Mutiara Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. No. Oktober 2024 e-ISSN 3025-1028 Available at: https://jurnal. tiga-mutiara. com/index. php/jimi/index Pengaruh Aksesibilitas Laporan Keuangan dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Good Governance yang Dimediasi oleh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Bogo. Diki Susanto1. Bambang Pamungkas2. David H. Hasibuan3 1,2,3Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan. Bogor E-mail: diki. susanto@gmail. pamungkas@ibik. davidhasibuan@ibik. Abstract This study aims to analyze the role of regional financial management accountability as a mediator between the accessibility of regional financial reports and regional financial accounting systems in relation to good governance in the Regional Apparatus Organizations of Bogor City. Utilizing a quantitative approach, this study employs Structural Equation Modeling (SEM) with the assistance of PLS and IBM Statistics SPSS 26. 0 programs for data The research sample consists of 108 respondents who are employees meeting specific criteria within the Regional Apparatus Organizations of Bogor City. Data collection was conducted through questionnaire distribution to these respondents. The analysis results indicate that regional financial management accountability plays a significant role in mediating the relationship between the accessibility of regional financial reports and regional financial accounting systems towards good governance. These findings suggest that improving the accessibility of financial reports and enhancing regional financial accounting systems can promote the establishment of good governance through increased accountability in financial management. This research provides an important contribution to understanding the factors influencing the realization of good governance at the regional government level and can serve as a reference for policymakers in formulating strategies to improve the quality of governance, particularly in aspects of regional financial management in Bogor City and other regions in Indonesia. Keywords: Accountability. Good Governance. Financial Report Accessibility. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah sebagai mediator antara aksesibilitas laporan keuangan daerah dan sistem akuntansi keuangan daerah terhadap good governance di Organisasi Perangkat Daerah Kota Bogor. Menggunakan pendekatan kuantitatif, studi ini menerapkan metode Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program PLS dan IBM Statistics SPSS 26. 0 untuk analisis Sampel penelitian terdiri dari 108 responden yang merupakan pegawai dengan kriteria tertentu di Organisasi Perangkat Daerah Kota Bogor. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah memiliki peran signifikan dalam memediasi hubungan antara aksesibilitas laporan keuangan daerah dan sistem akuntansi keuangan Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 145 Diki Susanto. Bambang Pamungkas. David H. Hasibuan: Pengaruh Aksesibilitas Laporan Keuangan dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Good Governance yang Dimediasi oleh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Bogo. daerah terhadap good governance. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan aksesibilitas laporan keuangan dan perbaikan sistem akuntansi keuangan daerah dapat mendorong terciptanya good governance melalui peningkatan akuntabilitas pengelolaan Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi terwujudnya good governance di tingkat pemerintahan daerah dan dapat menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dalam merumuskan strategi peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam aspek pengelolaan keuangan daerah di Kota Bogor dan daerah lainnya di Indonesia. Kata-kata Kunci: Akuntabilitas. Tata Kelola Baik. Aksesibilitas Laporan Keuangan. PENDAHULUAN Gelombang reformasi dan otonomi daerah telah membawa angin segar dalam tata kelola pemerintahan Indonesia. 1 Masyarakat kini semakin lantang menyuarakan tuntutan akan pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab khususnya dalam urusan pengelolaan keuangan daerah. 2 Merespons gema perubahan ini, pemerintah telah meletakkan landasan hukum melalui UU No. 23/2014 dan PP No. 12/2019, menggariskan prinsip-prinsip good governance dalam pengelolaan fiskal daerah. Bagaikan sebuah orkestra, pengelolaan keuangan daerah yang baik membutuhkan harmonisasi berbagai elemen. Dari ketepatan waktu yang presisi layaknya metronom, hingga efisiensi yang tajam bagai pisau bedah, setiap aspek memainkan perannya dalam menciptakan simfoni tata kelola yang memukau. Konsep value for money menjadi partitur utama, menuntun setiap nada pengeluaran untuk menghasilkan melodi kesejahteraan yang optimal bagi masyarakat. Namun, di balik layar panggung yang gemerlap. Kota Bogor masih bergulat dengan beberapa sumbang nada. 4 Temuan BPK yang menghadiahi opini Auwajar dengan pengecualianAy menjadi pengingat bahwa perjalanan menuju sempurna masih panjang. Reza Cahya Anggraini dan Saiful Anwar. AuPengaruh Sistem Pengelolaan Dana Kelurahan dan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Dimediasi Akuntabilitas,Ay Journal Economic. Bussines Accounting . 1622Ae1631, https://journal. id/index. php/COSTING/article/view/6305. Yulens Frits Bonai. Syaikhul Falah, dan Sylvia Christina Daat. AuPengaruh Kapasitas Sumber Daya Manusia dan Peran Auditor Internal terhadap Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Waropen,Ay Jurnal Akuntansi. Audit Aset . 1Ae24, https://ejournal. id/index. php/a/article/view/1919. Asrida. Meinarni Asnawi, dan Syaikhul Fallah. AuDeterminan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah pada Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Papua,Ay Keuda: Jurnal Kajian Ekonomi dan Keuangan Daerah 3, no. : 1Ae16, https://ejournal. id/index. php/KEUDA/article/view/710. Dewi Mantasari. Arfianty, dan Fatimah. AuPengaruh Kejelasan Sasaran Anggaran dan Transparansi terhadap Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Desa pada Pengelolaan Dana Desa di Kec. Suppa Kab. Pinrang,Ay Decision:Jurnal Ekonomi Bisnis . 106Ae114, https://jurnal. id/index. php/decision/article/view/2133. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 146 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 Kelemahan sistem pengendalian intern dan ketidakpatuhan regulasi menjadi batu sandungan yang harus disingkirkan. Dalam drama perbaikan ini, akuntabilitas dan transparansi memegang peran 5 Ibarat jendela kaca yang bening, pemerintah daerah dituntut untuk membuka lebar akses informasi keuangan kepada publik. Sistem akuntansi keuangan daerah bukan sekadar mesin hitung, melainkan cermin yang memantulkan realitas fiskal daerah dengan jernih dan akurat. Pemerintah Kota Bogor, layaknya seorang maestro yang terus mengasah kemampuan, telah menunjukkan tekadnya untuk meningkatkan performa. 7 Namun, seperti pepatah AuRoma tidak dibangun dalam semalam,Ay upaya penyempurnaan ini membutuhkan konsistensi dan inovasi berkelanjutan. Pengembangan platform digital yang ramah pengguna dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan menjadi nada-nada baru yang perlu dikomposisikan. Studi lebih lanjut tentang interaksi antara akuntabilitas, aksesibilitas informasi, dan sistem akuntansi dalam membentuk good governance menjadi penting. 9 Bagaikan peta untuk para penjelajah, hasil penelitian semacam ini dapat menjadi panduan berharga bagi pemerintah daerah dalam menavigasi lautan kompleksitas tata kelola keuangan. Perjalanan menuju good governance dalam pengelolaan keuangan daerah bukanlah sprint singkat, melainkan maraton panjang yang membutuhkan stamina dan determinasi. Nur Fitri Dewi. AuPeran Standar Akuntansi Pemerintahan dan Sistem Pengendalian Internal terhadap Kualitas Informasi Laporan Keuangan dan Akuntabilitas Keuangan,Ay Jurnal Profiet 5, no. : 290Ae301, https://ojs. id/index. php/profiet/article/view/136. Nur Fitri Dewi. AuDeterminan Akuntabilitas Keuangan dengan Kualitas Informasi Laporan Keuangan sebagai Variabel Intervening pada Badan Keuangan Daerah Kota Depok,Ay Jamer: Jurnal Akuntansi Merdeka 4, no. : 84Ae91, https://jamer. id/index. php/jamer/article/view/103. Christina Yunnita Garung dan Linda Lomi Ga. AuPengaruh Akuntabilitas dan Transparansi terhadap Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) dalam Pencapaian Good Governance pada Desa Manulea. Kecamatan Sasitamean. Kabupaten Malaka,Ay Jurnal Akuntansi: Transparansi dan Akuntabilitas 8, no. : 19Ae27, https://ejurnal. id/JAK/article/view/2363. Ida Kurnia Putri. AuPeranan Atribut Destinasi Wisata dalam Meningkatkan Revisit Intention yang Dimediasi oleh Kepuasan Pengunjung pada Wisata Geopark Merangin. Jambi,Ay JCS: Journal of Comprehensive Science . 1303Ae1310, https://jcs. id/index. php/jcs/article/view/478. Yunanti Eva Mandasari. Tubagus Ahmad Darojat, dan Nunung Nurhasanah. AuPengaruh Pengelolaan Keuangan Daerah. Akuntabilitas dan Transparansi terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang Tahun 2022,Ay Costing: Journal of Economic. Bussines and Accounting 7, no. : 2597Ae5234, https://journal. id/index. php/COSTING/article/view/11237. Winda Ningsih dan Windi Ariesti Anggraeni. AuDeterminan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dengan Sistem Keuangan Desa sebagai Pemediasi,Ay JAIM: Jurnal Akuntansi Manado 4, no. : 602Ae 619, https://ejurnal. id/index. php/jaim/article/view/7635. Sigit Prabawa. Herman Karamoy, dan Lidia Mawikere. AuPengaruh Sistem Pengendalian Intern dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah terhadap Good Governance (Studi Empiris di Kabupaten Minahas. ,Ay Going Concern: Jurnal Riset Akuntansi 15, no. : 269Ae278, https://ejournal. id/index. php/gc/article/view/28232. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 147 Diki Susanto. Bambang Pamungkas. David H. Hasibuan: Pengaruh Aksesibilitas Laporan Keuangan dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Good Governance yang Dimediasi oleh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Bogo. Setiap langkah maju, sekecil apapun, adalah kemajuan yang patut diapresiasi. Dengan kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan semua pemangku kepentingan, impian akan tata kelola keuangan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat bukanlah fatamorgana belaka, melainkan oasis yang bisa diraih. Dalam kanvas besar pembangunan nasional, pengelolaan keuangan daerah yang baik adalah lukisan indah yang terus dipahat, warna demi warna, untuk menciptakan potret Indonesia yang makmur dan berkeadilan. 13 Setiap daerah, termasuk Kota Bogor, memiliki kuas di tangan mereka untuk turut melukis masa depan yang cerah ini. Temuan-temuan penelitian ini bukan sekadar tinta di atas kertas. Mereka adalah benihbenih perubahan yang, jika ditanam dengan bijak, dapat menumbuhkan hutan lebat tata kelola keuangan yang sehat di Kota Bogor. Bagi Pemerintah Kota Bogor, hasil studi ini bagaikan peta harta karun, menunjukkan jalan menuju kebijakan dan strategi yang dapat mengubah wajah pengelolaan keuangan daerah. Dengan pendekatan holistik ini, mimpi tentang pemerintahan yang bersih, efektif, dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat bukan lagi fatamorgana di padang pasir birokrasi. Ini adalah visi yang dapat dan harus diwujudkan. Karena pada akhirnya, tata kelola keuangan yang baik bukan hanya tentang angka-angka yang seimbang, tapi tentang kehidupan yang lebih baik bagi setiap warga. Kota Bogor, dengan langkah-langkah strategis berdasarkan temuan penelitian ini, memiliki kesempatan untuk menjadi mercusuar bagi daerah-daerah lain. Sebuah contoh nyata bahwa dengan komitmen, inovasi, dan kolaborasi, transformasi pengelolaan keuangan daerah bukan hanya mungkin - tapi juga dapat membawa dampak nyata bagi kesejahteraan METODE PENIELITIAN Dalam upaya mengungkap misteri tata kelola keuangan daerah yang efektif, tim peneliti memulai sebuah ekspedisi ilmiah di jantung birokrasi Kota Bogor. Bersenjatakan Nadia Athiqotul Amalia Rizal dan Suwardi Bambang Hermanto. AuThe role of organizational commitment mediates the effect of leadership style and competence on village government accountability,Ay Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi 8, no. : 2Ae16. Fien Hapsari Somad et al. AuPengaruh Penyajian. Aksebilitas dan Transparansi Laporan Keuangan terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan SKPD pada Pemerintah Kota Lhokseumawe,Ay JAM: Jurnal Akuntansi Malikussaleh 2, no. : 202Ae222, https://ojs. id/index. php/jam/article/view/11866. Superdi. Rasuli, dan Alfiati Silfi. AuPengaruh Penyajian Laporan Keuangan. Aksesibilitas dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Sijunjun. ,Ay Jurnal Online Mahasiswa Fakultas Ekonomi 4, 1 . : 215Ae2029, https://jom. id/index. php/JOMFEKON/article/view/13398. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 148 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 kacamata positivisme dan palu empirisme, mereka mengetuk pintu realitas dengan pendekatan kuantitatif yang terukur dan terstruktur. Layaknya penjelajah yang memilih rute terbaik, tim ini menggunakan kompas purposive sampling untuk memilih 108 responden dari 36 Satuan Kerja Perangkat Daerah. Para pemandu ini bukanlah sembarang pegawai, melainkan mereka yang memiliki Aopeta mentalAo terbaik tentang seluk-beluk keuangan daerah. Alat utama dalam ekspedisi ini adalah kuesioner - bukan sekadar lembar pertanyaan, melainkan jendela ke alam pikiran para responden. 16 Dengan skala Likert sebagai teropongnya, tim peneliti mengukur AocuacaAo sikap dan persepsi, dari badai ketidaksetujuan . hingga cerah-ceria persetujuan penuh . Untuk mengolah Aoharta karunAo data yang terkumpul, tim menggunakan teknologi canggih bernama Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Ibarat mesin pencari emas modern. SEM-PLS ini mampu menyaring butiran-butiran berharga informasi dari tumpukan data yang kompleks. Evaluasi model dilakukan dalam dua babak. Pertama, outer model - seperti memeriksa ketahanan tenda sebelum berkemah - menguji kekuatan hubungan antara variabel laten dan Kedua, inner model - ibarat memeriksa kompas untuk memastikan arah yang benar - menilai akurasi model struktural melalui koefisien determinasi (RA). Hipotesis diuji dengan ketat, menggunakan uji statistik t dengan batas kritis 1,96, setiap hipotesis harus membuktikan dirinya lebih tangguh dari badai ketidakpastian statistik. Metodologi ini dirancang bukan hanya untuk menghasilkan data, tapi untuk menggali wawasan yang kuat dan dapat diandalkan. Seperti peta harta karun yang teliti, hasil penelitian ini diharapkan dapat memandu para pengambil kebijakan dalam menavigasi lautan kompleksitas tata kelola keuangan daerah. Suhadarliyah et al. Metodologi Penelitian Kuantitatif (Pidie: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini. Miftah Amir. Fatra Syahlan, dan Derry Nugraha. AuThe Effect of Social Media Use on Personality and Student Discipline,Ay Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati 5, no. : 174Ae176, https://jurnal. id/index. php/JIPMUKJT/article/view/206. Dian Muslimin et al. Metodologi Penelitian: Pendekatan Kuantitatif. Kualitatif dan Campuran, ed. Rantika. Cetakan 1. (Pilubang: CV. Lauk Puyu Press, 2. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 149 Diki Susanto. Bambang Pamungkas. David H. Hasibuan: Pengaruh Aksesibilitas Laporan Keuangan dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Good Governance yang Dimediasi oleh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Bogo. HASIL DAN PEMBAHASAN HASIL Uji validitas konstruk yang terdiri dari uji diskriman dan uji validitas konvergen merupakan cara yang dilakukan dalam Analisi Outer Model. Loading factor yang diperoleh > 0,5 yang ditunjukkan dalam Gambar 1. Gambar 1. Hasil Kalkulasi Model SEM-PLS Selanjutnya analisis yang dilakukan meliputi Koefisien Determinan (R. , analisis pengaruh langsung dan analisis pengaruh tidak langsung. Tabel 1. Nilai R2 (R-Squar. Variabel R-Square Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan 0,428 Daerah (M) Good Governance (Y) 0,447 R-Square Adjusted Indikasi Model 0,417 Weak (Lema. 0,431 Weak (Lema. Dalam sebuah upaya untuk memahami dinamika tata kelola pemerintahan di Kota Bogor, para peneliti telah melakukan analisis mendalam yang mengungkap beberapa temuan Bayangkan kita sedang menelusuri sebuah peta kompleks yang menggambarkan hubungan antara berbagai aspek pengelolaan keuangan daerah dan kualitas pemerintahan. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 150 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah, yang bisa kita anggap sebagai AojantungAo dari sistem ini, dipengaruhi oleh dua faktor utama: Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan itu sendiri dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah. Menariknya, kedua faktor ini bersamasama membentuk sekitar 42,8% dari keseluruhan gambaran akuntabilitas. Ini seperti menyusun puzzle, di mana kita sudah memiliki hampir setengah bagiannya, namun masih ada banyak potongan lain yang perlu ditemukan untuk melengkapi gambar utuhnya. Selanjutnya, ketika kita melihat pada Good Governance atau tata kelola pemerintahan yang baik, kita menemukan sesuatu yang lebih menjanjikan. Tiga elemen utama Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah. Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan, dan Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah - bersama-sama membentuk 44,7% dari gambaran Good Governance. Ini menunjukkan bahwa model yang digunakan cukup kuat dalam menjelaskan bagaimana tata kelola yang baik terbentuk. Bayangkan ini seperti fondasi yang kokoh untuk sebuah bangunan - meskipun bukan keseluruhan struktur, tapi cukup kuat untuk menopang dan memberi bentuk pada keseluruhan bangunan. Yang menarik, penelitian ini juga mengungkap bahwa hubungan antar variabel tidak selalu searah. Ada yang positif, artinya ketika satu aspek meningkat, aspek lainnya juga ikut Namun, ada juga hubungan yang negatif, di mana peningkatan satu aspek justru menurunkan aspek lainnya. Ini menggambarkan kompleksitas dalam tata kelola pemerintahan, di mana tidak ada solusi Aosatu ukuran untuk semuaAo. Terakhir, dan mungkin yang paling menggembirakan, adalah temuan bahwa semua jalur hubungan antar variabel terbukti signifikan secara statistik. Ini seperti mendapatkan stempel persetujuan yang menegaskan bahwa hubungan-hubungan yang kita temukan bukan kebetulan semata, melainkan pola yang dapat diandalkan. Tabel 2. Hasil Analisis Pengaruh Langsung Original Sample T-Statistics P-Values Keputusan (Pat. X1 -> M 0,106 2,838 Positif X2 -> M 0,633 3,171 Positif X1 -> Y 0,251 9,443 Positif X2 -> Y 0,589 8,412 Positif M -> Y 0,223 3,225 Positif Keterangan: X1 (Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daera. X2 (Aksesibilitas Laporan Keuangan Daera. M (Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daera. dan Y (Good Governanc. Path (Jalu. Analisis berikutnya adalah analisis pengaruh tidak langsung berdasarkan Diagram Jalur model yang telah ditetapkan sebelumnya dengan menggunakan software SmartPLS. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 151 Diki Susanto. Bambang Pamungkas. David H. Hasibuan: Pengaruh Aksesibilitas Laporan Keuangan dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Good Governance yang Dimediasi oleh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Bogo. Tabel 3. Hasil Analisis Pengaruh Tidak Langsung Original Sample TP-Values Keputusan (Pat. Statistics X1 -> M -> Y 0,102 3,164 0,002 Positif X2 -> M -> Y 0,114 3,221 0,005 Positif Seperti yang ditunjukkan dalam Tabel 3, jalur tidak langsung menunjukkan hubungan Path (Jalu. Hubungan antara variabel laten endogen dan eksogen adalah positif, atau searah. PEMBAHASAN Ningsih menyatakan bahwa aksesibilitas laporan keuangan meningkatkan upaya akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. 18 Penelitian oleh Mandasari dkk juga menunjukkan bahwa aksesibilitas laporan keuangan meningkatkan dan sangat meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan. 19 Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dipengaruhi oleh tingkat aksesibilitas laporan keuangan daerah. Sistem akuntansi keuangan daerah sangat penting untuk menyampaikan informasi tentang operasi dan kinerja keuangan pemerintah daerah. Ini membantu mencapai transparansi dan akuntabilitas publik. Pemerintah daerah harus memperbaiki sistem pencatatan dan pelaporan mereka untuk mendukung pelaksanaan akuntabilitas keuangan. Superdi menemukan bahwa sistem akuntansi keuangan daerah memengaruhi akuntabilitas laporan keuangan daerah. 20 Sebaliknya. Mandasari dkk. menemukan bahwa aksesibilitas laporan keuangan dan sistem akuntansi keuangan daerah memengaruhi akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. 21 Dengan demikian, akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dipengaruhi oleh sistem akuntansi keuangan daerah. Pengaruh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah terhadap Good Governance Adanya akuntabilitas atas pengelolaan keuangan negara adalah salah satu ciri pemerintahan yang baik. Akuntabilitas muncul karena kebutuhan, menurut Prabawa dan Ningsih dan Windi Ariesti Anggraeni. AuDeterminan Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa dengan Sistem Keuangan Desa sebagai Pemediasi. Ay Mandasari. Tubagus Ahmad Darojat, dan Nunung Nurhasanah. AuPengaruh Pengelolaan Keuangan Daerah. Akuntabilitas dan Transparansi terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang Tahun 2022. Ay Superdi. Rasuli, dan Alfiati Silfi. AuPengaruh Penyajian Laporan Keuangan. Aksesibilitas dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Sijunjun. Ay Mandasari. Tubagus Ahmad Darojat, dan Nunung Nurhasanah. AuPengaruh Pengelolaan Keuangan Daerah. Akuntabilitas dan Transparansi terhadap Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang Tahun 2022. Ay Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 152 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 Mawikere,22 hal ini menunjukkan betapa pentingnya akuntabilitas. Tidak dapat disangkal bahwa istilah ini telah menjadi jargon yang umum dan tuntutan akan akuntabilitas telah menjadi topik yang sering dibicarakan oleh siswa, masyarakat awam, swasta, dan berbagai lembaga negara dan non-pemerintah. Dengan demikian, dapat disimpilkan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah berpengaruh terhadap pemerintahan yang baik. Pengaruh Aksesibilitas Laporan Keuangan terhadap Good Governance Hasil pengujian yang dilakukan dengan software SmartPLS menunjukkan bahwa aksesibilitas laporan keuangan memengaruhi kualitas pemerintahan di Organisasi Perangkat Daerah Kota Bogor. Melalui penyediaan laporan keuangan yang mudah diakses untuk semua pihak yang berkepentingan, pemerintah daerah bertanggung jawab kepada masyarakat secara terbuka dan jujur. Hal ini menunjukkan bahwa aksesibilitas merupakan bagian dari prinsip-prinsip pemerintahan yang baik, karena salah satu upaya untuk mewujudkan pemerintahan yang baik adalah membuat laporan keuangan yang baik mudah diakses. Akibatnya, aksesibilitas laporan keuangan berdampak pada kualitas pemerintahan yang baik. Pengaruh Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Good Governance Hasil pengujian yang dilakukan dengan software SmartPLS menunjukkan bahwa sistem akuntansi keuangan daerah memengaruhi kualitas pemerintahan di Organisasi Perangkat Daerah Kota Bogor. Sistem akuntabilitas keuangan daerah adalah salah satu bukti pemerintahan yang baik. Sistem akuntansi keuangan daerah mengatur operasi akuntansi Sistem ini mencakup pencatatan, penggolongan, penafsiran, peringkasan transaksi, dan pelaporan, baik secara manual maupun komputerisasi, tentang pelaksanaan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) dan angaran lain yang berkaitan dengan keuangan daerah. Dengan demikian, dapat disimpilkan bahwa sistem akuntabilitas keuangan daerah memengaruhi kualitas pemerintahan yang baik. Pengaruh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah dalam Memediasi dari Pengaruh Aksesibilitas Laporan Keuangan Daerah terhadap Good Governance Di tengah hiruk-pikuk Kota Bogor yang semakin berkembang, sebuah studi menarik telah mengungkap rahasia di balik tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Penelitian ini, yang menggunakan perangkat lunak canggih SmartPLS, telah membuka tabir hubungan antara tiga elemen kunci: aksesibilitas laporan keuangan daerah, akuntabilitas pengelolaan keuangan, dan good governance itu sendiri. Prabawa. Herman Karamoy, dan Lidia Mawikere. AuPengaruh Sistem Pengendalian Intern dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah terhadap Good Governance (Studi Empiris di Kabupaten Minahas. Ay Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 153 Diki Susanto. Bambang Pamungkas. David H. Hasibuan: Pengaruh Aksesibilitas Laporan Keuangan dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Good Governance yang Dimediasi oleh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Bogo. Bayangkan Jembatan ini adalah aksesibilitas laporan keuangan daerah. Semakin kokoh dan lebar jembatan ini, semakin mudah masyarakat melihat dan memahami bagaimana uang mereka dikelola. Ini bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata dari komitmen pemerintah untuk bersikap terbuka dan jujur. Namun, jembatan saja tidaklah cukup. Di sinilah peran akuntabilitas pengelolaan keuangan muncul sebagai penjaga yang setia. Ia memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dalam pengelolaan keuangan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa penjaga ini, jembatan aksesibilitas mungkin hanya akan menjadi monumen tanpa makna. Studi ini mengungkapkan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuangan tidak hanya berdiri sendiri, tetapi juga berperan sebagai mediator yang cerdas. Ia menjembatani pengaruh aksesibilitas laporan keuangan terhadap terwujudnya good governance. Dengan kata lain, akuntabilitas menjadi katalis yang memperkuat dampak positif dari keterbukaan informasi Temuan ini bagaikan menemukan kunci master untuk membuka pintu menuju tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kota Bogor. Ia mengingatkan kita bahwa good governance bukan sekadar slogan, melainkan hasil dari sinergi antara keterbukaan informasi dan pertanggungjawaban yang konsisten. Pengaruh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah dalam Memediasi dari Pengaruh Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Good Governance Di jantung Kota Bogor yang terus berdetak dengan dinamika pemerintahan, sebuah temuan penting telah menyibak tirai tentang bagaimana kualitas pemerintahan terbentuk. Penelitian ini mengungkap peran krusial sistem akuntansi keuangan daerah dan akuntabilitas pengelolaan keuangan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Bayangkan sistem akuntansi keuangan daerah sebagai sebuah mesin canggih yang mengolah dan menyajikan informasi keuangan. Mesin ini bukan sekadar alat pencatat, melainkan juga pembawa pesan tentang bagaimana roda pemerintahan berputar dari sisi Setiap angka yang dihasilkan adalah cerminan dari kinerja dan operasional pemerintah daerah, membuka jendela transparansi bagi publik untuk mengintip ke dalam. Namun, mesin secanggih apapun membutuhkan operator yang handal. Di sinilah akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah mengambil peran sebagai sang operator. Ia tidak hanya memastikan mesin berjalan dengan baik, tetapi juga menerjemahkan setiap output menjadi bahasa yang dapat dipahami dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 154 Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia. Vol. No. Oktober 2024 Studi ini menemukan bahwa akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah bertindak sebagai jembatan penghubung. Ia menjadi mediator yang menguatkan pengaruh sistem akuntansi keuangan daerah terhadap terwujudnya pemerintahan yang berkualitas di Kota Bogor. Ibarat seorang penerjemah ulung, akuntabilitas mengubah bahasa angka menjadi narasi kepercayaan publik. Temuan ini diperkuat oleh penelitian Hapsari dan Salima, yang menyoroti betapa sistem akuntansi keuangan dan aksesibilitas laporan keuangan menjadi pilar penyangga Mereka bagai tiga serangkai yang tak terpisahkan dalam upaya menciptakan pemerintahan yang baik. Pesan yang tersirat dari penelitian ini jelas: pemerintah daerah perlu terus mempertajam sistem pencatatan dan pelaporannya. Ini bukan sekadar tuntutan administratif, melainkan langkah strategis menuju pelaksanaan akuntabilitas keuangan yang lebih kokoh. Setiap perbaikan dalam sistem ini adalah investasi langsung pada kualitas pemerintahan. Pada akhirnya, narasi ini menggarisbawahi sebuah kebenaran fundamental: pemerintahan yang baik di Kota Bogor tidak hanya dibangun di atas fondasi sistem yang canggih, tetapi juga dijaga oleh semangat akuntabilitas yang tinggi. Keduanya, bersamasama, menciptakan simfoni tata kelola yang harmonis, di mana setiap nada transparansi dan akuntabilitas mengalun indah, mengundang kepercayaan dan partisipasi publik dalam orkestra demokrasi lokal. KESIMPULAN Temuan-temuan penelitian ini seperti sebuah puzzle yang akhirnya tersusun sempurna, mengungkap gambaran besar tentang bagaimana tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance terbentuk di Kota Bogor. Aksesibilitas laporan keuangan daerah ternyata memiliki dampak langsung terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan. Bayangkan ini seperti membuka jendela lebar-lebar, membiarkan cahaya transparansi menerangi setiap sudut pengelolaan keuangan. Sistem akuntansi keuangan daerah juga berperan penting dalam membentuk akuntabilitas. Ini seperti memiliki mesin canggih yang tidak hanya mencatat, tapi juga memastikan setiap transaksi dapat dipertanggungjawabkan. Akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah terbukti menjadi pilar utama dalam mewujudkan good governance. Ini adalah jembatan emas yang menghubungkan praktik Tanti Prita Hapsari dan Siti Salima. AuEfikasi Diri Generasi Milenial dan Keputusan Berwirausaha di Bidang Ekonomi Kreatif,Ay Jurnal Kewirausaan dan Bisnis 28, no. : 30Ae38, https://jurnal. id/kewirausahaan-dan-bisnis/article/view/67405. Copyright A2024. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, e-ISSN 3025-1. 155 Diki Susanto. Bambang Pamungkas. David H. Hasibuan: Pengaruh Aksesibilitas Laporan Keuangan dan Sistem Akuntansi Keuangan Daerah terhadap Good Governance yang Dimediasi oleh Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah (Studi Empiris pada Satuan Kerja Perangkat Daerah Kota Bogo. keuangan yang baik dengan tata kelola pemerintahan yang berkualitas. Aksesibilitas laporan keuangan memiliki pengaruh langsung terhadap good governance. Seolah-olah, dengan membuka buku keuangan untuk dilihat publik, pemerintah secara otomatis melangkah menuju tata kelola yang lebih baik. Sistem akuntansi keuangan daerah juga memberikan dampak langsung pada good governance. Ini menunjukkan bahwa fondasi teknis yang kuat dalam pengelolaan keuangan adalah kunci menuju pemerintahan yang baik. Yang menarik, akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah bertindak sebagai mediator antara aksesibilitas laporan keuangan dan good governance. Ini seperti sebuah katalis yang memperkuat dampak keterbukaan informasi terhadap kualitas pemerintahan. Terakhir, akuntabilitas juga memediasi pengaruh sistem akuntansi keuangan daerah terhadap good Ini menegaskan peran sentral akuntabilitas sebagai penerjemah praktik keuangan yang baik menjadi tata kelola yang unggul. REFERENSI