. ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Analisis Perancangan Fondasi Tiang Pancang Pada Proyek Pembangunan Gedung Parkir Rumah Sakit Primaya Menggunakan Software Plaxis Analysis Of Pile Foundation Design in The Primaya Hospital Parking Building Construction Project Using Plaxis Software Elsa Fricilya PalinggiAo1,. Datin Firdha Razaq. Muhammad Suradi. Sugiarto Badaruddin . 1,2,3,. Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Ujung Pandang Koresponden: . elsafricilya@gmail. ABSTRAK Rumah Sakit Primaya merupakan infrastruktur kesehatan di kota Makassar, yang memiliki permasalahan penyediaan lahan parkir karena lahan parkir yang tersedia sudah tidak mampu menampung perparkiran yang dibutuhkan. Untuk itu dibutuhkan sebuah gedung parkir Berdasarkan data pembebanan dan lapisan tanahnya, maka diperlukan penggunaan fondasi tiang pancang. Perencanaan fondasi tiang pancang membutuhkan analisis yang rumit oleh sebab itu digunakan Software Palxis 2D. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain fondasi tiang pancang dengan menggunakan Software Plaxis 2D, dimana hasilnya akan diverfikasi dengan analisisi manual. Analisis Software Plaxis 2D meliputi empat tahapan program yaitu plaxis input, plaxis calculation, plaxis output dan plaxis curves. Analisis manual menggunakan metode Meyerhof 1976 untuk daya dukung, metode Vesic 1977 dan Vesic 1970 untuk penurunan, metode Brooms 1964 untuk analisis lateral dan pergerakan lateral. Perhitungan dilakukan pada tiga titik yaitu AS O-25. L-22, dan L-26 dengan hasil data lapangan pengujian SPT. Hasil penelitian diperoleh fondasi spun pile dengan diameter tiang 0,5 m dan diperoleh 4 tiang untuk AS O-25, 2 tiang untuk AS L-22, dan 2 tiang untuk AS L-26. Hasil analisis Software Plaxis 2D diperoleh lebih besar dari analisis manual tetapi perbedaanya tidak terlalu signifikan. Sehingga perancangan fondasi menggunakan metode permodelan Software Plaxis 2D relatif aman dan efisien Kata Kunci : Tiang Pancang. Software Plaxis 2D. Spun Pile PENDAHULUAN Latar Belakang semakin meningkat dengan pertambahan jumlah lantai gedung. Salah satu jenis fondasi yang biasa digunakan untuk gedung bertingkat ialah fondasi tiang. Pemilihan dan dimensi fondasi disesuaikan dengan besarnya beban, kondisi lokasi/lingkungan, dan lapisan tanah (Hardiyatmo 2. Perancangan membutuhkan analisis yang cukup rumit dan lama jika dilakukan secara manual. Salah satu software yang dapat digunakan untuk perancangan fondasi tiang ialah Rumah Sakit Primaya merupakan salah satu infrastruktur pelayanan kesehatan yang berada di kota Makassar, yang memiliki permasalahan dalam penyediaan lahan parkir karena lahan parkir yang tersedia selalu penuh. Untuk itu dibangun sebuah gedung parkir bertingkat. Dalam membangun sebuah gedung bertingkat mendukung dan menahan beban baik beban arah vertikal maupun arah horizontal yang 13/24 . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Software Plaxis 2D dengan analisis secara cepat dan teliti. PLAXIS 2D merupakan program elemen hingga untuk stabilitas pada rekayasa geoteknik dengan proses analisis didasarkan numerik yang handal. Sehingga tujuan dari penelitian ini yaitu merancang menggunakan software PLAXIS 2D dimana hasilnya akan diverfikasi dengan analisisi fondasi dangkal dan dalam (Bowless. Fondasi dangkal biasanya digunakan jika lapisan tanah permukaan relative kuat dan beban konstruksinya relative ringan. Sedangkan fondasi dalam diperlukan untuk menahan beban bangunan berat seperti gedung berlantai banyak dan lapisan tanah permukaannya relatif lemah seperti tanah lepas atau lunak. Perencanaan gedung parkir Rumah Sakit Primaya termasuk konstruksi beban berat yakni berlantai tujuh, dimana karakteristik tanahnya bersifat lunak, berdasarkan data hasil penyelidikan tanah dengan metode Standar Penetration Test (SPT) yaitu lapisan tanah keras berada pada Dengan mempertimbangkan lokasi pembangunan berada dalam lokasi Rumah Sakit Primaya dan karakteristik tanah yang lunak fondasi tiang pancang menjadi pilihan karena dapat (Precast Reinforced Concrete Pil. yang mampu mendukung beban struktur. Penampang precast reinforced concrete pile yang digunakan berupa lingkaran (Spun Pil. STUDI PUSTAKA Tanah Dalam perencanaan suatu konstruksi, tanah sebagai salah satu material penting. Fungsi utama dari tanah adalah sebagai pendukung fondasi dari sebuah bangunan yang akan menerima beban dari fondasi kemudian akan disalurkan kedalam tanah. Penentuan karakteristik tanah merujuk pada pasal 5 SNI 8460-2017 Geoteknik. Berikut ilustrasi struktur fondasi dan data tanah Gambar 2. Tiang Pancang Beton Pra Cetak Spun Pile Pembebanan Fondasi Berdasarkan arah kerja bangunan pembebanan struktur dipengaruhi oleh beban vertikal dan horizontal. Beban vertikal yaitu beban yang berasal dari berat bangunan itu sendiri . eban mat. dan beban hidup. Sedangkan untuk beban horizontal yaitu beban yang disebabkan oleh lingkungan seperti gempa dan angin. Gambar 1. Geometri Struktur dan Lapisan Tanah Fondasi Tiang Pancang Analisis Daya Dukung Fondasi Tiang Pancang Berdasarkan Hasil SPT Fondasi adalah struktur yang terletak dibawah bangunan untuk menyebarkan beban bangunan kepada lapisan tanah di sekitar/bawahnya. Berdasarkan kedalaman perletakannya, fondasi terbagi menjadi Perencanaan fondasi gedung parkir Rumah Sakit Primaya dengan penyelidikan tanah metode Standar Penetration Test (SPT) yang perlu dilakukan koreksi sebagai 14/24 . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Dimana Qtiang = Berat neto yang diizinkan . Qall = Daya dukung izin tiang . Ptiang = Kekuatan bahan tiang . yua tiang = Tegangan izin tiang . g/cm. Np = ycA1 ycA2 ycA ycA ycA A ycAycn i ycA = 0,5 1,0 ycu 1,5 . Dimana Np = N-SPT disekitar ujung tiang N1 = N-SPT 8D diatas ujung tiang N2 = N-SPT 4D dibawah ujung tiang I = N-SPT rata-rata di sepanjang tiang. Dari NSPT persamaan Meyerhof. Perencanaan Jumlah Tiang Pancang ycuycy = Dengan kontrol jarak antar tiang adalah 2,5D O S Ou 3D Berdasar pada data pengujian SPT, perhitungan tanah kohesif menggunakan metode Meyerhof . dalam Sugesti. Titin . dinyatakan berikut ini : = Qp Qs = 3. Ap . = 50 ycA s` = s` Ou 1,25D Eg=1yuE [ . cuOe. coOe. ycu yco. ] O1. ya yuE = tan-1. Dimana m = Jumlah baris tiang n = Jumlah tiang per baris s = Jarak antar tiang . D = Diameter tiang Daya Dukung Kelompok Tiang Qtiang kelompok=. AnAE. AQaEP. Dimana Eg = Efisiensi kelompok tiang m = Jumlah tiang pada deretan baris n = Jumlah tiang pada deretan kolom Qa = Daya dukung izin tiang . P = Gaya aksial. SAP 2000 . Daya Dukung Izin Tiang Qa Anjuran Tomlinson sebagai berikut : Dimana Qa = Daya dukung izin tiang . Qu = Daya dukung ultimit tiang . SF = 2,5 faktor aman berdasrkan SNI 8460:2017 pasal 9. ondasi dala. Analisis Penurunan Pancang Fondasi Tiang Penurunan . merujuk pada pergerakan titik pada bangunan ke titik referensi tetap (Hardiyatmo, 2. Berat Neto Yang Diizinkan Penurunan Fondasi Tiang Tunggal Qtiang =Qall Ae BerattiangOPtiang. Ptiang = yua tiang . Efisiensi Kelompok Tiang Dimana Qu = Daya dukung ultimit tiang . Qp = Daya dukung ujung tiang . Qs = Daya dukung selimut tiang . Np = Nilai n-spt disekitar ujung tiang N = Nilai n-spt rata-rata tiang Ap = Luas penampang ujung tiang . As = Luas selimut dinding tiang . 1 ft = 30,48 cm yua tiang= Tegangan izin tiang . g/cm. Jarak tepi tiang Qa = ycyceyc ycEyca Dimana ycuycy = Jumlah tiang P = Gaya aksial SAP 2000 . Qa = Daya dukung izin tiang Metode Meyerhof ycy Se = Ss Sp Sps Ss = 15/24 . cEycE Oy. ycEycI ). ya yaycE . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 SP = Sps = ycEycy . yaycy ya. ycEyc . yayc yayce. Analisis Tahanan Lateral Tiang Pancang Digunakan model ikatan kepala tiang ujung terjepit . ixed hea. Dimana Se = Penurunan elastis total . Ss = Deformasi aksial tiang . Sp = Penurunan beban ujung tiang . Sps= Penurunan beban sepajang tiang . Qp= Daya dukung ujung tiang . Qs = Daya dukung selimut tiang . Oy = Koefisien dari skin friction L/Df = Panjang tiang . Ap = Luas penampang tiang . Ep = 4700 ofc' . on/m. Cp= Koefisien empiris Gambar 3. Definisi Ujung Jepit Sumber : (McNulty,1. Daya Dukung Lateral Tiang Pancang Tunggal Metode Broms Untuk tanah kohesif persamaan berikut : yaycyyaycy R = Oo ya . yc ya Cs = . ,93 0,16Ooy. Dimana Ep = 4700. OoyceAyca . on/m. Ip = . d4 momen inersia tiang . D = Diameter . ks = k1/1,5 modulus subgrade. on/m. Perencanaan fondasi tiang menggunakan tiang ujung jepit . ixed-end pil. D = Diameter tiang . qp = Qp/Ap, tahanan ujung batas . on/m. Penurunan Yang Diizinkan Persamaan (Reese & Wright 1. STotal O SIzin . Penurunan Fondasi Tiang Kelompok . Penurunan fondasi kelompok metode Vesic 1977 yaAyci Sg = e Oo ya . Gambar 4. Defleksi dan Mekanisme Keruntuhan Fondasi Tiang Dimana S = Penurunan total tiang tunggal. Bg = Lebar kelompok tiang . D = Diameter tiang . Penurunan fondasi tiang metode Vesic 1970 ya S = 100 ycEycaycyycy ya yaycy yaycy Untuk tiang pendek, digunakan persamaan Hu = 9. Cu. D(L-g-1,5D) ya 3ya Mmaks = Hu. 4 ) . Dimana Hu = Beban lateral yayc = Kohesi tanah undrained . N/m. D = Diameter tiang. L = Panjang tiang . g = Jarak momen maks. dasar tiang . Dimana D = Diameter tiang Qapp = P berat tiang P = Gaya aksial SAP 2000 . Berat tiang = Ap. L . L = Kedalaman tiang . Ap = Luas penampang tiang . Ep = 4700 Oo Oofc' . on/m. Nilai Hu tiang pendek dan tiang panjang di peroleh dari grafik pada Gambar 5. 16/24 ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 yayc = Daya dukung lateral tunggal . N) N = Jumlah tiang dalam kelompok. Analisis Pergerakan Lateral Metode Brooms Untuk nilai defleksi pada tanah kohesif, yuya,dengan persamaan sebagai berikut : Tiang Pendek Tiang Panjang Gambar 5. Kapasitas Beban Lateral pada Tanah Kohesif. Untuk tiang panjang, persamaan berikut: 2ycAyc Hu = 1,5ya 0,5 yce My = fb. Hijin = ycIyce Kondisi kepala tiang terjepit . ixed head = 9. ya yayc . ya yu = . Tiang ujung jepit berkelakuan sebagai tiang pendek dimana, bila yuya < 0,5 yaycyu yc0 = . ya Tiang ujung jepit berkelakuan sebagai tiang panjang dimana, bila yuya > 1,5 . yaycyu yc0 = yayc. ya Dimana Hu = Beban lateral ycAyc = Momen maksimum (T/. D = Diameter tiang . f = Momen maks dari permukaan tanah yayc = Kohesi tanah undrained . N/m. fb = 0,4. f`c. ekuatan beban tiang kg/c. yaycy w = ya/2 . Dimana yu = Faktor tak berdimensi ya = Panjang tiang . D = Diameter tiang . ks = k1/1,5 . on /m. yc0 = Defleksi tiang Hu = Beban lateral Bangunan gedung, jembatan, dan struktur lainnya. Gerakan lateral . ditoleransi 6 mm - 18 mm. Ip = Momen inersia tiang . Hijin = Nilai H yang diijinkan (Hijin O H. Sf = Faktor aman. SNI 8460:2017 pasal 1 fondasi dalam . Analisis Tulangan Pile Cap Daya Dukung Lateral Tiang Kelompok Tulangan Geser Satu Arah Berdasarkan SNI 2847:2019 PS. Untuk menentukan daya dukung lateral tiang kelompok dibutuhkan mengenai jarak, jumlah, susunan tiang dan faktor reduksi. Gaya Geser yang Bekerja Vu = yua. =ya . ycyycnycoyce ycaycaycy ya yca1 GAo = L - ( 2 2 ycc ) . Vc = 0,75. 6 Ooyce`yca. Kontrol gaya geser 2 arah SNI 2847:2019 Ps. Gambar 6. Faktor Reduksi Sumber : (Reese dalam Balamba, 2. Vc Ou Vu yayci = Faktor reduksi. Dimana yayci = Daya dukung lateral kelompok . N) . Kontrol tegangan geser dua arah berdasarkan SNI 2847:2019 ps 22. 17/24 ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 yuyca = c1/c2 = 2. yaycycoycnycu = 0,0018. yaA` = c1 d . Menghitung jumlah dan jarak tulangan . yayc ycyycaycoycaycn n tul. = ya. Kontrol kuat geser beton berdasarkan SNI 2847:2019 ps 22. = ycu ycycycoycaycuyciycaycu ASlentur = Atulangan . Vc=0,17 . yuya ) Oof A c ycaycuycc Kontrol penulangan Oc ya = 0 Oyyc . ycc yayc. yayc Vc=0,083 . ycaycu ) Oof A c ycaycuycc . Vc= 0,33 . Oof A c ycaycu . Vu = yua. 2- yu`2 ) Mn = 0,85. f`c. Vc = 0,75. ycOyca ycyycaycoycaycn Berdasarkan SNI 2847-2019 : AS tekan Ou20%As lentur . Program Software PLAXIS 2D Software Plaxis 2D merupakan sebuah program metode elemen hingga . inite elemen. dalam bidang rekayasa geoteknik berfungsi untuk menganalisis deformasi dan stabilitas. Program Plaxis 2D dilengkapi dengan beberapa fitur untuk menyelesaikan beragam permasalahan dengan memberikan gambaran tentang kondisi sesungguhnya dilapangan terkait aspek struktur dan geoteknik yang sangat Program ini meliputi empat tahapan dimulai dari input data, kemudian perhitungan, keluaran . , dan terakhir . Lembar penampang kritis yayceycaycayc ycyycnycoyce yaycaycy yayceycaycayc ycoycuycoycuyco Berat pile cap pada penampang kritis q` . Menghitung nilai Mu ycEyc Mu = 2. ( ycu . Oe 2 yc`B2 . ycAyc Rn = OIycaycc2 2ycIycu yuUycyyceycycoyc =0,85. yce`yca . Oo1 Oe 0,85. yce`yc. yceyc yaycycyyceycycoyc = yuU . Analisis Tulangan Tekan Analisis Tulangan Lentur q`= yuycayceycycuycu b. tebal pile cap Dimana yaA = Lebar penampang kritis . B = Lebar pile cap . q` = Penampang kritis . yuycayceycycuycu = Berat jenis beton 2400 kg/m3 d = h- . ebal efektif pile cap . a = Tinggi blok tegangan tekan . OI = 0,9 Mn = Momen nominal = 1 untuk beton normal Oyyc = 40 kolom interior, 30 kolom tepi, dan 20 kolom sudut B` = Daerah keliling kritis dua arah . Dimana ycOyc = Gaya geser . ya = Panjang tiang . P = Gaya aksial pada kolom . B = Lebar pile cap . d = h- tebal efektif pile cap . A = Luas Penampang m2 C1 = Panjang kolom arah x . C2 = Panjang kolom arah y . bo = Keliling penampang geser . = 1 untuk beton normal Oyyc = 40 kolom interior, 30 kolom tepi dan 20 kolom sudut B` = Keliling kritis dua arah . = 0,85 . yce`yca . Kontrol Ie Vc Ou Vu 18/24 ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 METODE PENELITIAN HASIL DAN PEMBAHASAN Lokasi Penelitian Hasil Perhitungan Dengan SAP 2000 Proyek pembangunan Gedung Parkir Rumah Sakit Primaya berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo No. Kota Makassar. Sulawesi Selatan. Dimana karakteristik tanahnya berifat lunak, berdasarkan hasil pebyelidikan tanah dengan metode N-SPT yaitu lapisan tanah keras berada pada kedalaman 22 m. Penelitian ini meninjau tiga titik pada SAP 2000 berikut tabel titik yang ditinjau. Tabel 1. Data Hasil Analisis SAP 2000 Metode Pengumpulan Data Penelitian ini menggunakan metode teknik studi dokumen, dimana peneliti mengumpulkan dan mempelajari data-data yang didapatkan dari lokasi penelitian. Gaya Lateral Gaya Aksial Momen Ton Ton Ton Ton,m Ton,m O-25 COMB 3 7,81 550,31 3,09 4,87 L-22 COMB 3 -1,06 3,19 356,86 3,41 18,44 L-26 COMB 3 -2,95 1,87 312,12 16,38 7,97 COMB Kolom Alat Bantu Penelitian Software PLAXIS 2D Microsoft office Sap 2000 Gambar 8. Pemodelan SAP 2000 V. Prosedur Penilitian Analisis Daya Dukung Fondasi Dengan Data N-SPT Proses penelitian mencakup studi literatur, pengumpulan data kemudian dilakukan analisis manual dan analisis Software Plaxis 2D. Dari kedua analisis selanjutnya menyesuaikan hasil yang Perencanaan tiang pancang: D = 0,5 m = 1,64 ft L = 18 m = 59,06 ft As = 28,26 m2 = 304,19 ft2 Ap = 0,196 m2 = 2,11 ft2 fAoc = 41,5Mpa = 500 Kg/cm2 E = 0,25. fAoc = 0,25. 41,5 = 125 kg/cm2 Data N-SPT Berdasarkan data lapangan pengujian NSPT diperoleh Nilai N-SPT ujung (N. = I) =28,1 pada 52,5 dan N-SPT rata-rata . cA kedalaman 18 m. Daya Dukung Ujung Fondasi Metode Meyerhof Qp = 3. 2,11. 52,5 = 332,33 ton Daya Dukung Selimut Metode Meyerhof Qs = Gambar 7. Diagram Alir 304,19 . = 170,95 ton Daya Dukung Ultimit Qu = 332,33 170,95=503,28 ton 19/24 ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Daya Dukung Izin Fondasi (Qal. Qall = 503,28 /2,5=201,31 ton Cek Kekuatan Bahan Tiang (Ptian. Ptiang = 125. = 245312,50 kg = 245,31 ton Berat Neto yang Diizinkan Qall - Berat tiang O Ptiang 192,83 ton O 245,31 ton . Aman ! Gambar 9. pile cap AS O-25, . pile cap AS L-22, . pile cap AS L-26 Perencanaan Jumlah Tiang Pancang AS O-25 dengan P = 550,31 ton Penurunan Fondasi Tiang Pancang Dengan Manual n = P/Qall Penurunan Fondasi Tiang Dengan Manual Vesic . n = 550,31 / 201,31= 2,73 Ie 3 buah Dari persamaan diatas diperoleh jumlah tiang AS L-22= 2 buah dan AS L-26= 2 Penentuan jarak tiang . Ss = Tunggal . ,33 0,5 . 170,95 ). 0,196 . = 0,012m . ,02 . 332,33 ) S= 1,25 O yc O 1,50 Sp = 0,5 . 1695,56 Jarak tepi tiang . `) ditentukan menggunakan persamaan 67: = 0,008m . Sps = 18 . 1695,56 s`= s` Ou 1,25D = 0,625 m = 0,006 m Daya Dukung Kelompok Tiang Penurunan total elastis tiang tunggal Daya dukung kelompok tiang pada AS O25 Se = 0,012 0,008 0,006 Penentuan () dicoba s = 1,25 m = 0,026m=26mm = tan-1. 1,25 = 21,80 Penurunan yang diizinkan Sizin = D x 10% = 50 mm Efesiensi kelompok tiang (E. Eg=1Ae 21,80 [ . 26 mm O 50 mmAOK! ] O1 Penurunan fondasi kelompok Eg=0,76 O 1. OK! metode vesic . Daya dukung kelompok tiang (Qt. OcycEycyco = 2. 0,76. 201,31 > 550,31 AS O-25 dengan Bg =2,50 m Sg = 0,026. Oo0,5 = 611,98 > 550,31. Aman! = 0,058 m Ie 58 mm Untuk AS L-22 dan AS L-26 Aman dengan jumlah tiang 2 buah. Dari persamaan diatas diperoleh penurunan fondasi kelompok tiang AS L-22 = 41mm dan AS L-26 = 41mm. metode vesic . 20/24 . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Cek Syarat : AS O-25 dengan P = 550,31 ton berattiang = 0,196 . 2,4 . 18= 33,87 ton Qapp Hijin O Hu = 17,17 O 42,87. Aman! = 550,31 33,87 = 584,18 ton Gaya lateral pada tiang panjang ujung jepit cara grafis. 584,18 . S = 100 0,196 . Dari grafik hubungan Hu/Cud2 My/Cud3 maka diperoleh nilai : = 0,22 m = 22 mm Diperoleh penurunan fondasi kelompok tiang AS L-22=16 mm dan AS L-26=16 Hu = 8. 21,434 . 0,52 = 42,87 ton 42,87 Hijin = 2,5 = 17,15 ton ton Analisis Lateral Menggunakan metode Broms 1964 Cek Syarat : Hijin< Hu = 17,15 < 42,87. Aman! Daya Dukung Lateral Tiang Pancang Tunggal Manual Daya Dukung Lateral Tiang Pancang Kelompok AS O-25 dengan s = 1,25 Ep =4700. Oo41,5=3087459,02 ton/m2 Ip = Untuk Hu = 42,93 ton Hg = 0,3. 42,93= 51,516 ton 3,14. 0,54 = 0,0031 m4 ya1 ks= 1,5 ya1 = 5,40 kg/cm Tabel 2. Nilai Hu dengan s = 1,25 AS Kolom Hu = 42,93 Hu = 42,87 AS O-25 51,516 51,444 AS L-22 25,758 25,758 AS L-26 25,722 25,722 5,40 ks = 1,5 =3,6 kg/cm3 = 3600 ton/m3 3087459,02 . 0,0031 R= Oo = 1,52 Perilaku tiang panjang Tomlinson 1977 Analisis Pergerakan Lateral Metode Broms 1964 18 Ou 3,5 R = 18 Ou 5,32. Memenuhi Defleksi Tiang Ujung Jepit Tanah Kohesif fb = 16,6 Mpa = 1692,73 ton/m2 yaycy W = ycc/2 = 0,0031 0,5/2 = 0,0124 Pergerakan lateral . efleksi tian. AS O-25 My =1692,73. 0,0124=20,89 ton/m Untuk Hg = 51,516 ton = 96,453 yayc = 0,0104 yayc yc0 = Gaya lateral tiang panjang ujung jepit Hu = 1,5 . 0,5 0,5 . 0,0104 yayc AS Kolom AS O-25 AS L-22 AS L-26 Nilai Hu gunakan rumus ABC : Oe0,75 A Oo0,752 Oe . 0,0052 . Oe41,. 0,0052 Hu1 = 42,93 dan Hu2 = -187,16 Digunakan Hu = 42,93 ton 42,93 51,516 . 0,466 Tabel 3. Rekapitulasi Nilai Hg 0,75Hu 0,0052Hu2 Ae 41,78 = 0 Hijin = yayciyu yayc. ya yc0 = 0,0133 m=13,3mm<18mm. Ok! 20,89 Hu = yu=. 3087459,02 . 0,0. = 0,46 = 17,17 ton 21/24 Hg = 25,758 13,3 mm 6,7 mm 6,7 mm Hg = 25,722 13,3 mm 6,7 mm 6,7 mm . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 Analisis Pile Cap Berdasarkan SNI 2847:2019 dukung dari analisis faktor aman Software Plaxis 2D. Tabel 4. Rekapitulasi Desain Tulangan Pile Cap O-25 L-22 L-26 ycEyc Qa = P allowable = OeycAycyce Qu = P allowable x Ae Msf Tulangan Pile Cap Tul. Tul. Tul. Hasil Perhitungan Utama Atas Tul. Atas Tul. Bawah D28 D19 y19-150 y28-150 D28 D19 y19-140 y28-140 D28 D19 y19-140 y28-140 = 5773,04 kN = 588,69 ton Tabel 5. Nilai Daya Dukung Ultimit Plaxis Analisis Software Plaxis 2D Perencanaan fondasi pada penelitian ini menggunakan Software Plaxis 2D dimana data, material dan beban yang diinput sesuai dengan data perencanaan. Pada penelitian digunakan fondasi spun pile, dengan diameter 0,5 m dan kedalaman 18 m. Berikut langkah-langkah menganalisis menggunakan Software Plaxis O-25 L-22 L-26 Nilai Qtk Tipe Faktor Fondasi Keamana allowabl e . N) 1,4132 1,586 1,586 . N) (To. 8578,1 874,72 5773 588,69 5773 588,69 Pembahasan . Daya dukung fondasi dengan Software Plaxis 2d Berikut perbandingan daya dukung menggunakan Software Plaxis 2d dan analisis manual dengan metode Meyerhof. Pemodelan Geometri Struktur Tabel 6. Nilai Perbandingan Daya Dukung Fondasi Analisis Metode Daya dukung Meyerhof Ultimit (Q. Plaxis 2D Daya dukung Meyerhof Kelompok (Q. Plaxis 2D As O-25 As L-22 L 26 (To. (To. (To. 503,28 503,28 503,28 874,72 588,69 588,69 360,98 360,98 618,97 371,18 371,18 Gambar 10. Geometri Struktur dan Lapisan Tanah Analisis Perhitungan Analisis perhitungan pada Software Plaxis 2D terdiri empat tahapan . , diantaranya pemasangan fondasi, kemudian pemasangan pilecap, pembebanan fondasi dan safety factor. Gambar 11. Daya Dukung Kelompok AS O-25 . Penurunan kelompok fondasi dengan Software Plaxis 2D Berikut kelompok fondasi yang diperoleh dari analisis menggunakan Software Plaxis 2d Output Analisis Berdasarkan Software Plaxis 2D diperoleh kapasitas 22/24 . ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 dan analisis manual menggunakan Vesic . dan Vesic . Tabel 7. Nilai Perbandingan Penurunan Fondasi AS O-25 AS L-22 AS-L26 Vesic 1977 Vesic 1970 Plaxis 2D Metode Gambar 13. Daya Dukung Lateral Kelompok AS O-25 . Pergerakan lateral fondasi dengan Software Plaxis 2D Berikut perbandingan pergerakan lateral (Defleks. fondasi berdasarkan hasil analisis mennggunakan Software Plaxis 2d dan analisis manual menggunakan Broms . dan Broms cara Grafis. Tabel 9. Nilai Perbandingan Pergerakan Lateral Gambar 12. Penurunan Kelompok AS O25 . Daya dukung lateral kelompok fondasi dengan Software Plaxis 2D Berikut perhitungan daya dukung lateral dari analisis safety factor pada Software Plaxis 2D. (Annisa 2. AS O-25 AS L-22 AS-L26 . Vesic 1977 Vesic 1970 Plaxis 2D Metode Hu = 2. Gaya geser . Ae Msf = 229,177 kN = 23,36 ton Tabel 8. Nilai Perbandingan Daya Dukung Lateral Kelompok Fondasi Metode Broms 1964 Cara Grafis Plaxis 2D AS O-25 AS L-22 AS-L26 (To. 51,516 51,444 46,18 (To. 25,758 25,722 21,49 (To. 25,758 25,722 23,36 Gambar 14. Pergerakan Lateral AS O-25 23/24 ISSN 2775-0213 Journal of Applied Civil and Environmental Engineering Ae Vol. No. Oktober 2024 KESIMPULAN Balamba. Sjachrul. Analisis Pengaruh Jumlah Tiang dan Tebal Kepala Tiang (Pile Ca. pada Tanah Pasir dan Lempung Terhadap Defleksi Tiang Pancang Akibat Beban Lateral. Disertasi. Univesitas Brawijaya. Malang. Bowles. E Joseph. Analisis dan Desain Fondasi. Erlangga. Jakarta. Bowles. E Joseph. Analisis dan Desain Fondasi. Erlangga. Jakarta. Broms. The Lateral Resistanceof Piles in Cohesive Soils Jurnal of the Soil Mechanics Divisions. ASCE: Vol. N0. SM3. Hardiyatmo. Hary Christady. Mekanika Tanah 1. Gadjah Mada University Press Yogyakarta. Hardiyatmo. Hary Christady. Analisis dan Perancangan Fondasi Bagian Gadjah Mada University Press. Yogyakarta. Meyerhof. Bearing Capacity and Settlement of Pie Fondation. Journal of the Geotecnical Engineering Division American. McNulty. Thrust Loading on Piles. ASCE: Journal Soil mech and Fondation. Sugesti. Titin. & dkk. Perbandingan Daya Dukung Pondasi Minipile Dan Sumuran Menggunakan Metode Meyerhof. Lcpc. Dan Aoki dan De Alencar. Tugas Akhir. Surakarta: Jurusan Teknik Sipil. Universitas Sebelas Maret. Vesic. AS. Design of Pile fondations. Washington DC: national program Synthesis of Practice No. Hasil analisis perancangan fondasi tiang pancang pada Proyek Pembangunan Gedung Parkir Rumah Sakit Primaya Menggunakan Software Plaxis didapatkan kesimpulan sebagai berikut: Jenis fondasi yang digunakan yaitu Spun Pile dengan diameter tiang 0,5 m. Berdasarkan digunakan diperoleh 4 tiang untuk AS O-25, 2 tiang untuk AS L-22, dan 2 tiang untuk AS L-26 Hasil analisis Software Plaxis 2D penurunan, tahanan lateral dan pergerakan lateral fondasi yang lebih besar dari analisis manual namun perbedaanya tidak terlalu signifikan. Sehingga menggunakan metode permodelan Software Plaxis 2D relatif aman dan DAFTAR PUSTAKA