e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. PKM: SOSIALISASI PEMAHAMAN TENTANG LIVE IN DIJITAL PADA PENDAMPINGAN MAHASISWA KULIAH KERJA NYATA KKN DI DESA NAMAN Bonanda Japatani Siregar1. Syarifah2. Syahrul Bakti Harahap3. Raja Fanny Fatahillah4. Putri Ananda Nawawi5 1,2,3,4,5 UMN Al Washliyah bonandasiregar28@gmail. com , m. karimtarigan@gmail. com2, syahrulbakti@umnaw. fannyraja1@gmail. com4, putriginting2001@gmail. ABSTRAK Kegiatan sosialisasi pendamoingan mahasisiwa KKN ini dilaksanakan mulai pada tanggal 04 Juli s/d 25 Juli 2022 di Desa Naman Jahe. Kec Salapian. Kab. Langkat. Prov Sumatera Utara, dengan tujuan dari pelaksanaan program ini yaitu diharapkan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar melalui keterlibatan dalam masyarakat yang secara langsung menemukan, merumuskan, memecahkan dan menanggulanggi permasalahan yangberada dilapangan. Adapun sasaran dari pemberdayaan masyarakat yang kami lakukan yaitu masyarakat sekitar dan anak-anak. Banyak program yang laksanakan di Desa Naman jahe programprogram tersebut salah satunya meliputi kegiatan belajar mengajar di sekolah, mengajar anak mengaji di Masjid , membantu kegiatan posyandu . Pemasangan Spanduk, mengunjungi warga dan mengikuti proses produksi keripik singkong (UMKM), bergotong-royong membersikan masjid , melakukan vaksinasi booster dengan bapak Plt. Kepala Desa Naman Jahe. Perangkat Kepala Dusun dan juga Warga Sekitar . Memperomosikan Kampus , sosialisasi kerumah masyarakat , mengadakan kegiatan Lomba bersama warga desa Naman Jahe serta melakukan kegiatan senam rutin ibu- ibu di Desa Naman Jahe. Program-program tersebut dapat terlaksana dengan baik dan dapat diterima oleh masyarakat setempat dan dapat bermanfaat bagi warga sekitarnya, bahwa selain pekerjaan yang manual yang sering dilakukan oleh kita masing-masing di lingkungan masyarakat, tentunya juga kita tidak bisa menghindari terkait dengan dijital sebagai contoh menggunakan internet, hp, dan linnya termasuk live in dijital ini. Kata Kunci : PKM. Sosialisasi, live in dijital. Namn Jahe. ABSTRACT The socialization activity of student community service (KKN) was conducted from July 4th to July 25th, 2022, in Naman Jahe Village. Salapian Subdistrict. Langkat Regency. North Sumatra Province. The purpose of this program is to provide students with learning experiences through direct involvement in the community, where they can identify, formulate, solve, and address real-life problems. The focus of community empowerment in this program includes the local community and children. Various programs were carried out in Naman Jahe Village, including educational activities in schools, teaching children Quranic studies in the mosque, assisting in health posts . , putting up banners, visiting residents, participating in the cassava chips production process . icro, small, and medium enterprise. , organizing communal cleaning at the mosque, conducting booster vaccinations with the Acting Village Head of Naman Jahe. Head of Subdistrict, and other local residents. Additionally, promoting the university campus, conducting community home visits, organizing village competitions, and holding regular exercise sessions for mothers in Naman Jahe Village. These programs were well-implemented and positively received by the local community. They proved to be beneficial for the surrounding residents. Moreover, besides the manual work often done in the community, it is essential to acknowledge the role of digital technology in our lives, such as internet usage, mobile phones, and other digital platforms, including online interactions. Keywords: PKM. Socialization. Digitatal Living. Naman Jahe. e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. PENDAHULUAN Perkembangan di masa Era New Normal saat ini sangat menjadi tolak ukur berkembangan suatu daerah, bukan hanya milik masyarakat menengah, masyarakat kurang mampu juga mengetahui pentingnya perkembangan zaman saat ini. Dimana Perkembangan zaman saat ini dikenal dengan Industri 4. 0 atau live in digital (Erstad, 2. Perubahan berdampak besar pada saat ini, di mana setiap masyarakat dikalangan apapun mengalami perubahan pola hidup, baik pada diri sendiri, dalam keluarga, dan dalam lingkungan masyarakat (Cahyono, 2. Secara perekonomiaan, live style, kebersihan dan social bermasyarakat dengan berubah cara pola kebiasaan masyarakat, bahkan akibat kurang pengetahuan mengalami kemerosotan dalam aspek ekonomi Masyarakat yang sebelumnya melakukan secara digital berubah menjadi masyarakat digital dengan melakukan segala sesuatu dengan menggunakan koneksi internet (Aulia, 2. Kepada masyarakat pendatang di wilayah Desa Naman jahe dianjurkan melakukan peraturan tantana booster di Desa Naman jahe yang berkerjasama dengan gugus depan dan melibatkan unsure pemerintahan kepala dusun seperti RT. RW bidan-bidan. Babinsa. Sampai saat ini dikeluarkannya di Era New Normal, bahkan sampai sekarang ini pasca new normal pun Pemerintah Desa Naman jahe sudah memperbolehkan masyarakat melakukan kegiatan-kegiatan seperti hajatan, pesta pernikahan, sunatan maupun kemalangan. Dengan mematuhi protocol Kesehatan yang sudahberlaku di desa naman jahe. Keberadaan Desa Namanjahe di Kecamatan salapian Kabupaten Langkat, yang terdiri dari 10 Dusun dengan jumlah penduduk 3. 673 jiwa, jumlah Kepala Keluarga (KK) adalah 1. 191 KK. Desa Naman jahe memiliki jarak ke ibu kota kecamatan terdekat 10 km , lama jarak tempuh ke ibu kota kecamatan 30 menit, jarak ke ibu kota kabupaten 30 km, lama jarak tempuh ke ibu kota kabupaten 60 menit. Banyaknya lingkungan di Desa Namanjahe memberikan keragaman dalam segi ekonomi, sosial dan sarana atau prasana pendukung keberlanjutan Desa (Mawaddah, 2. Berdasarkan observasi dan wawancara langsung dengan perangkat Desa, diketahui bahwa Desa Namanjahe memiliki beberapa Keunggulan dan Kelemahan, berikut dapat dirincikan dalam point-point yang ada dalam tabel ini yang diperoleh seperti berikut ini: Rubrik Tabel 1. Keunggulan dan Kelemahan Desa Namanjahe Deskriptor Strenght (Kekuata. Weakness (Kelemaha. Oppurtuniteis (Peluan. Desa Naman jahe, memiliki beberapakekuatandiantaranya: Desa Naman jahe di bangun oleh elemen-elemen masyarakat, organisasi dan juga pelaku-pelaku pemerintah, seperti Kepala Desa. Kepala Dusun. RT dan RW dilibatkan untuk membangun Desa. Pekerjaan yang paling dominan di Desa Naman jahe ini bercocok tanam dan berkebun. Wirausaha masyarakat lainnya seperti: berdagang dan melakukan pembuatansapu lidi, dan lainnya Kelemahan Desa Naman jahe Masyarakat masih mengarapkan bantuan dari pemerintah, sementara kebutuhan masyarakat sangat beragam. Kurangnya kreatifitas masyarakat dalam mengelola perekonomian secara digital. Soft skill yang masih sangat rendah pada remaja dan orang tua. Dengan adanya program PKH masyarakat semakin mengharapkan bantuan dari pemerintah. Berdasarkan observasi peluang yang dapat dilakukan adalah: Letak Desa Naman jahe sangat strategis dan lahan bercocok tanam dengan cara berkebun masih banyak di desa ini, sehingga bahan pangan di desa ini masih mencukupi untuk warga masyarakat Desa Naman jahe e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. Thearts (Ancama. dikarenakan warga desa ini rata-rata bekerja sebagai pembuatan sapu lidi dan bedagang. Pemerintah Desa Naman jahe akan meningkatkan wilayah-wilayah para berkebun yang dapat menjadi tempat wisata dan meningkatkan ekonomi daerah. Hambatan yang akan dihadapi adalah: Masalah lingkungan dan ekonom imasyarakat yang kurang memadai sehingga para orang tua masih banyak yang tidak melanjutkan pendidikan anaknya ke perguruan Kurangnya lapangan pekerjaan yang baru di Desa ini seperti kreativitas masyarakat dalam menciptakan produk bisnis rumahan berstandar lokal agar ekonomi dalam keluarga tetap stabil Dukungan dari komunitas pendukung kegiatan Dari penjelasan tabel 1 di atas, menegaskan bahwa masih banyak permasalahan yang dialami Desa Namanjahe untuk mampu bersaing dan meningkatkan kualitas atau mutu pola pikir masyarakat. Berdasarkan hasil wawancara dengan salah satu perangkat Desa, banyak keterbatasan dan rasa kurang tidak mau tahu tentang hidup yang baik, sehingga masih banyak pengangguran di Desa ini, hal ini juga mengakibatkan sangat banyaknya konflik masyarakat. Hal ini menjadi salah satu alasan, mengapa diperlukannya beberapa kegiatan yang mampu memberikan atau meningkatkan kualitas pola hidup kepada masyarakat cerdas dan tangguh bertindak di Era Normal ini dengan adanya Pemberdayaan masyarakat dari segala aspek dapat dijadikan salah satu upaya dibutuhkan, baik di dunia pendidikan, perkebunan atau homeindustry. Kegiatan ini akan diselesaikan dengan menerapkan kegiatan multidisiplin kepada masyarakat. Sehingga masyarakat mampu memberikan konstribusi menjadi masyarakat unggul dan berkualitas bahkan memiliki akhlak yang baik pada setiap aspek masyarakat baik dari Desa atau diluar Desa. METODE PELAKSANAAN PENGABDIAN Adapun metode yang dilakukan dalam kegiatan PKM ini adalah metodenya ceramah dan diskusi kepada peserta tentang hal-hal apa yang harus dilkukan terkait dengan sosialisasi yang dilakukan. Pelaksanaan KKN dilakukan di desa naman jahe dimulai dari hari senin, 04 Juli 2022 s/d Senin, 25 Juli 2022 di Masyarakat Desa Naman Jahe Kec. Salapian. Kab. Langkat. Kuliah Kerja Nyata (KKN) Di Era New Normal Di Desa Naman Jahe Kecamatan Salapian. Kuliah Kerja Nyata dengan membantu untuk mewujudkan keikutsertaan dalam program pemerintah dalam mengedukasi masyarakat dalam mengevaluasi kondisi situasi desa untuk memberikan saran potensi yang pantas dan layak untuk dikembangkan pada desa tersebut. Dengan rincian kegiatan: Pembukaan dan perkenalan mahasiswa Bersama paksugiono Melakukan Perkenalan mahasiswa dengan perangkat desa Mengajari anak Ae anak mengaji di masjid Mengikuti kegiatan wirit dan sosialisasi Bersama ibu - ibu di desa naman jahe Melakukan bergotong - royong membersikan masjid di desa naman jahe Melakukan takbiran Bersama warga naman jahe Membantu pemotongan hewan Qurban Bersama warga naman jahe Mengikuti senam Bersama ibu - ibu naman jahe Membuat sapulidi Ikut serta dalam posyandu Sosialisasi dan mengajar Bersama anak SD IT Naman jahe Melakukan kegiatan vaksin Booster Memanen hasil perkebunan warga Promosi kampus di Desa Naman Jahe Memasang Spanduk e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. Membuat kegiatan senam bersama Ibu - Ibu Naman Jahe Melakukan kegiatan Lomba bersama warga Desa Naman Jahe Mengikuti kegiatan hapel pagi di kecamatan salapian Penutupan kantor desa naman jahe HASIL DAN PEMBAHASAN Keadaan Penduduk Menurut Jenis Kelamin Desa Namanjahe memiliki penduduk sebanyakA 3. 673 jiwa. Dengan Kepala Keluarga (KK), dan menunjukkan bahwa jumlah laki-laki lebih banyak dibandingkan dengan jumah perempuan yang dapat dilihat pada tabel 3, di bawah ini : Table 2. Jumlah Penduduk Berdasarkan Jenis Kelamin di Desa Namanjahe Jumlah Penduduk Jumlah Jumlah KK Jumlah Dusun Laki - laki Perempuan 10 Dusun Keadaan Penduduk Menurut Kelompok Usia Keadaan penduduk menurut usia yang terdapat di Desa Namanjahe dapat dilihat pada tabel 3. Table 1. Jumlah Penduduk di Desa Namanjahe Jumlah Penduduk No. Nama Dusun Laki-Laki Perempuan Total Dusun 1Namanjahe Dusun 2 Namanjahe Dusun 3 kuala Serdang Dusun 4 batu guru jawa Dusun 5 namouncim Dusun 6 pulka Dusun 7 rantebetul Dusun 8 Tl. Kampung Dusun 9 bangunrejo Dusun 10 tanjungrejo Keadaan Penduduk Menurut Golongan Usia dan Jenis Kelamin Keadan penduduk di Desa Namanjahe menurut tingkat Pendidikan dapat dilihat pada tabel 4. Table 2. Jumlah Penduduk Dirinci Menurut Golongan Usia dan Jenis Kelamin No. GolonganUmur Laki-Laki Perempuan Jumlah 0-5 Tahun 6-15 Tahun 16-21 Tahun 22-35 Tahun 36-45 Tahun 46-60 Tahun 60- dst Jumlah e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. Keadaan Penduduk Menurut Agama di Desa Namanjahe Penduduk Desa Namanjahe menganut beberapa agama. Penduduk desa termasuk kedalam mayoritas yang menganut Agama Islam. Komposisi penduduk Desa Namanjahe menurut agama dapat dilihat pada tabel 5, dibawah ini. Table 3. Jumlah Penduduk Berdasarkan Suku Bangsa Desa Namanjahe No. Agama Jumlah Islam 2930 jiwa Kristen 138 jiwa Khatolik 5 Jiwa Keadaan Penduduk Menurut Suku Bangsa (Etni. Penduduk Desa Naman Jahe terdiri dari beberapa suku bangsa (Etni. , namun ada salah satu suku yang mendominasi Desa Namanjahe yaitu suku Jawa yang dapat dilihat dari tabel 6, berikut: Table 4. Jumlah Desa Naman Jahe Berdasarkan Suku Bangsa Suku Jumlah Jawa 2250 Jiwa Batak Karo 1069 Jiwa Melayu 117 Jiwa Aceh 7 Jiwa Batak 240 jiwa Keadaan Penduduk Menurut Mata Pencarian Mata pencarian yang paling banyak di desa Namanjahe . adalah Petani dan buruh tani, karena desa Namanjahe terdapat banyak pohon kelapa sawit. Hal tersebut dapat dilihat dari tabel 7. Table 5. Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencarian Jenis Mata Pencarian Jumlah Petani PedagangKeliling Wiraswasta Pns BuruhTani Perternak Polri PerawatSwasta Guru swasta Tukag rias Bidanswasta Montir TNI IRT Pelajar e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. Keadaan Penduduk Kepemilikan Ternak Keadaan Penduduk Desa Naman Jahe berdasarkan Kepemilikan ternak, dapat dilihat pada tabel 8 berikut ini : Table 6. Kepemilikan Ternak Ternak Jumlah Lembu Kambing KEADAAN EKONOMI MASYARAKAT DESA NAMAN JAHE Desa Namanjahe secara kasat mata terlihat jelas perbedaan antara Rumah Tangga yang berkategori miskin, sedang dan kaya. Hal ini disebabkan karena mata pencahariannya disektor-sektor yang berbeda-beda, sebagian besar di sektor non fomal seperti : Wirausaha, wiraswasta, pedagang keliling, menarik becak motor, buruh lepas, dan sebagian kecil di sector formal seperti PNS. Pemda. Honorer. Guru. Tenaga Medis. TNI/Polri, dll. SARANA DAN PRASARANA YANG TERDAPAT DI DESA NAMAN JAHE Keadaan sarana dan prasarana di desa namanjahe akan mempengaruhi perkembangan dan kemajuan masyarakat di desa naman jahe. Semakin baik saran dan prasarana pendukung maka akan mempercepat laju pembangunan di desa namanjahe baik di tingkat local maupun regional. Keadaan sarana dan prasarana di desa namanjahe dapat dilihat pada tabel 9, berikut : No. Fasilitas Pendidikan Tabel 9. Keadaan Sarana Dan Prasarana di Desa Namanjahe Sarana dan Prasarana Jumlah Keterangan PAUD 3 (Dusun I,i,VII) TK/MDA 3 (Dusun I,i,VII) SD Negeri 2 (Dusun VI . VII) SD Swasta 1 (Dusun II ) SMA Negeri 1 (Dusun . Kesehatan Posyandu 4 ( Dusun I , i . VII . RumahIbadah Masjid 9 (Dusun II. IV. V,VI,VII,VII,IX,X) Musholla 1 ( Dusun I ) Umum Kantor Desa 1 (Dusun I) Taman Pemakaman Umum 3 (Dusun II . VI,IX) Adapun hasil Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Namanjahe Kecamatan Salapian dimana kami mendapatkan respon yang baik dari pihak desa terkhususnya Kades. Kadus. Perangkat desa dan Masyarakat Desa Namanjahe Kecamatan Salapian. Yang dimana mereka Menerima dan membimbing program kegiatan yang kami lakukan di Desa Namanjahe. Serta kami mendapatkan banyak ilmu dari setiap program kegiatan yang kami lakukan dalam membantu warga setempat dan ikut serta senam di Desa Namanjahe. e- ISSN : 2961-8878 p- ISSN : 2961-8010 Juni 2023. Vol. 2 No. Gambar 1. Dokumentasi saat melakukan surve oleh tim surve Melakukan diskusi Gambar 2. Dukumentasi saat melakuan diskusi KESIMPULAN DAN UCAPAN TERIMA KASIH Kesimpulan Telah dilaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Namanjahe Kecamatan Salapian yang dilaksanankan dari tanggal 04 Juli - 25 Juli. Masyarakat sangat antusias dengan setiap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa dan merespon dengan positif setiap kegiatanya karena sangat membantu warga setempat serta memberikan wawasan baru bagima syarakat dan membantu perangkat desa mensosialisasikan tentang tantana peraturan baru terhadap vaksin booster pada saat ini di desa naman jahe. Rencana Tindak Lanjut dar kegiatan kami yaitu bisa menyelesaikan KKN di lingkungan Desa Namanjahe banyak mendapatkan pengetahuan yang diperoleh khususnya pengetahuan tentang kemasyarakatan, seperti bagaimana hidup bermasyarakat yang baik, mengetahui masalah -masalah yang ada di masyarakat dan mencari solusi terbaik untuk menyelesaikan masalah -masalah yang ada . Banyak hal yang bisa dapatdiambil selama melaksanakan kegiatan program KKN sehingga semua yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk hidup bermasyarakat ke depannya. Ucapan Terima Kasih