 2 Penilaian Kategori oleh Para Ahli/Validator Kategori Materi Media Rata-Rata Persentase 92,4% 83,8% 88,1% Berlandaskan Tabel 2 hasil riset mendeskripsikan bahwa penilaian ahli pada kategori materi sebesar 92,4%, rating media sebesar 83,8%, dan rata-rata rating sebesar 88,1%. Berlandaskan kriteria interpretasi data yang ada dengan kapasitas data sangat baik, maka diperoleh dalam riset ini yakni untuk pengembangan media pembelajaran phantom injection yang dimodifikasi oleh ahli atau validator berada pada kategori Ausangat baikAy. Poin rataan yang diberikan oleh validator termasuk dalam golongan interpretasi data sangat baik sehingga tidak perlu memerlukan banyak revisi. Kualifikasi Sangat Baik Sangat Baik Sangat Baik sejalan dengan berlandaskan penelitian Fitri . ditemukan bahwa lebih dari 80% materi harus dianggap layak dan valid untuk dijadikan bahan pendukung media pembelajaran yang akan dikembangkan3. Riset lain yang dilangsungkan Nomleni . mendeskripsikan bahwa pada dilangsungkan nilai materi sebesar 82% baru dapat dikatakan layak diaplikasikan dimodifikasi , namun dari 40 validator 32,5% masih memberikan beberapa masukan dan catatan sehingga didapatkan kesimpulan layak digunakan dengan revisi sesuai saran seperti pada tabel berikut. Peneliti mendapat penilaian sangat baik karena nilai yang ditentukan diatas 80% Tabel 3 Penilaian Kelayakan Phantom Injeksi Modifikasi Kategori Layak digunakan tanpa Layak digunakan dengan revisi sesuai Frekuensi Persentase 67,5% 32,5% https://jurnal. id/index. php/ cendekia_medika / Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-MaAoarif Baturaja Volume 10 Number 1: April 2025 Tidak Layak Jumlah Uji Penerimaan Tahap uji penerimaan dilangsungkan pada 30 Juni 2024 setelah perbaikan dilakukan terhadap media yang dikembangkan sesuai saran validator. Pada tahapan ini juga dilakukan terhadap 3 orang dosen, 1 orang PLP dan 36 orang mahasiswa yang sebelumnya telah melalui tahap uji coba awal. Hasil yang didapatkan: Tabel 4 Data Penilaian Para Ahli/Validator pada Uji Penerimaan No Aspek Penilaian Indikator Desain Phantom modifikasi ini tampak menarik secara penampilan umum umum Phantom modifikasi ini tampak sederhana secara Rancangan sejalan dengan konsep injeksi dan pemasangan infus Media ini mempermudah mahasiswa dalam latihan pada praktikum injeksi dan pemasangan Model phantom ini tampak gampang dipersiapkan dan dioperasikan secara umum 2 Tampilan secara 6. Telah mirip seperti tangan/lengan dan busa Khusus dirasa empuk Selang gampang diraba dan terasa lebih gampang ketika penusukan abbocath Alat pengalir darah gampang dipergunakan Penyajian Alat Rancangan alat praga lebih efisien digunakan pada praktik Media phantom memiliki warna, desain dan komposisi terlihat menarik Media tertata dengan rapi dan baik 4,83 4,93 4,76 4,93 4,96 4,96 Rancangan komponen alat peraga proporsional 4,93 Media phantom ini dibuat dengan biaya kecil 4,86 Gampang dalam pembersihan Skor Rata-Rata Pakar Ketahanan Alat 15. Media phantom ini dapat digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama Komponen media phantom bertahan pada posisi Gampang dalam perawatan 4,83 4,86 5 Pengoperasian dan 18. Gampang dalam pengoperasian alat keamanan bagi Konstruksi alat aman terhadap praktikan atau pemakai lainnya Pemakaian material yang aman 4,86 Nilai rata-rata 4,89 Resiko kecelakaan minim Skor 5 = sangat baik, skor 4 = baik, skor 3 = cukup baik, skor 2 = kurang baik, skor 1 = tidak baik https://jurnal. id/index. php/ cendekia_medika / Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-MaAoarif Baturaja Volume 10 Number 1: April 2025 Uji penerimaan didapatkan peningkatan hasil dari aspek rancangan tampilan secara umum, tampilan rancangan secara khusus, penyajian alat, ketahanan alat, pengoperasian dan keamanan bagi pengguna dan estetika memperoleh poin rataan senilai 4,89 dengan Tahap dilaksanakan setelah alat mengalami proses revisi dan pengembangan yang berasal dari masukan para ahli atau validator pada lembar instrumen penilaian, revisi pada alat dilakukan dari setiap kategori media maupun Tabel 5 Penilaian Kategori oleh Para Ahli/Validator pada Uji Penerimaan Kategori Materi Media Rata-Rata Persentase Kualifikasi 93,4% Sangat Baik 95,8% Sangat Baik 95,6% Sangat Baik Berlandaskan Tabel 5, hasil uji lapangan untuk Materi sebesar 93,4% dengan kapasitas sangat baik dan tidak perlu revisi, untuk media sebesar 95,8% dengan kapasitas sangat baik dan tidak perlu revisi. Nilai rata-rata pada hasil uji peneriamaan media injeksi yang telah di modifikasi yaitu 96,6% tercapai dengan kapasitas sangat baik dan sehingga pada alat modifikasi tidak perlu dilakukan revisi. Hal ini menunjukkan media sudah dinilai baik sesuai dengan rancangan dan tujuan Selama uji penerimaan dilakukan alat berhasil dioperasikan dengan baik, media ataupun materinya mudah praktikum untuk melatih skill sehingga mahasiswa dalam pemasangan akses intravena dan injeksi. Dari data form uji penerimaan, modifikasi phantom injeksi yang dibuat dinyatakan Aulayak digunakan tanpa revisiAy oleh dosen. PLP dan mahasiswa selaku pengguna alatalat laboratorium dalam kegiatan paktikum Responden menyatakan desain phantom menarik, bernilai ekonomis dan memiliki kualitas yang baik. Data hasil uji penerimaan disimpulkan pada tabel berikut: Tabel 6 Penilaian Kelayakan Phantom Injeksi Modifikasi pada Uji Penerimaan Kategori Frekuensi Layak digunakan tanpa revisi Layak digunakan dengan revisi sesuai saran Tidak Layak Jumlah Berlandaskan hasil uji coba awal dan uji penerimaan diketahui bahwa media yang dikembangkan sudah valid. Menurut Fuad . , kriteria valid yang memiliki nilai dikembangkan kini dapat digunakan dan tidak perlu dilangsungkan revisi lebih Namun untuk mencapai kesempurnaan pada media yang dikembangkan. Persentase diperlukan berbagai masukan demi kesempurnaan alat yang dikembangkan7. Produk yang dikembangkan oleh peneliti juga telah dilengkapi dengan SPO penggunaan dan penyimpanan alat, keterangan spesifikasi alat dan meteri injeksi dan pemasangan akses intravena, menurut Susilana dan Riyana . setiap media pembelajaran yang telah ada atau hasil dimodifikasi harus memiliki petunjuk penggunaan dan pengawasan alat tersebut https://jurnal. id/index. php/ cendekia_medika / Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-MaAoarif Baturaja Volume 10 Number 1: April 2025 karena hal ini penting untuk mendeteksi keawetan media tersebut8. Pada alat standar prosedur oprasional alat, scara perawatan dan spesifikasi alat telah di buat dalam bentuk barcode yang dapat di scan pada QR code agar mempermudah pengoperasian alat. Menurut Wulandarii & Ardiyanto . dokumen instruksi kerja alat dengan QR Code yang efisien berukuran kecil serta QR Code masih dapat terbaca meskipun mengalami kerusakan fisik hingga 30 %9. Tampilan produk dan barcode pada penelitian sebagai berikut: Nama Alat Gambar QR Code Gambar Alat Phantom Injeksi Modifikasi Gambar 1. Hasil Pembuatan Phantom Injeksi Modifikasi Penelitian pengembangan dan evaluasi media pembelajaran berupa phantom injeksi yang dimodifikasi sebagai alternatif alat peraga yang digunakan pada kegiatan praktikum di laboratorium keperawatan. Karena praktikum laboratorium nantinya akan kreatifitas, mengasah skill dan kemampuan kerjasama pada mahasiswa10. Berdasarkan temuan penelitian, terdapat beberapa aspek penting yang mendukung kelayakan penggunaan phantom ini dalam praktik pemasangan akses intravena. Phantom menggunakan bahan-bahan yang lebih ekonomis, sederhana dan memiliki desain yang mendekati kondisi nyata. Sesuai pernyataan dalam penelitian Rijanto P dan Islamiah . bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran menggunakan phantom sederhana memiliki hasil yangs ignifikan terhadap peningkatan kemampuan belajar Dari segi efisiensi, phantom ini tidak hanya hemat biaya tetapi juga pemeliharaannya, yang dinilai dari aspek penggunaan dan ketahanan alat. Seperti yang dituliskan pada penelitian Susilana dan Riyana . bahwa media pembelajaran memerlukan perawatan khusus agar daya tahannya terjaga dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama8. Dengan konstruksi yang aman dan penggunaan material yang tidak berbahaya, phantom ini mengurangi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi selama proses Estetika alat juga dinilai sangat baik oleh para validator, terutama dalam hal kerapian dan tata letak komponen yang menarik. Keunggulan utama dari pengembangan phantom ini adalah kemampuannya dalam psikomotor mahasiswa. Sejalan dengan penelitian terdahulu yang menyatakan berkualitas dan memiliki relevansi dengan fungsinya dapat meningkatkan kognisi dan Melalui praktik yang dilakukan menggunakan phantom ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang teknik pemasangan infus tetapi juga mendapatkan pemahaman yang mendalam keterampilan praktis yang akan mereka aplikasikan di lapangan. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian terdahulu pembelajaran yang inovatif dan mendekati pemahaman mahasiswa dalam bidang https://jurnal. id/index. php/ cendekia_medika / Cendekia Medika: Jurnal STIKes Al-MaAoarif Baturaja Volume 10 Number 1: April 2025 Mahnun . , menjelaskan media pembelajaran yang andal yakni media yang kelebihan dan fungsi media sehingga integrasi media tersebut membawa manfaat bagi mekanisme pembelajaran12. Konsep ini menjadi dasar peneliti mengembangankan media injeksi yang dimodifikasi, dimana media yang dibuat diselaraskan dengan bentuk aslinya, sehingga selain bervariasi, efisiensi meningkat dan kemampuan kognitif siswa tercipta lebih dari satu media. Tujuannya adalah untuk mengilustrasikan kepada siswa tentang jenis dan perbandingan antara suntikan intrakutan, intramuskular, intravena, dan intradermal. KESIMPULAN Berlandaskan data riset, dapat disimpulkan bahwa phantom injeksi modifikasi yang dikembangkan menjadi alternatif media pembelajaran dapat diaplikasikan untuk praktikum di laboratorium sebagai memenuhi keperluan yang ada karena tampilannya secara umum dan khusus yang telah dinilai dalam kategori Hasil penelitian menunjukkan phantom injeksi yang telah dimodifikasi dapat berfungsi dengan baik sebagai media pembelajaran praktikum di laboratorium dan memiliki tampilan yang dinilai baik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan lebih lanjut alat-alat keperawatan yang hemat biaya namun tetap berkualitas. Dalam penelitian mendatang, peneliti dapat mengeksplorasi penggunaan bahan lain yang lebih ramah lingkungan dan memiliki ketahanan yang lebih baik, serta menambahkan fitur-fitur yang mendukung keterampilan lain yang dibutuhkan oleh mahasiswa keperawatan. Karena penelitian sebelumnya oleh Hardianti, et all . telah menunjukkan bahwa meningkatkan keterampilan dalam dilakukan dengan menggunakan media SARAN Penelitian selanjutnya dapat melakukan penelitian lanjutan dalam penggunaan phantom injeksi modifikasi ini, atau menyempurnakan dan mengembangkan dari aspek materi dan media phantom, tampilan umum dan khusus phantom injeksi modifikasi dari yang telah ada sehingga keandalan dari phantom dapat pengetahuan pengguna dalam praktik di DAFTAR PUSTAKA