J- Reb : Journal Ae Research of Economic and Bussiness Volume 3. Issue 2. July 2024 E-ISSN : 2828-3716 . P-ISSN : 2828-3708 J-Reb : Journal- Research of Economic dan Bussiness journal homepage: https://journal. id/index. php/j-reb Pengaruh Pemahaman Akuntansi Zakat dan Tingkat Religiusitas Terhadap Kesadaran Membayar Zakat Pada Pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Muslim di Kota Medan Sri Wahyuni Br Ginting Fakultas Ekonomi Bisnis Islam. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Email: sriwahyuni1100000171@uinsu. *Correspondence: sriwahyuni1100000171@uinsu. id* https:journal. id/j-reb | Submission Received : 24-07-2024. Revised : 28-07-2024. Accepted : 30-07-2024. Published : 31-07-2024 Abstrak Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan, ada kewajiban dan keterpaksaan dari Allah SWT bagi umat islam yang mempunyai harta melebihi nisab dan sudah mencapai haul, selain itu potensi zakat ini sangat besar, namun masih banyak muzakki yang hanya mengingat zakat fitrah namun melupakan pentingnya zakat mal. Fenomena ini sangat menarik untuk ditelaah untuk melihat pemahaman akuntansi zakat dan tingkat religiusitas para pelaku usaha terhadap kesadaran membayar zakat. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil sampel sebanyak 55 responden yaitu UKM Muslim di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Structural Equation Modeling Ae Partial Least Squares (SEM-PLS) digunakan untuk menganalisis data, sehingga dapat menunjukkan hasil penelitian dimana terdapat pengaruh pemahaman akuntansi zakat dan tingkat religiusitas terhadap kesadaran membayar zakat. Kata Kunci: Pemahaman Akuntansi Zakat. Religiusitas. Kesadaran Membayar Zakat Abstract Zakat is one of the pillars of Islam that must be fulfilled, there is an obligation and compulsion from Allah SWT for Muslims who have assets exceeding the nisab and have reached the haul, apart from that the potential for zakat is very large, but there are still many muzakki who only remember zakat fitrah but forget the importance of zakat mal. This phenomenon is very A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). interesting to study to see the understanding of zakat accounting and the level of religiosity of business actors towards awareness of paying zakat. This research was conducted by taking a sample of 55 respondents, namely Muslim UKM in Medan City. This research uses a questionnaire as a data collection tool. Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) was used to analyze the data, so that it could show research results where there was no influence of understanding of zakat accounting and level of religiosity on awareness of paying zakat. Keywords: Understanding of Zakat Accounting. Religiosity. Awareness of Paying Zakat PENDAHULUAN Zakat merupakan salah satu ibadah yang wajib dikerjakan bagi umat islam, terutama bagi umat musim yang telah mencapai nisan dan haulnya. Pentingnya bagi pedangang UKM yang memiliki pendapatan yang telah mencukupi untuk dikeluarkannya zakat harta mereka. Selain memahami makna dan aturan zakat dalam islam, muzakki harus memahami perhitungan zakat menurut akuntansi zakat, dengan adanya pemahaman maka tingkat kepatuhan terhadap kewajiban membayar zakat akan muncul. Dalam akuntansi zakat kekayaan adalah suatu proses pengakuan . kepemilikan dan pengukuran . nilai suatu kekayaan yang dkuasai oleh seorang muzakki untuk tujuan penentuan nisab zakat kekayaan yang bersangkutan dalam rangka perhitungan zakat perdagangan para pelaku usaha. Potensi zakat di kota Medan setiap tahunnya diperkirakan mencapai 3 Triliun rupiah, namun yang tercapai di tahun 2019 masih sangat jauh dari yang diharapkan yaitu hanya mencapai 20 Miliar Rupiah (Baznas Provinsi Sumatera Utara, 2. Tabel 1. Zakat Perdagangan Kota Medan Tahun 2018 s. Tahun Total Perhimpunan Zakat Persentase Rp. Rp. Rp. Sumber: Baznas Kota Medan, 2024 Medan tercatat sebagai kabupaten/kota dengan jumlah penduduk terbanyak, yakni mencapai 2,26 juta jiwa dengan jumlah penduduk yang beragama islam sebanyak 59,68%, dimana angka kemiskinan di kota Medan ditahun 2019 mencapai 8,83%, sedangkan ditahun sebelumnya mencapai 8,94% (BPS KotaMedan, 2. Medan juga memiliki pelaku Usaha Kecil dan Menengah yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan di tahun 2020 sebanyak 125 UKM, dimana UKM yang beragama Islam sebanyak 81 UKM, dan selebihnya merupakan pelaku usaha non-muslim. Dari banyaknya jumlah pelaku usaha yang beragama Islam dikota Medan seharusnya pengumpulan zakat kota Medan dapat membantu pemerintah untuk mengurangi angka Pemerintah selalu mencari cara untuk menambah jumlah perolehan zakat yang Rendahnya kesadaran masyarakat dan pelaku usaha untuk melakukan kewajibannya membayar zakat dipengaruhi oleh beberapa faktor, baik itu faktor yang berasal dari dalam diri A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). individu itu sendiri yaitu minimnya pemahaman mereka terhadap konsep bisnis secara islami, pemahaman terhadap akuntansi zakat berupa cara menghitung zakat, syarat-syarat dan wajib zakat, serta kepatuhan terhadap aturan Allah SWT, serta faktor dari luar individu itu sendiri yang juga berpengaruh terhadap kesadaran untuk membayar zakat. Menurut (Saputra et al. , 2. perhitungan zakat perdagangan yang dilakukan oleh pedagang Pasar Tradisional Modern Kota Bengkulu 98 % tidak sesuai, karena para pedagang tidak menghitung utang, piutang dan modal, selain itu tingkat religiusitas juga merupakan salah satu aspek utama untuk mempengaruhi kesadaran muzakki dalam mengeluarkan zakat dari penghasilan yang mereka dapatkan. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Hindardjo. , & Wajid. Analisis Tingkat Religiusitas. Pendapatan & Kepercayaan Terhadap Kesadaran Membayar Zakat di Kota Tangerang yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan langsung dan positif antara variable religiusitas terhadap peningkatan kesadaran membayar zakat masyarakat kota Tangerang. maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisa, menguji dan mengetahui apakah ada pengaruh antara pemahaman akuntansi zakat dan tingkat religiusitas terhadap kesadaran membayar zakat pada para pelaku usaha atas zakat perdagangan mereka. TINJAUAN PUSTAKA Kesadaran Membayar Zakat Kesadaran sendiri berasal dari kata AusadarAy, artinya tahu, mengerti, ingat, paham, serta terbuka hati dan pikirannya untuk berbuat sesuai dengan hatinya. Kesadaran dapat pula berarti keinsyafan akan perbuatannya kesadaran adalah hati dan pikiran yang telah terbuka tentang apa yang telah dikerjakan (Sujarwa , 1. , dalam konteks ini kesadaran dalam membayar zakat tersebut dapat disimpulkan sebagai kemauan dengan hati dan fikiran terbuka tanpa paksaan dalam menunaikan rukun islam yang wajib untuk dikerjakan apabila telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Aspek dan Indikator Kesadaran Membayar Zakat Kesadaran dalam hal ini adalah kesadaran dalam melakukan kebaikan. Menurut Soekanto terdapat indikator kesadaran, yaitu : Pengetahuan dan Pemahaman Zakat adalah ibadah dalam bidang harta yang mengandung hikmah dan manfaat yang demikian besar dan mulia, baik yang berkaitan dengan muzakki, mustahiq, harta yang dikeluarkan zakatnya, maupun bagi masyarakat keseluruhan. Dengan ini maka akan timbul kesadaran bahwa ada hak orang lain dalam harta yang dimiliki. Sehingga apabila pendapatan telah sampai pada nishab maka dengan segera pula untuk dikeluarkan zakatnya lembaga pengelola zakat (Nasution. Eriyanti : 2. Sikap dan Pola perilaku . Zakat adalah ibadah dalam bidang harta yang mengandung hikmah dan manfaat yang demikian besar dan mulia, baik yang berkaitan dengan muzakki, mustahiq, harta yang dikeluarkan zakatnya, maupun bagi masyarakat keseluruhan. Dengan ini maka akan timbul kesadaran bahwa ada hak orang lain dalam harta yang dimiliki. Sehingga apabila pendapatan telah sampai pada nishab maka dengan segera pula untuk dikeluarkan zakatnya Pemahaman Akuntansi Zakat Pemahaman . adalah bagaimana seorang mempertahankan, membedakan, menduga, menerangkan, memperluas, menyimpulkan, mengeneralisasikan, memberikan contoh, menulis kembali, dan memperkirakan (Arikunto, 2. Sedangkan A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). pemahaman zakat menurut (Sahlan, 2. adalah dengan mengetahui nishab zakat, haul zakat, jenis zakat, memahami perhitungan zakat dan tempat menyalurkan zakat. Sedangkan akuntansi zakat menurut (Pradana, 2. dalam Mufraini dalam penerapannya, akuntansi zakat dana mencakup teknik penghitungan harta wajib zakat yang meliputi pengumpulan, pengidentifikasian, penghitungan beban kewajiban yang menjadi tanggungan muzakki dan penetapan nilai harta wajib zakat serta penyalurannya kepada golongan yang berhak menerima zakat. Standar akuntansi zakat sesungguhnya mempunyai aturan tersendiri dengan melihat sifat zakat ini, standar akuntansi akan mengikuti bagaimana harta dinilai dan diukur (Harahap,Sofyan Safri : 2. Secara umum standar akuntansi zakat akan dijelaskan sebagai berikut: penilaian dengan harga pasar sekarang, aturan satu tahun, kekayaan/aset, aktiva tetap tidak kena zakat nisab . atas jumla. Transaksi Zakat adalah transaksi Zakat. Infaq dan Shadaqah (Umah,U. Ketentuan harta yang wajib dikeluarkan dalam zakat itu pasti, besarannya ada yang 1/40 atau 2,5 % dari jumlah harta, seperti zakat emas, perak, uang tabungan, perniagaan atau Ada juga yang besarnya 1/20 atau 5% dari jumlah harta, seperti zakat panen hasil bumi yang butuh biaya pengairan. Dan ada yang 1/10 atau 10% seperti zakat panen hasil bumi yang tidak butuh biaya pengairan. Bahkan ada juga yang besarnya 1/5 atau 20% seperti zakat rikaz. Sedangkan sedekah yang hukumnya sunnah tidak ditetapkan berapa besarnya. Seseorang boleh menyedekahkan berapa saja dari hartanya, seikhlasnya dan sesukanya. Boleh lebih dari zakat atau juga boleh kurangOSarwatU2. Menurut OBaznasU2019Oharta perdagangan yang dikenakan zakat dihitung dari asset lancar usaha dikurangi hutang yang berjangka pendek . utang yang jatuh tempo hanya satu tahu. Jika selisih dari asset lancar dan hutang tersebut sudah mencapai nisab, maka wajib dibayarkan zakatnya. Caramenghitung zakat maal. Nisab zakat maal 85 gram emas. Kadar zakat maal yaitu 2,5%, dimana cara menghitung zakat perdagangan yaitu 2,5% x . set lancar Ae hutang jangka pende. Penentuan dan perhitungan zakat mal dapat menggunakan alat-alat akuntansi yang sudah banyak dikenal secara umum, beberapa prinsip-prinsip akuntansi yang dapat diterapkan mengikutikarakteristik aset wajib zakat dalam konsep fikih, di antaranya: Prinsip Tahunan . Prinsip Independensi tahun Keuangan . Prinsip standar aset produktif atau potensi produktif . Prinsip standar mencapai nisab . ilai surplu. Prinsip laba bersih . et incom. Prinsip monetary unit . Prinsip penentuan nilai dengan harga pasar . urrent value atau market valu. Dari penjelasan diatas dapat ditarik Kesimpulan bahwa pemahaman zakat merupakan pengetahuan ataupun kemampuan untuk mencerna, memperkirakan, menyimpulkan mengenai zakat perdagangan baik dalam hal dasar perhitungan secara akuntansi, penilaian hingga Tingkat Religiusitas Religiusitas adalah nilai dari pemahaman seseorang terhadap norma-normasyariAoah, khususnya terkait dengan kewajiban zakat, sangat mepengaruhi kesadaran seseorang untuk mengeluarkan zakat kepada mustahiq zakat. Sehinggadapat dikatakan bahwa semakin baik sikap seseorang terhadap suatu objek . ewajiban zaka. , maka semakin tinggi pula kemungkinan seseorang untukmelakukan hal-hal yang sesuai dengan objek tersebutO Analisis Faktor Pendapatan. Kepercayaan Dan Religiusitas Dalam Mempengaruhi Minat MuzakkiUntuk Membayar Zakat Penghasilan Melalui Lembaga Amil ZakatU2016O A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Turner . menjelaskan bahwa religiusitas perwujudan ketaatan beragama dalam keyakinan pola fikir dan perilaku seseorang dalam mengamalkan rukun Islam yang ke tiga. Hasil dari penelitian tersebut menunjukan faktor keimanan dan pengetahuan zakat mempengaruhi pembayaran zakat Tingkat religius seseorang dapat dinilai dan tercermin dalam budaya kehidupan sehari-hari, nilai nilai itu menurut OFathurrohmanU2012O yaitu nilai ibadah, nilai Ruhul Jihad, nilai akhlak dan kedisiplinan, nilai amanah dan ikhlas. METODE PENELITIAN Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana pengertian deskriptif menurut Sugiyono . adalah metode yang berfungsi untuk mendreskripsikan atau memberi gambaran terhadap objek yang diteliti melalui data atau sampel yang telah terkumpul sebagaimana adanya, tanpa melakukan analisis dan membuat kesimpulan yang berlaku umum. Objek penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah pelaku UKM Muslim di Kota Medan yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, kemudian populasi dalam penelitian ini sebanyak 125 UKM yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan dan UKM yang beragama Islam berjumlah 81 orang. Penelitian ini menggunakan 2 variabel independen dan 1 variabel dependen yang diukur menggunakan skala Likert. Menurut Ikhsan dan Ghozali . skala likert merupakan metode untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial. Dalam skala likert, variabel yang diukur dijabarkan menjadi indikator Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah pemahaman akuntansi zakat (X. dan tingkat religiusitas (X. Adapun yang menjadi variabel dependen dalam penelitian ini adalah kesadaran palaku UKM Muslim kota Medan untuk membayar zakat (Y). Tabel 2. Tabel Skala Likert Jawaban Sangat Setuju (SS) Skala Likert Setuju (S) Kurang Setuju (KS) Tidak Setuju (TS) Sangat Tidak Setuju (STS) Sumber : Sugiyono, 2016 HASIL DAN PEMBAHASAN Uji Validitas Validitas Konvergen Validitas konvergen merupakan bagian dari measurement model . odel pengukura. yang dalam SEM-PLS biasanya disebut sebagai outer model sedangkan dalam covariance-based SEM disebut confirmatory factor analysis (CFA) (Mahfud dan Ratmono, 2013:. Terdapat dua kriteria untuk menilai apakah outer model . odel pengukura. memenuhi syarat validitas konvergen untuk konstruk reflektif, yaitu . loading harus di atas 0,7 dan . nilai p signifikan (<0,. (Hair dkk. A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). dalam Mahfud dan Ratmono, 2013:. Tabel 3. Pengujian Validitas Berdasarkan Loading Faktor KMZ1 KMZ10 KMZ11 KMZ2 KMZ3 KMZ4 KMZ5 KMZ6 KMZ7 KMZ8 KMZ9 PAZ1 PAZ10 PAZ11 PAZ12 PAZ13 PAZ14 PAZ2 PAZ3 PAZ4 PAZ5 PAZ6 PAZ7 PAZ8 PAZ9 TR1 TR10 TR11 TR12 TR13 TR14 TR15 TR16 TR2 KMZ KMZ TR3 TR4 TR5 TR6 TR7 TR8 PAZ PAZ A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). TR9 Sumber: Data diolah, 2024 Berdasarkan dari tabel diatas bahwa nilai outer loading tiap indikator a dalah lebih dari 07 dimana menunjukkan bahwa setiap variabel dan indikator yang digunakan dalam penelitian ini valid. Berdasarkan pengujian validitas loading faktor pada Tabel 3, seluruh nilai loading > 0,7, yang berarti telah memenuhi syarat validitas berdasarkan nilai loading. Selanjutnya dilakukan pengujian validitas berdasarkan nilai average variance extracted (AVE) Tabel 4. Pengujian Validitas Berdasarkan Average Variance Extracted (AVE) Average Variance Extracted (AVE) KMZ PAZ Sumber: Data diolah, 2024 Berdasrkan tabel 4 diatas diketahui seluruh nilai AVE > 0,5, yang berarti variabel dan indikator penelitian diatas juga telah memenuhi syarat validitas berdasarkan AVE. Validitas Diskriminan (Discriminant Validit. Validitas diskriminan merupakan model pengukuran dengan refleksif indikator dinilai berdasarkan crossloading pengukuran dengan konstruk. Jika korelasi konstruk dengan item pengukuran lebih besar daripada ukuran konstruk lainnya, maka menunjukan ukuran blok mereka lebih baik dibandingkan dengan blok lainnya. Sedangkan menurut metode lain untuk menilai discriminant validity yaitu dengan membandingkan nilai squareroot of average variance extracted (AVE). Selanjutnya dilakukan pengujian validitas diskriminan dengan pendekatan Fornell-Larcker yang dapat dilihat pada tabel 5 Tabel 5. Pengujian Validitas Diskriminan KMZ PAZ KMZ PAZ Sumber: Data diolah, 2024 Uji Reabilitas Reliabilitas instrumen merupakan syarat untuk pengujian validitas instrumen. Walaupun instrumen yang valid umumnya pasti reliabel, tetapi pengujian reliabilitas instrumen perlu dilakukan. Dalam SEM Pls uji ini dapat dilakukan dengan dua metode yaitu metode Cronbach's Alpha dan Composite Re- liability. Suatu konstruk atau variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai cronbachAos alpha > 0,70. Tabel 6. Hasil Pengujian Reliabilitas Cronbach's Alpha Composite Reliability Hasil Uji A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). KMZ PAZ Sumber: Data diolah, 2024 Reliabel Reliabel Reliabel Pengujian dengan SEM PLS ini menghasilkan gambar model pengukuran . uter mode. sebagai berikut: Gambar 1. Outer Model Gambar 2. Model Pengukuran (Inner Mode. A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Tahap untuk menganalisis data Structural Equation ModellingPartial Least Square (SEM-PLS) terdapat 2 model yaitu outer model, dimana terdapat tiga kriteria di dalam menilai outer model yaitu Convergent Validity. Discriminant Validity dan Composite Reliability dan Inner model yang menggunakan R-square untuk konstruk dependen uji t serta signifikansi dari koefisien parameter jalur struktural dalam menilai pengaruh dari setiap variabel Hasil r-square untuk variabel endogen diatas 0,25 atau 25 % mengindikasikan bahwa model tersebut adalah lemah . , diatas 0,50 atau 50 % mengindikasikan bahwa model tersebut adalah moderat . , sedangkan nilai r-square diatas 0,75 atau 70 % mengindikasikan bahwa model tersebut adalah substansial . Tabel dibawah ini merupakan hasil nilai koefisien determinasi . -squar. dengan menggunakan SmartPLS. Tabel 7. Tabel r-Square R Square 0,598 KMZ Sumber: Data diolah, 2024 R Square Adjusted 0,583 Gambar 3. Output r-Square Uji Hipotesis A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). Pengujian Hipotesis dilakukan berdasarkan hasil pengujian Inner Model . odel struktura. yang meliputi output r-square, koefisien parameter dan t- statistik. Untuk melihat apakah suatu hipotesis itu dapat diterima atau ditolak diantaranya dengan memperhatikan nilai signifikansi antar konstrak, t-statistik, dan p-values. Pengujian hipotesis penelitian ini dilakukan dengan bantuan software SmartPLS (Partial Least Squar. Nilai-nilai tersebut dapat dilihat dari hasil bootstrapping. Rules of thumb yang digunakan pada penelitian ini adalah t-statistik >1,96 dengan tingkat signifikansi p-value 0,05 . %) dan koefisien beta bernilai positif. Nilai pengujian hipotesis penelitian ini dapat ditunjukan pada Tabel 8 dan untuk hasil model penelitian ini dapatdigambarkan seperti tampak pada Gambar 4: Tabel 8. Hasil Path Coefficien Standard Original Sample Deviation Sample Mean (STDEV) (O) (M) PAZ -> KMZ TR -> KMZ T Statistics (|O/STDEV|) P Values Sumber: Data diolah, 2024 Gambar 4. Output Path Coefficien Dari path coefficient di atas dapat dilihat nilai original sampel, p value atau t statistics yang digunakan sebagai acuan untuk mengambil keputusan hipotesis diterima atau hipotesis Hipotesis dapat diterima jika nilai t sta- tistics > t tabel atau p value < 0,05. Hipotesis pertama yaitu pemahaman akuntansi zakat berpengaruh terhadap kesadaran membayar zakat pada UKM muslim di Kota Medan. Berdasarkan hasil pada Tabel 8 terlihat bahwa nilai tstatistics sebesar 1,63 < 1,96 atau bisa dilihat dari p value yang bernilai sebesar 0,103 > 0,05. A 2024 The Author. Published by AIRA. This is an open access article under the CC BY-SA license . ttp://creativecommons. org/licenses/by-sa/4. 0/). dengan nilai original sampel sebesar 0,52 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pemahaman akuntansi zakat terhadap kesadaran membayar zakat, dengan demikian dapat dinyatakan bahwa hipotesis pertama diterima. Hipotesis kedua yaitu tingkat religiusitas berpengaruh terhadap kesadaran membayar Nilai t-statistics tingkat religiusitas terhadap kesadaran membayar zakat yaitu 2,65 > 1,96 atau dapat dilihat dari nilai p value nya yang bernilai 0,008 < 0. 05, hal ini menunjukkan bahwa tingkat religiusitas berpengaruh terhadap kesadaran membayar zakat. Nilai original sampel adalah positif sebesar 0,52 yang juga menunjukkan bahwa arah hubungan antara tingkat religiusitas terhadap kesadaran membayar zakat adalah positif. Dengan demikian hipotesis kedua diterima. Ini dapat diartikan bahwa pemahaman akuntansi zakat mempunyai pengaruh yang tidak terlalu berarti terhadap kesadaran membayar zakat. Bagaimanapun cara menghitung zakat yang baik dan benar berdasarkan standar akuntansi keuangan syariah, namun tidak dapat mempengaruhi minat dan kesadaran para pelaku UKM Muslim di Kota Medan untuk mengeluarkan zakatnya. KESIMPULAN Adapun kesimpulan sebagai berikut: Pemahaman akuntansi zakat tidak serta merta berpengaruh terhadap kesadaran membayar zakat pelaku UKM muslim di Kota Medan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat masih belum memahami cara perhitungan zakat yang benar menurut akuntansi syariah, hal ini ditunjukkan dari adanya pelaku usaha yang belum sepenuhnya mengerti bahwa persediaan barang dagangan, hutang serta piutang usaha merupakan dasar menghitung zakat tersebut, dan masih ada yang menganggap bahwa waktu untuk mengeluarkan zakat perdagangan sama halnya dengan zakat fitrah, karena mereka menganggap tidak ada perbedaan zakat fitrah dengan zakat perdagangan. Tingkat religiusitas mampu mempengaruhi kesadaran membayar zakat para pelaku usaha muslim. Hal ini menunjukkan bahwa ajaran agamalah yang pertama sekali difahami oleh umat islam dalam hal ini mengenai kewajiban membayar zakat. Dimana zakat merupakan rukun islam yang ke 4 yang sama kewajibannya dengan perintah menjalankan sholat. Pelaku usaha ini juga meyakini bahwa mengeluarkan zakat akan membersihkan harta serta semakin dekat dengan Allah SWT. DAFTAR PUSTAKA