277 EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Analisis Kesesuaian Output Web Aplikasi Booble. Id Dengan SAK EMKM Nurul Alifa Humairah1. Hariany Idris2. Azwar Anwar3 Program Studi Akuntani S1 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Makassar. Indonesia Universitas Negeri Makassar. Indonesia E-mail: nurulalifahumairah1@gmail. Article History: Received: 18 Agustus 2025 Revised: 19 September 2025 Accepted: 25 Oktober 2025 Keywords: SAK EMKM. Laporan Keuangan. Booble. Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis apakah output pada aplikasi Booble. id telah sesuai dengan SAK EMKM dan variabel penelitian ini adalah kesesuaian output aplikasi Booble. id dengan SAK EMKM. Pengumpulan data menggunakan data primer berupa dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berdasarkan SAK EMKM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa output web aplikasi Booble. tidak sesuai dengan SAK EMKM berdasarkan indikator yang digunakan antara lain laporan keuangan yang dihasilkan, informasi yang disajikan untuk setiap komponen laporan keuangan, dan informasi komparatif untuk setiap laporan keuangan yang dihasilkan. PENDAHULUAN SAK EMKM disusun untuk memenuhi kebutuhan pelaporan keuangan entitas mikro, kecil, dan menengah. Peraturan Pemerintah (PP) No. 7 tahun 2021 tentang Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah dapat digunakan sebagai acuan dalam mendefinisikan dan memberikan tentang kualitatif EMKM. Standar ini ditujukan untuk digunakan oleh entitas yang tidak atau belum mampu memenuhi persyaratan akuntansi yang diatur dalam SAK ETAP. SAK EMKM berlaku efektif tanggal 1 Januari 2018 dan penerapan dini dianjurkan. Mayoritas pelaku UMKM di Indonesia belum menerapkan SAK EMKM. Penerapan SAK EMKM belum efektif terjadi pada kalangan pengguna SAK EMKM di Indonesia. Hal ini terjadi karena ketidakpahaman pemilik usaha atas pencatatan, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia, serta minimnya pendampiangan dari pemerintah atau regulator. Dampak yang timbul dari tidak adanya pembukuan akuntansi adalah tidak adanya informasi mengenai kondisi keuangan perusahaan yang dibutuhkan oleh para stakeholder . engguna informasi keuanga. dalam pengambilan keputusan baik dalam melakukan investasi atau pendanaan oleh para stakeholder. Teknologi dibidang akuntansi berupa software mulai digunakan dalam proses pencatatan akuntansi seperti MYOB Accounting. Zahir Accounting, dan Easy Accounting System. Namun, perkembangan pesat informasi teknologi beberapa tahun terakhir memunculkan software akuntansi generasi baru yang berbasis web aplikasi antara lain Booble. id yang sangat mudah digunakan bahkan oleh pengguna tanpa latar belakang akuntansi sekalipun karena faktor user experience dan tools/menu yang ditawarkan software ini mudah dipahami, jelas, dan mudah a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Booble. id merupakan sebuah aplikasi pembukuan akuntansi berbasis web aplikasi yang menyediakan fitur kasir multi platform, stok lengkap, pembelian barang lengkap, biaya, jurnal, buku besar, hingga penyusunan laporan keuangan secara Real Time yang ditujukan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah. Dengan adanya Booble. id yang menyediakan layanan pembukuan akuntansi yang ditujukan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah. Booble. id harus mematuhi seluruh aturan yang ditetapkan dan diatur dalam Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengan (SAK EMKM). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah (SAK EMKM) merupakan standar akuntansi yang ditujukan untuk usaha-usaha yang tergolong usaha mikro, kecil, dan menengah berdasarkan UU 20 tahun 2008 tentang Usaha Mikro. Kecil, dan Menegah. Permasalahan yang muncul dari web aplikasi akuntansi ini terkait kesesuaian SAK EMKM dengan aplikasi akuntansi berbasis web aplikasi, kemudahan dalam penggunaannya, pengembangan terhadap laporan yang dihasilkan, minimnya pengetahuan tentang aplikasi yang ditawarkan dan bagaimana pengembangan terhadap aplikasi tersebut. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan pendekatan dengan mengimplementasikan jenis penelitian deskriptif dan metode deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dengan cara mengamati dan menganalisis dokumen yang berhubungan dengan penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif, yaitu melakukan analisis terhadap laporan yang dihasilkan Booble. Id lalu membandingkannya dengan laporan yang ditetapkan SAK EMKM. HASIL DAN PEMBAHASAN Laporan Yang Dihasilkan Berdasarkan perbandingan laporan keuangan yang dihasilkan dari Booble. Id dengan laporan yang ditetapkan SAK EMKM, terdapat perbedaan laporan keuangan yang dihasilkan dari pembukuan berdasarkan SAK EMKM dengan Booble. Id yaitu laporan posisi keuangan dan catatan atas laporan keuangan. SAK EMKM mensyaratkan laporan keuangan minimum terdiri dari laporan posisi keuangan pada akhir periode, laporan laba rugi selama periode, dan catatan atas laporan keuangan yang berisi tambahan dan rincian pos-pos tertentu yang relevan. Perbedaan pertama yaitu tidak tersediannya laporan posisi keuangan yang dapat dijadikan acuan atau tolak ukur ketidaksesuaian output Booble. Id dengan SAK EMKM, perbedaan kedua yaitu catatan atas laporan keuangan yang mana hal ini tidak dapat dijadikan acuan atau tolak ukur ketidaksesuaian Booble. ID dengan pembukuan berdasarkan SAK EMKM, karena catatan atas laporan keuangan bukan hasil . dari sistem melainkan deskriptif atau penjalasan terkait kebijakan dan informasi tambahan terkait pos-pos yang dimuat dalam catatan atas laporan keuangan yang disusun secara manual . idak memerlukan sistem dalam penyusunanny. sehingga dapat disimpulkan bahwa output Booble. Id dengan pembukuan berdasarkan SAK EMKM tidak sesuai. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Informasi Yang Disajikan Untuk Setiap Komponen Laporan Keuangan Tabel. 1 Perbandingan Laporan Laba Rugi Berdasarkan Output Booble. Id dengan Laporan Laba Rugi Berdasarkan SAK EMKM DOTA 2 COMPUTER LAPORAN LABA RUGI PERIODE 31 OKTOBER 2024 (Dalam Rupia. Nama Akun Bobble. SAK EMKM Pendapatan Penjualan Retur Penjualan Pendapatan Bersih Harga Pokok Penjualan Laba Kotor Beban Operasional Biaya Operasional Biaya Listrik Biaya PDAM/Air Biaya Jaringan Biaya Gaji Beban Iklan Beban Listrik dan Telepon Beban Perlengkapan Beban Penyusutan Beban Asuransi Beban Sewa Beban Gaji dan Upah Beban Lain-lain Jumlah Beban Operasional Laba Operasi Beban dan Pendapatan Non Operasional Pendapatan Bunga Beban Administrasi Bank Beban Bunga Jumlah Beban dan Pendapatan Non Operasional Laba Sebelum Pajak Beban Pajak Penghasilan Laba Bersih a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Berdasarkan perbandingan laporan laba rugi Booble. Id dengan pembukuan SAK EMKM terlihat perbedaan yang signifikan seperti pengakaun pendapatan yang mana pada SAK EMKM menerapkan akrual basis yang jeleskan bahwa pengakuan pendapatan dapat diakui ketika terdapat hak atas pembayaran yang diterima atau yang masih harus diterima baik pada masa sekarang atau masa depan. Dalam kondisi jumlah arus kas masih harus diterima tidak dapat diukur secara andal atau waktu penerimaan arus kasnya tidak dapat dipastikan, maka pendapatan diakui pada saat kas diterima dengan memperharikan ketentuan jika pembeli membayar sebelum barang atau jasa tersebut diberikan, maka entitas mengakui penerimaan tersebut sebagai liabilitas, yaitu pendapatan dibayar dimuka dan jika pembeli belum membayar ketika barang atau jasa tersebut telah diterima, maka entitas mengakui adanya aser yaitu piutang usaha, sedangkan pada Booble. Id menerapkan cash basis yang mana pendapatan diakui saat kas diterima. Perbedaan selanjutnya pada input transaksi penjualan Booble. Id tidak ada opsi untuk pencatatan PPN sehingga saldo penjualan pada sistem SAK EMKM dan Booble. Id berbeda. Pada pencatatan beban Booble. Id tidak menyediakan tools untuk menambahkan akun yang dibutuhkan sehingga pencatatan untuk beban operasional tidak rinci berdasarkan akun yang dibutuhkan pada setiap transaksi, hal ini yang membuat penyajian beban opersional pada Booble. Id dan SAK EMKM berbeda sama halnya pada pencatatan beban dan pendapatan non operasional tidak dapat disajikan karena keterbatasan tools untuk menambahkan akun yang dibutuhkan. Tabel. 2 Perbandingan Laporan Posisi Keuangan Berdasarkan Output Booble. Id dengan Laporan Posis Keuangan Berdasarkan SAK EMKM DOTA 2 COMPUTER LAPORAN POSISI KEUANGAN PER 31 OKTOBER 2024 (Dalam Rupia. ASET Bobble. SAK EMKM N/A Nama Akun Aset Aset Lancar Kas di Bank Piutang Dagang Cadangan Kerugian Piutang Persediaan Barang Dagang Perlengkapan Kantor Asuransi Dibayar Dimuka Sewa Dibayar Dimuka Pajak Dibayar Dimuka PPN Masukan PPN Dibayar Dimuka Jumlah Aset Lancar Aset Tetap Peralatan Akumulasi Penyusutan Peralatan Jumlah Aset Tetap Jumlah Aset Kewajiban Ekuitas a. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Kewajiban Kewajiban Lancar Hutang Dagang Hutang Beban Hutang Pajak Penghasilan Hutang PPN PPN Keluaran Jumlah Kewajiban Lancar Kewajiban Jangka Panjang Hutang Bank Jumlah Kewajiban Ekuitas Modal Prive Laba (Rug. Periode Ini Jumlah Ekuitas Jumlah Kewajiban Ekuitas N/A N/A Berdasarkan hasil dari perbandingan informasi yang disajikan pada laporan posisi keuangan yang dihasilkan Booble. Id, tidak menyajikan seluruh informasi yang disyaratkan SAK EMKM. Terkait informasi nominal untuk setiap rekening yang disajikan terkhusus pada laporan laba rugi, terdapat perbedaan dalam penyajian informasi rekening dan nominal yang disajikan dikarenakan Booble. Id tidak memiliki fitur untuk intup neraca awal, buku pembantu hutang dan piutang, jurnal umum, jurnal khusus, hingga jurnal penyesuaian dan dapat disimpukna berdasarkan perbandingan informasi yang disajikan, output Booble,Id tidak sesuai dengan pembukuan bersadarkan SAK EMKM. Perbandingan Informasi Komparatif Untuk Setiap Laporan Keuangan Yang Dihasilkan Dengan SAK EMKM. Berdasarkan hasil perbandingan informasi komparatif untuk setiap laporan keuangan yang dihasilkan SAK EMKM. Booble. Id telah sesuai dengan pembukuan berdasarkan SAK EMKM karena laporan keuangan . yang dihasilkan Booble. Id telah menyajikan informasi koparatif laporan keuangan baik harian, mingguan, bulanan, semesteran maupun tahunan. KESIMPULAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan, maka dalam penulisan ini dapat ditarik Kesimpulan sebagai berikut: Output web aplikasi dalam hal ini adalah Booble. menunjukkan tidak sesuai dengan SAK EMKM. Hal ini dapat dibuktikan dengan 3 inikator penilaian yaitu laporan keuangan yang dihasilkan, informasi yang disajikan untuk setiap komponen laporan keuangan, dan informasi koperatif untuk setiap laporan keuangan yang Adapun beberapa saran dan masukan atas hasil penelitian: Kepada Booble. Id agar melakukan pengembangan terkait kemudahan dalam mengakses dan kemudahan dalam penggunaan web aplikasi Booble. Id terkhususnya melengkapi proses pembuatan laporan keuangan mulai dari input kelengkapan informasi neraca awal, buku pembantu, jurnal umum, jurnal khusus, jurnal penyesuaian, dan menambahkan laporan posisi keuangan berdasarkan SAK EMKM agar pengguna aplikasi ini sesuai ditujukan pada UMKM. ISSN : 2828-5298 . EKOMA : Jurnal Ekonomi. Manajemen. Akuntansi Vol. No. November 2025 Kepada peneliti selanjutnya bisa menerapkan web aplikasi Booble. id pada industri lain seperti jasa, manufaktur, pertanian, perikanan budidaya, perikanan tangkap, peternakan atau usaha perseorangan yang masih dalam lingkup UMKM dan mejadikan penelitian ini untuk menguji output Booble. Id dengan indikator penilaian yang berbeda. DAFTAR REFERENSI Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Indonesia. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah. Jakarta: Grha Akuntan. Hartono,W. Perancangan Sistem Akuntansi Penjualan Tunai Pada Toko Satria Ponsel Pekanbaru. IAI. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah. Jakarta: Grha Akuntan. http://w. id/v03/standar-akuntansi-keuangan/sak Indriani. Pengaruh Marjin Laba Bersih. Pertumbuhan Penjualan Dan Set Kesempatan Investasi Terhadap Kebijakan Dividen Pada Perusahaan Sektor Makanan Dan Minuman Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017. Bandung. Irsyad. Uji Penerapan SAK EMKM Pada Sistem Pembukuan Akuntansi Berbasis Cloud Computing. Iswandir. Penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro. Kecil, dan Menengah (EMKM) Pada Usaha Dagang Toko Rizky Busana. Kieso. Intermediate Accounting Seventeenth Edition. New Jersey: Wiley. Manehat. Meninjau Penerapan SAK EMKM Pada UMKM di Indonesia Sebuah Studi Literatur. Mulyadi. Sistem Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat Mutiah. Penerapan Penyusunan Laporan Keuangan Pada UMKM Berdasarkan SAK EMKM. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan. Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Mikro. Kecil, dan Menengah Surahmi. Penerapan Akuntansi Dalam Penyusunan laporan Keuangan Pada Perusahaan Beez Solution Berdasarkan SAK EMKM Menggunakan Aplikasi MYOB. Suryawinata. Pengembangan Aplikasi Berbasis Web. Sidoarjo: UMSIDE Press. Widjaja. Pokok-Pokok Analisis Laporan Keuangan. Harvarindo. Widjajanto. Sistem Informasi Akuntansi. Jakarta: Erlangga a. ISSN : 2828-5298 .