Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR CAMAT ULU IDANOTAE KABUPATEN NIAS SELATAN Herisokhi Giawa Mahasiswa Prodi Manajemen. Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Nias Raya . erisokhigiawa@gmail. Abstrak Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif asosiatif yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antar variabel yaitu sebab dan akibat. Penelitian dilaksanakan di Kantor Kecamatan Ulu Idanotae yang terletak di Kabupaten Nias Selatan. Menggunakan ukuran sampel sebanyak 32 pekerja. Analisis data yang dilakukan dengan menggunakan item pernyataan secara parsial menunjukkan bahwa variabel gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Nilai thitung sebesar 7,784 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 1,697 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,036 juga lebih besar dari ambang batas sebesar 0,05. Sedangkan untuk disiplin kerja nilai thitung sebesar 2,309 lebih besar dibandingkan dengan nilai ttabel sebesar 1,697 dan tingkat signifikan sebesar 0. 28 > 0. 05 untuk disiplin kerja terhadap kinerja pegawai maka dapat disimpulkan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan disiplin kerja ada pengaruh terhadap kinerja. Secara simultan variabel gaya kepemimpinan dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai pada kantor camat ulu idanotae kabupaten nias selatan, dimana nilai Fhitung 37. 630 > tabel 1. 697 dan tingkat signifikan 054> 0. Kata Kunci: Gaya kepemimpinan. disiplin kerja. Abstract This study utilizes an associative quantitative research approach with the objective of exploring the correlation between variables, specifically focusing on cause and effect relationships. It was carried out at the Ulu Idanotae Subdistrict Office, situated in South Nias Regency, with a sample size consisting of 32 employees. The analysis of data, conducted through partial statement items, reveals that the leadership style variable exhibits a statistically significant positive impact on employee performance, as evidenced by a t-value of 7. 784, surpassing the critical value of 1. 697, with a significance level of 0. 036, which is greater than the threshold of 0. Similarly, regarding work discipline, the t-value is 2. 309, exceeding the critical threshold of 1. 697, with a significance level of 28, indicating no statistically significant impact on employee performance. Consequently, it can be inferred that both leadership style and work discipline variables play a role in influencing employee performance. Furthermore, when examined collectively, the variables of leadership style and work discipline significantly affect employee performance at the Ulu Idanotae sub-district https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X South Nias district, with an F value of 37. 630, surpassing the critical value of 1. 697, and a significance level of 0. 054, which is higher than 0. Keywords: Leadership style. work sicipline. Pendahuluan untuk berkolaborasi dan memahami guna Sumber daya manusia memegang mencapai tujuan bisnis tanpa rasa takut. peranan penting dalam suatu organisasi. Kepemimpinan yang efektif dalam suatu khususnya individu yang membentuk organisasi memerlukan memiliki pola pikir sumber daya tersebut. Tenaga kerja adalah visioner, faktor utama dalam menentukan kemajuan pengaruh terhadap bawahan, keterampilan atau kemunduran suatu perusahaan. Untuk organisasi yang mahir, dan kemampuan mencapai tujuan organisasi, diperlukan membimbing standar bawahan organisasi dan mampu melaksanakan individunya. Kualitas-kualitas tanggung jawab yang diberikan. merupakan bagian integral dari gaya Sebagaimana oleh kepemimpinan unik seorang pemimpin. Nawawi . Sumber Daya Manusia Kepemimpinan yang efektif melibatkan adalah individu yang berfungsi sebagai pengembangan aset berharga dalam suatu bisnis dan dapat kemampuan diukur secara kuantitatif. Mereka mewakili organisasi dan membina lingkungan kerja kemajuan yang bercirikan etos kerja yang kuat. Setiap organisasi atau instansi sehingga berupaya produksi. Tujuannya meningkatkan kinerja personelnya, guna membimbing, mencapai tujuan organisasi atau instansi memanfaatkan seluruh potensi sumber pemerintah tersebut. Instansi pemerintah daya manusia organisasi. membutuhkan individu yang memiliki Gaya kepemimpinan mengacu pada pengetahuan luas dan keterampilan luar kapasitas individu untuk membimbing, biasa, serta berkomitmen untuk mengelola mempengaruhi, guna mengelola orang lain atau bawahan untuk meningkatkan kinerja pegawai. Suatu mencapai lembaga pemerintah memerlukan personel kesadaran Gaya yang kompeten, termasuk pemimpin dan kepemimpinan mengacu pada cara di mana pelaksana, untuk memastikan keberhasilan seorang pemimpin berinteraksi dengan dan pelaksanaan keputusan dan pencapaian mengelola bawahannya, mempengaruhi tujuan yang ditetapkan dalam setiap tindakan mereka dan pada akhirnya menentukan sejauh mana tujuan dan Moeheriono . harapan organisasi terpenuhi. Gagasan kepemimpinan tentang gaya kepemimpinan terutama dan berkaitan dengan cara seorang pemimpin individu berinteraksi tertentu, biasanya melalui hubungan sekelompok individu. Hal ini mencakup interpersonal dan motivasi yang efektif, pendekatan, https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X pemimpin terhadap berbagai situasi, serta kemampuan mereka untuk berkomunikasi mengembangkan, dan mengawasi tugastugas yang dilakukan oleh karyawan. Oleh karena itu, pentingnya pemimpin dalam sebuah perusahaan sangat penting untuk mencapai tujuan organisasi sepenuhnya. Menurut Mangkuprawira . , disiplin kerja mengacu pada kualitas individu yang secara sadar menaati peraturan dan ketentuan suatu bisnis Disiplin kerja merupakan suatu praktik manajerial yang berfungsi sebagai sarana pengaturan perilaku pegawai untuk menjamin kepatuhan terhadap standar organisasi dan memenuhi tujuan atau sasaran perusahaan. Disiplin kerja adalah pendekatan manajerial yang berupaya menginspirasi karyawan untuk memenuhi tuntutan banyak peraturan dan norma dalam Disiplin karyawan sangat penting karena mereka berperan sebagai wakil utama dalam memberikan layanan yang memuaskan dan luar biasa. Administrasi disiplin karyawan yang efisien sangat penting karena berkorelasi langsung dengan produktivitas individu Pengaruh terhadap peningkatan kinerja sangatlah Banyak pegawai yang masih kurang disiplin dalam menaati jam kerja sehingga berdampak pada menurunnya kinerja dan pelayanan yang kurang baik. Untuk maksimal, seseorang tidak hanya harus memiliki keterampilan dan kemampuan yang diperlukan, namun juga dorongan tingkat tinggi, kegembiraan, dan komitmen yang teguh terhadap upaya keras. Kinerja mengacu pada keberhasilan individu dalam menyelesaikan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya. Kinerja dipandang sebagai penggabungan hasil kerja . al-hal yang perlu dicapai seseoran. dan kompetensi . ara seseorang Efektivitas kepemimpinan ditentukan oleh kemampuannya dalam menjalankan beberapa peran dan tanggung jawab, seperti memberikan pengaruh, memberdayakan orang lain, memfasilitasi memberikan arahan dan bimbingan, serta memupuk komitmen. Kinerja pengurus hanya sebatas fungsi dan tanggung jawabnya dalam memanfaatkan pengaruh, profesionalisme, pemberdayaan, mobilitas, motivasi, pengarahan, bimbingan, dan pembinaan komitmen. Namun, hal tersebut independensi, dan kinerja kepemimpinan. Sudaryo dan rekan . Kinerja merupakan faktor yang sangat menentukan dalam upaya mencapai suatu tujuan. Pencapaian bergantung pada kinerja yang efektif baik oleh tim atau individu. Sebaliknya, ketidakmampuan mencapai target yang telah ditetapkan merupakan konsekuensi dari kinerja di bawah standar baik seseorang maupun tim. Berdasarkan observasi awal penulis di kantor Kecamatan Ulu Idanotae Kabupaten Nias Selatan, terdapat fenomena gaya kepemimpinan yang menunjukkan adanya pegawai tertentu yang mengabaikan tugas yang diberikan oleh atasannya. Misalnya, kecenderungan untuk mengalihkan tugas mereka kepada rekan kerja, sering memprioritaskan penggunaan perangkat https://jurnal. id/index. php/JIM Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X ketidakharmonisan dalam hubungan kerja, yang ditandai dengan komunikasi yang tidak efektif dan tingkat keegoisan yang tinggi di antara mereka. Kurangnya disiplin kerja dapat disebabkan oleh pegawai yang tidak mengatur waktunya secara efektif dalam melaksanakan kewajibannya. Hal ini terlihat dari pengamatan bahwa pegawai tertentu sering datang terlambat ke kantor penyelesaian tugas mereka. Akibat permasalahan ini, nampaknya terjadi penurunan kinerja pegawai. Hal ini disebabkan karena masih terdapat pegawai yang tidak dapat melaksanakan tugasnya sesuai jangka waktu yang telah ditentukan karena tidak menaati tenggat waktu yang telah ditetapkan. Misalnya, karyawan tertentu memilih untuk menunda pekerjaan yang diberikan atasannya dan lebih memprioritaskan waktu luang daripada mengerjakan tugas mereka dengan cepat. Selain itu, individu-individu tertentu seringkali tidak hadir pada jam kerja yang Metodologi Penelitian Jenis penelitian kuantitatif kausal yang disebut sebab akibat digunakan dalam penelitian ini. Data primer, yang digunakan dalam penelitian ini. Data penelitian ini berasal dari survei yang dilakukan kepada seluruh pekerja di kantor Kecamatan Ulu Idanotae Kabupaten Nias Selatan. Penelitian bertempat di kantor Kecamatan Ulu Idanotae Kabupaten Nias Selatan. dan durasi penyelidikan adalah satu bulan. Pesertanya adalah seluruh pegawai Kantor Camat Ulu Idanotae Kabupaten Nias Selatan. Peneliti menggunakan keseluruhan sampling dalam penelitian ini, artinya 32 orang dipilih secara acak dari keseluruhan populasi penelitian. Menurut Sugiyono . , halaman 139 Ausampling jenuh adalah teknik penentuan sampel apabila seluruh anggota populasi dijadikan sampelAy. Pegawai di Kantor Kecamatan Ulu Idanotae Kabupaten Nias Selatan dijadikan sampel penelitian ini. Metode pengumpulan data ini pernyataan kepada responden untuk dilengkapi guna mengumpulkan informasi. Ada dua bagian survei: yang pertama adalah studi faktor kinerja karyawan, yang mencakup sepuluh pertanyaan pernyataan. kedua adalah motivasi kerja yang juga Menggunakan skala likert merupakan menentukan skor atau nilai. https://jurnal. id/index. php/JIM Hasil Penelitian dan Pembahasan Uji Instrumen Alat asersi yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian dan kumpulan data yang akan diperiksa akan sangat menentukan hasil pengolahan data yang menjadi bukti hipotesis. Pengujian validitas dan pengujian reliabilitas adalah dua cara untuk mengevaluasi keakuratan data yang dipertimbangkan. Data yang diproses sah dan dapat dipercaya. Sebelum dilakukan untuk memastikan validitas dan Uji Validitas Mendapatkan total skor item pernyataan sebesar 10 pada uji validitas variabel Gaya Kepemimpinan (X. Disiplin Kerja (X. , dan Kinerja Pegawai Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X (Y). Korelasi Total Terkoreksi merupakan kolom yang menampilkan nilai-nilai pengolahan data. Perangkat lunak untuk Windows. SPSS 20. validitas pernyataan tersebut. Tabel 1 Hasil Validitas Variabel Penelitian Gaya Kepemimpinan (X. Disiplin Kerja (X. Kinerja Pegawai (Y) Reabilitas Statistiks Reabilitas Statistiks Reabilitas Statistiks ,878 Uji Reliabilitas Untuk mengetahui apakah alat ukur tersebut konsisten dan mampu menahan pengukuran berulang maka digunakan uji reliabilitas. Hal ini dilakukan dengan mengacu pada Cronbach Alpha yang dapat dipercaya pada Tabel 2. Tabel 2. Uji Reabilitas Variabel Penelitian Sumber: Olahan peneliti 2024 CronbachAos N of CronbachAos N of CronbachAos N of Alpha Items Alpha Items Alpha Items ,890 bersumber dari data perolehan pegawai pada Kantor Ulu Idanotae. Nilai rhitung > rtabel menunjukkan hal ini. ,917 Rhtg X1 Rhtg X2 Rhtg Y R Tabel Ket 0,370 0,513 0,694 0,349 Valid 0,629 0,628 0,520 0,349 Valid 0,608 0,569 0,749 0,349 Valid 0,548 0,780 0,786 0,349 Valid 0,678 0,647 0,591 0,349 Valid 0,784 0,625 0,749 0,349 Valid 0,653 0,710 0,583 0,349 Valid 0,598 0,422 0,610 0,349 Valid 0,861 0,416 0,795 0,349 Valid 0,614 0,780 0,824 0,349 Valid Sumber: Olahan peneliti 2024 Keabsahan pernyataan mengenai gaya kepemimpinan, disiplin kerja, dan kinerja pegawai yang terdapat dalam kuesioner dapat disimpulkan dari hasil https://jurnal. id/index. php/JIM Hasil uji coba pengolahan data menunjukkan bahwa uji reliabilitas menunjukkan nilai CronbachAos Alpha untuk gaya kepemimpinan sebesar 0,890 > 0,6, nilai CronbachAos Alpha untuk disiplin kerja sebesar 0,878 > 0,6, dan nilai CronbachAos Alpha untuk kinerja karyawan sebesar 0,917 > 0,6. Data diperoleh dari kuesioner yang responden di Kantor Kecamatan Ulu Idanotae. Suatu instrumen penelitian Cronbach Alpha-nya lebih dari 0,6, sebagaimana dikemukakan oleh Wisnu dan Permana . Item instrumen penelitian dapat disimpulkan dapat diandalkan karena skor Cronbach Alpha lebih dari 0,60. Uji Model Regresi Deskriptif variabel peneltian Tabel 3. Deskriptif Variabel Penelitian Gaya Kepemimpinan (X. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 Statistics Gaya Kepemimpinan Valid Missing Mean Std. Error of Mean Median Mode Std. Deviation Variance Skewness Std. Error of Skewness Kurtosis Std. Error of Kurtosis Range Minimum Maximum Sum Percentiles Sumber: Olahan Peneliti 2024. 44,81 ,653 45,50 3,693 13,641 -,669 ,414 -,626 ,809 35,50 38,00 43,75 Sebanyak kuesioner yang peneliti bagikan guna menyusun data yang digunakan dalam penelitian kuantitatif ini. Data variabel yang diperoleh dalam penelitian deskriptif dapat dijelaskan menggunakan metrik seperti rata-rata, deviasi standar, skewness, masing-masing mengukur penyebaran dan konsentrasi Data tersebut bersifat platikurtik, memuncak dan ekor yang relatif pendek, sesuai dengan data penilaian deskriptif pada tabel 3. Datanya berkisar antara 36 hingga 49, dengan jumlah 1434, dan nilai statistik sebagai berikut: rata-rata 44,81 , 45,50 untuk median, 40 untuk modus, 3,693 untuk simpangan baku, -0,669 untuk kemiringan, dan -0,626 untuk kesalahan Tabel 4 https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Dis (X2 Statistics Gaya Kepemimpinan Valid Missing Mean Std. Error of Mean Median Mode Std. Deviation Variance Skewness Std. Error of Skewness Kurtosis Std. Error of Kurtosis Range Minimum Maximum Sum Percentiles Sumber: Olahan Peneliti 2024. 44,81 ,653 45,50 3,693 13,641 -,669 ,414 -,626 ,809 40,50 45,50 48,00 4 menunjukkan data deskriptif penilaian disiplin kerja. Hal ini menunjukkan bahwa data bersifat platikurtik, artinya memiliki puncak agak datar dan ekor relatif pendek, dengan mean 39,22, median 38,00, modus 37, standar deviasi 4,784, nilai skewness 0,124, a standard error 0,809, minimal 30, maksimal 49, dan jumlah Tabel 5 Deskriptif Variabel Peneltian Kinerja Pegawai (Y) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 Tabel 4. 5 menunjukkan data deskriptif penilaian kinerja. Terlihat nilai statistiknya adalah sebagai berikut: mean 44,56, median 45,00, modus 45, simpangan baku 3,417, skewness -,785, dan standard error 0,809. Datanya berkisar antara 37 hingga 49, dengan Artinya data mengikuti distribusi platikurtik yang berarti puncaknya agak datar dan ekornya relatif pendek. Uji Asumsi Klasik Pada pengujian ini terdapat beberapa uji asumsi klasik yang terdiri dari uji normalitas dan uji heteroskedasitas. Uji Normalitas Berdasarkan hasil uji normalitas data penelitian dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 6 Hasil Uji Normalitas Data E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Statistics Gaya Kepemimpinan Valid Missing Mean e Std. Error of Mean t Median o Mode r Std. Deviation o Variance Skewness Std. Error of Skewness k Kurtosis e Std. Error of Kurtosis d Range a Minimum s Maximum Sum i Percentiles i Sumber: Olahan Peneliti 2024. 44,81 ,653 45,50 3,693 13,641 -,669 ,414 -,626 ,809 42,25 45,00 47,00 Sumber: Olahan Peneliti 2024. Berdasarkan tabel di atas bahwa kolmogrov smirnov gaya kepemimpinan sebesar 0,126 > 0,05, disiplin kerja sebesar 0,635 > 0,05 dan kinerja pegawai sebesar 0,053> 0,05, maka dapat disimpulkan uji normalitas berdistribusi normal. Uji Hetoroskedastisitas Adapun heteroskedastisitas penelitian dapat di lihat pada gambar di bawah ini: Gambar 1 https://jurnal. id/index. php/JIM Karena titik-titik pada gambar tidak mengelompok menjadi pola tertentu, maka dapat disimpulkan bahwa heteroskedastisitas tidak menjadi Oleh karena itu, model regresi memenuhi premis dasar bahwa varians residu tetap konstan di seluruh data dan tidak menjalani pemeriksaan asumsi klasik apa pun. Uji Multikolonieritas Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Adapun hasil uji multikolonieritas penelitian dapat di lihat pada gambar di bawah ini: Tabel 7 Hasil Uji Normalitas Data Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Std. Error Beta (Constan. 5,948 4. Gaya Kepemimpinan Disiplin Kerja Collinearity Statistics Tolerance VIF Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: Olahan Peneliti 2024. Berdasarkan tabel di atas bahwa multikolonieritasdapat dilihat kolom VIF dapat diketahui bahwa nilai VIF motivasi, kompensiasi terhadap kinerja pegawai 1. 036 < 10 dan nilai 965 > 0. 1, maka disimpulkan bahwa model regresi linear bebas dari multikolonieritas atau tidak adanya masalah multikolonieritas. Pengujian Hipotesis Bagian konsep ini akan mengkaji mengenai hasil penelitian melalui uji parsial dan koefisien determinasi. Uji Parsial (UjiT) Pengujian hipotesis ini dilakukan secara parsial antara penilaian motivasi dan kompensiasi terhadap kinerja Hasil uji parsial dapat dilihat pada tabel di bawah ini: Tabel 8 Hasil Uji Parsial (Uji T) https://jurnal. id/index. php/JIM Coefficientsa Model Sig. (Constan. Gaya Kepemimpinan Disiplin Kerja Dependent Variable: Kinerja Pegawai Sumber: Olahan Peneliti 2024. Berdasarkan tabel uji parsial di atas bahwa nilai thitung 7. 784> tabel 1. dan tingkat signifikan sebesar 0. sedangkan untuk disiplin kerja nilai 309> ttabel 1. 697 dan tingkat signifikan sebesar 0. 28 > 0. 05 untuk disiplin kerja terhadap kinerja pegawai maka dapat disimpulkan bahwa variabel gaya kepemimpinan dan disiplin kerja ada pengaruh terhadap kinerja pegawai di Kantor Camat Ulu Idanotae. Uji Simultan ( Uji F) Berdasarkan perhitungan melalui output SPSS, nilai uji Fdapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 9 Hasil Uji Simultan (Uji F) ANOVAa Model Sig. Regression Residual Total Dependent Variable: Kinerja Predictors: (Constan. Gaya Kepemimpinan. Disiplin Kerja Sumber: Olahan Peneliti 2024. Berdasarkan tabel uji parsial di atas bahwa nilai Fhitung 37. 630 > tabel 1. dan tingkat signifikan sebesar 0. 054> 0. maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh gaya kepemimpinan dan disiplin Jurnal Ilmiah Mahasiswa Nias Selatan Vol. 8 No. 1 Edisi Januari 2025 kerja terhadap kinerja pegawai di Kantor Camat Ulu Idanotae. Berdasarkan perhitungan melalui output SPSS, nilai R2 dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 10 Hasil Uji Determinasi Model Summaryb Adjusted R Std. Error of Model R Square Square the Estimate Sumber: Olahan Peneliti 2024 Dari hasil pengolahan data pada tabel, diperoleh nilai koefisien determinasi R2 722, sehingga dapat diartikan bahwa gaya kepemimpinan dan disiplin Penutup Berdasarkan tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada kantor camat ulu idanotae kabupaten nias selatan. Adapun hipotesis penelitian ini yaitu diduga bahwa secara parsial dan kepemimpinan dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada kantor camat ulu idanotae kabupaten nias selatan. Maka dapat ditarik kesimpulannya bahwa. Pada tingkat tertentu di Kantor Kecamatan Ulu Idanotae Kabupaten Nias Selatan, variabel gaya kepemimpinan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai . hitung = 7,784 > ttabel = 1,697, taraf signifikan = 0,036 > 0,. , sekaligus , variabel disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja . hitung = 2,309 > ttabel = 1,697, taraf signifikan = 0,28 > 0,. https://jurnal. id/index. php/JIM E-ISSN : 2828-0946 P-ISSN: 2614-381X Sedangkan nilai F sebesar 37,630 > tabel 1,697 dan tingkat signifikansi 0,054 > 0,05 mempengaruhi kinerja pegawai pada kantor Kecamatan Ulu Idanotae Kabupaten Nias Selatan. Penilaian R2 Tabel hasil pengolahan data menunjukkan nilai R2 sebesar 0,722 berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Daftar Pustaka