Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia Tahun 2018 Ae 2022 The Effect of Financial Performance on the Indonesian Sharia Stock Index 2018 2022 Eni Nianti Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Pamulang Coresponding Email: eninianti97@gmail. Article history: Submitted: January 15, 2024 | Revised: March 10, 2024 | Accepted: April 10, 2024 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), dan Earning per Share (EPS) secara simultan/bersama-sama terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia tahun 2018-2022. Populasi dan sampel penelitian sebanyak 25 Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Non-Probability Sampling, yaitu dengan teknik purposive sampling. Analisis dalam penelitian ini menggunakan program software e-views . conometrics view. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian secara parsial pada variabel Net Profit Margin (NPM) menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh NPM terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia, variabel Return on Investment (ROI) menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh Return on Investment terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Variabel Return on Equity (ROE) menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh Return on Equity terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Variabel Earning per Share (EPS) menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh Earning per Share terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Hasil secara simultan menunjukkan bahwa terdapat pengaruh Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), dan Earning per Share (EPS) secara simultan/bersama-sama terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa nilai Adjusted R square sebesar 0,119662 atau sebesar 11,9662%. Hal ini berarti variabel Net Profit Margin (X. Return on Investment (X. Return on Equity (X. dan Earning per Share (X. terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) adalah sebesar 11,9662% sedangkan sisanya sebesar 88,0338% dipengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci: Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), dan Earning per Share (EPS). Indeks Saham Syariah Indonesia Abstract This research aims to determine the influence of Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), and Earning per Share (EPS) simultaneously/together on the Indonesian Sharia Stock Index for 2018-2022 . The population and research sample were 25 companies. The sampling technique uses a Non-Probability Sampling technique, namely. with a purposive sampling technique. The analysis in this research uses the e-views . conometrics view. software program version 12. The research method used is qualitative research using a descriptive approach. Partial results on the Net Profit Margin (NPM) variable show that there is no influence of NPM on the Indonesian Sharia Stock Index. The Return on Investment (ROI) variable shows that there is no influence of Return on Investment on the Indonesian Sharia Stock Index. The Return on Equity (ROE) variable shows that there is no influence of Return on Equity on the Indonesian Sharia Stock Index. The Earning per Share (EPS) variable shows that there is no influence of Earning per Share on the Indonesian Sharia Stock Index. Simultaneous results show that there is an influence of Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), and Earning per Share (EPS) simultaneously/together on the Indonesian Sharia Stock Index. Based on the results of the coefficient of determination test, it shows that the Adjusted R square EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 value is 0. 119662 or 11. This means that the variables Net Profit Margin (X. Return on Investment (X. Return on Equity (X. and Earning per Share (X. for the Indonesian Sharia Stock Index (Y) are 11. 9662 % while the remaining 88. 0338% is influenced by other variables. Keywords: Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), and Earning per Share (EPS). Indonesian Sharia Stock Index Pendahuluan Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) adalah indeks komposit saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks Saham Syaria Indonesia (ISSI) merupakan indikator dari kinerja pasar saham syariah Indonesia. Konstituen ISSI adalah seluruh saham syariah yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dan masuk ke dalam Daftar Efek Syariah (DES) yang diterbitkan oleh OJK. Artinya. BEI tidak melakukan seleksi saham syariah yang masuk ke dalam ISSI. Konstituen ISSI diseleksi ulang sebanyak dua kali dalam setahun, setiap bulan Mei dan November, mengikuti jadwal review DES. Oleh sebab itu, setiap periode seleksi, selalu ada saham syariah yang keluar atau masuk menjadi konstituen ISSI. Metode perhitungan Indeks Saham Syariah Indonesia mengikuti metode perhitungan indeks saham Bursa Efek Indonesia lainnya, yaitu ratarata tertimbang dari kapitalisasi pasar dengan menggunakan Desember 2007 sebagai tahun dasar perhitungan ISSI. Saham syariah adalah efek berbentuk saham yang tidak bertentangan dengan prinsip syariah di pasar modal. Instrument pasar modal semakin bervariasi dengan hadirnya saham syariah. Saham syariah bisa menjadi pilihan untuk investor yang menginginkan berinvestasi secara halal. Saham syariah syariah merupakan tanda atau surat bukti penyertaan modal seseorang atau badan usaha pada suatu perusahaan yang sejalan dengan prinsip syariah di pasar modal. Selama periode tahun 2018-2022, jumlah saham Syariah dalam Daftar Efek Syariah (DES) dapat dilihat dari tabel dibawah ini: Gambar. Kurva Jumlah Saham Syariah Dalam Daftar Efek Syariah (DES) Tahun 2018 - 2022 Dilihat dari gambar kurva jumlah sahama syariah dalam daftar efek syariah (DES) periode tahun 2018 hingga tahun 2022 di atas, dapat disimpulkan bahwa jumlah saham syariah selama periode tahun 2018-2022 mengalami kenaikan yang signifikan untuk setiap periodenya dari tahun sebelumnya. Dilihat pada tahun 2018 jumlah saham Syariah periode I yaitu. 381 sdan periode II yaitu 407, dan pada tahun 2022 meningkat menjadi periode I yaitu. 504 dan periode II yaitu. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa antusiasme investor pada saham syariah semakin tinggi yang diikuti dengan bertambahnya perusahaan yang mencatatkan sahamnya pada kelompok sahamsaham syariah. Pertumbuhan saham syariah mencatatkan kinerja pertumbuhan yang signifikan. Kondisi ini sejalan dengan program pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional. Merujuk data dari IDX Islamic per kuartal i-2022, jumlah investor syariah mencapai 116 investor. Jumlah investor syariah bertambah 8. 924 dalam periode sembilan Adapun tingkat keaktifannya dari 114. 116 investor syariah, hanya 27. 594 yang tercatat sebagai investor aktif, atau 24,2% dari total investor syariah. Adapun nilai transaksi per 30 September 2022 tercatat Rp 8,3 triliun dengan volume transaksi 24 miliar, dan frekuensi transaksi 2,1 juta. Meskipun terbilang lambat, secara year to date (YTD) indeks saham syariah masih mencetak pertumbuhan positif. Bahkan beberapa di antaranya naik lebih tinggi ketimbang Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), seperti Indonesia Sharia Stock Index (ISSI) naik 10. 16% sejak awal tahun 2022. Analisis fundamental merupakan usaha dalam memperkirakan prospek pertumbuhan suatu perusahaan di masa depan dan kemampuannya untuk menghasilkan Sebagai aspek penting dari analisis fundamental, dalam memperkirakan keadaan, posisi maupun arah perusahaan dapat dengan menganalisis laporan keuangannya menggunakan analisis rasio keuangan sehingga dapat memprediksi return saham. Adapun beberapa rasio keuangan dalam penelitian ini yaitu Rasio Profitabilitas yang diproksikan dengan Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI), dan Return On Equity (ROE), serta Rasio Pasar yang diproksikan dengan Earning Per Share (EPS). Rasio-rasio ini dapat membantu calon investor dalam menentukan investasi mana yang baik untuk diambil. Dengan variabel-variabel rasio keuangan yang digunakan dalam penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan maupun panduan bagi calon investor unuk mengetahui return saham suatu perusahaan. Hubungan antara rasio keuangan dengan return saham telah dilakukan di beberapa penelitian tetapi masih terdapat inkonsistensi hasil penelitian, diantaranya adalah Net Profit Margin (NPM). NPM merupakan perbandingan laba setelah pajak terhadap penjualan. NPM menunjukkan perbandingan antara pendapatan bersih dan penjualan bersih. Semakin besar rasio ini berarti semakin baik kinerja perusahaan dalam menghasilkan laba. Perusahaan yang memiliki Net Profit Margin (NPM) yang besar juga dinilai beroperasi secara lebih efisien dan menguntungkan dibandingkan dengan perusahaan lain yang memiliki Net Profit Margin (NPM) yang kecil. Pada penelitian Aryanti, et al . diketahui bahwa NPM berpengaruh signifikan terhadap return Namun bertentangan dengan pendapat dari Syahputri dan Herlambang . yang menyatakan NPM tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Return On Investment (ROI) adalah alat ukur yang umum digunakan untuk mengukur tingkat keuntungan perusahaan dengan menggunakan dana yang dimilikinya. Jadi. ROI membandingkan antara keuntungan yang dihasilkan perusahaan dengan EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 seluruh dana yang tertanam dalam aktiva perusahaan. Hasil diatas menunjukkan bahwa semakin tinggi nilai ROI, maka ringkat return yang diberikan juga tinggi. Hal ini mengindikasikan bahwa investor dapat menggunakan ROI sebagai alat dalam memprediksi tingkat return saham perusahaan. Hal ini memiliki arti bahwa Return On Investment (ROI) memiliki korelasi positif dan signifikan terhadap return saham. Penelitian dari Ida Nuryana . Ulupui . , dan Ratna . diperoleh hasil jika ROI memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap return saham syariah, sedangkan pada penelitian Haerunnisa . diketahui ROI tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Return On Equity (ROE). Return On Equity (ROE) menunjukkan kinerja perusahaan atas kemampuannya mendayagunakan jumlah aset yang dimiliki. Semakin tinggi nilai ROE menggambarkan semakin efisiennya suatu perusahaan dalam memanfaatkan kepemilikan aset dalam menghasilkan laba sehingga akan meningkatkan nilai perusahaannya. Maka nilai ROE yang meningkat menunjukkan semakin baiknya kinerja keuangan perusahaan. Penelitian dari Widodo . diperoleh hasil jika ROE memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap return saham syariah, sedangkan pada penelitian Rahman . diketahui ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Selain itu Earning Per Share (EPS) juga terdapat inkonsistensi pada penelitian EPS merupakan ukuran kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan per lembar saham bagi pemiliknya. Besarnya nilai EPS berbanding lurus dengan besar laba yang didapatkan pemegang saham. Penelitian oleh Widodo . diperoleh hasil bahwa EPS berpengaruh signifikan terhadap return saham. Namun penelitian oleh Arista dan Astohar . diperoleh hasil bahwa EPS tidak berpengaruh signifikan terhadap return saham. Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan tersebut menarik minat peneliti untuk melakukan kajian lebih dalam. Penggunaan variabel rasio keuangan yang meliputi Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return On Equity (ROE), dan Earning Per Share (EPS) dapat berguna sebagai acuan dalam memenuhi kebutuhan informasi bagi calon investor untuk mengetahui return saham syariah. Objek yang ditetapkan dalam penelitian ini berfokus terhadap perusahaan yang terdaftar dalam Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) karena menyajikan saham-saham syariah yang paling likuid dibuktikan dengan nilai kapitalisasi pasar indeks ISSI besar dan terus meningkat yang menandakan jika saham-sahamnya memiliki tingkat likuiditas tinggi. Para calon investor akan cenderung memilih saham dengan likuiditas tinggi karena dapat memudahkan dalam aktivitas jual beli saham di pasar modal. Kurun waktu yang digunakan pada penelitian ini yaitu periode tahun 2018-2022, karena pada periode tersebut jumlah investor saham syariah, jumlah saham syariah yang tercatat dalam DES, kinerja indeks dan nilai kapitalisasi pasar indeks ISSI mengalami peningkatan yang Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan tersebut, maka peneliti tertarik untuk malakukan penelitian dengan judul AuPENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP INDEKS SAHAM SYARIAH TAHUN 2018 - 2022Ay. Landasan Teori Arbitrage Pricing Theory (APT) keuntungan saham tidak tergantung pada kombinasi . ortofolio saham yang efisie. tetapi keuntungan saham diperoleh dari perubahan harga saham. Perubahan harga ini ditentukan oleh faktor makro dan kejadian-kejadian yang bersifat unik . dalam perusahaan. Namun APT (Arbitrage Pricing Theor. tidak membatasi apa saja yang termasuk dalam kejadian yang bersifat unik tersebut. Harga saham suatu perusahaan sangat mempengaruhi para investor dalam mengambil keputusan untuk membeli atau menjual Harga saham setiap saat akan berubah yang dipengaruhi faktor-faktor yang berkaitan dengan saham perusahaan tesebut. Maka faktor makro dan faktor unik lain dari perusahaan dapat memberikan pengaruh pada harga bursa saham dan dapat mempengaruhi berubah keputusan investor dalam Indeks Saham. Arbitrage Pricing Theory (APT) pada dasarnya menggunakan pemikiran yang menyatakan bahwa dua kesempatan investasi yang mempunyai karakteristik yang identik sama tidaklah bisa dijual dengan harga yang berbeda. Model Arbitrage Pricing Theory (APT) didasari pandangan bahwa return yang diharapkan untuk suatu saham . akan dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko. Maka Arbitrage Pricing Theory (APT) terdapat hubungan Return on Investment (ROI) dan Return on Equity (ROE) suatu perusahaan. Faktor-faktor risiko tersebut adalah kondisi makro ekonomi suatu Negara seperti inflasi, tingkat suku bunga, nilai kurs dan GDP. Sebagai komponen utama accounting grand theory. Teori Sinyal (Signaling Theor. menurut MyNote in Accounting dalam Hoesada . Teori Sinyal (Signaling Theor. dikembangkan Ross . menyatakan bahwa pihak eksekutif perusahaan memilki informasi lebih baik mengenai perusahannya akan terdorong untuk menyampaikan informasi tersebut kepada calon investor agar harga saham perusahaannya meningkat. Menurut Wolk & Tearnet dalam Hoesada . hal positif Signaling Theory ketika perusahaan yang memberikan informasi bagus akan membedakan mereka dengan perusahaan yang tidak memiliki Auberita bagusAy dengan menginformasikan pada pasar tentan keadaan mereka, sinyal tentang bagusnya kinerja masa depan yang diberikan oleh perusahaan yang kinerja keuangan masa lalunya tidak bagus tidak akan dipercaya oleh pasar. Kinerja Keuangan Menurut Hutabarat . AuKinerja keuangan adalah suatu analisis yang dilakukan dengan menggunakan aturan-aturan pelaksanaan keuangan secara baik dan benarAy. Menganalisa kinerja keuangan dengan cara mengevaluasi kinerja masa lalu, selanjutnya memprediksi prospek masa depan perusahaan, lalu mengevaluasi Kembali apa yang sudah terjadi di masa lalu agar dapat meningkatkan kierja keuangan perusahaan di masa mendatang. Kinerja merupakan hasil evaluasi terhadap pekerjaan yang sudah selesai dilakukan, hasil pekerjaan itu dibandingan dengan standar yang telah ditetapkan besama. Setiap pekerjaan yang sudah selesai dilakukan memerlukan penilaian atau pengukuran secara periodik. 2 Profitabilitas Rasio profitabilitas adalah rasio yang menunjukan seberapa besar laba perusahaan dalam memanfaatkan semua sumber daya yang ada. Diketahui bahwa setiap tindakan dan kebijakan yang diputuskan oleh sebuah perusahaan harus benar-benar matang, agar tidak menganggu keuangan perusahaan. Rasio profitabilitas merupakan EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 rasio yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba selama periode tertentu. Selain itu, juga memberikan gambaran tentang tingkat efektivitas manajemen dalam melaksanakan kegiatan operasinya. Efektivitas manajemen di sini dilihat dari laba yang dihasilkan terhadap penjualan dan investasi 3 Investasi Investasi memiliki asal kata invest yang berarti menginvestasikan atau menanamkan modal atau uang. Investasi adalah sebuah istilah yang biasa dikenal dalam bahasa perundang-undangan ataupun dalam keseharian. Kedua istilah itu berarti sama, dengan demikian biasanya digunakan dengan interchangeable. Investasi adalah kegiatan yang biasa dilakukan oleh badan hukum ataupun perorangan untuk mempertahankan atapun meningkatkan nilai modal yang berbentuk peralatan, uang tunai, hak atas kekayaan intelektual, aset tidak bergerak, ataupun keahlian. 4 Iflasi Secara terminology terdapat beberapa pengertian iflasi yaitu menaikan hargaharga pada umumnya secara terus menurus, definisi lainnya adalah kemerosotan harga atau nilai uang secara terus menerus atau penurunan daya beli uang . ecreasing purchasing power of mone. dalam kamus besar Oxford. Inflasi berasal dari bahasa Inggris in-fla-tion . yang berarti kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum disebagian negara, yang menyebabkan merosotnya nilai uang. Pengertian inflasi yang lebih luas lagi banyak ragamnya, dari yang memberikan pemahaman secara terbatas sampai dengan yang memberikan pemahaman secara tepat. Hal ini seperti yang dapat ditemukan di atas dalam literature non ekonomi. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, inflasi dipahami sebagai kemerosotan nilai uang . karena banyaknya uang . beredar sehingga menyebabkan kenaikan barga barang-barang. 5 Islamic Social Reporting (ISR Indek. Islamic Social Reporting Index merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengukur kinerja sosial perbankan syariah dalam menjalakan kewajiban sosialnya. Indeks ISR berisi kompilasi item-item standar CSR yang ditetapkan oleh AAOIFI (Accounting and Auditing Organizatio for Islamic Social Institutio. yang kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh para peneliti mengenai item-item CSR yang seharusnya diungkapkan oleh suatu entitas Islam. Penelitian sebelumnya menyatakan bahwa tingkat pengungkapan CSR berfokus pada lingkungan, teori legitimasi dan upaya menciptakan konsep relevan publics. ISR adalah standar pelaporan kinerja sosial perusahaanperusahaan yang berbasis syariah. Indeks ISR merupakan pengembangan dari Social Reporting yang meliputi harapan masyarakat tentang perspektif spiritual dan 6 Kerangka Berpikir Menurut Sekaran dalam Sugiyono . AuKerangka berfikir merupakan model konseptual tentang bagaimana teori berhubungan dengan berbagai faktor yang telah diidentifikasi sebagai masalah yang pentingAy. Kerangka Kerangka berpikir yang baik akan menjelaskan secara teoritis pertautan antar variabel yang diteliti. Jadi secara teoritis perlu dijelaskan hubungan antar varabel independen dan dependen. Penelitian ini, membahas faktor-faktor yang mempengaruhi indeks saham syariah Indonesia tahun Berdasarkan permasalahan dan landasan teori yang digunakan, maka kerangka berfikir dalam penelitian ini, adalah sebagai berikut: Gambar 1 Bagan Kerangka Berpikir 7 Pengembangan Hipotesis Menurut Sugiyono . hipotesis merupakan jawaban sementara terhadap rumusan maslah penelitian, di mana rumusan masalah penelitian telah dinyatakan dalam bentuk kalimat pertanyaan. Dikatakan sementara, karena jawaban yang diberikan baru didasarkan pada teori yang relevan, belum didasarkan pada fakta-fakta empiris yang diperoleh melalu pengumpulan data. Berdasarkan rumusan masalah yang telah dikemukakan, maka pengembangan hipotesis pada penelitian ini, yaitu sebagai beikut: H1 : Diduga terdapat pengaruh Net Profit Margin (NPM) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. H2 : Diduga terdapat pengaruh Return on Investment (ROI) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. H3 : Diduga terdapat pengaruh Return on Equity (ROE) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. H4 : Diduga terdapat pengaruh Earning per Share (EPS) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. H5 : Diduga terdapat pengaruh Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), dan Earning per Share (EPS) secara simultan/ bersama-sama terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 Metode penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang bersifat deskriptif dengan menggunakan metode kuantitatif. Penelitian dengan melakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan terhadap Indeks Saham Syariah di Indonesia. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang bersifat angka yang nantinya akan diolah menjadi data statistik pada program software e-views . conometrics view. Menurut Sugiyono . AuMetode penelitian kuantitatif dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berdasarkan pada filsafat positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif/statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. 1 Tempat Penelitian Pada penelitian yang dilakukan ini, yaitu dengan menggunakan data-data dari perusahaan-perusahaan yang terdaftar atau listing di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) pada periode tahun 2018 hingga tahun 2022 sebagai data yang akan dianalisis dalam perhitungan statistik. Dalam mendapatkan data-data dan informasi-informasi yang diperlukan pada penelitian, yaitu bersumber dari data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dipublikasi melalui media internet dan website dari perusahaan yang diteliti serta informasi-informasi yang terkait mengenai data yang diteliti. 2 Operasional Variabel Penelitian Menurut Kerlinger dalam Sugiyono . menyatakan bahwa AuVariabel adalah konstruk . atau sifat yang akan dipelajariAy. Diberikan contoh misalnya, tingkat aspirasi, penghasilan, pendidikan, status sosial, jenis kelamin, golongan gaji, produktivitas kerja, dan lain-lain. 3 Variabel Independen Menurut Sugiyono . AuVariabel independen ini, sering disebut sebagai variabel stimulus, predictor, antecedentAy. Dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai variabel bebas. Variabel bebas adalah merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen. Variabel bebas dilambangkan dengan simbol X atau variabel X. Variabel bebas yang digunakan pada penelitan ini, yaitu variabel Net Profit Margin/NPM (X. Return on Investment/ROI (X. Return on Equity/ROE (X. , dan Earning per Share/EPS (X. 4 Variabel Dependen Menurut Sugiyono . AuVariabel dependen, sering disebut sebagai variabel output, kriteria, konsekuenAy. Dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai variabel terikat. Variabel terikat merupakan variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Variabel terikat dilambangkan dengan simbol Y atau variabel Y. 5 Populasi dan Sampel Menurut Sugiyono . AuPopulasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari objek/subjek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannyaAy. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) selama tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 sebanyak 25 . ua puluh lim. Teknik sampel yang digunakan pada penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling yaitu dengan teknik sampel purposive/sampling purposive. Menurut Sugiyono . AuSampling Purposive adalah teknik penentuan sampel dengan pertimbangan tertentuAy. Sampel pada penelitian ini adalah 25 . ua puluh lim. perusahaan yang listing pada Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). 6 Teknik Analisis Data Analisis data adalah pengolahan data yang diperoleh dengan menggunakan rumus atau dengan aturan-aturan yang ada sesuai dengan pendekatan penelitian. Data yang diperoleh melalui kuesioner yang telah diisi oleh responden kemudian diolah dan dianalisa menggunakan teknik pengolahan data untuk menghasilkan suatu kesimpulan atas masalah yang diteliti. 1 Uji Deskripsi Statistik deskriptif yaitu dengan memberikan gambaran, dan menjelaskan suatu data laporan laba bersih setiap tahun yang dilihat dari pertumbuhan laba, dan rasiorasio. 2 Uji Asumsi Klasik Uji Normalitas Uji Multikolinearitas Uji Heteroskedatisitas Uji Autokorelasi 3 Uji Regresi Linear Berganda Uji regresi linear berganda bermaksud mencari hubungan dari dua bariabel atau lebih dimana variabel yang satu tergantung pada variabel yang lain. Uji regresi linear berganda dapat menggunakan rumus sebagai berikut: ycU = yu yu1ycU1 yu2ycU2 e Dimana: = Kepuasan Kerja yu = Konstanta yu1 dan yu2= Koefisien Regresi = Kompensasi = Lingkungan Kerja = Error EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 Pada tahap analisis, melalui tabel ANOVA dan tabel Coefficients dapat menjelaskan seberapa besar pengaruh variabel X . ariabel beba. terhadap variabel Y . ariabel terika. Uji regresi linear berganda dalam penelitian ini menggunakan analisis statistik melalui program software e-views . conometrics view. 4 Uji Koefisien Korelasi Berganda Uji koefisien korelasi berganda adalah bentuk korelasi yang digunakan untuk melihat hubungan antara tiga atau lebih variabel. Korelasi berganda berkaitan dengan interkorelasi variabel-variabel independen sebagaimana korelasi mereka dengan variabel dependen. Pada uji koefisien korelasi berganda dalam penelitian ini menggunakan analisi statistik melalui program software e-views . conometrics view. Pada tahap analisis, yaitu membandingkan antara nilai probabilitas = 0,05 dengan probabilitas Sig. 5 Uji Koefisien Determiasi Uji koefisien determinasi mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variasi variabel terikat . Nilai koefisien determinasi berkisar antara 0-1. Nilai koefisien yang kecil menunjukan kemampuan variabel-variabel bebas . dalam menjelaskan variabel terikat . sangat terbatas. Sebaliknya, nilai koefisien determinasi yang besar dan mendekati 1 menunjukan bahwa variabel-variabel bebas . memberikan hampir semua informasi yang dibutuhkan untuk memprediksi variasi variabel terikat . 6 Uji Hipotesis Uji t (Uji Parsia. Uji t . ji parsia. untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas . terhadap variabel terikat . secara parsial dan apakan berpengaruh signifikan atau tidak. Dalam pengujian ini, menggunakan program software e-views . conometrics view. Pada uji t (Uji Parsia. dapat menggunakan rumus sebagai berikut: Sb1 Dimana: = Nilai koefisien variabel independen (Variabel X) Sb1 = Nilai standar eror dari variabel independen (Variabel X). Uji F (Uji Simulta. Uji F . ji simulta. digunakan untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas . terhadap variabel terikat . secara bersama-sama, serta Pengujian ini, menggunakan program software e-views . conometrics view. Pada uji F (Uji Simulta. dapat menggunakan rumus sebagai berikut: Hasil dan Pembahasan Gambaran Umum Objek Penelitian Perusahaan yang digunakan pada penelitian yang dilakukan ini adalah perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) selama tahun 2018 sampai dengan tahun 2022 sebanyak 25 . ua puluh lim. Dimana perusahaan-perusahaan tersebut dipilih melalui kreteria sampel yang telah ditetapkan. Adapun perusahaan yang dijadikan objek penelitian ini, atara lain. Astra Agro Lestari Tbk. Akasha Wira International Tbk. BISI International Tbk. Budi Starch & Sweetener Tbk. Campina Ice Cream Industry Tbk. Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. Sariguna Primatirta Tbk. Charoen Pokphand Indonesia Tbk. Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. FKS Multi Agro Tbk. Buyung Poetra Sembada Tbk. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Indofood Sukses Makmur Tbk. Japfa Comfeed Indonesia Tbk. PP London Sumatera Indonesia Tbk. Mayora Indah Tbk. Provident Agro Tbk. Nippon Indosari Corpindo Tbk. Salim Ivomas Pratama Tbk. Sekar Bumi Tbk. Sekar Laut Tbk. Siantar Top Tbk. Tigaraksa Satria Tbk. Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk dan Wahana Pronatural Tbk. Analisis Statistik Deskriptif Pada pengujian ini digunakan untuk mengetahui skor minimum dan maksimum, mean score dan standar deviasi dari masing-masing variabel independent/bebas (Net Profit Margin. Return on Investment. Return on Equity dan Earning per Shar. maupun dependent/terikat (Indeks Saham Syariah Indonesi. Berdasarkan hasil analisis statistik deskriptif yang diperoleh dari 25 . ua puluh lim. perusahan yang dijadikan sampel Data observasi yag digunakan pada periode tahun 2018-2022 dengan sampel 25 (N), menunjukkan nilai minimum, maximun dan mean pada penelitian. Tabel. 1 Hasil Uji Deskriptif Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera Probability Sum Sum Sq. Dev. Observations Sumber: Hasil Pengolahan Data Statistik (Program e-views . Analisis Statistik Deskriptif Variabel Net Profit Margin/NPM (X. Hasil pengujian statistik deskripsi pada variabel Net Profit Margin/NPM (X. dari sampel 25 (N), diperoleh nilai Mean sebesar 0. 205565, pada nilai Median sebesar 0. 068000, pada nilai Maximum sebesar 8. 352000 dan nilai EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 Minimum sebesar 0. 005000 dengan Std. Dev sebesar 0. Data Observations sebanyak 124 yang berasal dari 125 data yang dikumpulkan selama 5 tahun. Data-data tersebut diperoleh dari data Net Profit Margin (NPM) pada 25 perusahaan yang dijadikan objek penelitian di periode tahun 2018-2022. Analisis Statistik Deskriptif Variabel Return on Investment/ROI (X. Hasil pengujian statistik deskripsi pada variabel Return on Investment/ROI (X. dari sampel 25 (N), diperoleh nilai Mean sebesar 0. 083484, pada nilai Median sebesar 0. 069500, pada nilai Maximum sebesar 0. 93000 dan nilai Minimum sebesar 0. 005000 dengan Std. Dev sebesar 0. Data Observations sebanyak 124 yang berasal dari 125 data yang dikumpulkan selama 5 tahun. Data-data tersebut diperoleh dari data Return on Investment (ROI) pada 25 perusahaan yang dijadikan objek penelitian di periode tahun 2018-2022. Analisis Statistik Deskriptif Variabel Return on Equity/ROE (X. Hasil pengujian statistik deskripsi pada variabel Return on Equity/ROE (X. dari sampel 25 (N), diperoleh nilai Mean sebesar 0. 130548, pada nilai Median sebesar 0. 111500, pada nilai Maximum sebesar 0. 518000 dan nilai Minimum sebesar 0. 010000 dengan Std. Dev sebesar 0. Data Observations sebanyak 124 yang berasal dari 125 data yang dikumpulkan selama 5 tahun. Data-data tersebut diperoleh dari data Return on Equity (ROE) pada 25 perusahaan yang dijadikan objek penelitian di periode tahun 2018-2022. Analisis Statistik Deskriptif Variabel Earning per Share/EPS (X. Hasil pengujian statistik deskripsi pada variabel Earning per Share/EPS (X. dari sampel 25 (N), diperoleh nilai Mean sebesar 194. 5664, pada nilai Median sebesar 90. 91000, pada nilai Maximum sebesar 102. 250 dan nilai Minimum sebesar -3. 390000 dengan Std. Dev sebesar 233. Data Observations sebanyak 124 yang berasal dari 125 data yang dikumpulkan selama 5 tahun. Data-data tersebut diperoleh dari data Earning per Share (EPS) pada 25 perusahaan yang dijadikan objek penelitian di periode tahun 2018-2022. 3 Uji Asumsi Klasi Uji Normalitas Uji normalitas digunakan untuk menguji apakah model regresi dalam penelitian ini memiliki residual yang berdistribusi normal atau tidak. Indikator model regresi yang baik adalah memiliki data terdistribusi normal. Series: Residuals Sample 2016M01 2022M12 Observations 84 Mean Median Maximum Minimum Std. Dev. Skewness Kurtosis Jarque-Bera 3. Probability 0. Gambar. 2 Hasil Uji Normalitas Kriteria pengambilan keputusan dilihat pada Jerque-Bera dan Probability dengan menggunakan =0. %), jika probability < , maka data tidak berdistribusi normal. Jika probability > , maka data berdistribusi normal. Pada hasil perhitungan statistik uji normalitas dapat diketahui bahwa nilai Probability 74205 dan lebih besar dari Alpha 0. 05 yaitu 0. 174205 > 0. 05 yang berarti bahwa distribusi data tergolong normal. Uji Multikolinearitas Uji multikolinearitas digunakan untuk menguji apakah suatu model regresi penilitian terdapat korelasi antar variabel independen. Mengetahui ada atau tidaknya gejala multikoliniearitas yaitu dengan melihat besaran dari nilai VIF (Variance Inflation Facto. Tabel. Hasil Uji Multikolinearitas Sumber: Hasil Pengolahan Data Statistik (Program e-views . Berdasarkan hasil uji multikolinearitas pada variabel Net Profit Margin/NPM (X. Return on Investment/ROI (X. Return on Equity/ROE (X. dan Earning per Share/EPS (X. menunjukan nilai bahwa tidak terdapat nilai korelasi yang tinggi antar variabel bebas tidak melebihi nilai VIF 10. Sehingga dapat diartikan tidak terdapat korelasi yang tinggi antara variabel-variabel bebas EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 sehingga hubungan antara variabel bebas terhadap variabel terikat tidak Uji Heteroskedastisitas Uji heteroskedastisitas adalah untuk melihat apakah terdapat ketidaksamaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang Model regresi yang memenuhi persyaratan adalah di mana terdapat kesamaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain tetap atau disebut homoskedastisitas. Tabel. Hasil Uji Heteroskedastisitas Dependent Variable: ABSRESID Method: Panel Least Squares Date: 10/16/23 Time: 19:22 Sample: 2018 2022 Periods included: 5 Cross-sections included: 25 Total panel . observations: 124 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. Root MSE Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat R-squared Adjusted R-squared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Berdasarkan hasil uji heteroskedastisitas pada variabel Net Profit Margin/NPM (X. menunjukan nilai Prob. 6866 > 0. 05 sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas. Pada variabel Return on Investment/ROI (X. nilai Prob. 6668 > 0. 05 sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas. Pada variabel Return on Equity/ROE (X. nilai Prob. 5118 > 0. 05 sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi Dan pada variabel Earning per Share/EPS (X. nilai Prob. 1616 > 0. sehingga dapat disimpulkan tidak terjadi heteroskedastisitas. Data yang baik, ketika data hasil pengolahan menghasilkan analisis tidak tejadi hetorskedastisitas. Uji Regresi Linear Berganda Uji regresi linier berganda merupakan suatu teknik statistika yang digunakan untuk mencari persamaan regresi yang bermanfaat untuk meramal nilai variabel dependen berdasarkan nilai-nilai variabel independen dan mencari kemungkinan kesalahan dan menganalisa hubungan antara satu variabel dependen dengan variabel independen secara bersama-sama. Tabel. 4 Hasil Uji Regresi Linear Bergada Persamaan Regresi Linear Berganda (Data Pane. Estimation Equation: ========================= Y = C. *X1 C. *X2 C. *X3 C. *X4 Substituted Coefficients: ========================= Y = -0. 0160233131921*X1 1. 13592232668*X2 981155936982*X3 9. 96639921261e-05*X4 Berdasarkan hasil uji regresi linear berganda pada penelitian ini, maka didapat persamaan regresi linear berganda dilihat dijelaskan sebagai berikut: Konstanta Y = -0. 1212 yang menunjukan nilai negatif. Berarti menunjukan terjadi perubahan yang tidak searah atau berlawanan, dimana jika Net Profit Margin (X. Return on Investment (X. Return on Equity (X. dan Earning per Share (X. tidak berubah atau bersifat tetap atau nilai 0 . maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) adalah bernilai -0. 1212 dan bersifat negatif. Koefisien X1 = 0. 016 yang menunjukan nilai positif. Berarti adanya perubahan yang searah, dimana jika Net Profit Margin (X. meningkat sebesar satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan meningkat dengan koefisien regresi sebesar 0. 016 dan jika Net Profit Margin (X. menurun satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan menurun dengan koefisien regresi yang sama. Koefisien X2 = 1. 135 yang menunjukan nilai positif. Berarti adanya perubahan yang tidak searah atau berlawanan, dimana jika Return on Investment (X. meningkat sebesar satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan menurun dengan koefisien regresi sebesar 1. 135 dan jika Return on Investment (X. menurun satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan meningkat dengan koefisien regresi yang . Koefisien X3 = 0. 981 yang menunjukan nilai positif. Berarti adanya perubahan yang searah dimana jika Return on Equity (X. meningkat sebesar satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan meningkat dengan koefisien regresi sebesar 0. 981 dan jika Return on Equity (X. menurun satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan menurun dengan koefisien regresi yang sama. Koefisien X4 = 9. 966 yang menunjukan nilai positif. Berarti adanya perubahan yang searah dimana jika Earning per Share (X. meningkat sebesar satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan meningkat dengan koefisien regresi sebesar 9. 966 dan jika Earning per Share (X. menurun satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan menurun dengan koefisien regresi yang sama. EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 Uji Koefisien Korelasi Uji koefisien korelasi dimaksudkan untuk mengetahui tingkat hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen baik secara parsial maupun Pengambilan keputusan dalam uji korelasi berganda adalah dengan melihat dari nilai R-squared. Tahapan analisis apabila dilihat dari nilai R-squared, yang menunjukan seberapa kuat pengaruh variabel independen . terhadap variabel dependen . Tabel. 5 Hasil Uji Koefisien Korelasi Root MSE Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat R-squared Adjusted R-squared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Sumber: Hasil Pengolahan Data Statistik (Program e-views . Berdasarkan hasil uji koefisien korelasi berganda di atas, ditunjukan pada nilai R-squared yaitu 0. Hal ini menunjukan besaran korelasi antara variabel Net Profit Margin/NPM (X. Return on Investment/ROI (X. Return on Equity/ROE (X. dan Earning per Share/EPS (X. terhadap Saham Syariah Indonesia (Y) sebesar 0. 148290 atau 14,829%. Uji Koefisien Determinasi Uji koefisien determinasi adalah suatu nilai yang menggambarkan seberapa besar perubahan atau variasi dari variabel dependen bisa dijelaskan oleh perubahan atau variasi dari variabel independen. Terdapat dua jenis koefisien r koefisien determinasi biasa R-Square dan koefisien determinasi yang disesuaikan Adjusted R Square. Tabel. 6 Hasil Uji Koefisien Determinasi Root MSE Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat R-squared Adjusted R-squared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Sumber: Hasil Pengolahan Data Statistik (Program e-views . Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi pada variabel Net Profit Margin/NPM (X. Return on Investment/ROI (X. Return on Equity/ROE (X. dan Earning per Share/EPS (X. terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) menunjukan nilai Adjusted R Square sebesar 0. 119662 atau 11. Hal ini berarti, variabel Net Profit Margin/NPM (X. Return on Investment/ROI (X. Return on Equity/ROE (X. dan Earning per Share/EPS (X. terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) sebesar 11. 9662% sedangkan sisanya sebesar 0338% dipengaruhi oleh variabel-variabel lain diluar model pengujian pada penelitian ini. Uji Hipotesis Uji t (Uji Parsia. Pada uji t . ji parsia. untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel bebas . terhadap variabel terikat . secara parsial dan apakan berpengaruh signifikan atau tidak. Tabel. 7 Hasil Uji t (Uji Parsia. Dependent Variable: Y Method: Panel Least Squares Date: 10/16/23 Time: 19:37 Sample: 2018 2022 Periods included: 5 Cross-sections included: 25 Total panel . observations: 124 Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. 97E-05 Root MSE Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat R-squared Adjusted R-squared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Sumber: Hasil Pengolahan Data Statistik (Program e-views . Pada nilai ttabel dengan taraf prob = 0. 05 dan df (N-K) = 25 - 4 = 21 maka diperoleh nilai ttabel sebesar 2,079. Berdasarkan table di atas, hasil pengujian secara parsial dapat dijelaskan sebagai berikut :\ . Uji t (Uji Parsia. Variabel Net Profit Margin (NPM) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia Berdasarkan hasil uji t . pada model regresi, hasil perbandingan antara thitung dan ttabel yang menunjukan thitung sebesar 0. 283701 dengan 7771 sedangkan ttabel sebesar 2. 079 dengan prob 0. Dari hasil tersebut terlihat bahwa thitung . < ttabel . dengan prob . > 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Net Profit Margin (NPM) menunjukan tidak terdapat pengaruh terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 Uji t (Uji Parsia. Variabel Return on Investment (ROI) terhadap Indeks Saham Syariah IndonesiaBerdasarkan hasil uji t . pada model regresi, hasil perbandingan antara t hitung dan ttabel yang menunjukan thitung 912151 dengan prob 0. 3635 sedangkan ttabel sebesar 2. dengan prob 0. Dari hasil tersebut terlihat bahwa t hitung . dengan prob . > 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Return on Investment (ROI) menunjukan tidak terdapat pengaruh terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Uji t (Uji Parsia. Variabel Return on Equity (ROE) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia Berdasarkan hasil uji t . pada model regresi, hasil perbandingan antara thitung dan ttabel yang menunjukan thitung sebesar 1. 200977 dengan 2321 sedangkan ttabel sebesar 2. 079 dengan prob 0. Dari hasil tersebut terlihat bahwa thitung . < ttabel . dengan prob . > 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Return on Equity (ROE) menunjukan tidak terdapat pengaruh terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Uji t (Uji Parsia. Variabel Earning per Share (EPS) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia Berdasarkan hasil uji t . pada model regresi, hasil perbandingan antara thitung dan ttabel yang menunjukan thitung sebesar 0. 596569 dengan 5519 sedangkan ttabel sebesar 2. 079 dengan prob 0. Dari hasil tersebut terlihat bahwa thitung . < ttabel . dengan prob . > 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Earning per Share (EPS) menunjukan tidak terdapat pengaruh terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Uji F (Uji Simulta. Uji F . ji simulta. digunakan untuk mengetahui pengaruh masingmasing variabel bebas . terhadap variabel terikat . secara bersama-sama, serta signifikannya. Tabel. 8 Hasil Uji F (Uji Simulata. Root MSE Mean dependent var dependent var Akaike info criterion Schwarz criterion Hannan-Quinn criter. Durbin-Watson stat R-squared Adjusted R-squared of regression Sum squared resid Log likelihood F-statistic Prob(F-statisti. Sumber: Hasil Pengolahan Data Statistik (Program e-views . Uji F (Uji Simulta. variabel Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), dan Earning per Share (EPS) secara simultan/bersama-sama terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia menunjukan nilai Ftabel dengan taraf prob = 0. 05 dan df (N-K-. = 25-4-1 = 19, maka diperoleh nilai Ftabel sebesar 2,74. Fhitung > Ftabel . 179746 > 2. dengan Prob 0. 000699 < 0. 05 menunjukan bahwa adanya pengaruh yang signifikan antara variabel independent (X) secara bersama-sama terhadap variabel dependen (Y), yang artinya terdapat pengaruh variabel Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), dan Earning per Share (EPS) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia secara simultan/bersama-sama. Pembahasan Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan melalui perhitungan statistik dan analisis dari setiap uji, menjelaskan bahwa terdapat keterikatan atau terdapat hubungan antara pada variabel Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) dapat dijelaskan oleh variabel Net Profit Margin (X. Return on Investment (X. Return on Equity (X. dan Earning per Share (X. Berikut ini, pembahasan dari hasil penelitian yang Net Profit Margin/NPM (X. Hasil penelitian yang telah dilakukan melalui perhitungan statistik, menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh Net Profit Margin (NPM) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Berdasarkan hasil uji t . ji parsia. yang menunjukan thitung sebesar 0. 283701 dengan prob 0. 7771 sedangkan ttabel sebesar 079 dengan prob 0. Dari hasil tersebut terlihat bahwa thitung . dengan prob . > 0. Berdasarkan hasil uji regrsi linear menunjukan nilai Y = 0160233131921*X1 1. 13592232668*X2 0. 981155936982*X3 96639921261e-05*X4. Nilai koefisien X1 = 0. 016 yang menunjukan nilai positif. Berarti adanya perubahan yang searah, dimana jika Net Profit Margin (X. meningkat sebesar satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan meningkat dengan koefisien regresi sebesar 0. 016 dan jika Net Profit Margin (X. menurun satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan menurun dengan koefisien regresi yang sama. Return on Investment/ROI (X. Hasil penelitian yang telah dilakukan melalui perhitungan statistik, menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh tidak terdapat pengaruh Return on Investment (ROI) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Berdasarkan hasil uji t . ji parsia. yang menunjukan thitung sebesar 0. 912151 dengan prob 0. sedangkan ttabel sebesar 2. 079 dengan prob 0. Dari hasil tersebut terlihat bahwa thitung . < ttabel . dengan prob . > 0. 05 Berdasarkan hasil uji regrsi linear barganda menunjukan nilai konstanta Y = -0. 0160233131921*X1 1. 13592232668*X2 0. 981155936982*X3 96639921261e-05*X4. Nilai koefisien X2 = 1. 135 yang menunjukan nilai positif. Berarti adanya perubahan yang tidak searah atau berlawanan, dimana jika Return on Investment (X. meningkat sebesar satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan menurun dengan koefisien regresi sebesar 1. 135 dan jika Return on Investment (X. menurun satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan meningkat dengan koefisien regresi yang sama. EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 Return on Equity/ROE (X. Hasil penelitian yang telah dilakukan melalui perhitungan statistik, menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh Return on Equity (ROE) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Berdasarkan hasil uji t . ji parsia. menunjukan nilai thitung sebesar 1. 200977 dengan prob 0. 2321 sedangkan ttabel sebesar 2. dengan prob 0. Dari hasil tersebut terlihat bahwa thitung . < ttabel . dengan prob . > 0. 05, maka dapat disimpulkan bahwa secara parsial Return on Equity (ROE) menunjukan tidak terdapat pengaruh terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Berdasarkan hasil uji regrsi linear barganda menunjukan nilai konstanta Y = -0. 0160233131921*X1 13592232668*X2 0. 981155936982*X3 9. 96639921261e-05*X4. Nilai koefisien X3 = 0. 981 yang menunjukan nilai positif. Berarti adanya perubahan yang searah dimana jika Return on Equity (X. meningkat sebesar satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan meningkat dengan koefisien regresi 981 dan jika Return on Equity (X. menurun satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan menurun dengan koefisien regresi yang Earning per Share/EPS (X. Hasil penelitian yang telah dilakukan melalui perhitungan statistik, menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh Earning per Share (EPS) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Berdasarkan thitung sebesar 0. 596569 dengan 5519 sedangkan ttabel sebesar 2. 079 dengan prob 0. Dari hasil tersebut terlihat bahwa thitung . < ttabel . dengan prob . > 0. Berdasarkan hasil uji regrsi linear barganda menunjukan nilai konstanta Y = 0. 0160233131921*X1 13592232668*X2 981155936982*X3 9. 96639921261e-05*X4. Nilai koefisien X4 = 9. 966 yang menunjukan nilai positif. Berarti adanya perubahan yang searah dimana jika Earning per Share (X. meningkat sebesar satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan meningkat dengan koefisien regresi sebesar 9. 966 dan jika Earning per Share (X. menurun satu satuan maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) juga akan menurun dengan koefisien regresi yang sama. Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) Hasil penelitian secara simultan/bersama-sama yang telah dilakukan melalui perhitungan statistik, menunjukan bahwa tidak terdapat pengaruh Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), dan Earning per Share (EPS) secara simultan/bersama-sama terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia. Berdasarkan hasil uji F . ji simulta. yang menunjukan nilai Ftabel dengan taraf prob = 0. 05 dan df (N-K-. = 25-4-1 = 20, maka diperoleh nilai Ftabel sebesar 2,74. Fhitung > Ftabel . 179746 > 2. dengan Prob 0. Berdasarkan hasil uji regrsi linear barganda menunjukan nilai konstanta Y = 0. 0160233131921*X1 13592232668*X2 981155936982*X3 9. 96639921261e-05*X4. Nilai konstanta Y = -0. 1212 yang menunjukan nilai negatif. Berarti menunjukan terjadi perubahan yang tidak searah atau berlawanan, dimana jika Net Profit Margin (X. Return on Investment (X. Return on Equity (X. dan Earning per Share (X. tidak berubah atau bersifat tetap atau nilai 0 . maka Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) adalah bernilai -0. dan bersifat negatif. Berdasarkan hasil uji koefisien korelasi variabel Net Profit Margin/NPM (X. Return on Investment/ROI (X. Return on Equity/ROE (X. dan Earning per Share/EPS (X. terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) yang ditunjukan pada nilai R-squared yaitu 0. Hal ini menunjukan besaran korelasi antara variabel Net Profit Margin (X. Return on Investment (X. Return on Equity (X. dan Earning per Share (X. terhadap Saham Syariah Indonesia (Y) sebesar 148290 atau 14,829%. Dilihat darih hasil uji koefisien determinasi pada variabel Net Profit Margin (X. Return on Investment (X. Return on Equity (X. dan Earning per Share (X. terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) menunjukan nilai Adjusted R- square sebesar 11. 9662% sedangkan sisanya sebesar 88. dipengaruhi oleh variabel-variabel lain diluar model pengujian penelitian ini. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian dan analisis yang telah dilakukan, maka kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: Tidak terdapat pengaruh Net Profit Margin (NPM) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia Tahun 2018-2022. Berdasarkan hasil uji t . ji parsia. yang menunjukan nilai thitung < ttabel dan nilai prod > 0,05 yaitu. 283701 < 2. 079 dan prob 0. Tidak terdapat pengaruh Return on Investment (ROI) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia Tahun 2018-2022. Berdasarkan hasil uji t . ji parsia. yang menunjukan nilai thitung < ttabel dan nilai prod > 0,05 yaitu. 912151 < . dan 3635 > 0. Tidak erdapat pengaruh Return on Equity (ROE) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia pada periode Tahun 2018-2022. Berdasarkan hasil uji t . ji parsia. yang menunjukan nilai thitung < ttabel dan nilai prod > 0,05 yaitu. 200977 < 2. 079 dan 2321 > 0. Tidak terdapat pengaruh Earning per Share (EPS) terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia Tahun 2018-2022. Berdasarkan hasil uji t . ji parsia. yang menunjukan nilai thitung < ttabel dan nilai prod > 0,05 yaitu. 596569 < 2. 079 dan prob 0. Terdapat pengaruh Net Profit Margin (NPM). Return on Investment (ROI). Return on Equity (ROE), dan Earning per Share (EPS) secara simultan/bersama-sama terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia Tahun 2018-2022. Berdasarkan hasil uji F . ji simulta. yang menunjukan nilai Fhitung > Ftabel dan nilai prod < 0,05 yaitu. 179746 > 2. 74 dengan Prob 0. 000699 < 0. Berdasarkan hasil uji koefisien korelasi ditunjukan pada nilai R-squared yaitu 0. Hal ini menunjukan besaran korelasi antara variabel Net Profit Margin/NPM (X. Return on Investment/ROI (X. Return on Equity/ROE (X. dan Earning per Share/EPS (X. terhadap Saham Syariah Indonesia (Y) sebesar 0. 148290 atau 14,829%. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi menunjukan bahwa nilai Adjusted R EISSN 2961-9394 Volume Nomor Bulan Tahun Halaman : January-June : 2024 : 38-62 square sebesar 0. 119662 atau 11. Hal ini berarti, variabel Net Profit Margin/NPM (X. Return on Investment/ROI (X. Return on Equity/ROE (X. dan Earning per Share/EPS (X. terhadap Indeks Saham Syariah Indonesia (Y) 9662% sedangkan sisanya sebesar 88. 0338% dipengaruhi oleh variabelvariabel lain. Saran