p-ISSN: 2808-2443 e-ISSN: 2808-2222 Volume. No. 5, 2024 Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business PENGARUH PENERAPAN GREEN ACCOUNTING TERHADAP 3 (TIGA) INDIKATOR PROFITABILITAS PADA SEKTOR FOOD AND BEVERAGE BURSA EFEK INDONESIA Nindy Puspitasari1. Marjono2. Lia Nurina3 1,2,3 Institut Bisnis dan Ekonomi Indonesia. Jl. Sultan Hamid II No. Pontianak. Indonesia Email: nindy. puspitasari@me. Article History Received: 07-11-2024 Revision: 10-11-2024 Accepted: 10-11-2024 Published: 10-11-2024 Abstract. Three of profitability metrics Green accounting will have an impact on net profit margin (NPM), return on equity (ROE), and return on assets (ROA). Determining the impact of green accounting on the Aunet profit margin (NPM), return on equity (ROE), and return on assets (ROA) of food and beverageAy firms listed on the Indonesia Stock Exchange is the aim of this quantitative descriptive The PROPER rating is used to evaluate green accounting. This study focuses on companies in the food and beverage industry listed on the IDX 2019Ae The sampling strategy used is purposive sampling, and is based on established standards to obtain a sample of sixteen companies. SPSS software is used in the data analysis technique. According to the study results, return on assets is affected by green accounting, but net profit margin is not affected. Keywords: green accounting, return on assets (ROA), return on equity (ROE), net profit margin (NPM). Abstrak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur bagaimana penerapan akuntansi hijau mempengaruhi tiga metrik profitabilitas: margin laba bersih (NPM), laba atas ekuitas (ROE), dan laba atas aset (ROA). Mengetahui bagaimana akuntansi hijau mempengaruhi margin laba bersih (NPM), laba atas ekuitas (ROE), dan laba atas aset (ROA) pada perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia merupakan tujuan dari penelitian deskriptif kuantitatif ini. Dalam mengevaluasi akuntansi hijau, peringkat PROPER digunakan. Perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di BEI antara tahun 2019 dan 2022 menjadi subjek pengkajian ini. Dengan menggunakan pendekatan purposive selection, sampel yang berjumlah enam belas perusahaan dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Metode analisis data yang digunakan adalah dengan menggunakan perangkat lunak SPSS. Berdasarkan hasil penelitian, akuntansi hijau berpengaruh terhadap net profit margin, tetapi tidak berdampak terhadap return on asset. Kata Kunci: green accounting, return on assets (ROA), return on equity (ROE), net profit margin (NPM). AuHow to Cite: Puspitasari. et al. Pengaruh Penerapan Green Accounting Terhadap 3 (Tig. Indikator Profitabilitas Pada Sektor Food and Beverage Bursa Efek Indonesia. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 4 . , 2507-2522. 54373/ifijeb. 2116Ay Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A PENDAHULUAN Perkembangan pesat industri 4. 0 sudah membawa kita pada era di mana permasalahan lingkungan semakin kompleks dan mendesak (Fonna, 2. ekspansi ekonomi yang cepat di kotakota besar di Indonesia, khususnya yang didorong oleh ekspansi sektor industri, telah menimbulkan berbagai dampak buruk bagi lingkungan. Pencemaran air, udara, dan tanah akibat aktivitas industri menjadi masalah yang semakin serius (Akhirul et al. , 2. Selain itu, kontribusi sektor industri terhadap pemanasan global juga semakin signifikan. Akibatnya, bisnis dianggap memiliki hak untuk mengerti dan menerapkan gagasan Akuntansi Hijau dalam operasinya, dengan menggunakan green accounting, perusahaan dapat mengukur dan menilai biaya lingkungan yang timbul akibat aktivitas bisnisnya, seperti biaya pengelolaan limbah, biaya remediasi lingkungan, dan biaya terkait dengan emisi gas rumah Informasi yang diperoleh dari green accounting dapat digunakan sebagai dasar untuk mengembangkan strategi bisnis yang lebih berkelanjutan (Sapulette & Limba, 2. Pada lingkungan perusahaan yang sangat kompetitif saat ini, perusahaanperusahaan terus berlomba untuk mencapai kinerja keuangan yang optimal (Sianturi & Purwatiningsih, 2. Profitabilitas menjadi satu metrik utama yang dipergunakan untuk mengukur keberhasilan suatu perusahaan, namun, dalam mengejar profitabilitas, perusahaan juga perlu memperhatikan aspek keberlanjutan, termasuk kinerja lingkungan (Hamid et al. , 2. profitabilitas yang kuat tidak hanya menunjukkan kapasitas bisnis untuk menghasilkan laba, tetapi juga menunjukkan efisiensi operasional dan ketahanan perusahaan untk menghadapi berbagai tantangan bisnis (Ananda, 2. Penelitian ini menggunakan rasio profitabilitas untuk menilai pengelolaan aset dan profitabilitas perusahaan. Rasio yang umum digunakan meliputi AuNet Profit Margin (NPM). Return on Equity (ROE), dan Return on Assets (ROA)Ay(Priatna, 2. ROE menunjukkan seberapa baik suatu bisnis menghasilkan uang dari uang tunai yang diinvestasikan oleh pemangku saham,sedangkan ROA mengukur kapasitas suatu bisnis untuk menghasilkan uang dari setiap rupiah yang diinvestasikan dalam aset. Rasio laba bersih terhadap total penjualan diukur dengan NPM. yang mencerminkan margin keuntungan yang diperoleh dari setiap penjualan (Wijaya, 2. Dengan harapan dapat memberikan manfaat pula bagi lingkungan. Penerapan PROPER memiliki dampak selain baik bagi lingkungan positif bagi masyarakat secara luas (Sulistiawati & Dirgantari, 2. Dengan mewajibkan perusahaan untuk memenuhi standar pengelolaan lingkungan yang ditetapkan. PROPER dapat membantu mencegah terjadinya pencemaran lingkungan akibat limbah industri. Selain itu. PROPER juga dapat mendorong perusahaan untuk berinvestasi dalam teknologi ramah lingkungan dan Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A mengembangkan produk yang lebih berkelanjutan (Utomo, 2. Hal ini pada akhirnya akan membantu meningkatkan standar hidup warga dan pelestarian sumber daya alam (Alim & Puji. Subjek pengkajian ini ialah perusahaan manufaktur yang berjalan di bidang minumandan Perusahaanperusahaan tersebut dipilih karena tercatta di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2019 sampai 2022. keseragaman karakteristik dan jumlah corporasi yang tertulis di BEI, maka dipilihlah subsektor makanan dan minuman relatif lebih banyak dibandingkan dengan subsektor lainnya dalam industri manufaktur. METODE Dalam pengkajian ini, pendekatan yang dipergunakan ialah model kuantitatif. Menurut Sugiyono . , metode kuantitatif ialah pendekatan pengkajian yang sangat bergantung dengan data numerik atau angka. Data-data ini dikumpulkan melalui berbagai instrumen penelitian, kemudian dianalisis menggunakan teknik-teknik statistik yang relevan dengan bantuan SPSS 26. Tujuan utama dari metode kuantitatif ialah untuk mengkaji hipotesis yang sudah disetujui sebelumnya dan menghasilkan temuan yang bersifat objektif dan generalisasi (Sugiyono, 2. Analisis ini mencakup 39 bisnis manufaktur di subsektor minuman dan mkanan yang tertulis antara tahun 2019 dan 2022 di BEI. Informasi perusahaan didapat dari platform data keuangan idx. Dengan membatasi populasi pada subsektor food and beverage, pengkajian ini diharapkan bisa mendapatkan hasil yang lebih spesifik dan relevan dengan karakteristik industri tersebut. Selain itu, penggunaan teknik sensus pada seluruh populasi memungkinkan peneliti untuk memperoleh data yang lebih komprehensif dan akurat (Suci Sukmawati et al. Adapun teori yang dipakai pada pengkajian ini ialah teori legitmasi. Teori legitimasi memiliki relevansi yang sangat tinggi dalam konteks akuntansi hijau, atau yang sering dikenal sebagai Augreen accountingAy (Abdullah & Amiruddin, 2. Perusahaan yang peduli terhadap lingkungan dan melakukan pengungkapan informasi lingkungan secara transparan cenderung memperoleh legitimasi yang lebih tinggi di mata masyarakat (Daromes, 2. Hal ini dikarenakan masyarakat semakin peduli terhadap isu-isu lingkungan dan menghargai perusahaan yang berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan. Tenriwaru & Ikhtiari . berpendapat bahwa legitimasi lingkungan sangat penting bagi keberlangsungan jangka panjang suatu perusahaan Terkait dengan kinerja profitabilitas, yang diukur dengan Margin laba bersih (NPM), laba Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A atas ekuitas (ROE), dan laba atas aset (ROA) semuanya akan dibahas dalam pengujian ini beserta kaitannya satu sama lain. Margin laba bersih (NPM), laba atas ekuitas (ROE), labaatas aset (ROA) merupakan proksi kinerja profitabilitas, yang dipengaruhi oleh akuntansi (Merllizcha & Triyonowati, 2. Menurut Sugiyono . Auvariabel penelitian adalah karakteristik individu, benda, atau kegiatan yang memiliki varians tertentu yang menurut peneliti perlu diteliti dan diambil Penelitian ini menggunakan dua variabel, yaitu variabel bebas . ndependent variabl. dan variabel terikat . ependent variabl. Akuntansi hijau merupakan variabel bebas penelitian, sedangkan profitabilitas merupakan variabel terikatnya. Ay Variabel Independen (Variabel Beba. Berdasarkan Sugiyono . Istilah AubebasAy sering digunakan untuk menggambarkan variabel bebas. Variabel bebas ialah faltor yang berdampak, menghasilkan, atau memunculkan variabel terikat. Akuntansi hijau adalah variabel independen dalam pengkajian ini. Angelina & Nursasi . Akuntansi hijau ialah identifikasi, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan biaya yang terkait dengan operasi bisnis yang ramah lingkungan. Akuntansi hijau adalah pertukaran informasi antara bisnis dan publik (Angelina & Nursasi, 2. Hal ini menunjukkan keinginan tulus perusahaan untuk meningkatkan kinerja lingkungannya. Perusahaan yang berpartisipasi pada Program Evaluasi Kinerja Perusahaan di pemberdayaan LingkunganHidup, atau PROPER, dapat menilai faktor akuntansi hijau. PROPER adalah program yang bertujuan untuk meningkatkan komitmen perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan sekaligus berfungsi sebagai bentuk pengawasan dan transparansi. (Maryanti. Lima peringkat warna berikut digunakan untuk menghasilkan peringkat PROPER: Emas : Sungguh-Sungguh tertib Skor = 5 Hijau : Sungguh tertib Skor = 4 Biru : Tertib Skor = 3 Merah : Terburuk Skor = 2 Hitam : Sangat Buruk Skor = 1 Sumber : Peraturan Kementrian Lingkungan Hidup Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Variabel Dependen (Variabel Terika. Sugiyono . mengatakan bahwasanya variabel dependen ialah sebutan lain dari variabel faktor yang memengaruhi atau muncul sebagai akibat dari faktor-faktor independen dikenal sebagai variabel dependen. Profitabilitas ialah satu variabel dependen dalam pegujian ini. perusahaan untuk memperolh laba diukur dari profitabilitasnya, yang merupakan evaluasi dari ukuranukuran tertentu. Dalam penelitian ini. Aureturn on equity (ROE), return on asset (ROA), dan net profit margin (NPM)Ay dipakai untuk mengevaluasi kinerja keuangan (Priatna, 2. , corporasi mana pun dapat menggunakan laba atas aset sebagai penentu karena merupakan indikasi komprehensif yang mudah dihitung dan dipahami (Muslih, 2. Oleh karena itu, profitabilitas diukur menggunakan laba atas aset. Berikut ini ialah rumus ROA: ROA = Total Assets Laba Bersih ROE merupakan ukuran profitabilitas perusahaan. Jumlah utang yang dimiliki oleh perusahaan memiliki dampak pada rasio ini (Aminah, 2. Karena rasio ini dapat digunakan sebagai indikasi, maka rasio ini dapat menarik minat manajer dan calon pemegang saham. Perhitungan ROE ialah seperti berikut: ROE = Laba Bersih Ekuitas Jumlah penjualan terhadap laba bersih dikenal sebagai margin laba bersih. Kepercayaan investor terhadap perusahaan akan meningkat karena kinerjanya menjadi lebih produktif, sebagaimana ditunjukkan oleh NPM yang lebih tinggi (Permana et al. , 2. Berikut adalah rumus NPM: NPM = Laba Bersih Penjualan Bersih Berdasarkan kajian mendalam terhadap berbagai pengkajian terdahulu yang relevan dengan topik ini, serta pemahaman yang mendalam terhadap teori-teori yang mendasari variabel-variabel penelitian, maka dapat disusun sebuah kerangka konseptual yang Kerangka konseptual ini berfungsi sebagai peta jalan yang akan memandu seluruh proses penelitian, mulai dari perumusan masalah hingga pengujian hipotesis seperti yang terlihat pada gambar berikut: Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Profitabilitas (ROA) Green Accounting Profitabilitas (ROE) Profitabilitas (NPM) Gambar 1. Kerangka Konseptual Penelitian HASIL Analisasa statistik deskriptif pada pengkajian ini bertujuan untuk memberitahu gambaran yang jelas tentang karakteristik data sampel yang telah dikumpulkan. Dengan menggunakan perangkat lunak SPSS, dilakukan perhitungan terhadap berbagai statistik deskriptif, seperti Aunilai minimum, nilai maksimum, rata-rata . , dan standar deviasi. Ay Melalui analisis ini, kita dapat memahami sebaran data, kecenderungan pusat data, serta tingkat variasi data seperti yang ada pada tabel berikutini: Tabel 1. Hasil Uji Statistik Deskriptif Variabel Y1 LNX_PROPER LNY1_ROA Valid N . 68 Sumber : Data Olahan Minimum Maximum Mean Tabel 2. Hasil Uji Statistik Deskriptif Variabel Y2 Minimum Maximum Mean LNX_PROPER LNY2_ROE Valid N . 68 Sumber : Data Olahan Std. Deviation Std. Deviation Tabel 3. Hasil Uji Statistik Deskriptif Variabel Y3 LNX_PROPER LNY3_NPM Valid N . 68 Sumber : Data Olahan Minimum Maximum Mean Std. Deviation Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Tabel 4. Uji Kolmogorov-Smirnov Sebelum Outlier One-Sample Kolmogorov-Sminov Test Unstandardized Residual Normal Parametera,b Mean Std. Deviation Most Extreme Differences Absolute Positive Negative Test Statistic Asymp. Slg. -taile. Sumber : Data Olahan 0,011 adalah nilai signifikan (Asymp. Sig. 2-taile. sesuai sengan temuan uji normalitas yang ditunjukkan diTabel 4. Dibandingkan dengan ambang batas signifikansi yang sering digunakan sebesar 0,05, nilai signifikansi ini jauh lebih rendah. Ini berarti bahwasanya hipotesis nol (HCA), yang menyimpulkan bahwasanya data terdistribusisecara normal, ditolak. Oleh sebabitu, peneliti menggunakan outlier dalam tabel berikut untuk menganalisis data karena telah ditentukan bahwa data tidak terdistribusi secara teratur: Tabel 5. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test setelah outlier (Y. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parameters2 Most Extreme Differences Mean Std. Deviation Absolute Posititve Negative Kolmogorov-Sminov Asymo. Sig. -taile. Test distribution is Normal Calculated from data. Sumber : Data Olahan Unstandardized Residual Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Tabel 6. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogrov-Smirnov Test (Y. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parameters2 Mean Std. Deviation Absolute Posititve Negative Most Extreme Differences Kolmogorov-Sminov Z Asymo. Sig. -taile. Test distribution is Normal Calculated from data. Sumber : Data Olahan Unstandardized Residual Tabel 7. Hasil Uji Normalitas One-Sample Kolmogrov-Smirnov Test (Y. One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Normal Parameters2 Mean Std. Deviation Absolute Posititve Negative Most Extreme Differences Kolmogorov-Sminov Z Asymo. Sig. -taile. Test distribution is Normal Calculated from data. Sumber : Data Olahan Unstandardized Residual Tabel 8. Uji Heteroskedastisitas Coefficients2 Unstandardized Coefficients Model Std. Error Sig. 1 (Constan. ABRESIT_PROPER Dependent Variiable: ABRESIT_ROA Sumber: Data Olahan Data pada pengkajian ini tidak menunjukkan adanya heteroskedastisitas, berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas oleh teknik Glejser yang memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,124 atau > 0,05. Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Tabel 9. Uji Heteroskedastisitas Coefficients2 Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficeients Std. Error 1 (Constan. ABRESIT_PROPER Sig. Beta Dependent Variiable: ABRESIT_ROA Sumber : Data Olahan Mengingat uji heteroskedastisitas model Glejser menghasilkan nilai signifikan sebesar 0,089 atau > 0,05, jadi bisa dikatakan bahwasanya data pengkajian ini tidak menunjukkan adanya heteroskedastisitas. Tabel 10. Uji Heteroskedastisitas Coefficients2 Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficeients Std. Error 1 (Constan. ABRESIT_PROPER Sig. Beta Dependent Variiable: ABRESIT_NPM Sumber : Data Olahan Heteroskedastisitas tidak terdapat pada data penelitian ini, terbukti dari nilai signifikansi sebesar 0,94 atau > 0,05 yang didapat dari tabel uji heteroskedastisitas menggunakan teknik Glejser. Tabel 11. Uji Autokorelasi Model Durbin-Waston Predictor: (Constan. LNX_PROPER Dependent Variable: LNY1_ROA Sumber : Data Olahan Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Tabel 12. Uji Autokorelasi Model Durbin-Waston Predictor: (Constan. LNX_PROPER Dependent Variable: LNY2_ROE Sumber : Data Olahan Tabel 13. Uji Autokorelasi Model Durbin-Waston Predictor: (Constan. LNX_PROPER Dependent Variable: LN_NPM Sumber : Data Olahan Tabel 14. Uji Analisis Regresi Linier Sederhana ROA Coefficients2 Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficeients Std. Error 1 (Constan. ABRESIT_PROPER Sig. Beta Dependent Variable: ABRESIT_NPM Sumber : Data Olahan Tabel 15. Uji Analisis Regresi Linier Sederhana ROE Coefficients2 Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficeients Std. Error 1 (Constan. LNY2_ROE Dependent Variable: LNY2_ROE Sumber : Data Olahan Sig. Beta Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Tabel 16. Uji Analisis Regresi Linier Sederhana NPM Coefficients2 Model Unstandardized Standardized Coefficients Coefficeients Std. Error 1 (Constan. LN_PROPER Sig. Beta Dependent Variable: LNY3_NPM Sumber : Data Olahan Tabel 17. Hasil Uji Koefisien Determinasi (RA) ROA Model R Square Predictor: (Constan. LNX_PROPER Dependent Variable: LNY1_ROA Sumber : Data Olahan Adjust R Square Tabel 18. Hasil Uji Koefisien Determinasi (RA) ROE Model R Square Predictor: (Constan. LN_PROPER Dependent Variable: LNY2_ROA Sumber : Data Olahan Adjust R Square Tabel 19. Hasil Uji Koefisien Determinasi (RA) NPM Model R Square Predictor: (Constan. LN_PROPER Dependent Variable: LNY3_NPM Sumber : Data Olahan Adjust R Square Sesuai dengan hasil pengkajian sebelumnya, nilai R Square metode regresi ini ialah 0,047. Halini menunjukkan bahwasanya Akuntansi Hijau (X. , factor independen penelitian, dapat menjelaskan 47% variasi variabel bebas. Profitabilitas (ROA). Sisanya, hingga 53%, diterangkan oleh faktor yang tidak termasuk dalam pengkajian. Hasil pengujian yang disebutkan memperlihatkan bahwasanya nilai R Square model regresi ini adalah 0,024. Hal Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A tersebut memperlihatkan bahwasanya 24% faktor dependen, profitabilitas (ROE), dijelaskan oleh variabel independen dalam penelitian ini, akuntansi hijau (X. Namun, 76% sisanya mungkin dijelaskan oleh karakteristik yang tidak termasuk dalam analisis. Nilai RSquare pada metode regresi ini ialah 0,083, menurut hasil pengujian di atas. Hal ini menunjukkan bahwa 83% variasi variabel dependen penelitian, yaitu profitabilitas (NPM), dapat diterangkan olehvariabel independen, yaittu akuntansi hijau (X. Sisanya, hingga 17%, dapat dijelaskan oleh faktor- yang bukan bagian dari pengkajian. DISKUSI Pengaruh Green Accounting Terhadap Profitabilitas (ROA) Uji parsial menghasilkan t-hitung -1. 593 < t-tabel 1. 669 dan nilaisignifikansi 0,127> 0,05 untuk profitabilitas (ROA). Oleh karenanya, bisa dibilang bahwa tidak ada bukti yang mendukung hipotesis awal (H. Oleh karena itu, profitabilitas (ROA) tidak terpengaruh oleh akuntansi hijau. pengkajian ini bertentangan dengan teori legitimasi, yang mengataakan bahwa akuntansi hijau tidak berdampak pada profitabilitas bisnis. Profitabilitas perusahaan dengan (ROA) tidak terpengaruh bahkan ketika menerima nilai PROPER yang sangat baik . ategori hijau dan bir. Oleh karena itu, profitabilitas perusahaan tidak didasarkan pada seberapa baik peringkat PROPER mereka. Penerapan akuntansi hijau akan memberikan dampak positif terhadap kepercayaan masyarakat, yakni meningkatkan loyalitas dan kredibilitas perusahaan, bahkan dapat membantu investor dalam memilih inisiatif pelestarian lingkungan di masa Temuan pengkajian ini konsisten dengan studi sebelumnya yang menunjukkan tidak ada hubungan antara akuntansi hijau dan laba atas aset (Meiriani et al. , 2. Damayanti & Astuti . Mengatakan. Aukinerja keuangan (ROA) perusahaan tidak terpengaruh secara signifikan oleh akuntansi hijau. Ay Pengaruh Green Accounting Terhadap Kinerja Keuangan (ROE) Uji parsial menunjukkan bahwa t hitung -1,443 < t tabel 1. 669 dan nilai signifikansi profitabilitas (ROE) sebesar 0,194 > 0,05. Dengan demikian, boleh dikatakan bahwasanya hipotesis kedua (H. tidak terbukti. Oleh karena itu, tidak ada hubungan antara Akuntansi Hijau dan ROE. Konsisten dengan temuan penelitian ini, penelitian Damayanti & Astuti . menemukan bahwa pengaruh akuntansi hijau tidak berdampak bagi profitabilitas yang dihitung dengan return on equity (ROE). Konsisten dengan penelitian Utami & Nuraini . yang menemukan tidak ada dampak menguntungkan dari akuntansi hijau bagi return on equity (ROE). Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A Kurangnya dampak akuntansi hijau dalam pengkajian ini menunjukkan bahwa upaya pengelolaan lingkungan perusahaan tidak dapat berdampak pada keberhasilan finansialnya (Angelina & Nursasi, 2. Meskipun demikian, perusahaan tersebut memiliki peringkat yang baik dan telah mengelola lingkungannya sesuai dengan peraturan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat belum menanggapi dengan baik upaya tanggung jawab sosial perusahaan, yang berarti bahwa penerapan akuntansi hijau belum dapat meningkatkan legitimasi masyarakat atau upaya pengelolaan lingkungan perusahaan, yang dapat menghalangi perusahaan untuk meningkatkan reputasinya yang baik di mata masyarakat (Angelina & Nursasi, 2. Pengaruh Green Accounting Terhadap Kinerja Keuangan (NPM) Sesuai uji parsial, t hitung ialah -2. 346 > t tabel -1. 669, dan nilai signifikansi profitabilitas (NPM) adalah 0,008 < 0,05. Dengan demikian, boleh dikatakan bahwasanya hipotesis ketiga (H. Akibatnya, dapat dikatakan bahwa profitabilitas (NPM) dipengaruhi oleh akuntansi hijau. Margin Laba Bersih sangat dipengaruhi oleh Akuntansi Hijau yang diukur dengan PROPER. Selain itu, bisnis yang berkinerja baik dalam hal lingkungan dapat meningkatkan jumlah uang yang mereka hasilkan dari penjualan. studi ini juga konsisten dengan laporan legitimasi, yang mengatakaan bahwa keberadaan perusahaan dan cita-cita lingkungan dan masyarakat harus selaras. Ketika suatu bisnis memberikan nilai tambah di mata masyarakat, penjualan akan meningkat karena citra perusahaan yang baik dapat meningkatkan minat untuk membeli produk bisnis tersebut, yang selanjutnya meningkatkan profitabilitas. Sulfitri . menegaskan bahwa Aubisnis yang menjalankan tanggung jawab lingkungan dan berkinerja baik dalam hal lingkungan lebih mungkin memperoleh imbalan eksternal serta manfaat sosial yang substansial. Selain itu, laba perusahaan akan meningkat sebanding dengan tingkat PROPER-nya. pengkajian ini mendukung studi Yuliani & Prijanto . yang mendapatkan bahwa profitabilitas (NPM) secara signifikan dipengaruhi oleh variabel akuntansi hijau yang dinilai oleh PROPER. Menurut Shofia & Anisah . , akuntansi hijau secara signifikan meningkatkan profitabilitas yang diukur dengan margin laba bersih. KESIMPULAN Dampak penerapan akuntansi hijau terhadap tiga . indikator profitabilitas yaitu Aureturn on equity (ROE), return on asset (ROA), dan net profit margin (NPM)Ay. disimpulkan dari data yang terkumpul, hasil pengujian data, dan justifikasi pembahasan. Berikut ini adalah hasil temuan dari pengkajian ini: Profitabilitas perusahaan (ROA) tidak terpengaruh oleh akuntansi hijau food and beverage Kramadibrata & Aulia. The Short Title of My Research Papers A yang tercatat di BEI Profitabilitas perusahaan (ROE) tidak terpengaruh oleh akuntansi hijau food and beverage yang tercatat di BEI Profitabilitas perusahaan (ROE) terpengaruh oleh akuntansi hijau food and beverage yang tercatat di BEI REKOMENDASI Penerapan green accounting di sektor food and beverage pada BEI memiliki dampak signifikan hanya terhadap Net Profit Margin (NPM), sementara pengaruhnya terhadap Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE)Ay tidak terbukti. Oleh sebab itu, perusahaan disarankan untuk mengoptimalkan kinerja lingkungan mereka agar meningkatkan citra positif di mata publik dan mendorong penjualan, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan NPM. Selain itu, pemerintah diharapkan memberikan insentif bagi perusahaan yang konsisten menerapkan green accounting dan meraih peringkat PROPER tinggi, serta menerapkan regulasi yang lebih ketat untuk meningkatkan transparansi terkait dampak Perusahaan juga dapat mengambil langkah kolaboratif untuk berbagi praktik terbaik dan melakukan benchmarking dengan perusahaan global, sehingga mampu meningkatkan efisiensi operasional dan kinerja finansial. Penelitian lanjutan yang mencakup sektor lain serta jangka waktu lebih panjang direkomendasikan untuk mengevaluasi pengaruh green accounting secara lebih komprehensif dan berkelanjutan. REFERENSI