Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 6 No. Desember 2024 eISSN 2746-1769 HUBUNGAN PERILAKU IBU HAMIL DENGAN STATUS KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS SIBREH ACEH BESAR RELATION BETWEEN PREGNANT WOMEN'S BEHAVIOR AND DENTAL ORAL HYGIENE STATUS AT SIBREH ACEH BESAR PUBLIC HEALTH CENTER Niakurniawati1. Herry Imran2. Cut Ratna Keumala3 Program Studi Kesehatan Gigi Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Aceh Jln. Soekarno-Hatta Kampus Terpadu Poltekkes Aceh. Aceh Besar. Indonesia Email penulis koresponden : niakurniawati679@gmail. ABSTRAK Perilaku ibu hamil sangat perlu diperhatikan karena pada saat hamil ibu sangat rentan terkena penyakit gigi dan mulut seperti karies gigi dan kalkulus. Ibu hamil seringkali malas menjaga kebersihan gigi dan mulut selama kehamilan karena mual dan muntah, sehingga penyikatan gigi kadang-kadang tidak dilakukan secara rutin. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan perilaku ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu hamil yang berkunjung untuk memeriksakan kehamilan di Poli KIA Puskesmas Sibreh Aceh Besar selama seminggu dan memenuhi kriteria jumlah sampel. Sampel penelitian menggunakan accidental sampling yang berjumlah 30 responden. Pengumpulan data melalui wawancara menggunakan kuesioner dan pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut. Analisa data menggunakan uji statistic ChiAesqure. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan terbanyak pada kategori kurang baik 66,7%, sikap pada kategori kurang baik 56,7%, tindakan pada kategori kurang baik 63,3% dan status kebersihan gigi dan mulut pada kategori buruk 43,3%. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut (P value = 0,. , ada hubungan sikap dengan status kebersihan gigi dan mulut (P value = 0,. , ada hubungan tindakan dengan status kebersihan gigi dan mulut (P value = 0,. Disarankan kepada ibu hamil untuk meningkatkan pengetahuan tentang kebersihan gigi dan mulut dengan mengikuti kegiatan penyuluhan yang diadakan oleh tenaga kesehatan dan lakukan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Kata Kunci : Perilaku. Ibu Hamil. Kebersihan Gigi dan Mulut ABSTRACT It is very important to pay attention to the behavior of pregnant women because during pregnancy pregnant women are very susceptible to dental and oral diseases such as dental caries and calculus. Usually, during pregnancy, pregnant women are lazy about maintaining oral hygiene due to nausea and vomiting, so they only occasionally brush their teeth. The aim of the research was to determine the relationship between the behavior of pregnant women and the status of oral hygiene at the Sibreh Aceh Besar Community Health Center. This type of research is analytical with a cross sectional design. The population in the study were all pregnant women who visited for a pregnancy check-up at the Sibreh Aceh Besar Health Center KIA Polyclinic for a week and met the sample size criteria. The research sample used accidental sampling, totaling 30 respondents. Data was collected through interviews using questionnaires and dental and oral hygiene examinations. Data analysis used the chi-square statistical test. The results of the study showed that the most knowledge was in the poor category at 66. 7%, attitudes were in the unfavorable category 7%, actions were in the unfavorable category 63. 3% and dental and oral hygiene status was in the poor It can be concluded that there is a relationship between pregnant women's knowledge and oral hygiene status (P value = 0. , there is a relationship between attitudes and oral hygiene status (P value = 0. , there is a relationship between actions and oral hygiene status (P value = 0. It is Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 6 No. Desember 2024 eISSN 2746-1769 recommended for pregnant women to increase their knowledge about dental and oral hygiene by participating in counseling activities held by health workers and diligently brushing their teeth at least twice a day. Keywords: Behavior. Pregnant Mother. Dental and Oral Hygiene PENDAHULUAN Kesehatan adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan ekonomis (UU tentang Kesehatan, 2. Selain kesehatan tubuh secara umum, kesehatan gigi dan mulut juga merupakan bagian penting dari kesehatan tubuh secara . Kesehatan gigi dan mulut sangat penting karena gigi dan gusi yang rusak dan tidak dirawat akan menyebabkan rasa sakit, gangguan pengunyahan dan dapat mengganggu kesehatan tubuh lainnya. Mulut merupakan tempat yang sangat ideal bagi perkembangan bakteri. Bila tidak dibersihkan dengan sempurna, sisa makanan yang terselip bersama bakteri akan bertambah banyak dan membentuk koloni yang disebut plak, yaitu lapisan film tipis, lengket dan tidak berwarna. Jika tidak disingkirkan dengan melakukan menghancurkan email gigi dan akhirnya menyebabkan gigi berlubang. Perilaku ibu hamil didefinisikan sebagai suatu kegiatan atau aktivitas selama masa kehamilan. Perilaku ini meliputi pengetahuan, sikap dan tindakan. Beberapa penelitian menyatakan bahwa tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan ibu hamil dapat mempengaruhi tingkat kesehatan gigi dan mulut. Pengetahuan ibu hamil yang buruk tentang kesehatan mulut merupakan masalah yang signifikan di Nepal bagian timur karena sebagian besar wanita hamil tidak mengunjungi dokter gigi karena Terdapat kesenjangan dalam pengetahuan dan praktik terkait perawatan gigi dan mulut pada wanita selama kehamilan. Kesehatan mulut tidak dipandang sebagai prioritas, lagi pula biaya merupakan hambatan umum untuk mencari perawatan gigi selama kehamilan. Studi ini menyarankan perlunya strategi pencegahan yang melibatkan dokter gigi dan penyedia layanan antenatal untuk meningkatkan kesehatan mulut ibu di Nepal timur dengan memperkuat kebutuhan untuk menjaga kebersihan mulut yang baik selama kehamilan dan pentingnya kunjungan ke klinik gigi. Sikap merupakan respon tertutup seseorang terhadap suatu stimulus atau Secara teori pembentukan sikap pada ibu hamil ini sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dan tindakannya pula. Pengetahuan yang baik akan membentuk sikap yang baik pula. Kesadaran yang di tunjukkan melalui sikap mereka yang dikategorikan sedang disebabkan karena setiap responden yang mempunyai kesadaran untuk merubah perilakunya. Hal ini sesuai dengan salah satu teori perubahan perilaku yang dikemukakan oleh WHO, yang menyatakan bahwa salah satu alasan seseorang menunjukkan sikap dalam hal memperoleh kesehatan adalah suatu inovasi yang dapat memotivasi Melalui inovasi atau programprogram kesehatan, responden mengadopsi nilai-nilai yang baik berkaitan dengan upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut . enyikat gig. , sehingga mereka memiliki kesediaan untuk berubah. Tindakan itu dipengaruhi oleh sikap dan pengetahuannya. Apabila sikap dan pengetahuan ibu hamil kurang maka tindakan pada ibu hamil tersebut akan kurang juga. Tindakan ibu hamil itu bisa dipengaruhi dari hormon estrogen dan progesteron yang bisa naik turun di saat umur kehamilan muda, dan pada umur kehamilan tua biasanya hormon tersebut Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 6 No. Desember 2024 eISSN 2746-1769 akan kembali menjadi normal dengan sendirinya jadi tindakannya ibu hamil setiap saat akan berubah-rubah. Kehamilan merupakan suatu proses alamiah yang melibatkan beberapa perubahan pada bagian tubuh, termasuk gigi dan mulut. Perubahan tersebut meliputi perubahan anatomi, fisiologi dan . Pada ibu hamil seringkali merasakan keluhan pada gigi dan mulutnya selama masa kehamilan, misalnya sakit gigi dan gusi sering berdarah akibat terjadinya peradangan. Selama kehamilan, terjadi peningkatan gangguan gigi dan mulut akibat perubahan hormonal dalam tubuh, yang secara keradangan gusi dan melibatkan beberapa perubahan pada bagian tubuh lainnya, seperti perubahan secara anatomi, fisiologi dan psikologi. Kebersihan gigi dan mulut merupakan tindakan yang bertujuan untuk membersihkan dan menyegarkan gigi dan Tindakan pembersihan gigi dan mulut dapat mencegah penularan penyakit melalui mulut, memperbaiki fungsi sistem penguyahan, serta mencegah penyakit gigi dan mulut seperti penyakit pada gigi dan . Indeks yang digunakan untuk mengukur tingkat kebersihan gigi dan mulut salah satunya adalah Oral Hygiene Index Simplified (OHI -S). Untuk mendapatkan hasil OHIS yang baik, ibu hamil selama masa kehamilan tetap menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan pentingnya menjaga oral hygiene selama hamil, mengkonsumsi makanan yang berserat serta rajin melakukan kontrol kesehatan pada fasilitas kesehatan selama masa kehamilan. Hasil Riskesdas . menyatakan bahwa proporsi masalah kesehatan gigi dan mulut di Indonesia adalah sebesar 57,6%, sedangkan proporsi perilaku menyikat gigi setiap hari sebesar 94,7% dan proporsi perilaku menyikat gigi dengan benar sebesar 2,8%. Ini menandakan bahwa kondisi kebersihan pada gigi dan mulut sebagian besar Indonesia Hasil penelitian yang dilakukan oleh Munadirah . tentang gambaran perilaku ibu hamil terhadap kesehatan gigi dan mulut di Kelurahan Sapaya Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa pada 15 ibu hamil menunjukkan bahwa tingkat kebersihan gigi ibu hamil di daerah tersebut tergolong kategori buruk dengan persentase 53,3%, hal ini disebabkan karena perilaku ibu hamil yang masih tergolong tidak perhatian dalam menjaga kesehatan gigi dan mulutnya, yakni munculnya debris dan kalkulus meningkat karena ibu hamil kurang cermat dalam melakukan pembersihan plak. Perilaku ibu hamil yang malas menggosok gigi mengakibatkan OHIS menjadi buruk. Hasil penelitian Obi . menyatakan bahwa perilaku ibu hamil yang kurang memperhatikan keadaan rongga mulut dengan hasil indeks OHI-S berdasarkan usia kehamilan dilakukan pemeriksaan pada usia trimester pertama, kedua dan ketiga, dimana terlihat pada trimester 2 terdapat . ,3%) dengan kriteria buruk dan pada trimester 3 terdapat . ,1%) dengan kriteria buruk dan usia kehamilan trimester 1 hanya . ,6%) indeks kebersihan gigi dan mulutnya Dapat disimpulkan bahwa pada masa kehamilan trimester 2 dan 3 merupakan puncak terjadinya kondisi oral ibu hamil mengalami perubahan dan biasanya terjadi . Puskesmas Sibreh merupakan salah satu pusat pelayanan masyarakat yang terletak di wilayah Aceh Besar yang preventif, kuratif dan rehabilitative. Puskesmas Sibreh juga merupakan puskesmas rawat jalan yang melayani KIA (Kesehatan Ibu dan Ana. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal pada 15 ibu hamil yang berkunjung ke poli KIA Puskesmas Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 6 No. Desember 2024 eISSN 2746-1769 Sibreh Aceh Besar didapatkan hasil pemeriksaan kebersihan gigi dan mulut pada 7 ibu hamil dengan kriteria buruk, 5 ibu hamil dengan kriteria sedang dan 3 ibu hamil dengan kriteria baik. Hasil wawancara awal dengan ibu hamil menyatakan bahwa menyikat gigi kadangkadang saja dilakukan, dikarenakan rasa mual dan muntah sehingga ibu hamil malas untuk membersihkan rongga Hal ini disebabkan karena perilaku ibu hamil yang masih kurang peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut serta pengetahuan yang masih kurang tentang kebersihan gigi yang terjadi pada saat kehamilan. Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian tentang AuHubungan Perilaku Ibu Hamil Dengan Kebersihan Gigi Dan Mulut Di Puskesmas Sibreh Aceh Besar Ay accidental sampling sehingga penelitian ini mendapatkan sampel yang berjumlah 30 responden. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner, alat diagnosa set dan kartu status pasien (KSP). Pengumpulan data diperoleh melalui kuesioner untuk mengetahui pengetahuan, sikap dan tindakan ibu hamil tentang menggunakan alat diagnosa set serta kartu status pasien untuk pemeriksaan status kebersihan gigi dan mulut pada ibu hamil yang berkunjung di Puskesmas Sibreh Aceh Besar. Analisa data menggunakan uji statistic Chi-square dengan taraf signifikan O0,05. Penelitian ini telah diuji etik oleh KEPK dan telah mendapat Surat Persetujuan Etik LB. 03/015/2023 HASIL PENELITIAN METODE PENELITIAN Hasil pengolahan data berdasarkan yang di peroleh pada saat penelitian akan disajikan dalam bentuk tabel dan narasi sebagai Penelitian ini bersifat analitik dengan desain cross sectional untuk mengetahui hubungan perilaku ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu memeriksakan kehamilan di poli KIA Puskesmas Sibreh Aceh Besar selama lebih kurang satu minggu dan memenuhi kriteria jumlah sampel. Sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Distribusi pengetahuan ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut. Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar Tabel 1. Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar Kebersihan Gigi dan Mulut Uji Pengetahuan Statistik Total % Baik Sedang Buruk Baik 20,0 2 20,0 10 = 0,05 Kurang Baik 30,0 11 55,0 20 df= 2 Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 6 No. Desember 2024 eISSN 2746-1769 Total 26,7 13 43,3 30 p= 0,036 Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p=0,036 dimana terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar. Distribusi frekuensi hubungan sikap ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut. Hubungan Sikap Ibu Hamil dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar Tabel 2. Hubungan Sikap Ibu Hamil dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar Kebersihan Gigi dan Mulut Sikap Total Uji Statistik Baik Sedang Buruk Baik 46,2 5 38,5 2 15,4 13 = 0,05 Kurang Baik 17,6 3 17,6 11 64,7 17 df= 2 Total 30,0 8 26,7 13 43,3 30 p= 0,026 Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p=0,026 dimana terdapat hubungan yang signifikan antara sikap ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar. Distribusi frekuensi hubungan tindakan ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan Hubungan Tindakan Ibu Hamil dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar Tabel 3. Hubungan Tindakan Ibu Hamil dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar Kebersihan Gigi dan Mulut Uji Statistik Baik Sedang Buruk Tindakan Total % F % Baik 63,6 2 18,2 2 18,2 11 = 0,05 Kurang Baik 10,5 6 31,6 11 57,9 19 df= 2 Total 30,0 8 26,7 13 43,3 30 p= 0,008 Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 6 No. Desember 2024 eISSN 2746-1769 Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p=0,008 dimana terdapat hubungan yang signifikan antara tindakan ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar. PEMBAHASAN Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar Hasil uji statistik chi- square diperoleh nilai p=0,036 dimana terdapat pengetahuan ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar. Peneliti kebersihan gigi dan mulut sangat perlu Tingkat pemahaman ibu hamil tentang kebersihan gigi dan mulut dapat mencerminkan sikap dan perilaku mereka dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Perubahan hormonal selama kehamilan dapat mempengaruhi kebersihan gigi dan mulut, dan jika ibu hamil tidak mengetahui cara menjaga kebersihan gigi dan mulut, hal ini dapat mengakibatkan berbagai penyakit di rongga mulut Penelitian Hamzah dkk . menyatakan bahwa ibu hamil dengan tingkat pengetahuan yang baik berbanding lurus dengan rongga mulut yang bersih atau OHI-S yang baik dan pada hasil tingkat pengetahuannya sedang memiliki kriteria OHI-S sedang, serta pada tingkat pengetahuan buruk memiliki OHI-S yang buruk pula. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan tingkat pengetahuan pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut dengan kebersihan rongga mulut pada ibu hamil dengan P value=0,36 < 0,05. Sejalan Wijayanti dan Suwito . rata-rata pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut salah satu Puskesmas Sukaharjo tahun 2022 yaitu 6,26 dengan kategori cukup. pengetahuan ibu hamil juga dapat dipengaruhui oleh sumber informasi. Ibu hamil harus menghadiri acara penyuluhan atau membaca buku untuk mmperluas pengetahuan mereka. Semakin banyak sumber informasi yang digunakan maka Kemampuan ibu hamil dalam penyerapan informasi juga mendukung perolehan informasi, ibu hamil harus bermanfaat bagi mereka. Pengetahuan merupakan suatu mengungkapkan semua yang dipikirkan baik itu berupa pendapat, jawaban lisan maupun tertulis. Pengetahuan dalam penelitian ini adalah hasil tahu ibu hamil tentang kesehatan gigi Pengetahuan adalah hasil tahu ibu hamil bagaimana cara untuk melakukan perawatan gigi, kapan waktu untuk melakukan pemeriksaan gigi Dalam pengetahuan baik, cukup, dan kurang. Pengetahuan hasil ingin AutahuAy dan pengindraan terhadap suatu objek tertentu. Pengindraan terhadap suatu objek melalui panca indra manusia yakni penglihatan, pendengaran, penciuman, rasa dan raba Sebagian pengetahuan manusia diterima melalui mata dan telinga. Pengetahuan adalah dasar dari terbentuknya suatu perilaku. Seseorang dikatakan kurang pengetahuan apabila dalam suatu waktu tertentu ia tidak mampu mengenal, menjelaskan dan menganalisis suatu keadaan. Hubungan Sikap Ibu Hamil dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p=0,026 dimana terdapat hubungan yang signifikan antara sikap ibu hamil Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 6 No. Desember 2024 eISSN 2746-1769 dengan status kebersihan gigi dan mulu t di Puskesmas Sibreh Aceh Besar. Penulis berasumsi bahwa sikap sangat berpengaruh bagi ibu hamil karena apabila sikap ibu hamil baik tentu menunjukkan tanggapan ibu hamil yang baik dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut sehingga ibu hamil bebas dari penyakit yang ada dalam rongga mulut. Jika sikap ibu hamil kurang baik maka tanggapan ibu hamil dalam memelihara kebersihan gigi dan mulut juga kurang Berdasarkan hasil penelitian Diana . terdapat 4% wanita hamil malas menyikat gigi karena menyikat gigi menyebabkan muntah. Hasil ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan penelitian di Iran yang menunjukkan 40,3% responden berhenti menyikat gigi karena muntah. Apabila muntah timbul pada saat menyikat . Sikap merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup terhadap suatu stimulus atau objek. Sikap bukan merupakan suatu tundakan atau perilaku melainkan suatu kesiapan untuk bereaksi terhadap objek dilingkungan tertentu sebagai suatu penghayatan terhadap objek. Hubungan Tindakan Ibu Hamil dengan Status Kebersihan Gigi dan Mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar kebersihan gigi dan mulut bagaimana cara memelihara kebersihan gigi dan mulut agar terlihat bersih dan bebas dari berbagai penyakit yang ada di mulut. Penelitian ini sejalan dengan Munirah . tindakan dalam hal kesehatan gigi selama kehamilan penting untuk dilakukan oleh ibu hamil. Selain tindakan menjaga kebersihan gigi dan mulut juga tentang tindakan lainnya. Dalam penelitian Munirah ibu hamil diberikan kuesioner tentang tindakan yang dilakukan selama masa kehamilan untuk melihat berapa banyak ibu hamil yang melakukan tindakan kesehatan gigi dan mulut dengan baik. Tindakan ibu hamil terhadap kebersihan gigi dan mulut tergolong kurang baik. Ibu hamil belum menunjukkan kepedulian yang cukup terhadap kesehatan gigi selama kehamilan, yang berdampak pada kesehatan gigi dan Tindakan merujuk pada kegiatan seseorang yang tertuju pada hal . Tindakan merupakan perilaku yang merujuk pada suatu objek yang telah Seseorang melakukan tindakan berdasarkan pola pikir yang didasarkan pada pengetahuan dan sikap terhadap objek tertentu. Pengetahuan yang baik diikuti sikap yang mendukung akan berdampak pada kegiatan yang positif maka akan memiliki kecenderungan melakukan tindakan pencegahan penyakit gigi dan mulut yang baik. KESIMPULAN Hasil uji statistik chi-square diperoleh nilai p=0,008 dimana terdapat hubungan yang signifikan antara tindakan ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar. Penulis berasumsi bahwa aktivitas pada saat hamil sangat perlu di perhatikan dalam menjaga kebersihan gigi dan mulut. Sehingga aktivitas ibu hamil tersebut dapat berpengaruh terhadap kondisi kehamilan terutama janin ibu hamil. Salah satu yang dapat berpengaruh terhadap masalah Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan sebagai berikut : Ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar dengan nilai P = 0,036<0,05. Ada hubungan yang signifikan antara sikap ibu hamil dengan status kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar dengan nilai P=0,026<0,05. Ada hubungan yang signifikan antara tindakan ibu hamil Jurnal Kesehatan Gigi dan Mulut (JKGM) Vol. 6 No. Desember 2024 eISSN 2746-1769 dengan status kebersihan gigi dan mulut di Puskesmas Sibreh Aceh Besar dengan nilai P=0,008<0,05. Status kebersihan gigi dan mulut ibu hamil di Puskesmas Sibreh Aceh Besar paling banyak dengan kategori buruk . ,3%). DAFTAR PUSTAKA