p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 PENGARUH STRUKTUR MODAL. UKURAN PERUSAHAAN. DAN LIKUIDITAS TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN SUBSEKTOR OTOMOTIF DAN KOMPONEN YANG TERDAFTAR DI IDN FINANCE PERIODE 2017 Ae 2021 Fika Aprianti1. Eka Purnama Sari2 Universitas Potensi Utama1,2 Received: 20 November 2023 | Revised: 01 Desember 2023 |Accepted : 05 Januari 2024 | Published Online: 31 Januari 2024 ABSTRACT This research aims to determine whether there is an influence of Capital Structure. Company Size and Liquidity on Profitability in Automotive and Component Subsector Companies registered with IDN Finance for the 2017-2021 The method in this research uses a quantitative approach, the number of samples in this research is 9 The data collection technique in this research uses data obtained from financial reports on automotive and component companies registered with IDN Finance for the 2017-2021 period. The data analysis technique uses multiple linear regression tests and descriptive statistics. Data processing in this research uses SPSS 25. 00 for Based on research, it shows that capital structure does not have a positive and significant effect on Company size has a positive and significant effect on profitability. Liquidity has a positive and significant effect on profitability. And simultaneously Capital Structure. Company Size and Liquidity together have a positive and significant effect on profitability. Keywords: profitability, capital structure, company size, liquidity. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh Struktur Modal. Ukuran Perusahaan dan Likuiditas terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Subsektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di IDN Finance periode 2017-2021. Metode dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, jumlah sampel pada penelitian ini adalah 9 perusahaan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan data yang diperoleh dari laporan keuangan pada perusahaan otomotif dan komponen yang terdaftar di IDN Finance periode 2017-2021. Teknik analisis data menggunakan uji regresi linier berganda dan statistic deskriptif. Pengelolahan data dalam penelitian ini menggunakan SPSS 25. 00 for windows. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa struktur modal tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Dan secara simultan Struktur Modal. Ukuran perusahaan dan Likuiditas secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Kata kunci: profitabilitas, struktur modal, ukuran perusahaan, likuiditas. Korespondensi: Fika Aprianti S. Universitas Potensi Utama. Jl. KL. Yos Sudarso Km. 6,5 No. 3-A Tj. Mulia. Kec. Medan Deli. Kota Medan. Sumatera Utara 20241. Email: fikaaprianti0@gmail. com 1 , sariekapurnama42@gmail. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 PENDAHULUAN Perusahaan otomotif dan komponen adalah perusahaan yang bergerak dibidang industry kendaraan seperti sepeda motor, mobil, dan komponen lainnya serta memberikan kontribusi yang cukup signifikan terhadap perkembangan pasar modal di dindonesia. Perkembangan perusahaan otomotif yang berkemabng cukup pesat membuat para investor tertarik untuk menanamkan modal di sektor otomotif, karena banyaknya penduduk Indonesia yang menggunakan kendaraan mobil, dan sepeda motor untuk menjadikan nya sebagai salah satu transportasi yang digunakan sehari-hari. Perekonomian yang selalu mengalami perubahan dan persaingan bisnis yang semakin ketat membuat para manajemen meningkatkan profitabilitas perusahaannya dengan mengembangkan dan menjalankan usahanya dengan efektif dan efisien serta harus memiliki keunggulan yang kompetitif untuk meningkatkan kinerja keuangan perusahaan. Untuk menilai kinerja keuangan atau kondisi perusahaan maka diperlukan analisi dari laporan keuangan perusahaan. Rasio yang digunakan dalam menilai kinerja perusahaan adalah Rasio Profitabilitas. Rasio Profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan atau laba dalam suatu periode tertentu . asmir 2019:. Adapun factor-faktor yang mempengaruhi Profitabilitas diantaraya. Struktur Modal. Ukuran Perusahaan, dan Likuiditas. Rasio likuiditas . iquidity rati. merupakan rasio yang mengambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban . jangka pendeknya. Artinya apabila perusahaan ditagih, perusahaan akan mampu untuk memenuhi utang tersebut terutama utang yang sudah jatuh tempo. Weston dalam Kasmir . 6: . Dalam praktiknya bahwa rasio lancar atau current ratio memiliki standar industry 200% yang dianggap sebagai ukuran yang cukup baik atau memuaskan bagi perusahaan. Struktur modal merupakan perbandingan atau perimbangan antara hutang jangka panjang dengan modal sendiri atau disebut Debt to Equity Ratio atau leverage keuangan yang digunakan perusahaan dalam mencapai stabilitas financial dan terjaminnya kelangsungan hidup perusahaan. Menurut Kasmir . Debt to Equity Ratio merupakan rasio yang digunakan untuk menilai utang dengan ekuitas. Rasio ini dicari dengan cara membandingkan antara seluruh utang, termasuk utang lancar dengan seluruh ekuitas. Rasio ini memiliki rata-rata standar industry sebesar 90% jika dari hasil perhitungan, apabila rasionya diatas rata-rata standar industry dapat dikataka bahwa kondisi perusahaan kurang baik. Rasio ini memiliki rata-rata standar industry sebesar 90% jika dari hasil perhitungan, apabila rasionya diatas rata-rata standar industry dapat dikataka bahwa kondisi perusahaan kurang baik. Dalam penelitian ini indicator ukuran perusahaan diukur dengan menggunakan Logaritma Natural (L. dari total Logaritma natural (L. digunakan untuk mengurangi perbedaan yang signifikan antara ukuran perusahaan yang terlalu besar dengan ukuran perusahaan yang terlalu kecil, maka dari jumlah aktiva dibentuk logaritma natural yang bertujuan untuk membuat data jumlah aktiva terdistribusi secara normal (Mita Tegar Pribadi, 2. Penelitian ini bersumber pada link : w. id, dimana data pada link tersebut menunjukkan bahwa fenomena yang terjadi pada Perusahaan SubSektor Otomotif dan Komponen yaitu bahwa rata-rata ROA pada perusahaan manufaktur sub sektor otomotif dan komponen cenderung mengalam penurunan dan dibawah standart industry. Return On Asset memilikki rata-rata industry 30%. Secara keseluruhan perusahaan subsektor Otomotif dan Komponen dalam kondisi kurang baik karena memiliki hasil pengukuran yang rendah. Rendahnya rasio ini disebebkan Margin laba yang rendah. Dapat dilihat bahwa pada tahun 2017 ROA mengalami kenaikan sebesar 0,150% dan mengalami penurunan selama tiga tahun berturut-turut hingga mencapai 0,032% dan kembali mengalami penaikan di tahun 2021 sebesar 0,067%. Peningkatan nilai ROA menjdi pertanda baik bagi subsektor Otomotif dan Komponen, tetapi harus diperhatikan untuk menjaga ROA sesuai standar industry. Penelitian mengenai penurunan ROA pada industry otomotif telah dilakukan seperti yang dilakukan oleh Hans dan Wolfgang Garn . melakukan penelitian pada industry mobil. Menurut data resmi gabungan kendaraan bermotor Indonesia (Gaikind. industry otomotif diindonesia mengalami penurunan, penyebab utamanya karena kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Akibat kenaikan BBM bersubsidi p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 penjualan otomotif mengalami penurunan. Penurunan ROA diakibatkan karena kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba menurun. Naik turunnya ROA disebabkan oleh laba pada penjualan yang tidak stabil, kemudian disusul oleh penurunan pada perputaran total aktiva. Penurunan ini menandakan bahwa perusahaan semakin tidak efektif dalam mengolah harta untuk memperoleh laba perusahaan. Dampak apabila ROA terus mengalami penurunan bahkan rendah investor juga tidak akan berani untuk berinvestasi karena perusahaan dianggap tidak mempunyai prospek yang bagus untuk masa yang akan datang. Hal ini bisa menurunkan kepercayaan dan minat para investor untuk berinvestasi terhadap perusahaan tersebut. Selain itu. ROA yang terus menurun menunjukkan bahwa perusahaan tidak mampu mengelolah sumber daya yang dimiliki dengan baik, sehingga tidak mampu menghasilkan laba yang tinggi. TINJAUAN PUSTAKA Profitabilitas Kasmir . menyatakan bahwa definisi rasio profitabilitas merupakan rasio untuk menilai kemampuan perusahaan dalam mencari keuntungan. Rasio ini juga memberikan ukuran tingkat efektivitas manajemen suatu perusahaan. Hal ini ditunjukkan oleh laba yang dihasilkan dari penjualan dan pendapatan Kasmir . menyatakan bahwa. Return On Asset merupakan rasio yang memperlihatkan hasil dari jumlah aktiva yang digunakan oleh perusahaan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan pengukuran yang dikemukakan oleh Kasmir. , dengan rumus pengukuran sebagai berikut: Laba bersih setelah pajak Return On Asset = Total aset Dapat disimpulkan bahwa, menurut Kasmir . menyebutkan bahwa, dari pengukuran rasio diatas dapat dilihat kondisi dan posisi perusahaan dengan menggunakan standar rata-rata industri, dimana Return On Asset memiliki standar rata-rata industry sebesar 30%. Likuiditas Dalam kutipan Fred Weston dalam bukunya Kasmir . menyebutkan bahwa rasio likuiditas . iquidity rati. merupakan rasio yang menggambarkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban . jangka pendek. Kasmir . menyatakan bahwa. Current Ratio merupakan rasio untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek atau utang yang akan segera ditagih saat jatuh tempo. Rasio ini mengukur seberapa banyak aktiva lancar yang dimiliki perusahaan untuk menutupi utang jangka pendek yang segera jatuh tempo. Apabila nilai rasio ini rendah, ada kemungkinan bahwa perusahaan kekurangan modal untuk membayar utang. Dalam penelitian ini penulis menggunakan rumus yang disebutkan oleh Kasmir . , dengan rumus pengukuran sebagai berikut: Aktiva lancar yaycycycyceycuyc ycIycaycycnycu = Utang lancar Menurut Kasmir . menyebutkan bahwa, dari pengukuran rasio diatas dapat dilihat kondisi dan posisi perusahaan dengan menggunakan standar rata-rata industri, dimana Current Ratio memiliki standar rata-rata industry sebesar 200%. Struktur Modal Menurut Kasmir . struktur modal merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur seberapa besar hutang perusahaan berpengaruh terhadap penggelolaan aktiva. Dalam penelitian ini penulis menggunakan Debt To Equity Ratio yang digunakan sebagai variabel independen. Kasmir . menyebutkan bahwa. Debt To Equity Ratio merupakan rasio yang digunakan untuk mengetahui p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 perbandingan antara total utang dengan modal sendiri. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan rumus yang disebutkan oleh Kasmir . dengan rumus sebagai berikut: Total Utang yayceycayc ycNycu yaycycycnycyc ycIycaycycnycu = Ekuitas Kasmir . menyebutkan bahwa, dari pengukuran rasio diatas dapat dilihat kondisi dan posisi perusahaan dengan menggunakan standar rata-rata industri, dimana Debt To Equity Ratio memiliki standar rata-rata industri sebesar 90%. Ukuran Perusahaan Menurut Hartono . AuUkuran Perusahaan . irm siz. adalah besar kecilnya perusahaan dapat diukur dengan total aset atau besar harta perusahaan dengan menggunakan perhitungan nilai logaritma total asetAy. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan rumus yang disebutkan oleh Jogiyanto . dengan rumus sebagai berikut: Ukuran Perusahaan = Ln (Total Asse. Nilai total asset biasanya bernilai sangat besar dibandingkan dengan variable keuangan lainya, untuk itu variable asset diperhalus menjadi Log Asset atau Ln Total Asset. Struktur Modal (X. Ukuran Perusahaan (X. Likuiditas (X. Profitabilitas (Y) Gambar 2. 1 Kerangka Konseptual Menurut Sugiyono . menyatakan bahwa hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan masalah penelitian, oleh karena itu rumusan malah disusun dalam bentuk kalimat pertanyaan. Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan masih didasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalui pengumpulan data. Hipotesis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: H1 :Struktur Modal berpengaruh positif terhadap profitabilitas pada Sub Sektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di IDN Finance. H2 :Ukuran Perusahaan berpengaruh positif terhadap profitabilitas pada Sub Sektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di IDN Finance. H3 :Likuiditas berpengaruh positif terhadap profitabilitas pada Sub Sektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di IDN Finance. H4 :Struktur Modal. Ukuran Perusahaan, dan Likuiditas secara bersama-sama brpengaruh positif terhadap profitabilitas pada Sub Sektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di IDN Finance. METODE Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif asosiatif, dimana kuantitatif asosiatif yaitu yaitu data yang berupa penjelasan atau pernyataan yang berbentuk angka. Penelitian ini menggunakan p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 sumber berupa data skunder. Sugiyono . data sekunder adalah AuSumber data yang diperoleh dengan cara membaca, mempelajari dan memahami melalui media lain yang bersumber dari literature, buku-buku, serta dokumen perusahaanAy. Data yang digunakan berupa data laporan keuangan perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di IDN Finance melalui website w. Populasi dalam penelitian adalah populasi sub sektor otomotif dan komponen yang menerbitkan laporan keuangan lengkap setelah audit dimulai pada periode 2017 sampai dengan 2021 yang berjumlah 15 perusahaan yang terdaftar di IDN Finance. Sugiono . menyatakan bahwa, sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Metode sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purvosive Sampling yaitu teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Adapun kriteria yang digunakan penulis dalam menentukan sampel adalah sebagai berikut: Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017 sampai dengan 2021. Perusahaan yang telah mempublish laporan keuangan 5 tahun berturut-turut dan dinyatakan dalam mata uang rupiah pada tahun 2017 sampai dengan 2021. Dengan karakteristik sampel diatas, maka sampel penelitian yang diperoleh sebanyak 9 perusahaan. Pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data kuantitatif yaitu dengan menguji dan menganalisis data penelitian dengan berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Analisis data dalam penelitian ini adalah: Deskriptif Statistik. Asumsi Klasik, dan Uji Hipotesis. HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Uji Deskriptif Statistik Statistic deskriptif merupakan pengumpulan dan perinngkasan data. Statistic deskriptif bertujuan untuk menggambarkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini. Berikut adalah distribusi statistic deskriptif antara lain adalah : Descriptive Statistics Std. Minimu Maximu Deviatio Mean n Struktur Modal Ukuran Perusahaan Likuiditas Profitabilita Valid N . Diketahui untuk variabel Struktur Modal (DER), nilai minimum 0,07, nilai maksimum sebesar 3,75, rata-rata sebesar 1,0149, dan standar deviasi sebesar 0,98046. Variabel Ukuran Perusahaan memiliki nilai minimum 12,60, nilai maksimum sebesar 28,78, rata-rata sebesar 21,0682, dan standar deviasi sebesar 6,21879. Selanjutnya variabel Likuiditas (CR), memiliki nilai minimum 0,60, nilai maksimum sebesar 13,04, rata-rata sebesar 2,9796, dan standar deviasi sebesar 2,63720. Kemudian variabel Profitabilitas p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 (ROA) memiliki nilai minimum -0,06, nilai maksimum sebesar 0,73, rata-rata sebesar 0,0797, dan standar deviasi sebesar 0,12786. Hasil Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Berdasarkan pada data hasil statistic deskriptif, ditemukan adanya data yang tidak normal dan membutuhkan transformasi data agar data tersebut menjadi normal dengan mengubah data dalam bentuk lain. Menurut Ghozali . , data yang tidak terdistribusi secara normal dapat di transformasi agar menjadi normal. Bentuk transformasi yang dilakukan mengacu pada bentuk grafik histogram dari data yang tidak terdistribusi normal. Bentuk transformasi yang digunakan adalah SQRT. LG10(X), dan 1/x atau inverse. Sampel data awal 45 kemudian di transform menjadi 40 menunjukkan bahwa adanya gambar pada pola yang baik dan bentuk grafik yang tidak melenceng ke kiri dan ke kanan dan megikuti arah grafik diagonal sehingga menunjukkan bahwa variabel berdistribusi normal dan memenuhi uji asumsi klasik. Normal P-P Plot of Regression Standardized Residual. Titik-titik data yang menyebar disekitaran garis diagonal dan penyebaran titik-titik data searah mengikuti garis diagonal. Hal ini menyatakan bahwa grafik p-plot berdistribusi normal sehingga memenuhi kriteria asumsi normalitas. Kolmogorov-Smirnov One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Unstandardized Residual Normal Parametersa,b Mean Std. Deviation Absolute Positive Most Extreme Differences Negative Test Statistic Asymp. Sig. -taile. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Test distribution is Normal. Calculated from data. Nilai signifikansi yang diperoleh yaitu 0,200. Lilliefors Significance Correction. Karena dihasilkan berada diatas d. This is a lower bound of the true significance. 0,05 maka nilai residual tersebut normal. Uji Multikolineritas Coefficientsa Collinearity Statistics Model Tolerance VIF inverse_x1 lg10_x2 lg10_x3 Dependent Variable: sqrt_y Nilai tolerance untuk variabel independen Struktur Modal (DER). Ukuran Perusahaan, dan Likuiditas (CR) semua diatas 0,10 dan nilai VIF kurang dari 10. Berdasarkan hal tersebut dalam uji multikolinieritas dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi gejala multikolinieritas dalam model Uji Heteroskedastisitas Coefficientsa Standardize Unstandardized Coefficient Coefficients Std. Model Error Beta Sig. 1 (Constant . inverse_x -. lg10_x2 117 -. lg10_x3 Dependent Variable: ABRESID Data analisis regresi tidak terdapat gejala heteroskedastisitas, menunjukan nilai signifikansi variabel Struktur Modal (DER) sebesar 0,081. Ukuran Perusahaan sebesar 0,521, dan Likuiditas (CR) sebesar 0,097. Hasil tersebut dengan jelas menunjukan bahwa tidak terjadi gejala heteroskedastisitas, hal tersebut karena nilai probabilitas signifikansinya diatas 0,05. Uji Autokorelasi Model Summaryb Std. Error Adjusted of the Durbinel R Square R Square Estimate Watson p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Predictors: (Constan. , lg10_x3, lg10_x2, inverse_x1 Dependent Variable: sqrt_y Dalam uji autokorelasi menggunakan metode Durbin Watson (DW) dengan N= 40 K= 3 d= 1. d =1. dA=1. Berdasarkan pengambilan keputusan dalam uji DW terletak antara d dan dA, maka tidak menghasilkan kesimpulan yang pasti. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi masalah Uji Regresi Linear Berganda Coefficientsa Standardize Unstandardized Coefficient Coefficients Std. Model Error Beta Sig. 1 (Constan. inverse_x -. lg10_x2 lg10_x3 Dependent Variable: sqrt_y Model persamaan regresi linear berganda sebagai berikut: Y = 1X1 2X2 3X3 A Y = 0. 024 X1 0. 132 X2 0. 566 X3 A Dari hasil persamaan regresi linier berganda tersebut dijelaskan bahwa: Nilai konstanta . 016 artinya jika Struktur Modal. Ukuran Perusahaan, dan Likuiditas nilainya 0, maka Profitabilitas bernilai 0. Nilai koefisien regresi variabel Struktur Modal bernilai -0,024 artinya setiap peningkatan Struktur Modal sebesar satu satuan maka akan meningkatkan Profitabilitas sebesar 0,024 dengan asumsi variabel independen lainnya tetap. Nilai koefisien regresi variabel Ukuran Perusahaan bernilai 0,132 artinya setiap peningkatan Ukuran Perusahaan sebesar satu satuan maka akan menurunkan Profitabilitas sebesar 0,132 dengan asumsi variabel independen lainnya tetap. Nilai koefisien regresi variabel Likuiditas bernilai 0,566 artinya setiap peningkatan Likuiditas sebesar satu satuan maka akan meningkatkan Profitabilitas sebesar 0,566 dengan asumsi variabel independen lainnya tetap. Uji Hipotesis Uji Secara Parsial(Uji-. Coefficientsa p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Standardize Unstandardized Coefficient Coefficients Std. Model Error Beta Sig. 1 (Constan. inverse_x -. lg10_x2 lg10_x3 Dependent Variable: sqrt_y Berdasarkan hasil diatas, menunjukkan bahwa: . Struktur Modal yang diproksikan Debt to Equity Ratio (DER) memilki nilai thitung = -1. 892 < ttabel = 2,028 dengan tingkat signifikan sebesar 0,067>0,05 maka H0 diterima dan H1 ditolak. Sehingga Struktur Modal tidak berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap profitabilitas. Ukuran Perusahaan memiliki nilai thitung = 2,403 > ttabel = 2,028 dengan tingkat signifikan sebesar 0,022 <0,05 maka H0 ditolak dan H2 diterima. Sehingga Ukuran Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Likuiditas yang diproksikan Current Ratio. memiliki nilai thitung = 4,119 > ttabel = 2,028 dengan tingkat signifikan sebesar 0,000 <0,05 maka H0 ditolak dan H3 Sehingga Likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas. Uji Simultan Signifikan (Uji . ANOVAa Sum Mean Model Squares Square Sig. 1 Regression . Residual Total Dependent Variable: sqrt_y Predictors: (Constan. , lg10_x3, lg10_x2, inverse_x1 Berdasarkan hasil diatas, menunjukan bahwa nilai Fhitung = 8,862 > Ftabel = 2,870 dan signifikan untuk struktur modal, ukuran perusahaan, dan likuiditas adalah 0,000 atau kurang dari 0,05. Maka H0 ditolak dan H4 diterima. Sehingga struktur modal, ukuran perusahaan, dan likuiditas secara simultan berpengaruh terhadap profitabilitas. Koefisien Determinasi (Uji R. Std. Error Adjusted of the Durbinel R Square R Square Estimate Watson Predictors: (Constan. , lg10_x3, lg10_x2, inverse_x1 Dependent Variable: sqrt_y p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Berdasarkan data diatas, nilai R2 sebesar 0,425 atau 42,5%. Hal ini menunjukan di dalam penelitian ini variabel-variabel independen yaitu struktur modal, ukuran perusahaan, dan likuiditas, dapat menjelaskan variabel dependen yaitu profitabilitas sebesar 42,5% sedangkan sisanya sebesar 57,5% dijelaskan oleh variabel-variabel lain yang tidak terdapat dalam penelitian Pembahasan Pengaruh Struktur Modal terhadap Profitabilitas Berdasarkan hasil uji parsial atau uji t pada tabel menunjukan nilai signifikan struktur modal lebih dari 0,05 . ,067 > 0,. dan nilai t hitung lebih kecil dari t tabel (-1,892 > 2,. maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial struktur modal dengan proksi debt to equity ratio (DER) tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan proksi Return On Assets (ROA). Hasil pengujian sesuai dengan hipotesis (HCA) yaitu struktur modal tidak berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dan HCA ditolak. Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa penggunaan utang yang tinggi akan meningkatkan beban bunga pada perusahaan, sehingga tingginya beban perusahaan untuk melunasi kewajibannya dapat menimbulkan adanya risiko menurunnya laba perusahaan. Struktur modal yang tinggi akan menurunkan tingkat keuntungan perusahaan. Dalam penelitian ini struktur modal yang diproksikan dengan Debt to Equity Ratio (DER) tidak memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan Return On Assets (ROA). Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian yang dilakukan Tri Wartono . ia mengatakan bahwa DER tidak berpengaruh terhadap ROA namun tidak signifikan. Penelitiannya dibenarkan oleh Mohamed . ia juga mengatakan hal yang sama bahwa DER tidak berpengaruh terhadap ROA. Serta pada penelitian yang dilakukan oleh Radhe dan Nitesh . , mereka mengatakan bahwa DER tidak berpengaruh terhadap ROA. Pengaruh Ukuran Perusahaan terhadap Profitabilitas Berdasarkan hasil uji parsial atau uji t pada tabel menunjukan nilai signifikan ukuran perusahaan kurang dari 0,05 . ,022 < 0,. dan nilai t hitung lebih besar dari t tabel . ,403 > 2,. , maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial ukuran perusahaan . berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dengan proksi Return On Assets (ROA). Hasil pengujian tidak sesuai dengan hipotesis (HCC) yaitu bahwa ukuran perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas dan HCC diterima. Dalam penelitian ini ukuran perusahaan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas yang diproksikan dengan Return On Assets. Hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa besar kecilnya ukuran suatu perusahaan akan berpengaruh terhadap profitabilitas, semakin besar perusahaan maka semakinn besar pula laba yang dihasilkan perusahaan, hal ini akan membuat peningkatan profitabilitas pada perusahaan . imbolon dkk 2. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian yang dilakukan oleh Ayu Ambarwati . Ni Wayan Pradnyanita . , dan Doharto Simbolon . yang menyatakan bahwa ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Pengaruh Likuiditas Terhadap Profitabilitas Berdasarkan hasil uji parsial atau uji t pada tabel menunjukan nilai signifikan likuiditas menunjukkan diatas 0,05 . ,000 > 0,. dan nilai t hitung lebih besar dari t tabel . ,119 > 2,. maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial likuiditas dengan proksi Current Ratio(CR) berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas dengan proksi Return On Assets (ROA). Hasil pengujian sesuai dengan hipotesis (HCA) yaitu likuiditas berpengaruh positifterhadap profitabilitas dan HCA diterima. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Hal tersebut mengindikasikan bahwa jika current ratio (CR) semakin tinggi, maka semakin rendah laba yang diperoleh perusahaan. Hal ini dikarenakan karena perusahaan mengeluarkan biaya untuk memenuhi kewajibannya yang harus segera dipenuhi, sehingga hal tersebut berdampak pada laba yang diperoleh perusahaan berkurang. Bukti empiris juga menunjukkan bahwa perusahaan dengan current ratio rendah lebih mampu menghasilkan profitabilitas yang lebih baik dibandingkan dengan perusahaan dengan current ratio tinggi. Penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan Tri wartono . ia mengatakan oleh Lusy,et all. Mereka mengatakan bahwa CR berpengaruh terhadap ROA dan signifikan, serta dibenarkan oleh Eheidu dan Victor . pada penelitian nya juga mengatakan hal yang sama, bahwa CR berpengaruh signifikan terhadap ROA. Pada penelitan Nazis dan Sheila . mereka megatakan bahwa CR juga berpengaruh pada ROA Dan juga pada penelitian yang dilakukan oleh Tania et al . bahwa CR berpengaruh terhadap ROA. Pada penelitian Muhammad Asrhaf . juga mengatakan hal yang sama bahwa CR berpengaruh terhadap ROA. Rinny Meidiyansyah . penelitiannya bawah CR berpengaruh terhadap ROA namun tidak signifkan. Lalu pada penelitian mengatakan bahwa CR berpengaruh terhadap ROA. Pengaruh Struktur Modal. Ukuran Prushaan, dan Likuiditas terhadap Profitabilitas. Berdasarkan hasil uji secara simultan atau uji F pada tabel 4. 15, ditemukan bahwa struktur modal, ukuran perusahaan, dan likuiditas berpengaruh secara simultan terhadap profitabilitas. Struktur modal, ukuran perusahaan, dan likuiditas merupakan bagian dari faktor-faktor Dimana ketiga faktor tersebut bersama-sama memiliki pengaruh terhadap variabel Struktur modal juga dapat mempengaruhi profitabilitas. Apabila penggunaan utang pada suatu perusahaan tinggi akan meningkatkan beban bunga pada perusahaan, sehingga tingginya beban perusahaan untuk melunasi kewajibannya dapat menimbulkan adanya penurunan laba Ukuran perusahaan dapat mempengaruhi profitabilitas. Ukuran perusahaan dapat menunjukan besar kecilnya perusahaan yang dapat dilihat dari tingkat penjualan, jumlah tenaga kerja, atau jumlah aset perusahaan. Apabila ukuran perusahaan besar maka terjadi peningkatan penjualan sehingga laba perusahaan juga akan meningkat. Likuiditas dapat mempengaruhi profitabilitas apabila perusahaan yang memiliki tingkat likuiditas yang tinggi sehingga mampu membayar utang lancar perusahaan maka akan mendapat kepercayaan dari kreditur untuk meminjamkan dana kepada perusahaan sehingga akan memberi dampak peningkatan keuntungan yang diperoleh perusahaan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Ni Wayan Pradnyanita Sukmayanti . yang menyatakan bahwa Struktur Modal. Likuiditas, dan Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap Profitabilitas dan penelitian yang dilakukan Rinny Mediyustiani . yang menyatakan bahwa Ukuran Perusahaan dan Likuiditas berpengaruh terhadap Profitabilitas. KESIMPULAN Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, diatas dimana sampel awal data 45 di transform menggunakan SQRT menjadi 40 data. Dan sampel yang digunakan adalah n=40 , maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut : Struktur Modal tidak berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Subsektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di IDN Finance periode Ukuran Perusahaan berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Subsektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di IDN Finance periode 20172021. Likuiditas berpengaruh signifikan secara parsial terhadap Profitabilitas pada Perusahaan Subsektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di IDN Finance periode 2017-2021. p-ISSN : 2715 - 0127 e-ISSN : 2715 - 0135 Jurnal Manajemen dan Bisnis Jayakarta. Volume 05. No. Januari 2024 Strutur Modal. Ukuran Perusahaan, dan Likuiditas berpengaruh secara signifikan terhadap Profitabilitas pada perusahaan Subsektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di IDN Finance periode 2017-2021. Saran Berdasarkan hasil pembahasan mengenai pengaruh Struktur Modal. Ukuran Perusahaan, dan Likuiditas pada 9 (Sembila. perusahaan subsektor Otomotif dan Komponen yang terdaftar di IDN Finance periode 2017-2021, maka saran yang dapat dikemukakan adalah sebagai berikut: Bagi Perusahaan Bagi perusahaan khususnya perusahaan sub sektor otomotif dan komponen disarankan untuk menjaga tingkat likuiditas tetap optimal sehingga perusahaan tetap stabil dan aman. Perusahaan juga disarankan untuk mempertimbangkan sumber daya yang dimiliki baik berupa modal sendiri ataupun utang yang dimanfaatkan untuk memperoleh profitabilitas. Dalam menjaga kestabilan utang, sebaiknya perusahaan lebih banyak memanfaatkan dana internal untuk mendanai investasinya daripada menggunakan utang, karena utang yang tinggi akan menyebabkan risiko gagal bayar semakin tinggi. Dengan adanya pemanfaatan modal yang baik maka profitabilitas yang diperoleh juga meningkat. Sehingga keputusan yang diambil perusahaan dapat tepat Bagi Investor dan Calon Investor Bagi para investor dan calon investor agar mempertimbangkan dan memperhatikan perkembangan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi profitabilitas sebagaimana telah diungkapkan dalam penelitian ini sehingga tidak salah dalam meningkatkan profitabilitas. Bagi Penelitian Selanjutnya Bagi penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan atau menggunakan variabel lain yang dapat mempengaruhi profitabilitas seperti variabel pertumbuhan penjualan, perputaran piutang, dan modal kerja. Selain itu untuk penelitian selanjutnya disarankan untuk menambah tahun penelitian agar diperoleh hasil yang lebih akurat dan memperluas sampel penelitian DAFTAR PUSTAKA