UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN REMAJA MELALUI KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN MENGENAI KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA Sumiati Sinaga1. Kiki Hardiansyah Safitri2. Marina Kristi Layun Rining3 Program Studi Ilmu Keperawatan. ITKES Wiyata Husada Samarinda *email: 1sumiatisinaga@stikeswhs. id, 2kikihardiansyahs@stikeswhs. marinalayun@stikeswhs. Abstrak Masa remaja merupakan suatu fase peralihan dari masa anak-anak menuju masa dewasa, dimana proses pengenalan dan pengetahuan tentang reproduksi akan dimulai pada masa ini. Menjaga Kesehatan reproduksi yang meliputi sistem, fungsi dan proses reproduksi adalah hal yang sangat penting bagi remaja, karena merupakan asset dalam jangka panjang. Kurangnya edukasi mengenai kesehatan reproduksi, dapat memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penyakit menular seksual, kehamilan diluar nikah dan aborsi yang dapat menghilangkan nyawa remaja. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan remaja tentang Kesehatan reproduksi baik wanita maupun pria. Metode: Pendekatan pelaksanaan PkM ini adalah survey cross sectional, yang melibatkan 32 peserta, berlangsung pada bulan Februari 2020. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diukur baik sebelum dan setelah dilakukan penyeluhan kesehatan. Hasil: Terdapat Peningkatan Pengetahuan sebeum dan setelah dilakukan penyuluhan Kesehatan, dan selama penyuluhan dilaksanaka peserta kooperartif dan aktif bertanya. Rekomendasi: kegiatan Pengabdian masyarakat dapat dilakukan lebih lanjut dan perlu kerjasama lintas program Kata Kunci: Pengetahuan. Penyuluhan Kesehatan. Remaja. Kesehatan reproduksi Abstrac Adolescence is a phase of transition from childhood to adulthood, where the process of recognition and knowledge about reproduction will begin at this time. Maintaining reproductive health which includes systems, functions and reproductive processes is very important for adolescents, because it is an asset in the long run. Lack of education about reproductive health, can lead to things that are not desirable, such as sexually transmitted diseases, pregnancy and abortion that can eliminate the lives of adolescents. Method: The approach using a cross-sectional survey, involving 32 participants, took place in February Data collection used a questionnaire collected before and after health education. Results: There was an increase in knowledge before and after the Health Education, and the participants were cooperative during intervention and actively asked questions. Recommendation: