KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Wa Erna1 Rita J. Atarwaman 2 Alfrin Ernest Marthen Usmany3 email: erna031998@gmail. email: rita. atarwaman72@gmail. email: apino. ernesto22@gmail. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris pengaruh pergantian manajemen dan secara voluntary. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2021. Jumlah sampel sebanyak 7 perusahaan dengan 9 tahun pengamatan dan diperoleh 63 observasi. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan proksi variabel Teknik analisis dilakukan dengan teknik analisis regresi logistik menggunakan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa pergantian manjemen tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tidak berpengaruh secara signifikan terhadap KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Perseroan yang telah initial public offering (IPO) di Indonesia atau tercantum di Bursa Efek Indonesia (BEI) harus melaporkan laporan keuangan perusahaan secara lengkap yang telah diaudit oleh auditor independen sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK). Namun, pihak eksternal belum tentu memiliki kepercayaan pada laporan keuangan perusahaan yang telah diperiksa. Hal ini memaksa manajemen untuk melibatkan pihak ketiga, termasuk akuntan publik dan auditor independen yang tergabung dalam Kantor Akuntan Publik (KAP), untuk menyajikan laporan keuangan Peningkatan beberapa kantor akuntan public (KAP) dapat mengakibatkan rivalitas antar perusahaan akuntan public (KAP), sehingga memudahkan pelaku usaha untuk beralih pada 1 kantor akuntan public ke kantor akuntan public lainnya secara bebas atau terpaksa. Secara umum, faktor klien adalah faktor pendorong pergantian KAP secara sukarela, namun ada dua penyebab utama penggantian KAP secara sukarela: pengunduran diri auditor atau pemecatan auditor oleh klien (Febrianto, 2. Aturan awal yang mengatur tanggung jawab peredaran auditor terdapat dalam Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 423/KMK. 06/2002. Peraturan ini kemudian diperbaharui dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 17/PMK. 01/2008 tentang Jasa Akuntan Publik, yang menegaskan dalam pasal 3 ayat . bahwa KAP hanya dapat mengaudit perusahaan paling lama 6 . tahun keuangan berturut-turut. Pergantian auditor secara Voluntary di Indonesia tergolong pada taraf yang cukup banyak, meskipun hal tersebut dapat memicu ancaman Perusahaan perubahan akan menghasilkan fee audit yang relatif lebih tinggi dan juga pada tahun pertama akan sedikit mengganggu kenyamanan kerja karyawan (Widnyani & RM, 2. Dengan diterbitkannya peraturan tersebut, diharapkan mampu menambah mutu terhadap laporan keuangan serta mempertahankan kemandirian seorang auditor. Ada kemungkinan bagi seorang auditor untuk beralih atau berubah atas dasar sukarela atau tidak sukarela. Dengan membatasi masa kerja auditor dan mengganti auditor setiap bulan, peraturan yang berlaku independensi auditor. Di sisi lain, pergantian auditor secara sukarela merupakan penilaian yang dibuat berdasarkan preferensi perusahaan sendiri dan di luar hukum yang berlaku (Dwiyanti dan Sabeni, 2. Perubahan sukarela dalam auditor dapat diakibatkan oleh berbagai alasan yang mungkin timbul baik dari pihak klien maupun auditor . eperti kesulitan keuangan, perubahan manajemen, dan sebagainy. Di sisi lain, jika auditor diganti secara berkala, itu karena persyaratan yang mewajibkannya. Salah satu alasan auditor beralih perusahaan adalah perubahan manajemen. Pergantian pengurus terjadi ketika pimpinan direksi diganti karena dekrit Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) atau ketika direksi Kebijakan akuntansi, dan pemilihan KAP perusahaan semuanya akan berubah jika komisaris dan direksi perusahaan diganti. Alasan lain untuk berpindah auditor adalah kesulitan keuangan. Kesulitan keuangan adalah tanda bahwa Kesulitan keuangan, menurut (Platt dan Platt, 2. , adalah fase yang dimasuki korporasi sebelum menyatakan kebangkrutan atau likuidasi. Sementara Foster . mendefinisikan kesulitan keuangan sebagai "masalah likuiditas yang parah yang tidak dapat diselesaikan tanpa penskalaan yang cukup besar dari KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 operasi atau struktur entitas," Ramadhani . memiliki definisi yang berbeda: AuKesulitan keuangan digunakan untuk menggambarkan masalah likuiditas serius yang memerlukan penskalaan kembali yang signifikan dari operasi atau struktur entitasAy. Indonesia merupakan salah satu negara yang memberlakukan peraturan pergantian auditor secara wajib . , namun munculnya KAP dan perusahaan klien serta permasalahan perusahaan yang mengganti auditor atau KAP secara sukarela menimbulkan kekhawatiran bahkan prasangka di kalangan investor. Dalam laporan keuangan perusahaan, penyebab pergantian auditor tidak pernah diungkapkan secara detail. Alasan di balik pergantian auditor sukarela perusahaan, yang bertentangan dengan aturan pemerintah, telah menimbulkan berbagai pertanyaan. Oleh karena itu, hal ini dapat menyebabkan pemangku kepentingan memiliki keraguan kepada perusahaan yang bertekad untuk beralih auditor. Tahun Jumlah Voluntary Auditor Pada tabel di atas, 22 perusahaan pertambangan yang terdaftar pada bursa efek Indonesia (BEI) pada 2016 melakukan pergantian auditor secara sukarela. Pada 2017, 26 perusahaan mengalami pergantian auditor. Pada tahun 2018 terjadi di 12 perusahaan tambang. Kemudian di 28 perusahaan pada 2019 melakukan pergantian auditor, dan 30 perusahaan pada 2020. Di tahun 2021 terjadi auditor switching pada 31 perusahaan pertambangan. Ini menunjukkan bahwa ada 149 perusahaan melakukan pergantian auditor selama enam tahun . Berdasarkan informasi dari w. id, salah satu fenomena pergantian auditor terjadi di PT. Tiga Pilar Sejahtera Tbk. Dalam lima tahun terakhir. PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk sudah tiga kali berganti auditor. Pada tahun 2017, auditor Didik Wahyudiyanto bekerja di PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk. PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk kemudian pindah ke auditor Tjun Tjun pada tahun 2018 dan Tahun 2020 terjadi relokasi PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk kepada auditor Jul Edy Siahaan. PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk kembali berpindah auditor ke Hermawan Setiadi pada tahun 2021. PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) alias TPS Food dituding melakukan penggelembungan dana pada laporan keuangan tahun 2017, saat gugatan dimulai. Masalah ini bermula ketika hingga 61% pemegang saham menolak menyetujui laporan keuangan tahun buku 2017 yang diaudit oleh Akuntan Publik (AP) Didik Wahyudianto dari KAP Amir Abadi Jusuf. Aryanto. Mawar & Rekan. Penolakan ini terjadi dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) TPS Food pada Jumat, 27 Juli Dewan Komisaris juga menolak laporan keuangan tahun 2017 yang melaporkan rugi bersih Rp 565 miliar karena mayoritas pemegang saham tidak percaya KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 dengan laporan keuangan yang disampaikan direksi. Keputusan pergantian direksi dipengaruhi oleh hal tersebut. Joko Mogoginta, direktur utama perusahaan saat itu, melihat ini sebagai upaya untuk mengambil alih bisnis yang ia dirikan pada 1990. Korporasi mengadakan RUPSLB pada 22 Oktober 2018, dengan penunjukan direktur baru sebagai agenda utama. Hengky Koestanto juga ditunjuk oleh TPS Food sebagai direktur utama yang baru. Kemudian. KAP Ernst & Young melakukan audit investigatif berdasarkan fakta atas 4 kondisi keuangan perseroan atas Berdasarkan temuan audit EY, sebelumnya telah menggelembungkan dana sebesar Rp 4 triliun di sejumlah pos keuangan . Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perusahaan untuk menyajikan kembali laporan keuangan 2017 pada tahun 2019 untuk menyelesaikan masalah ini. TPS FOOD juga berganti Akuntan Publik (AP) Didik Wahyudianto menjadi Akuntan Publik (AP) Tjun Tjun (CNBC Indonesi. seiring dengan pergantian pengurus. Maka hal tersebut menjadi salah satu faktor dilakukannya pergantian auditor karena adanya perubahan jajaran dewan direksi untuk memperbaiki reputasi perusahaannya. PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk memiliki dua pergantian auditor sepanjang tahun 2017 dan 2021. Dimana PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk menggunakan KAP Satrio Bing Eny & Partners pada tahun 2017. namun pada tahun 2019 perusahaan beralih ke KAP Tanudireja. Wibisana. Rintis & Rekan sebagai auditornya. Total liabilitas > Total Ekuitas yang menyebabkan perusahaan mengalami kesulitan keuangan . inancial distres. diketahui dari data laporan keuangan tahun 2017Ae2021. Karena hal tersebut. PT. Solusi Bangun Indonesia Tbk sering berganti auditor (E Nurulita, 2. Kasus berikut terjadi pada perusahaan pertambangan PT Perdana Karya Perkasa yang mengalami penurunan total aset selama tahun studi dan peningkatan financial distress. Inilah alasan mengapa korporasi ini berganti auditor . Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka penelitian ini mengambil judul AuPENGARUH PERGANTIAN MANAJEMEN DAN FINANCIAL DISTRESS TERHADAP AUDITOR SWITCHING SECARA VOLUNTARY (Studi Empiris Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2. Ay. Teori keagenan, teori yang menggambarkan hubungan antara agen . dan prinsip . , adalah teori menyeluruh yang mendasari penelitian ini. Jensen & Meckling . pertama kali mengemukakan teori keagenan, yaitu suatu pengaturan antara satu atau lebih pihak yang dikenal sebagai prinsipal dan pihak lain yang dikenal sebagai agen yang diberi wewenang untuk bertindak atas nama prinsipal, melibatkan kepentingan klien, dan mendelegasikan wewenang tertentu dalam pengambilan keputusan. Konflik kepentingan dan ketidakseimbangan pengetahuan antara prinsipal dan agen menyebabkan kesulitan keagenan. Karena agen berada dalam posisi untuk mengetahui lebih banyak tentang perusahaan daripada prinsipal, konflik ini kemudian berdampak pada item yang dapat menyebabkan perusahaan mengganti Menurut teori keagenan, prinsipal menunjuk seorang agen untuk melaksanakan tugas yang menguntungkannya, termasuk memberikan kekuasaan kepada agen untuk mengambil keputusan. Prinsipal mengharapkan bahwa agen akan menerima pengembalian dana yang mereka investasikan. Di sisi lain, agen bertanggung jawab penuh untuk mengelola perusahaan sesuai dengan keinginan prinsipal. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Sebagai bentuk pertanggungjawaban manajemen kepada pemilik, memberikan laporan informasi perusahaan kepada pemilik untuk setiap periode. Auditor switching adalah pergantian auditor atau KAP yang dilakukan oleh suatu perusahaan. Ada dua bentuk pergantian KAP: sukarela . dan wajib . Pergantian auditor secara wajib . terjadi sebagai hasil penegakan komitmen di bawah aturan pemerintah yang relevan, auditor diganti secara wajib. Di sisi lain, jika bersifat sukarela, hal itu disebabkan oleh unsur-unsur pemicu atau sebab-sebab tertentu yang terkait dengan klien atau KAP yang berada di luar lingkup persyaratan hukum yang sesuai. Menjaga independensi auditor akan membuatnya dapat melaksanakan tanggung jawabnya sebagai auditor secara objektif (Pawitri & Yadnyana, 2. Pergantian adalah ketika mengundurkan diri secara sukarela atau sebagai hasil keputusan yang dibuat oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Perubahan kebijakan bisnis seringkali mengikuti perubahan manajemen, termasuk perubahan direksi dan komisaris. adalah kondisi yang menunjukkan suatu perusahaan sedang mengalami kesulitan keuangan. Menurut (Platt dan Platt, 2. , kesulitan keuangan adalah tahap di mana kondisi keuangan perusahaan memburuk sebelum kebangkrutan atau likuidasi. Sedangkan Foster . dalam Ramadhani . mendefinisikan financial distress sebagai: AuFinancial distress is used to mean severe liquidity problems that cannot be resolved without a sizable rescaling of the entityAos operations or structureAy. Pergantian Manajemen (X. Auditor Switching (Y) Financial Distress (X. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Perusahaan Pertambangan yang terdaftar dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 20132021. Penentuan Sample dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling agar memperoleh sampel yang tepat sesuai dengan kriteria yang telah di tentukan. Yang mana metode purposive sampling ditentukan dengan mempertimbangan kriteria sebagai berikut: Perusahaan Pertambangan yang aktif pada saat penelitian, dan terdaftar di BEI dari tahun 2013 sampai 2021. Perusahaan pertambangan yang menyajikan laporan keuangan secara berturut-turut selama tahun 2013-2021 yang berisi data dan informasi yang dapat digunakan dalam penelitian, serta laporan keuangan tersebut telah di Perusahaan yang menerbitkan laporan keuangan dalam mata uang Indonesia KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 (Rupia. Perusahaan tersebut melakukan selama periode tahun 2013-2021 Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang berbentuk angka atau Data kuantiatif berfungsi untuk mengetahui jumlah atau besaran dari sebuah objek yang akan diteliti (Sukoco, 2. Penelitian kuantitatif selalu berusaha menggeneralisasi hasil penelitian yang didapat, sehingga biasanya penelitian kuantitatif menggunakan perhitungan-perhitungan statistik untuk mengolah datanya. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data sekunder, antara lain informasi laporan keuangan tahunan yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara. Data sekunder berasal dari catatan keuangan yang tersedia di situs resmi BEI di w. id, termasuk laporan tahunan dan laporan keuangan yang telah diaudit untuk perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2013Ae2021. Teknik dokumentasi digunakan dalam penelitian ini untuk mengumpulkan data sekunder, yaitu dengan mengumpulkan, mencatat, dan menelaah laporan tahunan dan laporan keuangan audit perusahaan pertambangan yang terdaftar di BEI untuk tahun 2013 sampai dengan 2021. Variabel yang digunakan pada penelitian ini terdiri dari variabel dependen dan variabel independen. Variabel dependen merupakan variabel yang dipengaruhi oleh atau sebagai akibat dari variabel independen. Auditory switching merupakan variabel dependen dalam penelitian ini. Pergantian auditor mengacu pada pergantian auditor KAP yang dilakukan korporasi. Ada dua bentuk pergantian KAP: sukarela . dan wajib . Dalam penelitian ini variabel bebas adalah variabel yang mempunyai pengaruh atau membuat perubahan langsung terhadap variabel terikat . Perubahan manajemen dan kesulitan keuangan merupakan faktor independen yang digunakan dalam penelitian ini. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi logistik dengan bantuan aplikasi SPSS versi 25. Data akan diuji terlebih dahulu sebelum dilakukan analisis hubungan antar faktor. Penelitian menggunakan analisis regresi logistik karena variabel terikat dalam penelitian ini menggunakan variabel Analisis regresi logistik dipakai untuk menguji apakah probabilitas terjadinya variabel terikat dapat diprediksi dengan variabel bebasnya. Teknik analisis regresi logistik tidak memerlukan asumsi normalitas data pada variabel bebasnya (Ghozali, 2. dan mengabaikan heteroskedastisitas (Gujarati, 2. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan Pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2013-2021, dimana sampel yang dipilih dari populasi menggunakan metode purposive sampling yaitu proses pemilihan sampel berdasarkan kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti terlebih dahulu. Berikut adalah hasil dari proses pemilihan data yang digunakan dalam penelitian ini. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Keteranga Perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2013-2021 Perusahaan pertambangan yang tidak menyajikan laporan keuangan secara berturut-turut selama tahun 2013-2021 dan tidak memiliki data dan informasi lengkap untuk penelitian Perusahaan yang tidak menggunakan mata uang Perusahaan yang tidak mengalami Auditor Switching pada periode penelitian Perusahaan yang memenuhi kriteria sampling Tahun pengamatan Total sampel selama periode penelitian Jumlah . Dari tabel di atas, terlihat bahwa terdapat 7 perusahaan yang layak untuk dijadikan sampel dan telah memenuhi kriteria penelitian pada perusahaan pertambangan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk jangka waktu 9 tahun yaitu tahun 2013 sampai dengan tahun 2021. Berikut ini adalah daftar nama perusahaan yang termasuk dalam sampel penelitian: AIMS CNKO MTFN PKPK PTBA RUIS SMMT Akbar Indo Makmur Stimec Tbk Exploitasi Energi Indonesia Tbk Capitalinc Investment Tbk Perdana Karya Perkasa Tbk Bukit Asam Tbk Radiant Utama Interinsco Tbk. Golden Eagle Energy Tbk Pergantian Manajemen Financial Distress Auditor Switching Valid N . Mean Std. Deviation Minimum Maximum KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Berdasarkan Tabel 4. 3, hasil deskriptif dijelaskan sebagai berikut: Hasil Analisis Statistik Deskriptif Variabel Financial Distress (FD) Analisis statistik deskriptif variabel financial distress menghasilkan nilai minimum sebesar 0,548 dari Perusahaan Golden Eagle Energy Tbk pada tahun 2016 dan Perusahaan Capitalinc Investment Tbk memberikan nilai maksimum sebesar 130,388 pada tahun 2017 dengan standar deviasi 20,829751 dan nilai rata-rata 11,00334 . Hasil Analisis Statistik Deskriptif Variabel Pergantian Manajemen (PM) Analisis statistik deskriptif variabel Perubahan Manajemen menghasilkan nilai minimum 0 dan nilai maksimum 1, dengan rata-rata 0,27 dan standar deviasi 0,447. Nilai mean sebesar 0,27 menunjukkan bahwa rata rata dari 63 sampel yang diteliti 27% . melakukan pergantian manajemen dan sisanya 73% . tidak melakukan pergantian manajemen. Hasil Analisis Statistik Deskriptif Variabel Auditor Switching (AS) Analisis statistik deskriptif variabel Auditor Switching menghasilkan nilai rata-rata 0,35 dan standar deviasi 0,481, dengan nilai minimum 0 dan nilai Nilai mean sebesar 0,35 menunjukkan bahwa rata rata dari 63 sampel yang diteliti 35% . melakukan pergantian auditor dan sisanya 65% . tidak melakukan pergantian auditor. Tes Goodness of Fit oleh Hosmer dan Lemeshow menguji apakah model cocok dengan data empiris atau tidak . odel dikatakan fit jika tidak ada perbedaan antara model dengan dat. Hipotesis nol tidak dapat dibantah jika nilai statistik Hosmer and Lemeshow Goodness of Fit lebih besar dari 0,05, yang menunjukkan bahwa model dapat memprediksi nilai observasi atau model dapat diterima karena didukung oleh data observasi (Ghozali , 2. Step Chi-square Sig. Seperti yang terlihat pada Tabel 4. Nilai signifikansinya adalah 0,111. Dengan nilai di atas 0,05 () 5%, nilai signifikansi yang dicapai sudah memenuhi Hal ini berarti model mampu memprediksi nilai observasinya atau model dapat diterima karena cocok dengan data observasi nya sehingga model ini dapat KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 digunakan untuk analisis selanjutnya. Pengujian keseluruhan model . verall model membandingkan nilai -2 Log Likelihood di awal (Block Number = . dengan nilai -2 Log Likelihood di akhir (Block Number = . , model keseluruhan . verall model fi. Berikut ini adalah premis untuk menguji kecocokan model: H0 : Model yang dihoptesiskan fit dengan data. Ha : Model yang dihipotesiskan tidak fit dengan data. -2 Log Iteration Constant Step 0 Constant is included in the model. Initial -2 Log Likelihood: 81. Estimation parameter estimates changed by less than . Iteration -2 Log Consta Coefficients Pergantia Manajeme Financi Distres Method: Enter Constant is included in the model. Initial -2 Log Likelihood: 81. Estimation terminated at iteration number 3 because parameter estimates changed by less than . Step Pengujian dibuat dengan mencocokann nilai -2 Log Likelihood (-2LL) pada awal (Block Number = . dengan nilai -2 Log Likelihood (-2LL) pada akhir (Block Number = . Nilai - 2LL awal adalah sebesar 81,516. Setelah dimasukkan variabel independen, maka nilai -2LL akhir mengalami penurunan menjadi sebesar 80,930. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 model regresi yang lebih efektif atau dengan kata lain model yang dihipotesiskan fit dengan data. Nagelkerke R Square adalah tes yang digunakan untuk menentukan seberapa besar variabel independen dapat menjelaskan dan mempengaruhi variabel dependen. Ini digunakan untuk menentukan koefisien determinasi. Rentang Nagelkerke R Square adalah dari 1 sampai 0. Menurut Ghozali . , model dianggap kurang baik dalam mencocokkan data jika nilainya lebih dekat ke 0 daripada ke 1. Sebaliknya jika nilainya mendekati 1 maka model dianggap semakin goodness of fit. Step -2 Log Cox & Snell R Nagelkerke R Square Square Estimation terminated at iteration number 3 because parameter estimates changed by less Tabel 4. 6 dalam tabel model summary. Nilai Nagelkerke R Square pada tabel ini memiliki nilai 0,013. Hal ini menunjukkan bahwa 1,3% variasi variabel dependen dalam penelitian ini dapat dipertanggungjawabkan oleh variabel independen. Sisanya sebesar 98,7% dijelaskan oleh variabel independen lain diluar model penelitian ini. Variabel bebas yang terdiri dari pergantian manajemen dan financial distress hanya bisa mendeskripsikan 1,3% dari perubahan variabel terikatnya yaitu pergantian auditor dengan nilai 1,3%. sisanya 98,7% dari perubahan dijelaskan oleh variabel lain di luar model. Apabila dari kedua variabel tersebut hanya dapat menjelaskan 1,3% sedangkan faktor lain 98,7% maka dapat dikatakan bahwa model penelitian ini kurang Namun, jika dilihat kembali, ada faktor tambahan yang terkait dengan perusahaan dan KAP serta kedua variabel ini yang memengaruhi pergantian auditor. seperti perubahan manajemen, perubahan komite audit, kesulitan keuangan, ukuran perusahaan, dan lain-lain di sisi perusahaan. Pada sisi kantor akuntan public (KAP), seperti audit delay, fee audit, audit , dan lain-lain. Maka angka 1,3% merupakan jumlah yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan kejadian variabel lain di luar penelitian. Faktor-faktor ini mengarah pada kesimpulan bahwa model penelitian ini cukup baik. Regresi dengan sedikit atau tanpa korelasi antara variabel independen adalah model regresi yang baik. Untuk mengetahui kekuatan hubungan antar variabel independen, pengujian ini menggunakan matriks korelasi. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Financ Step 1 Constant Pergantian Manajemen Distress Constant Pergantian Manajemen Financial Distress Temuan menunjukkan bahwa tidak ada koefisien korelasi lintas variabel dengan nilai lebih besar dari 0,3, menunjukkan bahwa tidak tanda-tanda multikolinieritas antara variabel independen. Matriks klasifikasi menunjukkan kapasitas model regresi untuk meramalkan kecenderungan pergantian auditor oleh perusahaan pertambangan. Step 1 Observed Auditor Switching Tidak Melakukan Pergantian Auditor Melakukan Pergantian Auditor Overall Percentage The cut value is . Predicted Auditor Switching Tidak Melakukan Melakukan Pergantian Pergantian Auditor Auditor Percentage Correct Matriks klasifikasi untuk kemampuan model regresi untuk meramalkan apakah perusahaan dapat melakukan auditor switching ditunjukkan pada Tabel 4. Model regresi tersebut memiliki tingkat akurasi sebesar 66,7% dalam memprediksi apakah suatu perusahaan akan berpindah Auditor. Hal ini menunjukkan bahwa dari total 21 sampel yang melakukan pergantian auditor, diperkirakan hanya 1 sampel yang melakukan pergantian auditor dengan menggunakan model regresi yang digunakan. Model regresi yang digunakan memprediksi bahwa tidak akan ada pergantian auditor untuk total 41 sampel karena model perusahan yang tidak mengganti auditornya memiliki kekuatan prediksi 100%. Analisis regresi logistik yang hasilnya ditunjukkan pada tabel 4. 9 berikut: KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Wald Sig. S Pergantia Manajeme Financial Distress Constant Variable. entered on step 1: Pergantian Manajemen. Financial Distress. Exp(B) Berdasarkan Tabel 4. 9 maka model regresi yang terbentuk adalah sebagai Ln P (SWITCH) = -0,766 0,283PM -0,006FD e 1OeP (SWITCH) Hasil pengujian pada tabel 4. 9 Variabel in the Equation diatas bertujuan untuk menguji hipotesis yang telah diajukan oleh peneliti. Berdasarkan tabel dapat diketahui bahwa : Variabel pergantian manajemen menunjukkan Koefisien regresi positif sebesar 0,283 dan tingkat signifikansi . sebesar 0,648, lebih dari = 5%. Hipotesis pertama tidak didukung karena tingkat signifikansi . lebih besar dari =5%. Penelitian ini tidak dapat membangun hubungan kausal antara pergantian manajemen (CEO) dan pergantian auditor. Variabel financial distress menunjukkan koefisien regresi negatif sebesar 0,006 dengan tingkat signifikansi . sebesar 0,662, lebih besar dari =5%. Karena tingkat signifikansi lebih besar dari =5% maka hipotesis ke-2 tidak berhasil Penelitian ini gagal membuktikan bahwa financial distress yang diproksikan terhadap debt ratio berpengaruh positif signifikan terhadap auditor Hipotesis kedua tidak didukung karena tingkat signifikansinya lebih besar dari 5%. Penelitian ini tidak dapat menunjukkan bahwa kesulitan keuangan, yang diukur dengan Altman Zscore berpengaruh secara signifikan terhadap pergantian auditor. Berikut ini adalah hasil rekapitulasi dari pengujian hipotesis: Pergantian Manajemen Berpengaruh Terhadap Auditor Switching Financial Distress Berpengaruh Terhadap Auditor Switching 0,283 0,64 Ditolak 0,006 0,66 Ditolak KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Hasil pengujian memperlihatkan bahwa pergantian manajemen memiliki tingkat signifikansi 0,648 . ebih besar dari 0,. dan koefisien 0,283. Hasil tersebut membuktikan bahwa H1 tidak dapat didukung karena pergantian manajemen tidak pada pergantian auditor. Jelas dari persamaan model regresi yang disebutkan di atas bahwa hipotesis pertama (H. , menyatakan bahwa pergantian manajemen tidak mempunyai pengaruh pada pergantian auditor. Temuan Damayanti. Widaryanti*, dan Panca Wahyuningsi . , bahwa pergantian manajemen tidak berpengaruh terhadap pergantian auditor. Hal tersebut terjadi karena pergantian manajemen belum tentu disertai dengan perubahan kebijakan perusahaan dalam menggunakan jasa suatu KAP. Hal ini membuktikan bahwa dengan melakukan renegosiasi antara kedua belah pihak, kebijakan akuntansi dan pelaporan auditor sebelumnya masih dapat diselaraskan dengan kebijakan manajemen yang baru. Selain itu, banyak perusahaan lebih memilih bawahan yang telah lama di perusahaan untuk mengisi manajemen baru dari pada merekrut orang baru dari luar perusahaan sehingga akan mudah untuk menyelaraskan kebijakan perusahaan dengan adanya orang lama yang mengisi posisi manajemen baru terhadap pelaporan akuntansi KAP lama. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa financial distress memiliki koefisien senilai - 0,006 dan tingkat signifikansi senilai 0,662 yang berarti lebih besar dari 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa H2 tidak dapat didukung karena kesulitan keuangan tidak berpengaruh pada pergantian auditor. Hasil ini mendukung temuan dalam studi oleh Eka Yuliawati 1 dan Dwi Fitri Puspa2 pada tahun 2021 bahwa financial distress tidak berpengaruh terhadap auditor switching. Hal ini disebabkan karena sebagian besar perusahaan yang dijadikan sampel menggunakan jasa KAP Non-Big Four. dengan demikian, pergantian auditor ke penggunaan jasa KAP Big Four akan semakin menyulitkan kondisi keuangan adanya peningkatan jasa audit. Perusahaan dengan kondisi keuangan yang buruk lebih cenderung mempertahankan staf auditor mereka untuk memperbaiki citra perusahan serta menjaga kepercayaan pihak eksternal . nvestor dan kreditu. Selain itu. Pergantian auditor membutuhkan biaya yang cukup tinggi, apalagi jika perusahaan beralih ke KAP Big Four yang dapat memperburuk keadaan keuangan perusahaan (Firyana dan Septiani, 2. Karena biaya awal . tar-u. untuk audit terlalu tinggi, maka mengganti KAP berpotensi memperburuk keadaan secara Karena untuk penugasan klien baru, kantor akuntan publik harus melatih kembali auditornya. Berdasarkan pada data yang telah dikumpulkan dan hasil pengujian yang telah dilakukan terhadap permasalahan dengan menggunakan model regresi logistik, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pergantian auditor tidak dipengaruhi secara signifikan oleh pergantian manajemen. Hal ini terjadi karena pergantian manajemen tidak selalu diikuti dengan pergantian kebijakan perusahaan dalam penggunakan jasa suatu KAP. Hal ini menunjukkan bahwa dengan melakukan renegosiasi antara kedua belah pihak, kebijakan akuntansi dan pelaporan KAP sebelumnya masih dapat diselaraskan KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 dengan kebijakan manajemen yang baru. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa financial distress tidak berpengaruh secara signifikan terhadap auditor switching. Hal ini dikarenakan mayoritas perusahaan sampel menggunakan KAP Non-Big Four, dan pergantian auditor ke KAP Big Four akan lebih menyulitkan situasi keuangan perusahaan karena adanya peningkatan jasa audit. Perusahaan dengan kondisi keuangan yang buruk lebih cenderung mempertahankan staf auditor mereka untuk memperbaiki citra perusahan serta menjaga kepercayaan pihak eksternal . nvestor dan kreditu. Adapun beberapa keterbatasan yang dialami oleh peneliti serta dapat menjadi bahan pertimbangan bagi peneliti selanjutnya diantaranya, sebagai berikut : Hasil penelitian ini masih belum cukup menjelaskan tingkat pergantian auditor di Indonesia karena hanya menggunakan sampel penelitian dari perusahaan Penelitian ini hanya terbatas pada 2 variabel independen, maka variabel independen lainnya dapat ditambahkan pada penelitian selanjutnya untuk mengidentifikasi variabel- variabel yang mempengaruhi pergantian auditor. Dengan memperhatikan beberapa disampaikan, maka dapat diberikan saran-saran untuk penelitian selanjutnya, yaitu sebagai berikut: Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menambah variabel-variabel yang memiliki keterkaitan dengan auditor switching, seperti kualitas audit, ukuran perusahaan, audit delay, opini audit, audit fee, audit tenure dan komite audit. Penelitian selanjutnya harus memilih proksi yang paling tepat untuk menilai variabel penelitian sehingga hasil penelitian bisa sesuai dengan apa yang Peneliti selanjutnya hendaknya mengembangkan penelitian dengan sampel yang lebih banyak, misalnya seluruh perusahaan yang terdaftar di BEI yang memiliki karakteristik laporan keuangan yang sama seperti perusahaan non perbankan dan lembaga keuangan. Adnan. A dan Kurniasih. JAAI volume 4 no 2. Burton. J, dan W. Roberts, 1967, . April : 31-36. Chadegani, et al. International Research Journal of Finance and Economics. ISSN 1450-2887 Issue 80, page 158-168. Damayanti. Sudarma. Simposium Nasional Akuntansi XI. Pontianak, hal. 1- 13. Eisenhardt. , 14, 57Ae74. Francis. and Wilson. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 The Accounting Review. Vol. LXi. No. Gamayuni. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, vol. 16 No. Ghozali. Imam. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Ghozali. Imam. Cetakan ke Vi. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Ghozali. Imam. Badan Penerbit Universitas Diponegoro: Semarang Halim Abdul,2008. Unit Penerbit dan percetakan STIM YKPN Yogyakarta: Jayanti dan Widhiyani. Jurnal Akuntansi 9. 3 : 8-83 Jensen. , & Meckling. Journal ofFinancial Economics. Retrieved from http://papers. Juliantari. Ni Wayan Ari dan Rasmini. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana 3. Kamal. Ibrah Mustafa. Skripsi. Makassar: Universitas Hasanuddin. Lisa. Oyong. Jurnal WIGA, 2 . , hal. Mardiyah. Auditing dan Informasi. Vol 3. No. Nurulita. http://repository. id/8291/2/BAB I. Pawitri. , & Yadnyana. Ejurnal Akuntansi Universitas Udayana, 214-228. Platt. , dan M. Platt. Service Professionals. Vol. Hal. Journal of Financial Praptitorini. M,D dan Indira Januarti. KUPNA AKUNTANSI: KUMPULAN ARTIKEL AKUNTANSI VOL. NO. NOVEMBER 2023. PP. E-ISSN: 2775-9822 Unhas Makassar 26-28 Juli 2007. Saputra. JOMFekom, 4. , 3256Ae3268. Schwartz. dan Soo. Auditing: A Journal of Practice & Theory. Vol. No. Spring 1995, 124-135. Sugiyono. Bandung : Alfabeta. Whitaker. Vol. No. Hal. Wijayani. Evi Dwi dan Januarti. Indira. Simposium Nasional Akuntansi XIV Aceh 2011. Yuliawati. dan Dwi Fitri Puspa.