SILABUS: Jurnal Ilmu dan Inovasi Pendidikan Vol. 1 No. Agustus 2024, pages: 57-62 DOI: https://doi. org/10. 62667/silabus. e-ISSN: 3047-1044 https://berugakbaca. org/index. php/silabus Peranan Tata Tertib Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Pancasila Siswa Di Madrasah Aliyah Bustanul MutaAoallimin Kota Blitar Laila RofiAoatun Nisa. Arik Cahyani M. Pd. Ida Putri Rarasati. Si. Universitas Islam Balitar Blitar Lailanisa866@gmail. Article History Abstract Education is something that never stops developing and always raises many different problems. As technology and communication develop, school-age children, especially teenagers at the SMA/MA level who are still searching for their identity, are very vulnerable to the problems of globalization and the decline in morality. There are 3 data collections used in this research plan, namely interviews, observation and documentation. From the results of research using descriptive analysis, it was found that students at MA Bustanul Muta'alimin. Blitar City, still lack aspects of time character discipline and often ignore school rules. So the implementation of school Madrasah rules and regulations at MA Bustanul Muta'allimin Blitar City is in the medium category. MA Bustanul Muta'allimin Blitar City. Teachers play an important role in enforcing rules and regulations at school and are responsible for educating students to make them better. Everything a teacher does at school should be interpreted as part of the educational process, teachers as examples and role models for students. Manuscript submitted: 16 Agustus 2024 Manuscript revised: 19 Agustus 2024 Accepted for publication: 23 Agustus 2024 Keywords Aliyah SILABUS@ 2024 PENDAHULUAN Pendidikan merupakan suatu hal yang tidak pernah berhenti berkembang dan selalu memunculkan banyak permasalahan yang beragam. Seiring berkembangnya teknologi dan komunikasi, anak usia sekolah terutama remaja ditingkat SMA/MA yang masih mencari jati diri sangat rentan terkena masalah globalisasi dan merosotnya moralitas. Ada aspek yang penting di dalamnya membina karakter anak, yaitu pengertian etika atau moral, selain itu perwujudan dari karakteristik . indakan mora. dan naluri moralitas . erasaan mora. sangat perlu di pahami oleh anak (Lickona, 1991: . Penanaman nilai moral sangat penting di terapkan di semua jenjang sekolah utamanya anak SMA/MA yang sedang mencari jati diri mereka, sehingga dapat menjadi bekaluntuk siswa dalam berkembang dan menjadi generasi yang unggul. Melalui peran PPKn, peserta didik Mendapatkan pembelajaran untuk menjadi Seorang warga negara yang baik. Warga negara Yang baik adalah patuh dan sadar terhadap Dalam memenuhi kewajibannya sebagai seorang Warga negara. Salah satu kewajiban dari warga Negara adalah menaati hukum dan pemerintah (Winarno, 2016:. Urgensi dari penelitian awal yang dilakukan melalui wawancara dan observasi langsung ke sekolah kepada menunjukkan bahwa kurang nya kesadaran guru dalam pemberlakuan tata tertib di sekolah, yang mengakibatkan peserta didik tidak jera terhadap tata tertib yang ada. METODE Dalam penelitian ini digunakan metode penelitian kualitatif diskriptif. Penelitian diskriptif kualitatif, deskriptif yaitu suatu rumusan masalah yang memandu penelitian untuk mengeksplorasi atau memotret situasi sosial yang akan diteliti secara menyeluruh, luas dan mendalam. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk mendapatkan informasi lengkap tentang AuPeranan Tata Tertib Sekolah Terhadap Pembentukan Karakter Siswa Di Madrasah Aliyah Bustanul MutaAoalliminAy. Pendekatan kualitatif adalah pendekatan yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian misalnya, perilaku, persepsi, minat, motivasi, tindakan, dengan cara deksripsi dalam bentuk kata-kata dan bahasa. Di MA Bustanl MutaAoallimin peneliti melakukan kegiatan wawancara dengan 4 orang yaitu 1 kepal sekolah, 1 guru tatib, dan 2 guru PPKn. Di sana peneliti malakukan observasi lapangan dari peserta didik masuk sekolah hingga oulang sekolah, mengamati kegiatan yang mereka lakukan secara umum dan melihat aturan apa yang seing di langgar siswa. Observasi dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung. Tujuan observasi adalah Menggambarkan objek dan segala hal yang berhubungan melalui pengamatan panca indera. HASIL DAN PEMBAHASAN Melalui aturan aturan dalam tata tertib sekolah, siswa mampu memperbaiki dan meningkatkan perilakunya sesuai dengan nilai nilai karakter terutama karakter disiplin. Peningkatan ketaan siswa dalam melaksanakan tata tertib sekolah tentu memerlukan bimbingan dan pengawasan dari guru sebagai orang tua kedua siswa ketika disekolah. Tata tertib di MA Bustanul MutaAoallimin sudah ada sejak mulai berdirinya madrasah. tata tetib tersebut dibuat oleh kepala Yayasan, kepala sekolah, pengurus asrama dan salah satu wali murid Peranan tata tertib sekolah dalam pembentukan karakter Pancasila di MA Bustanul MutaAoallimin Tata tertib sekolah ada berbagai macam tujuan dan manaatnya untuk sebuah lembaga pendidikan, terutama untuk seorang pelajar atau siswa. Tata tertib tersebut dibuat unuk mengatu setiap prilaku dan juga tindakan dari siswa, guru, karyawan serta lembaga d dalamnya supaya idak menyimpangdari nilai dan norma yang berlaku di dalam masyarakat. Hal ini juga di paparkan oleh bu ulya selaku kepala sekolah bahwa : Au Tata tertib sekolah dibuat untuk ditaati seluruh warga sekolah bukan hanya siswa tetapi guru dan kepala sekolah pun juga harus menaati tata tertib tersebut agar dapat menjadi contoh peserta didikAy. Penerapan tata tertib pada MA Bustanul MutaAoallimin kota blitar sudah berjalan cukup baik. Upaya-upaya untuk menanamkan nilai kedisiplinan terus di lakukan melalui program-progam sekolah seperti masuk jam sekolah pukul 06. 45, di lanjut dengan pembacaan janji santri yang utin di lakukan setiap pagidi halaman sekolah sebelumkegiatan belajar mengajar dimulai. Kegiatan inilah yang di lakukan rutin setiap paginya. Pernyataan tersebut sesuai dengan pengamatan yang di lakukuan peneliti ketika pengumpulan data, yaitu: AuPeserta didik melaksanakan pembiasaan seperti masuk jam 06. 45 kemudian di lanjut dengan pembacaan janji santri secara bersama-sama di halaman sekolah sebelum kegiatan belajar mengajar di mulaiAy Gambar di atas menunjukan peserta didik yang sedang melaksanakan pembajaan janji santri. Kegiatan ini dilakukan guna untuk menerapkan pembiasaan-pembiasaan atau penanaman karakter disiplin dalam bentuk pembacaan janji santri. Dari hasil penelitian dengan menggunakan analisis deskriptif diperoleh hasil bahwa peserta didik di MA Bustanul MutaAoalimin kota blitar masih kurang dalam aspek disipilin waktu dan sering mengabaikan aturan sekolah. Sehingga penerapan tata tertib sekolah di MA Bustanul MutaAoallimin Kota Blitar berada dalam kategori sedang. Nama Tanggal Pelanggaran Kategori Akbar 11-01-2023 Tidak Berpakaian Lengkap Ringan Waliyyul Hakim 12-01-2023 Merokok Sedang Agil Abdul 13-01-2023 Tidak Mengikuti Pelajaran Ulil Amri 17-01-2023 Tidak Mengikuti Janji Santri Ringan Khikmatu Khaira 18-01-2021 Putra Abdi 20-01-2023 Tidak Mengikuti Sholat Ringan Dhuha Tidak Mengikuti Pelajaran Sedang Yasin Alfatih 02-02-2023 Tidak Pembelajaran Ringan Mengikuti Sedang Faktor Pendukung Dan Penghambat penerapan tata tertib sekolah dalam meningkatkan kesadaran prilaku disiplin siswa MA Bustanul MutaAoallimin Faktor Pendukung Adapaun faktor pendukung yang utama yaitu adanya kerjasama yang baik antara pihak orang tua ,peserta didik dan pihak sekolah . hal ini dapat dipaparkan oleh salah satu guru yaitu ibu Ana Halimah yang menyatakan bahwa: AuSelain oleh pihak sekolah llingkingan rumah atau lingkungan keluarga harus mendukung kegiatan disekolah yang berakitan dengan penngatan kedisiplinan , yang kedua guru maupun kepala sekolah atau steakholder yang ada juga harus menjadi contoh atau teladan bagi pserta didikAy Faktor Penghambat Selain faktor pendukung ada juga beberapa faktor penghambat dalam penerapan karakter disiplin pada peserta didik sebagai mana dikatan oleh Ibu Ulya selaku kepala sekalah: Aukarena anak anak berangkat dari ligkungan yang berbeda beda saya rasa perbedaan karakter itu wajar, tinggal bagaimana pihak sekolah dalam mengatasi problematika tersebut sehngga seluruh kegiatan berjalan dengan baik dengan adnya tata tertib yang dibuat diharap peserta didik dan guru dapat menaatiAy. Di MA Bustanul MutaAoallimin, tata tertib sekolah sudah ada sejak awal berdirinya sekolah dan berfungsi untuk mengontrol prilaku seluruh warga sekolah khususnya siswa. Peran tata tertib sekolah dalam setiap aktifitasnya memiliki catatan prestasi yang baik karena siswa menjadi lebih baik dalam belajar, berinteraksi dengan teman tanpa membeda bedakan , dan memiliki etika dan sopan santun yang baik kepada guru atau kepaa yang lebih dewasa. Peranan tata tertib sekolah memiliki pengaruh yang baik untuk penguatan pendidikan karakter siswa. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan karakter siswa karena siswa terbiasa melaksanakn aturan aturan yang ada dalam tata tetib sekolah dan merasakan manfaat jika ia melaksanakan tata tertib dengan baik Merujuk dari hasil Siswa sudah melaksanakan tata tertib sekolah dengan baik yaitu dalam aktifitas disekolah . tata tetib sekolah di MA Bustanul MutaAoallimin berisi aturan aturan seperti kedisiplinan waktu, kedisiplinan dalam berpakaian , toleransi atara warga sekolah, serta sanksinya. Siswa sudah memahami aturan aturan ang ada didalam tata tertib sekolah karena setiap awal semester guru memberikan penjelasan melalui sosialisasi mengenai tata tertib tersebut. Guru juga selalu membimbing dan menasehati siswa untuk melakukan tata tertib sekolah KESIMPULAN Adapun daktor pendukung yang utama yaitu adanya kerjasama yang baik antara pihak orang tua, peserta didik dan pihak sekolah. Selain faktor pendukung ada juga faktor penghambat dalam penerapan karakter disiplin pada peserta didik seperti peserta didik memiliki karate yang berbeda-beda karena berada di lingkungan keluarga yang MA Bustanul MutaAoallimin Kota Blitar. guru berperan penting dala menegakkan tata tertib disekolah dan bertanggung jawab dalam mendididk siswa agar menjadi lebih baik semua yang dilakukan oleh seorang guru disekolah hendaknnya dimaknai sebagai bagian dari proses pendidikan, guru seagai contoh dan panutan pesrta didik DAFTAR PUSTAKA