Penerapan Konsep AuLavished in Enchanting NatureAy Pada Interior Guest Room Executive Suite Hotel Pullman Central Park di Jakarta Barat 1,2,3 Clara1. Heru Budi Kusuma2*. Ika Yuni Purnama3 Prodi Desain Interior. Fakultas Seni Rupa dan Desain. Universitas Tarumanagara. Jakarta 615190094@stu. id, herubudi@fsrd. id, ikayuni@ikj. *Pen. Korespondensi Abstrak Ai Seiring dengan perkembangan ekonomi dan zaman, dewasa ini keberadaan hotel bisnis atau city hotel di kota-kota besar telah menjadi sebuah kebutuhan bagi keberlangsungan kegiatan penunjang sebuah bisnis dan sebagai akomodasi penginapan bagi wisatawan. Pullman Jakarta Central Park merupakan salah satu hotel bisnis berbintang 5 dibawah naungan AccorHotels yang terletak di kawasan strategis dekat pusat perbelanjaan, pendidikan, dan perkantoran yaitu Grogol. Jakarta Pusat yang memiliki potensi dalam menarik perhatian pengunjung. Namun, terdapat sebuah permasalahan yang terjadi, dimana tak jarang hiruk pikuk kota yang sibuk seperti Jakarta dengan minimnya lahan hijau, turut menambah tingkat stress dalam menjalankan tuntutan-tuntutan bisnis. Sehingga, sebagai penyedia akomodasi, diperlukan sebuah terobosan bagi penginapan-penginapan untuk mulai memberikan suasana dan pengalaman yang berbeda serta meningkatkan nilai jualnya tanpa perlu menghilangkan fasilitas-fasilitas yang efisien dan fungsional sesuai klasifikasi dan kebutuhannya. Mengacu pada permasalahan tersebut, perancangan hotel Pullman Jakarta Central Park yang akan disusun melalui metode perancangan yang dipelopori oleh Rosemary Kilmer dan W. Otie Kilmer dalam bukunya yang berjudul AuDesigning InteriorsAy ini akan membahas bagaimana sebuah city hotel atau hotel bisnis di pusat kota dapat memfungsikan desain interior dalam aspeknya yang terkait estetika, kenyamanan, dan fungsionalitas sebagai peranan penting bagi sebuah hotel dalam menyajikan pengalaman menginap yang berbeda, seperti layaknya berada di sebuah penginapan wisata yang asri, tentram, dan terasa jauh dari kesibukan kota. namun, di saat yang bersamaan tetap memenuhi kebutuhan aktivitas dari sejatinya hotel itu sendiri. Kata kunci: Desain. City Hotel. Interior. Perancangan. Pullman PENDAHULUAN sampai lima. Hotel yang termasuk klasifikasi Berdasarkan Surat Keputusan Menteri bintang lima menandakan hotel tersebut Pariwisata Pos dan Telekomunikasi No. memiliki kelas kualitas yang tertinggi. Setiap 94/HK. 103/MPPT-87, hotel adalah salah satu hotel dengan jenis dan klasifikasi bintang berbeda, memiliki citra serta ciri khas visual seluruh bangunan yang juga berbeda. Desain interior dari sebuah menyediakan jasa pelayanan penginapan, kamar hotel dapat menjadi suatu unsur yang makan dan minum serta jasa lainnya bagi menunjukkan citra hotel tersebut, yang umum, yang dikelola secara komersial, serta seringkali juga dimanfaatkan sebagai bagian dari upaya pemasaran. Tidak jarang keindahan Klasifikasi atau estetika menjadi poin penting yang dapat Keputusan Direktorat Jendral Pariwisata. Pos, dan Telekomunikasi No. 22/U/VI/1978 tanggal menentukan keputusan untuk menyewa. 12 Juni 1978 (Endar Sri, 1996:. juga terbagi Semakin baik kualitas fasilitas dan visualnya, dalam simbol bintang yang dimulai dari satu maka semakin menarik pula suatu hotel untuk MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Jakarta Central Park dengan suasana yang Pullman Jakarta Central Park lebih menyatu dengan alam, guna menyajikan merupakan hotel business berbintang 5 sebuah pengalaman layaknya berada di dibawah naungan AccorHotels yang terletak di sebuah penginapan wisata yang jauh dari kawasan strategis dekat pusat perbelanjaan, kesibukan kota. pendidikan, dan perkantoran yaitu Grogol. Jakarta Pusat. Pullman Jakarta Central Park II. METODE pernah mendapatkan prestasi AuBest Hotel for BusinessAy dinobatkan oleh Hospitality Investment World. Seiring dengan bisnis perhotelan yang mulai pelaksanaan PPKM oleh pemerintah dan (Grahadyarini, 2. , hal ini membuat Pullman Jakarta Central Park memiliki potensi yang Gambar 1: Tahapan Programming (Sumber: Designing Interiors 2nd Edition, 2014. Metode yang akan digunakan sebagai pengunjung baik dari kalangan pebisnis hingga parameter jurnal ini mengacu pada literatur Namun, di tengah hiruk pikuk kota Designing Interiors oleh Rosemary Kilmer dan yang sibuk seperti Jakarta dan tuntutan dalam Otie W. Kilmer. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan bisnis yang seringkali menimbulkan penelitian yang digunakan akan menggunakan tingkat stress yang tinggi, diperlukan sebuah tahap analisis, tahap ini meliputi proses terobosan bagi penginapan-penginapan untuk penetapan masalah dan tujuan penelitian, mulai memberikan suasana dan pengalaman pendataan, dan perencanaan ide. dan tahap yang berbeda serta meningkatkan nilai jualnya tanpa perlu menghilangkan fasilitas-fasilitas pengembangan ide desain melalui alternatif, yang efisien dan fungsional sesuai klasifikasi dan mengevaluasi perancangan agar sesuai dan kebutuhannya. Sehingga sebuah hotel dengan masalah yang akan dipecahkan. Secara bisnis memerlukan desain interior yang dapat spesifik, uraian metode tersebut antara lain: membantu tamu hotel untuk melepas penat (Nurfadilah, 2. Dari masalah tersebut, . State yaitu tahap mendefinisikan dan penulis bertujuan untuk merancang Pullman menguraikan masalah. MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . Collect adalah tahap mengumpulkan data atau fakta yang diperlukan sebagai acuan Konsep ini akan membuat penggunanya merasakan kedamaian dan kenyamanan dari . Analyze adalah tahap menganalisa masalah kesederhanaan yang ditemukan pada alam. dan data yang telah dikumpulkan, serta Pengaplikasian konsep ini berkenaan dengan mengevaluasi uraian analisis menjadi sebuah fungsi hotel sebagai tempat menginap, yang . Ideate adalah proses pengembangan ide tentram, damai, dan bahagia. Tema pokok solusi menjadi sebuah kreasi perancangan yang menjadi dasar konsep atau acuan atau implementasinya pada produk yang akan perancangan ini terinspirasi oleh bunga Lily of . Choose yaitu tahap memilih alternatif The Valley atau Convallaria. Bunga ini mampu terbaik dari beberapa implementasi yang menggambarkan ketiga citra yang ingin ditampilkan pada interior hotel Pullman . Implement adalah tahap melaksanakan Jakarta Central Park, yaitu: penggambaran dalam bentuk pencitraan 2D dan 3D serta presentasi yang mendukung. Mewah . ersih, berkualitas, high clas. Evaluate adalah tahap meninjau desain yang Nyaman dihasilkan, apakan telah mampu menjawab brief serta memecahkan permasalahan. erasaan menyenangka. dan yang terakhir Alami . esederhanaan, i. HASIL DAN PEMBAHASAN Konsep Desain Konsep AuLavished in Enchanting NatureAy memiliki arti harafiah Audilimpahi alam yang indahAy, tujuan dari konsep ini adalah untuk mengusung unsur atau ciri khas yang lumrah ditemui pada alam seperti misalnya warna kehijauan dan material kayu, menjadikannya sebuah tatanan atau rangkaian yang mewah, berkualitas, dan dapat dinikmati oleh berbagai Gambar 2: Lily of The Valley (Sumber: w. Clara. Kusuma. Purnama Lily The Valley Convallaria Untuk elemen ruang, yaitu tercipta suasana merupakan salah satu bunga termahal di ruang positif yang padat . dan tertata Bunga ini hanya dapat ditemui pada sesuai posisinya. kawasan Amerika Serikat. Eropa, dan juga Asia. Sedangkan bagi prinsip desain, tercipta Bunga ini memiliki harga fantastis karena prinsip unity & harmony, yang tercipta dari musimnya yang langka. Convallaria hanya sebuah kesatuan yang selaras, tercipta dari tumbuh pada musim semi . ekali dalam rangkaian daun dan bunganya yang saling Selain bentuknya yang cantik karena tersebar dan terikat. Juga tercipta prinsip menyerupai lonceng dengan warna putih bersih dan harum yang semerbak, bunga ini rangkaian bunga Convallaria baik dari arah, seringkaki dijadikan lambang kesederhanaan, jenis, dan warna yang digabungkan. Kemudian, ada juga prinsip balance, yakni terciptanya Bunga keseimbangan asimetris yang terlihat dari dikalangan kerajaan bagian Eropa, karena bagi kedua sisi rangkaian yang terlihat sama berat umat Kristen, bunga ini diumpamakan sebagai meskipun tidak simetris. Terakhir, terciptanya air mata Bunda Maria. prinsip emphasis, yang terlihat dari penekanan yang ada pada area genggam yang diberi Prinsip dan Elemen Desain pengikat kain dengan warna putih. Dari bunga Lily of The Valley tersebut, dapat ditarik beberapa kesimpulan prinsip dan Moodboard elemen desain yang dapat diimplementasikan. Setelah mengetahui elemen dan prinsip Antara lain bagi elemen desain garis, yaitu yang menggambarkan bunga Lily of The Valley. adanya garis lurus dan lengkung dengan arah Penulis merancang beberapa gambar untuk horizontal, vertikal, dan diagonal. Untuk elemen warna, yaitu terdapatnya warna hijau AuLavished muda, hijau tua, kuning gading tua . Enchanting NatureAy. Moodboard disusun agar putih gading, merah muda, dan abu-abu. tahap analisis dan tahap sintesis dapat Untuk elemen tekstur, yaitu terdapatnya tekstur halus, kasar, keras, dan juga lembut. menyatukan alur desain dari keputusan yang Untuk elemen bentuk. yaitu terdapatnya bentuk segitiga, lingkaran, oval, dan persegi. Implementasi desain sebagai tahap berikutnya MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . gambar-gambar moodboard berikut. Gambar 3: Perspektif Implementasi Desain (Sumber: Clara. Gambar 2: Moodboard (Sumber: Clara, 2022. Implementasi dan Pemecahan Masalah Masalah yang terdapat dari desain eksisting Pullman Jakarta Central Park, antara lain bermayoritas pada tampilan desain yang Gambar 4: Perspektif Implementasi Desain (Sumber: Clara, kurang menarik, penggunaan warna yang Pada gambar perspektif pertama dan kurang variatif sehingga menimbulkan rasa kedua, penulis menerapkan elemen garis lurus bosan, eksplorasi bentuk dan garis yang kurang . isi-kis. pada sejumlah bidang ruang, seperti luas, hingga tidak adanya perbedaan dari pada sisi kiri ruang dan rotating partition desain tiap-tiap kelas kamar. Hal ini tentu tidak dengan mengimplementasikan warna-warna menunjukkan adanya konsep yang terpikirkan yang netral dan earthy. Garis kisi-kisi tersebut dari desain hotel tersebut. Maka dari itu, terinspirasi antara lain dari batang-batang penulis merancang kembali hotel Pullman yang berhimpitan pada citra visual Lily of The Jakarta Central Park dengan inovasi penerapan Valley. Sedangkan, bagi pemilihan warna yang Implementasi desain dan pemecahan masalah yang penulis lakukan pada artikel ini mengacu elemen komposisi warna yang dimiliki Lily of pada salah satu ruang khusus dalam hotel. The yakni kelas kamar Executive Suite. diterapkan dalam desain juga mengacu pada AuLavished Enchanting NatureAy. Valley. Penggunaan citra AualamiAy yang dimiliki oleh hotel Pullman Jakarta Central Park. Untuk menunjukkan citra tersebut, penulis merancang desain yang Clara. Kusuma. Purnama menggunakan material-material alami atau natural seperti kuningan, perunggu, kayu solid, hingga batuan alami seperti marmer dengan berbagai jenis uratan dan warna. Selain menampilkan bagian AubatangAy dari bunga Lily of The Valley, penulis juga menampilkan AukelopakAy atau AupucukAy bunga Lily Of The Valley yang terlihat dari sisi backdrop Gambar 6: Perspektif Implementasi Desain (Sumber: Clara, headboard area tidur. Pada sisi kiri dan kanan headboard, penulis menerapkan pola pucuk Lily of The Valley yang diimplementasikan pada menampilkan kesan alami sebagai alternatif dari penggunaan wallpaper. Pada sisi tengah headboard, penulis menerapkan teknik CNC menggabungkannya dengan fabric berwarna hijau untuk menampilkan kesan warna alami menampilkan elemen warna kehijauan dari Lily of The Valley. Pada keempat, penulis mulai menerapkan garis lengkung sebagai elemen garis lengkung dari Lily of The Valley. Garis lengkung terdapat pada desain kaca rias di area wardrobe kamar Executive Suite. Pada area ini juga, penulis mulai menerapkan plat tembaga sebagai treatment daun pintu wardrobe agar terdapat variasi dan eksplorasi bentuk/garis sebagai inovasi dari desain eksisting yang belum memenuhi bagian tersebut. Pada bagian lantai, penulis tidak ingin menampilkan komposisi yang merusak AukeseimbanganAy atau AubalanceAy yang menjadi prinsip utama dari perancangan kamar Executive Suite ini. Sehingga, penulis hanya menggunakan satu jenis material, yakni marmer hitam glossy yang telah memiliki kesan anggun dan AuboldAy tanpa gabungan material apapun selain karpet sebagai blocking area tidur. Hal yang sama juga penulis terapkan pada langit-langit kamar. Gambar 5: Perspektif Implementasi Desain (Sumber: Clara, dimana penulis tidak menggunakan gabungan material yang terlalu banyak, melainkan hanya MEZANIN Ae Vol. 7 No. Desember . menggunakan blocking area dalam rupa down-ceiling, agar Francis D. Ching. Edisi Ketiga tercipta harmonisasi dan juga keseimbangan Arsitektur: bentuk, ruang, dan tatanan. dari treatment dinding yang telah tersusun Jakarta: PT. Gelora Aksara Pratama. dengan variasi material, bentuk, serta warna yang beragam. Grahadyarini. Perhotelan IV. SIMPULAN Lukita. Kembali . Bisnis Menggeliat. Kompas. Dengan implementasi konsep AyLavished in https://w. id/baca/ekonomi/ 2021/10/18/bisnis-perhotelan-kembali- memberikan pemecahan masalah terkait menggeliat diakses pada Senin, 25 Juli kekurangan-kekurangan yang terdapat pada 2022 pukul 17. 53 WIB. Enchanting NatureAy, desain eksisting, seperti melakukan eksplorasi bentuk, material, dan warna agar tidak Nurfadilah. dan Rachmaniyah. menimbulkan rasa bosan dan jenuh dari desain Redesain Interior Hotel Bisnis dengan yang monoton. Dengan penerapan konsep Konsep Minimalis Montana. JURNAL yang bertemakan tanaman atau sesuatu yang SAINS DAN SENI ITS Vol. No. alami, penulis juga mampu menciptakan Suryady. Emanuella. Noeratri Andanwerti, dan menenangkan dan berunsur dekat dengan Silvia Meliana. Penerapan Tema AuThe Next Level of ComfortAy Pada monokromatik earthy tones . ijau dan cokla. Perancangan Interior Hotel Doubletree. JURNAL VISUAL Vol. No. DAFTAR PUSTAKA