Jurnal Basicedu Volume 4 Nomor 3 Tahun 2020 Halm. 754 - 764 JURNAL BASICEDU Research & Learning in Elementary Education https://jbasic. org/index. php/basicedu/index Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja Dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja Guru di Sekolah Dasar Aris Tri Haryanto1. Septiana Novita Dewi2. Siti Fatonah3 STIE Adi Unggul Bhirawa Surakarta1,2,3 E-mail : arisharyanto26@yahoo. id1 septianadewi25@yahoo. id2 siti. fatonah@stie-aub. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris kepuasan kerja intrinsik memediasi kompetensi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja Guru SD di Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Populasi dalam penelitian ini adalah guru di SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen sejumlah 72 guru, dengan teknik sampel sensus, sehingga jumlah sampel sebanyak 72 responden. Hasil Uji Hipotesis kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja intrinsik. Lingkungan kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja intrinsik. Kompetensi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Kepuasan kerja intrinsik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Hasil uji F dapat disimpulkan secara bersama-sama variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Hasil nilai R2 total sebesar 0,609 dapat diartikan variasi kinerja guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen dijelaskan oleh variabel kompetensi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja intrinsik sebagai variabel intervening sebesar 60,9% dan sisanya 39,1% dijelaskan variabel lain diluar model penelitian sebagai contoh budaya organisasi, pengawasan, dan Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa dari analisis jalur dapat diperoleh kesimpulan bahwa pengaruh langsung kompetensi kerja adalah jalur yang efektif untuk meningkatkan kinerja. Kata kunci: kompetensi kerja, lingkungan kerja, kepuasan kerja intrinsik, kinerja Abstract This study aims to empirically examine intrinsic job satisfaction mediating work competence and the work environment on the performance of elementary school teachers in Cluster 1 Sidoharjo. Sragen Regency. The population in this study were 72 elementary school teachers in Sidoharjo. Sragen regency, with a census sample technique, so that the total sample was 72 respondents. Hypothesis Test Results work competence has a positive and significant effect on intrinsic job satisfaction. The work environment has a negative and not significant effect on intrinsic job satisfaction. Work competence has a positive and significant effect on performance. The work environment has a positive and significant effect on performance. Intrinsic job satisfaction has a positive and significant effect on performance. The F test results can be concluded together that the independent variables have a significant effect on the performance of elementary school teachers in the Sidoharjo Cluster 1 Sragen Regency. The results of the total R2 value of 0. 609 can be interpreted as variations in the performance of elementary school teachers in Sidoharjo Cluster 1 Sragen Regency explained by variables of work competence, work environment, and intrinsic job satisfaction as intervening variables by 60. 9% and the remaining 39. 1% are explained by other variables outside the research model for example organizational culture, supervision and incentives. The path analysis results show that from the path analysis it can be concluded that the direct effect of work competence is an effective path to improve performance. Keywords: work competence, work environment, intrinsic job satisfaction, performance Copyright . 2020 Aris Tri Haryanto. Septiana Novita Dewi. Siti Fatonah A Corresponding author : Address : Perum Graha Sine Asri Sragen. Sumber Asri. Sine. Sragen Email : arisharyanto26@yahoo. DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. ISSN 2580-3735 (Media Ceta. ISSN 2580-1147 (Media Online Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja Dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja Guru di Sekolah Dasar- Aris Tri Haryanto. Septiana Novita Dewi. Siti Fatonah DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. pemerintah akan dapat menjalankan pekerjaan PENDAHULUAN Di era reformasi dan perkembangan jaman yang ingin dicapai di dalam kegiatan sekolah. globalisasi sumber daya manusia merupakan Guru dituntut untuk mampu menyelesaikan pemberdayaan yang paling utama dalam sekolah. tugas dan tanggung jawabnya secara efektif dan Dengan berbagai tantangan yang terjadi di dalam Keberhasilan guru dapat diukur melalui sekolah dan aktivitas menejemen berjalan dengan kepuasan konsumen, berkurangnya jumlah keluhan dan tercapainya target yang optimal untuk berpengetahuan dan berketerampilan tinggi serta melayani masayarakat. Menurut Handoko . mungkin sehingga kinerja guru dapat meningkat. penyelesaian tugasnya secara efektif dan efisien Kinerja guru merupakan hasil atau prestasi kerja serta melakukan peran dan fungsinya dan itu guru yang dinilai dari segi kualitas maupun semua berhubungan linear dan berhubungan positif bagi keberhasilan suatu kantor desa sebagai ditentukan oleh pihak sekolah. Kinerja yang baik adalah kinerja yang sesuai standar sekolah dan Terdapat faktor negatif yang dapat menurunkan mendukung tercapainya tujuan sekolah. Sekolah kinerja guru. Diantaranya adalah menurunnya keinginan guru untuk mencapai prestasi kerja, kurangnya ketepatan waktu dalam penyelesaian manusianya, karena hal tersebut merupakan faktor pekerjaan sehingga kuarang menaati peraturan. kunci untuk meningkatkan kinerja guru. Pengaruh yang berasal dari lingkungannya, teman Peningkatan kinerja guru akan membawa sekerja yang juga menurun semangatnya dan tidak kemajuan bagi sekolah untuk dapat bertahan dalam adanya contoh yang harus dijadikan acuan didalam menjalankan roda pemerintahan. Oleh karena itu pencapaian prestasi kerja yang baik. Tingkat upaya-upaya untuk meningkatkan kinerja guru keabsenan didalam kehadiran, tingkat kepuasan, merupakan tantangan manajemen yang paling kehadiran selalu terlambat dan pulang tidak tepat serius karena keberhasilan untuk mencapai tujuan waktu hampir setiap kantor desa. Semua itu dari misi dan visi sekolah tergantung pada kualitas merupakan sebab menurunnya kinerja guru dalam Menurut Mathis dan Jackson . , kinerja adalah apa yang dilakukan guru, sehingga ada yang mempengaruhi kombinasi guru sekolah antara lain: kuantitas output, kualitas output, jangka waktu output, kehadiran ditempat kerja, dan sikap koperatif. Kinerja yang tinggi sangatlah keseluruhan akan meningkat sehingga sekolah diharapkan oleh sekolah. Semakin banyak guru Semakin Semakin Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja Dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja Guru di Sekolah Dasar- Aris Tri Haryanto. Septiana Novita Dewi. Siti Fatonah DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. produktivitas sekolah secara keseluruhan akan Kepuasan kerja dilatar belakangi oleh faktorAefaktor, yaitu imbalan jasa, rasa aman, menjalankan roda pemerintahan yang ingin dicapai pengaruh antar pribadi, kondisi lingkungan kerja, di dalam melayani masyarakat. Menurut Handoko . kinerja juga dapat diukur melalui penyelesaian tugasnya secara pengembangan dan peningkatan diri. efektif dan efisien serta melakukan peran dan kepuasan kerja intrinsik merupakan aspek yang fungsinya dan itu semua berhubungan linear dan dinilai sebagai aspek ekstrinsik dari sekolah, berhubungan positif bagi keberhasilan kinerjanya. sejalan dengan konsep kepuasan kerja intrinsik Faktor negatif yang dapat menurunkan kinerja tersebut, penilaian ini memfokuskan pada masalah guru, seperti menurun keinginan guru untuk yang berkaitan dengan aspek kepuasan kerja mencapai prestasi kerja, kurangnya ketepatan intrinsik dalam peningkatan kinerja guru. Hal ini waktu dalam penyelesaian pekerjaan sehingga didasarkan pada pemikiran Siagian . yang kurang menaati peraturan. Pengaruh yang berasal menyatkan bahwa prestasi kerja masih dianggap dari lingkungannya, teman sekerja yang juga menurun semangatnya dan tidak adanya contoh pemenuhan kepuasan kerja intrinsik, karena para yang harus dijadikan acuan di dalam pencapaian guru yang diliputi rasa tidak puas atas hal yang prestasi kerja yang baik. Atas dasar fenomena serta memperlemah kinerja akan memberikan dampak teori yang dikemukan oleh para ahli, maka dalam bagi sekolah yang bersifat negatif. Aspek Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan berkaitan dengan kinerja guru pada SD Gugus 1 kerja guru pada dasarnya dapat dibedakan menjadi Sidoharjo Kabupaten Sragen. dua kelompok. yaitu faktor instrinsik dan faktor Faktor yang mempengaruhi kinerja guru Faktor instrinsik adalah faktor yang adalah kepuasan kerja. Menurut Davis . berasal dari diri guru dan dibawa oleh setiap guru mengemukakan bahwa kepuasan kerja adalah sejak mulai bekerja di tempat pekerjaannya. kondisi kesukaan atau ketidaksukaan menurut Sedangkan faktor ekstrinsik menyangkut hal-hal pandangan guru terhadap pekerjaannya, sedangkan yang berasal dari luar diri guru, antara lain kondisi menurut Luthans . mengemukakan bahwa fisik lingkungan kerja, interaksinya dengan guru kepuasan kerja intrinsik adalah suatu keadaan Lingkungan kerja adalah dimana guru melakukan menyenangkan yang dihasilkan dari penilaian pekerjaan sehari-hari. Lingkungan kerja yang suatu pekerjaan atau pengalaman kerja. FaktorAe faktor yang mendasar yang terkait erat dengan memberikan rasa aman dan memungkinkan para kinerja adalah kepuasan kerja yang berkaitan guru untuk dapat bekerja optimal sesuai dengan dengan kesejahteraan. Lingkungan Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja Dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja Guru di Sekolah Dasar- Aris Tri Haryanto. Septiana Novita Dewi. Siti Fatonah DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. mempengaruhi emosi guru. Menurut Wright et. ,al. Kompetensi berkaitan dengan kemampuan . Jika guru menyenangi lingkungan kerja individu oleh karena itu efektivitas manajemen dimana dia bekerja, maka guru tersebut akan betah dalam sebuah organisasi akan berhasil apabila di tempat kerjanya untuk melakukan aktivitas mampu mengenali perbedaan individu yang ada di sehingga waktu kerja digunakan secara efektif dan Kompetensi dapat diartikan suatu optimis, prestasi kerja juga tinggi. Menurut kemampuan pelaksanaan tugas sesuai dengan ilmu Kartono . membagi lingkungan ke dalam pengetahuan dan ketrampilan serta teknologi dan kedua kelompok yaitu kondisi-kondisi material pengalaman yang berhubungan dengan bidang dan kondisi-kondisi psikis. Dalam batasan tersebut terlihat bahwa lingkungan kerja bukan hanya Kompetensi di SD Gugus 1 Sidoharjo menyangkut lingkungan fisik tempat bekerja saja. Kabupaten Sragen selama ini masih belum tetapi juga mencakup aspek-aspek fisik dan psikis optimal, hal ini disebabkan tingkat pendidikan yang ditimbulkan oleh lingkungan fisik maupun pekerjaan itu sendiri, akan membentuk guru berkualitas karena akan mendidik karakter anak terhadap lingkungan kerja. Lingkungan kerja bangsa di usia anak-anak. Tingkat pendidikan guru adalah lingkungan dimana para guru tersebut akan mempengaruhi cara belajar mengajar di Lingkungan kerja merupakan tempat para dalam kelas dan akan mempengaruhi anak-anak guru melakukan pekerjaan sesuai dengan tanggung SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen masing-masing. Lingkungan merupakan sesuatu yang berada disekitar para manusianya sebenanya semua guru memiliki pekerja dan dapat mempengaruhi dirinya dalam kemampuan yang baik dalam bekerja, tetapi menjalankan tugas yang dibebankan kepadanya, sehingga pembangunan dan pengembangan berarti diselenggarakan mengakibatkan kinerja guru di SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen menjadi berdampak positif. Salah satu aspek dalam kurang optimal. Selain itu terdapat lingkungan pembangunan adalah terciptanya lingkungan kerja kerja yang kurang mendukung dalam pelaksanaan yang kondusif. Lingkungan kerja yang nyaman pemberdayaan sekolah, hal ini menyebabkan menyenangkan dan membuat krasan penghuninya. peralatan kerja, ruang kerja yang kurang nyaman. Kompetensi merupakan kemampuan atau ventilasi yang kurang dan prosedur yang tidak pengetahuan yang dimiliki seseorang AuCompetence is the ability or the knowledge of a personAy. mendukung produktivitas kerja akan menimbulkan Kompetensi atau kemampuan sebauh trait . awaan kepuasan kerja intrinsik bagi para guru di SD atau dipelajar. yang mengijinkan seseorang Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Selain itu mengerjakan sesuatu mental atau fisik (Robbins, belum adanya kompetensi kerja yang baik. Pembentukan Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja Dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja Guru di Sekolah Dasar- Aris Tri Haryanto. Septiana Novita Dewi. Siti Fatonah DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. menyebabkan guru dalam mengerjakan pekerjaan sering tidak tepat waktu, hal ini mengakibatkan Tabel 1. Hasil Uji Reliabilitas Variabel kinerja guru di SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen perlu ditingkatkan. Berdasarkan uraian di atas dan dari fenomena yang ada maka perlu dilakukan AuKepuasan Kerja Kompetensi kerja Lingkungan kerja Kepuasan kerja Kinerja Alpha Cronbach 0,805 0,934 0,733 Keterangan 0,786 Reliabel Reliabel Reliabel Reliabel Sumber : Data yang diolah, 2020 Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja (Study pada Guru SD di Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Hasil Analisis Jalur (Path Analysi. I Tabel 2. Hasil Analisis Jalur Persamaan 1 Srage. Ay. Coefficientsa METODE Unstandardized Coefficients Std. Error 16,223 3,015 ,328 ,078 -,066 ,109 Penelitian kuantitatif, yang menggunakan data primer dengan menggunakan angket atau kuesioner yang diisi Model (Constan. Kompetensi Kerja Lingkungan Kerja Standardized Coefficients Beta ,451 -,065 5,381 4,187 -,600 Sig. ,000 ,000 ,551 Dependent Variable: Kepuasan Kerja Intrinsik Sumber : Data yang diolah, 2020 oleh responden. Populasi dalam penelitian ini adalah guru di SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Dari hasil persamaan regresi pertama di Sragen sejumlah 72 guru. Teknik pengambilan atas, dijelaskan sebagai berikut: sampel menggunakan teknik sensus, yaitu seluruh Y1 = 0,451 X1 - 0,065 X2 i1 anggota populasi dijadikan sebagai sampel. Teknik Keterangan: analisis yang digunakan adalah analisis jalur (Path 1 = Nilai koefisien regresi kompetensi kerja sebesar 0,451, hal ini menunjukkan bahwa Analysi. kompetensi kerja berpengaruh positif terhadap HASIL DAN PEMBAHASAN kepuasan kerja intrinsik Guru SD Gugus 1 Hasil Uji Instrument Sidoharjo Kabupaten Sragen. Hasil uji validitas nilai rhitung keseluruhan 2 = Nilai koefisien regresi lingkungan kerja indikator yang diuji bernilai positif dan lebih besar sebesar -0,065 hal ini menunjukkan bahwa dari nilai rtabel yang besarnya adalah 228. Karena lingkungan kerja berpengaruh negatif terhadap keseluruhan nilai rhitung semua indikator yang diuji kepuasan kerja intrinsik Guru SD Gugus 1 lebih besar daripada nilai rtabel, maka dapat di ambil Sidoharjo Kabupaten Sragen. kesimpulan bahwa semua butir indikator dalam penelitian ini dinyatakan valid. Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja Dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja Guru di Sekolah Dasar- Aris Tri Haryanto. Septiana Novita Dewi. Siti Fatonah DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. dapat dilihat dari nilai signifikansi yaitu 0,000 Hasil Analisis Jalur (Path Analysi. 2 Tabel 3. Hasil Analisis Jalur Persamaan 2 < 0,05. (Hipotesis 1 terbukt. Coefficie ntsa Model Unstandardized Coefficients Std. Error -1,739 3,518 ,479 ,086 ,278 ,108 ,284 ,118 (Constan. Kompetensi Kerja Lingkungan Kerja Kepuasan Kerja Intrinsik Lingkungan kerja berpengaruh tidak signifikan Standardized Coefficients Beta -,494 5,574 2,586 2,408 ,532 ,221 ,229 Sig. ,623 ,000 ,012 ,019 Sumber : Data yang diolah, 2020 > 0,05. (Hipotesis 2 tidak terbukt. Dari hasil persamaan regresi kedua di atas, maka dijelaskan sebagai berikut: Y2 = 0,532 X1 0,221 X2 0,229 X3 i2 Keterangan: 1 = Nilai koefisien regresi kompetensi kerja sebesar 0,532 hal ini menunjukkan bahwa kompetensi kerja berpengaruh positif terhadap Guru Gugus Sidoharjo Kabupaten Sragen. 2 = Nilai koefisien regresi lingkungan kerja sebesar 0,221 hal ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif terhadap Guru Gugus Sidoharjo Kabupaten Sragen. Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen, hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi yaitu 0,551 Dependent Variable: Kinerja Tugas terhadap Kepuasan kerja intrinsik Guru SD 3 = koefisien regresi kepuasan kerja intrinsik Kompetensi terhadap kinerja Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen, hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi yaitu 0,000 < 0,05. (Hipotesis 3 terbukt. Lingkungan terhadap kinerja Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen, hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi yaitu 0,012 < 0,05. (Hipotesis 4 terbukt. Kepuasan signifikan terhadap kinerja Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen, hal ini dapat dilihat dari nilai signifikansi yaitu 0,019 < 0,05. (Hipotesis 5 terbukt. sebesar 0,229 hal ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja intrinsik berpengaruh positif Hasil Uji F Tabel 4. Hasil Uji F terhadap kinerja Guru SD di Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Model Hasil Uji Hipotesis Mean Square 53,444 2,279 23,455 Sig. ,000 a Dependent Variable: Kinerja Tugas Sumber : Data yang diolah, 2020 diantaranya adalah sebagai berikut: Regression Residual Total Predictors: (Constan. Kepuasan Kerja Intrinsik. Lingkungan Kerja. Kompetensi Kerja Hasil uji hipotesis dalam penelitian ini Kompetensi ANOVAb Sum of Squares 160,333 154,945 315,278 Hasil uji secara serempak (Uji F) pada terhadap kepuasan kerja intrinsik Guru SD persamaan kedua diketahui besarnya nilai F = Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen, hal ini 23,455 signifikansi 0,000<0,05, sehingga dapat disimpulkan secara bersama-sama variabel bebas Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja Dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja Guru di Sekolah Dasar- Aris Tri Haryanto. Septiana Novita Dewi. Siti Fatonah DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Hasil Uji Koefisien Determinasi Hasil nilai R2 total sebesar 0,609 dapat diartikan variasi kinerja Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen dijelaskan oleh variabel kompetensi kerja, lingkungan kerja, dan Gambar 1. Pengaruh Langsung dan Tidak Langsung Sumber : Data yang diolah, 2020 intervening sebesar 60,9% dan sisanya 39,1% dijelaskan variabel lain diluar model penelitian sebagai contoh budaya organisasi, pengawasan. Pengaruh Kompetensi kerja terhadap kinerja Analisis dan insentif. penggunaan variabel intervening kepuasan Hasil Perhitungan Pengaruh Langsung dan kerja intrinsik dalam rangka peningkatan Tidak Langsung kinerja, untuk variabel kompetensi kerja adalah Tabel 5. Koefisien Jalur menghasilkan pengaruh yang yang lebih besar. Dari Variabel Kompetensi Kinerja Lingkungan kerja E Kinerja Kompetensi Kepuasan kerja intrinsik E Kinerja Lingkungan kerja E Kepuasan kerja intrinsik E Kinerja Koefisien Jalur Direct Indirect Effect Effect =0,532 Total Effect t-test Hal ini berarti, untuk meningkatkan kinerja Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen sebaiknya memperhatikan faktor-faktor dalam =0,221 P1x P5 =0,451 x0,229 = 0,103 P2x P5 =-0,065 x0,229 = -0,014 P3 (P1x P. =0,532 0,103 = 0,635 P4 (P2x P. =0,221 (-0,. =0,207 meningkatkan Kompetensi kerja agar dapat meningkatkan kepuasan kerja intrinsik Guru SD di Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen Sumber : Data yang diolah, 2020 Berdasarkan tabel di atas hubungan antar variabel dapat digambarkan sebagai berikut: yang pada akhirnya dapat meningkatkan kinerja Guru SD di Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Dengan menjembatani Guru SD maka akan berimbas semakin meningkatnya kepuasan kerja intrinsik dalam menjalankan tugasnya, dengan kepuasan kenerja Guru SD yang tinggi pula kemudian kepuasan kerja intrinsik yang meningkat akan berpengaruh positif terhadap kinerja Guru SD. Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja Dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja Guru di Sekolah Dasar- Aris Tri Haryanto. Septiana Novita Dewi. Siti Fatonah DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. Dengan adanya peningkatan kepuasan Kabupaten Sragen akan meningkat dan pada kerja intrinsik tersebut, diharapkan kepuasan akhirnya akan meningkatkan kinerja Guru SD. kerja intrinsik kerja Guru SD Gugus 1 Upaya untuk meningkatkan indikator Guru SD Sidoharjo Kabupaten Sragen akan meningkat dan pada akhirnya akan meningkatkan kinerja dilakukan antara lain : Interaksi dengan teman Guru SD. Upaya untuk meningkatkan indikator kerja cukup terjaga dengan baik, misalnya kompetensi Guru SD agar meningkat dapat menjaga hubungan dengan penuh kekeluargaan dilakukan antara lain : Meningkatkan tingkat dengan sesama guru. Sirkulasi udara diruang pendidikan guru yang lebih tinggi, karena hal kerja saya cukup baik, sehingga nyaman untuk akan lebih meningkatkan kompetensi guru bekerja, misalnya adanya fasilitas AC di dalam dalam mengajar, misalnya guru mengikuti studi ruang guru maupun diruang kelas. Adanya lanjut ke jenajang yang lebih tinggi. Guru SD pencahayaan yang terang di ruangan guru melakukan pekerjaan dengan cepat dan cermat, misalnya memahami karakter anak didiknya, misalnya adanya penerangan yang cukup. sehingga dapat memperlakukan mereka dengan Guru SD mudah memahami tugas yang SIMPULAN Hasil Uji Hipotesis adalah: misalnya memahami job description dengan Kompetensi kerja berpengaruh positif dan intrinsik Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Pengaruh Lingkungan kerja terhadap kinerja Penggunaan Kabupaten Sragen. Lingkungan kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja peningkatan kinerja, untuk variabel lingkungan intrinsik Guru SD Gugus 1 Sidoharjo kerja adalah tidak efektif, karena pengaruh Kabupaten Sragen. tidak langsung menghasilkan pengaruh yang Kompetensi kerja berpengaruh positif dan lebih kecil dari pada pengaruh langsung. Hal ini signifikan terhadap kinerja Guru SD berarti, untuk meningkatkan kinerja Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Gugus Sidoharjo Kabupaten Sragen Lingkungan kerja berpengaruh positif dan sebaiknya memperhatikan variabel lingkungan signifikan terhadap Kinerja Guru SD kerja, untuk meningkatkan kinerja Guru SD di Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Kepuasan Dengan adanya peningkatan lingkungan positif dan signifikan terhadap Kinerja kerja tersebut, diharapkan kepuasan kerja Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten intrinsik kerja Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Sragen. Jurnal Basicedu Vol 4 No 3 Tahun 2020 p-ISSN 2580-3735 e-ISSN 2580-1147 Kepuasan Kerja Intrinsik Memediasi Pengaruh Kompetensi Kerja Dan Lingkungan Kerja Pada Kinerja Guru di Sekolah Dasar- Aris Tri Haryanto. Septiana Novita Dewi. Siti Fatonah DOI: https://doi. org/10. 31004/basicedu. Hasil analisis jalur menunjukkan bahwa Dari analisis jalur dapat diperoleh kesimpulan bahwa pengaruh langsung kompetensi kerja adalah jalur yang efektif untuk meningkatkan kinerja. Adapun saran yang dapat diberikan yaitu Kompetensi kerja melalui kepuasan kerja intrinsik merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi kinerja Guru SD Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen. Untuk itu pihak Gugus 1 Sidoharjo Kabupaten Sragen sebaiknya lebih meningkatkan kompetensi kerja intrinsik dapat dilakukan seperti melihat nilai indikator tertinggi pada uji validitas kompetensi kerja, misalnya: Meningkatkan tingkat pendidikan guru yang lebih tinggi, karena hal akan lebih meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar, misalnya guru mengikuti studi DAFTAR PUSTAKA