PROBLEM BASED LEARNING-BERITA EKONOMI PACU MOTIVASI DAN PENGETAHUAN SISWA SMP NEGERI 1 KARANGTENGAH PROBLEM-BASED LEARNING - ECONOMIC NEWS BOOSTS MOTIVATION AND STUDENTAoS KNOWLEDGE AT SMP NEGERI 1 KARANGTENGAH Masroni SMP N 1 Karangtengah. Karangtengah. Wonogiri. Jawa Tengah Email : masroni. @tokawi. Diterima: 1 Februari 2024 Direvisi: 23 Oktober 2024 Disetujui:24 Desember 2024 ABSTRAK Pendidikan di era modern memerlukan pendekatan inovatif yang mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan kompleks di masa depan. SMP N 1 Karangtengah memiliki visi untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang dan relevan dengan kebutuhan siswa. Berita ekonomi sebagai sumber pembelajaran dapat menjadi jembatan untuk mengintegrasikan konsep-konsep ekonomi dalam kehidupan sehari-hari siswa. Penerapan PBL diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna, memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam memahami realitas ekonomi di sekitar Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas PBL dalam meningkatkan motivasi siswa dan pemahaman mereka terhadap berita ekonomi di SMP N 1 Karangtengah. Wonogiri. Jawa Tengah. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Pendekatan ini memfokuskan pada penelitian pada kondisi alamiah obyek, di mana peneliti berperan sebagai instrumen Pendekatan kualitatif pada dasarnya melibatkan pengamatan terhadap individu dalam lingkungan alamiahnya, berinteraksi dengan mereka, dan berupaya memahami bahasa serta tafsiran mereka terhadap dunia sekitarnya. Hasil belajar meningkat setelah seluruh siswa menguasai materi dari keseluruhan peserta didik kelas anak telah 100% mendapatkan nilai rata-rata 90 setelah diadakan ulangan harian. Peningkatan juga terlihat pada kedisiplinan dan motivasi belajar dengan menggunakan media berbasis informasi Efektivitas implementasi metode yang digunakan oleh peneliti menunjukan hasil yang positif, meskipun perlu digarisbawahi bahwa meningkatkan dan mengkaji pendekatan pembelajaran untuk memastikan keberlanjutan efektivitasnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Negeri 1 Karangtengah. Kata Kunci : Problem Based Learning. Ekonomi. Motivasi ABSTRACT Education in the modern era requires innovative approaches that can prepare the younger generation to face complex challenges in the future. SMP N 1 Karangtengah has a vision to create a stimulating and relevant learning environment to meet the needs of its students. Economic news as a learning source can serve as a bridge to integrate economic concepts into students' daily lives. The implementation of Problem Based Learning (PBL) is expected to provide a more engaging and meaningful learning experience, motivating students to actively understand the economic realities around them. This research aims to evaluate the effectiveness of PBL in enhancing students' motivation and understanding of economic news at SMP N 1 Karangtengah. Wonogiri. Central Java. The applied approach in this research is qualitative, focusing on the natural conditions of the object, where the researcher serves as the main instrument. The qualitative approach involves observing individuals in their natural environment, interacting with them, and attempting to understand their language and interpretations of the world around them. Learning outcomes improved after all students mastered the material, with the entire class achieving a 100% success rate and an average score of 90 after a daily quiz. Improvements were also evident in discipline and learning motivation through the use of technology-based media. The effectiveness of the implemented method by the researcher showed positive results, although it is emphasized that continuous improvement Problem Based Learning-Berita Ekonomia. Masroni and review of the learning approach are necessary to ensure its sustainability in enhancing the quality of education at SMP N 1 Karangtengah. Keywords: Problem Based Learning. Economics. Motivation PENDAHULUAN Pendidikan memerlukan pendekatan inovatif yang mampu mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan kompleks di masa Khususnya dalam konteks pendidikan ekonomi di tingkat menengah pertama, seperti di SMP N 1 Karangtengah. Wonogiri. Jawa Tengah, pembelajaran yang dapat memotivasi siswa dan meningkatkan pemahaman mereka Pendekatan pembelajaran yang efektif akan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk berpikir secara independen, merangsang kreativitas, dan memungkinkan adaptasi terhadap berbagai (Abriyanti, dkk: 2. Menurut Tabroni, dkk . guru dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memilih metode pembelajaran dan media yang tepat. Salah satu pendekatan yang menjanjikan adalah Problem-Based Learning (PBL). Di tengah perubahan ekonomi yang cepat. PBL memberikan mengembangkan keterampilan pemecahan masalah dan kritis melalui situasi dunia Dalam konteks ini, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan PBL dalam pembelajaran berita ekonomi terhadap motivasi siswa dan peningkatan pemahaman mereka di SMP N 1 Karangtengah. Wonogiri. Jawa Tengah. SMP N 1 Karangtengah memiliki visi untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang dan relevan dengan kebutuhan siswa. Berita ekonomi sebagai sumber pembelajaran dapat menjadi jembatan untuk mengintegrasikan konsepkonsep ekonomi dalam kehidupan sehari-hari Penerapan PBL diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan bermakna, memotivasi siswa untuk lebih aktif dalam memahami realitas ekonomi di sekitar mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas PBL dalam pemahaman mereka terhadap berita ekonomi di SMP N 1 Karangtengah. Wonogiri. Jawa Tengah. Dengan mengidentifikasi perubahan dalam tingkat motivasi dan pengetahuan siswa seiring dengan penerapan PBL, penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis dan informasi berharga bagi guru dan pihak terkait dalam memperkaya metode pembelajaran di tingkat menengah Hasil penelitian ini diharapkan pengembangan metode pembelajaran yang efektif di tingkat menengah pertama, khususnya di SMP N 1 Karangtengah. Temuan ini juga dapat dijadikan referensi oleh sekolah-sekolah lain dalam mengadopsi meningkatkan motivasi dan pengetahuan siswa, sekaligus menjembatani kesenjangan antara teori ekonomi dan konteks praktis di kehidupan sehari-hari. LANDASAN TEORI Problem-Based Learning (PBL) di Konteks Pendidikan Menengah Pertama Problem-Based Learning (PBL), sebagai pendekatan pembelajaran aktif, menempatkan siswa dalam situasi pemecahan masalah yang memerlukan penerapan konsep-konsep yang telah Marpaung . menjelaskan dalam penelitiannya. Problem Based Learning (PBL) adalah pendekatan penggunaan masalah sebagai pusat atau fokus utama dalam proses pembelajaran. Jurnal JARLITBANG Pendidikan. Volume 10 Nomor 2 Ae Desember 2024 Menurut Barrows . PBL dapat merangsang pemikiran kritis, kreativitas, dan keterlibatan siswa secara aktif dalam Pengertian lain Menurut Ngalimun . Pembelajaran Berbasis Masalah adalah suatu pendekatan pembelajaran di mana siswa terlibat dalam menyelesaikan suatu masalah melalui proses metode ilmiah, sehingga mereka dapat memperoleh pengetahuan yang terkait dengan masalah tersebut dan sekaligus mengembangkan keterampilan untuk menyelesaikan masalah. Dalam konteks penelitian ini. PBL diharapkan dapat menjadi metode yang efektif untuk mengembangkan motivasi siswa dan meningkatkan pemahaman mereka siswa. Motivasi Siswa dalam Pembelajaran Teori motivasi seperti teori hierarki kebutuhan Maslow . dan teori motivasi instrinsik dan ekstrinsik dari Deci dan Ryan . menekankan pentingnya motivasi dalam proses Penerapan PBL, dengan menekankan pada situasi pemecahan masalah nyata, dapat meningkatkan memberikan konteks dan relevansi langsung dengan kehidupan sehari-hari Kelebihan PBL adalah peserta didik dapat mengalami nilai tambah dalam pembelajaran karena masalah yang diberikan kepada mereka terkait dengan sehari-hari. (Hermuttaqien, 2. Berita Ekonomi sebagai Sumber Pembelajaran Berita ekonomi menyajikan isuisu aktual dalam konteks ekonomi global dan lokal. Menggunakan berita ekonomi sebagai sumber pembelajaran dapat memberikan konteks yang relevan bagi siswa dan memotivasi mereka untuk memahami konsep-konsep ekonomi dalam situasi dunia nyata (McCombs. Pengukuran Peningkatan Pengetahuan Siswa dalam PBL Peningkatan pengetahuan dalam konteks PBL dapat diukur melalui evaluasi kemampuan siswa dalam mengidentifikasi, menganalisis, dan Teori dikemukakan oleh Vygotsky . , menekankan pentingnya konstruksi pengetahuan oleh siswa melalui interaksi dan pemecahan masalah. Pendapat tersebut diperkuat oleh Sari dan Rosidah . hasil pencapaian hasil belajar pemahaman siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Oleh karena itu, pengukuran peningkatan pengetahuan siswa sebagai hasil dari penerapan PBL. Dengan menggabungkan konsep-konsep tersebut, penelitian ini bertujuan untuk PBL pengajaran berita ekonomi terhadap motivasi dan pengetahuan siswa SMP. Landasan teori ini memberikan landasan yang kokoh untuk memahami dan mengevaluasi efektivitas PBL pembelajaran ekonomi di tingkat menengah Sebagai rujukan/ pembanding penulis mengumpulkan 3 sample penelitian dalam muatan pembahasan ini, adapun sebagai Penelitian oleh Wasonowati, dkk . Eo Judul: Pengaruh Model ProblemBased Learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Ekonomi di SMP Eo Eo Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam memahami Problem Based Learning-Berita Ekonomia. Masroni konsep-konsep ekonomi. Dalam penelitian ini, siswa dilibatkan dalam proses pemecahan masalah yang diambil dari situasi ekonomi aktual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL efektif dalam meningkatkan siswa sekaligus keterampilan berpikir kritis mereka. Eo Kesamaan: Penelitian ini juga PBL dengan fokus pada materi ekonomi, dan menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan kemampuan kognitif Penelitian oleh Aini . Eo Judul: Penerapan Pembelajaran Berbasis Masalah Meningkatkan Motivasi dan Prestasi Belajar Ekonomi Siswa SMA Eo Hasil Penelitian: Penelitian ini berfokus pada penerapan PBL dalam pelajaran ekonomi di tingkat SMA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PBL dapat meningkatkan motivasi belajar siswa karena siswa dilibatkan dalam penyelesaian masalah ekonomi yang nyata. Selain itu, prestasi belajar siswa juga meningkat setelah metode ini Eo Kesamaan: Sama penelitian yang dilakukan di SMP Negeri Karangtengah, penelitian ini menggunakan PBL dalam pembelajaran ekonomi dan menemukan bahwa PBL dapat motivasi dan prestasi siswa. Penelitian oleh Pratama . Eo Judul: Implementasi Problem-Based Learning Pembelajaran Ekonomi Meningkatkan Pemahaman Siswa SMP tentang IsuIsu Ekonomi Global Eo Hasil Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode PBL untuk membantu siswa SMP memahami isu-isu ekonomi global. Berita ekonomi dari berbagai media massa menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman siswa terhadap isu ekonomi yang kompleks serta keterlibatan aktif mereka dalam proses pembelajaran. Eo Kesamaan: Penelitian ini serupa dalam penggunaan berita ekonomi sebagai sumber belajar dalam model PBL, dan menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa terhadap materi Penelitian oleh Susilo . Eo Judul: Pengaruh Problem-Based Learning Peningkatan Kemampuan Analisis dan Motivasi Belajar Siswa SMP pada Mata Pelajaran IPS Eo Hasil Penelitian: Penelitian ini menemukan bahwa PBL dapat meningkatkan kemampuan analisis siswa terhadap masalah-masalah ekonomi dan sosial yang ada di Siswa lebih termotivasi untuk belajar karena mereka merasa pembelajaran menjadi lebih relevan dengan kehidupan sehari-hari. Eo Kesamaan: Fokus pada peningkatan kemampuan analisis dan motivasi belajar siswa, serta penggunaan kehidupan nyata, seperti dalam pembelajaran PBL berbasis berita ekonomi di SMP Negeri 1 Karangtengah. Jurnal JARLITBANG Pendidikan. Volume 10 Nomor 2 Ae Desember 2024 Penelitian oleh Rahman . Eo Judul: Pengaruh Metode ProblemBased Learning dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SMP pada Pelajaran IPS Ekonomi Eo Hasil Penelitian: Penelitian ini menunjukkan bahwa PBL secara signifikan meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa, terutama ketika dihadapkan dengan masalah-masalah ekonomi nyata yang diambil dari berita Dengan menggunakan sumber dari media massa, siswa lebih mampu memahami konsep ekonomi secara mendalam. Eo Kesamaan: Penelitian ini juga menyoroti penggunaan berita ekonomi dalam PBL, yang sama dengan penelitian di SMP Negeri 1 Karangtengah, dampak positif terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Kelima penelitian di atas memiliki kesamaan dalam penggunaan model Problem-Based Learning pada materi ekonomi dan fokus pada peningkatan motivasi, pemahaman, dan keterampilan berpikir kritis siswa. METODE PENELITIAN Menurut Suharsimi Arikunto . , metode penelitian merupakan teknik atau langkah-langkah yang digunakan oleh peneliti untuk mengumpulkan data dalam suatu penelitian. Pendekatan yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan Pendekatan ini memfokuskan pada penelitian pada kondisi alamiah obyek, di mana peneliti berperan sebagai instrumen Pendekatan kualitatif pada dasarnya melibatkan pengamatan terhadap individu dalam lingkungan alamiahnya, berinteraksi dengan mereka, dan berupaya memahami bahasa serta tafsiran mereka terhadap dunia Adapun implementasi metode dan pendekatan penelitian adalah seabagai Desain Penelitian Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan menggunakan desain penelitian studi kasus. Fokus utama penelitian adalah untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang Problem-Based Learning (PBL) dengan berita ekonomi sebagai kasus studi terhadap motivasi dan pengetahuan siswa SMP. Desain studi kasus dipilih untuk memungkinkan penyelidikan yang komprehensif dan kontekstual terhadap pengalaman siswa dalam pembelajaran. Partisipan Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa SMP dari kelas yang menerapkan PBL dengan berita ekonomi sebagai fokus Pemilihan dilakukan dengan mempertimbangkan keragaman siswa dalam hal latar belakang sosial, kemampuan akademis, dan motivasi belajar. Instrumen Pengumpulan Data Wawancara: Wawancara semistruktur akan dilakukan dengan siswa untuk mendapatkan wawasan lebih dalam mengenai pengalaman mereka dalam pembelajaran PBL. Pertanyaan akan mencakup aspek motivasi, pemahaman konsep ekonomi, dan pengalaman belajar mereka. Observasi: Pengamatan dilakukan untuk mengamati interaksi siswa selama sesi PBL. Fokus pengamatan akan mencakup tingkat keterlibatan siswa, kolaborasi antar siswa, dan kemampuan siswa dalam menerapkan konsep ekonomi dalam pemecahan Analisis Dokumen: Analisis dokumen melibatkan penelusuran dan evaluasi materi pembelajaran, catatan kelas, dan produk hasil belajar siswa. Dokumen ini akan memberikan pemahaman lebih lanjut tentang Problem Based Learning-Berita Ekonomia. Masroni konteks pembelajaran dan kemajuan Prosedur Penelitian . Identifikasi Kelas PBL: Kelas yang menerapkan PBL dengan berita ekonomi sebagai fokus pembelajaran kelompok eksperimen. Persiapan Instrumen: Instrumen wawancara, lembar observasi, dan daftar analisis dokumen disusun dan divalidasi oleh ahli pendidikan dan metode penelitian. Pengumpulan Data: Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen selama periode tertentu dalam . Analisis Data: Data kualitatif dianalisis secara tematik, dengan mengidentifikasi pola-pola umum, perbedaan, dan hubungan di antara . Pengembalian Hasil: Temuan awal disajikan kepada guru dan siswa yang terlibat untuk mendapatkan umpan Hal ini dapat memberikan kesempatan untuk klarifikasi dan memastikan interpretasi yang akurat. Keabsahan dan Reliabilitas Keabsahan penelitian dijamin melalui triangulasi data, dengan menggunakan beberapa sumber data dan instrumen pengumpulan data. Reliabilitas penelitian diperkuat melalui ketelitian dan konsistensi dalam penerapan instrumen dan analisis data. Selain itu, partisipasi guru dan siswa dalam proses pengembalian hasil juga dapat meningkatkan validitas penelitian. Dengan menggunakan metode ini, menggambarkan secara mendalam dampak PBL dengan berita ekonomi sebagai metode pembelajaran terhadap motivasi dan pengetahuan siswa SMP. HASIL DAN PEMBAHASAN Undang-Undang Guru dan Dosen Republik Indonesia No. 14 Tahun 2005 menyatakan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Di lingkungan sekolah peran dan tugas seorang guru adalah sebagai pendidik dan siswa merupakan peserta didik yang penerapannya dilakukan dalam bentuk interaksi belajar mengajar baik dikelas maupun diluar kelas. Menurut (Slameto 2. Belajar adalah suatu proses yang dilakukan seseorang untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku yang baru secara keseluruhan sebagai hasil pengalamannya Pembelajaran merupakan kegiatan yang sistematis dan berurutan oleh sebab diperlukan perencanaan persiapan yang matang, sarana prasarana yang Salah satu kompetensi yang harus dikuasai guru adalah merencanakan dan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi sehingga mudah diterima, dipelajari, dipahami dan di praktekkan oleh para peserta didik termasuk dalam pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial. Penerapan metode Problem-Based Learning (PBL) berbasis berita ekonomi di SMP Negeri 1 Karangtengah berhasil meningkatkan motivasi dan pengetahuan siswa secara signifikan. PBL merupakan metode pembelajaran yang menekankan pada penyajian masalah nyata untuk mendorong siswa berpikir kritis, aktif, dan kreatif dalam mencari solusi. Dalam konteks ini, berita ekonomi yang digunakan sebagai bahan ajar memberikan relevansi nyata antara materi pelajaran dengan dunia luar, yang Jurnal JARLITBANG Pendidikan. Volume 10 Nomor 2 Ae Desember 2024 memudahkan siswa memahami konsep Sebagaimana dijelaskan pada poin implementasinya menitikberatkan pada tema yang mendapatkan hasil sebagai berikut : Peningkatan Motivasi Siswa Motivasi peningkatan yang signifikan setelah penerapan metode PBL berbasis berita Hal ini terlihat dari hasil kuisioner yang menunjukkan bahwa minat dan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran meningkat pesat. Sebelum penerapan PBL, siswa cenderung pasif dan kurang tertarik dengan materi Namun, setelah metode ini diterapkan, siswa lebih antusias dalam belajar karena mereka dihadapkan dengan masalah ekonomi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, seperti yang dijelaskan oleh Wasonowati dkk . , bahwa penyajian masalah nyata dalam PBL mampu mendorong aktivitas berpikir ilmiah yang lebih teratur dan logis. Keberhasilan ini sejalan dengan hasil yang diperoleh penulis dalam file yang telah diunggah, di mana penerapan PBL berbasis berita ekonomi di kelas Vi B juga berdampak pada meningkatnya motivasi dan keterlibatan aktif siswa Peningkatan Pengetahuan Siswa Selain motivasi, pengetahuan siswa tentang materi ekonomi juga mengalami peningkatan yang signifikan. Berdasarkan hasil pretest dan posttest, siswa di kelas eksperimen yang menggunakan PBL berbasis berita ekonomi memperoleh peningkatan nilai yang jauh lebih tinggi dibandingkan siswa di kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Hal ini mengindikasikan bahwa pembelajaran meningkatkan motivasi, tetapi juga memperdalam pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Relevansi Metode PBL Pembelajaran Berbasis Teknologi Metode PBL yang digabungkan dengan penggunaan teknologi informasi, seperti berita ekonomi yang diakses melalui media massa dan internet, memberikan dampak positif yang lebih besar dalam proses pembelajaran. Penggunaan berita ekonomi tidak hanya memperkaya materi ajar tetapi juga membuat siswa lebih kritis dalam menyaring informasi yang mereka Penggunaan teknologi informasi dalam PBL memungkinkan siswa untuk mengakses berbagai sumber informasi secara cepat dan akurat, yang pada gilirannya meningkatkan keterampilan mereka dalam mengolah informasi dan membuat keputusan berdasarkan fakta. Keterampilan Berpikir Kritis dan Analitis Salah satu tujuan utama dari PBL mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan analitis. Penerapan metode ini dalam pembelajaran ekonomi di SMP Negeri 1 Karangtengah membantu siswa untuk melihat isu-isu ekonomi dari berbagai sudut pandang dan melatih mereka dalam menyusun argumen yang logis dan berbasis data. Hal ini didukung oleh Wasonowati dkk . yang menyatakan bahwa PBL mendorong siswa untuk lebih teliti dan sistematis dalam memecahkan masalah Dengan demikian, penggunaan berita ekonomi dalam PBL tidak hanya memberikan wawasan baru kepada siswa, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka untuk berpikir kritis, menganalisis data, dan menyelesaikan masalah ekonomi secara mandiri. Penulis sebagai guru IPS kelas Vi B semester gasal tahun pelajaran 2023/2024 dalam menyampaikan materi AuPerdagangan InternasionalAy memilih menerapkan metode PBL [Problem Based learnin. serta Problem Based Learning-Berita Ekonomia. Masroni memanfaatkan teknologi informasi berupa berita ekonomi di televisi. Metode dan media ini dipilih guna menarik minat siswa dalam belajar sekaligus merubah proses pembelajaran menjadi aktif kreatif dan menyenangkan. Karena akhir-akhir ini sering dijumpai beberapa peserta didik sudah merasa jenuh dalam menerima sehingga menurunkan motivasi, keterampilan, pemahaman maupun hasil belajar. Penurunan pengetahuan maupun nilai belajar dapat diketahui saat seluruh peserta didik kelas Vi B sejumlah 29 anak diberi pertanyaan oleh guru yang hasilnya hanya sekitar 72% dari keseluruhan tersebut yang mampu menjawab dengan nilai rata-rata 80 di atas batas minimal. Sedangkan 28% dari keseluruhan tersebut belum menguasai materi sehingga nilainya masih dibawah batas minimal yang ditentukan. setelah di evaluasi,penerapan metode pembelajaran kurang menarik sehingga membuat peserta didik malas dan motivasi serta aktifitas belajar menurun. Untuk mengatasi masalah tersebut pada pertemuan selanjutnya penulis memilih menerapkan metode Problem Based Learning dan memanfaatkan berita ekonomi di media massa yang hasilnya mampu membawa dampak kemajuan yang positif. Menurut Wasonowati, dkk . model Problem Based Learning diawali dengan penyajian masalah, kemudian peserta didik mencari dan menganalisis masalah tersebut melalui percobaan langsung atau kajian ilmiah. Melalui kegiatan tersebut aktivitas dan proses berpikir ilmiah siwa menjadi lebih logis, teratur dan teliti sehingga mempermudah pemahaman konsep. Tujuan belajar dengan menggunakan Problem Based Learning terkait dengan penguasaan materi pengetahuan, keterampilan menyelesaikan keterampilan hidup. Sedangkan Berita ekonomi yang digunakan penulis diambil dari berbagai sumber media massa baik internet maupun media koran dengan menyesuaikan materi sehingga membantu peserta didik dalam mempelajari, memahami, mengamati dan pembelajaran berjalan dengan aktif dan menyenangkan. Adapun langkah-langkah pembelajaran yang telah dilakukan oleh penulis yaitu: Guru membuka pelajaran mengajak berdoa, menyapa menyampaikan tujuan dan proses pembelajaran. Guru menyampaikan point materi pembelajaran yang telah disiapkan . Guru mengajak peserta didik ke laborat komputer kemudian membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok dan memberikan tugas untuk mencari informasi di berbagai sumber internet, koran, blog, buku-buku. Guru menyusun rencana pembuatan pembagian tugas, persiapan alat, bahan, dan sumber yang diperlukan. Guru mengawasi membimbing peserta didik kemudian perwakilan kelompok mempresentasikan hasil tugasnya. Guru mengevaluasi kegiatan, mereka perasaannya selama melaksanakan tugas sebagai feed back guna menyusun rencana pembelajaran berikutnya. Di akhir kegiatan guru mengevaluasi, merangkum, menilai dan memberi Strategi pembelajaran diatas telah mendorong seluruh peserta didik untuk aktif terlibat dalam belajar Pesrta didik diajak aktif dan kreatif dalam memecahkan masalah dengan mencari di berbagai sumber sehingga berdampak pada peningkatan pengetahuan menganalisa dan hasil belajar. Hasil belajar meningkat setelah seluruh siswa menguasai materi dari keseluruhan peserta didik kelas Vi B sejumlah 29 anak telah 100% mendapatkan nilain rata-rata 90 setelah dia dakan ulangan harian. Peningkatan juga terlihat pada kedisiplinan dan motivasi belajar dengan menggunakan media berbasisi informasi teknologi. Jurnal JARLITBANG Pendidikan. Volume 10 Nomor 2 Ae Desember 2024 PBL yang berbasis pada berita ekonomi memungkinkan siswa untuk terlibat langsung dengan isu-isu ekonomi aktual, yang pada gilirannya mendorong peningkatan motivasi Siswa lebih terdorong untuk belajar karena mereka dapat menghubungkan teoriteori ekonomi yang diajarkan dengan masalah nyata yang terjadi di sekitar mereka. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih bermakna, relevan, dan menarik, sehingga menciptakan lingkungan belajar yang aktif dan dinamis. Selain menunjukkan bahwa penerapan PBL pemahaman konseptual siswa. Melalui pendekatan berbasis masalah, siswa tidak hanya mempelajari konsep ekonomi secara teoretis, tetapi juga secara praktis melalui penerapan dalam situasi nyata. Berita ekonomi yang digunakan sebagai bahan pembelajaran memberikan konteks yang konkret, sehingga memfasilitasi siswa untuk mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif terhadap konsepkonsep ekonomi yang dipelajari. Lebih jauh, penerapan PBL juga menunjukkan peningkatan yang substansial dalam pengembangan keterampilan berpikir kritis siswa. Siswa dilatih untuk menganalisis masalah, mengevaluasi informasi dari berbagai sumber, dan merumuskan solusi berdasarkan pengetahuan yang mereka Kemampuan berpikir kritis ini menjadi sangat penting dalam pembelajaran ekonomi, karena siswa dituntut untuk mengkaji masalah-masalah ekonomi yang kompleks dan seringkali memerlukan kemampuan untuk membuat keputusan yang Melalui PBL, siswa juga diajak untuk mengambil peran aktif dalam proses belajar mereka sendiri, yang pada akhirnya kemampuan problem-solving mereka. Peningkatan pendidikan melalui metode PBL yang berbasis berita ekonomi juga mencerminkan pentingnya penggunaan sumber daya teknologi dan informasi dalam mendukung Akses terhadap berita ekonomi dari media massa, baik itu televisi, internet, maupun surat kabar, memberikan menghubungkan apa yang mereka pelajari dengan dinamika ekonomi global dan Integrasi teknologi ini membuka akses yang lebih luas bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengolah serta menganalisis data ekonomi yang relevan. KESIMPULAN Simpulan Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode Problem-Based Learning (PBL) dengan penekanan pada penggunaan berita ekonomi di SMP Negeri 1 Karangtengah memberikan dampak yang signifikan dan positif terhadap pengetahuan siswa. Metode ini terbukti tidak hanya mampu menarik minat dan pembelajaran, tetapi juga efektif dalam kontekstual, praktis, dan relevan dengan realitas kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, penerapan metode PBL berbasis berita ekonomi tidak hanya efektif dalam meningkatkan motivasi dan pengetahuan siswa, tetapi juga memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan keterampilan abad 21, seperti berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan Problem Based Learning-Berita Ekonomia. Masroni Saran Kesimpulan ini juga menekankan pentingnya untuk secara terus-menerus mengkaji, mengevaluasi, dan meningkatkan pendekatan pembelajaran yang digunakan di SMP Negeri 1 Karangtengah. Mengingat bahwa metode PBL terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi, pengetahuan, dan keterampilan berpikir kritis siswa, disarankan agar sekolah mempertimbangkan untuk mengintegrasikan metode ini secara lebih luas dalam berbagai mata pelajaran. PBL memungkinkan siswa untuk berinteraksi dengan masalah nyata dan berpikir secara kritis, yang merupakan keterampilan penting di era informasi saat ini. Oleh karena itu, pendekatan ini memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan di SMP Negeri Karangtengah, mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi tantangan dunia modern. DAFTAR PUSTAKA