Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. BAHASA DAN BUDAYA DALAM PENDIDIKAN ANAK: ANALISIS PERSPEKTIF TEORI SOSIOKULTURAL VYGOTSKY Hanita PG PAUD. Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda nitahanita87@gmail. Abstrak Studi teoretis ini mengeksplorasi interkoneksi antara bahasa dan budaya dalam pendidikan anak usia dini melalui perspektif teori sosiokultural Vygotsky. Bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga artefak budaya yang dibentuk oleh dan membentuk interaksi sosial. Mengacu pada konsep-konsep seperti Zona Perkembangan Proksimal (ZPD), penelitian ini melakukan tinjauan pustaka sistematis menggunakan pedoman PRISMA, menganalisis studi empiris dari sepuluh tahun terakhir di seluruh basis data terkemuka. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa teori sosiokultural menyediakan kerangka pedagogis yang kuat untuk memahami bagaimana dinamika budaya memengaruhi pemerolehan bahasa dan perkembangan kognitif dalam beragam konteks anak usia dini. Studi ini menyoroti pentingnya mengintegrasikan kesadaran linguistik dan budaya ke dalam pendidikan anak usia dini untuk mendorong pengalaman belajar yang inklusif dan bermakna. Kata kunci: Teori sosiokultural. Vygotsky. Bahasa dan budaya. Pendidikan anak usia dini Abstract This theoretical study explores the interconnection between language and culture in early childhood education through the perspective of Vygotsky's sociocultural theory. Language is not just a means of communication, but also a cultural artifact that is shaped by and shapes social interactions. Drawing on concepts such as Proximal Development Zones (ZPD. , this study conducted a systematic literature review using PRISMA guidelines, analyzing empirical studies from the last ten years across leading databases. The findings of this study reveal that sociocultural theory provides a strong pedagogical framework for understanding how cultural dynamics affect language acquisition and cognitive development in diverse early childhood This study highlights the importance of integrating linguistic and cultural awareness into early childhood education to encourage inclusive and meaningful learning experiences. Keywords: Sociocultural theory. Vygotsky. Language and culture. Early childhood education sosial yang memengaruhi bagaimana bahasa PENDAHULUAN Bahasa dan budaya merupakan hal dipelajari dan digunakan. Dinamika ini penting bagi perkembangan kognitif dan pendidikan anak usia dini. Bahasa tidak pembentukan identitas anak. Sebagaimana hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, dicatat oleh Nie dkk. , menjembatani tetapi juga sebagai warisan budaya yang kesenjangan budaya melalui pendekatan mencerminkan dan membentuk interaksi sosiokultural dapat mendorong pemerolehan Budaya, menyediakan kerangka kerja simbolis dan P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Lebih lanjut, studi terbaru Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. menggarisbawahi bahwa mengintegrasikan Interpretasi selanjutnya membedakan antara latar belakang budaya anak ke dalam praktik fungsi psikologis rendah yang berlandaskan pendidikan meningkatkan keterlibatan dan biologis dan fungsi kognitif tinggi yang hasil belajar (Bernard, 2. dibentuk melalui interaksi budaya (Wang. Namun. Konsep-konsep metode pedagogis dan konteks budaya anak dapat menghambat pemerolehan bahasa dan pertumbuhan kognitif (Ishaq et al. , 2. relevansi teori ini (Eisenhart & Allen, 2. Bagi pembelajar multibahasa, pengaruh Penelitian menegaskan kekuatan instruksi dialogis dan perancah sosiokultural dalam menghambat perkembangan bahasa kedua memelihara lingkungan belajar yang inklusif dan memperlebar disparitas pendidikan (Karimi & Nazari, 2021. Mercer & Howe, (Curenton et al. , 2. Sekolah memainkan Pendidikan anak usia dini yang peran penting dalam proses ini berfungsi responsif budaya membantu menciptakan sebagai mediator budaya yang melestarikan nilai-nilai keragaman budaya anak sebagai sebuah masyarakat (Jurumiah & Saruji, 2. Pendekatan ini juga mendorong Tinjauan peninjauan ruang lingkup terbaru guru untuk lebih reflektif dan bekerja sama menegaskan bahwa pengajaran yang tidak secara setara dengan komunitas (Harvey et responsif terhadap budaya berkontribusi , 2. Hal ini sejalan dengan teori pada pembelajaran yang tidak merata, sosiokultural Vygotsky, bahasa dan budaya sehingga memperkuat perlunya pedagogi menjadi jembatan utama dalam Zone of yang selaras dengan sosiokultural dalam Proximal pendidikan anak usia dini. mendukung anak belajar dan berkembang. Teori Vygotsky Development Meskipun (ZPD) menawarkan kerangka kerja yang kuat untuk menerapkan teori sosiokultural pada literasi mengatasi tantangan pendidikan ini. Inti dari dini dan pembelajaran kolaboratif, tinjauan Proximal komprehensif yang mengintegrasikan bahasa Development (ZPD), yang menyoroti peran dan budaya dalam konteks anak usia dini penting perancah yang diberikan oleh guru, masih terbatas (Zhou et al. , 2. Untuk orang tua, atau teman sebaya untuk mengatasi kesenjangan ini, artikel ini mendukung potensi anak. Bahasa berfungsi melakukan tinjauan pustaka sistematis yang Zone mengkaji interaksi antara bahasa dan budaya dalam pendidikan anak usia dini melalui mengatur kognisi (Khor & Stanlaw, 2. pendangan teori Vygotsky. Artikel ini P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. mengeksplorasi bagaimana konstruk teoretis bahasa sebagai alat mediasi utama dalam inti seperti ZPD, perancah, dan dialog proses belajar. Oleh karena itu, penelitian ini temuan-temuan sosiokultural terhadap pemerolehan bahasa empiris yang mendukung peran penting dan perkembangan kognitif. Tinjauan ini bahasa dan budaya dalam pembelajaran anak difokuskan pada bukti dari sepuluh tahun usia dini, serta mengkaji bagaimana teori terakhir, dengan tujuan mengidentifikasi Vygotsky dapat diimplementasikan dalam implikasi dalam merancang pedagogi yang praktik pendidikan yang berorientasi pada tanggap terhadap budaya pada lingkungan konteks sosial dan budaya peserta didik. anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode literature review sistematis dengan panduan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyse. seleksi, dan sintesis artikel dilakukan secara transparan dan komprehensif (Nursalam, (Anggreni et al. , 2. Sumbersumber dipilih berdasarkan publikasi yang relevan, definisi istilah, dan jangka waktu pembahasan (Hariyanti et al. , 2. Proses pelaksanaan pencarian literature dilakukan pada bulan Oktober Ae Desember 2024. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari hasil penelitian Gambar 1. Kerangka Konseptual: Bahasa. Budaya, dan Teori Sosiokultural Vygotsky dalam Pendidikan Anak Usia Dini terdahulu, bukan pengamatan langsung. Sumber data sekunder ini berasal dari artikel jurnal bereputasi baik nasional maupun internasional dengan tema "Penerapan teori METODE Penelitian ini bertujuan menganalisis sosial kultural di sekolah PAUD dari keterkaitan bahasa dan budaya dalam berbagai komunitas budaya masing-masing". pendidikan anak melalui perspektif teori Penelitian ini mengumpulkan data dari kajian literatur jurnal 10 tahun terakhir yang menekankan bahwa perkembangan kognitif bersumber dari lima database bereputasi anak terbentuk melalui interaksi sosial dengan lingkungan budaya dan penggunaan Tandfonline. Research Gate. SagePub, dan Vygotsky. Teori P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Scopus. Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. Google Scholar. Adapun alur tahapan Learning by . A Montathar Faraon A Kari Rynkky A Mikael Wiberg A Robert Ramberg VygotskyAos theory in-play: Larry Smolucha & Francine Smolucha The Role of Sociocultural Theory in L2 Empirical Research Sean Hughes The expansion model . A I Made Ardana A I Putu Wisna Ariawan A Gusti Ayu Dessy Sugiharni penelitian ini adalah : Gambar 2. Prosedur Seleksi HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut penelitian yang relevan dan mengkaji tentang Bahasa Dan Budaya Dalam Pendidikan Anak: Analisis Perspektif Teori Sosiokultural Vygotsky. Tabel 1. Data literature Review Judul Validity for the Assessing Classroom Sociocultural Equity Scale (ACSES) Early Childhood Classrooms . Measuring Cultural Dimensions of Classroom Interactions . Penulis Stephanie M. Curenton. Iheoma U. Iruka. Marisha Humphries. Bryant Jensen. Tonia Durden. Shana Rochester. Jacqueline Sims. Jessica Whittaker & Mable B. Kinzie Bryant Jensen. Sara Grajeda & Edward Haertel Hasil Assessing Classroom Sociocultural Equity Scale (ACSES) untuk sosiokultural di kelas anak usia dini. Hasilnya kesenjangan perlakuan guru terhadap anak didik dari kultur berbeda, seperti kurangnya pujian atau perlakuan tidak adil terhadap anak yang berbeda ras. Interaksi kelas adalah cara pendidik dapat yang dialami oleh anakanak RML. Perbaikan dalam interaksi kelas lingkungan belajar yang positif bagi anak-anak yang secara historis dicabut haknya dan berkinerja buruk. P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Pendekatan sosiokultural adalah alternatif unggul menghasilkan preferensi siswa, tingkat kelulusan, dan kepuasan yang lebih Meskipun hati-hati terhadap kendala guru seperti waktu dan sumber Teori pendidikan anak Vygotsky berlandaskan tiga konsep bimbingan verbal dari individu yang lebih pengajaran dalam zona perkembangan proksimal (ZPD), dan penggunaan substitusi objek dalam pura-pura. Melalui bimbingan tersebut, anak kemampuan kognitif dan pengaturan diri seperti imajinasi, dan kemauan. Umpan balik ke ZPD oleh anak didik dari guru terutama pada Second (SLA), untuk bisa koreksi diri. Koreksi kesalahan yang efektif dan pembelajaran bahasa terutama pada Second acquisition (SLA) sangat bergantung pada mediasi yang disediakan oleh individu lain. Salah satu gagasan Lev Vygotsky yang paling berpengaruh SLA berasal dari perspektif Model Pembelajaran Matematika berorientasi Teori Sosial Budaya dengan wawasan Tri Hita Karana terbukti valid, praktis, dan efektif dalam mengembangkan karakter baik siswa. Terjadi peningkatan signifikan dalam perilaku positif siswa, dari kadang-kadang hingga konsisten Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. Investigating Iranian English LearnersAo Private Speech Across Proficiency Levels Gender Based on VygotskyAos Sociocultural Theory . Mahan Yaghoubi & Parisa Farrokh The impact of adjustment of Thai Douglas Rhein William Jones The influence A Claire Englund sociocultural A Anders D. and structural Olofsson A Linda Price in academic . Serious game A Kashif Ishaq design model A Fadhilah for language Rosdi menunjukkan karakter baik sesuai aspek Tri Hita Karana, dengan respons positif dari siswa terhadap Hasilnya mengungkapkan bahwa ada hubungan yang bentuk-bentuk speech yang dihasilkan oleh pelajar EFL Iran dan kemahiran bahasa asing Namun, menghasilkan korelasi mengenai gender dan bentuk private speech. Dapat bahwa private speech bertanggung jawab untuk mengatur kemampuan mental dalam tugastugas kompleks dan internalisasi kemampuan Dalam kedua/asing. Penyesuaian Jepang Korea bermasalah dalam situasi sosial terkait perlakuan Mereka cenderung kelompok etnis sendiri interaksi terbatas dengan warga lokal Thailand hanya di lingkungan Studi bervariasi berdasarkan apakah etnis dianggap ingroup atau out-group, menyoroti peran krusial budaya tuan rumah Temuan strategi pengembangan Mereka mempromosikan refleksi konsepsi pengajaran dan Model desain serious P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 learning in the A Nor Azan Mat Zin context . A Adnan Abid Exploring Sociocultural Theory Application in Online Language Courses . Jennifer Dobberfuhl Ae Quinlan Language And Gender: Exploring Socio-Cultural Function Cecep Agus Looking approach to the complexity of Latina/o/x studentsAo Ramyn Antonio Martynez & Alexander Feliciano Mejya yang mengintegrasikan konteks budaya dan kebutuhan pendidikan. Hasil peningkatan signifikan menggunakan permainan tersebut, membuktikan Penerapan kursus bahasa daring. Temuan mengindikasikan adanya namun, studi tersebut penelitian dan analisis lebih lanjut diperlukan efektivitas intervensi dan aspek sosial budaya dari pengembangan kursus. Perbedaan gender saja tidak cukup membangun kekuasaan tanpa adanya aspek sosial. Dimensi sosial, seperti fungsi, kekuasaan, jaringan, dan signifikan memengaruhi Hasilnya, menonjol, dan dominasi Ini gender bukanlah satusatunya faktor sosiokultural lain lebih dominan. Secara pedagogis, temuan ini sangat relevan bagi lembaga pendidikan dan terutama Bahasa Inggris, seimbang antara kedua jenis kelamin. Tradisi teoretis yang kuat bahasa dan literasi, serta data etnografi kami sendiri, untuk menyoroti bahasa sehari-hari siswa Latina/o/x, dan untuk Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. Sociocultural Theory Creativity: Bridging the Social. Material, and Psychological . Vlad GlEveanu AuWe Are Our Own Worst EnemiesAy: A Qualitative Exploration of Sociocultural Factors Dietetic Education Influencing StudentDietitian Transitions . A Janeane Dart. AdvAPD A Susan Ash. PhD. Louise McCall. PhD A Charlotte Rees. PhD Preparing Teachers With Sociocultural Knowledge in Literacy: Literature Review . A Melissa Mosley Wetzel A Saba Khan Vlach A Natalie Sue Svrcek1. Erica Steinitz A Lakeya Omogun A Cori Salmeryn A Nathaly BatistaMorales A Laura A. Taylor praktik bahasa yang rumit ini 117espons tindih dengan yang Menyimpulkan dengan saran praktis untuk mulai kompleksitas linguistik sehari-hari Latina/o/x. Pendekatan sosiokultural terhadap kreativitas dan memajukan teori tertentu tentang proses kreatif yang didasarkan pada perspektif, dialog, dan metodologis dan praktis dari mempertimbangkan posisi, mengembangkan dibahas, serta implikasi yang lebih luas dari membangun teori yang material, dan psikologis. Pemangku kepentingan berperan vital dalam memengaruhi sosialisasi dan transisi siswa ke Terdapat peluang untuk merevisi menumbuhkan budaya belajar positif melalui penyeberangan batas dan pengembangan identitas Integrasi pedagogi 117esponsive budaya, dan literasi kritis dalam persiapan guru Hasilnya sosiokultural dan literasi, serta hambatan yang dihadapi guru. Area eksplorasi latar belakang pribadi guru, pengenalan sumber daya siswa, pertimbangan ras dan identitas, pemanfaatan P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 A Doris Villarreal A Teresa J. Shume & Erica Blatt of pre-service teachersAo and perceived . Rethinking A Asl Unlysoy of A Kevin learning in the Leander era: A Marie Otte de Understanding Haan affordances of . The Effects of Collaborative Writing LearnersAo Text in terms of Writing Accuracy from Sociocultural Theory Perspective . Learning in A Joshua A. Danish A Noel Enyedy a sociocultural A Asmalina framework for Saleh A Megan Humburg Minh Trung keterlibatan aktif dalam Analisis menunjukkan pentingnya didik di luar ruangan dan mengajak siswa keluar. Selain utama yang dibahas oleh temuan ini. Implikasi bagi pendidik guru yang bekerja untuk membekali guru pra-jabatan dengan yang dirasakan pada Secara membutuhkan perluasan dan revisi, mengingat perubahan sosial yang melibatkan kebangkitan media sosial, tetapi juga menunjukkan bagaimana perspektif ini mengarah pada tantangan baru Meskipun kolaboratif (CW) telah memengaruhi kualitas penelitian sebelumnya belum secara mendalam menyoroti pemanfaatan tata bahasa dan kosakata yang benar oleh siswa saat berkolaborasi. Oleh karena itu, penelitian ini pengaruh CW terhadap Teori Sosiokultural (SCT). Kedua pembelajaran individu memberikan wawasan ke Didukung oleh analisis ini, kami menghadirkan LEAF sebagai alat yang membantu para peneliti, perancang, dan instruktur Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. kolektif dengan cermat. Language Acquisition (SLA), di mana mediasi dari guru atau teman sebaya Berdasarkan hasil literature review di membantu anak melakukan koreksi diri atas, dapat disimpulkan bahwa hasil yang dan memfasilitasi pembelajaran bahasa didapat yaitu : yang efektif (Hughes, 2. Bahasa Pentingnya Interaksi Sosiokultural pada juga berfungsi sebagai alat mediasi yang Pendidikan Anak kemampuan mental, terutama dalam bahwa interaksi sosiokultural yang tugas-tugas kompleks dan pembelajaran setara di kelas anak usia dini sangat bahasa kedua atau asing (Yaghoubi & Farrokh, 2. Beberapa Curenton menemukan adanya kesenjangan dalam Dampak Budaya pada Pembelajaran perilaku guru terhadap anak didik dari dan Interaksi Sosial budaya atau ras yang berbeda, termasuk Budaya kurangnya pujian dan perlakuan tidak signifikan terhadap pembelajaran dan Perbaikan dalam interaksi kelas interaksi sosial. Teori sosiokultural menunjukkan bahwa interaksi sosial prestasi dan menciptakan lingkungan belajar yang positif bagi anak-anak yang berkelanjutan dalam pemikiran dan terpinggirkan secara historis (Jensen et perilaku anak yang sangat bervariasi , 2. Hal ini menunjukkan bahwa antarbudaya (Zhou et al. , 2. Dalam lingkungan sosiokultural di sekolah siswa internasional. Rhein dan Jones pengalaman dan hasil belajar anak. Peran Sentral Bahasa dan Mediasi memengaruhi interaksi sosial, dengan preferensi untuk bersosialisasi dengan dalam Pembelajaran Vygotsky kelompok etnis yang sama dan adanya perbedaan perlakuan berdasarkan status internalisasi bimbingan verbal dari "in-group" atau "out-group". Hal ini individu yang lebih berpengetahuan, menggarisbawahi perlunya pendidik pengajaran dalam Zona Perkembangan untuk memahami bagaimana konteks Proksimal (ZPD), dan penggunaan budaya memengaruhi hasil belajar anak. substitusi objek dalam permainan pura- Tantangan dan Implikasi Implementasi Teori Sosiokultural pura (Smolucha & Smolucha, 2. Teori Sosiokultural Konsep ZPD ini penting dalam Second P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. Meskipun sosiokultural terbukti menguntungkan, dalam meningkatkan pembelajaran. Pembelajaran kolaboratif, sebagai pendidikan tinggi menghadapi kendala bagian dari pendekatan sosiokultural, seperti keterbatasan waktu dan sumber daya (Faraon et al. , 2. Implementasi kualitas teks siswa dalam hal akurasi differentiated instruction dari perspektif penulisan (Le, 2. Guru juga perlu memakan waktu karena kebutuhan untuk menyesuaikan praktik dengan mengatasi hambatan dalam pengajaran literasi dan memahami kompleksitas peserta didik, terutama di kelas bahasa praktik bahasa sehari-hari siswa dari (Karimi & Nazari, 2. berbagai latar belakang (Martynez & sosio-kultural Untuk mengatasi ketidaksetaraan anak-anak. Mejya, 2020. Wetzel et al. , 2. Secara keseluruhan, kajian literatur langkah interaksi sosiokultural yang sosiokultural Vygotsky dalam memahami andal dan valid diperlukan untuk kompleksitas interaksi bahasa, budaya, dan pembelajaran dalam konteks pendidikan, (Curenton et al. , 2. serta pentingnya mengembangkan strategi Pengembangan Model dan Strategi Pembelajaran Berbasis Sosiokultural pengajaran yang responsif secara budaya dan Penelitian menunjukkan potensi pengembangan model pembelajaran TEMUAN yang berorientasi teori sosiokultural. Misalnya. Berdasarkan hasil literature review penelitian ini menemukan bahwa teori matematika yang valid, praktis, dan sosiokultural memiliki kontribusi signifikan dalam konteks pendidikan. Bahasa dan membentuk karakter siswa (Ardana et budaya merupakan dua elemen yang tidak , 2. Selain itu, model desain serious game yang menggabungkan pembelajaran, di mana bahasa bukan hanya teori sosiokultural dengan konteks berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi pembelajaran bahasa (Ishaq et al. membentuk perkembangan kognitif anak Teori sosiokultural menyediakan P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. kerangka pedagogis yang efektif untuk anak berinteraksi dengan orang dewasa atau teman sebaya yang lebih kompeten sehingga interaktif, kolaboratif, dan responsif secara mereka dapat membangun fungsi psikologis budaya, terutama melalui penerapan konsep tingkat tinggi seperti memori, regulasi diri. Zone of Proximal Development (ZPD) dan dan penalaran logis. Strategi guru dalam Selain itu, interaksi antara guru dan peserta didik maupun antar teman sebaya anak mencakup translanguaging, interaksi, berperan penting dalam proses internalisasi pendekatan linguistik, dan budaya (Mercer & Howe, 2012. Zheng et al. , 2. Sejalan kemampuan regulasi diri, salah satunya dengan teori sosiokultural Vygotsky, bahasa melalui ucapan pribadi . rivate speec. dan budaya menjadi alat mediasi utama Namun, kesenjangan budaya di dalam kelas dalam belajar serta jembatan menuju Zone of Proximal Development (ZPD), yaitu ruang antara kemampuan aktual anak dan potensi sehingga diperlukan pendekatan pedagogis yang responsif terhadap latar belakang yang dicapai melalui bantuan sosial. Dalam konteks pendidikan anak. Pendekatan pendekatan ini menekankan pentingnya sosiokultural juga mendukung pemerolehan pembelajaran berbasis dialog, scaffolding bahasa kedua dan pengembangan literasi, verbal, dan interaksi sosial yang bermakna. terutama bagi anak didik multibahasa dan Penelitian multikultural, apabila materi pembelajaran menunjukkan bahwa kualitas interaksi guru dan interaksi di dalam kelas disesuaikan dan anak sangat dipengaruhi oleh sensitivitas dengan konteks budaya anak didik. Curenton digunakan untuk membangun relasi setara. Namun, mereka juga menemukan adanya PEMBAHASAN Teori sosiokultural Vygotsky, bahasa ketimpangan dalam penghargaan verbal dipahami bukan sekadar alat komunikasi, terhadap anak dari latar belakang budaya melainkan sarana utama mediasi kognitif atau ras yang berbeda. dalam pembelajaran. Melalui interaksi sosial Budaya sendiri membentuk kerangka nilai, makna, dan cara berpikir yang pengalaman belajar. Proses belajar akan menginternalisasi pengetahuan sosial dan optimal ketika terjadi kontinuitas antara budaya (Smolucha & Smolucha, 2. budaya rumah dan budaya sekolah (Wetzel et Proses internalisasi ini berlangsung ketika , 2. Penelitian Rhein dan Jones . P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. menunjukkan bahwa ketidakcocokan budaya implementasi teori sosiokultural Vygotsky dapat menyebabkan keterasingan sosial, dalam pendidikan anak menuntut integrasi sebagaimana dialami siswa internasional di erat antara bahasa, budaya, dan interaksi Thailand yang menghadapi hambatan dalam Praktik pembelajaran yang sensitif integrasi sosial karena keterbatasan interaksi lintas budaya. Dengan demikian, pendidikan yang mengabaikan latar budaya berisiko meminggirkan ekspresi anak, sedangkan masyarakat multikultural (Nie et al. , 2. keterlibatan dan identitas anak (Bernard. KESIMPULAN Bahasa dan budaya merupakan elemen Sejalan Vygotsky tak terpisahkan dalam pendidikan anak. menegaskan bahwa fungsi psikologis tingkat Dalam tinggi berkembang melalui hubungan sosial Vygotsky, bahasa berfungsi sebagai alat sebelum diinternalisasi secara individual. mediasi utama dalam interaksi sosial dan Guru, dalam hal ini, bukan hanya penyampai internalisasi pengetahuan, sementara budaya materi, tetapi mediator budaya dan bahasa menyediakan kerangka berpikir, nilai, dan identitas anak. Pembelajaran yang efektif sekolah, dan masyarakat (Yaghoubi & menuntut interaksi dialogis, scaffolding. Farrokh, 2. Martynez dan Mejya . serta praktik kelas yang responsif budaya bahkan menemukan bahwa penggunaan untuk mengembangkan fungsi psikologis bahasa sehari-hari siswa Latin yang dianggap Aunon-standarAy justru mengandung nilai pedagogi dan latar belakang budaya anak akademik yang tidak diakui sekolah formal, memperkuat argumen bahwa praktik bahasa terutama bagi pembelajar multibahasa atau anak dari berbagai latar belakang harus nilai-nilai dihargai sebagai literasi akademik yang sah. Ketidakselarasan Temuan Lebih jauh. GlEveanu . menekankan menegaskan pentingnya integrasi bahasa, bahwa kreativitas linguistik dan dialog antarbudaya hanya dapat berkembang dalam pendidikan anak usia dini. Guru perlu konteks pendidikan yang membuka ruang pertukaran perspektif secara setara. kurikulum harus mengakomodasi sumber Dengan daya lokal, dan kebijakan pendidikan terdahulu konsisten menunjukkan bahwa hendaknya menekankan pelatihan guru yang P-ISSN : 2502-8197. E-ISSN : 2502-8189 Jurnal Warna : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia dini. September 2025 . Vol 10. No. Received: Juli 2025 Accepted: Juli 2025 Published: September 2025 Article DOI: 10. 24903/jw. responsif linguistik maupun budaya. Dengan demikian, penerapan teori sosiokultural Vygotsky dapat menciptakan pembelajaran transformatif bagi anak usia dini. Referensi