AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Ayu Mazidatur Rosidah STRATEGI DAKWAH GUS IQDAM DAN RELEVANSINYA DENGAN KONSEP AKHLAK PERSPEKTIF IBNU MISKAWAIH Ayu Mazidatur Rosidah UIN Sunan Ampel Surabaya 06020121038@student. Anis Sukmawati UIN Sunan Ampel Surabaya sukmawati@uinsa. Abstrak: Strategi dakwah telah mengalami perkembangan yang signifikan di era kemajuan informasi dan teknologi saat ini. Gus Iqdam merupakan salah satu tokoh yang memanfaatkan teknologi dan media sosial secara efektif dalam berdakwah. Artikel ini mengkaji tentang strategi dakwah yang digunakan oleh Gus Iqdam dan relevansinya dengan konsep akhlak perspektif ibnu miskawaih. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Melalui strategi dakwah yang adaptif di era digital seperti yang diterapkan oleh Gus Iqdam, tidak hanya efektif dalam menyampaikan pesan agama tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter positif di berbagai kalangan. Strategi dakwah Gus Iqdam dan konsep akhlak Ibnu Miskawaih memiliki relevansi dalam hal pembentukan karakter yang baik, kesederhanaan, keterbukaan, pemahaman yang jelas, dan berbuat baik kepada sesama. Kedua pendekatan ini dapat saling mendukung dalam upaya menyebarkan pesan agama dan berdampak positif terhadap masyarakat kontemporer. Kata Kunci: Strategi. Dakwah. Gus Iqdam. Ibnu Miskawaih. PENDAHULUAN Penyebaran dakwah melalui media sosial telah menjadi fenomena yang sangat populer dan menarik perhatian dari berbagai kalangan pada saat ini. tersebut memunculkan daAoi atau pendakwah yang populer di media sosial yang mampu menggeser posisi daAoi-daAoi yang sudah dikenal secara konvensional di Oleh sebab itu, kemunculan daAoi-daAoi yang populer di media sosial patut untuk diperhatikan. Aktifitas dakwah melalui media sosial melibatkan berbagai aspek, termasuk pola interaksi sosial, daya tarik atau ethos dari kegiatan dakwah tersebut dan strategi persuatif. Para pendakwah yang Halaman 528 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Dakwah Gus Iqdam Ayu Mazidatur Rosidah berkiprah di media sosial harus memperhatikan berbagai pola tersebut agar aktifitas dakwah mencapai efektifitas dan mempunyai daya tarik yang optimal. Pada dasarnya, dakwah melibatkan metode atau cara penyampaian pesan Isi pesan harus selaras dengan prinsip-prinsip normatif agama islam, namun juga tetap menyesuaikan dengan konteks tertentu. Terutama dalam pemilihan metode penyampaian dakwah yang harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman. Media sosial dinilai sebagai alat yang efektif untuk menyebarkan dakwah. Kewajiban berdakwah menjadi tugas setiap muslim. Dalam melaksanakan dakwah harus dilakukan dengan pendekatan yang cerdas dan bijaksana, menjauhi sifat konfrontatif, provokatif dan diskriminatif. Ibn Miskawaih dikenal sebagai bapak etika islam atau moralitas karena beliau memfokuskan pemikirannya kepada akhlak. Ibnu Miskawaih merumuskan suatu tujuan melalui pendidikan akhlak yaitu mencapai sikap batin yang alami mendorong individu untuk melakukan perbuatan yang baik. Adapun tujuannya yaitu untuk mencapai kesempurnaan dan meraih kebahagiaan yang sejati. Akhlak menjadi landasan penting dalam konsep konsep pendidikan perspektif Ibn Miskawaih. Beliau mengembangkan konsep akhlak merujuk pada doktrin jalan tengah . l-wasa. Beliau mengartikan secara umum konsep ini sebagai keseimbangan, moderasi, harmoni, keadilan, keutamaan dan posisi tengah diantara dua ekstrem. Meskipun demikian, pandangannya cenderung menekankan bahwa keutamaan akhlak secara umum diinterpretasikan sebagai posisi tengah di antara kelebihan dan kekurangan yang ektrem dari masing-masing sifat manusia. Ibn Miskawaih mengajarkan bahwa etika dan moralitas memiliki peran sentral dalam kehidupan seorang muslim. Ia menyoroti pentingnya berperilaku baik, berkomunikasi dengan bijaksana, dan menghormati nilai-nilai agama dalam interaksi sehari-hari. Dalam konteks fenomena dakwah viral, situasi ini dapat dianalisis dengan mempertimbangkan kesesuaian pesan yang disampaikan oleh Gus Iqdam dengan prinsip-prinsip etika yang diajarkan oleh Ibn Miskawaih. Contohnya pesan dakwah yang disampaikan menegakkan nilai keadilan, kejujuran dan kesopanan. Selain itu. Ibn Maskawaih juga menekankan pentingnya pendidikan moral dan spiritual. Gus Iqdam, melalui platform media sosialnya, dapat dianggap sebagai seorang pendakwah yang mencoba memperbaiki perilaku dan moralitas masyarakat melalui pesan-pesan dakwahnya. Oleh karena itu, perspektif Ibn Dudung Abdul Rohman. AuKOMUNIKASI DAKWAH MELALUI MEDIA SOSIAL,Ay Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan 13, no. Desember 2. : 121Ae33, https://doi. org/10. 38075/tp. 2 Eko Sumadi. AuDAKWAH DAN MEDIA SOSIAL: Menebar Kebaikan Tanpa DiskrimasiAy 4, no. 3 Muliatul Maghfiroh. AuPENDIDIKAN AKHLAK MENURUT KITAB TAHZIB AL-AKHLAQ KARYA IBNU MISKAWAIHAy 11 . Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 529 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Ayu Mazidatur Rosidah Maskawaih dapat membantu dalam mengevaluasi apakah pesan-pesan dakwah viral Gus Iqdam mampu mencapai tujuan pendidikan moral dan spiritual yang Dengan demikian, kajian tentang fenomena dakwah viral Gus Iqdam dari perspektif Imam Ibn Maskawaih akan memberikan wawasan yang mendalam tentang dampak dan relevansi pesan-pesan dakwah dalam konteks etika, moralitas, dan pendidikan spiritual dalam masyarakat kontemporer yang semakin terhubung secara digital. Penelitian semacam ini dapat membantu kita memahami peran dakwah dalam menjaga nilai-nilai agama dan etika dalam era teknologi digital yang terus berkembang. BIOGRAFI GUS IQDAM Gus Iqdam memiliki nama lengkap Agus Muhammad Iqdam Kholid, beliau merupakan seorang pendakwah muda pendiri Majlis Ta'lim Sabilu Taubah yang lahir di Blitar pada tanggal 27 september 1994. Gus Iqdam juga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Mamba'ul Hikam II yang beralamat di desa Karanggayam. Kecamatan Srengat, kabupaten Blitar. Majelis Ta'lim Sabilu Taubah dalam bahasa arab memiliki arti "Jalan Taubat" berdiri pada tahun 2018. Latar belakang berdirinya majlis ta'lim tersebut yaitu sebagai respons terhadap anak-anak yang sering nongkrong sambil ngopi kemudian Gus Iqdam berinisiatif untuk mengadakan Majlis Ta'lim dengan tujuan agar kegiatan ngopi juga dilengkapi dengan ngaji. Gus Iqdam kini semakin populer menjadi perbincangan dan dikenal masyarakat luas karena gaya dakwahnya yang diminati oleh kalangan milenial. Majlis ta'lim Sabilu Taubah awapnya hanya memiliki tujuh jama'ah namun kini telah berkembang pesat hingga ribuan jama'ah. Pada awal berdirinya majlis ta'lim ini banyak yang meragukan. Dengan dukungan dari Gus Diyak membuahkan semangat Gus Iqdam untuk menghadapi beebagai kendala. Majelis Sabilu Taubah mirip dengan Majelis Maiyah yaitu kumpulan orang dari latar belakang yang beragam. Majelis Sabilu Taubah diselenggarakan dengan suasana tenang penuh kegembiraan dan meninggalkan kesan formal sehingga jama'ah yang hadir dalam majelis merasa nyaman dan mampu mencurahkan hati. Pendekatan teesebut juga menciptakan konsep konseling kelompok dalam istilah Psikologi, yaitu jama'ah berkesempatan untuk didengar dan diberdayakan secara lebih keilmuannya terkait agama. Dari sinilah kita bisa memahami bahwa majelis Sabilu Taubah hadir untuk merangkul bukan untuk menghakimi. Dengan menciptakan suasana lembut dan 4 Faisal. Yusnaili Budianti, dan Azizah Hanum. AuNilai-Nilai Pendidikan Akhlak Perspektif M. Quraish Shihab Pada Buku AoYang Hilang Dari Kita Akhlak,AoAy Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan 6, no. : 478Ae89. Halaman 530 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Dakwah Gus Iqdam Ayu Mazidatur Rosidah penuh kasih sayang, majelis ini mewujudkan nilai islam yang memberi rahmat dan solusi bagi manusia yang ingin bertaubat. Meski memiliki banyak dosa tapi jika tujuannya untuk bertaubat, maka Allah akan membuka lebar pintu maaf bagi hambanya yang mau bertaubat. STRATEGI DAKWAH GUS IQDAM Dalam bahasa arab Dakwah berasal dari kata da'a, yad'u yang berarti mengajak, menyeru atau memanggil. Adapun da'watan memiliki arti ajakan, seruan atau panghilan kepada islam. 6 Syekh Ali Mahfudz mendefinisikan dakwah sebagai cara untuk mendorong manusia agar melakukan kebaikan dan menjauhi perbuatan yang mungkar sesuai dengan ajaran agama dan bertujuan untuk mendapat kebahagiaan di dunia maupun akhirat kelak. 7 Pengertian dakwah secara luas yaitu bukan hanya mengajak manusia untuk beriman kepada Allah swt. namun juga mencakup upaya meningkatkan keimananan Artinya, mengajak orang muslim untuk senantiasa meningkatkan kualitas iman dengan memahami tauhid dan nilai-nilai agama islam. Dakwah yang telah dilakukan oleh gus iqdam tergolong sebagai dakwah Meskipun demikian, dalam berdakwah beliau tetap mengakar pada pesan-pesan dakwah yang bersumber dari kitab kuning, berbagai kisah para ulama, syariah, ubudiyah, dan amaliyah. Gus Iqdam dikenal sebagai pendakwah yang mudah berinteraksi dengan siapapun pendengarnya. Beliau dalam berdakwah menggunakan gaya komunikasi dengan pendekatan kesetaraan atau dalam bahasa inggris dikenal dengan istilah the equalitarian style, yang memudahkan pendengar atau mad'u untuk berbicara mengenai keluhan Jama'ah Gus Iqdam berkembang pesat dalam empat tahun terakhir. Mereka berasal dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang tua, pejabat, selebritis, preman, bahkan orang non-islam pun turut antusias mengikuti majelis ta'lim Gus Iqdam. Gus Iqdam merupakan pendakwah dan ulama yang memiliki ciri khas dalam berdakwah. Beliau menggunakan gaya dan fokus yang bervariasi tergantung pada konteks dan topik yang dibahas. Berikut ini ciri khas yang ditemukan dalam dakwah Gus Iqdam: Penggunaan bahasa yang mudah dipahami Gus Iqdam menggunakan bahasa yang sederhana dan mudah dimengerti oleh berbagai kalangan masyarakat termasuk orang awam. 8 Beliau Aisyatul Mubarokah dkk. AuStrategi Dakwah Bil Lisan Gus Iqdam dalam Meningkatkan Religiusitas MadAou Melalui Majelis TaAolim Sabilu Taubah,Ay t. Dalinur M Nur. AuDakwah Teori. Definisi dan Macamnya,Ay Wardah 12, no. 135Ae41. 7 Wahyu Budiantoro. AuDakwah di Era Digital,Ay KOMUNIKA: Jurnal Dakwah dan Komunikasi 11, 2 . April 2. : 263Ae81, https://doi. org/10. 24090/komunika. 8 Ahmad Faza Fauzan Saragih. Rony Fernando Sagala, dan Erwan Effendy. AuPeran Media Sosial Dalam Membangun Dakwah Islam yang Efektif,Ay Dakwatussifa: Journal of Dakwah and Communications 1, no. : 141Ae51, https://doi. org/10. 56146/dakwatussifa. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 531 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Ayu Mazidatur Rosidah menyampaikan pesan-pesan agama dengan bahasa non formal sehingga mudah dipahami oleh jamaah. Penggunaan bahasa yang sederhana menjadikan dakwah lebih efektif bagi masyarakat. Bahasa yang mudah dipahami mampu mempermudah aksesibilitas, memperluas jangakaun dakwah dan meningkatkan efektifitas komunikasi. Penggunaan strategi dan pemilihan referensi yang tepat, dakwah mencapai lebih banyak jamaah dan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat. Ceramah interaktif Dalam berdakwah. Gus Iqdam menggunakan gaya yang santai namun Beliau berhasil mengubah perspektif banyak orang terhadap ilmu pengetahuan, agama, dan kehidupan secara umum melalui pendekatan ini. Gus Iqdam aktif berinteraksi dengan jamaah melalui pertanyaan, diskusi dan berbagi pengalaman sehingga pesan yang disampaikan menjadi lebih melekat bagi audiens. 10 Dengan berdialog, audiens merasa lebih terlibat dan berkesempatan untuk menjelaskan pemahaman mereka. Tidak hanya itu, dalam dakwahnya Gus Iqdam selalu berupaya mengaitkan ajaran agama dengan situasi dan kondisi kehidupan sehari-hari. Beliau sering memberikan contoh dari realitas kehidupan untuk menjelaskan ajaran agama sehingga jamaah dapat merasakan relevansinya di kehidupan mereka. Pemanfaatan media sosial Di era digital seperti saat ini, media sosial menjadi wadah yang memiliki pengaruh besar dalam penyebaran informasi dan pesan kepada khalayak Dengan pemilihan strategi dan referensi yang tepat, dakwah bisa mencapai lebih banyak orang dan berdampak positif bagi kehidupan Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa pemilihan strategi dakwah yang efektif misalnya dengan menggunakan platform digital seperti Youtub dan Tiktok berhasil mengkomunikasikan ajaran agama kepada masyarakat luas. 12Pemanfaatan media sosial dalam upaya dakwah semakin mendapat peran penting. Gus Iqdam telah menggunakan platform digital Youtube Tiktok mengkomunikasikan ajaran islam. Ceramah beliau dalam majelis taklim 9 Ahmad Subhan Roza. Zainal Rafli, dan Aceng Rahmat. AuThe Implementation of Contextual Teaching Learning (CTL) to Improve the StudentsAo Speaking Ability in Islamic Studies Course,Ay International Journal of Applied Linguistics & English Literature 8, no. : 45Ae50, https://doi. org/10. 7575/AIAC. IJALEL. 10 Muhammad Luthfi Syaf dan Malik Ibrahim. AuRetorika Dakwah K. H Ahmad Bahauddin Nursalim Dalam Channel YouTube NU Online,Ay Al-Hikmah Media Dakwah. Komunikasi. Sosial dan Kebudayaan 14, no. : 22Ae36, https://doi. org/10. 32505/hikmah. 11 Suparjo. AuPromoting Inclusive Education Through Gus DurAos Understanding of Pancasila as a Principle of Religious Life in Indonesia,Ay INTERNATIONAL JOURNAL OF INNOVATIVE RESEARCH IN MULTIDISCIPLINARY EDUCATION 2, no. : 234Ae41, https://doi. org/10. 58806/ijirme. 12 Widia Ningsih. Rokibullah Rokibullah, dan Anel Nailul Muna. AuAnalysis Of Habib JafarAos DaAowah Message In Login Program At Youtube Chanel Deddy Corbuzier,Ay Journal Transnational Universal Studies 1, no. Mei 2. : 133Ae40, https://doi. org/10. 58631/jtus. Halaman 532 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Dakwah Gus Iqdam Ayu Mazidatur Rosidah sabilu taubah disiarkan secara langsung melalui youtube dan tiktok untuk memudahkan jamaah mendengarkan pengajian tersebut. KONSEP AKHLAK MENURUT IBNU MISKAWAIH Abu Ali Ahmad bin Muhammad bin Yaqub ibn Miskawaih atau dikenal dengan Ibnu Miskawaih lahit di kota Ray. Iran, pada tahun 320 H . M) dan meninggal di Asfahan pada tanggal 9 safar 421 H/16 februari 1030 M. Beliau menempuh pendidikan yang mencakup bidang sejarah dan filsafat. Beliau juga pernah menjabat sebagai khazin . di perpustakaan ibn al-'Abid, disana beliau memperdalam ilmu dan memperoleh banyak pengalaman berharga melalui interaksinya denhan kaum elit. Kemudian beliau pindah dari Ray ke Baghdad. Disana ia melayani pangeran Buwaihi sebagai bendaharawan dan menjabat di posisi lainnya. Meskipun Ibnu Miskawaih mempunyai ketertarikan di berbagai bidang ilmu seperti sastra dan bahasa, ilmu kedokteran dan sejarah. Namun, beliau terkenal dengan seorang filsuf etika. Dalam kajian filsafat islam, hanya Ibnu Miskawaih yanh diakui sebagai tokoh utama di bidang filsafat etika. Dalam karyanya tercermin keterkaitannya yang dalam tentang filsafat etika. Dengan demikian, tidak heran jika beliau dianggap sebagai seorang tokoh moralis yang berpengaruh dalam sejarah pemikiran islam. Pemikiran etika perspektif Ibnu Miskawaih menumbuhkan keselarasan antara ide-ide filsafat yunani dan nilai-nilai islam. Konsep etika yang disampaikan Ibnu Miskawaih merupakan hasil pemikiran gagasan etika dari plato dan Aristoteles dan kemudian ia kaitkan dengan ajaran dan prinsip agama islam serta diperkaya dengan pengalaman pribadi di zamannya. Dalam mengembangkan teorinya. Ibnu Miskawaih mengadopsi pemikiran Aristoteles dan Ikhwan Ash-Shafa untuk dijadikan pondasi yang selanjutnya berkembang menjadi teori kenabian. Pemikiran pendidikan Ibnu Miskawaih erat dengan pandangannya tentang manusia dan akhlak. Beliau memandang manusia mempunyai tiga aspek batin yaitu nafsu, keberanian dan pemikiran. Menurutnya, akhlak merupakan keadaan jiwa yang mendorong individu bertindak tanpa pertimbangan yang Akhlak diklasifikasikan Ibnu Miskawaih menjadi dua yaitu yang 13 Suparjo. AuPromoting Inclusive Education Through Gus DurAos Understanding of Pancasila as a Principle of Religious Life in Indonesia,Ay INTERNATIONAL JOURNAL OF INNOVATIVE RESEARCH IN MULTIDISCIPLINARY EDUCATION 2, no. : 234Ae41, https://doi. org/10. 58806/ijirme. 14 Ismail K Usman. AuKonsep Pendidikan Ibnu Miskawaih dan Ibnu Khaldun,Ay t. 15 Muliatul Maghfiroh. AuPendidikan Akhlak Menurut Kitab Tahzib Al-Akhlak Karya Ibnu Miskawaih,Ay Tadris 11, no. : 207Ae18. 16 Faisal Abdullah. AuKonsepsi Ibnu Miskawaih Tentang Moral. Etika dan Akhlak Serta Relevansinya Bagi Pendidikan Islam,Ay JRTIE: Journal of Research and Thought of Islamic Education 3, no. : 39Ae58. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 533 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Ayu Mazidatur Rosidah bersifat alamiah . erasal dari jiw. dan yang berkembang melalui pembiasaan atau latihan. Akhlak muncul berawal dari pertimbangan, setelah melalui pembiasaan berubah menjadi karakter yang melekat pada individu. Ibnu Miskawaih menekankan bahwa pendidikan akhlak dapat membentuk karakter, meski awalnya tidak alami tetapi dapat diperoleh melalui pembiasaan atau Ibnu Miskawaih menegaskan bahwa pendidikan akhlak harus berdasar pada konsep "jalan tengah" yang merujuk pada posisi tengah antara dua ekstrem, baik dan buruk, harmoni, keseimbangan dan moderasi yang ada dalam jiwa manusia Dalam buku Tahzib al-Akhlaq karya Ibnu Miskawaih secara rinci membahas rencana pengajaran Akhlak. Dalam buku tersebut, dikatakan bahwa moralitas merupakan keadaan pikiran yang menghasilkan tingkah laku yang tak Jiwa dalam teorinya mencakup dua jenis, yaitu alami yang berasal dari diri individu dan terbentuk dari pembiasaan melalui metode yang efisien. Moralitas dalam pandangan ini berawal dari perkiraan dan pandangan, namun seiring berjalannya waktu dapat memburuk karena kurangnya bimbingan yang Ibnu Miskawaih meyakini bahwa meski moralitas bersifat fitrah, namun mampu berubah melalui pendekatan yang relevan. Beliau juga menegaskan bahwa kondisi ini berawal dari pemikiran dan pertimbangan. Namun melalui pelatihan moral yang konsisten mampu membawa perubahan. Dari definisi tersebut, moralitas anak dengan mudah dapat diidentifikasi sesuai karakternya dan dapat dikembangkan melalui pelatihan dan pembiasaan. Ibnu Miskawaih berpendapat bahwa moralitas adalah suatu keadaan mental yang mendorong seseorang untuk bertindak tanpa pertimbangan atau perhitungan sebelumnya. Beliau menyoroti pentingnya pendidikan akhlak yang memuat berbagai tujuan, materi dan metode untuk membimbing individu agar terbentuk karakter yang terpuji sesuai ajaran islam. 18 Pemahaman konsep akhlak yang diajarkan oleh Ibnu Miskawaih relevan dengan strategi dakwah kontemporer yaitu bertujuan untuk menjaga individu agar memiliki karakter yang baik dan mendakwahkan ajaran islam. RELEVANSI STRATEGI DAKWAH GUS IQDAM DENGAN KONSEP AKHLAK IBNU MISKAWAIH Dalam islam, konsep akhlak yang mencakup etika, perilaku dan moral yang baik berkaitan erat dengan strategi dakwah yang diterapkan oleh Gus Iqdam dalam berdakwah. Konsep akhlak menurut Ibnu Miskawaih yang 17 Riami. DevyHabibi Muhammad, dan Ari Susandi. AuPenanaman Pendidikan Akhlak Pada Anak Usia Dini Menurut Ibnu Miskawaih Dalam Kitab Tahdzibul Akhlak,Ay Falasifa 12, no. 12Ae22. 18 Indo Santalia dan Awal. AuPemikiran Etika Ibnu Miskawaih,Ay Living Islam: Journal of Islamic Discourses 6, no. : 89Ae99. 19 Zainuddin. AuThe Concept of Ibnu Miskawaih Moral Education for Students,Ay Fitrah:Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman 7, no. : 63Ae80. Halaman 534 Surabaya, 12 Desember 2024 UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Strategi Dakwah Gus Iqdam Ayu Mazidatur Rosidah merupakan seorang filsuf dan ulama muslim abad ke-10 juga memiliki relevansi dengan strategi dakwah Gus Iqdam khususnya dalam konteks pembentukan karakter dan pengaruh positif bagi masyarakat. Ibnu Miskawaih menekankan pendidikan akhlak dan pengembangan karakter yang baik. Beliau percaya bahwa akhlak yang baik dibangun melalui pengendalian diri, keberanian, keadilan dan kebijaksanaan. Demikian juga dengan strategi dakwah Gus Iqdam yang bertujuan untuk memupuk nilai-nilai moral dan menciptakan perubahan positif pada manusia. Oleh karena itu, strategi dakwah yang digunakan Gus Iqdam sesuai dengan konsep akhlak Ibnu Miskawaih dan dianggap mampu sebagai pendekatan dalam menegakkan pendidikan akhlak dan pengembangan karakter pada era 21 Berikut adalah beberapa relevansi antara strategi dakwah Gus Iqdam dengan Konsep akhlak Ibnu Miskawaih : Keselarasan Dalam Dakwah Ibnu Miskawaih menekankan pentingnya keselarasan antara perkataan dan perbuatan dalam mencapai akhlak yang baik. Strategi dakwah Gus Iqdam yang mengedepankan tindakan yang mencerminkan ajaran agama Islam secara konsisten juga mencerminkan prinsip keselarasan ini. Dengan menunjukkan akhlak yang baik dalam tindakan sehari-hari. Gus Iqdam dapat menjadi contoh yang hidup dari ajaran Islam. Kesederhanaan dan Keterbukaan Ibnu Miskawaih juga mendorong sifat kesederhanaan dan keterbukaan dalam berinteraksi dengan orang lain. Gus Iqdam mengadopsi pendekatan yang serupa dalam dakwahnya dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti, berbicara tentang isu-isu kontemporer, dan mendekati berbagai kalangan masyarakat dengan penuh keramahan dan kesederhanaan. Pemahaman dan Penjelasan yang Jelas Ibnu Miskawaih menekankan pentingnya pemahaman yang baik dan penjelasan yang jelas dalam membentuk karakter. Gus Iqdam, dalam ceramahnya, mengedepankan bahasa yang mudah dimengerti dan menggunakan contoh-contoh konkret untuk menjelaskan konsep-konsep 20 M. Ramli dan Della Noer Zamzami. AuKonsep Pendidikan Akhlak Ibnu Miskawaih,Ay Jurnal Kajian Mutu Pendidikan 5, no. : 208Ae20. 21 MarAoatus Solikhah dan Dhuhrotul Khoiriyah. AuRELEVANSI KONSEP PENDIDIKAN AKHLAK IBNU MISKAWAIH TERHADAP PENDIDIKAN KONTEMPORER,Ay Raudhah Proud To Be Professionals : Jurnal Tarbiyah Islamiyah 8, no. Mei 2. : 256Ae63, https://doi. org/10. 48094/raudhah. 22 Rusfian Efendy. AuEtika dalam islam: telaah kritis terhadap pemikiran ibn miskawaih,Ay JURNAL FILSAFAT DAN PEMIKIRAN ISLAM 77Ae102, https://doi. org/10. 14421/REF. 23 Abd. Mukti. Amroeni Drajat, dan Mourssi Hassan Kahwash. AuMoral education according to ibn miskawayh and al-ghazali,Ay Jurnal Tarbiyah 28, no. : 58Ae88, https://doi. org/10. 30829/TAR. V28I1. Annual Islamic Conference for Learning and Management UIN Sunan Ampel Surabaya Jl. Yani 117 Surabaya Halaman 535 AuTransformasi Pembelajaran dan Pengelolaan Pendidikan Islam Prospektif Sustainable Development GoalsAy Ayu Mazidatur Rosidah agama secara sederhana sehingga audiens dapat memahami dan menerapkan ajaran tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penekanan pada Empati dan Kebaikan Konsep akhlak Ibnu Miskawaih juga mencakup penekanan pada empati dan berbuat baik kepada orang lain. Dalam dakwahnya. Gus Iqdam mampu menginspirasi orang untuk berperilaku baik, berkontribusi pada kebaikan masyarakat, dan peduli terhadap kebutuhan orang lain. Secara keseluruhan, strategi dakwah Gus Iqdam dan konsep akhlak Ibnu Miskawaih memiliki relevansi dalam hal pembentukan karakter yang baik, kesederhanaan, keterbukaan, pemahaman yang jelas, dan berbuat baik kepada Kedua pendekatan ini dapat saling mendukung dalam upaya menyebarkan pesan agama dan mempengaruhi positif masyarakat. KESIMPULAN Gus Iqdam telah mengadopsi strategi dakwah yang efektif, termasuk melalui penggunaan media sosial untuk menyebarkan pesan agama Islam. Ini mencerminkan keterbukaan terhadap perubahan zaman dan kemajuan teknologi dalam upaya dakwah. Selain itu, strategi dakwah yang digunakan oleh Gus Iqdam juga memiliki relevansi dengan konsep akhlak dari perspektif Ibnu Miskawaih. Miskawaih menekankan pentingnya keselarasan antara perkataan dan perbuatan, kesederhanaan, keterbukaan, pemahaman yang jelas, dan berbuat baik kepada orang lain dalam membentuk karakter yang baik. Melalui pendekatan yang inklusif dan relevan dengan konteks zaman. Gus Iqdam tidak hanya menyebarkan pesan agama tetapi juga berkontribusi pada pembentukan karakter masyarakat yang lebih baik, sesuai dengan nilai-nilai akhlak Islam. Temuan ini memberikan wawasan baru bagi para pendakwah dalam memanfaatkan teknologi modern untuk tujuan dakwah yang lebih efektif. DAFTAR PUSTAKA