Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. PENGARUH VARIASI MAKANAN BREAKFAST TERHADAP KEPUASAN TAMU DI RESTORAN IJEN KOKOON HOTEL BANYUWANGI Oleh Adi Galih Wijayanto1. Eka Afrida Ermawati2*. Ayu Puwaningtyas3 1,2,3Progam Studi Diploma IV. Manajemen Bisnis Pariwisata. Politeknik Negeri Banyuwangi Email: 1Adiwijaya100402@gmail. com, 2*ekaafrida22@poliwangi. Abstrak Hotel adalah bangunan berkamar yang disewakan sebagai tempat untuk menginap dan tempat makan orang yang sedang berada dalam perjalanan. Hotel di Indonesia telah berkembang pesat seiring berkembangnya jaman. Banyuwangi merupakan kabupaten yang memilki beragam potensi wisata, dengan adanya hal tersebut banyak sekali hotel-hotel yang mulai dibangun untuk mendukung dan menunjang faktor tersebut. Kokoon Hotel Banyuwangi adalah salah satu hotel bintang empat di Banyuwangi Krajan. Dadapan. Kec. Kabat. Kabupaten Banyuwangi. Kokoon Hotel Banyuwangi Deluxe,Deluxe Balkon,Famili,Junior,& Suite dan berbagai fasilitas pendukung lainnya. Salah satu fasilitas pendukungnya adalah Ijen restoran. Ijen restoran adalah restoran yang ada di Kokoon Hotel Banyuwangi, yang menyediakan berbagai pilihan menu makanan yang sesuai dengan Menu sarapan yang dimulai dari makanan pembuka, sup, hidangan utama, hidangan penutup, hidangan lokal atau tradisional dan beberapa minuman yang disajikan. Penelitian ini bertujuan untuk mencari tahu apakah ada pengaruh antara variasi makanan breakfast terhadap kepuasan tamu di restoran Ijen Kokoon Hotel Banyuwangi. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi makanan breakfast berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan tamu saat breakfast di restoran Ijen Kokoon Hotel Banyuwangi dengan nilai dari thitung adalah sebesar 9,771 atau > dari ttabel sebesar 2,042. Dan nilai signifikasi 0. 00<0,05. Kata Kunci : Variasi Makanan Breakfast. Kepuasan Tamu. Kokoon Hotel Banyuwangi PENDAHULUAN Pariwisata perjalanan yang dilakukan seseorang untuk sementara waktu yang diselenggarakan dari suatu tempat ke tempat yang lain dengan meninggalkan tempat semula dan dengan suatu perencanaan atau bukan maksud untuk dikunjunginya, tetapi semata-mata untuk menikmati kegiatan pertamasyaan atau rekreasi untuk memenuhi keinginan yang beraneka ragam. Pariwisata juga di dorong dengan berbagai aspek salah satunya adalah Hotel adalah bangunan berkamar yang disewakan sebagai tempat untuk menginap dan tempat makan orang yang sedang berada dalam perjalanan. Hotel adalah bentuk akomodasi yang dikelola secara komersil, disediakan bagi setiap orang untuk memperoleh pelayanan, penginapan, makan dan minum. Hotel di Indonesia telah berkembang pesat seiring berkembangnya jaman, karena hal ini di dukung dengan kondisi pariwisata di Indonesia yang sangat berpotensi dan menjajikan. Salah satu daerah di indonesia yang mengalami perkembangan Banyuwangi. Banyuwangi merupakan kabupaten yang memilki beragam potensi wisata, dengan adanya hal tersebut banyak sekali hotel-hotel a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a yang mulai dibangun untuk mendukung dan menunjang faktor tersebut. Kokoon Hotel Banyuwangi adalah salah satu hotel bintang 4 di Banyuwangi, terletak di Jl. Raya Jember No. KM. Krajan. Dadapan. Kec. Kabat. Kabupaten Banyuwangi. Kokoon Hotel merupakan salah satu properti milik PT Dwi Satrya Utama yang berdiri pada tahun 1920 sebagai perusahaan di Surabaya yang saat ini bergerak dalam berbagai bidang usaha yaitu manufaktur, jasa keuangan, tekstil, properti dan trading. Seiring dengan berjalannya waktu. DSU membentuk kerja sama dengan sejumlah perusahaan kelas dunia. Salah satu properti terbesar yang dimiliki DSU adalah The Papilion, restoranelite yang berada di Surabaya. Sedangkan properti hotel yang dimiliki oleh DSU terbagi menjadi Kokoon Grey . Kokoon Verde . Kokoon Moka . , dan Kokoon Nero . Kokoon Hotel Banyuwangi merupakan hotel kedua yang dibangun setelah Kokoon Hotel Surabaya, hotel berbintang tiga yang berlokasi di Jalan Slompretan. Surabaya. Kokoon Hotel Banyuwangi memiliki lima jenis kamar yang setiap jenisnya memiliki fasilitas yang berbeda- beda, yaitu Deluxe Room. Deluxe Balcony Room. Family Room. Junior Suite, dan Kokoon Suite. Selain itu tamu juga dapat memesan jenis kamar yang mereka inginkan, misalnya connecting rooms. Jumlah total kamar yang dimiliki Kokoon Hotel Banyuwangi yaitu sebanyak 163 kamar. Adapun fasilitas lain untuk menujang kenyamanan tamu adalah restoran yang merupakan salah satu bagian dari departemen food and beverage. Ijen restoran adalah restoran yang ada di Kokoon Hotel Banyuwangi. Berada di lantai 3, yang letaknya bedekatan dengan meeting room yaitu Djawatan dan Songgon Meeting Room. Restoran ini buka dari pukul 00 Ae 22. 00 WIB. Ijen restoran menyediakan makanan dan minuman untuk tamu dengan menu makanan Indonesia dan Asia dan juga menyediakan buffet breakfast, lunch dan Restoran ijen memilki kapasitas 100 Dalam pelayanan breakfast terdapat berbagai macam pilihan variasi makanan yang disediakan untuk menunjang kebutuhan tamu. Makanan adalah kebutuhan pokok manusia yang diperlukan setiap saat dan memerlukan pengolahan yang baik dan benar agar bermanfaat bagi tubuh. Produk makanan atau pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati atau air, baik yang diperuntukkan untuk makanan atau minuman bagi konsumsi manusia (Saparinto & Hidayati, 2. Variasi berbagai jenis. Dalam penyajian makanan di setiap hotel menyediakan berbagai pilihan variasi makanan sesuai dengan keinginan Pada menu sarapan yang dimulai dari makanan pembuka, sup, hidangan utama, hidangan penutup, hidangan lokal atau tradisional dan minuman yang disajikan dalam berbagai cara. Pentingnya variasi makanan di hotel tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan dasar tamu untuk konsumsi makanan dan minuman, tetapi juga memainkan peran penting dalam menciptakan pengalaman tamu yang berkesan. Berbagai variasi makanan menciptakan pilihan yang lebih luas bagi tamu, memperkaya Pengaruh variasi makanan terhadap kepuasan tamu dapat dijelaskan melalui beberapa faktor. Pertama, variasi makanan mencerminkan keberagaman dan fleksibilitas dalam memenuhi preferensi dan selera tamu yang berbeda. Kedua, variasi makanan dapat mempengaruhi persepsi tamu terhadap kualitas layanan dan perhatian yang diberikan oleh hotel terhadap kebutuhan individu mereka. Ketiga, pengalaman kuliner yang positif dapat menciptakan kenangan a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. positif, yang pada gilirannya dapat 2 Rumusan Masalah mempengaruhi keputusan tamu untuk kembali Berdasarakan uraian latar belakang menginap di hotel tersebut. diatas, maka rumusan masalah pada Menurut Kotler dan Keller . , penelitian ini adalah : AuApakah variasi kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa makanan breakfast berpengaruh signifikan terhadap kepuasan tamu di restoran Ijen membandingkan kinerja yang dipersepsikan Kokoon Hotel Banyuwangi?Ay produk . tau hasi. terhadap ekspetasi mereka. Apabila kinerja gagal memenuhi ekspektasi. LANDASAN TEORI pelanggan akan tidak puas. Jika kinerja sesuai Makanan dengan ekspektasi, pelanggan akan puas. Makanan Selain itu, apabila kinerja melebihi ekspektasi, pokok manusia yang dibutuhkan setiap saat pelanggan akan sangat puas atau senang. dan dimanapun ia berada serta memerlukan Kepuasan tamu adalah tingkat pengelolaan yang baik dan benar agar perasaan pelanggan setelah membandingkan bermanfaat bagi tubuh. Tanpa adanya antara apa yang dia terima dan harapannya makanan dan minuman, manusia tidak dapat (Umar, 2. Pelanggan merasa puas dengan melangsungkan hidupnya. Adapun pengertian nilai yang diberikan oleh produk atau jasa makanan menurut WHO (World Health sangat besar kemungkinan menjadi pelanggan Organizatio. yaitu semua substansi yang dalam waktu yang lama. Pelanggan akan diperlukan tubuh, kecuali air dan obat-obatan merasa nyaman dengan apa yang ditawarkan dan substansi-substansi yang dipergunakan bahkan pelanggan akan membeli lebih dari untuk pengobatan (Prabu, 2. yang dibutuhkan. Menurut Pramono et al. Kepuasan Tamu . , untuk mendapatkan kepuasan tamu Menurut Kotler . , menyebutkan dipengaruhi oleh kualitas produk, inovasi dan kepuasan adalah perasaan senang atau kecewa variasi menu makanan. Apabila tamu merasa seseorang yang berasal dari perbandingan benar-benar puas, mereka akan datang antara kesannya terhadap kinerja . kembali serta memberi rekomendasi kepada sesuatu produk dengan harapannya. Kepuasan orang lain serta menyebarkan informasi positif adalah semacam langkah perbandingan antara ke keluarga dan teman- teman. Tindakan pengalaman dengan hasil evaluasi, dapat positif ini merupakan hasil dari kepuasan menghasilkan sesuatu yang nyaman secara Sebaliknya, ketidakpuasan menciptakan rohani, bukan hanya nyaman karena pengaruh negatif pada hotel. dibayangkan atau diharapkan. Puas atau tidak Dari berbagai uraian latar belakang di puas bukan merupakan emosi melainkan atas adapun permasalahan yang masih sesuatu hasil evaluasi dari emosi. banyak terjadi di Restotan Ijen Kokoon Hotel Kata kepuasan . berasal Banyuwangi adalah tentang kurangnya dari bahasa latin AusatisAy mempunyai arti variasi makanan breakfast yang dikeluhkan cukup baik, memadai AufacioAy yang oleh tamu melalui guest comment. mempunyai arti melakukan atau membuat. Berdasarkan permasalahan yang ada maka Dari pengertian tersebut dapat diartikan peniliti tertarik untuk melakukan sebuah bahwa kepuasan mempunyai arti sebagai penelitian dengan juudl AuPengaruh Variasi upaya akan pemenuhan sesuatu. Kepuasan Makanan Breakfast Terhadap Kepuasan konsumen menurut Zeithaml . secara Tamu di Restoran Ijen Kokoon Hotel garis besar antara lain: BanyuwangiAy. Fulfillment a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a Secara AufulfillmentAy pemenuhan atau kelengkapan dalam segala bidang atau Pleasure Istilah AupleasureAu kegembiraan, bahagia yang Ambivalence Dalam pengertian psikologi AuambivalenceAy bertentangan terhadap suatu hal yang terjadi pada waktu yang bersamaaN METODE PENELITIAN Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian Tugas Akhir ini dilakukan selama 6 bulan, terhitung mulai bulan Desember 2023 sampai dengan bulan Mei 2024 di Kokoon Hotel Banyuwangi yang berada di Jl. Raya Jember No. KM. Krajan. Dadapan. Kec. Kabat. Kabupaten Banyuwangi. Waktu pelaksaan dalam penelitian ini di mulai dari pengajuan judul Tugas Akhir (TA), penyusunan propsal sampai dengan tahap penyelesaian Laporan Tugas Akhir. Uji Instrumental Dalam uji coba untuk keandalan instrument ada dua ciri penting yang harus dimiliki oleh setiap alat pengukuran, yaitu validitas dan reliabilitas. Uji Validitas Instrumen Menurut Sugiyono . menunjukkan tingkat persepsi antara ketepatan yang sebenarnya terjadi pada objek dengan data yang dikumpulkan Uji validitas ini dilakukan untuk mengukur apakah data benar diperoleh peneliti tersebut mengandung data yang valid atau tidak dengan ukuran yang digunakan pada kuesioner. Responden pada uji validitas ini adalah 30 Rumus untuk menguji validitas menggunakan rumus Product Moment Pearson. Menurut Sugiyono . , rumus Product Moment Pearson adalah sebagai berikut: u ycuy. Oe . uycu yuy. yc= Oo. cuyu ycu 2 Oe . 2 ]. Oo. cuyuyc 2 Oe . 2 Keterangan: = Koefisien korelasi variabel x dan variabel y x = Jumlah skor dalam distribusi y = Jumlah skor dalam distribusi x2 = Jumlah kuadrat dalam skor y2 = Jumlah kuadrat dalam skor y xy = Jumlah perkalian faktor korelasi variabel x dan variabel y = Banyaknya responden Jika r sudah diketahui, selanjutnya dibandingkan antara rhitung dan rtabel, dengan yu = 5 persen. Kriteria Keputusan menyatakan bahwa instrument yang digunakan dikatakan valid atau tidak adalah sebagai berikut: Jika rhitung Ou rtabel atau nilai signifikansi Ou 0. 05, maka instrument penelitian dinyatakan Jika rhitung < rtabel atau nilai instrument penelitian dinyatakan tidak valid Uji Reliabilitas Menurut Sugiyono . menyatakan bahwa uji reabilitas adalah mengacu pada hasil pengukuran dengan menggunakan objek yang sama, akan menghasilkan data yang Uji reabilitas ini dilakukan pada a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. responden sebanyak 30 responden di independent dan dependen dalam distribusi Restoran Ijen Kokoon Hotel normal atau tidak. Model regresi yang baik Banyuwangi dengan menggunakan memiliki distribusi data yang normal atu pernyataan yang telah dinyatakan valid mendekati normal yaitu distribusi tidak Serta menyimpang ke kiri atau kanan . urva menggunakan program SPSS 25. 0 for Pengujian Windows, variabel dinyatakan reliabel menggunakan uji One-Sample Kolmogorovdengan kriteria berikut: Smirnov dalam program aplikasi SPSS Versi Jika ralpha positif dan lebih besar dari 0 for Windows dengan taraf probabilitas rtabel maka pernyataan tersebut . 0,05. Kriteria pengujian uji One Sample Kolmogorov-Smirnov yaitu: Jika ralpha negatif dan lebih kecil dari Nilai probabilitas . Ou 0,005, maka data rtabel maka pernyataan tersebut tidak berdistribusi normal Nilai probabilitas . < 0,05, maka data Dengan pengambilan Keputusan: tidak berdistribusi normal Ghozali . menyatakan bahwa Jika nilai CronbachAos Alpha Ou 0,6 pengujian juga dapat dilakukan dengan maka reliabel menggunakan grafik P-P Plot. Data yang Jika nilai CronbachAos Alpha < 0,6 normal adalah data yang membentuk titik-titik maka tidak reliabel yang menyebar tidak jauh dari garis diagonal. Perhitungan menggunakan Cronbach Hasil analisis regresi linier dengan normal P-P Alpha sebagai berikut: Plot terhadap residual error model regresi diperoleh sudah menunjukkan adanya pola yco yuycayca ) . Oe yc11 = ( grafik yang normal, yaitu adanya sebaran titik ycoOe1 ycayc yang berada tidak jauh dari garis diagonal. Uji Heteroskedastisitas Keterangan : Menurut Ghozali . r 11 = Nilai reliabilitas instrument yco = Banyak butir pernyataan mengetahui apakah dalam sebuah model yuyuayca = Jumlah varian butir tiap pernyataan regresi terjadi ketidaksamaan varian dari yuayc 2 = varian total residual suatu pengamatan ke pengamatan Uji Asumsi Klasik Uji heteroskedastisitas untuk menguji Menurut Sunjoyo . , uji asumsi terjadi atau tidaknya heteroskedastisitas maka klasik adalah persyaratan statistic yang harus dilihat dari nilai koefisien korelasi Rank dipenuhi pada analisis regresi linier sederhana Spearman antara masing-masing variabel sebelum melakukan pengujian hipotesis. Uji bebas dengan variabel terikat. Apabila nilai asumsi klasik terdiri dari uji normalitas, uji probabilitas . Ou dari 0,05 maka tidak terjadi heterokedastisitas, dan uji autokorelasi. Dalam Uji Hipotesis penelitian ini, peneliti hanya menggunakan uji Uji Hipotesis yang digunakan dalam normalitas dan uji hesterokedastisitas karena penelitian ini yaitu Uji Parsial (Uji . Menurut penelitian menggunakan regresi linier Ghozali . Uji t digunakan untuk menguji pengaruh masing-masing variabel independent Uji Normalitas menurut Sugiyono . Uji t adalah Menurut Ghozali . , jawaban sementara terhadap rumusan normalitas bertujuan untuk menguji apakah masalah, yaitu point yang menanyakan suatu variabel hadir dalam model regresi a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a hubungan antara dua variabel atau lebih. Rancangan pengujian hipotesis digunakan untuk mengetahui korelasi dari kedua variabel yang diteliti. Uji Koefisien Korelasi Sederhana Sugiyono . berpendapat bahwa Korelasi Sederhana merupakan langkah dari angka yang menunjukkan arah dan kekuatan hubungan antara satu variabel independent dengan variabel dependen. Korelasi sederhana dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: yc= ycuyuycuyc Oe . Oo. cuyuycu 2 Oe . cuyuyc 2 Oe . 2 } Keterangan : n = Banyaknya pasangan data X dan Y yux = Total jumlah variabel X yuy = Total jumlah variabel Y yux2 = Kuadrat dari total jumlah variabel X yuy2 = Kuadrat dari total jumlah variabel Y yuycuyc = Hasil penelitian dari total jumlah variabel Y Koefisien Determinasi Koefisien Determinasi digunakan untuk mengukur besarnya kemampuan model regresi dalam menjelaskan variabel Nilai koefisien determinasi atau R square (R. antara nol dan satu. Nilai koefisien determinasi / R square (R. yang mendekati satu, yang artinya menunjukkan adanya pengaruh variabel bebas (X) yang besar terhadap variabel terkait (Y). Sebaliknya determinasi/R square (R. semakin kecil atau mendekati nol, maka dapat dikatakan pengaruh variabel bebas (X) adalah kecil terhadap variabel terikat (Y) (Ferdinand. Rumus koefisien determinasi sebagai berikut: Kd = Koefisien Determinasi r = Koefisien Korelasi Uji Regresi Linier Sederhana Menurut Sugiyono . regresi sederhana didasarkan pada hubungan fungsional maupun kausal satu variabel Rumus regresi linier sederhana sebagai berikut ini : ycU = yca ycaycU yce Keterangan : Y = Subjek pada variabel terikat yang X = Subjek pada variabel bebas yang memiliki nilai tertentu a = Bilangan konstanta regresi untuk X = 0 . ilai y pada saat x no. b = Koefisien arah regresi e = Nilai Residual atau Error Uji T Parsial Uji parsial (Uji Statistik . menurut Sugiyono . digunakan dalam penelitian untuk mengetahui apakah aspek setiap variabel independent secara Menggunakan rumus sebagai yc = ycOoycu Oe 2 Oo1 Oe yc 2 Keterangan : = Nilai thitung r = Koefisien Korelasi n = Jumlah responden Ghozali . mengatakan bahwa uji t digunakan untuk mengetahui masingmasing variabel independent terhadap variabel dependen. Jika thitung Ou ttabel atau nilai signifikansi uji t Ou 0. 05, maka disimpulkan bahwa secara individual variabel independent variabel dependen yaycc = yc 2 ycu 100% Jika thitung < ttabel atau nilai signifikansi uji t < 0. 05, maka disimpulkan bahwa secara Keterangan : a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. berpengaruh tidak signifikan terhadap usia 21-35 tahun dikarenakan pada usia variabel dependen tersebut merupakan usia produktif. Karakteristik Responden Berdasarkan HASIL DAN PEMBAHASAN Frekuensi Berkunjung Responden dari penelitian ini adalah Berdasarkan hasil penelitian yang para tamu yang sedang breakfast di restoran sudah dilakukan, didapatkan gambaran ijen Kokoon Hotel Banyuwangi dan yang responden berdasarkan status kerja dapat berusia >17 Tahun . sia produkti. dilihat di tabel 3 sebagai berikut: Pengambilan sampel menggunakan Teknik Tabel 2 Karakteristik Responden Purposive Sampling dengan perhitungan Berdasarkan Frekuensi Berkunjung menggunakan rumus Slovin yaitu didapatkan Frekuensi Jumlah Persentase sebanyak 30 responden . Dari 30 responden ini Berkunjung digunakan untuk memperkuat hasil yang di 1 Kali dapat dan menyesuaikan keadaan occupancy 2-3 Kali tamu yang ada di Kokoon Hotel Banyuwangi. >3 Kali Karakteristik responden digunakan untuk Sumber: (Data Primer,2. mengetahui data pribadi responden dalam Berdasarkan Tabel 3 deskripsi pengisian kuesioner yang meliputi jenis responden berdasarkan Frekuensi Berkunjung kelamin, usia, dan Frekuensi berkunjung tamu menunjukkan bahwa dari 30 responden di restoran ijen Kokoon Hotel Banyuwangi. Adapun pernyataan yang ditujukan kepada berkunjung yang berbeda-beda, frekuensi responden dalam kuesioner sebagai berikut: berkunjung 1 kali berjumlah sebanyak 11 Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis orang, frekuensi berkunjung 2-3 kali Kelamin dan Usia berjumlah 16 orang dan frekuensi berkunjung Tabel Karakteristik Responden 3 kali sebanyak 3 orang. Dari data tersebut Berdasarkan Jenis Kelamin dan Usia dapat disimpulkan bahwa rata-rata tamu yang Uraian Keterangan Jumlah Presentase breakfast di restoran ijen sudah berkunjung 2(Responde. Jenis Laki-Laki 3 kali karnea jumlah responden yang dominan Kelamin Perempuan adalah pada frekuensi tersebut. Usia >17 Tahun Hasil Pengujian Data Tahun Uji Instrumen >35 Tahun Uji Instrumen digunakan untuk Jumlah mengetahui valid atau tidaknya suatu data Sumber: Data Primer Diolah, 2024 yang diteliti. Instrumen dapat dikatakan baik Berdasarkan Tabel 4. Dari data apabila pengujian data yang dihasilkan tersebut dapat diartikan bahwa responden menyatakan valid dan reliabel, berarti tamu yang diambil pada saat breakfast di instrumen tersebut dapat dihasilkan digunakan restoran ijen berjumlah 37 orang terdiri dari untuk melakukan penelitian. Penelitian laki-laki 16 orang sedangkan perempuan menggunakan data primer yang diperoleh di berjumlah 14 orang yang diambil secara acak. Restoran Ijen Kokoon Hotel Banyuwangi Selain itu, rata-rata usia tamu yang sedang dengan menyebarkan kuesioner sebanyak 30 breakfast di restoran ijen berjumlah 2 orang responden kepada tamu yang sedang breakfast dengan usia >17 tahun, usia 25-35 tahun dengan jumlah pernyataan sebanyak 20 item berjumlah 15 orang , usia >35 tahun berjumlah Pengolahan data dalam penelitian 13 orang. Melihat dari data tersebut dominan ini menggunakan bantuan software SPSS tamu yang breakfast di restoran ijen Kokoon Statistic versi 25. Adapun hasil uji instrumen Hotel Banyuwangi adalah Laki-laki dan pada a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a terdiri dari uji validitas dan uji reabilitas sebagai berikut: Uji Validitas Uji validitas ini menunjukkan tingkat kemampuan suatu instrumen penelitian dan mengetahui kevalidan data yang diperoleh dari penyebaran kuesioner. Pada penelitian ini dilakukan dengan membandingkan rhitung dengan rtabel , atau nilai signifikan <5% . Berikut merupakan hasil uji validitas dapat dilihat pada Tabel 4. 4 dan 4. Tabel 4. Hasil Uji Validitas Variasi Makanan Breakfast (X) Indikator X10 Pearson Correlation 0,835 0,876 0,800 0,698 0,636 0,615 0,800 0,930 0,888 0,672 Sig. Keterangan Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Uji Reliabilitas Uji Reabilitas dalam penelitian ini dilakukan secara bersama-sama terhadap seluruh item pernyataan dalam satu variabel. Suatu instrumen penelitian dapat dikatakan reliabel jika nilai CronbachAos Alpha >0. Dan berikut ini merupakan hasil dari uji reliabilitas dengan menggunakan SPSS versi 25 dapat dilihat pada Tabel 4. 6 berikut: Tabel 4 Hasil Uji Reliabilitas No. Variabel Variasi Makanan Breakfast Kepuasan Tamu Reliability Statistic CronbachAos Alpha N of Items Keterangan Reliabel Reliabel Sumber: Data Primer Diolah,2024 Berdasarkan Tabel 4. 6 menunjukkan bahwa hasil uji reliabilitas setiap instrumen dari variabel Variasi Makanan Breakfast (X) dengan nilai sebesar 0. 926 dan Kepuasan Tamu dengan nilai sebesar 0. Artinya Sumber: Data Primer Diolah,2024 penelitian ini memenuhi syarat reliabilitas Berdasarkan Tabel dengan nilai Cronbachs Alpha seluruh variabel menunjukkan hasil nilai signifikan variabel >0. 60 dan data dalam kuisioner dinyatakan Variasi Makanan Breakfast < 0,05 dan diketahui rtabel 0,306 yang artinya rhitung > Uji Asumsi Klasik Sehingga data dapat dinyatakan valid Uji Asumsi Klasik dalam penelitian ini dan data layak digunakan untuk penelitian. terdiri dari uji normalitas dan uji Tabel 3 Hasil Uji Kepuasan Tamu (Y) heterokedastisitas dengan menggunakan 30 Indikator Pearson Sign. N Keterangan Correlation Data yang baik adalah instrumen Valid yang telah diuji bernilai normal dan bebas Valid Valid heteroskedatisitas maka layak untuk dilakukan Valid Berikut merupakan hasil uji asumsi Valid Valid klasik yaitu: Valid Uji Normalitas Valid Uji Normalitas Valid Y10 Valid penelitian ini digunakan untuk Sumber: Data Primer mengetahui distribusi residual data Diolah,2024 mengikuti distribusi normal atau Berdasarkan Tabel Data dikatakan normal apabila menunjukan bahwa hasil nilai signifikan memenuhi syarat nilai signifikan variabel Kepuasan Tamu < 0,05 dan diketahui Kolmogrov-Smirnov > 0,05. Hasil rtabel 0,306 yang artinya rhitung > rtabel. Uji Normalitas residual data Sehingga data dapat dinyatakan valid dan data menggunakan aplikasi SPSS versi 25 layak digunakan untuk penelitian. dapat dilihat pada Tabel 7 berikut: a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. Tabel 4. 5 Hasil Uji Normalitas Berdasarkan Tabel 4. 8 diatas dapat bahwa variabel Variasi Makanan One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test Breakfast memiliki nilai signifikasi 0,700 > Unstandardized Predicted Value Sesuai dengan syarat dari uji heterokedastisitas bahwa nilai dari signifikasi Normal Parametersa,b Mean lebih besar dari 0. 05, maka artinya data tersebut tidak terjadi heterokedastisitas dan Std. Deviation layak untuk penelitian. Most Extreme Absolute Uji Hipotesis Differences Positive Uji Hipotesis dalam penelitian ini Negative terdiri dari analisis data regresi linier koefisian korelasi sederhana,koefisian determinasi, dan Test Statistic uji T. Adapun hasil hipotesis data tersebut Asymp. Sig. -taile. dapat dijelaskan sebagai berikut: Test distribution is Normal. Regresi Linier Sederhana Analisis Calculated from data. mengetahui hubungan langsung antara Lilliefors Significance Correction. variabel independent terhadap variabel Sumber: Data Primer Diolah,2024 dependen yang terdiri dari Variasi Makanan Breakfast (X) dan Kepuasan Tamu (Y) di Berdasarkan Tabel Restoran Ijen Kokoon Hotel Banyuwangi. menunjukkan bahwa data Variasi Makanan Berikut adalah hasil analisis regresi linier Breakfast (X) dan Kepuasan Tamu (Y) dalam sederhana dengan menggunakan aplikasi penelitian ini dinyatakan normal karena SPSS versi 25 dapat dilihat di Tabel 4. memiliki nilai Kolmogrov-Smirnov sebesar Sehingga nilai Kolmogrov-Smirnov > Tabel 7 Hasil Analisi Regresi Linier 05 . 154 > 0. dan data tersebut Sedehana berdistribusi normal. Uji Heterokedastisitas Uji Heterokedastisitas ini bertujuan untuk menguji model regresi terjadi ketidaksamaan varian residual dari satu pengamatan ke pengamatan lain. Penelitian ini dikatakan baik apablia model regresi tidak terjadi heterokedastisitas dengan syarat pengukuran signifikasi 0,05 (=5%). Hasil dari uji heroskedastisitas dapat dilihat pada Tabel 8 berikut: Tabel 6 Uji Heterokedastisitas Model (Constan. Variasi Makanan Breakfast Coefficientsa Unstandardized Standardized Coefficients Coefficients Std. Error Beta Dependent Variable: Abs_Res Sumber: Data Primer Diolah,2024 T Sig. - . Coefficientsa Model (Constan. Variasi Makanan Breakfast Unstandardized Coefficients Std. Error Standardized Coefficients Beta T Sig. Dependen Variable: Kepuasan Tamu Sumber Data Primer Diolah,2024 Berdasarkan Tabel 4. 9 diatas dapat diuraikan hasil analisis regresi linier sederhana diperoleh koefisien untuk variabel bebas X= 0,872 dengan konstanta sebesar 7,060. Berdsarkan hasil tersebut maka persamaan regresi yang diperoleh adalah : Y = a bX1 = 7,060 0,872 X1 Nilai Konstanta a. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a Nilai persamaan regresi diperoleh nilai konstanta sebesar 7,060. Apabila variabel Variasi Makanan Breakfast (X) memili nilai 0 . maka Kepuasan Tamu (Y) di Restoran Ijen Kokoon Hotel Banyuwangi adalah sebesar 7,060. Koefisien Variabel Variasi Makanan Breakfast Nilai Koefisian variabel Variasi Menu Breakfast (X) menunjukkan pengaruh sebesar 0,872. Hal ini berarti apabila variabel Variasi Menu Breakfast ditingkatkan satu-satuan, maka Kepuasan Tamu (Y) sebesar 0,872. Analisis Koefisien Korelasi Sederhana Koefisien korelasi (R) digunakan untuk mengetahui hubungan Variasi Makanan Breakfast (X) , terhadap variabel Kepuasan Tamu (Y) . Hasil perhitungan analisis menggunakan aplikasi SPSS versi 25 yakni dapat dilihat pada tabel 10 berikut : Tabel 8 Hasil Analisis Koefisien Korelasi Sederhana Dalam penelitian ini koefiesien determinasi digunakan untuk mnegetahui seberapa besar pengaruh variabel bebas Variasi Makanan Breakfast (X) terhadap variabel terikat Kepuasan Tamu (Y) dalam perhitungan persen (%). Hasil analis koefisien determinasi menggunakan aplikasi SPSS versi 25 yakni dapat dilihat pada tabel 12 berikut : Tabel 10 Hasil Uji Koefisien Determinasi Model Summary Model R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Predictors: (Constan. Variasi Makanan Breakfast Dependent Variable: Kepuasan Tamu Sumber : Data Primer Diolah,2024 Berdasarkan Tabel 12 diatas dapat dilihat bahwa nilai koefisien determinasi memiliki nilai Adjusted R Square sebesar 765 atau 76,5 % . Hal ini berarti sebesar 76,5% Produktivitas Kerja (Y) dipengaruhi oleh Variasi Makanan Model Summary Breakfast (X), sedangkan sisanya 0,235 atau 23,5% dipengaruhi oleh variabel lain Adjusted R Std. Error of the yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Model R Square Square Estimate Hasil Uji T (Parsia. Hasil Uji T (Parsia. digunakan Predictors: (Constan. Variasii Makanan Breakfast untuk menguji pengaruh variabel Dependent Variable: Kepuasan Tamu independen yakni Variasi Makanan Sumber : Data Primer Diolah,2024 Breakfast (X) terhadap variabel dependen Berdasarkan Tabel 4. 10 diatas dapat dilihat yakni bahwa Kepuasaan nilai hasil ujiTamu (Y). Berikut (R) sebesar 0,879 yang berarti hubungan antara adalah Variasi hasil Makanan Uji Breakfast t (Parsia. (X) dengan Kepuasan Tamu (Y) sebesar 0,879 . Nilai tersebut dikategorikan Kuat menggunakan aplikasi SPSS versi 25 Tabel 11 berikut: dapat dilihat tabel 13 berikut ini Tabel 9 Pedoman Penilaian Interpretasi Tabel 11 Hasil Uji T (Parsia. Coefficientsa Koefisien Korelasi Unstandardized Standardized Interval KoefisienTingkat Hubungan Coefficients Coefficients Std. 0,000-0,199 Sangat Rendah Model Error Beta Sig. 0,200-0,399 Rendah 1 (Constan. Variasi 0,400-0,599 Sedang Makanan 0,600-0,799 Kuat Breakfast 0,800-1,000 Sangat Kuat Dependent Variable: Kepuasan Tamu Sumber : Sugiyono,2017 Sumber: Data Diolah,2024 Analisis Koefisien Determinasi (R. a Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6489 (Ceta. ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a. Berdasarkan hasil uji t . pada PENUTUP Tabel 4. 13 diatas dapat dijelaskan bahwa, hasil Kesimpulan penelitian variabel Variasi Makanan Breakfast Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan menegenai pengaruh Variasi menunjukkan bahwa thitung > ttabel, dimana hasil Makanan Breakfast terhadap produktivitas dari thitung adalah sebesar 9,771 > ttabel 2,042. Kepuasan Tamu di Restoran Ijen Kokoon Nilai probabilitas lebih kecil dari level of Hotel Banyuwangi ,maka dapat disimpulkan significance . =0,. vaitu 0,043 <0,05. sebagai berikut: Berdasarkan hasil pengujian Bedasarkan hasil tersebut bahwa variabel yang dilakukan dapat diketahui bahwa Variasi Variasi Makanan Breakfast berpengaruh Makanan Breakfast berpengaruh positif signifikan pada Kepuasan Tamu saat Breakfast signifikan terhadap Kepuasan Tamu di di Restoran Ijen Kokoon Hotel Banyuwangi. Kokoon Hotel Banyuwangi. Hal ini dapat Hasil analisis data menunjukkan bahwa dilihat dari Uji T Variasi Makanan Breakfast Variasi Makanan Brekafast berpengaruh memiliki nilai dari thitung adalah sebesar 9,771 signifikan pada Kepuasan Tamu di Restoran atau > dari ttabel sebesar 2,042 dan memiliki Ijen Kokoon Hotel Banyuwangi. probabilitas sebesar 0,043 atau < dari level of Pembahasan Analisis data dalam penelitian ini significance sebesar 0,05. Hasil penelitian menggunakan sampel total dari tamu yang tersebut menunjukkan bahwasanya H1 sedang breakfast di restoran ijen Kokoon Hotel Artinya variasi makanan breakfast Banyuwangi dengan jumlah 30 responden. yang ada di restoran ijen KoKoon Hotel Penelitian ini melalui beberapa tahapan uji Banyuwangi dapat mempengaruhi Kepuasan instrumen data hingga analisis data berupa Tamu yang breakfast di restoran tersebut. regresi linier sederhana yang dijelaskan dalam Saran pembahasan berikut ini : Berdasarkan uraian diatas dari analisis Pengaruh Variasi Makanan Breakfast data dalam penelitian ini . Adapun saran-saran Terhadap Kepuasan Tamu di Restoran Ijen yang dapat peneliti sampaikan sebagai berikut: Kokoon Banyuwangi. Berdasarkan hasil Dari hasil analisis diatas dapat diketahui pengujian yang dilakukan dapat diketahui bahwasanya variasi makanan breakfast Variasi Makanan Breakfast berpengaruh terhadap kepuasan tamu yang berpengaruh positif signifikan terhadap breakfast di restoran ijen kokoon hotel Kepuasan Tamu Kokoon Hotel Banyuwangi, maka dari hal tersebut Banyuwangi. Hal ini dapat dilihat dari Uji T meningkatkan kualitas makanan yang ada Variasi Makanan Breakfast memiliki nilai dari dan inovasi-inovasi terbaru sehingga thitung adalah sebesar 9,771 atau > dari ttabel nantinya tamu yang breakfast terus dapat sebesar 2,042 dan memiliki probabilitas menikmati dan merasakan kepuasan yang sebesar 0,043 atau < dari level of significance lebih kedepannya. sebesar 0,05. Hasil penelitian tersebut Untuk kebersiha restoran seperti meja perlu menunjukkan bahwasanya H1 diterima. diperhatikan lagi karena melihat beberapa Artinya variasi makanan breakfast yang ada di saran dan masukan yang diberikan kepada restoran ijen KoKoon Hotel Banyuwangi dapat tamu masih adanya beberapa meja dan mempengaruhi Kepuasan Tamu pada saat placemate yang kotor sehingga untuk breakfast di restoran tersebut,dan berpengaruh kedepannya supaya ditingkatkan dan diperhatikan lagi kebersihannya demi kenyamanan dan kepuasan tamu. ISSN 2798-6489 (Ceta. Juremi: Jurnal Riset Ekonomi ISSN 2798-6535 (Onlin. Vol. 3 No. 6 Mei 2024 a DAFTAR PUSTAKA